Anda di halaman 1dari 1

Di sisi lain, penyediaan jumlah tim maintenance yang banyak akan menjadi cost, k arena dengan banyaknya tim

maintenance akan meningkatkan operation cost, tetapi kurangnya tim maintenance akan menyebabkan cost tinggi karena akan menimbulkan d owntime yang akan mengurangi profit perusahaan. Sistem maintenance yang dilakuka n adalah preventive maintenance, corrective maintenance dan gabungan keduanya. T iap mesin memiliki sistem maintenance yang berbeda-beda. Tetapi pada kenyataanny a terdapat jumlah breakdown time yang cukup besar pada beberapa mesin yang dapat mengganggu proses produksi. Untuk penentuan jumlah tim maintenance dilakukan dengan metode Life Cycle Cost ( LCC). Pada LCC dilakukan perhitungan terhadap maintenance cost, operating cost, shortage cost, population cost dan purchasing cost sehingga dapat dilakukan pene ntuan jumlah tim maintenance yang optimal dengan cost yang minimal.