Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK Murhaban.

Agresifitas Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) Terhadap Wisatawan di Daerah Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh (dibawah bimbingan Erdiansyah Rahmi dan T. Reza Ferasyi). Telah dilakukan penelitian yang bertujuan memperoleh informasi tentang tingkat perilaku agresif dan intensitas interaksi monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) terhadap wisatawan di kawasan Taman Wisata Alam Pulau Weh. Objek yang digunakan adalah monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan wisatawan di daerah Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh. Penelitian ini dilakukan mulai bulan September hingga Oktober 2010. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei berupa pembagian kuesioner kepada wisatawan di daerah (TWA) Pulau Weh, dan metode behavioural observation dengan teknik focal animal sampling pada indvidu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) jantan dan scan animal sampling pada kelompok atau grup monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Pembagian kuesioner dilakukan secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta dikolerasi menggunakan rumus interval populasi kepercayaan 95%. Hasil penelitian berdasarkan kuisioner menunjukkan tingkat agresifitas dari monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yaitu mendekati wisatawan dan mengejar tanpa kontak fisik (AG2) memiliki proporsi terbesar yakni 0,42%-0,44%, sedangkan pada observasi perilaku agresifitas monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) jantan secara individual dilihat berdasarkan durasi interaksi. Perilaku agresif (AG) terbesar ditemukan pada perilaku mengancam dan monyet menyeringai (AG1) dengan proporsi sebesar 23 kali dengan durasi interaksi terhadap wisatawan 95,6 detik dan interaksi agresif 9,4 detik. pada observasi secara individual menunjukan perilaku agresif dari Macaca fascicularis jantan lebih dominan dalam kelompoknya. Secara umum tingkat interaksi dan agresifitas kelompok Macaca fascicularis tergolong tinggi berdasarkan jumlah dan lamanya interaksi.