Anda di halaman 1dari 2

TRADISI SUKU FORE DAN FENOMENA PENYAKIT KURU

Diajukan sebagai tugas salah satu mata kuliah sosiologi dan antopologi

Lutfi Rensiansi (1105025034)


Mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Jurusan Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA JL. Limau II, Kebayoran Baru, Jakarta 12130 Telepon: (021) 7208177, 722286 Fax: (021) 7261226 lutfi.mymessagebox@windowslive.com

Abstrak Mungkin banyak yang setidaknya pernah mendengar istilah kanibalisme, tetapi bagaimana dengan istilah kuru? Kanibalisme merupakan sebuah kebudayaan di mana satu makhluk hidup memakan sejenisnya. Kuru adalah penyakit yang memiliki keterkaitan erat dengan kebudayaan kenibalisme, penasaran dengan penyakit kuru ini? Bergabunglah dengan saya dalam makalah penelusuran fenomena penyakit kuru ini.

Pendahuluan

Makalah Tradisi Suku Fore dan Fenomena Penyakit Kuru ini ditulis untuk memenuhi tugas sosiologi dan antropologi, mengetahui penyebab timbulnya kuru, mengenalkan kepada pembaca apa itu Kuru serta keterkaitannya dengan tradisi suku Fore. Kuru merupakan penyakit yang hanya menyerang dibeberapa wilayah pedalam dengan kudayaan tertentu, yaitu wilayah yang memiliki kebudayaan kanibalisme seperti di Karibia, Amerika, dan Asia Pasifik. kuru pertama kali didokemtasikan di antara penduduk Fore Selatan Pegunungan Papua Nugini bagian timur. Makalah ini akan membahas hubungan fenomena penyakit Kuru yang terjadi di Papua Nugini dengan kebudayaan, pembentukan kebudayaan berdasarkan tujuh unsur dasar dan aspek lain yang terkait dengan tradisi suku Fore. Harapan penulis makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Pendapat dan saran-saran perbaikan dari para pembaca sangat diharapkan. Puji dan Syukur penulis sampaikan kehadirat Tuhan YME dan Ucapan terimakasih disampaikan kepada dosen pembimbing akademik ------- yang telah membantu dalam memberikan informasi yang diperlukan dalam menyusun makalah ini.

Jakarta, Oktober 2011 Penulis