Anda di halaman 1dari 3

RENCANA PENILAIAN HASIL

MATA KULIAH

PRAKTIKUM KEWIRAUSAHAAN

OLEH:

DRS. AGUS SYARIF, MBS

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS JAMBI 2012

RENCANA PENILAIAN HASIL


MATA KULIAH KODE MATA KULIAH SKS FAKULTAS/JURUSAN DOSEN PENGAMPU : : : : : PRAKTIKUM KEWIRAUSAHAAN 109 3 EKONOMI/MANAJEMEN AGUS SYARIF, DRS., MBS.

A. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah Praktikum Kewirausahaan merupakan mata kuliah wajib jurusan yang harus diikuti oleh mahasiswa Jurusan Manajemen. Ruang lingkup mata kuliah ini meliputi: kajian teori kewirausahaan, karakteristik wirausaha dan potensi diri wirausaha. Berlatih menyusun aspek-aspek manajemen usaha dan mempraktekkannya dalam dunia usaha nyata. Mata kuliah ini memerlukan kompetensi aspek-aspek manajemen, seyogyanya mahasiswa yang mengikuti mata kuliah ini telah lulus mata kuliah manajemen pemasaran, operasional, sumberdaya manusia dan keuangan B. TUJUAN MATA KULIAH Setelah mengikuti mata kuliah Kewirausahaan ini, mahasiswa akan mampu menjelaskan teori kewirausahaan dan karakteristik wirausaha, mengevaluir potensi diri dan terdorong untuk mengembangkannya, menyusun rencana usaha terpadu dan mempraktekkan aspek-aspek manajemen dalam dunia usaha nyata C. PENILAIAN HASIL Penilaian untuk mengukur keberhasilan mahasiswa dalam mempelajari mata kuliah diatur sebagai berikut: 1. Mahasiswa yang kehadirannya <75% dari keseluruhan frekuensi perkulahan tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir semester, dan dengan sendirinya dianggap gagal. 2. Penetapan nilai dilakukan melalui dua jenis pengukuran, yaitu penilaian proses dan penilaian hasil dengan komposisi bobot sbb: a. Keaktifan dalam proses pembelajaran di kelas = 0-10%; b. Keaktifan dalam proses pembelajaran di lapangan = 0-10%; c. Kualitas penyelesaian tugas individual/kelompok = 0--25%;

42

d. Tugas Individual I (Rencana Bisnis) = 0-10%; e. Kinerja Usaha = 0--10%; f. Tugas Individual II (Presentasi Bisnis) = 0-15%; g. Kualitas hasil Ujian Akhir Semester = 0-20%. 3. Kejujuran, percaya diri, kesabaran/keuletan, serta kemampuan menuturkan ide/gagasan/ pertanyaan/jawaban (baik lisan maupun tulisan) sesuai kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengukuran kemajuan belajar mahasiswa.

43