P. 1
ASKEP ABORTUS

ASKEP ABORTUS

|Views: 181|Likes:
Dipublikasikan oleh Hendri Ty
asuhan keperawatan, askep, abortus
asuhan keperawatan, askep, abortus

More info:

Published by: Hendri Ty on Aug 13, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2015

pdf

text

original

perawatmasadepanku@blogspot.

com
Join With Us : Email : hendritriyulianto@gmail.com Facebook : Hendri Ty

Kunjungi dan D a p a t k a n !!! Kumpulan Askep Lengkap Hanya

Di

:

perawatmasadepanku@blogspot.com
F r e e D o w n l o a d & F r e e C o p y

Pembaca yang budiman, dimohon memberikan komentar, saran dankritik yang membangun…Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua…Aminn

Dapat kan kemudahan dalam mencari askep, dengan bergabungmenjadi member kami… Join With Us

Terima kasih …! Selamat membaca…!

FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. S DENGAN DIAGNOSA MEDIS ABORTUS INCOMPLET

A.

IDENTITAS PASIEN Nama Umur Status perkawinan Agama : Ny. S : 37 tahun : kawin : Islam

Suku Pendidikan Nama suami Umur Alamat Pekerjaan Diagnosa medis Tanggal MRS

: Jawa : SLTA : Tn. SM : 40 tahun : Karasan Palbapang Bantul : Swasta : Abortus inkomplit : 11 Oktober 2007 jam 00.15

II.

STATUS KESEHATAN SAAT INI a. Keluhan utama Klien mengeluh keluar darah lewat vagina sejak hari senin, terasa nyeri pada perut dan pinggang, kenceng-kenceng, nyeri tidak menyebar, skala 7 b. Faktor pencetus Kurang lebih 1 minggu sebelum masuk rumah sakit sekarang ini, klien pernah dirawat di rumah sakit dengan diagnosa abortus imminent. Klien hamil 5 bulan/20 minggu, G2 P1 A0 c. Timbulnya keluhan : bertahap d. Usaha yang dilakukan untuk mengurangi keluhan Pasien di rumah bedrest, tapi tetap nyeri di perut dan pinggang, masih terasa kenceng-kenceng dan akhirnya dibawa ke rumah sakit. e. Riwayat obstetri    Menarche usia : 12 tahun Menstruasi : teratur setiap bulan selama 8 hari

Karakteristik : nyeri pada hari pertama menstruasi

III.

RIWAYAT KELUARGA Keluarga tidak ada yang menderita penyakit serius

Keterangan

:

= laki-laki = perempuan = meninggal ----- = tinggal serumah

= pasien = garis keturunan = garis perkawinan

IV.

RIWAYAT KESEHATAN a. Penyakit yang pernah dialami : tidak ada b. Kecelakaan/operasi c. Alergi d. Imunisasi e. Kebiasaan yang merugikan : tidak ada : tidak ada : vaksin TT : tidak ada

V.

PEMERIKSAAN FISIK a. Keadaan Umum b. BB TB c. Tanda vital : compos mentis : 60kg : 158 cm : TD N d. Kepala e. Leher = 100/70 mmHg = 92 X/menit RR S = 28X/menit = 37 C

: mesochepal : tidak ada peningkatan JVP tidak ada pembesaran kelenjar tiroid

f. Telinga

: simetris kiri dan kanan, tidak ada serumen, bersih dan tidak bau

g. Hidung h. Tenggorokan i. Dada j. Abdomen

: simetris, jalan nafas lancar : tidak ada gangguan menelan : payudara tidak mengeluarkan ASI : tidak ada pembesaran vena abdomen, nyeri tekan nyeri tekan pada abdomen

k. Genetalia

: keluar lendir darah, warna merah, tidak ada tidak ada hemoroid, terpasang DC ukuran 16 sejak 11 Oktober 2007

l. Muskuloskeletal

: gerakan normal, tidak ada gangguan, tidak ada edema, tangan kiri terpasang infus RL 20 tpm.

VI.

PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA a. Persepsi dan pemeliharaan kesehatan Bila sakit, klien selalu memeriksakan kesehatannya ke puskesmas, selama hamil, klien pernah dirawat di RSUD Panembahan Senopati pada bulan September dengan diagnosa abortus imminent. b. Nutrisi dan metabolisme Diet RS habis tiap porsi, pasien minum 5-6 gelas per hari c. Eliminasi Pasien BAB satu kali per hari, konsistensi lunak, warna kuning bau khas feses. Pasien terpasang DC ukuran 16 sejak 11 Oktober 2007 d. Aktivitas dan latihan Selama hamil pasien melakukan aktivitas mandiri, tetapi setelah didiagnosa abortus imminent, pasien bedrest selam beberapa hari, tapi setelah itu pasien aktivitas lagi seperti semula, akhirnya klien masuk rumah sakit. Selama di rumah sakit pemenuhan ADL pasien dibantu oleh keluarganya e. Istirahat dan tidur Sebelum masuk rumah sakit, klien tidur 6-7 jam sehari,. Setelah masuk rumah sakit dan post kuretase klien tidur 5-6 jam sehari f. Persepsi dan kognitif Pasien pendidikannya SLTA, pertanyaan yang di ajukan oleh perawat dijawab dengan lancar g. Persepsi terhadap diri sendiri Klien merasa sedih karena anak yang dikandungnya mengalami keguguran, padahal pasien ingin punya anak lagi h. Hubungan dan peran Hubungan klien dengan keluarga baik dan hubungan klien dengan masyarakat juga baik i. Seksual dan reproduksi Selama hamil melakukan hubungan seksual kadang 1-2 minggu sekali, tetapi setelah didiagnosa abortus imminent, klien tidak melakukan hubungan seksual lagi karena takut terjadi apa-apa dengan janinnya. j. Stres dan koping

Jika ada masalah, klien selalu melakukan musyawarah dengan suaminya. k. Kepercayaan dan nilai Klien beragama islam dan rajin beribadah

VII.

PROFIL KELUARGA Klien anak kedua dari lima bersaudara, orang tua klien sudah meninggal. Suaminya adlah anak ketiga dari empat bersaudara, orang tuanya juga sudah meninggal dunia. Klien mempunyai 1 orang anak laki-laki berusia 13 tahun.

VIII.

KELUARGA BERENCANA Selama 7 tahun setelah kelahiran anak pertama, klien menggunakan IUD. Setelah itu klien melepas IUD karena ingin punya anak lagi.

IX.

PEMERIKSAAN PENUNJANG  Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 11 Oktober 2007 Hb AL AT Gol. Darah PPT APTT Control PPT Control APTT HbsAg : 10,6 gr% : 13,8 ribu : 308 ribu :O : 13,1detik : 34,6 detik : 13,8 detik : 35,7 detik : negative

X.

TERAPI Hari/tanggal Kamis 11-10-2007 Jenis terapi Amoxicilin Asam mefenamat Transfusi darah IV Penambah darah Rute Oral Oral Dosis 3X1 3X500 mg Indikasi Antibiotik Analgetik

Jumat 12-10-2007

Amoxicillin Asam mefenamat Transfusi darah

Oral Oral

3X1 3X500 mg

Antibiotik Analgetik

IV

Penambah darah

XI. ANALISA DATA Data DS : Pasien mengatakan nyeri sekali pada perut bagian bawah dan pada pinggang, durasinya 5 menit, rasanya mules sekali dan skalanya 7 DO : - pasien meringis menahan sakit - gelisah, merintih kesakitan - fokus pada diri sendiri - tingkah laku berhati-hati - posisi untuk mengurangi nyeri Kontraksi uterus Nyeri akut Etiologi Masalah

DS : Pasien mengatakan sejak senin pagi keluar darah cair dan menggumpal DO : - konjungtiva anemis Perdarahan PK anemia

- pasien tampak pucat - pasien lemah DS : Pasien mengatakan takut dengan apa yang akan terjadi nanti DO : - kontak mata buruk - gelisah - pandangan sekilas - pergerakan tangan kaki tidak bermakna DS : DO: - tindakan kuretase - terpasang infuse RL pada tangan kiri sejak 11 Oktober 2007 - terpasang DC ukuran 16 sejak 11 Oktober 2007 Prosedur invasif Resiko infeksi Perubahan status kesehatan Cemas

DS : Pasien mengatakan semua kegiatan dibantu oleh suami karena badan lemah DO : - pasien lemah - Pasien bedrest - Makan minum di bantu - Toileting dibantu - Mobilisasi dibantu Kelemahan Defisit self care

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->