Anda di halaman 1dari 27

HARRY ADIWINATA 110 205 0069

PEMBIMBING dr. EDWIN BUDIPRAMANA SUPERVISOR dr. ABDUL RAHMAN, Sp OG

ANTENATAL CARE (ANC)


Upaya preventif program pelayanan kesehatan obstetri untuk optimalisasi maternal dan neonatal melalui serangkaian kegiatan pemantauan rutin selama kehamilan
Mengskrining wanita hamil dengan tujuan untuk mendeteksi dan mencegah komplikasi terhadap ibu dan bayi

TUJUAN
Mendapatkan ibu dan bayi yang sehat sebagai hasil akhir kehamilan 2. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin 3. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental dan sosial ibu 4. Mengenali dan mengurangi secara dini adanya penyulit atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil
1.

TUJUAN CONT
5. Mempersiapkan persalinan cukup bulan dan

persalinan yang aman dengan trauma seminimal mungkin 6. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan dapat memberikan ASI secara eksklusif 7. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran janin agar dapat tumbuh kembang secara normal

ANAMNESA PEMERIKSAAN FISIS PEMERIKSAAN OBSTETRI

PEMERIKSAAN ANC

PEMERIKSAAN LABORATORIUM

PEMERIKSAAN PENUNJANG

ANAMNESA
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Data umum peribadi Keluhan saat ini Riwayat haid Riwayat kehamilan & persalinan Riwayat kehamilan saat ini Riwayat penyakit dalam keluarga Riwayat penyakit ibu Riwayat operasi Riwayat mengikuti Program Keluarga Berencana Riwayat imunisasi Riwayat menyusui

PEMERIKSAAN FISIS
Kunjungan pertama
-

Kunjungan berikut
Tekanan darah Berat badan Edema Masalah dari kunjungan pertama

Tanda vital
Berat badan & tinggi badan Muka: edema, pucat Tiroid/ gondok Payudara: puting susu, tumor Jantung & paru Abdomen: bekas operasi Tulang belakang/ punggung: skoliosis Mulut & gigi: kebersihan, karies, tonsil Ekstremitas: edema, varises, refleks patella

PEMERIKSAAN OBSTETRI pemeriksaan abdomen


LEOPOLD I

Pem abdomen cont


LEOPOLD I LEOPOLD II

Pem abdomen cont


LEOPOLD III LEOPOLD IV

MEMANTAU TUMBUH KEMBANG JANIN (NILAI NORMAL)


Usia kehamilan Tinggi fundus Tinggi fundus

Dalam cm
12 minggu 16 minggu 20 minggu 22-27 minggu 20 cm (2 cm) Usia kehamilan dalam minggu= cm (2 cm) 28 cm (2 cm) Usia kehamilan dalam minggu= cm (2 cm) 36 cm (2 cm)

Menggunakan penunjuk badan


Teraba di atas simfisis pubis Di tengah, antara simfisis pubis dan umbilikus Pada umbilikus -

28 minggu 29-35 minggu 36 minggu

Ditengah, antara umbilikus dan prosesus xiphoideus Pada prosesus xiphoideus

PEMERIKSAAN DALAM VAGINA


Pemeriksaan dalam

dilakukan pada saat kunjungan pertama pemeriksaan antenatal pada hamil muda dan sekali lagi pada kehamilan trimester III.

Pdv cont
Pada kunjungan pertama
Pemeriksaan vulva/ perineum: varises, kondiloma, edema, hemoroid

Pemeriksaan untuk menilai: bartolini, uretra, serviks, uterus, adneksa


(bila usia kehamilan < 12 minggu)

Pada umur kehamilan aterm (> 36 minggu)


Luas panggul Menilai serviks, presentasi, penurunan Adanya pengeluaran lendir, darah atau air ketuban

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Hemoglobin dan hematokrit
Hb kurang dari 10 g% disebut menderita anemia dalam

kehamilan.

Kadar leukosit serta jumlah diferensialnya


untuk menunjang suatu infeksi menyingkirkan suatu PMS seperti pemeriksaan tes serologik

untuk sifilis dan kultur serviks

Pemeriksaan urin
Apabila terjadi glikosuria yang signifikan (>2+) tes dilanjutkan

dengan tes intoleransi karbohidrat. Skrinning dengan cara diberikan 50 g glukosa per oral maka diperiksa GDP dan 2 jam PP untuk menentukan diagnosis suatu DM

Pem lab cont


Pada kunjungan pertama
Darah : hemoglobin, glukosa, VDRL Urine : warna, bau, kejernihan, protein, glukosa, nitrit

Pada umur kehamilan 26-28 minggu


Darah rutin Skrining diabetes gestasi VDRL (bila belum) Urine : warna, bau, kejernihan, protein, glukosa, nitrit

USG Pemeriksaan ini juga dilakukan pada saat kunjungan


pertama kalinya atau sebagai pemeriksaan skrining yang dilakukan pada saat usia kehamilan diantara 18 dan 20 minggu Menilai:
Gravid tunggal/ ganda
Intra/ ekstra uterine Janin hidup/ mati Letak plasenta Cairan ketuban Usia kehamilan

GEJALA & TANDA BAHAYA SELAMA KEHAMILAN


Perdarahan Preeklampsia Nyeri hebat di daerah abdomen & pelvik

GEJALA & TANDA LAIN


Muntah berlebihan Ketuban pecah dini Uterus lebih besar dari usia kehamilan Demam menggigil

RESIKO DALAM KEHAMILAN


Berdasarkan Poedji roechyati jumlah skor kehamilan dibagi tiga kelompok :
Kehamilan resiko rendah (KRR) dengan jumlah skor 2 Kehamilan resiko tinggi (KRT) dengan jumlah skor 6-

10
Kehamilan resiko sangat tinggi (KRST) dengan jumlah

skor > 12

TANDA- TANDA MULAI PERSALINAN


His yang teratur dan makin sering timbul, disertai nyeri mulai dari pinggang menjalar ke perut.

Keluarnya lendir atau darah dari vagina

Keluarnya cairan dari vagina

NUTRISI SELAMA KEHAMILAN


KALORI Jumlah kalori yang diperlukan bagi ibu hamil adalah 2500 kalori/ hr PROTEIN Jumlah protein yang diperlukan oleh ibu hamil adalah 85 gram/ hr KALSIUM Kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan janin, terutama bagi pertumbuhan otot dan rangka. Kebutuhan kalsium oleh ibu hamil adalah 1,5 gram/ hari ZAT BESI Berperan dalam pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Kebutuhan zat besi bagi ibu hamil adalah 30 mg/ hari terutama setelah trimester kedua ASAM FOLAT Sel darah merah memerlukan asam folat bagi pematangan sel. Kebutuhan asam folat oleh ibu hamil adalah 400 mikrogram/ hari.

PENCEGAHAN saat kehamilan


TETANUS TOKSOID Vaksinasi tetanus toksoid pada pemeriksaan antenatal dapat menurunkan kemungkinan kematian bayi dan mencegah kematian ibu akibat tetanus. Setiap ibu hamil yang belum pernah diberikan imunisasi tetanus harus mendapatkannya paling minimal 2 kali suntikan selama kehamilannya.

IMUNISASI TT
Antigen Interval (selang waktu minimal) Pada kunjungan antenatal pertama 4 minggu setelah TT1 6 bulan setelah TT2 1 tahun setelah TT3 1 tahun setelah TT4 Lama Perlindungan 3 tahun* 5 tahun 10 tahun 25 thn/ seumur hidup % perlindungan 80 95 99 99

TT1 TT2 TT3 TT4 TT5

Keterangan : * artinya apabila dlm waktu 3 tahun WUS tersebut melahirkan, maka bayi yang dilahirkan akan terlindung dari TN (Tetanus Neonatorum)

kesimpulan
Selama proses kehamilan, diet yang adekuat,

aktivitas fisik serta penanganan preventif dan kuratif dalam bentuk pemeriksaan ANC dilakukan untuk melindungi wanita hamil dan bayinya. Frekuensi dari kematian bayi akibat dari kesehatan ibu yang buruk oleh karena tidak melakukan pemeriksaan ANC sangat tinggi. Pemeriksaan ANC yang adekuat sangat dianjurkan dan secara konsisten berhubungan dengan hasil akhir kehamilan.

NO QUESTION!!!

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH