Anda di halaman 1dari 29

DESIMINASI AWAL

Praktek Klinik Keperawatan Komunitas Stikes Satria Bhakti Nganjuk Di Desa Balong Pacul Kec. Nganjuk Kab. Nganjuk 2012

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Desa Balong Pacul terletak di Kec Nganjuk mempunyai wilayah 106 Ha mempunyai batas : Utara :Desa Puhkerep, Kec. Rejoso Selatan :Desa Putren, Kec. Sukomoro Barat :Desa Kedungdowo, Kec. Nganjuk Timur :Desa Putren, Kec. Sukomoro

Tujuan Tujuan Umum Setelah dilakukan praktek keperawatan komunitas diharapkan masalah kesehatan yang ada di lingkungan masyarakat Desa Balong Pacul dapat diatasi sedini mungkin. Tujuan Khusus Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat di Desa Balong Pacul Untuk mengetahui permasalahan kesehatan yang ada di Desa Balong Pacul Meningkatkan kemampuan individu, keluarga, kelompok khusus dan masyarakat untuk melaksanakan keperawatan dasar dalam rangka mengatasi masalah kesehatan keluarga rawan yang memerlukan pembinaan dan pelayanan keperawatan dapat diatasi sedini mungkin kasus-kasus resiko tinggi yang memerlukan tindakan keperawatan dapat diatasi sedini mungkin

III. Manfaat a. Bagi mahasiswa Dapat menambah pengetahuan tentang keperawatan komunitas Dapat mengidentifikasi masalah yang ada di masyarakat Dapat menentukan solusi bersama masyarakat untuk menyelesaikan masalah kesehatan b. Bagi Masyarakat Setelah dilakukan praktek keperawatan di Komunitas diharapkan masyarakat mampu untuk meningkatkan kesehatan secara mandiri c. Bagi Institusi Kesehatan Sebagai bahan diskusi dalam pelajaran keperawatan komunitas di pendidikan d. Bagi Profesi Kesehatan Dapat mengaplikasikan asuhan keperawatan komunitas secara professional

PENGKAJIAN I. DATA DEMOGRAFI A. Berdasar usia dan jenis kelamin


usia penduduk

Jenis kelamin

5% 7%

8%

Balita 5 19 tahun

14%

21%

20 29 tahun 30 34 tahun 35 44 tahun 45 59 tahun

48% 52%

19%

13%

60 69 tahun 70 tahun

13%

laki-laki

perempuan

Pendapatan penduduk

Kehamilan ke-

14%

29%

57%

0%

1 2 3 >3

BALITA DALAM KELUARGA 21%


keluarga yang mempunyai balita

79%

keluarga tidak yang mempunyai balita

ANALISA DATA
NO 1 DS Berdasarkan wawancara tanggal 18 April 2012 mayoritas warga di Desa Balongpacul mengatakan mempunyai letak kandang di dalam rumah, pembuangan sampah yang berjarak < 5 m dari rumah, Lantai rumah dari tanah, Tempat penampungan sampah terbuka, tidak ada cahaya yang masuk kedalam rumah dikarenakan tidak ada genting kaca. DO
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. Letak Kandang di dalam rumah (55,15%) Kondisi kandang tidak bersih(38,52 % ) Kebiasaan BAB sembarangan (3,31 % ) Jarak pembungan sampah <5m dari rumah (54, 07 %) Membuang sampah di sembarang tempat (5, 46 %) Lantai rumah dari tanah (52,42 %) Tempat penampungan sampah terbuka (89, 16 %) Penampungan air dalam kondisi terbuka (50, 26 % ) Kondisi air berwarna (8, 02 %) Jarak sumber air dengan septic tank <10m (51,47 % ) Kondisi saluran pembuangan tersumbat/tergenang (25,55 %) Rumah yang tidak mempunyai jendela (41,19%) Rumah yang pencahayaannya remangremang (51,98%) Membuang sampah di sembarang tempat (5,46%) Tempat penampungan sampah terbuka (89,16%) Terdapat jentik di 78 rumah

MASALAH Resiko timbulnya penyakit menular (Diare, DHF, Thypoid, ISPA, dll) b/d kurangnya kesadaran masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan `

NO 2

DS Berdasarkan wawancara tanggal 18 April 2012 pada beberapa lansia di Dsn.Balongpacul dan Dsn. Karangasem, Desa Balongpacul wilayah kerja Puskesmas Nganjuk Kabupaten Nganjuk mengatakan sebagian kecil tidak mengetahui adanya posyandu lansia dan sebagian besar yang mengetahui tidak ikut dalam posyandu lansia dengan alasan sibuk bekerja, merasa dirinya sehat, tidak ada yang mengantar, dan malu.

DO 1. Jumlah lansia dalam keluarga sebanyak (46,26%) 2. Lansia yang memiliki keluhan penyakit (44,76%) 3. Jenis penyakit yang diderita lansia Asma (1,06%) TBC (2,13%) Hipertensi (31,91%) Kencing Manis (1,06%) Reumatik/atritis (41,49%) Katarak (3,19 %) Lain-lain (26,60%) 4. Sudah ada posyandu lansia di tempat lansia 5. Lansia yang mengikuti posyandu lansia (20,95%) 6. Alasan tidak mengikuti posyandu karena tidak tahu (37,14%)

MASALAH Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan lansia b/d kurangnya pengetahuan lansia dan keluarga dalam memelihara kesehatan lansia

NO 3

DS

DO

MASALAH Gizi buruk b/d kurangnya pengetahuan ibu tentang nutrisi anak, kurangnya kemampuan keluarga untuk mencukupi kebutuhan nutrisi anak

Berdasarkan wawancara Balita yang mempunyai KMS tanggal 25 April 2012 dengan berada di bawah garis merah petugas kesehatan Ds. ada 10 balita Balongpacul terdapat 10 balita dengan KMS berada di bawah garis merah pada bulan maret.

INTERVENSI
NO DIAGNOSA TUJUAN
1
Resiko timbulnya penyakit menular (Diare, DHF, Thypoid, ISPA, dll) b/d kurangnya kesadaran masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan Setelah dilakukan tindakan keperawata n selama 3x pertemuan diharapkan masyarakat Dusun Balong Masyarakat Ds. Balongpacul

SASARAN
Ketua Rt 1-6 Ds. Balongpacul (beserta kader)

RENCANA TINDAKAN
a. memberikan penyuluhan tentang PHBS (pentingnya penerangan rumah pada siang hari, menjaga kebersihan kandang ternak, pencegahan DBDtypus-ISPA- diare, dampak BAB sembarangan). membuat leaflet dan pemasangan poster tentang PHBS

KRITERIA
Psikomotor

STANDAR T
Kriteria hasil : Masyaraka t mampu menjaga kebersihan kandang, jamban ,tempat pembuanga n sampah, produksi air Terlaksana nya arisan jamban

b. bergotong royong bersama masyarakat dalam membuat tutup jamban (cemplung), pemasangan genting kaca dan kerja bakti membersihkan lingkungan
c. mereorganisasi kembali pokja kesehatan lingkungan dan pengkaderan pengawas jentik d.mengadakan jumat bersih e.membentuk kegiatan arisan jamban (diskusi)

Pacul dan
Karang Asem : Menyadari pentingnya PHBS

verbal

Mengerti tentang : PHBS

NO DIAGNOSA TUJUAN 2
Resiko terjadinya peningkatan angka kesakitan lansia b/d kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara kesehatan lansia Setelah dilakukan tindakan keperawata n selama 1x pertemuan diharapkan masyarakat Dusun Balong Pacul dan Karang Asem mampu memberika n perawatan kepada lansia supaya tidak terjadi peningkatan masalah kesehatan pada lansia

SASARAN
Kader dan lansia Ds. Balongpacul

RENCANA TINDAKAN
a. memberikan penyuluhan tentang hipertensi b. melakukan promosi kegiatan posyandu lansia di dusun balong pacul c. mengaktifkan kegiatan posyandu lansia di dusun karang asem

KRITERIA
Verbal

STANDART
Lansia dapat memahami hipertensi dan cara penangulang annya Lansia dapat memahami pentingnya posyandu lansia dan mau memeriksaka n kesehatan secara rutin Posyandu lansia dapat kembali aktif dan berperan sebagaimana fungsinya

d. melatih senam lansia pada kader dan para lansia.

Psikomotor

NO

DIAGNO SA
Gizi buruk b/d kurangnya pengetahu an ibu tentang nutrisi anak, kurangnya kemampu an keluarga untuk mencukup i kebutuhan nutrisi anak.

TUJUAN
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x pertemuan diharapkan para ibu mampu melakukan usaha-usaha untuk meningkatka n kesehatan balitanya

SASARAN RENCANA TINDAKAN


Ibu yang
mempunyai balita dengan di Ds.

KRITERIA

STANDART

Memberikan
penyuluhan tentang gizi balita, proses pertumbuhan dan

Verbal

a. Ibu memahami
tentang pemenuhan gizi balita, proses

Balongpacul

perkembangan balita.

pertumbuhan
dan perkembangan balita, nutrisi

balita.
Psikomotor

b.Ibu mau berusaha

memenuhi
kebutuhan nutrisi balitanya

Terima Kasih