KEJAHATAN BERAT HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA

Bab I Permasalahan
Apakah pemerintah serius atau tidak dalam mencari pelaku utama dan menghukum berat terhadap pelaku Kejahatan Berat Hak Asasi Manusia di Indonesia?

Latar belakang dan pengertian HAM I. Normatif (Pengertian dan Hakikat Hak Asasi Manusia) Secara teoritis Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu anugerah Allah yang harus dihormati, dijaga, dan dilindungi. Sedangkan hakikat Hak Asasi Manusia sendiri adalah merupakan upaya menjaga keselamatan eksistensi manusia secara utuh melalui aksi keseimbangan antara kepentingan perseorangan dengan kepentingan umum. Begitu juga upaya menghormati, melindungi, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia menjadi kewajiban dan tangung jawab bersama antara individu, pemeritah (Aparatur Pemerintahan baik Sipil maupun Militer), dan negara. Berdasarkan beberapa rumusan hak asasi manusia di atas, dapat ditarik kesimpulan tentang beberapa sisi pokok hakikat hak asasi manusia, yaitu : a. HAM tidak perlu diberikan, dibeli ataupun di warisi, HAM adalah bagian dari manusia secara otomatis. b. HAM berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, etnis, pandangan politik atau asal usul sosial, dan bangsa. c. HAM tidak bisa dilanggar, tidak seorangpun mempunyai hak untuk membatasi atau melanggar hak orang lain. Orang tetap mempunyai HAM walaupun sebuah negara membuat hukum yang tidak melindungi atau melanggar HAM.[1]

Marsinah. Tanggal 8 Mei 1993. Pembantaian dipemakaman santa Cruz. bahkan bertolak belakang. seperti yang dikutip dari http//:www. Prof Bambang Wijayanto SH dalam bukunya “Mendobrak Otoitarian Membangun Demokrasi” bahkan menyebutkan istilah pelanggaran dalam konteks HAM adalah upaya sadar untuk mendekonstruksi derajat kualitas kejahatan suatu tindakan (hal 182) [2}). Pemuda Timor yang mengikuti prosesi pemakaman rekannya 200 orang meninggal 1993 : 1.sekitarkita. . Fakta dan Realita yang Ada Tentang HAM di Indonesia) Jika melihat hakikat HAM yang sebenarnya. Pembunuhan terhadap seorang aktifis buruh perempuan. adalah sebagai berikut : 1991 : 1. Dili terjadi oleh ABRI terhadap pemuda. Untuk itu istilah yang tepat adalah Kejahatan terhadap HAM Berikut ini akan ditampilkan beberapa contoh pelanggaran HAM di Indonesia selama Orde Baru sepanjang tahun 1990-1998.Bab II. HAM yang katanya sangat dilindungi dan dihormati di injak-injak begitu saja oleh orangorang yang tidak bertanggung jawab.com. Akan tetapi realitas yang ada tidak seperti itu. tentu akan sangatlah indah dibayangkan apabila HAM yang terjadi di Indonesia benar-benar seperti itu.

Kasus tanah Balongan 3. Ketika mereka memprotes penggusuran tanah mereka 6. Kerusuhan anti Kristen di Tasikmalaya. Kerusuhan Situbondo. Ribuan jiwa meninggal. puluhan Gereja di bakar 7. puluhan perempuan di perkosa dan harta benda hilang. Kasus pembantaian mereka yang di duga pelaku dukun santet di Ja-Tim 1998 : 1. dimana korban jatuh karena ditembak aparat. Tanggal 13-15 Mei 1998 . Kasus tanah Kemayoran 2. Sengketa tanah Manis Mata 5. Kerusuhan Sambas Sangvaledo. Sengketa antara penduduk setempat dengan pabrik kertas Mucura Enim mengenai pencemaran lingkungan 4. (30 Desember 1996) 1997 : 1.1996 : 1. (26 Desember 1996) 2. Kasus Waduk Nipoh di Madura. Peristiwa ini dikenal dengan kerusuhan Tasikmalaya. Aparat keamanan bersikap pasif dan membiarkan. Kerusuhan Mei di beberapa kota meletus.

Pembunuhan terhadap beberapa mahasiswa Trisakti di Jakarta. .2. dua hari sebelum kerusuhan Mei 3. Contoh-contoh di atas hanyalah sebagian pelanggaran HAM yang ada di Indonesia. dan lain-lain. masih banyak contoh-contoh lain yang tidak dapat semuanya ditulis disini. Pembunuhan terhadap beberapa mahasiswa dalam demontrasi menentang Sidang Istimewa 1998. Peristiwa ini terjadi pada 13-14 November 1998 dan dikenal dengan Tragedi Semanggi.

Pemerintah dan TNI. 1. POLRI harus transparan dan serius dalam mencari pelaku utama peristiwa-peristiwa kejahatan HAM di Indonesia. Sangat minimnya penegakan HAM di Indonesia bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Analisa masalah Dari fakta dan paparan contoh-contoh kejahatan terhadap HAM di atas dapat diketahui hahwa HAM di Indonesia masih sangat memprihatinkan. 3. Mengembalikan fungsi POLRI dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Pemerintah belum serius dan sungguh-sungguh menjaga HAM warga negaranya sendiri. Banyak kejahatan terhadap HAM yang terjadi secara terang-terangan seakan-akan hal tersebut adalah sesuatu yang biasa dan tidak perlu dipermasalahkan oleh masyarakat. HAM yang diseru-serukan sebagai Hak Asasi Manusia yang paling mendasarpun hanya menjadi sebuah wacana dalam suatu teks dan implementasinya pun (pengamalannya) tidak ada. Pemecahan Masalah Melihat permasalahan yang telah terjadi dan kemungkinan besar akan terus terjadi. 3.Bab III Analisa masalah dan pemecahannya III. 2. III. Telah terjadi krisis moral dan pudarnya kesadaran hidup bernegara di Indonesia Penegakan hukum masih lemah Adanya kepentingan politik dari pemerintah dan DPR Masih besarnya peran TNI sebagai penjaga ketertiban di masyarakat yang seharusnya tugas POLRI 5. antara lain : 1. TNI dan POLRI harus lapang dada dan jujur untuk menghukum berat pelaku kejahatan HAM Indonesia. 2.a. Belum adanya teladan dan contoh yang baik dan benar dari pemerintah dan tokoh agama 7. . maka harus diambil tindakan-tindakan yang tepat dan segera mungkin. 4. TNI dan POLRI belum melakukan tugasnya secara professional 6.b.

DAFTAR PUSTAKA 1. Bambang Widjojanto. Mendobrak Otoritarian Membangun Demokrasi. Institut for Media and Social Studies. Demokrasi. Tim ICCE UIN Jakarta.4. Hak Asasi Manusia. 6. Pemerintah. Pemerintah dan aparatnya harus proaktif untuk mendengar dan menindaklanjuti secara profesional masukan-masukan dari masyarakat yang tentunya harus sesuai dengan PANCASILA. anggota DPR dan aparat Yudikatif serta tokoh agama harus memberi contoh dan teladan yang baik dan benar dalam hal hidup bermasyarakat dan bernegara. Jakarta : The Asia Foundation dan Prenada Media. 5. 2003 2. Pentingnya pelajaran Kewarganegaraan dan Pancasila harus terus diajarkan mulai dari SD sampai perguruan tinggi. dan Masyarakat Madani. 2006 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful