Anda di halaman 1dari 7

2. Kelarutan Ca(OH)2 = 1 x 10-2 M. Ksp Ca(OH)2 adalah....C. 4 x 10-6 4.

Jika Ksp Mg(OH)2 pada suhu tertentu sama dengan 4 x 10-12, maka kelarutan Mg(OH)2 dalam 500 cm3 larutan... C. 29 x 10-4 gram 6. Tetapan hasil kelarutan dari perak azida, AgN3, timbel azida, Pb(N3)2 dan strontium flourida SrF2, adalah sama besar pada suhu yang sama. Jika kelarutannya dinyatakan s, maka pada suhu yang sama.... E. S AgN3 < s Pb(N3)2 = s SrF2 8. Larutan jenuh basa L(OH)3 mempunyai pH=10. Ksp basa itu adalah.... A. 3,33 10-17 10. Larutan jenuh basa Mg(OH)2 mempunyai pH= 10, maka harga Ksp Mg(OH)2 adalah... Tidak ada pilihan: 51013 12. Bila Ksp CaF2 = 4 x 10-11, maka kelarutan CaF2 dalam 0,01 M CaCl2 adalah.... B. 3,2 x 10-5 14. Hasil kali kelarutan (Ksp) dari Mg(OH)2 = 1,2 x 10-11. Bila larutan MgCl2 0,2 M dinaikkan pH-nya dengan jalan penambahan NaOH, maka endapan akan mulai terbentuk pada PH kirakira... B. 9 16. Ke dalam 100 mL larutan netral yang merupakan campuran dari larutan-larutan garam KCl (10-3 mol), dan K2SO4 (10-3 mol) dtambahkan 100 mL larutan Pb(NO3)2 (2 x 10-3 mol). Campuran ini diaduk secara merata, Ksp PbCl2 = 1,7 x 10-5 ; Ksp PbCrO4 = 2 x 10-14 ; Ksp PbSO4 = 2x 10-8. Endapan yang terjadi adalah..... E. PbCrO4 dan PbSO4 18. Diketahui data-data Ksp dari senyawa garam berikut. AgCN = 1,2 x 10-16 AgOH = 1,2 x 10-12 AgIO3 = 1,0 x 10-12 Ag2CO3 = 8 x 10-12 AgBr = 5 x 10-13 Untuk kelarutan garam-garam tersebut di atas dari yang besar ke yang kecil adalah.... D. Ag2CO3-AgOH-AgIO3-AgBr 20. NaCl murni dapat dibuat dengan mengalirkan gas HCl ke dalam larutan jenuh NaCl SEBAB + kesetimbangan NaCl(s) Na (aq) + Cl-(aq) akan bergeser ke kiri, jika ke dalamnya dialirkan gas HCl

22. Diket: Ksp PbI2 = x Ditanya: s dalam x? Jawab: Ksp=[Pb2+] [I-]2

x= (s) (2s)2 s= mol L-1

24. Diket: Ksp AgCl = 1 x 10-10 ,Ksp Ag2CrO4=1,1 x 10-12, Ksp Ag3AsO4=1 x 10-22 Ditanya: Urutkan berdasarkan kelarutannya dimulai dari yang terkecil Jawab: Ksp AgCl = 1 x 10-10 ,Ksp Ag2CrO4=1,1 x 10-12, Ksp Ag3AsO4=1 x 10-22 AgCl(s) s Ksp 1 10-10 s s Ag2CrO4(s) s Ksp = [ Ag+]2[ CrO42-] = (2s)2 ( s) = 4s3 s3 = K sp 4
3

Ag+ (aq) +Cl- (aq) s = [Ag+] [ Cl-] = (s) ( s) = s2 = 1 10 10 = 1 10-5 mol L-1 2Ag+ (aq) + CrO42- (aq) 2s s s

K sp 4

=3

1,1 10 12 = 1,4 10 4 mol L-1 4 3Ag+ (aq) + AsO4- (aq) 3s s

Ag3AsO4(s) s Ksp = [ Ag+]3 [ AsO42-] = (3s)3 ( s) = 27s4 s4 = K sp 27

K sp 27

=4

1 10 22 = 1,39 10 6 mol L-1 27

Maka kelarutan Ag2CrO4 > AgCl > Ag3AsO4

26. Diket: Volum NaCl 0,1 M yang harus ditambahkan ke dalam 1 liter larutan Pb(NO3)2 1 M sehungga terbentuk endapan PbCl2 (volume karena penambahan NaCl diabaikan, Ksp =1,6x10-5, 1 mL = 20 tetes Ditanya: berapa mL larutan NaCl? Jawab: Saat akan mulai terbentuk endapan berarti keadaan tepat jenuh, dimana harga perkalian kation dan anion sama dengan harga Ksp. Qc = Ksp 1,6 10-5 x x Mol NaCl = = [ Pb2+][ Cl- ]2 = (1) x 2 1,6 10 5 1 = 4 10-3 mol L-1 = 4 10-3 mol L-1 1 L = 4 10-3 mol

4 10 3 = 0, 04 L = 40 mL Volum NaCl yang ditambahkan adalah = 0,1


28. Diket: ZnS sukar larut dalam air, tetapi mudah larut dalam larutan HCl. Mengapa begitu ?

Jawab:ZnS <----> ZN2+ + S2- .....(1) HCl -----> Cl- + H+ ........(2) S2- dari reaksi (1) membentuk kesetimbangan dengan H+ dari reaksi (2) H+ + S2- <------> H2S, ( H2S asam lemah.) Karena S2- pd reaksi (1) berkurang dalam hal ini berikatan dengan H+ dan

membentuk H2S, maka kesetimbangan reaksi (1) bergeser ke kanan, artinya ZnS berubah jadi ion atau dengan kata lain: larut.

30. Diket: Air minum mengandung F- difuluorisasi kadar 1 ppm. Ksp CaF2 = 5,3 x 10-9 ; Ar F = 19 Ditanya: Apakah CaF2 dapat digunakan untuk tujuan fluorisasi air minum? Jawab: Air minum yang difluorisasi mengandung F- dengan kadar 1 ppm 1 ppm F- = 1mg L = 1 10-3 g 19 mol-1g L = 5,26 10-5 mol L-1 CaF2 (s) s Ksp CaF2 Ksp Ca2+ (aq) + 2F- (aq) s = 5,3x10-9 2s

= [ Ca2+] [ F- ] 2 = (s) (2s) 2 5,3 x 10-9 = 4s 3

s3 =

K sp 4

K sp 4 5,3 109 = 1,1 103 mol.L1 4

Kelarutan F- dalam air = 2 x s =2,2 x 10-3 mol L-1 CaF2 tidak dapat digunakan untuk tujuan fluorisasi air minum 32. Diket: Ksp BaSO4 = 1,1 x 10-10 dan BaCO3 = 5,1 x 10-9, ke dalam larutan jenuh BaSO4 ditambahkan Na2CO3 0,5 M terbentuk endapan BaCO3 Ditanya: Bagaimana pengendapan bisa terjadi? Jawab: Kelarutan BaSO4 :

Ksp 1,1x10-10

= [Ba+] [ SO42-] = (s )( s) = s2

= 1,1 x 10-10 = 1,05 x 10-5 mol L-1

[Ba+] [CO32-]

= 1,05 x 10-5 mol L-1 = 0,5 mol L-1

Reaksi yang terjadi : BaSO4 (s) + Na2CO3 (aq) BaCO3 (aq) + Na2SO4 (aq)

Qc

= [Ba+][ CO32-] = (1,05 x 10-5) ( 0,5) = 5,24 x 10-6 mol L-1

Qc

> Ksp, maka BaCO3 akan mengendap

34. Diket: Dalam larutan terdapat CaCl2 dan BaCl2 masing-masing 0,01 M, jika larutan ditetesi dengan larutan Na2SO4: (Ksp CaSO4 = 9,1 x 10-6, Ksp BaSO4 = 1,1 x 10-10) Ditanya: a. Ion manakah akan diendapkan dulu? Jelaskan
b. Berapakah konsentrasi ionCa2+ pada saat BaSO4 mulai mengendap? c. Berapakah konsentrasi ion Ba2+ pada saat CaSO4 mulai mengendap? d. Berapa persen ion Ba2+ telah mengendap sebelum ion Ca2+ mulai diendapkan?

Jawab: Dalam larutan terdapat Ca2+ 0,01 M Untuk mengendapkan CaSO4 diperlukan SO42- sebanyak :

Ksp 9,1 x10-6 [ SO42- ]

= [ Ca2+] [ SO42- ] = 0,01 [ SO42- ] = 9,1 x 10-6 0,01 = 9,1 x 10-4 mol L-1

Dalam larutan terdapat Ba2+ 0,01 M Untuk mengendapkan BaSO4 diperlukan SO42- sebanyak : Ksp = [ Ba2+] [ SO42- ]

1,1 x10-10 = 0,01 [ SO42- ] [ SO42- ] = 1,1 x 10-10 0,01 =1,1 x 10-8 mol L-1 Dengan demikian maka BaSO4 akan mengendap terlebih dahulu karena SO42- yang diperlukan untuk mengendapkan BaSO4 lebih sedikit dibandingkan CaSO4 . a. b. ion Ba 2+diendapkan terlebih dahulu Pada saat BaSO4 mulai mengendap konsentrasi SO42- dalam larutan adalah 1,1 x 10-8 mol L-1 Ksp = [ Ca2+] [ SO42- ]

9,1 x 10-6 = [ Ca2+] (1,1 x 10-8) [Ca2+] = 9,1 x 10-6 1,1 x 10-8 = 827,27 mol L-1 Konsentrasi Ca2+ pada saat BaSO4 mulai mengendap = 827,27 mol L-1 c. Pada saat CaSO4 mulai mengendap konsentrasi SO42- dalam larutan adalah 9,1 x 10-4 mol L-1 Ksp = [ Ba2+] [ SO42- ] 2

1,1 x 10-10 = [ Ba2+] (9,1 x 10-4) 2 [Ba2+] = 1,1 x 10-10 9,1 x 10-4 =1,21 x 10-7 mol L-1
d. Konsentrasi Ba2+pada saat CaSO4 mulai mengendap =1,21 x 10-7 mol L-1:

persen ion Ba2+yang telah mengendap sebelum ion Ca2+mulai mengendap: 1,21x10-7 x100 %=1,21x10-3 % 0,01