Anda di halaman 1dari 4

Anggur, buah lezat kaya manfaat

Oleh Vella Paraditha

Siapa yang tidak kenal anggur? Buah yang termasuk dalam famili Vitaceae dan genus Vitis ini telah lama dikenal oleh manusia, bahkan sejak zaman Nabi Nuh AS. Namun, siapa sangka kalau anggur mengandung manfaat yang tidak sedikit. Tidak hanya sebagai buah pencuci mulut, anggur pun bermanfaat sebagai obat dan sumber gizi yang sangat baik bagi tubuh. Bahkan, anggur juga berguna untuk kecantikan. Nilai Gizi yang Luar Biasa Menurut The George Mateljan Foundation, anggur memiliki nilai gizi yang luar biasa. Tiap 100 gram anggur paling tidak mengandung 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti kalsium, kalium, mangan, vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B6, vitamin E, dan thiamin. Kandungan mangan pada anggur sangatlah tinggi. Mangan diperlukan oleh tubuh untuk sintesis energi, sehingga membantu menjaga kestabilan gula di dalam darah. Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang. Kadar mangan pada anggur adalah 0,07 mg per 100 g buah. Kandungan vitamin C pada anggur juga cukup baik, yaitu 10,8 mg per 100 g buah. Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting di dalam tubuh, seperti pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkutan lemak, dan sebagai pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Vitamin C juga diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal. Vitamin B6 pada anggur, yaitu dengan kadar 0,09 mg per 100 g sangat penting untuk otak agar dapat berfungsi normal, membantu membentuk protein, hormon, dan sel darah merah. Thiamin, yang memiliki kadar 0,07 mg per 100 g anggur berperan untuk berfungsinya system saraf. Thiamin juga merupakan antiberi-beri dan anto-neuritic factor.

Kalium, 191 mg per 100 g anggur, bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah. Kalium juga bermanfaat untuk memicu kerja otot dan simpul saraf. Kalium yang tinggi juga akan memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh sehingga dengan mengonsumsi anggur, tubuh akan terasa lebih segar. Mencegah Berbagai Penyakit Anggur dapat membantu mencegah maupun mengatasi berbagai penyakit karena mengandung berbagai zat kimia, salah satu di antaranya adalah flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa fitokomia yang memberikan warna ungu pada buah anggur. Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E, yang selama ini dikenal sebagai antioksidan alami. Flavonoid terbukti memiliki peran sebagai antioksidan, menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, serta merangsang oksidasi nitrit yang dapat melebarkan pembuluh darah. Anggur merah sangat baik untuk dikonsumsi penderita kolesterol tinggi

(hiperkolesterolemia). Kandungan saponin pada anggur sangat bermanfaat untuk menghambat dan mencegah penyerapan kolesterol di dalam darah. Tidak hanya anggur merah, anggur putih pun juga memiliki manfaat, yaitu mengurangi risiko penyakit hipertensi. Khasiat lain yang dimiliki anggur adalah untuk mengatasi kelelahan dan hipoglikemia karena kandungan gula alaminya yang sangat tinggi, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Selain itu, anggur juga diyakini dapat membantu penyembuhan berbagai jenis kanker, mencegah serangan jantung dengan cara memperlancar aliran darah dan menyingkirkan plak lemak pada dinding pembuluh darah, serta sebagai obat antivirus. Anggur juga mengandung zat antikanker. Menurut penelitian Agricultural Research

Service, US Deparment of Agriculture, kandungan ptrestilbene pada buah anggur menunjukkan daya hambat yang kuat melawan kanker payudara dalam sel. Para ilmuwan Perancis juga menemukan bahwa pada anggur merah terdapat acutimissin A yang dapat menghambat enzim yang membantu terbentuknya sel kanker. Zat antikanker lainnya yang terkandung di dalam anggur adalah resveratrol. Ketika kita mengonsumsi anggur, resveratrol turut masuk ke dalam tubuh kita dan meningkatkan konsentrasi antibodi, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh

kita. Konsentrasi tinggi resveratrol dalam tubuh telah diteliti mampu menikam perkembangan pesat sel tak sehat, baik berupa tumor maupun kanker. Resveratrol alami dalam buah anggur ini sudah terbukti dapat menyerang sel-sel kanker dalam tiga tahapan. Bila anggur dikonsumsi lebih dini, resveratrol sudah akan beraksi meredam kerusakan DNA dalam sel pada tahap awal pertunasan sel benih kanker. Kalau pun perkembangan sel kanker telah beranjak lebih lanjut, dari sel normal berangsur-angsur menjadi sel kanker, resveratrol tetap masih mampu

menaklukkannya. Bahkan, bila sel kanker telah tumbuh subur dan menyebar, resveratrol bisa tetap giat melemahkannya. Namun, tentu saja kekuatan pertumbuhan sel kanker tak mampu hanya diredam dengan resveratrol dan buah anggur semata. Untuk itu, diperlukan pola makan kaya bahan makanan nabati mentah (raw food) yang berlimpah zat-zat antioksidan. Kandungan senyawa antikanker ini umumnya banyak terdapat dalam buah anggur berwarna gelap, terutama anggur merah, anggur biru, dan anggur ungu. Kandungan resveratrol tertinggi terdapat di bagian kulit anggur. Sejak zaman Kekaisaran Yunani dan Mesir Kuno, buah anggur telah dimanfaatkan sebagai bagian dalam pengobatan alami gangguan pencernaan. Ternyata, kandungan magnesiumnya yang melimpahlah yang membuat anggur dapat berperan sebagai penggiat fungsi sistem pencernaan. Selain karena magnesiumnya, manfaat anggur untuk memperlancar buang air besar adalah karena kandungan serat kasarnya yang malimpah dalam kulit buah. Kemampuan anggur sebagai pembersih usus makin baik karena magnesium dan kandungan seratnya masih diperkaya dengan zat pencahar ringan (laksatif) yang terdapat dalam buah anggur. Demikian penegasan Dr Bernard Jensen, penulis buku laris Eating Right For Health, Vitality, and Longevity dalam bukunya yang lain yakni Foods That Heal. Rajin mengonsumsi anggur atau jus anggur bisa membangkitkan semangat, menghilangkan rasa lelah, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Hal ini sebagai dampak kemampuan jus anggur membersihkan hati/liver dan menggiatkan fungsi ginjal. Secara alami, buah anggur merupakan makanan pembentuk basa (alkaline forming). Sifat membentuk basa dengan kandungan air berlimpah dalam anggur menjadikan pembuluh darah memiliki kemampuan lebih besar dalam menghilangkan timbunan toksin dan lemak dalam pembuluh darah. Kondisi ini mencegah terjadinya penyempitan/penyumbatan pembuluh darah.

Anggur juga mengandung enzim yang dapat menggiatkan fungsi empedu. Peningkatan fungsi empedu akan meningkatkan efisiensi pengubahan lemak mejadi asam empedu, yang akan dibuang ke luar tubuh, sehingga mencegah terjadinya lonjakan kadar lemak darah (hiperlipidemia). Karena itu, rajin menyantap anggur dan mengosumsi jus anggur amat disarankan bagi pengidap hipertensi, serta kadar kolesterol/trigleserida darah berlebihan. Bermanfaat untuk Kecantikan Anggur ikut serta pula dalam menjaga kecantikan. Selain karena kandungan antioksidannya yang dapat menghambat penuaan dini, buah ini dapat digunakan sebagai cairan pelembab kulit muka dan untuk bahan kosmetika. Betapa banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan mengonsumsi buah anggur. Meskipun buah ini dapat digolongkan sebagai buah yang cukup mahal, tidak ada salahnya mulai dari sekarang kita mengonsumsi anggur karena harga yang mahal tersebut tidak akan sebanding dengan manfaat yang kita peroleh. Bukankah untuk sehat itu harus ada pengorbanan?