P. 1
Pojok Kader DAMAS

Pojok Kader DAMAS

|Views: 414|Likes:
Dipublikasikan oleh erlinaprasetya

More info:

Published by: erlinaprasetya on Aug 30, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2015

pdf

text

original

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PKK

DAMAS PKK

LATAR BELAKANG
• PERENCANAAN HARUS BENAR-BENAR MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT. • MASYARAKAT PERLU TERLIBAT LANGSUNG. • DIMULAI PENGGALIAN DAN PERUMUSAN MASALAH DAN POTENSI, PRIORITAS MASALAH, TINDAKAN YANG LAYAK, RENCANA KEGIATAN.

PENGERTIAN DAMAS PKK
SUATU PENDEKATAN DALAM PERENCANAAN, PELAKSANAAN DAN PEMANTAUAN PEMBANGUNAN MELALUI BERBAGAI TEKNIK KAJIAN SECARA PARTISIPATIF YANG BERTUJUAN UNTUK LEBIH MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT DENGAN KEGIATAN 10 PROGRAM POKOK PKK.

CIRI MASYARAKAT BERDAYA  CERDAS, KREATIF, TERDIDIK, BERIMAN & BERTAQWA  MANDIRI & MAMPU SERTA MEMPUNYAI AKSES HIDUP LAYAK.  SEHAT & BERUMUR PANJANG.

SELEKTIF

KECERMATANNYA MEMADAI

TERBARU

CIRI METODE DAMAS

PROSES BERULANG

TRIANGGULASI/ MEMERIKSA ULANG/ DIKOREKSI DARI BERBAGAI ARAH

PENGGALIAN INFORMASI

TUJUAN PELATIHAN
• TIDAK TAHU  TAHU
• TIDAK MAU  MAU • TIDAK MAMPU  MAMPU

TUJUAN DAMAS PKK
1. MENYUSUN RENCANA PEMBANGUNAN YG LEBIH BERMUTU. 2. PELAKSANAAN DENGAN SUNGGUHSUNGGUH DAN BERTANGGUNG JAWAB. 3. MENINGKATKAN DAN MENDORONG PERAN SERTA MASYARAKAT. 4. MEMAMPUDAYAKAN MASYARAKAT DALAM SPEM.

Pemandu

Pemeran Damas PKK

Sekretaris

Peserta Musyawarah

ALAT DAN BAHAN DAMAS PKK
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. PAPAN TULIS DAN KAPUR PAPAN TANCAP DAN KARTU JARUM PENTUL / PAKU TANCAP LEM KERTAS GUNTING/SILET/PISAU KERTAS DINDING SPIDOL ALAT/BAHAN KAJIAN KEADAAN DESA/KEL

MENAMPUNG SELURUH ASPIRASI

KEGUNAAN

MENDORONG PARTISIPASI

DAMAS PKK

MENCIPTAKAN KEBERSAMAAN

RASA MEMILIKI & TANGGUNG JAWAB

PEMANDU DAMAS
• Seseorang atau sekelompok orang yang bertugas membantu kelompok masyarakat perencana melakukan musyawarah perencanaan dengan mempelancar, memfasilitasi dan mendorong tercapainya hasil secara mufakat.

PERAN PEMANDU

MOTIVATOR

MODERATOR

FASILITATOR

PENGANALISIS & PENYIMPUL

1. MENUMBUHKAN PARTISIPASI

2. MENGAKOMODADSI PENDAPAT

3. MENGUPAYAKAN KESEPAKATAN

TUGAS PEMANDU

4. MEMFASILITASI

5. MEMANDU & MENGENDALIKAN

6. MEMPERSIAPKAN PELAKSANAAN

7. MENGOLAH, MENYIMPULKAN & MENYEPAKATKAN KESIMPULAN

FUNGSI PEMANDU
• MEMPELAJARI DATA & PETA DESA • MENGKAJI ARAH PEMBANGUNAN DI DESANYA • MEMPELAJARI LATAR BELAKANG KEHIDUPAN MASY. MENCAKUP SOSBUD, SOSEKOM & ADAT ISTIADAT. • MENGUASAI METODE & TEKNIK KEPEMANDUAN • MEMAHAMI LATAR BELAKANG PESERTA MUSYAWARAH • MEMPERSIAPAKAN MUSYAWARAH • MENGADAKAN KONSULTASI DGN KADES/KEL • MENJELASKAN MAKSUD, TUJUAN, PROSES & PERANAN PESERTA MUSYAWARAH • MENGADAKAN FASILITASI PROSES & HASIL MUSYAWARAH • MELAKUKAN MODERASI & PENGENDALIAN PROSES MUSYAWARAH.

KEMAMPUAN PEMANDU

• • • • • • • • •

PENGETAHUAN TENTANG KEADAAN DESA MELIPUTI :
PENGETAHUAN, KETRAMPILAN, METODE & TEKNIK KEPEMANDUAN PENGETAHUAN TENTANG MUSYAWARAH DI DESA MENCAKUP PENGORGANISASIAN, PERSIAPAN, PELAKS. & PELAPORAN KETRAMPILAN MEMFASILITASI MUSYAWARAH PERENCANAAN. KETRAMPILAN MEMANDU & PENGENDALIAN PROSES MUSYAWARAH KETRAMPILAN MEMOTIVASI PARTISIPASI PESERTA KETRAMPILAN MENGGALI, MENGOLAH & MENYIMPULKAN PENDAPAT PESERTA. PENGETAHUAN PENGENDALIAN MUSYAWARAH YANG PARTISIPATIF. KETRAMPILAN MEREKAM & MENDOKUMENTASIKAN HASIL MUSYAWARAH. PENGETAHUAN PELAPORAN HASIL MUSYAWARAH.

– DATA, PETA DESA & ARAH PEMB.DESA – KEHIDUPAN MASY. SOSBUD & SOSEKOM

TIM PEMANDU
• SEORANG PEMANDU • SEORANG PENCATAT (PEREKAM) HASIL • SEORANG PENDAMPING

TUJUAN PEMBENTUKAN TIM PEMANDU
1. ADANYA 1 TIM PEMANDU YAITU PEMANDU & PEMBANTU PEMANDU YANG KOMPAK & BERTANGGUNGJAWAB DI DESA. 2. MENYATUKAN GERAK & LANGKAH PEMANDU & PEMBANTU PEMANDU DI DESA. 3. MENJALIN HUBUNGAN YANG SERASI ANTAR PEMANDU & PEMBANTU PEMANDU. 4. MENEKAN TIMBULNYA PERBEDAAN PEMAHAMAN DALAM KEPEMANDUAN.

KEGIATAN KEPEMANDUAN


• •

PENYIAPAN ALAT & BAHAN YANG DIGUNAKAN DLM PROSES KEPEMANDUAN. BEKERJASAMA DGN PANITIA DLM PENATAAN RUANG MUSYAWARAH MENYAMPAIKAN INFORMASI KPD PIHAK PANITIA TENTANG UNSUR-UNSUR YANG PERLU DIUNDANG. MENGADAKAN KONSULTASI DENGAN CAMAT/KASI PMD/KADES UTK MEMINTA KETERANGAN TENTANG PROGRAM/KEGIATAN YANG AKAN DIBIAYAI PEMERINTAH. MELAKUKAN PEMANDUAN

KETRAMPILAN PEMANDU DLM MENYIAPKAN & MENGGUNAKAN ALATALAT BANTU
• SEMUA ALAT BANTU YANG DIPERLUKAN SUDAH DIPERSIAPKAN DI DEPAN PESERTA SEHINGGA PEMANDU TIDAK TERLALU SERING KELUAR DARI RUANGAN UTK MENGAMBILNYA. • ALAT BANTU YANG BERBENTUK PERAGA HARUS DISUSUN SECARA SISTIMATIS/BERURUTAN SEHINGGA DLM MENJELASKANNYA PEMANDU TIDAKNPERLU MONDAR MANDIR DI DEPAN PESERTA. • PERAGAAN HARUS JELAS, BAIK TULISAN MAUPUN GAMBARNYA, & SEDAPAT MUNGKIN MUDAH DIPAHAMI PESERTA. ALAT PERAGA DIUSAHAKAN DPT TERLIHAT TERUS MENERUS SELAMA MUSYAWARAH.

LANJUTAN
• Menggunakan alat bantu yang sesuai kondisi setempat dlm arti mudah didapat di tempat itu, dpt digunakan, bermanfaat & harganya murah. Contoh alat bantu :
      Pin board (papan tancap) dapat diganti dgn karton bekas,

karpet/tikar pandan
Jarum pentul dpt diganti paku payung Kartu-kartu/metaplan dpt diganti dgn guntingan kertas bekas/kertas duplikator. Lem dpt dibuat dari tepung tapioka. Spidol dpt diganti dgn pensil warna dsbnya

SYARAT CALON PEMANDU
SYARAT UNTUK MENJADI PEMANDU DAMAS ADALAH PENGURUS PKK YANG TELAH DILATIH DAMAS. DILUAR PENGURUS PKK YANG BELUM DILATIH DAMAS TIDAK DIBENARKAN JADI PEMANDU

SYARAT-SYARAT CALON PEMBANTU PEMANDU
SYARAT-SYARAT CALON PEMBANTU PEMANDU DI TK. RT/RW ATAU KELOMPOK MASY. SEBAGAI BERIKUT: • MEMPUNYAI KETRAMPILAN KOMUNIKASI • DITERIMA OLEH KELOMPOK MASY. YANG BERSANGKUTAN. • MEMPUNYAI PENGETAHUAN TENTANG DATA, PETA DESA & ARAH PEMBANGUNAN DESA. • TOMA • SABAR & MAMPU MENGENDALIKAN DIRI • MENGHARGAI PENDAPAT ORANG LAIN • MAMPU BERSIKAP ADIL

ADAPTIF

RESPONSIF

PRINSIP KEPEMANDUAN KEKINIAN OBYEKTIF

MENYELURUH

SEORANG PEMANDU DIHARAPKAN MEMILIKI : 1. PENGUASAAN METODE KEPEMANDUAN 2. PENAMPILAN DIRI YG SIMPATIK 3. PENGUASAAN MATERI PEMB. DESA YG BERKEMBANG SAAT ITU.

CERAMAH (PENJELASAN)

CURAH PENDAPAT
TANYA JAWAB JENIS METODE DISKUSI KELOMPOK DISKUSI ANTAR PESERTA (DISKUSI PLENO)

CARA PENGGUNAAN METODE
TUJUAN : PENJELASAN INFORMASI CERAMAH (PENJELASAN)

LANGKAH YANG DILAKUKAN : 1. MEMPERSIAPKAN MATERI CERAMAH 2. MEMPERSIAPKAN ALAT (MIS : KARTU, ALAT TULIS & BAGAN) 3. MELAKS. CERAMAH DGN SUARA YG JELAS & MEMBERI CO

TUJUAN : MENGUMPULKAN PENDAPAT SELURUH PESERTA DGN BEBAS

CURAH PENDAPAT

LANGKAH : 1. PERTANYAAN 2. PESERTA MENJAWAB PADA KARTU 3. MINTA PENDAPAT PESERTA

TUJUAN : MENGETAHUI TINGKAT PEMAHAMAN PESERTA

TANYA JAWAB

LANGKAH : 1. MERUMUSKAN PERTANYAAN 2. MENGAJUKAN PERTANYAAN KEPADA PESERTA 3. MENGULAS & MEMPERJELAS THD JAWABAN-JAWABAN PESERTA

DISKUSI KELOMPOK

TUJUAN : MENJAMIN TERLAKS.NYA PENGKAJIAN MENDALAM

LANGKAH : 1. TENTUKAN POKOK PEMBAHASAN YG AKAN DIDISKUSIKAN 2. JELASKAN TUGAS MASING-MASING KELOMPOK 3. PERSIAPKAN BAHAN/ALAT YG AKAN DIPERGUNAKAN DLM DISKUSI KELOMPOK 4. PELAKS. DISKUSI KELOMPOK 5. MEMBANTU KELANCARAN PELAKS. DISKUSI KELOMPOK 6. MENCATAT HASIL DISKUSI KELOMPOK

DISKUSI PLENO (ANTAR PESERTA)

TUJUAN : MENGETAHUI PERBEDAAN/ PERSAMAAN PENDAPAT

LANGKAH : 1. TENTUKAN MASALAH YG AKAN DIDISKUSIKAN 2. MINTAKAN 1 – 3 ORANG PESERTA MUSYAWARAH UTK LEBIH DAHULU MENJELASKAN PERTANYAAN TSB. 3. MINTAKAN TANGGAPAN DARI BEBERAPA PESERTA MUSYAWARAH PERENCANAAN. 4. MANFAATKAN TANGGAPAN PESERTA MUSYAWARAH LAIN UTK MENJAWAB PERMASALAHAN YG SEDANG DIDISKUSIKAN. 5. MENYIMPULKAN HASIL PEMBAHASAN

ETIKA KEPEMANDUAN :
TATA KRAMA YANG MENGENDALIKAN TINGKAH LAKUNYA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DISKUSI/MUSYAWARAH.

PENAMPILAN PRIBADI SIKAP PEMANDU PADA WAKTU PEMANDU

ETIKA PEMANDU

KERJASAMA DGN TIM PEMANDU

TIM TEACHING

KETRAMPILAN DASAR UMUM KEPEKAAN & KEMAMPUAN MENGANALISIS PEMECAHAN MASALAH EVALUASI

UPAYA PEMANDU YG BAIK

TIDAK URAKAN

PENAMPILAN PRIBADI

BERPAKAIAN SEDERHANA & PANTAS TDK INGIN BERBEDA JAUH DGN MASY. (AKRAB/DEKAT) TDK SOMBONG / MENYOMBONGKAN DIRI RAMAH TAMAH SIAP MEMBANTU DLL

TDK MEMIHAK PD SESEORANG / SUATU KELOMPOK TERTENTU

SIKAP PADA WAKTU MEMANDU

TIDAK MENGGURUI MENGHORMATI 1 SAMA LAIN MENGHORMATI PENDAPAT ORANG LAIN ADIL JUJUR TERBUKA, DLL

TIM TEACHING : MELAKUKAN PEMBAGIAN KERJA DIANTARA PEMANDU-PEMANDU DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA.

KETRAMPILAN DASAR UMUM
• MENJELASKAN SESUATU SECARA SINGKAT & JELAS • MEMBEDAKAN PERSOALAN PRIBADI DGN PERSOALAN MASY. • MENDENGARKAN PENDAPAT ORANG LAIN DGN AKTIF • MEMBANGUN SUASANA SALING PERCAYA & SALING TERBUKA • MENGHADAPI SUASANA KONFLIK & TEGANG.

KEPEKAAN & KEMAMPUAN MENGANALISIS
• MEMBANTU ORANG LAIN MERUMUSKAN PERMASALAHAN MEREKA SENDIRI • MEMBANGKITKAN KEPERCAYAAN ORANG LAIN AKAN KEMAMPUAN DIRINYA. • MENUNTUN SESEORANG UNTUK MENEMUKAN JAWABAN DARI SUATU PERSOALAN. • MEMANCING PENDAPAT ORANG LAIN TENTANG SESUATU. • MEMBANTU ORANG LAIN MENEMUKAN PEMECAHAN MASALAH.

PEMECAHAN MASALAH
• MENGUNGKAPKAN PERMASALAHAN & TUJUAN SECARA JELAS • MENYIMPULKAN DISKUSI • MENYAMPAIKAN GAGASAN SECARA EFEKTIF • MEMBANTU ORANG TETAP PADA URUTAN LOGIS SUATU PEMECAHAN MASALAH • MENYUMBANGKAN BERBAGAI CARA PEMECAHAN MASALAH SECARA KREATIF

EVALUASI
• MENGAKUI KEGAGALAN SENDIRI • MENERIMA KRITIK ORANG LAIN DGN SENANG HATI • MENGENDALIKAN PERUBAHAN YG TERJADI DILUAR DUGAAN. • PEKA & MAMPU MEMANFAATKAN UMPAN BALIK INFORMAL. • MERENCANAKAN TINDAKLANJUT SUATU PEKERJAAN.

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN OLEH PEMANDU
A. SEORANG PEMANDU HARUS BERDIRI DIDEPAN PESERTA DGN POSISI MENGHADAP KEPADA PESERTA (TDK MEMBELAKANGI). DIUSAHAKAN AGAR POSISI BERDIRI BERADA DITENGAH-TENGAH FORUM SEHINGGA PANDANGAN DAPAT MENJANGKAU SEMUA PESERTA.

B. DENGAN JUMLAH PESERTA ANTARA 20 – 25 ORANG MAKA SEBAIKNYA PEMANDU TIDAK MENGGUNAKAN

ALAT PENGERAS SUARA AGAR KEDUA TANGANNYA
DAPAT LELUASA MENGGUNAKAN ALAT-ALAT BANTU YANG ADA, MISAL : MENGGUNAKAN KARTU-KARTU.

C. UNTUK MENCAPAI JARAK PANDANG/JANGKAUAN KEPADA PESERTA SECARA MERATA MAKA POSISI DUDUK PESERTA SEBAIKNYA DISUSUN DALAM POSISI SETENGAH LINGKARAN.

D. UNTUK KOMUNIKASI YANG BAIK ANTAR PESERTA &
ANTARA PEMANDU DGN PESERTA, SEBAIKNYA PESERTA TDK TERLALU BANYAK, YAITU ANTARA 20 – 25 ORANG. JIKA RUANGAN MEMUNGKINKAN,

DIUSAHAKAN AGAR SUSUNAN BANGKU PESERTA
HANYA 1 BARIS

E. SEORANG PEMANDU HARUS MENEPATI WAKTU YANG SUDAH DIJADWALKAN, JANGAN TERLAMBAT DATANG

& JANGAN SERING MELEWATI BATAS-BATAS WAKTU
YANG TELAH DIJADWALKAN. JIKA PERLU WAKTU TAMBAHAN, SEBAIKNYA DIBAHAS DGN PESERTA. DENGAN KATA LAIN, SEORANG PEMANDU MAMPU MENGELOLA & MEMANFAATKAN WAKTU YANG SUDAH DIJADWALKAN.

F. SEORANG PEMANDU HARUS MAMPU MENGUASAI /
MEMAHAMI RUANG LINGKUP/ASPEK PEMBANGUNAN YG AKAN DIJADIKAN TOPIK MUSYAWARAH. DENGAN PENGUASAAN & PEMAHAMAN TSB DIHARAPKAN PEMANDU MAMPU MEMPERTAHANKAN PERANNYA DLM PROSES PENCAPAIAN KESEPAKATAN / KEPUTUSAN FORUM.

HAL-HAL YG HRS DIHINDARI SEORANG PEMANDU
• TDK CEPAT MARAH JIKA ADA PESERTA YG MENGEMUKAKAN PENDAPAT YG KURANG BAIK. TDK MENYINDIR/MENYINGGUNG PERASAAN SALAH SATU PESERTA. TIDAK MEMAKSAKAN KEHENDAKNYA & DIUSAHAKAN AGAR SEMUA PESERTA BERKESEMPATAN MEMBERIKAN PENDAPATNYA. PEMANDU BUKAN PENGUASA UTK MEMBUAT KEPUTUSAN, TETAPI BERTUGAS MENUMBUHKAN PARTISIPASI PESERTA & MENGARAHKAN PENCAPAIAN KESEPAKATAN FORUM. TDK BERSIKAP MENGGURUI, TETAPI DIUSAHAKAN BERTANYA & BELAJAR DARI PESERTA SELAMA PROSES PEMBAHASAN/DISKUSI. TDK MENGEMUKAKAN KESALAHAN PESERTA DI DEPAN PESERTA LAIN. JIKA PERLU PESERTA YBS DIDEKATI & DIBERITAHU KEKELIRUANNYA AGAR DAPAT DIPERBAIKI. JANGAN MEMBERIKAN PERHATIAN KEPADA SALAH SATU KELOMPOK SAJA, TETAPI BERIKANLAH PERHATIAN TANPA PILIH KASIH.

• • •

DAMAS

TEMPAT : -KELOMP. MASY -RT/RW -DUSUN/LINGK -DESA/KEL

WAKTU : - PERIODIK - SEWAKTUWAKTU

LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENERAPAN DAMAS PKK
Penyusunan rencana Renc. program swdya klp dasa wisma, kel. PKK,RT,RW & dusun/ lingk (klp keg masy lainnya

Pengkajian Keadaan (Desa, Dusun/ Lingk RT/RW) F1 Dftr Masalah Sketsa & Potensi Desa
Kalender Musim

Renc. program yang ada dananya

F2 Dftr Masalah & Potensi F3 Dftr Masalah & Potensi F4 Dftr Masalah & Potensi F5 Dftr Masalah & Potensi Pnglpk Masalah & Potensi Pntn Prkt masalah Pkjian Tndkn Pmchn mslh Pntn Prkt tndkn

Renc. paduan antara swadaya & dana yang sudah ada

Bagan Klmbgn

RPJMD

Wwncr Trsrktr

RPTD

DURP Analisis Mt.Pnchr

PENGERTIAN SKETSA DESA
GAMBARAN DESA SECARA KASAR/UMUM MENGENAI KEADAAN SUMBER DAYA FISIK ALAM MAUPUN BUATAN.

HAL-HAL YANG PERLU DIGAMBARKAN
A. B. C. D. BATAS-BATAS DESA SUMBER DAYA ALAM PENGGUNAAN LAHAN SUMBER DAYA BUATAN (PRASARANA & SARANA)

TUJUAN
1. Menyadari akan jenis, jumlah dan mutu sumber daya di desa. 2. Menyadari cara, pola dan tingkat pemanfaatan sumber daya. 3. Dapat menggali masalah yang ada di desa. 4. Dapat menggali potensi untuk masalah. 5. Dapat menyamakan persepsi tentang masalah yang dihadapi bersama di desa.

SKETSA DESA LANGSEP

Contoh FORMULIR 1 : DAFTAR MASALAH & POTENSI DARI SKETSA DESA

NO 1.

MASALAH
JALAN MENUJU KE PASAR DESA DI DUSUN SEMAKI SEPANJANG 0,5 KM RUSAK

POTENSI

-Batu -Pasir -Tenaga Gotro -Dana Bandes -Swadaya

2.

Lingkungan pemukiman penduduk -LPMD & PKK RW 07 tidak sehat -Pustu -Swadaya -Tenaga Gotro Tanggul sungai di RW 05 longsor Sepanjang 10 m -Batu -Pasir -Tenaga Gotro -Pohon bambu -Swadaya

3.

1. Pengertian Kalender Musim adalah : Alat untuk mengetahui masa-masa kritis Dalam kehidupan masyarakat 2. Kegunaan
Kalender Musim sebagai alat kajian : Alat untuk mengetahui masalah/keadaan/kegiatan Dalam kehidupan masyarakat. Yang menyangkut Pemenuhan kebutuhan dasar dan terjadi cukup Parah dan berulang-ulang

TUJUAN PENGKAJIAN KEADAAN DESA MELALUI KALENDER MUSIM

A. MENGETAHUI MASALAH-MASALAH YG BERHUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR. CONTOH : KEKURANGAN PANGAN, KEKURANGAN AIR KEADAAN PERUMAHAN YG RAWAN BAN

B. UNTUK MENGETAHUI MASA-MASA KRITIS BAGI KEHI MASYARAKAT, YAITU MASA-MASA TTT DIMANA MAS MENGHADAPI BANYAK MASALAH.

INFORMASI DARI KALENDER MUSIM
• MASALAH-MASALAH KEBUTUHAN DASAR MASYARAKAT. * MISAL : PANGAN, SANDANG DAN PAPAN. • MASALAH KEGIATAN MASYARAKAT. * MISAL : KEGIATAN, TANAM, PANEN. • MASA KRITIS PADA MUSIM TERTENTU. * MISAL : KEMARAU, HUJAN,

CONTOH KALENDER MUSIM

MASALAH/ KEADAAN/ KEGIATAN
Masa tanan Masa Panen Banjir Kesehatan • Penyakit Malaria • Pnykt Diare • Pnykt Campak Kekurangan Pangan Kekurangan Air

HUJAN

PANCAROBA

KEMARAU

9
**

10
***

11
****

12
*

1

2

3

4

5

6

7

8

** ** *** ****

***

****

*

**

***

****

*

**

***

****
* ** ***

*** **** **

**** ***** *****

**

****

Contoh FORMULIR 2 : DAFTAR MASALAH & POTENSI DARI KALENDER MUSIM

NO 1.

MASALAH
PADA MUSIM HUJAN BNYK ANAK BALITA DI DUSUN PAKIS TERSERANG PENYAKIT DIARE

POTENSI
- POSYANDU - BIDAN DESA - PUSTU - GOTRO - KEBUN OBAT

2.

PADA MUSIM KEMARAU BANYAK PENDUDUK DI DESA TAMAN KEKURANGAN AIR BERSIH

- SUNGAI

- SUMBER AIR - SWADANA MASYARAKAT - BATU, PASIR - TENAGA GOTRO

lanjutan
NO
3.

MASALAH

POTENSI
-Pustu -Posyandu -Bidan Desa -Kebun obat keluarga -Sungai -Mata air luar desa -Batu, pasir -Biaya swadaya -Selokan/parit -Batu, pasir -Gotro masyarakat

Pada musim hujan banyak masy Di dusun Taman & Pakis teserang Penyakit diare
Di tiga dusun pada musim kemarau Kekurangan air bersih.

4.

5.

Di Dusun Pakis sebagian besar Rumah penduduk tergenang air 1 m Pada musim hujan

.

PENGERTIAN BAGAN KELEMBAGAAN
GAMBARAN KEADAAN PERANAN/ MANFAAT LEMBAGA DI DESA BAGI

JENIS INFORMASI YG DAPAT DIPEROLEH MELALUI BAGAN KELEMBAGAAN
1. LEMBAGA KUNCI/PENTING DALAM PEMBANGUNAN DI DESA 2. GAMBARAN : - PERANAN/MANFAAT LEMBAGA DI DESA - HUBUNGAN LEMBAGA DI DESA DENGAN MASYARAKAT - PERANAN PRIA & WANITA DALAM LEMBAGA

PENGERTIAN LEMBAGA DI DESA
SEKUMPULAN ORANG ATAU PROFESI YG MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

TUJUAN
UNTUK MENGETAHUI :
1. JUMLAH LEMBAGA YANG BERPERAN DI DESA 2. SUSUNAN PRIA & WANITA YG AKTIF DALAM LEMBAGA DI DESA 3. BESARNYA MANFAAT LEMBAGA YG DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT 4. SERING TIDAKNYA HUBUNGAN ANTARA LEMBAGA DI DESA DENGAN MASYARAKAT

KEGUNAAN BAGAN KELEMBAGAAN
UNTUK MENGGALI MASALAH-MASALAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERANAN (MANFAAT) LEMBAGALEMBAGA DIDESA BAGI MASYARAKAT DAN POTENSI UNTUK MENGATASI MASALAH

BAGAN KELEMBAGAAN

Karang Taruna

LPMD

KOP
PKK/ Dasa Wisma

Klp Tani Masyarakat

Simpan Pinjam

RT
Pemdes

KUD

Peskesmas

BATAS DESA

Contoh FORMULIR 3 : DAFTAR MASALAH & POTENSI DARI BAGAN KELEMBAGAAN

NO 1.

LEMBAGA
KELOMPOK TANI

MASALAH

POTENSI

Sebagian besar pengurus Kelompok Tani kurang Aktif

Pengurus lengkap

Program kerja Sudah tersusun
Pengurus lengkap Anggota 60 orang

2.

KARANG TARUNA

Karang Taruna belum Mempunyai program Kerja KUD belum dapat Membantu pemasaran Hasil pertanian jeruk

3. .

KUD

Pengurus lengkap

PENGERTIAN WAWANCARA SEMI TERSTRUKTUR
ALAT KAJIAN YANG DIPERGUNAKAN UNTUK MENGKAJI SEJUMLAH TOPIK INFORMASI MENGENAI ASPEK-ASPEK KEHIDUPAN KELUARGA YANG DISUSUN DALAM PEDOMAN WAWANCARA.

CONTOH PEDOMAN WAWANCARA RUMAH TANGGA
1. Keadaan sosial ekonomi 2. Keadaan rumah tangga sehat dan kurang sehat. 3. Pemanfaatan pekarangan 4. Apakah menghasilkan surplus makanan ut dijual. 5. Adakah jamban keluarga. 6. Adakah air bersih. 7. bagaimana pendidikan anak.

BEBAN KERJA ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

JENIS KEGIATAN
Penentuan makanan Memeriksakan ke Bidan Memilih tempat melahirkan Menyimpan & mengatur penghasilan Memilih tempat berobat

ISTRI
T T T T T

SUAMI
R R R T

Anak sekolah
Belajar Usia kawin muda Masalah cerai Posyandu

T
T T T

T
T T T

FORMULIR 5

LANGKAH-LANGKAH WAWANCARA
1. Persiapan : -Pedoman wawancara -Responden 2. Pelaksanaan wawancara : -Jadwal sehari -Beban kerja -Analisa pengambilan keputusan

ANALISA MATA PENCAHARIAN

PENGERTIAN : Alat kajian yang digunakan untuk memfasilitasi diskusi mengenai berbagai aspek mata pencaharian masyarakat yang kemudian digambarkan kedalam sebuah bagan

TUJUAN
Memfasilitasi diskusi masyarakat mengenai berbagai aspek dari mata pencaharian masyarakat baik yang dilakukan didalam maupun diluar desa atau kelurahan.

ASPEK-ASPEK KAJIAN
1. Jumlah Orang 2. Keadaan-keadaan Mata Pencaharian 3. Keadaan Pasar 4. Keadaan Bahan Baku 5. Tenaga Kerja 6. Tingkat Pendapatan 7. Tingkat Keterlibatan Laki-laki & Perempuan

MANFAAT KAJIAN
Menjadi wadah tukar pemikiran tentang kelayakan kegiatan/mata pencaharian pada saat ini, yang dapat memunculkan pemikiran tentang jenis kegiatan yang layak dan untuk dikembangkan dimasa mendatang.

JENIS INFORMASI KAJIAN
Jenis-jenis kegiatan atau keterampilan masyarakat yang telah menjadi sumber mata pencaharian.

LANGKAH-LANGKAH PENERAPAN

1. Persiapan 2. Pelaksanaan : -maksud dan tujuan -diskusi -pekerjaan utama dan masalahnya -jenis pekerjaan -masalah, potensi dan informasi

PENGELOMPOKAN MASALAH

LATAR BELAKANG : • TERSELEKSI • CERMAT • ASPIRATIF • TERTATA • TERKAJI

PENGERTIAN PENGELOMPOKAN MASALAH

- MENGHIMPUN - MEMERIKSA KEBENARAN

UPAYA UNTUK

- MENGETAHUI KUALITAS - MENENTUKAN MASALAH YG ASPIRATIF

LINGKUP

A. MENGHIMPUN MASALAH B. MEMERIKSA KEBENARAN DATA C. FORMULASI YG TEPAT D. SESUAI DNG BIDANG PEMBANGUNAN

TUJUAN

DATA MASALAH YANG :

A. DAPAT DIPERCAYA B. SESUAI DNG KEBUTUHAN MASYARAKAT C. MEYAKINKAN SBG HASIL ALAT KAJIAN D. SESUAI BIDANG/KLP E. ASPIRATIF & PARTISIPATIF

LANGKAH-LANGKAH PENGELOMPOKAN MASALAH
1. SIAPKAN FORMULIR PENGELOMPOKAN MASALAH 2. MENEMPELKAN F1, F2, F3, F4 DAN F5 3. MEMBANDINGKAN F1, F2, F3, F4 DAN F5 4. MENULIS SATU PERSATU MASALAH YG SUDAH DIKAJI DALAM FORMULIR 5. PENGELOMPOKAN MASALAH SESUAI BIDANG PEMBANGUNAN 6. MENGKAJI, MENGOREKSI DAN MEMERIKSA POTENSI DARI F1, F2, F3, F4 DAN F5 7. MENULIS POTENSI TERPILIH PADA FORMULIR

MANFAAT PENGELOMPOKAN MASALAH

• SALING KOREKSI • MENYATU BAHASAKAN • MENYAMAKAN PERSEPSI MASYARAKAT • KUALITAS PERENCANAAN

FORMULIR 6 : PENGELOMPOKAN MASALAH
NO. 1 MASALAH 2 POTENSI 3

Contoh FORMULIR 6 : PENGELOMPOKAN MASALAH

NO. 1
1. 2.

MASALAH 2
JALAN DESA DI WILAYAH RT 07 SEPANJANG 1500 M RUSAK BERAT LINGKUNGAN PERUMAHAN PENDUDUK RW 13 TIDAK SEHAT

POTENSI 3
-BATU -PASIR -TENAGA GOTRO -LKMD -KADER-KADER DESA -PUSTU -BATU -PASIR -KAYU -TENAGA GOTRO

3.

JEMBATAN DI DUSUN PAKIS LONGSOR

4.

DI TIGA DUSUN PADA MUSIM KEMARAU KEKURANGAN AIR

-SUNGAI -MATA AIR LUAR DESA -BIAYA DARI SWADAYA -BATU,PASIR

1
5.

2
DI DUSUN PAKIS SEBAGIAN BESAR RUMAH PENDUDUK TERGENANG AIR

3
-SELOKAN -BATU -PASIR -TENAGA GOTRO -POSYANDU -KADER-KADER POSYANDU -PUSTU -POSYANDU -KADER-KADER POSYANDU -PUSTU -BIDAN DESA

6. 7.

BANYAK ANAK BALITA DI RW 13 TERSERANG PENYAKIT CAMPAK

PADA MUSIM PANCAROBA BANYAK MASYARAKAT DI DESA TERSERANG ISPA

9.

PADA MUSIM HUJAN BANYAK MASYARAKAT DI DUSUN TAMAN TERKENA DIARE

-POSYANDU -GOTRO MASYARAKAT -PUSTU -BIDAN DESA
-KOLAM -IRIGASI -PETANI TAMBAK -IRIGASI TERSIER -LUAS LAHAN PERSAWAHAN -KLP TANI -KUD

10.

TAMBAK/KOLAM IKAN KURANG DIMANFAATKAN OLEH PETANI TAMBAK

11.

PADA MUSIM KEMARAU HASIL PANEN MEROSOT (GAGAL)

1
11. 12.

2
PENGURUS SIMPAN PINJAM TIDAK PERNAH MELAKUKAN MUSYAWARAH ANGGOTA

3
-MODAL USAHA BESAR -PENGURUS LENGKAP -SARANA -ADA PROYEK PELATIHAN -ADA KREDIT BUNGA RENDAH

KUD KURANG BERMANFAAT DALAM MEMASARKAN HASIL PERTANIAN

13.

PERANGKAT DESA KURANG DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT

-PERANGKAT LENGKAP -SARANA

14.

PENGURUS LKMD SEBAGIAN BESAR TIDAK TAMPAKKEGIATANNYA
SEBAGIAN KELOMPOK TANI DUSUN PAKIS MACET

-PENGURUS LENGKAP -TENAGA POTENSIAL

15.

-LEMBAGA -PENGURUS LENGKAP

LATAR BELAKANG PENENTUAN PERINGKAT MASALAH

MASALAH BANYAK

MASALAH SAMA-SAMA MENDESAK
TEBATASNYA POTENSI

PENGERTIAN PROSES KEGIATAN MENGKAJI

BERAT RINGANNYA MASALAH

MENYUSUN URUTAN MASALAH SESUAI KEMAMPUAN/ KONDISI

TUJUAN PENENTUAN PERINGKAT MASALAH
A. MEMILIH & MENENTUKAN MASALAH DENGAN TEPAT B. MENGETAHUI MASALAH YG MENDESAK BAGI MASYARAKAT C. DIPEROLEHNYA DAFTAR URUTAN MASALAH D. KESATUAN PEMAHAMAN TENTANG URUTAN MASALAH

4. CARA MENGGUNAKAN TABEL SKOR PENENTUAN PERINGKAT MASALAH

A. MENYEPAKATI KRITERIA 1. Dirasakan oleh orang banyak 2. Sangat parah 3. Menghambat peningkatan pendapatan 4. Sering terjadi 5. Tersedia potensi B. KRITERIA TERSEBUT DITEMPEL PADA KOLOM KOLOM F5

C. MASUKKAN MASALAH DARI F4 KE KOLOM 1. D. MENSEPAKATI KISARAN NILAI TERENDAH & TERTINGGI. Misal : kisaran nilai 1 – 5 *Nilai 5 = Sangat Sering Sekali *Nilai 4 = Sangat Sering *Nilai 3 = Cukup Sering *Nilai 2 = Jarang *Nilai 1 = Tidak Sering E. MENGKAJI MASALAH DENGAN

F. MENGKAJI SATU PERSATU BERDASARKAN KENYATAAN. G. JUMLAHKAN SKOR DARI SETIAP MASALAH. H. SKOR YANG SAMA DIKAJI KEMBALI.
I. SEMAKIN TINGGI SKOR MAKA PERINGKAT AKAN SEMAKIN TINGGI.

FORMULIR 7 : PENENTUAN PERINGKAT MASALAH
Masalah Dirasak n Oleh Banyak Orang Sangat Parah Mghmbt Pngktan Pndptan Sering Terjadi Tersedia Potensi Untuk Mmchkan Masalah Jumla h Nilai Urutan Peringka t

1

2

3

4

5

6

7

8

Contoh FORMULIR 7 : PENENTUAN PERINGKAT MASALAH
Masalah Dirasakn Oleh Banyak Orang Sangat Parah Mghmbt Pngktan Pndptan Sering Terjadi Tersedia Potensi Untuk MmchkM asalah Jumlah Nilai Urutan Peringkt

1
Jalan Desa di wilayah RW 07 sepanjang 1500 Meter rusak Di 3 dusun pada musim Kemarau kekurangan air Di Dusun Pakis sebagian Rumah penduduk Tergenang air Banyak anak balita di RW 13 menderita campak Pd msm hujan banyak Masy ds.taman & pakis Terserang diare Kegiatan kelompok tani Di dusun Pakis macet

2
4 5 4 3 3

3
3 4 4 4 3

4
4 2 3 4 2

5
2 5 4 3 1

6
4 5 4 4 3

7
17 21 19 18 12

8
4 1 2 3 8

2

2

4

3

2

13

7

1
Jalan Desa di wilayah RW 07 sepanjang 1500 Meter rusak Di 3 dusun pada musim Kemarau kekurangan air

2
3 3

3
2 5

4
5 1

5
1 3

6
4 2

7
15 14

8
5 6

PENGKAJIAN TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH
LATAR BELAKANG MASALAH

TINDAKAN YG TEPAT DAPAT MEMECAHKAN MASALAH DNG TEPAT PENGHEMATAN TENAGA, WAKTU & SARANA

PENGERTIAN KEGIATAN ANALISIS
A. MASALAH DIBANDINGKAN DENGAN

B. PENYEBAB

DUKUNGAN POTENSI

LINGKUP A. MENGURAIKAN MASALAH KE PENYEBAB

B. MENGURAIKAN POTENSI YG MENDUKUNG PEMECAHAN PENYEBAB MASALAH C. MEMBANDINGKAN MASALAH, POTENSI DENGAN POTENSI YG TERSEDIA
D. MEMPERTIMABNGKAN BEBERAPA KEGIATAN YG DAPAT DILAKUKAN E. MEMILIH KEGIATAN

TUJUAN
A. MENGETAHUI PENYEBAB MASALAH

B. MENGETAHUI POTENSI YG DAPAT DIGUNAKAN

C. MEMILIH TINDAKAN YG TEPAT

CARA-CARA PENGKAJIAN
A. MENGISI KOLOM 2 DNG MASALAH YG SESUAI DNG PERINGKAT DARI F5 B. MENGISI KOLOM 3 DENGAN PENYEBAB MASALAH, PENENTUAN PENYEBAB MASALAH : 1. MENDAFTAR BERBAGAI PENYEBAB LANGSUNG 2. MENGANALISA BEBERAPA PENYEBAB MASALAH YG DITENTUKAN LANGSUNG DARI MASY 3. MEMILIH 1 ATAU 2 PENYEBAB LANGSUNG C. MENGISI KOLOM 4 DNG POTENSI SUMBER DAYA YG DAPAT MEMECAHKAN MASALAH D. MENGISI KOLOM 5 DNG ALTERNATIF TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH E. MENGISI KOLOM 6 DNG TINDAKAN YG LAYAK

FORMULIR 8 : PENGKAJIAN TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH
NO. MASALAH PENYEBAB POTENSI ALTERNATIF TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH 5 TINDAKAN YANG LAYAK 6

1

2

3

4

Contoh FORMULIR 8 : PENGKAJIAN TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH
NO. MASALAH PENYEBAB POTENSI ALTERNATIF TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH TINDAKAN YANG LAYAK

1

2

3 debit air bersih semakin berkrg Banyak pipa Pipa bocor Parit/selokan Bnyk yg rusak Tangkis sungai Jebol 50 m

4

5 pemb bak pnmpngan air penggantian pipa yg bocor

6 pemb bak pnmpngan air penggantian pipa yg bocor

1

di 3 dusun pada msm kemarau kkrg air bersih

-sungai -smbr air dr luar desa -swadaya
-selokan/prt -batu, pasir -gotro

2

di Ds Pakis sbgn rmh pnddk tergenang air 1 m pd msm hjn

Perbaikan parit/ Perbaikan parit/ Selokan air Selokan air Perbaikan Tangkis sungai Perbaikan Tangkis sungai

1

2 byk anak balita Dirwis terserang Pnykt campak

3 kesadaran ibu2 ttg kshtn rndh Posyandu blm melaks imnsasi lingk RW 13 kurang sehat

4 -Pustu -Posyandu -Kader Posyandu

5 pemb & pylh kshtn mengadakan imunisasi mengadakan gerkesling

6 pemb & pylh kshtn mengadakan imunisasi

3.

4.

Jalan ds di wil banyak dilalui RT 07 sepanjang kendaraan 1.500 m rusak besar/truk

-batu, pasir -gotro

pemb portal pengerasan jalan

pemb portal pengerasan jalan

5.

KUD kurang bermabfaat dlm memasarkan hasil pertanian

prs KUD tdk aktif membina trbtsnya dana utk pembelian hasil pertanian

-ada prog pelatihan -kredit bunga

Penmbhn dana melalui kredit bunga rendah

penmbhn dana melalui kredit bunga rendah

dst

dst

dst

dst

dst

1. LATAR BELAKANG
• TINDAKAN YANG DIPILIH HARUS SESUAI DENGAN KEMAMPUAN DESA • KARENA KETERBATASANNYA, SETIAP TINDAKAN HARUS DIPERINGKAT

2. PENGERTIAN
• SUATU KEGIATAN UNTUK MENETAPKAN • PERINGKAT TINDAKAN MELALUI SKORING

3. TUJUAN
A. MENGKAJI TINDAKAN PEMECAHAN MASALAH B. URUTAN TINDAKAN YG LAYAK DAPAT DILAKSANAKAN DI DESA C. TERPILIHNYA JENIS KEGIATAN SEBAGAI DASAR PENYUSUNAN RENCANA

4. UKURAN PENENTUAN PERINGKAT TINDAKAN
* KRITERIA YG DIRUMUSKAN HARUS : A. JELAS B. TIDAK TUMPANG TINDIH C. BESAR PENGARUH TERHADAP TINDAKAN YG AKAN DIUKUR * BOBOT NILAI 1 - 5

LANGKAH-LANGKAH
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. BUAT FORM 7 MENYEPAKATI KRITERIA MEMASUKKAN TINDAKAN YG LAYAK (F6) SESUAI PERINGKAT PEMECAHAN MASALAH KE KOLOM 2 MENSEPAKATI NILAI TERENDAH & TERTINGGI PEMBERIAN NILAI SECARA MUSYAWARAH JUMLAHKAN SKOR DARI SETIAP KRITERIA UNTUK SETIAP TINDAKAN KAJI KEMBALI BILA ADA SKOR YG SAMA SEMAKIN TINGGI NILAINYA MAKA PERINGKATNYA AKAN SEMAKIN TINGGI

FORMILIR 9 : PENENTUAN PERINGKAT TINDAKAN
TINDAKAN YG LAYAK PEMENUHAN KEBUTUHAN ORANG BANYAK DUKUNGAN PNINGKTAN PNDAPATAN MASY DUKUNGAN POTENSI MENGATASI MASALAH JUMLAH NILAI PERINGKAT TINDAKAN

Contoh FORMULIR 10 : PENENTUAN PERINGKAT TINDAKAN
Tindakan yang layak Pemenuhan Kebutuhan Orang Banyak Dukungan Peningkatan Pendapatan Masyarakat Dukungan Potensi Mengatasi Masalah Jumlah Nilai Peringkat Tindakan

Pembangunan bak penampungan air Hujan (bak tadah hujan) Penggantian pipa yg bocor Perbaikan parit/Selokan air

5 4 2 3 4 5 3 2 5

3 2 1 2 4 4 3 1 5

3 3 3 2 4 5 4 2 3

11 9 6 7 12 14 10 5 13

4 6 8 7 3 1 5 9 2

Perbaikan Tangkis sungai
Pembangunan & penyuluh kesehatan
Mengadakan imunisasi Pembangunan portal Pengerasan jalan

Penambahan dana melalui kredit bunga rendah

RKT DESA KEC KAB/KOTA TAHUN

:………….. : ………… : ………… : …………

NO

KEGIATAN

LOKASI

SIFAT

VOL

SASARAN/ MANFAAT

WAKTU PELAKS

BIAYA

PENANG GUNG JAWAB

KET

B

R

L

JML

SUM BER

1 2 3 4 5 6 7

TEKNIK PERENCANAAN TK. KEC,KAB / KOTA, PROV

DAUR TAHAPAN KEGIATAN

ANALISIS KEADAAN
• ANALISIS PERMASALAHAN Menyidik masalah-masalah yang terkait dengan suatu keadaan yg ingin diperbaiki melalui suatu kegiatan pembangunan. • ANALISIS TUJUAN Meneliti tujuan-tujuan yg dapat dicapai sebagai akibat dari pemecahan masalah-masalah tsb. • ANALISIS ALTERNATIF Menetapkan pendekatan kegiatan yg paling memberi harapan utk berhasil. • ANALISIS PERAN Menyidik pihak-pihak (lembaga, kelompok masy. Dsb) yg terkait dgn kegiatan & mengkaji kepentingan & potensinya

ANALISIS PERMASALAHAN

ANALISIS PERMASALAHAN ADALAH SUATU ALAT UNTUK :

• Menyidik masalah-masalah utama yang terkait dgn suatu keadaan yg ingin diperbaiki. • Meneliti sebab-sebab & akibat-akibat dari permasalahan-masalah tsb. • Memperlihatkan informasi ini sbg rangkaian hubungan sebab akibat dalam suatu diagram.

BAGAIMANA CARA MELAKUKANNYA :
• TAHAP 1 Tulislah rumusan-rumusan singkat dari calon masalah inti pada kartu-kartu & tempelkan pada papan. • TAHAP 2 Pilihan satu masalah inti. • TAHAP 3 Telitilah masalah-masalah lainnya yg menyebabkan masalah inti ; letakkan kartu-kartu ini dibawah masalah inti. • TAHAP 4 Telitilah masalah-masalah lainnya yg diakibatkan oleh masalah inti ; letakkan kartu-kartu ini di atas masalah inti.

lanjutan
• TAHAP 5 Bentuklah suatu diagram ; utk itu, tunjukkan semua hubungan sebab akibat yang penting dgn tanda panah. • TAHAP 6 Periksalah diagram secara keseluruhan dan, apabila diperlukan, perbaikilah utk menjamin keabsahan & kesempurnan analisis permasalahan.

Perhatikan
• Rumuskanlah masalah sebagai keadaan negatif. • Tulislah hanya 1 masalah pada 1 kartu. • Catatlah hanya masalah-masalah yg nyata & janganlah masalah-masalah yg dibayangkan atau yg diperkirakan akan terjadi pada masa depan. • Masukkanlah hanya masalah-masalah yg dianggap penting oleh sebagian besar anggota kelompok perencana. Janganlah terpaku pada rincian yg terlalu dlm pada suatu bagian analisis permasalahan

lanjutan
• Letakkan suatu masalah pada diagram tidak menunujkkan pentingnya & tidak pentingnya masalah tsb.Dalam hal ini, masalah inti bukanlah masalah terpenting, tetapi suatu masalah yg agak sentral dlm keadan/bidang yg ingin diteliti. • Tunjukkanlah hanya hubungan sebab akibat yg utama & langsung.

KURANG TERJAMINNYA KAMTIBNAS MENINGKATNYA KEJAHATAN

ANALISIS MASALAH

MENINGKATNYA PENGGUNA NARKOBA

KURANG TAHUNYA EFEK SAMPING

KURANG TAHUNYA SANKSI HUKUM

KURANGNYA PENGAWASAN ORANGTUA

KURANGNYA PENGAMALAN AGAMA

KURANGNYA PENGETAHUAN TTG NARKOBA

KURANGNYA PENGETAHUAN HUKUM

ORANGTUA TERLALU SIBUK KERJA

KURANGNYA PENGETAHUAN AGAMA

KURANGNYA PENYULUHAN NARKOBA

KURANGNYA SOSIALISASI HUKUM

KURANGNYA PENGETAHUAN KELUARGA SEJAHTERA

KURANGNYA PENDIDIKAN AGAMA

KURANGNYA PENYULUHAN KELUARGA SEJAHTERA

ANALISIS TUJUAN

ANALISIS TUJUAN ADALAH SUATU ALAT UNTUK :

• Meneliti tujuan-tujuan yang ingin dicapai sebagai akibat dari pemecahan masalahmasalah yg telah disebutkan dalam analisis permasalahan. • Menelaah hubungan tindakan hasil di antara tujuan-tujuan tsb. • Memperhatikan informasi ini sbg rangkaian hubungan tindakan hasil dalam suatu diagram

BAGAIMANA CARA MELAKUKANNYA ? • TAHAP 1 Mulailah dg analisis permasalahan & kemudian gantilah semua pernyatan keadaan negatif (masalah) menjadi pernyataan keadaan positif (tujuan). • TAHAP 2 Telitilah semua tujuan & hubungannya agar masuk akal & layak serta sesuaikanlah apabila diperlukan. • TAHAP 3 Bentuklah suatu diagram ; untuk itu, tunjukkan dgn tanda panah semua hubungan tindakan hasil yg utama & langsung. • TAHAP 4 Periksalah diagram secara keseluruhan & kemudian pertajamlah utk menjamin keabsahan & kesempurnan analisis tujuan.

PERHATIKAN
• Analisis tujuan suatu hal yg tidak boleh dikerjakan secara dangkal. Analisis tujuan diharapkan lebih tajam, absah & sempurna dibanding analisis permasalahan. • Struktur analisis tujuan mungkin berbeda dg struktur analisis permasalahan :
 Pernyataan-pernyataan terdahulu mungkin perlu dihapus atau diriumsukan kembali.  Tujuan-tujuan baru mungkin perlu ditambah apabila hal ini bersangkut paut & penting utk mencapai tujuan tertentu di dalam analisis tujuan.

KAMTIBNAS TERJAMIN

ANALISIS TUJUAN

MENURUNNYA KEJAHATAN

MENURUNNYA PENGGUNA NARKOBA

MENINGKATNYA PENGETAHUAN EFEK SAMPING

MENINGKATNYA PENGETAHUAN SANKSI HUKUM

MENINGKATNYA PENGAWASAN ORANGTUA

MENINGKATNYA PENGAMALAN AGAMA

MENINGKATNYA PENGETAHUAN TTG NARKOBA

MENINGKATNYA PENGETAHUAN HUKUM

BEKERJA SESUAI WAKTU

MENINGKATNYA PENGETAHUAN AGAMA

PENYULUHAN NARKOBA

SOSIALISASI HUKUM

MENINGKATNYA PENGETAHUAN KELUARGA

SEJAHTERA

PONDOK PESANTREN KILAT

PENYULUHAN KELUARGA SEJAHTERA

ANALISIS ALTERNATIF

ANALISIS ALTERNATIF
Adalah suatu alat/tatacara untuk : • Melihat beberapa kemungkinan pilihan (alternatif) hubungan tindakan hasil (rangkaian tujuan) dari analisis tujuan yg mengarah pada suatu keadaan tertentu yg diinginkan (tujuan). • Menilai masing-masing alternatif utk mengetahui apakah rangkaian tujuan tsb dpt digunakan sbg dasar utk mengembangkan strategi kegiatan. • Memilih salah satu rangkaian tujuan.

BAGAIMANA CARA MELAKUKANNYA ? • TAHAP 1 Pelajarilah kembali analisis tujuan. Tentukanlahn secara garis besar, tujuan manakah yg ingin dicapai sbg dampak utama kegiatan. • TAHAP 2 Telaah beberapa alternatif rangkaian tujuan yg mengarah pada tujuan tsb. • TAHAP 3 Nilailah masing-masing alternatif tsb apakah layak digunakan sbg dasar utk mengembangkan strategi kegiatan. Utk itu tentukanlah kriteria & cara penilaian yg cocok. • TAHAP 4 Pilihlah salah satu alternatif

PERHATIKAN
• Metode ini tidak menetapkan kriteria & cara penilaian yg baku utk menilai alternatif-alternatif, karena :  Pilihan tsb sangat tergantung dari kepentingan & prioritas pihak-pihak yg akan terlibat dlm pelaksanaan.  Merangsang suatu proses pembahasan yg mendalam ttg alternatif-alternatif pendekatan kegiatan. • Berikutnya adalah beberapa contoh kriteria penilaian yg dpt digunakan :  Kebutuhan sarana kegiatan (anggaran, personil dll)  Jangka waktu pelaksanaan proyek yg tersedia  Peluang berhasilnya pencapaian tujuan.

lanjutan
 Prioritas kebijaksanaan Pemerintah  Apa saja yg sedang dikerjakan oleh pihak lain (hindarkanlah tumpang tindih) !  Apakah kegiatan tsb dpt memberikan sumbangan bagi usaha-usaha lain ?  Kemungkinan kesinambungan perkembangan kegiatan & dampak kegiatan setelah kegiatan berakhir (sustainability)  Dampaknya terhadap lingkungan  Perbandingan keuntungan biaya & sbgnya • Jangan mengharap bahwa rangkaian tujuan yg dipilih sbg alternatif pendekatan kegiatan dpt diambil sbg tujuan kegiatan. Biasanya rangkaian tujuan tsb perlu disesuaikan utk menjadi lengkap, taat azaz/logis & realitis.

ANALISI ALTERNATIF PEMILIHAN PENDEKATAN KEGIATAN
KRITERIA
PENDEKA TAN TERPADU JANGKA WAKTU PELAKS. KEGIATAN NILAI TERTINGGI = WAKTU TERCEPAT UTK TERCAPAINYA DAMPAK KEBUTUHAN AKAN SARANA KEGIATAN NILAI TERTINGGI = PEMAKAIAN SARANA TERKECIL DAMPAK SOSIAL NILAI TERTINGGI = DAMPAK POSITIF TERTINGGI KESINAMBUNGAN DAMAPK KEGIATAN NILAI TERTINGGI = PELUANG KESINAMBUNGAN TERTINGGI JUMLAH NILAI 3

PENILAIAN TEGAS
PENDEKATA N PEYEDIAAN SAPRODI 2 PENDEKATA N PEYULUHAN 1 BOBOT

PENILAIAN TEGAS DENGAN PEMBOBOTAN
PENDEKATAN TERPADU PENDEKATAN PENYEDIAAN SAPRODI 8 PENDEKATAN PENYULUHAN

4

12

4

1

2

3

3

3

6

9

3

1

2

1

3

1

2

1

2

3

2

2

4

6

8

7

9

20

19

21

ANALISIS PERAN

ANALISIS PERAN
ADALAH SUATU ALAT UNTUK : • Memberikan gambaran mengenai semua lembaga & kelompok yg berkaitan atau berkepentingan dg kegiatan. • Menyidik kepentingan/prioritas pihak-pihak tsb. • Menelaah konsekuensi & implikasi yg hrs dipertimbangkan dlm penyusunanrencana kegiatan.

BAGAIMANA CARA MELAKUKANNYA ?
• Tulislah pada kartu-kartu, semua lembaga/kelompok yg berkaitan /berkepentingan dg kegiatan. • Kelompokkan pihak-pihak tsb (misalnya penerima manfaat, lembaga pelaksana, mitra kegiatan) • Sebutkan ciri usaha (utk kelompok perorangan / swasta) atau tugas / fungsi (utk lembaga) • Telaah utk setiap pihak :
 Kepentingan/prioritas  Potensi/kemampuan  Kelemahan yg dimiliki/hambatan yg dialami.

• Atas dasar keadaan lembaga / kelompok, telaah konsekuensi & implikasi yg hrs dipertimbangkan sbg kegiatan & risiko kegiatan.

PERHATIKAN
• Dlm urutan alat-alat yg digunakan utk menganalisis keadaan yg ingin diperbaiki dg kegiatan, analisis peran juga dpt diterapkan sbg langkah pertama apabila pendekatan kegiatan/tujuan-tujuan & kegiatan telah ditentukan. Hal ini misalnya, apabila digunakan dlm rangka evaluasi & penyesuaian rencana kegiatan. disamping itu, langkah 1 & 2 dari analisis peran juga dpt dilaks. untuk mengetahui siapa sajakah pihak-pihak yg terkait dg permasalahan yg ingin dianalisis.

INDIKATOR

INDIKATOR-INDIKATOR OBYEKTIF

• Menggambarkan inti setiap tujuan kegiatan (hasil-hasil kerja, maksid & sasaran kegiatan) & setiap asumsi-asumsi penting. • Menetapkan target-target utk dpt mengukur apakah tujuan/asumsi tertentu telah tercapai/terwujud. • Merupakan dasar utk pengendalian & evaluasi.

BAGAIMANA CARA MENETAPKAN ?
• Rumuskanlah indikator-indikator utk sasaran kegiatan, maksud kegiatan, hasil-hasil kerja & setiap asumsi dg menyatakan setepat mungkin :
 Kelompok sasaran utk siapa ?  Jumlah berapa banyak ?  Mutu sebaik apa ?  Waktu kapan ?  Tempat dimana ?

• Periksalah apakah tujuan-tujuan & kegiatankegiatan masih realitis & taat azaz serta apabila perlu sesuaikanlah.

PERHATIKAN
• Sebuah indikator haruslah :
 Menggambarkan inti dari tujuan/asumsi yg ingin diukur setepat mungkin.  Hanya mengukur pencapaian satu tujuan/asumsi saja.  Mudah diterapkan yaitu data yg diperlukan utk mengukurnya dpt diperoleh secara mudah & murah.

• Apabila suatu tujuan/asumsi mengundang banyak segi yg perlu diukur, maka tetapkanlah lebih dari 1 indikator.

lanjutan
• Tentukanlah target-target utk beberapa titik waktu agar pemantauan dpt dilakukan secara berkala. • Apabila sumber data utk mengukur sebuah indikator tidak ada, carilah indikator yg lain/merencanakan kegiatan untuk memperoleh data yg diperlukan (mis : merenc. Sebuah survai keadan awal kegiatan). • Apabila sebuah indikator hanya akan memperhatikan suatu perubahan setelah jangka waktu yg sama, carilah indikator lain yg dpt memberikan suatu indikasi secara kira-kira lebih dahulu (indikator penduga/proxy indicator)

SUMBER PEMBUKTIAN/ VERIFIKASI

SUMBER PEMBUKTIAN
Sumber pembuktian adalah struktur sumber data yg diperlukan utk mengukur tingkat pencapaian target yg tercantum pada indikator, misalnya :
– Data statistik resmi – Laporan-laporan kemajuan kegiatan – Naskah-naskah hasil rapat – Survai-survai

PERHATIKAN
• Tetapkanlah 1/lebih sumber-sumber pembuktian utk setiap indikator. • Carilah sumber data sebagai sumber pembuktian yang :
Dapat dipercaya Dapat menyediakan data sesuai keperluan (tingkat agregasi/satuan, jangka waktu, dsb) pada waktunya & murah.

• Apabila tidak ditemukan sumber pembuktian yg cocok, ubahlah indikator

Contoh

DAFTAR USULAN KEGIATAN TAHUN 2008
• • • • • • • • Unit penanggungjawab/ pelaksana Sektor Sub sektor Program Nama kegiatan Lokasi Sifat kegiatan Nilai & sumber biaya : a. Nilai/biaya kegiatan sumber biaya :
• APBD Prov • APBD Kab/kota • Swadaya masyarakat

: Dinkes : Kesehatan : Kesehatan : Perilaku Hidup Sehat & Damas : Penyuluhan narkoba bagi keluarga & remaja : Jateng : Baru/lanjutan : Rp. 36.000.000
: Rp. 36.000.000,: Rp. – : Rp. -

Sasaran yg direncanakan :
     Th. 2000 – 2003 Th. 2000 Th. 2001 Th. 2002 Th. 2003 : 500 or (L :260, P : 240) : 150 or (L : 80, P : 70) : 150 or (L : 80, P : 70) : 100 or (L : 50, P : 50) : 100 or (L : 50, P : 50)

KERANGKA KERJA LOGIS
KEGIATAN PENYULUHAN NARKOBA BAGI KELUARGA & REMAJA

TUJUAN

HARAPAN

INDIKATOR

ALAT VERIFIKASI

ASUMSI

Program (G)

Kamtibmas terjamin

Th. 2000 4 gangguan kamtibnas Th. 2001 1 gangguan kamtibnas Th. 2003 3 kejadian tawuran di diskotik 1 tindak kekerasan thd wanita Th. 2001 1 pemerkosaan Th. 2000 100 pengguna narkoba 74 laki & 26 wanita Th. 2001 11 pengguna narkoba 10 laki & 1 wanita 1. DIPDA 2. PO 3. LK 4. Jadwal kegiatan 5. Organisasi kegiatan

Laporan statistik Laporan Polres Laporan statistik Laporan Polres

Supermasi hukum ditegakkan Dukungan aparat Dukungan masyarakat

Fungsional (P)

Menurunnya kejahatan

Luaran (O)

Menurunnya pengguna narkoba

Laporan statistik Laporan DinKessos

Bintek kontinyu Motivasi keluarga sangat tinggi

Asupan (I)

1. Adanya penyuluh 2. Tersedianya materi / buku 3. Tersedianya sarana /prasarana

1. Propeda 2. Renstra 3. Repetada 4. Program Kerja

Dukungan aparat, masyarakat & keluarga

Terima Kasih

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->