Anda di halaman 1dari 9

EFUSI PERICARDIUM EC PERKARDITIS TUBERKOLUSIS

ANATOMY DAN FISIOLOGI Jantung terletak di dalam rongga mediastinum dari rongga dada diantara kedua paru.Terdapat selaput yang mengitari jantung yang disebut perikardium, terdiri dari dua lapisan: Perikardium parietalis : lapisan luar melekat pada tulang dada dan paru Perikardium viseralis : lapisan permukaan jantung/ epikardium

Pericardium sendiri terdiri dari lapisan fibrosa dan serosa, di dalam cavum pericardii berisi cairan yang normalnya berkisar anatara 15 - 50 cc yang berfungsi sebagai pelumas agar tidak ada gesekan antara pericardium dan epicardium. Cairan ini diduga berasal dari proses pleura visceral dan merupakan suatu proses ultarfiltrat dari plasma. Selain itu fungsi dari perkardium adalah untuk melindungi jantung terhadap invasi dari suatu tumor ganas, membuat jantung tetap berada di dalam mediastinum jantung dan mencegah expansi dari jantung yang berlebihan pada saat terjadinya peningkatan dari tekanan di pembuluh darah. Komposisi dari cairan pericardium ini menurut Ben Horin et al (2005) antara lain berupa laktat dihidrogenase (LDH), protein dan limfosit.

STRUKTUR JANTUNG Dinding jantung terdiri dari 3lapisan : 1. 2. 3. Lapisan luar (epikardium) Lapisan tengah (Miokardium) Lapisan dalam (endokardium)

Ruang Ruang Jantung Jantung terdiri dari 4 ruang, yaitu 2 berdinding tipis disebut atrium(serambi) dan 2 berdinding tebal disebut ventrikel (bilik) 1. Atrium

a.

Atrium kanan berfungsi sebagai penampung darah rendah oksigen dari seluruh

tubuh. Kemudian darah dipompakan ke ventrikel kanan melalui katub dan selanjutnya ke paru. b. Atrium kiri menerima darah yang kaya oksigen dari kedua paru melalui 4 buah vena

pulmonalis. Kemudian darah mengalir ke ventrikel kiri melalui katub dan selanjutnya ke seluruh tubuh melalui aorta. Kedua atrium dipisahkan oleh sekat yang disebut septum atrium.

2.

Ventrikel Merupakan alur alur otot yang disebut trabekula. Alur yang menonjol disebut

muskulus papilaris, ujungnya dihubungkan dengan tepi daun katub oleh serat yang disebut korda tendinae. a.

atrioventrikuler

Ventrikel kanan menerima darah dari atrium kanan dan dipompakan ke paru melalui

arteri pulmonalis b. Ventrikel kiri menerima darah dari atrium kiri dan dipompakan keseluruh tubuh

melalui aorta Kedua ventrikel dipisahkan oleh sekat yang disebut septum ventrikel.

Katup Katup Jantung 1. Katup atrioventrikuler

Terletak antara atrium dan ventrikel. Katup yang terletak diantara atrium kanan dan ventrikel kanan mempunyai 3 buah daun katup ( trikuspid). Sedangkan katup yang terletak diantara atrium kiri dan ventrikel kiri mempunyai dua buah daun katup ( Mitral).

Memungkinkan darah mengalir dari atrium ke ventrikel pada fase diastole dan mencegah aliran balik pada fase sistolik. 2. a. Katup Semilunar Katup Pulmonal terletak pada arteri pulmonalis dan memisahkan pembuluh ini dari

ventrikel kanan. b. Katup Aorta terletak antara ventrikel kiri dan aorta.

Kedua katup ini mempunyai bentuk yang sama terdiri dari 3 buah daun katup yang simetris. Danya katup ini memungkinkan darah mengalir dari masing-masing ventrikel ke arteri selama sistole dan mencegah aliran balik pada waktu diastole.

Pembukaan katup terjadi pada waktu masing-masing ventrikel berkontraksi, dimana tekanan ventrikel lebih tinggi dari tekanan didalam pembuluh darah arteri.

Pembuluh Darah Koroner 1. Arteri Dibagi menjadi dua : Left Coronary Arteri (LCA) : left main kemudian bercabang besar menjadi: left

anterior decending arteri(LAD), left circumplex arteri (LCX) Right Coronary Arteri

2. Vena: vena tebesian, vena kardiaka anterior, dan sinus koronarius.

Gambar 2. Anatomi Jantung dan pembuluh Darah Koroner

FUNGSI SISTEM KARDIOVASKULER Lingkaran sirkulasi dapat dibagi atas dua bagian besar yaitu sirkulasi sistemik dan sirkulasi pulmonalis Sirkulasi Sistemik 1. 2. 3. 4. 5. Mengalirkan darah ke berbagi organ Memenuhi kebutuhan organ yang berbeda Memerlukan tekanan permulaan yang besar Banyak mengalami tahanan Kolom hidrostatik panjang

Sirkulasi Pulmonal 1. 2. 3. 4. 5. Hanya mengalirkan darah ke paru Hanya berfungsi untuk paru Mempunyai tekanan permulaan yang rendah hanya sedikit mengalai tahanan Kolom hidrostatik pendek

Sirkulasi Koroner Sirkulasi koroner meliputi seluruh permukaan jantung dan membawa oksigen untuk miokardium melalui cabang cabang intar miokardial yang kecil. Aliran darah koroner meningkat pada: 1. Aktifitas

2. 3.

Denyut jantung Rangsang sistem syaraf simpatis

PERTIMBANGAN BIOFISIKA Hubungan antara aliran, tekanan, dan tahanan: 1. Aliran darah: perbedaan tekanan dan hambatan aliran darah sepanjang pembuluh (vasculer resistance) 2. Tekanan darah Adalah tenaga yang diupayakan oleh darah untuk melewati setiap unit atau daerah dari dinding pembuluh darah.

3.

Resistensi Terhadap Aliran darah. Dikenal dengan SVR (sistemic vasculer resistance ) dan PVR (Pulmonal vasculer

reristance). Ditentukan oleh diameter pembuluh darah dan viscositas.

SISTEM KONDUKSI ATAU HANTARAN Di dalam otot jantung terdapat jaringan khusus yang mengahntarkan aliran listrik. Jaringan tersebut mempunyai sifat-sifat khusus: 1. 2. 3. 4. Otomatisasi Irama : menimbulkan impuls/rangsang secara spontan : pembentukan rangsang yang teratur

Daya konduksi : kemampuan untuk menghantarkan Daya rangsang : kemampuan bereaksi terhadap rangsang

Perjalan impuls/rangsang dimulai dari: 1. 2. 3. Nodus SA (sino atrial) traktus iternodal Brachman bundle Nodus AV (atrio ventrikel) Bundle of HIS ( bercabang menjadi dua: kanan dan kiri): - Rihgt bundle branch - Left bundel brac 4. Sistem PURKINJE

SIKLUS JANTUNG 1. 2. 3. 4. 5. Fase kontraksi isovolumetrik Fase ejeksi cepat Fase diastasis Fase pengisian cepat Fase relaksasi isovolumetrik

FAKTOR FAKTOR PENENTU KERJA JANTUNG Faktor jantung dipengaruhi oleh 4 faktor utama yang saling berkaitan dalam menentukan isi sekuncup (stroke volume) dsan curah jantung (cardiac output)

Beban Awal (Preload)

1.

Derajat dimana otot jantung diregangkan sebelum ventrikel kiri berkontraksi

(ventrikel end diastolic volume) 2. 3. Berhubungan dengan panajng otot jantung, regangan dan volume. Semakin regang serabut otot jantung pada batas tertentu semakin kuat kontraksi.

Faktor penentu beban awal: 1. 2. 3. 4. Insufisiensi mitral beban awal Stenosis mitral beban awal volume sirkulasi Obat-obatan : vasokontriktor , vasodilator

Beban Akhir (Afterload) 1. 2. 3. Tahanan yang harus dihadapi saat darah keluar dari ventrikel kiri Beban untuk membuka katup aorta dan mendorong darah selama fase sistolik. Systemic vascular resistance (SVR)

Faktor penentu beban akhirr: 1. 2. 3. 4. Stenosis aorta meningkatkan beban akhir Vasokontriksi perifer meningkatkan beban akhir Hipertensi meningkatkan beban akhir obat-obatan.

Kontraktilitas Hukum Frank Straling Makin besar isi jantung sewaktu diastole semakin besar jumjalh darah yang

dipompaakan ke aorta

Dalam batas-batas fisiologis jantung memompkan keseluruh tubuh darah yang

kembali ke jantung tanpa menyebabklan penumpukan di vena Jantung dapat memompakan jumlah darah yang sedikit ataupun jumlah darah yang

besar bergantung pada jumlah darah yang mengalir kembali ke vena

Frekuensi Jantung

Patofisiologi Blood pressure =

Cardic out put

Tahanan perifer

HR x Stroke Volume Kontrol Lokal Pre load After load Kontraktilitas

Kontrol Hormonal

Kontrol system syaraf simpatik

EPIDEMIOLOGI Referensi