Anda di halaman 1dari 3

CONTOH TEKS PEMBAWA ACARA FORMAL SEMINAR TENTANG PENDIDIKAN SEX & SEMINAR SEHARI TENTANG KENAKALAN REMAJA

DI SEKOLAH. Teks Pembawa Acara Resmi tentang Pendidikan sex di sekolah; Yang kami hormati Bapak Noagasawara selaku pemakala I, Yang kami hormati pula Bapak Stanley selaku pemakala II, Hadirin peserta semianar tentang pendidikan sex di sekolah, Ass. wr. wb Saudara-saudara yang kami hormati, sebagaimana tercantum dalam undangan, seminar sehari tentang pendidikan sex di sekolah pada hari ini mengambil tema sentral Perlukah pendidikan tema sentral di sekolah? Untuk itu semua tentu sangat membutuhkan informasi sekaligus sebagai upaya menyamakan persepsi sehingga tidak menimbulkan masalah baru yang justru menjauhkan kita dari konsep sex ditinjau dari dunia pendidikan sebagaimana yang kita harapkan bersama. Sebelum memasuki masalah intinya, baiklah kami perkenalkan dahulu para pakar yang akan berbicara mengetengahkan buah pikiran dan pendapatnya. Pertama, di sebelah kanan kami adalah bapak Alexander yang telah memiliki kredibilitas tinggi khususnya di bidang sexologi. Adapun pendidikan yang ditempuhnya ialah terakhir sebagai alumnus Universitas Indonesia bidang sexologi [sebutkan seluruh pendidikan yang relevansinya dengan pokok pembicaraan]. Pekerjaan sehari-hari ialah sebagai konsultan khusus bidang masalah penanganan sex secara psikologis. [sebutkan pengalaman-pengalaman lain yang ada hubungannya dengan pokok pembicaraan]. Selanjutnya yang kedua, duduk di sebelah kiri kami ialah Ibu Dra. Indah Kirana yang sehariharinya lebih dikenal oleh masyarakat sebagai seorang psikolog. Beliau memiliki segudang pengalaman di luar negeri. khususnya yang berkaitan dengan kenakalan remaja berkaitan dengan pelanggaran sex di dunia anak-anak. Setelah kami perkenalkan satu-persatu para pemakala maka kami sampaikan beberapa ketentuan sebagai berikut: 1. Pemakala hanya kami beri waktu baca selama empat puluh lima menit. 2. Selama pembacaan makala tidak ada interupsi. 3. Pada saat berdiskusi, tiap babak kami berikan kepada lima penanya. Demikian aturan yang akan kita pakai. Selanjutanya segera kami berikan kesempatan untuk pemakala pertama, untuk itu yang terhormat Bapak Noagaswara kami persilahkan ! [PEMBACAAN MAKALA OLEH PEMAKALA I] Sebelum sampai pada acara diskusi, selanjutnya kami serahkan kepada Bapak Stanley untuk membacakan makala kedua. Bapak Stanley kami persilahkan! [PEMBACAAN MAKALA OLEH PEMAKALA II] Hadirin yang kami hormati. Demikianlah kedua makala telah dibawakan dengan baik oleh Bapak Noagaswara dan Bapak Stanley. Kesimpulan dari kedua makala tersebut kiranya dapat kami

sampaikan sebagai berikut : 1. Masalah sex tidak hanya didominasi oleh para kaum tua namun juga menjadi tanggung jawab para kaum muda dan anak-anak. 2. Masalah sex dengan berbagai aktualitas permasalahannya yang tinggi senantiasa mendorong kita semua untuk ikut bertanggung jawab mencari upaya penanggulangannya secara tuntas dan konsisten. Dengan kesimpulan tersebut tidak berlebihan jika hadirin ikut serta menanggapi sekaligus memberikan sumbangan pemikiran melalui forum diskusi dalam seminar ini. Untuk itu segera saja kami buka termen [babak] pertama lima penanya. Sebelum itu kami harap setiap penanya menyebutkan identitasnya sebelum membacakan pertanyaan. Terima kasih, persilahkan! [SELANJUTNYA DI BAWAH PIMPINAN MODERATOR ATAU PEMANDU ACARA DISKUSI BERJALAN SEBAGAIMANA YANG DIATUR OLEH TATA CARA DISKUSI YANG DISEBUTKAN OLEH PEMANDU SEBELUM ITU] Hadirin sekalian, demikianlah acara diskusi ini. Sebelum kami tutup baiklah kami mencoba menyimpulkan keseluruhan kegiatan ini sebagai berikut : 1. Masalah pendidikan sex telah bersifat mendesak untuk lebih diperhatikan secara serius. 2. Berbagai pihak ikut bertanggungjawab terhadap upaya penanggulangan sesuai dengan batasan-batasan yang berlaku. 3. Masalah sex harus disampaikan kepada anak dengan mempertimbangkan tanggungjawab moral yang telah diatur oleh norma-norma agama.
Sebagaimana kami sampaikan pada awal acara ini maka peserta seminar yang belum memperoleh jawaban melalui diskusi ini akan kami upayakan menjawabnya melalui surat, yang tentunya akah diatur lebih lanjut oleh panitia penyelenggara seminar. Selaku moderator kami sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Noagaswara dan Bapak Stanley atas peran sertanya mensukseskan seminar ini. Kepada hadirin kami mohon maaf jika kurang atau tidak memuaskan. Sepenuhnya acara kami akhiri dan kami kembalikan kepada Saudara pemandu acara. Terima kasih dan wass. wr. Wb