Anda di halaman 1dari 33

Radikulopati Lumbal

Dr. Joan Jutamulia Click to edit Master subtitle style

8/12/12

STATUS PASIEN Identitas


Nama Umur Jenis kelamin Alamat Pekerjaan

: : :

Tn. D 35 tahun : : Laki - Laki Tidak bekerja Menikah Indonesia : 18 8/12/12 Juni 2012 Bandar Jaya

Status Perkawinan : Kebangsaan / Suku : Agama

Islam

Tanggal kunjungan RS

STATUS PASIEN Anamnesis


Autoanamnesis dilakukan pada tanggal 18

Juni 2012

Keluhan Utama

: Nyeri pada pinggang bawah sebelah kiri sejak 2 bulan SMRS

8/12/12

STATUS PASIEN Anamnesis


Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang dengan keluhan nyeri pada pinggang

bawah kiri sejak 2 bulan sebelum ke rumah sakit. Nyeri bersifat menusuk nusuk, menetap, terasa tidak enak, menjalar mulai dari pinggang, bokong, paha belakang, tungkai hingga ke tumit kiri dan disertai rasa kesemutan pada kaki sebelah kiri yang hilang timbul. Penjalaran dan rasa kesemutan terutama dirasakan pada saat duduk lama lalu bangun. Nyeri dapat berkurang dengan posisi tidur terlentang. Nyeri dirasakan semakin memberat dari hari ke hari. Pasien mengaku semakin tidak kuat berjalan jauh dan berdiri lama. Pasien mengaku 8/12/12 pernah menderita TBC dan meminum OAT dengan

STATUS PASIEN Anamnesis


Riwayat penyakit dahulu
Keluhan seperti ini baru dirasakan pertama

kali. Riwayat penyakit TBC dan pengobatan OAT selama 9 bulan secara rutin dan sudah dikatakan sembuh. Riwayat stroke, riwayat darah tinggi Riwayat alergi dan riwayat trauma disangkal pasien.

Riwayat penyakit keluarga


Tidak ada anggota keluarga yang mengalami

hal yang serupa. Riwayat hipertensi pada keluarga, riwayat penyakit jantung, diabetes 8/12/12 mellitus disangkal.

STATUS PASIEN Pemeriksaan Umum


Keadaan umum Kesadaran

: tampak sakit ringan

: compos mentis, GCS : kooperatif : kesan gizi kurang : 110/70

E4M6V5 = 15
Kooperatif Keadaan gizi Tekanan darah Nadi Suhu Pernafasan

: 80 x/menit : 36,6C : 20 x/mnt


8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Umum


Keadaan Lokal
Kulit : warna sawo matang, sianosis (-),

ikterus (-)

Mata : konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik

-/-

Telinga : normotia +/+, membran timpani

intak+/+
Hidung : deviasi septum (-), sekret -/-, Leher

: trakea lurus ditengah, tidak teraba pembesaran KGB maupun kelenjar tiroid
8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Umum


Pemeriksaan Jantung
Inspeksi

: ictus cordis tidak terlihat sinistra

Palpasi : ictus cordis teraba di ICS V 1 cm

medial linea midclavicula sinistra

Perkusi : batas atas ICS III linea parasternalis

batas kanan di ICS IV linea sternalis dextra batas kiri di ICS V 1 cm medial linea midclavicula sinistra
Auskultasi : bunyi jantung S1 S2 reguler,
8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Umum


Pemeriksaan Abdomen
Inspeksi Palpasi

: perut datar, jejas -

: Supel, defense muskular -, hepar/lien tidak teraba membesar : timpani : bising usus (+) normal

Perkusi Auskultasi

Pemeriksaan Ekstremitas
Atas : akral hangat +/+, edema -/-,

deformitas -/-

8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan LBP


Inspeksi tulang belakang :
Tidak

tampak benjolan,kemerahan dan jejas, kolumna vertebralis di tengah

Keterbatasan gerak pada salah satu sisi

arah : (+) pada sisi ke kiri


Patrick

: (+) pada tungkai kiri

Kontra Patrick : (+) pada tungkai kiri

8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Neurologis


Pemeriksaan Neurologis A. Rangsang Selaput Otak
Kaku Kuduk Laseque

Kanan

Kiri

(-) >70% (-) (-) (-) (-) (-) (-) >70% (nyeri) (-)

Laseque menyilang Kernig Brudzinski I Brudzinski II

(-)

B. Peningkatan Tekanan Intrakranial


Penurunan kesadaran

(-)

8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Neurologis


NI N II : Tidak dilakukan Kanan Kiri baik baik tdk dilakukan tdk dilakukan
Acies visus:

Visus campus:

Lihat warna: tidak dilakukan tidak dilakukan Funduskopi:

tidak dilakukan

N III, IV, VI Kedudukan mata

ortoforia +/+ 8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Neurologis


NV
Cabang motorik Cabang sensorik
Ophtalmicus Maksilaris

: baik

: baik / baik : baik / baik

: baik / baik

Mandibularis

N VII
Motorik orbitofrontali

Kanan : baik

Kiri

baik 8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Neurologis


N IX, X
Motorik Sensorik

baik : Tidak dilakukan Kiri baik baik baik baik

N XI
Menoleh

Kanan :

Mengangkat bahu :

N XII

8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Neurologis


Sistem Motorik Ekstremitas atas proksimal-distal

: 5555

5555
Ekstremitas bawah proksimal-distal : 4444

3444
Gerakan Involunter Tremor Chorea Atetose

: : :

-/-/-/8/12/12

STATUS PASIEN Pemeriksaan Neurologis


Refleks fisiologis
Biceps Triceps Lutut Tumit

: +/+ : +/+ : +/+ : +/+

Refleks Patologis
Babinsky Chaddok Gordon

:::-

8/12/12

Pemeriksaan Foto

Rontgen Vertebra Lumbal AP / Lateral Kesan L4 S1 : Spondilosis

8/12/12

Pemeriksaan Anjuran
Darah Lengkap Rontgen Thorax Dahak SPS MRI Lumbosakral Rontgen Hip

8/12/12

STATUS PASIEN Diagnosa Kerja


Diagnosis Klinis : Nyeri pinggang bawah /

Low Back Pain,

Diagnosis Etiologi: Spondilosis Diagnosis Topik : radix sinistra L4-S1

8/12/12

Penatalaksanaan
Non Medikamentosa Korset lumbal Latihan kelenturan dengan

mengikuti fisioterapi
Hindari aktivitas yang

memperberat nyeri keras dan rata

Memakai alas tempat tidur yang

Medikamentosa
8/12/12

Prognosis
Ad vitam

: ad bonam

Ad fungsionam : dubia ad bonam Ad sanationam : dubia ad bonam

8/12/12

ANALISA KASUS
8/12/12

LOW BACK PAIN


Low Back Pain (LBP) adalah suatu gejala

nyeri pada punggung bawah, dapat merupakan nyeri lokal maupun nyeri radikuler atau keduanya. Nyeri ini terasa di antara sudut iga terbawah dan lipat bokong bawah yaitu di daerah lumbal atau lumbosakral dan sering disertai penjalaran nyeri ke arah tungkai dan kaki.

8/12/12

Etiologi
Proses degeneratif, meliputi: spondilosis,

HNP, stenosis spinalis, osteoartritis.

Penyakit Inflamasi : artritis rheumatoid Osteoporotik Kelainan Kongenital: lumbalisasi atau

adanya 6 bukan 5 korpus vertebrae lumbalis metastase

Tumor : osteoma, osteoblastoma, Toksik : radium Infeksi : spondilitis tb


8/12/12

DIAGNOSIS
Diagnosis ditegakkan atas dasar : Anamnesis :
Nyeri pada pinggang bawah kiri, bersifat

menusuk nusuk, menetap, terasa tidak enak


Nyeri menjalar mulai dari pinggang, bokong,

paha belakang, tungkai hingga ke tumit kiri dan disertai rasa kesemutan pada kaki sebelah kiri yang hilang timbul,
Nyeri semakin lama semakin berat hingga

pasien tidak kuat berjalan jauh dan berdiri 8/12/12 lama.

DIAGNOSIS
Pemeriksaan fisik :
Status Neurologis : GCS E4V5M6 Pada

pemeriksaan fisik LBP: Keterbatasan gerak pada salah satu sisi arah (+), membungkuk (-), Patrick (+) pada tungkai kiri, Kontra Patrick (+) pada tungkai kiri, Laseque nyeri pada tungkai kiri

Pemeriksaan Penunjang
Pada pemeriksaan rontgen lumbosakral

didapatkan kesan spondilosis L4-S1 8/12/12

Beberapa gejala pada kasus ini sesuai dengan manifestasi klinis secara umum dari radikulopati, yaitu:
Rasanyeriberupanyeritajamyangmenjalard

aridaerahparasentraldekat vertebra hingga arah ekstremitas. Rasa nyeri ini mengikuti pola dermatomal. Nyeribersifat tajam dan diperhebat oleh gerakan, batuk, mengedan, atau bersin.

Paresthesia yang mengikuti pola dermatomal. Hilang atauberkurangnya sensorik

(hipesthesia)dipermukaan kulit sepanjang distribusi dermatom radiks yang bersangkutan.


Kelemahan otot-otot yang dipersarafi radiks yang

bersangkutan.
Refleks tendon padadaerah yang 8/12/12

Gejala radikulopati tergantung dari lokasi

radiks yang terkena, pada pasien ini dapat ditentukan lokasi radiks dengan melihat sesuai dengan dermatom, yaitu daerah bokong, betis hingga tumit, kesemutan pada dorsum pedis sehingga dapat disimpulkan lokasi yang terkena adalah L4S1, hal ini juga didukung dengan hasil rontgen lumbosakral dengan kesan : spondilosis L4-S1

8/12/12

8/12/12

8/12/12

PENATALAKSANAAN
Non Medikamentosa
Korset lumbal Latihan kelenturan dengan mengikuti

fisioterapi
Hindari aktivitas yang memperberat nyeri Memakai alas tempat tidur yang keras dan

rata

Medikamentosa
Tramadol

1/3tab

8/12/12

PENATALAKSANAAN
Pada nyeri yang kronik (>3 bulan) dapat diberikan:
: antidepresan (amitriptilin), antikonvulsan

(gabapentin) Indikasi operasi :


Setelah pengobatan selamalebih dari 4

minggu nyeri menetap atau bertambah berat


Defisit neurologis memburuk (paresis,

gangguan miksi dan defekasi)


Terbukti adanya kompresi radiks berdasarkan
8/12/12

TERIMA KASIH

8/12/12