Anda di halaman 1dari 2

BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN

6.1. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian pengaruh pemberian early feeding terhadap penurunan derajat ikterus pada bayi preterm dapat disimpulkan bahwa:
1. Sebagian besar derajat Kramer yang timbul pertama kali sebelum pemberian

early feeding pada bayi preterm dengan ikterus fisiologis adalah rata-rata Kramer 2 dan 3 dan didapatkan bahwa ikterus muncul sebagian besar pada umur 3 hari. Ikterus neonatorum lebih rentan terjadi pada bayi preterm disebabkan karena belum maturnya fungsi hati terhadap konjugasi bilirubin.
2. Derajat ikterus bayi setelah pemberian early feeding sebagian besar derajat

ikterus bayi telah hilang dan ada yang Kramer 1. Perubahan derajat ikterus bayi dipengaruhi oleh faktor usia bayi, berat badan lahir, umur kehamilan, apgar score, IMD, dan pemberian ASI/PASInya. 3. Early feeding berpengaruh terhadap penurunan derajat ikterus pada bayi preterm dengan ikterus fisiologis.

6.2. Saran Dari kesimpulan di atas, maka peneliti mengusulkan beberapa saran sebagai berikut:
1. Bagi institusi pelayanan, pemberian early feeding kombinasi ASI dan susu

formula dapat dijadikan sebagai pengembangan prosedur tetap asuhan

74

75

keperawatan pada bayi baru lahir dengan ikterus neonatorum untuk mencegah terjadinya peningkatan derajat ikterus.
2. Pendekatan dan penyuluhan kesehatan tentang early feeding terhadap ibu

lebih ditingkatkan, sehingga ibu lebih menyadari tentang pemberian ASI segera setelah bayinya lahir. 3. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan agar menggunakan sampel yang tidak rancu dengan terapi lain agar sebaran data yang terkumpul lebih normal dan representatif hasilnya.