Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Sesuai Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Nomor : 20 Tahun


2003 pasal 49 ayat 3, Dana Pendidikan dari Pemerinatah dan Pemerintah Daerah
untuk satuan pendidikan diberikan dalam bentuk hibah sesuai dengan perundang-
undangan yang berlaku.

Berkenaan dengan hal tersebut, Pemerintah Pusat dalam hal ini Direktorat
Pendidikan Menengah Umum, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah,
Departemen Pendidikan Nasional, memandang perlu mengalokasikan sejumlah
anggaran untuk membantu sekolah (SMA), baik negeri maupun swasta untuk
mendukung upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan. Pemanfaatan
dana dimaksud dikelola langsung oleh sekolah selaku penerima bantuan sesuai
dengan prinsip dan tujuan yang terkandung dalamm program Manajemen Berbasis
Sekolah (MBS), yaitu mendirikan atau memberdayakan sekolah melalui pemberian
kewenangan (otonomi) kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan
pengambilan keputusan secara partisipatif.

Dalam rangkan peningkatan mutu pendidikan menengah umum, salah satu


program pemerintah pusat (Depdiknas) adalah pemberian Subsidi Laboratorium
Multimedia bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri / Swasta.

Setelah melalui Verifikasi, sekolah yang ditetapkan sebagai calon penerima


Subsidi Laboratorium Multimedia, diundang untuk mengikuti Workshop di tingkat
Nasional oleh Direktorat Pembinaan SMA.

Perhatian yang serius dari Pemerintah Psat bagi peningkatan mutu


pendidikan SMA sangat dibutuhkan secara berkala / berkesinambungan dalam
bentuk dan jenis yang berbeda sesuai dengan aspek kebutuhan.

B. DASAR

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 200 tentang kewenangan Pemerintah


Pusat dan Kewenangan Provinsi sebagai daerah otonom.

1
3. Surat Edaran Direktorat Pembinaan SMA Dirjen Dikdasmen, Depdiknas Nomor :
1459/c4/LL/2006, tanggal 6 Oktober 2006 perihal undangan workshop
Multimedia Tahap I (Pertama).

4. Daftar Sekolah Calon Penerima Subsidi Laboratorium Multimedia Provinsi Jawa


Tengah.

C. TUJUAN

Tujuan pengadaan Laboratorium Multimedia :

1. Meningkatkan pelaksanaan informasi diri (Self Inform) sesuai dengan prinsip –


prinsip MPMBS.

2. Mengantisipasi kemungkinan ketertinggalan sekolah dari tuntutan dan tantangan


perubahan zaman.

3. Mengembangkan dan meningkatkan kebutuhan media dan fasilitas pembelajaran


yang diperlukan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

D. SASARAN

Sasaran kegiatan pemanfaatan Bantuan / Subsidi Laboratorium Multimedia adalah :

1. Pengembangan sarana Laboratorium Multimedia yang mendukung upaya


peningkatan mutu.

2. Pengembangan dan pemenuhan alat / barang / bahan / kelengkapan pendukung


Laboratorium Multimedia.

3. Peningkatan pendayagunaan Laboratorium Multimedia di Sekolah.