Anda di halaman 1dari 49

BASIC SHE TRAINING PLAN

No. 1

Name of Training Dasar K3L

Requirements - Artikel mengenai kejadian insiden yang menimbulkan kerugian - Literatur Basic K3 (Teori domino, teori gunung es, teori piramida kecelakaan) - Foto kondisi dan tindakan tidak aman - Peraturan perundangan K3L - Data kecelakaan kerja di Indonesia - Literatur tentang Evolusi keselamatan - Literatur Lingkungn

Jumlah Slide 74

Duration 150 menit

Komunikasi K3L

- SHE.WIN.004.R00 (Safety sign, Color coding, dan Demarkasi) - Foto-foto/evidence masing-masing program komunikasi internal K3L: a. Tool Box meeting b. Safety talk c. Papan Informasi K3L d. Newsletter e. Safety Flash f. Safety Alert g. Kartu Laporan Observasi - SHE.SOP.021.R00 - SHE.SOP.004.R01 (SOP Komunikasi dan Konsultasi Internal SHE

18

60 menit

Manajemen Resiko

- Literatur tentang Manajemen Resiko - SHE.SOP.003.R01 - Literatur tentang HIRA - Contoh JSA - Literatur tentang hirarki pengendalian resiko

30

55 menit

Pengelolaan Insiden

- SHE.SOP.024.R01 (SOP Pelaporan Insiden) - Safety flash dan Safety Alert - SHE.SOP.025.R01 (SOP Investigasi Kecelakaan) - Literatur tentang Pelaporan dan Penyelidikan Insiden

13

55 menit

Kesehatan Kerja

- Literatur tentang ILO/WHO 1995 - Literatur tentang kesehatan kerja - Literatur tentang peraturan perundangan terkait dengan keseha-

20

55 menit

tan kerja - SOP.SHE.20.R01 - Permenaker No. 3 tahun 1982 - Literatur tentang Kesehatan kerja dan PAK - Permenaker No. 1 tahun 1981 - Kepmenaker No. 333 tahun 1989 6 Industrial Higiene - Literatur tentang anatomi telinga dan mekanisme mendengar - UU no. 1 tahun 1970 - Permenaker No. 13 tahun 2011 - Literatur tentang kebisingan - Data lokasi dan pengukuran kebisingan - Literatur tentang penerangan - Literatur tentang anatomi mata - Data lokasi dan pengukuran penerangan area kerja - Literatur tentang getaran - SHE.SOP.026.R00 7 Pencegahan kebakaran - Artikel tentang insiden kebakaran yang pernah terjadi. - Literatur tentang pencegahan kebakaran
- NFPA

30

55 menit

22

60 menit

- Lay out penempatan alat pencegahan dan penanggulangan keba karan dan daftar nomor telepon darurat

- Literatur tentang peraturan perundangan Kepmenaker


No. Kep. 186/MEN/1999 - SHE.SOP.023.R01 - Literatur tentang kelas-kelas api - Literatur tentang APAR - Permenaker No. Per 4/MEN/1980 - Praktek 8 Alat Pelindung Diri (APD) - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Literatur tentang Alat Pelindung Diri - Alat peraga (Alat Pelindung Diri) a. Safety helmet b. Safety Shoes c. Safety glassess/safety goggle, faceshield, kedok las d. Appron e. Safety gloves f. Respirator 32 75 menit 75 menit

g. full body harness h. Ear plug, Ear Muffs - Standar APD : a. Standar ANSI Z 89.1 1997 b. Standar ANSI Z 87.1 2003 c. Standar AS/NZS1270:1999 d. Standar OSHA 3151-12R 2003 e. Standar ANSI Z. 41.1 f. Standar OSHA 1910.134 9 Keselamatan Listrik - Literatur tentang K3 Listrik - Peraturan perundangan yang mengatur tentang kelistrikan a. UU no. 1 tahun 1970 b. PUIL 2000 - SHE.WIN.010.R00 (Pengelolaan Instalasi Listrik) - SHE.WIN.011.R00 (Pengelolaan peralatan listrik portable) - Foto/gambar insiden yang berhubungan dengan listrik. - Literatur tentang cara pemeriksaan atau pengukuran alat listrik - Literatur tentang Instalasi penyalur petir - Permenaker No. 2/MEN/1989 tentang Instalasi Penyalur Petir 10 Pengaman mesin - SHE.WIN.006.R00 - UU No. 1 tahun 1970 - Permenaker No. 4 tahun 1985 - Gambar mesin/peralatan yang membutuhkan guarding - Foto.gambar guarding machine 12 Ergonomi - Literatur tentang Ergonomi - Literatur tentang anatomi tulang Belakang - Literatur tentang teknik manual handling - Beban untuk peragaan manual handling 25 60 menit 19 55 menit 35 75 menit

13

P3K

- Literatur P3K - Praktek P3K

52

80 menit 60 menit

DURATION

(16 jam)

Name of training : PENGANTAR K3L


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti Pelatihan peserta dapat memahami tentang definisi K3L ditinjau dari aspek filosofi hukum, dan bisnis. b. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami penyebab dasar suatu Kecelakaan c. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami tentang tujuan dan peraturan perundangan yang mengatur K3L 120 MENIT Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTUR SKILL

RESOURCES

DURATION 3 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Incident Learned a. Kecelakaan dapat mengakibatkan kerugian/dampak a. Pengetahuan untuk mendeskripsikan gambar dan mengidentifikasi gambar.

- Slide 2 - Slide 3 - Soal dan jawaban pre test - Slide 4,5 - Artikel yang berkaitan dengan kejadian /insiden yang serupa yang menimbulkan kerugian. 15 menit 3 menit

Definisi K3

a. Definisi K3 ditinjau dari aspek filosofi, hukum, dan bisnis

a. Pengetahuan dasar mengenai definisi K3 dari aspek filosofi, hukum, dan bisnis.

- Slide 8, 10, 40, 49 - Literatur tentang defisini K3 - Slide 11, 12, 13, 14, 15 - Literatur tentang piramida kecelakaan

3 menit

Piramida Kecelakaan

a. Satu cidera serius disebabkan oleh 600 insiden yang tidak menimbulkan cidera atau kerugian b.Jika jumlah insiden tanpa cidera/kerugian dikurangi atau dihilangkan maka cidera serius akan berkurang atau hilang. c. Pengurangan kecelakaan dapat dilakukan dengan penyelidikan yang baik, sehingga kecelakaan tidak terulang dan

a. Pengetahuan tentang piramida kecelakaan dan simulasi pengurangan kecelakaan.

22 menit

angka kecelakaan menyusut. 6 Teori Gunung ES a. Suatu kecelakaan menimbulkan biaya. b. Biaya yang terlihat/dipermukaan gunung es lebih kecil dibandingkan dengan biaya di bawah/yang tidak terlihat a. Pengetahuan tentang Teori Gunung Es - Slide 16 - Literatur tentang teori Gunung Es 3 menit

Definisi - Keselamatan - Kesehatan - Bahaya - Insiden

a. Menjelaskan pengertian keselamatan, kesehatan, bahaya dan Insiden

a. Pengetahuan tentang definisi keselamatan, kesehatan, bahaya, dan insiden.

- Slide 17,18, 19 - Literatur tentang definisi Keselamatan, kesehatan, bahaya, dan insiden

1 menit

Fakta Kecelakaan Kerja

a. Indonesia termasuk ke dalam kelompok negara-negara dengan angka kecelakaan yang tinggi. b. Banyak kecelakaan yang belum dilaporkan ke jamsostek dan depnaker.

a. Pengetahuan tentang data kecelakaan

- Slide 20 - Literatur data kecelakaan

1 menit

Rangkaian sebab akibat kecelakaan

a. Menjelaskan secara umum tentang Teori Domino yang merupakan salah satu cara untuk mengetahui rangkaian sebab-akibat dari suatu kecelakaan.

a. Pengetahuan tentang Teori Domino

- Slide 21, 22, 23, 24, 25,26, 27, 28, 29, 30 - Literatur tentang Teori Dominio

30 menit

Tiga penyebab dasar Kecelakaan

a. menjelaskan 3 penyebab dasar dari suatu kecelakaan - Kondisi tidak aman - Tindakan Tidak aman - Act of God / nasib b. Memberikan contoh Kondisi dan tindakan tidak aman yang ada di area PT TU

a. Pengetahuan tentang penyebab dasar dari suatu kecelakaan

- Slide 26, 27, 31-39

10 menit

- Foto-Foto Kondisi dan tindakan tidak aman

10

K3 Ditinjau dari aspek Hukum Dasar Hukum K3L a. Menjelaskan tentang peraturan perundangan yang menjadi dasar K3L a. Pengetahuan peraturan-perundangan tentang K3L - Slide 41 - Peraturan perundangan K3L 1 menit

11

Kewajiban dan Hak : a. Karyawan (pasal 12) b. Perusahaan (pasal 14)

a. Menjelaskan Kewajiban dan Hak karyawan berkaitan dengan K3 berdasarkan UU No. 1 tahun 1970 b. Menjelaskan tentang Kewajiban dan hak perusahaan berdasarkan UU no. 1 tahun 1970

a. Pengetahuan tentang UU No. 1 tahun 1970

- Slide4 2

5 menit

- Slide 43 - Peraturan perundangan UU No. 1 tahun 1970

12

UU No. 13 tahun 2003

a. Menjelaskan tentang K3 ditinjau dariUU No. 13 tahun 2003 (pasal 86 & 87)

a. Pengetahuan tentang UU No.13 tahun 2003

- Slide 42, 43 - Literatur UU No.13 tahun 2003

1 menit

13

Kepmentamben 555K/26/M.PE/1995 (Jika branch berada di area Pertambangan)

a. menjelaskan hak dan kewajiban karyawan menurut Kepmentamben 555K/26/M.PE/1995

a. Pengetahuan tentang Kepmentamben 555K/26/M.PE/1995

- Slide 46, 47 - Literatur tentang Kepmentamben 555K/26/M.PE/1995

1 menit

14

UU No. 32 tahun 2009 (pasal 67)

a. Menjelaskan tentang kewajiban masing-masing personel berkaitan dengan lingkungan.

a. Pengetahuan tentang UU No. 32 tahun 2009

- Slide 48

1 menit

15

K3 ditinjau dari aspek bisnis

a. Menjelaskan tentang definisi K3 ditinjau dari pendekatan bisnis. b. K3 menjadi salah satu aspek yang dinilai pada saat biding melalui CSMS (Contractor Safety Management System)

a. Pengetahuan tentang definisi K3 ditinjau dari aspek bisnis b. Pengetahuan tentang CSMS

- Slide 49 - Literatur tentang K3 ditinjau aspek bisnis - Literatur tentang CSMS

2 menit

16

Evolusi Keselamatan

a. Kecelakaan akan tinggi bila development masih rendah yaitu baru pada tahap control dan edict atau dengan kata lain masih terdapat pengawasan.

a. Pengetahuan tentang evolusi keselamatan

- Slide 50 - Literatur tentang evolusi keselamatan

2 menit

17

Kesimpulan: Tujuan K3L

a. Menjelaskan tujuan K3L

a. Pengetahuan tentang Tujuan K3L

- Slide 51 - Literatur tentang Tujuan K3

1menit

18

Environmental Awareness

a. Menjelaskan tentang dasar-dasar lingkungan b. Menjelaskan tentang kebijakan K3L c. Menjelaskan tentang SOP/WIN terkait dengan Lingkungan d. Menjelaskan tentang kode warna tempat limbah

a. Pengetahuan tentang dasar K3L dan peraturan perundangan terkait K3L b. Pengetahuan tentang kebijakan K3L c. Pengetahuan tentang SOP/WIN terkait lingkungan d. Pengetahuan tentang kode warna tempat limbah

- slide 58-61 - slide 62 - Slide 63 - Slide 64

30 menit

e. Menjelaskan usaha meminimalisir limbah f. Menjelaskan tentang B3 dan simbol B3 g. Menjelaskan tentang MSDS (Materiall Safety Data Sheet) h. Menjelaskan tentang limbah B3 dan simbol limbah B3

e. Pengetahuan usaha meminimalisir limbah f. Pengetahuan tentang B3 dan simbol B3 g. Pengetahuan tentang MSDS h. Pengetahuan tentang limbah dan simbol B3

- Slide 65 - Slide 67-69 - Slide 70-71 - 72-73 - Literatur tentang Lingkungan dan peraturan lingkungan

18

Pre test

- Soal dan jawaban post test

15 menit

DURATION

150 Menit

Name of training : KOMUNIKASI K3L


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami tentang simbol dan rambu-rambu kesela matan. b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami tentang program-program komunikasi internal yang ada di PT Trakindo Utama.
NO 1 TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Rambu K3L a. Diskusi dengan peserta pelatihan tentang rambu/ sign yang ada pada slide. b. Menjelaskan tentang arti warma rambu-rambu c. Menjelaskan simbol rambu-rambu keselamatan 4 Pertemuan K3L a. Diskusi dengan peserta pelatihan tentang perlunya dilakukan pertemuan K3L b. Menjelaskan tentang program-program komunikasi K3L: - Safety Talk - Safety Toolbox Meeting - P2K3 - Papan Informasi K3L - Newsletter - Safety Flash - Kartu laporan observasi - Safety Alert a. Pengetahuan tentang komunikasi internal K3L - Sllide 10-16 - HSE.SOP.004.R00 - Foto-foto/evidence masing-masing program komunikasi internal K3L - SHE.SOP.004.R01 - SHE.SOP.021.R00 18 menit a. Pengetahuan tentang rambu-rambu keselamatan b. Pengetahuan tentang arti warna rambu-rambu - Slide 2 - Soal dan Jawaban Pretest - Slide 3, 4, 5, 6, 7, 8 - SHE.WIN.004.R00 10 menit 15 menit MAIN POINT INSTRUCTURE SKILL RESOURCES DURATION 2 menit

Duration

60 MENIT

Post Test Duration

- Soal dan Jawaban Pretest

15 menit 60 menit

Name of training : MANAJEMEN RESIKO


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami faktor-faktor bahaya di fempat kerja b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami cara identifikasi dan pengendalian resiko. c. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami hirarki pengendalian resiko d. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami penerapan Job Safety Analisis 55 Menit Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Definisi a. Menjelaskan tentang pengertian : - Resiko - Bahaya - Identifikasi bahaya - Penilaian resiko - efek bahaya b. Menjelaskan hubungan antara konsekuensi, probability dan resiko 4 Pengenalan Bahaya a. Menjelaskan faktor-faktor bahaya: a. Pengetahuan tentang faktor-faktor bahaya - Slide 2 2 menit a. Pengetahuan tentang definisi: - Resiko - Bahaya - Identifikasi bahaya - Penilaian resiko - efek bahaya - Soal dan Jawaban Pretest - Slide 2 - Literatur tentang Manajemen Resiko - SHE.SOP.003.R01 10 menit 3 menit

- Faktor bahaya fisik - Faktor bahaya kimia - Faktor bahaya biologi - Faktor bahaya ergonomik - Faktor bahaya mekanikal - Faktor bahaya psikologi
5

- Literatur tentang faktor-faktor bahaya - SHE.SOP.003.R01

Identifikasi bahaya

a. Identifikasi bahaya adalah tahap pertama dalam proses manajemen resiko b. Sumber bahaya di tempat kerja meliputi: - proses - bahan baku - mesin/peralatan - lingkungan c. Identifikasi bahaya dapat menggunakan metode "what if", yaitu dengan menggunakan pertanyaan "apa yang akan terjadi bila", "apa yang salah." d. Identifikasi bahaya untuk mengidentifikasi sumber bahaya dan efek bahaya/resiko yang dapat terjadi. e. Memaparkan apa saja yang dapat terkena dampak bahaya. f. Membuka opini dan diskusi dengan peserta tentang bahaya yang timbul pada gambar/

a. Pengetahuan tentang identifikasi bahaya

- Slide 7-17 - Literatur tentang Manajemen Resiko - SHE.SOP.003.R01 - Literatur tentang identifikasi bahaya

10 menit

identifikasi kondisi bahaya yang ada pada gambar pada slide

Penilaian resiko

a. Menjelaskan cara identifikasi bahaya dan penilaian resiko dengam metode HIRA b. Penilaian resiko menggunakan matriks resiko dengan mempertimbangkan tingkat keparahan atau konsekuensi dengan probalititas dari suatau sumber bahaya.

a. Pengetahuan tentang HIRA

- Slide 18-21

5 menit

- SHE.SOP.003.R01 - Literatur tentang HIRA

Hirarki pengendalian resiko a. Hirarki pengendalian resiko - Eliminasi - Substitusi - Separation/rekayasa engineering - Administrasi - APD b. APD menjadi alternatif terakhir dalam mengen dalikan resiko

a. Pengetahuan tentang hirarki pengendalian resiko

- Slide 22, 23

3 menit

- SHE.SOP.003.R01 - Literatur tentang hirarki pengendalian resiko

Job Safety Analisis

a. Salah satu cara yang digunakan untuk mengidentifikasi bahaya b. JSA memuat urut-urutan pekerjaan maksimum 15 tahapan/urutan pekerjaan c. JSA harus dilampirkan pada saat pengajuan ijin kerja. d. Menampilkan contoh JSA e. Meminta peserta untuk membuat JSA terkait

a. Pengetahuan tentang JSA

- Slide 24, 25
- Contoh JSA

10 menit

dengan pekerjaan masing-masing 11 Post Test DURASI - Soal dan jawaban Post Test 10 menit 55 menit

Name of training : PENGELOLAAN INSIDEN Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami tentang definisi Insiden b. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami cara pelaporan insiden c. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami cara investigasi Insiden 55 MENIT Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2


3

- Slide 2 - Soal dan Jawaban Pretest 10 menit 15 menit

Pre test

Definisi

a. Menjelaskan definisi : - Insiden - Fatal


- LTC - RWC

a. Pengetahuan tentang definisi: - Insiden - Fatal


- LTC - RWC

- Slide 3, 4, 5, 6, 7, - SHE.SOP.024.R01 ( SOP Pelaporan Insiden) - Safety flash dan Safety Alert

- Medical Treatment Case - FAC - Property Damage - Near miss b. Insiden dapat menjadi kecelakaan, jika terdapat kerugian. Kerugian bisa berupa cidera/luka, kerusakan alat, dan lainnya. c. Insiden merupakan sebuah kemungkinan. d. Menjelaskan contoh insiden yang terjadi pada gambar

- Medical Treatment Case - FAC - Property Damage - Near miss b. Pengetahuan untuk menganalisa insiden pada gambar

e. Memberikan contoh-contoh insiden yang terjadi di PTTU


4

Pelaporan Insiden

a. Diskusi dengan peserta pelatihan dengan memberikan pertanyaan kepada peserta training mengapa insiden harus dilaporkan b. Menjelaskan tujuan insiden harus dilaporkan c. Sekecil apapun insiden harus dilaporkan termasuk nearmiss

a. Pengetahuan tentang tujuan pelaporan insiden b. Pengetahuan tentang pelaporan insiden

- Slide 8 dan 9 - Literatur tentang pelaporan insiden - SHE.SOP.024.R01 ( SOP Pelaporan Insiden)

5 menit

Respon Insiden

a. Menjelaskan hal-hal yang harus dilakukan jika melihat insiden b. Menjelaskan perbedaan respon pertama insiden dengan penyelidikan insiden

a. Pengetahuan tentang respon awal insiden b. Pengetahuan tentang pelaporan insiden

- Slide 10 - Literatur tentang pelaporan insiden - SHE.SOP.024.R01 ( SOP Pelaporan Insiden)

5 menit

Insiden tidak dilaporkan

a. Menjelaskan tentang alasan insiden terkadang tidak dilaporkan.

a. Pengetahuan tentang pelaporan Insiden

- Slide 11 - Literatur tentang pelaporan insiden - SHE.SOP.024.R01 ( SOP Pelaporan Insiden)

3 menit

Penyelidikan Insiden

a. Menjelaskan tentang penyelidikan insiden b. Semua insiden harus diselidiki kecuali off the job insiden c. Menjelaskan pengertian off the job insiden d. Memberikan contoh kejadian insiden yang termasuk ke dalam off the job

a. Pengetahuan tentang penyelidikan insiden b. Pengetahuan tentang pengertian off the job insiden

- Slide 12 - SHE.SOP.025.R01 (SOP Penyelidikan Insiden) - Literatur tentang Penyelidikan insiden

5 menit

POS TEST

- Soal dan Jawaban Post test

10 menit

DURATION

55 menit

Name of training : KESEHATAN KERJA


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami ruang lingkup kesehatan kerja b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami tujuan kesehatan kerja c. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami jenis-jenis pemeriksaan kesehatan d. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami jenis-jenis penyakit akibat kerja e. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami cara pencegahan PAK 55 Menit Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Definisi a. Menjelaskan tentang pengertian kesehatan kerja b. Kesehatan kerja bersifat medis, sedangkan ergonomi bersifat teknik 4 Tujuan Kesehatan kerja menurut ILO/WHO 1995 5 Sasaran utama tujuan Kesehatan Kerja
6

- Soal dan Jawaban Pretest a. Pengetahuan tentang definisi kesehatan kerja - Slide 2 - Literatur tentang kesehatan kerja

10 menit 1 menit

a. Menjelaskan tujuan-tujuan dari kesehatan kerja berdasarkan ILO/WHO 1995 a. Sasaran utama kesehatan kerja adalah mencegah PAK dan meningkatkan produktivitas a. Peraturan perundangan yang berkaitan dengan Kesehatan Kerja:

a. Pengetahuan tentang ILO/WHO 1995

- Slide 3 - Literatur tentang ILO/WHO 1995

2 menit

a. Pengetahuan tentang sasaran utama kesehatan- Slide 4 kerja - Literatur tentang Kesehatan kerja

1 menit

Dasar Hukum

a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan - Slide 5 yang berkaitan dengan kesehatan kerja - Literatur tentang kesehatan kerja

3 menit

- UU No. 1 tahun 1970 - Permenaker No. 2 tahun 1980 - Kepmenaker No. 333 tahuin 1989 - Permenaker No. 3 tahun 1982 - Permenaker No. 1 tahun 1998 - Permenaker No. 1 tahun 1981 b. Menjelaskan perbedaan penyakit akibat kerja dan penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan
7

- Literatur tentang peraturan perundangan

Data statisitik PAK

a. Memaparkan data statistik PAK yang dilaporkan b. Di Indonesia pelaporan kasus PAK masih kurang masih banyak perusahaan yang belum melakukan surveilance untuk PAK, sehingga tidak tersaji data yang akurat mengenai PAK.

a. Pengetahuan tentang data sattistik PAK di Indonesia

- Slide 6 - Literatur tentang Kesehatan Kerja dan PAK

2 menit

Faktor-faktor yang mempengaruhi a. Faktor yang mempengaruhi kesehatan kerja teKesehatan kerja tenaga kerja naga kerja meliputi: - Beban kerja - Lingkungan fisik - Kapasitas Kerja

a. Pengetahuan tentang faktor-faktor yang mem- - Slide 7 pengaruhi kesehatan kerja tenaga kerja. - Literatur tentang Kesehatan Kerja

5 menit

Pemeriksaan kesehatan

a. Menjelaskan definisi pemeriksaan kesehatan b. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, pemeriksaan kesehatan berkala, dan pemeriksaan kesehatan khusus. c. Pemeriksaan kesehatan sebagai catatan penting kondisi kesehatan karyawan yang nantinya dapat digunakan untuk men-tresure kondisi tenaga kerja

a. Pengetahuan tentan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja

- Slide 8, 9, 10, 11 - Literatur tentang Kesehatan kerja - SOP.SHE.20.R01 - Permenaker No. 3 tahun 1982

5 menit

jika ditemukan dugaan PAK. 10 Health Promotion a. Health promotion adalah suatu ilmu yang membantu tenaga kerja untuk mengubah gaya hidup nya ke arah kesehatan yang optimal. b. Menjelaskan cara-cara promosi kesehatan 11 Pelayanan Kesehatan a. Menjelaskan macam-macam pelayanan kesehatan berdasarkan UU No. 3 tahun 1992 tentang jamsostek a. Pengetahuan tentang pelayanan kesehatan UU No. 3 tahun 1992 - Slide 14 - Literatur tentang Kesehatan kerja - SOP.SHE.20.R01 - UU No. 3 tahun 1992 2 menit a. Pengetahuan tentang health promotion - Slide 12, 13 - Literatur tentang promosi kesehatan 2 menit

12

Penyakit Akibat Kerja

a. Penyakit akibat kerja adalah setiap penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja. b. Menurut Permenaker No. 1 tahun 1981 dan Kepmenaker No. 333 tahun 1989 terdapat 30 jenis Penyakit Akibat Kerja (PAK) c. Menjelaskan jenis-jenis penyakit akibat kerja (PAK) d. Menjelaskan langkah-langkah pencegahan PAK

a. Pengetahuan tentang Penyakit Akibat Kerja b. Pengetahuan tentang peraturan perundangan Permenaker No 1 tahun 1981 dan Kepmenaker No. 333 tahun 1989.

- Slide 15, 16, 17 - Literatur tentang Kesehatan kerja dan PAK - SOP.SHE.20.R01 - Permenaker No. 1 tahun 1981 - Kepmenaker No. 333 tahun 1989

10 menit

13

Post Test DURASI

- Soal dan jawaban Post Test

10 menit 55 menit

Name of training : INDUSTRIAL HIGIENE


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami bahaya kebisingan, pencahayaan, dan getaran b. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahamiNilai Ambang Batas kebisingan, pencahayaan, dan getaran b. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami cara pengendalian resiko kebisingan, pencahayaan, dan getaran 55 Menit Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan

MAIN POINT a. Pembukaan b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

2 3

Pre test Kebisingan a. Mekanisme mendengar a. Menjelaskan anatomi telinga b. Menjelaskan tentang mekanisme mendengar a. Pengetahuan tentang anatomi telinga

- Soal dan Jawaban Pretest

10 menit

- Slide 2, 3

3 menit

b. Pengetahuan tentang mekanisme mendengar - Literatur tentang anatomi telinga dan mekanisme mendengar

b. Definisi

a. Menjelaskan definisi kebisingan

a. Pengetahuan tentang kebisingan dan

- Slide 4

1 menit

dan Nilai ambang batas c. Dasar hukum a. Menjelaskan peraturan perundangan terkait dengan kebisingan - UU no. 1 tahun 1970 - Permenaker No. 13 ahun 20011 d. Intensitas kebisingan a. Menjelaskan intensitas kebisingan beserta contoh nya b. Menjelaskan NAB kebisingan berdasarkan Permenaker No. 13 tahun 2011 c. NAB kebisingan di tempat kerja 8 jam per hari dan atau 40 jam per minggu d. Menjelaskan lokasi kerja yang terpapar kebisingan e. Dampak kebisingan a. Menjelaskan dampak-dampak kebisingan : - Tuli sementara - Tuli permanen - Tinitus - Konsentrasi terganggu - Gangguan komunikasi

nilai ambang batas

- Literatur tentang Kebisingan 1 menit

a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan - Slide 5 terkait dengan kebisingan - Literatur tentang peraturan perundangan

a. Pengetahuan tentang intensitas kebisingan dan NAB kebisingan b. Data lokasi kerja yang terpapar kebisingan dan data pengukuran kebisingan

- Slide 6, 7, 8, 9 - Permenaker No. 13 tahun 2011

5 menit

- Literatur tentang kebisingan - Data lokasi dan pengukuran kebisingan

a. Pengetahuan tentang dampak-dampak kebisingan

- Slide 10 - Literatur tentang kebisingan - Literatur tentang efek kebisingan - SHE.SOP.026.R00

2 menit

f. Pengendalian kebisingan

a. Pengendalian kebisingan berdasarkan hirarki pengendalian resiko - Menghilangkan sumber kebisingan - Mengganti proses kerja dengan proses yang tidak menimbulkan kebisingan - Memasang peredam atau penghalang - Melakukan rotasi kerja - Menggunakan APD (Ear plug / ear muffs) - dll

a. Pengetahuan tentang hirarki pengendalian re- - Slide 11 siko kebisingan - Literatur tentang hirarki pengendalikan resiko - SHE.SOP.026.R00

2 menit

Pencahayaan/Lighting a.Definisi penerangan yang baik a. Menjelaskan definisi penerangan yang baik a. Pengetahuan tentang penerangan - Slide 13 - Literatur tentang penerangan - Slide 14 b. Dasar Hukum a. Menjelaskan tentang peraturan perundangan terkait dengan pene rangan PMP No 7 tahun 1964 c. Fungsi penerangan a. Fungsi penerangan untuk memu dahkan meli-hat obyek dan men a. Pengetahuan tentang fungsi penerangan - Slide 15 - Literatur tentang penerangan 1 menit a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan - Literatur tentang peraturan terkait penerangan perundangan 1 menit 1 menit

cegah timbulnya kecelakaan d. Sumber penerangan a. Sumber penerangan ada 2 : pene rangan alamidan penerangan buatan e. Mekanisme melihat a. Menjelaskan meskanisme melihat pada mata f. Lumen dan Illuminasi a. Menjelaskan definisi lumen dan illuminasi b. Semakin jauh obyek dari sumber cahaya maka iluminasi nya sema kin kecil g. NAB penerangan a. Menjelaskan tentang NAB pene rangan menurut PMP No. 7 tahun
1964

a. Pengetahuan tentang sumber-sumber penerangan

- Slide 15 - Literatur tentang penerangan

1 menit

a. Pengetahuan tentang anatomi mata dan mekanisme mata a. Pengetahuan tentang lumen dan iluminasi

- Slide 16 - Literatur tentang anatomi mata - Slide 18, 19 - Literatur tentang lumen dan iluminasi

1 menit

2 menit

a. Pengetahuan tentang NAB penerangan b. Pengetahuan tentang data pengukuran penerangan.

- Slide 20

2 menit

- Data pengukuran penerangan area kerja

b. Memaparkan hasil pengukuran penerangan di masing-masing lo kasi h. Pengaruh penerangan di tempat kerja a. Menjelaskan pengaruh penerangan di tempat kerja a. Pengetahuan tentang penerangan - Slide 21 - Literatur tentang penerangan 1 menit

i. Penyakit pada mata

a. Menjelaskan penyakit-penyakit mata:

a. Pengetahuan tentang penyaki-penyakit pada mata

- Slide 22 - Literatur tentang penyakit pada

1 menit

a. Myopi b. Hyperopia c. Katarak

mata

j. Pengendalian resiko penerangan

a. Penggunaan penerangan buatan harus selalu diadakan perawatan yang baik, karena lampu yang kotor akan dapat menurunkan intensitas penerangan sampai dengan
'30%

a. Pengetahuan tentang pengendalian resiko penerangan

- Slide 23 - Literatur tentang pengendalian resiko penerangan

1 menit

Getaran a. Definisi a. Menjelaskan definisi getaran a. Pengetahuan tentang getaran - Slide 25 - Literatur tentang getaran b. Sumber getaran a. Sumber getaran ada 2 macam getaran mekanik dan getaran seismik c. NAB Getaran a. Menjelaskan NAB getaran menurut permenaker No. 13 tahun 2011 a. Pengetahuan tentang NAB Getaran a. Pengetahuan tentang sumber getaran - Slide27 - Literatur tentang sumber-sum ber getaran - Slide 28 - Literatur tentang Permenaker No. 13 tahun 2011 d. Efek Getaran a. Menjelaskan efek-efek getaran: efek akut dan efek kronis. e. Pengendalian getaran a. Menjelaskan pengendalian getaran a. Pengetahuan tentan pengendalian getaran a. Pengetahuan tentang efek-efek getaran - Slide 29 - Literatur tentang efek getaran - Slide 29 1 menit 2 menit 1 menit 2 menit 1 menit

- Memasang absorbent - Rotasi pekerja - Penggunaan APD

- Literatur tentang pengendalian getaran

11

Post Test DURASI

- Soal dan jawaban Post Test

10 menit 55 menit

Name of training : PENCEGAHAN KEBAKARAN


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami proses terjadinya/timbulnya api b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami sistem proteksi kebakaran yang ada di PT TU c. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami cara pengoperasian APAR d. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami prosedur tanggap darurat PT TU 135 Menit Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Fakta insiden kebakaran a. Memaparkan fakta insiden kebakaran yang pernah terjadi. a. Pengetahuan tentang insiden kebakaran yang pernah terjadi - Soal dan Jawaban Pretest - Slide 2 - Literatur/artikel tentang insiden kebakaran yang pernah terjadi. 4 Segitiga api a. Api terbentuk dari 3 komponen: - Panas - Bahan bakar dan - Oksigen b. Pemadaman api dilakukan dengan a. Pengetahuan tentang segitiga api - Slide 3, 4 - Literatur tentang pencegahan kebakaran
- NFPA

10 menit 3 menit

3 menit

cara menghilangkan salah satu komponen segitiga api tersebut, misalnya dengan smothering dan atau cooling c. Smothering adalah menyelimuti api untuk menghilangkan oksigen d. Cooling adalah dengan mendinginkan api
5

Fenomena kebakaran

a.Waktu yang dibutuhkan untuk terjadi flashover adalah 3-10 menit. b. Dengan waktu yang begitu singkat hingga terjadi flash over, maka butuh penanganan segera pada saat terjadi api kecil/kebakaran c. Menjelaskan tentang back draft, kebakaran dalam ruang tertutup akibat ke habisan oksigen.

a. Pengetahuan tentang fenomena kebakaran b. Pengetahuan tentang pencegahan kebakaran c. Pengetahuan tentang back draft

- Slide 6, 7

3 menit

- Literatur tentang pencegahan kebakaran


- NFPA

Dasar Hukum

a. Menjelaskan peraturan perundangan terkait dengan kebakaran

a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan terkait dengan kebakaran

- Slide 8 - Literatur tentang peratura perundangan terkair dengan kebakaran

2 menit

Peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran

a. Menjelaskan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang ada di area kerja PT TU b. Menjelaskan lay out penempatan alat pencegahan dan penanggulangan ke-

a. Pengetahuan tentang peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran b. Pengetahuan tentang lay out penempatan peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran dan daftar nomor darurat.

- Slide 8 - Literatur tentang pencegahan kebakaran - Lay out penempatan alat pencegahan dan penanggula-

3 menit

bakaran di area kerja PT TU c. Menjelaskan nomor telepon darurat yang dapat dihubungi pada saat kondisi darurat

ngan kebakaran dan daftar nomor telepon darurat

- Literatur tentang peraturan


perundangan Kepmenaker No. Kep. 186/MEN/1999 - SHE.SOP.023.R01

Kelas Api

a. Menjelaskan kelas-kelas api

a. Pengetahuan tentang kelas-kelas api

- Slide 9, 10 - Literatur tentang kelas-kelas api

2 menit

Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

a. APAR merupakan alat pemadam kebakaran portable dan dapat dioperasikan per orangan b. Setiap karyawan harus mendapatkan pelatihan cara penggunaan APAR c. Menjelaskan cara penggunaan APAR d. Menjelaskan jumlah APAR yang tersedia

a. Pengetahuan tentang APAR b. Data jumlah APAR

- Slide 12-18 - Literatur tentang APAR - Permenaker No. Per 4/MEN/1980

12 menit

10

Efektifitas pemadaman dan Prosedur Darurat

a. Menjelaskan tentang efektivitas pemadaman api b. Menjelaskan tentang prosedur darurat di area kerja PT TU. c. Menjelaskan rute evakuasi dan tempat berkumpul

a. Pengetahuan tentang efektivitas pemadaman api b. Pengetahuan tentang prosedur gawat darurat c. Pengetahuan tentang rute evakuasi

- Slide 19-23 - Literaratur tentang kebakaran - SHE.SOP.023.R01

10 menit

11

Praktek APAR

75 menit

11

Post Test DURASI

- Soal dan jawaban Post Test

10 menit 135 menit

Name of training : ALAT PELINDUNG DIRI


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami macam-macam APD. b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami cara-cara pemakaian APD dengan benar. 90 Menit b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami tentang kewajiban karyawan untuk merawat dan memelihara APD yang telah diberikan. Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 3 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Definisi a Menjelaskan tentang definisi APD a. Pengetahuan tentang Alat Pelindung Diri - Slide 2 - Soal dan Jawaban Pretest - Slide 3 - Literatur tentang Alat Pelindung Diri - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) 4 Latar Belakang Penggunaan APD a. Menjelaskan alasan penggunaan APD. b. APD menjadi pilihan terakhir jika pengendalian secara eliminasi, substitusi, engineering, dan admininistratif sudah tidak dapat mengendalikan resiko bahaya. c. Menjelaskan hirarki pengendalian resiko. 5 Dasar Hukum a. Menjelaskan tentang dasar hukum yang berkaitan a. Pengetahuan tentang perundang-undangan yang me- Slide 5 1 menit a. Pengetahuan tentang Alat pelindung Diri b. Pengetahuan tentang hirarki pengendalian resiko - Slide 4 - Literatur tentang Alat Pelindung Diri - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Literatur tentang hirarki pengendalian resiko 3 menit 15 menit 1 menit

dengan Alat Pelindung Diri, Diatur dalam UU No. 1 tahun 1970 pasal 3 ayat (1), pasal 12, dan pasal 14. b. Alat Pelindung Diri diberikan secara cuma-cuma oleh perusahaan. 6 Jenis-jenis APD a. Menjelaskan jenis-jenis APD, dengan membawa contoh masing-masing jenis APD b. Menjelaskan fungsi APD

ngatur tentang Alat pelindung Diri. (UU No. 1 tahun 1970, Permenaker No. 1 tahun 1981, dan Kepmentamben No 555. K/26/ M.pe/1995

- Literatur perundang-undangan yang mengatur tentang Alat Pelindung Diri - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri)

a. Pengetahuan tentang jenis-jenis APD dan fungsinya

- Slide 6 - Literatur tentang Alat Pelindung Diri - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Diri

3 menit

Alat Pelindung Kepala

a. Diskusi dengan peserta tentang gambar yang ada pada slide. b. Gambar: - Positif: Pekerja tersebut sudah memiliki kesadaran untuk melindungi kepalanya dari bahaya kejatuhan benda - Negatif : penggunaan alat pelindung kepala yang tidak tepat dan dapat menimbulkan bahaya tambahan c. Menjelaskan jenis-jenis Alat pelindung kepala d. Menjelaskan tentang standar safety helmet e. Menjelaskan bagian-bagian dari safety helmet f. Suspension memberikan 80% proteksi terhadap kepala. g. Memperagakan pemakaian safety helmet yang benar.

a. Pengetahuan tentang Alat Pelindung kepala b. Pengetahuan tentang standar Alat Pelindung Kepala (Safety helmet) c. Pengetahuan tentang pemakaian safety helmet yang benar

- Slide 7,8 - Literatur tentang alat pelindung kepala - Standar ANSI Z 89.1 1997 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Diri (safety helmet)

10 menit

Alat Pelindung muka dan mata

a. Diskusi tentang gambar yang ada di slide b. Menjelaskan bahaya-bahaya yang dapat menciderai muka dan mata. c. Menjelaskan jenis-jenis alat pelindung muka dan mata (goggles, safety glassess, kedok las, face shield) d. Menjelaskan jenis-jenis alat pelindung muka dan mata dengan menggunakan contoh alat pelindung muka dan mata. e. Pekerjaan di dalam ruangan menggunakan safety glassess tipe clear, tidak diperbolehkan menggunakan lensa yang berwarna, karena dapat mengurangi intensitas cahaya yang masuk ke dalam mata. f. Jika menggunakan kacamata resep harus menggunakan safety glassess di luar kacamata resep. (jika memasuki area yang mewajibkan penggunaan safety glassess)

a. Pengetahuan tentang alat pelindung muka dan mata b. Pengetahuan tentang bahaya-bahaya yang dapat menciderai muka dan mata

- Slide 10, 11, 12 - Literatur tentang alat pelindung muka dan mata - Standar ANSI Z 87.1 2003 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Diri (goggles, safety glassess, kedok las, face shield)

7 menit

Alat Pelindung Telinga

a. Diskusi dengan peserta tentang jenis-jenis alat pelindung telinga. b. Menjelaskan tentang NRR (Noise Reduction Rate) masing-masing alat pelindung telinga (ear plug dan ear muff ) c. Memperagakan cara pemakaian ear plug dan ear muff dengan benar.

a. Pengetahuan tentang jenis-jenis alat pelindung telinga b. Pengetahuan tentang nilai NRR ear plug dan ear muff. c. Pengetahuan tentang pemakaian ear plug dan ear muff dengan benar.

- Slide 14 - Literatur tentang alat pelindung telinga - Standar AS/NZS1270:1999 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Diri (ear plug dan ear muff)

5 menit

10

Alat Pelindung Tangan

a. Menjelaskan jenis-jenis alat pelindung tangan

a. Pengetahuan tentang jenis-jenis alat pelindung tangan

- Slide 16

3 menit

b. Menjelaskan fungsi dari alat pelindung tangan. c. Memberikan contoh-contoh alat pelindung tangan dengan membawa contoh alat pelindung tangan

b. Pengetahuan tentang fungsi alat pelindung tangan

- Literatur tentang alat pelindung tangan - Standar OSHA 3151-12R 2003 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung tangan

11

Alat Pelindung Kaki

a. Menjelaskan alat pelindung kaki b. Menjelaskan kriteria alat pelindung kaki c. Memberikan contoh-contoh alat pelindung kaki dengan membawa contoh alat pelindung kaki

a. Pengetahuan tentang jenis-jenis alat pelindung kaki b. Pengetahuan tentang fungsi alat pelindung kaki

- Slide 16 - Literatur tentang alat pelindung kaki - Standar ANSI Z. 41.1 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung kaki

3 menit

12

Alat Pelindung Pernafasan

a. Menjelaskan tentang jenis-jenis kontaminasi udara b. Menjelaskan tentang jenis-jenis alat pelindung pernafasan disertai dengan alat peraga. c. Menjelaskan masing-masing fungsi alat pelindung pernafasan d. Simulasi penggunaan alat pelindung pernafasan

a. Pengetahuan tentang jenis-jenis dan fungsi alat pelindung pernafasan b. Pengetahuan tentang penggunaan alat pelindung pernafasan

- Slide 18-19 - Literatur tentang alat pelindung pernafasan - Standar OSHA 1910.134 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Pernafasan

5 menit

13

Alat Pelindung Badan

a. Menjelaskan macam-macam alat pelindung badan yang digunakan di area PT TU dengan menggunakan alat peraga. ( contoh alat pelindung badan)

a. Pengetahuan tentang jenis-jenis dan fungsi alat pelindung badan.

- Slide 21 - Literatur tentang alat pelindung badan - Standar OSHA 3151-12R 2003 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Badan

2 menit

14

Alat Pelindung Jatuh

a. Menjelaskan macam-macam alat pelindung jatuh. b. Penggunaan safety belt tidak direkomendasikan lagi

a. Pengetahuan tentang macam-macam alat pelindung jatuh.

- Slide 24-28 - Literatur tentang alat pelindung jatuh - Standar OSHA 3151-12R 2003 - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri)

7 menit

karena tidak memberikan proteksi yang optimal pada b. Pengetahuan tentang bagian-bagian full body harness tulang belakang saat jatuh. dan cara pemakaiannya secara tepat.

c. Full body harness digunakan untuk ketinggian 1,8 meter atau lebih. d. Menjelaskan bagian-bagian full body harness lanyard, shock absorber, snaphook, carabiner e. Simulasi pemakaian full body harness dengan benar f. Full body harness bekerja dengan mengalirkan beban dari anchor point ke lanyard atau fall arrester dan D' ring di belakang harness, dari sana akan terbagi menjadi dua dan ditransfer ke webbing dan ke mudian dialihkan ke tubuh melalui kaki, menjaga tubuh agar tetap tegak, menjaga sakit, dan langsung membuka saluran pernafasan. g. Menjelaskan tentang inspeksi full body harness sebelum digunakan, cara penyimpanan, dan cara pen cucian/pembersihan full body harness. 15 Ketentuan alat pelindung diri a. Menjelaskan kewajiban karyawan untuk merawat dan memelihara alat pelindung diri yang telah diberikan. 16 Lesson learned a. Diskusi dengan peserta berkaitan dengan keefektifan APD yang dipakai pada gambar pada slide b. Diskusi dengan peserta tentang APD apa saja yang dipakai untuk melakukan pekerjaan pada gambar yang terdapat pada slide. c. Menunjuk beberapa peserta untuk mensimulasikan a. Pengetahuan tentang analisa gambar pada slide b. Pengetahuan tentang pemakaian alat pelindung diri dengan benar. a. Pengetahuan tentang peraturan Alat pelindung diri yang berlaku di area PT TU

- Contoh Alat Pelindung jatuh

- Slide 29 - Literatur ketentuan mengenai APD - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Slide 30

2 menit

10 menit

- Slide 31 - Literatur ketentuan mengenai APD - SHE.SOP.017.R00 (SOP Alat Pelindung Diri) - Contoh Alat Pelindung Diri

penggunaan alat pelindung diri dengan benar. - Safety Helmet - Ear plug/ ear muff - Full Body Harness 17 Post Test - Soal dan jawaban Post Test 15 menit

DURATION

90 menit

Name of training : KESELAMATAN LISTRIK


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami bahaya kecelakaan listrik dan sambaran petir b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami cara-cara pemeriksaan peralatan listrik 75 Menit b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat mengimplementasikan pemeriksaan peralatan listrik sebelum dan sesudah digunakan Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Pengantar kelistrikan a. Menjelaskan tentang konsep arus listrik, hambatan listrik, tegangan listrik, dan daya listrik 4 Dasar Hukum kelistrikan a. Menjelaskan peraturan perundangan kelistrikan UU No. 1 tahun 1970, PUIL 2000 a Pengetahuan tentang konsep kelistrikan (arus listrik, hambatan listrik, tegangan listrik, dan daya listrik. a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan kelistrikan UU No. 1 tahun 1970, PUIL 2000 - Soal dan Jawaban Pretest - Slide 2, 3, 4, 5 - Literatur tentang K3 Listrik - Slide 6 - Peraturan perundangan yang mengatur tentang kelistrikan
5

10 menit 3 menit

1 menit

Identifikasi gambar (Beban Berlebih)

a. Diskusi dengan peserta tentang potensi bahaya yang ada pada gambar dalam slide. b. Pembebanan berlebih dapat mengakibatkan korsleting listrik dan bahkan kebakaran

a. Pengetahuan tentang konsep kelistrikan b. Pengetahuan tentang keselamatan kerja kelistrikan

- slide 7 - Literatur tentang Keselamatan Kerja listrik - SHE.WIN.010.R00 (Pengelolaan Instalasi Listrik)

2 menit

Bahaya Sentuhan Langsung dan Tidak Langsung

a. Sentuhan langsung adalah bahaya sentuhan pada bagian konduktif yang secara normal bertegangan b. Sentuhan tidak langsung adalah bahaya sentuhan pada bagian yang secara normal tidak bertegangan namun karena terjadi kegagalan isolasi menjadi bertegangan c. Contoh bahaya sentuhan langsung : kawat tembaga berarus listrik. d. Contoh bahaya sentuhan tidak langsung: tersetrum peralatan listrik (ex: gerinda portable)

a. Pengetahuan tentang bahaya sentuhan langsung dan tidak langsung b. Pengetahuan tentang contoh-contoh bahaya sentuhan langsung dan tidak langsung.

- Slide 8 - Literatur tentang kelistrikan - SHE.WIN.011.R00 (Pengelolaan peralatan listrik portable)

2 menit

Resistensi Tubuh Manusia

a. Menjelaskan resistensi tubuh manusia terhadap kuat arus listrik b. Resistensi terkecil padabagian telinga dan organ dalam-tangan ke kaki.

a. Pengetahuan tentang resistensi tubuh tehadap kuat arus listrik

- Slide 9 - Literatur tentang kelistrikan

1 menit

Jenis Kecelakaan Listrik

a. Menjelaskan macam-macam kecelakaan yang dia kibatkan oleh listrik b. Disebutkan pula contoh insiden yang berhubungan dengan listrik yang terjadi di area PT TU.

a. Pengetahuan tentang macam-macam kecelakaan akibat listrik b. Contoh gambar insiden yang berkaitan dengan kelistrikan yang pernah terjadi di PT TU beserta analisisnya.

- Slide 10 - Literatur tentang jenis-jenis kecelakaan yang berhubungan dengan listrik - Foto/gambar insiden yang berhubungan dengan listrik.

2 menit

Tingkat keparahan Kecelakaan Listrik a. Tingkat keparahan kecelakaan akibat listrik dipedan Bahaya arus kejut ngaruhi oleh: - Jumlah arus listrik yang melewati tubuh - Lama arus listrik melewati tubuh

a. Pengetahuan tentang tingkat keparahan kecelakaan listrik terhadap tubuh manusia. b. Pengetahuan tentang hubungan kuat arus listrik, lamanya/ waktu, dan dampak terhadap tubuh.

- Slide 11, 12, 13 - Literatur tentang kelistrikan - Literatur tentang dampak kecelakaan listrik terhadap tubuh.

2 menit

- Bagian tubuh yang dilewati arus listrik. b. Menjelaskan tingkat keparahan akibat kecelakaan listrik dihubungkan dengan waktu dan jumlah kuat arus serta dampak yang ditimbulkan pada tubuh. (termasuk di dalam nya bahaya arus kejut)
10

Jalur Aliran arus listrik melewati jantung

a. Menjelaskan tentang ventricullar Fibrillation yaitu hilangnya pemompaan jantung, hilangnya denyut jantung dan resiko kematian karena kecepatan denyut serambi jantung yang tidak efektif

a. Pengetahuan tentang ventricular fibrillation b. Pengetahuan tentang anatomi tubuh manusia (organ jantung.)

- Slide 14 - Literatur tentang anatomi dan fisiologi tubuh manusia (organ jantung)

2 menit

11 Identifikasi gambar (Lesson learn)

a. Diskusi dengan peserta tentang gambar pada slide. Kondisi yang tidak aman pada peralatan listrik dan dapat menimbulkan potensi over heating. b. Memaparkan bahwa kejadian tersebut banyak dijumpai di kehidupan sehari-hari.

a. Pengetahuan tentang kondisi tidak aman yang berkaitan dengan penggunaan peralatan listrik yang tidak benar a. Pengetahuan tentang analisis gambar/foto pada slide

- Slide 15-16 - Literatur tentang kelistrikan - SHE.WIN.010.R00 (Pengelolaan Instalasi Listrik)

5 menit

12 Peralatan Listrik

a. Menjelaskan tentang GFCI (Ground Fault Circuit Interupter). b. GFCI direkomendasikan untuk dipasang di dalam maupun di luar ruangan. c. Menjelaskan tentang cara mengamankan kabel dengan menggunakan kabel sambungan.

a. Pengetahuan tentang stop Kontak jenis GFCI b. Pengetahuan tentang cara pengamanan kabel

- Slide 17-18

2 menit

- SHE.WIN.010.R00 (Pengelolaan Instalasi Listrik) - Literatur tentang kelistrikan

13 Pembumian /Grounding

a. Menjelaskan pembumian/grounding: - Definisi - Tujuan pembumian - Peralatan yang membutuhkan pembumian b. Peralatan yang memiliki isolasi ganda tidak membu-

a. Pengetahuan tentang pembumian/grounding

- Slide 19, 21, 22, 23, 24 - SHE.WIN.010.R00 (Pengelolaan Instalasi Listrik) - Literatur tentang kelistrikan - SHE.WIN.011.R00 (Pengelolaan

5 menit

tuhkan grounding c. Menjelaskan tentang jarak pemasangan grounding menggunakan batang/ pipa elektroda
14 Pemeriksaan peralatan listrik

peralatan listrik portable)

a. Menjelaskan tentang pemeriksaan peralatan listrik menggunakan voltmeter dan ohmmeter b. Mensimulasikan cara pemeriksaan peralatan listrik (ex: Grinding portable, Solder listrik)

a. Pengetahuan tentang pemeriksaan peralatan listrik b. Pengetahuan tentang pengoperasian alat voltmeter dan ohmmeter c. Pengetahuan tentang cara pemeriksaan peralatan listrik.

- Slide 25-26 - SHE.WIN.010.R00 (Pengelolaan Instalasi Listrik) - Literatur tentang kelistrikan - SHE.WIN.011.R00 (Pengelolaan peralatan listrik portable) - Literatur tentang cara pemeriksaan atau pengukuran alat listrik

7 menit

15

Sambungan penghantar

a. Setiap sambungan dalam sistem harus dibuat dengan baik agar tidak menimbulkan bahaya dalam kondisi normal b. Kesalahan dalam penyambungan dua penghantar dapat menimbulkan bahaya ( kerusakan isolasi)

a. Pengetahuan tentang sambungan penghantar penampang listrik

- Slide 27-28 - Literatur tentang kelistrikan

2 menit

16 Petir

a. Menjelaskan kuat arus listrik yang dihasilkan petir dapat mencapai 5000-200.000 A dengan panas yang dihasilkan : 30.000 C

a. Pengetahuan tentang petir

- Slide 29 - Literatur tentang Petir

1 menit

17 Dasar hukum

a. Menjelaskan peraturan perundangan yang mengatur tentang petir - Permenaker No.02/MEN/1989 tentang instalasi penyalur petir - PUIL 2000

a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan yang mengatur tentang instelasi petir

- Slide 30 - Literatur peraturan tentang petir

1 menit

18 Bahaya Sambaran petir

a. Menjelaskan bahaya sambaran petir, ada 2 tipe

a. Pengetahuan tentang Petir dan bahaya sambaran petir - Slide 31

5 menit

sambaran petir: - Sambaran langsung: langsung pada obyek - Sambaran tidak langsung : sambaran petir melalui tanah/grounding terlebih dahulu kemudian disalurkan ke peralatan rumah tangga. b. Sambaran petir dapat mengakibatkan kebakaran bahkan kematian bila langsung mengenai obyek manusia 19 Sistem proteksi petir a. Bahaya petir dapat dicegah dengan memasang sistem proteksi b. Menjelaskan macam-macam sistem proteksi bahaya sambaran petir. c. Instalasi penyalur petir yang tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan bahaya. d. Tahanan pembumian penyalur petir adalah 5 ohm 15 Post Test a. Pengetahuan tentang sistem proteksi sambaran petir/penyalur petir

- Literatur tentang Petir

- Slide 32, 33, 34 - Literatur tentang Instalasi penyalur petir - Permenaker No. 2/MEN/1989

10 menit

- Soal dan jawaban Post Test

10 menit

DURASI

75 menit

Name of training : PENGAMAN MESIN


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami jenis-jenis peralatan dan bahaya pekerjaan pada mesin yang berputar. b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami jenis-jenis alat pelindung mesin 55 Menit c. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami persayaratan pengaman mesin d. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat bekerja dengan aman dan selamat pada mesin yang berpu tar. Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 Pre test - Soal dan Jawaban Pretest 10 menit

Definisi

a. Menjelaskan tentang definisi dari guarding machine b. Bagian atau proses dari mesin yang dapat mengakibatkan kecelakaan harus dipastikan aman.

a. Pengetahuan tentang guarding machine

- Slide 2, 4 - Literatur tentang pengaman/ machine guarding - SHE.WIN.006.R00

1 menit

Dasar hukum

a. Menjelaskan tentang peraturan perundangan yang terkait dengan guarding machine - UU No. 1 tahun 1970 - Permenaker No. 4 tahun 1985

a. Pengetahuan tentang peraturan perundangan terkait dengan guarding machine.

- Slide 3 - Literatur tentang peraturan perundangan

1 menit

Lesson learned

a. Diskusi dengan peserta tentang fakta mengenai ke-

a. Pengetahuan tentang analisa fakta insiden

- Slide 5

5 menit

celakaan yang terkait dengan alat yang tidak berpelindung

- Literatur tentang fakta insiden

Sumber bahaya yang diakibatkan oleh mesin berputar

a. Menjelaskan bahwa pengaman mesin dapat mencegah bahaya: - kontak langsung dengan tubuh - Benda yang terpental dari proses kerja - Kegagalan mesin - Kegagalan listrik - Human Error

a. Pengetahuan tentang sumber bahaya mesin yang berputar

- Slide 6 - Literatur tentang guarding machine - SHE.WIN.006.R00

3 menit

Titik operasi, bagian penjepit, dan bagian yang bergerak

a. Titik operasi adalah titik di mana pekerjaan sebenarnya terjadi. Titik operasi terbagi atas: cutting, shaping & forming, boring,dll b. Contoh peralatan yang memiliki bagian penjepit: kompresor, As, belts, pulley c. Contoh bagian yang bergerak : gear yang bertautan, sabuk yang bergerak, roda gigi pemotong,dll.

a. Pengetahuan tentang titik operasi, bagian penjepit, dan bagian yang berputar pada mesin. b. pengetahuan tentang contoh peralatan yang memiliki bagian penjepit dan bagian yang bergerak.

- Slide 8, 9, 10, 11 - Literatur tentang guarding machine - SHE.WIN.006.R00

10 menit

Persyaratan pengaman atau pelindung mesin

a. Menjelaskan tentang persyaratan pengaman mesin b.standar yang dipakai pada pengaman adalah tidak ada bagian dari tubuh yang dapat menyentuh bagian yang berputar

a. Pengetahuan tentang persyaratan pengaman mesin

- Slide 12 - Literatur tentang guarding machine - SHE.WIN.006.R00

3 menit

Tipe pelindung mesin

a. Menjelaskan tentang tipe-tipe pelindung mesin - Tipe pelindung permanen - Tipe pelindung interlocking

a. Pengetahuan tentang tipe pelindung mesin

- Slide 13, 14, 15, 16, 17, 18 - Literatur tentang guarding machine

5 menit

- Tipe pelindung otomatis b. Menjelaskan tentang pelindung mesin dengan sistem kendali 2 tangan. c. Memaparkan beberapa contoh peralatan dengan masing-masing contoh pelindung yang ada di area PT TU

- SHE.WIN.006.R00

10

Studi kasus

a. Diskusi dan membuka opini peserta tentang kasus yang ada pada gambar.

a. Pengetahuan tentang guarding mesin

- Slide 19 - Literatur tentang guarding machine - SHE.WIN 006.R00

5 menit

11

Post Test

- Soal dan jawaban Post Test

10 menit

DURASI

55 menit

Name of training : ERGONOMI


Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami bahaya cidera tulang belakang b. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami prinsip pencegahan cedera tulang belakang c. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami penerapan ergonomi di tempat kerja d. Setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami teknik manual handling yang tepat 60 Menit Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 2 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 3 Pre test Definisi a. Menjelaskan tentang pengertian ergonomi a. Pengetahuan tentang definisi ergonomi - Soal dan Jawaban Pretest - Slide 2 - Literatur tentang Ergonomi 10 menit 1 menit

Tujuan penerapan Ergonomi

a. Tujuan penerapan ergonomi adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental melalui pencegahan cedera dan penyakit akibat kerja, serta mengelola dan mengkoordinir kerja secara tepat guna dan meningkatkan produktivitas kerja.

a. Pengetahuan tentang tujuan penerapan ergo- - Slide 3 nomi - Literatur tentang Ergonomi

1 menit

Analisa gambar

a. Membuka opini dan berdiskusi dengan peserta tentang gambar yang ada pada slide b. Gambar tersebut menggambarkan posisi-posisi yang tidak ergonomis

a. Pengetahuan tentang ergonomi b. Pengetahuan tentang analisa gambar

- Slide 4 - Literatur tentang Ergonomi

3 menit

Anatomi Tulang Belakang

a. Menjelaskan tentang anatomi dan struktur tulang belakang b. Posisi yang salah pada saat manual handling dapat menyebabkan penekanan berlebih pada disc-disc tulang belakang yang akan mengakibatkan kelenturan tulang belakang berkurang dan menyebabkan cedera tulang belakang/Low Back Pain

a. Pengetahuan tentang anatomi tulang belakang Slide 5 b. Pengetahuan tentang Ergonomi - Literatur tentang anatomi tulang Belakang - Literatur tentang Ergonomi

2 menit

Cedera Tulang belakang

a. Menjelaskan penyebab cedera tulang belakang b. Posisi yang salah pada saat melakukan aktivitas kerja dapat mengakibatkan sakit pada tulang belakang

a. Pengetahuan tentang cedera tulang belakang - Slide 6 b. Pengetahuan tentang ergonomi - Literatur tentang cedera tulang belakang - Literatur tentang ergonomi a. Pengetahuan tentang Ergonomi - Slide 7 - Literatur tentang ergonomi

2 menit

Aktivitas yang menyebabkan cedera tulang belakang

a. Membuka opini peserta tentang aktivitas yang ada pada gambar b.Posisi-posisi yang terdapat pada gambar dapat mebabkan cedera tulang belakang

2 menit

Prinsip pencegahan cedera tulang belakang

a. Menjelaskan 10 prinsip pencegahan cedera tulang belakang: - Posisikan tubuh pada saat bekerja pada posisi netral - Mengurangi penggunaan tenaga yang berlebih - Beban/peralatan diletakkan pada posisi yang mudah dijangkau - Bekerja pada posisi ketinggian yang benar - Mengurangi penekanan pada satu titik - Kurangi kelelahan dan beban statis - Kurangi perpindahan yang berlebihan - Area harus bersih dari rintangan

a. Pengetahuan tentang prinsip pencegahan ce- - Slide 8-18 dera tulang belakang - Literatur tentang prinsip pencegahan cedera tulang belakang

15 menit

- Melakukan peregangan apabila mengalami kelelahan - Menjaga lingkungan kerja tetap nyaman b. Menjelaskan gambar contoh penerapan prinsip pencegahan 11 Manual Handling a. Menjelaskan tentang definisi dan prinsip manual handling b. Menjelaskan penanganan manual handling - Basic lift/diagonal lift - Power Lift - Tripot lift - Pivot technique c. Melakukan peragaan manual handling d. Menunjuk beberapa peserta untuk memperagakan teknik manual handling 12 Post Test DURASI - Soal dan jawaban Post Test 10 menit 60 menit a. Pengetahuan tentang manual handling - Slide 28-33 15 menit

b. Pengetahuan tentang melakukan simulasi ma- Literatur tentang teknik manual nual handling dling
- Beban untuk peragaan manual

handling

Name of training : PERTOLONGAN PERTAMA GAWAT DARURAT (PPGD) Participant : Learning Outcome: Level : NON SHE a. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami dasar-dasar PPGD b. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami Langkah-langkah DR CAB c. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami cara penanganan luka dan perdarahan d. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami cara penanganan luka bakar e. Setelah mengikuti pelatihan peserta dapat memahami cara penanganan patah tulang 140 MENIT Duration

NO 1

TRAINING SESSION Pendahuluan a. Pembukaan

MAIN POINT

INSTRUCTURE SKILL

RESOURCES

DURATION 1 menit

b. Tata tertib pada saat training c. Tujuan Pelatihan 2 Pre test - Slide 2 - Soal dan Jawaban Pretest a. Menjelaskan tentang hal-hal yang harus diperhatikan pada sebelum melakukan PPGD - Persetujuan korban - Penyakit menular - Alat Pelindung Diri b. Menjelaskan tentang pencegahan resiko terkena infeksi penyakit - Pakai sarung tangan - Lepas sarung tangan dan benda yang terkontaminasi - Cuci tangan dengan menggunakan sabun antiseptik dan air hangat
4 Langkah-langkah DR CAB

10 menit

Pengetahuan dasar PPGD

a. Pengetahuan tentang dasar PPGD

- Literatur PPGD - Slide 4, 5, 6

9 menit

a. Menjelaskan langkah-langkah DR CAB - Danger - Response - Compression - Airway

a. Pengetahuan tentang langkah DR CAB

- Literatur PPGD - Slide 7,8,9,10

10 menit

- Breathing

Penanganan Luka dan Perdarahan

a. Menjelaskan penanganan luka sayat, luka gores, dan a. Pengetahuan tentang penanganan luka sayat, luka lecet luka gores, dan luka lecet b. Penanganan perdarahan hebat

- Literatur PPGD

20 menit

b. Pengetahuan tentang penanganan perdarahan - Slide 14-27 hebat c. Menjelaskan tentang penyangga lengan untuk c. Pengetahuan tentang cara menyangga lengan mengatasi perdarahan untuk mengatasi perdarahan d. Menjelaskan tentang penanganan luka dan perdarahan d. Pengetahuan tentang cara penanganan luka dan spesifik perdarahan spesifik e. Pengetahuan tentang penanganan luka bakar di e. Menjelaskan tentang penanganan perdarahan di kepala kepala f. Pengetahuan tentang penanganan perdarahan f. Menjelaskan tentang penanganan perdarahan hidung hidung g. Pengetahuan tentang penanganan perdarahan di g. Menjelaskan tentang penanganan perdarahan mulut mulut h. Pengetahuan tentang penanganan perdarahan di h. Menjelaskan tentang penanganan perdarahan telinga mulut i. Pengetahuan tentang penanganan luka pada i. Menjelaskan tentang penanganan luka pada mata. mata j. Menjelaskan tentang penanganan luka memar k. Praktek j. Pengetahuan tentang penanganan luka memar k. Pengetahuan tentang praktek cara menyangga lengan - Literatur PPGD 30 menit

Luka Bakar

a. Menjelaskan tentang penyebab dan klasifikasi luka a. Pengetahuan tentang Luka bakar bakar b. Menjelaskan tentang ciri-ciri luka bakar berdasarkan b. Pengetahuan tentang Luka bakar tingkatan nya c.Menjelaskan tentang perhitungan luas luka bakar rule of c. Pengetahuan tentang luas luka bakar rule of 9 9 d. Menjelaskan tentang penanganan luka bakar: - Luka bakar kecil - Luka bakar luas - Luka bakar pada wajah - Luka bakar akibat tersengat listrik - Luka bakar akibat bahan kimia d. Pengetahuan tentang penanganan Luka Bakar

15 menit

- Slide 29-39

Dislokasi dan Patah Tulang

a. Menjelaskan tentang pengertian dan tanda dislokasi b. Menjelaskan tentang penanganan Dislokasi c. Menjelaskan tentang dampak patah tulang d. Menjelaskan tentang jenis dan gejala patah tulang

a. Pengetahuan tentang Dislokasi b. Pengetahuan tentang Dislokasi c. Pengetahuan tentang patah tulang d. Pengetahuan tentang patah tulang

- Literatur PPGD - Slide 41-53

15 menit

e. Menjelaskan tentang penanganan patah tulang f. Menjelaskan tentang dasar pembidaian g. Praktek pembidaian

e. Pengetahuan tentang penanganan patah tulang f. Pengetahuan tentang dasar pembidaian g. Pengetahuan tentang pembidaian
DURATION

30 menit

140 menit