Anda di halaman 1dari 2

Analisis : Terlihat ada dua bagian output.

Pada bagian pertama output, terlihat ada Expected N atau jumlah warna permen yang diharapkan terbeli. Oleh karena dipakai distribusi yang seragam, maka yang dharapkan sama rata, yaitu 25% (100% dibagi 4 warna), atau dalam kasus masing-masing 25. Sedang kolom Residual adalah selisih antara jumlah yang dibeli dengan jumlah yang diharapkan (seperti pada baris pertama adalah 35-25=10).

Hipotesis: Hipotesis untuk kasus ini: o o Ho: Sampel ditarik dari Populasi yang mengikuti distribusi seragam. Atau 4 warna permen yang ada disukai konsumen secara merata. Hi: Samel bukan berasal dari Populasi yang mengikuti distribusi seragam. Atau setidakya sebuah warna permen lebih disukai daripada setidaknya sebuah warna yang lain.

Pengambilan Keputusan: Ada dua dasar pengambilan keputusan: Berdasarkan perbandingan Chi-Square Uji dan tabel o o Jika Chi-Square Hitung < Chi-Square Tabel Ho diterima. Jika Chi-Square Hitung > Chi-Square Tabel Ho ditolak.

Chi-Square Hitung-lihat pada output SPSS- adalah 13,520. Sedang Chi-Square tabel bisa dihitung pada tabel Chi-Square, dengan = 5%, dan df= 3 (lihat output SPSS atau dari rumus k 1, di mana k dalam kasus adalah jumlah warna). Di dapat Chi-Square tabel adalah 7,814. Oleh karena Chi-Square Hitung > Chi-Square tabel (13,520 > 7,814), maka Ho ditolak.

Berdasarkan Probabilitas: o o Jika probabilitas > 0,05, Ho diterima. Jika probabilitas < 0,05, Ho ditolak.

Keputusan: Terlihat bahwa pada kolom Asymp, Sig/Asymptotic significance adalah 0,004, atau probabilitas mi Dari kedua analisis di atas, bisa diambil kesimpulan yang sama, yaitu Ho ditolak atau distribusi populasi ternyata tidak seragam, atau konsumen ternyata tidak mempunyai kesukaan yang sama

NB: Simpan output di atas dengan nama chi_square_nonpar. Penutup: Uji keselarasan dalam kasus di atas adalah penerapan untuk uji keselarasan dengan distribusi uniform/seragam. Nemun uji bisa diperluas dengan normal,poisson, bionomial dan lainnya. Di sini prosedur pengujian dan pemasukan inut sama, hanya distribusi teoritis atau dalam output SPSS disebut expected N yang berbeda dalam pengisiannya. Untuk input pola distribusi tertentu, dari prngisian Chi-Square di SPPSS, pada pilihan Expected Value, pilih option Values, lalu masukkan angka/nilai yang dikehendaki, kemudian tekan Add. Demikian pengisian berulang-ulang sampai sesuai dengan jumlah data. Hanya di sini diperhatikan bahwa nilai dihitung kumulatif oleh SPSS. Sebagai contoh, pemasukan nilai 1 dan 2 (yang berjumlah 3), akan dimasukkan dalam output sebagai 1/3 atau 2/3.