Anda di halaman 1dari 12

1

SATUAN ACARA PENGAJARAN Materi Tempat Durasi Sasaran Penyaji : Tanggal / Waktu : Diet pada Hipertensi : Masjid Arr-rahman : 13 Desember 2009/ jam 12.00-12.25 : 1 pertemuan (1x 25 menit) : ibu-ibu pengajian

Tujuan Institusional Meningkatkan pengetahuan masyarakat RW: . Kel:..tentang pelaksanaan Hipertensi Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti pertemuan selama 25 menit, diharapkan lelompok peserta pengajian Ar-rahman mampu menerapkan diet Hipertensi. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti pertemuan selama 25 menit, ibu-ibu pengajian Ar-rahman diharapkan mampu :

Mampu menyebutkan kembali pengertian hipertensi dengan benar Mampu menyebutkan 3 dari 5 penyebab hipertensi Mampu menyebutkan 3 dari 4 tanda dan gejala hipertensi Mampu menyebutkan 3 dari 8 cara pencegahan dan perawatan penyakit hipertensi Mampu menyebutkan Prinsip Diet untuk Hipertensi Mampu menyebutkan 4 dari 10 pelaksanaan diet yntuk hipertensi

Analisis Tugas Know Menyebutkan pengertian hipertensi dengan benar

Menyebutkan penyebab hipertensi dengan benar

Menyebutkan tanda dan gejala hipertensi dengan benar

Menyebutkan cara pencegahan dan perawatan penyakit hipertensi dengan benar


Menyebutkan Prinsip Diet untuk Hipertensi Menyebutkan 4 dari 10 pelaksanaan diet ntuk hipertensi

Do

Melakukan pelaksanaan diet hipertensi

Show Menunjukkan sikap memperhatikan materi yang diberikan Memberikan tanggapan dan mengembangkan keingintahuan Dalam melakukan tindakan dilakukan dengan benar dan mandiri

Pokok Bahasan Diet pada Hipertensi Sub Pokok Bahasan 1. Pengertian hipertensi
2. Penyebab hipertensi

3. Tanda dan gejala hipertensi 4. Cara pencegahan dan perawatan penyakit hipertensi 5. Makanan yang boleh dimakan
6. Makanan yang tidak boleh di makan

Materi Pengajaran : (dilampirkan) Strategi Instruksional Menjelaskan materi-materi pengajaran


Menggunakan media pengajaran untuk mempermudah pemahaman ibu-ibu

pengajian Ar-rahman
Memberikan kesempatan bertanya pada ibu-ibu pengajian Ar-rahman Mengadakan tanya jawab untuk mengetahui sejauh mana pemahaman ibu-

ibu pengajian Ar-rahman

Kegiatan Belajar Mengajar Tahap Pra Kegitan pendidik

Kegiatan peserta didik

Metode

Media

waktu 5 menit

Menyiapkan perlengkapan Set ruangan Menyiapkan daftar Menyimak C E R cakupan Menyimak akan A M A Mengutaraka n pendapat H Tanya jawab Ceramah Power point (Infocus) Power point (Infocus) hadir Melakukan perkenalan Menjelaskan pembelajaran Menjelaskan materi dibahas yang

Kegiatan membuka

5 menit

tujuan Menyimak

Uraian materi

Menjelaskan pengertian hipertensi

10 menit

Menjelaskan penyebab Menyimak hipertensi Menjelaskan Menjelaskan pencegahan perawatan hipertensi tanda cara dan penyakit

dan gejala hipertensi

Kegiatan menutup

Mengundang komentar Mengutaraka atau pertanyaan dari n peserta didik ide pertanyaan komentar

Tanya

5 menit

atau jawab

Menjawab peserta didik

atau pertanyaan dari Menyimak Memberi kesimpulan

Ceramah

dari pembahasan

Menyimak

Ceramah

Variasi Media 1. Power point (infocus) 2. Poster 3. Leafleat 4. Flip chart

Daftar Pustaka Almatsier Sunita. 2006. Penuntun Diet. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Mahan L Kathleen, Stump Sylvia Escott.2004. Food Nutrition & Diet Therapy. Philadelphia: Saunder Setiawan, dkk. 2008. Care Your Self,Hipertensi. Jakarta: Penebar plus Wilson.P. 1994. Patofisiologi. Jakarta: EGC Quote. 2008. Diet Untuk Penderita Hipertensi. http: //www. bluefame. com/ lofiversio/index.php/t103494.html (di akses tanggal 24 November 2009)

Metode Pengajaran 1. Ceramah 2. Tanya jawab 3. Cerdas cermat Evaluasi Evaluasi lisan : a. Jelaskan Pengertian hipertensi ?
b. Sebutkan Penyebab hipertensi ?

c. Sebutkan Tanda dan gejala hipertensi ? d. Jelaskan Cara pencegahan dan perawatan penyakit hipertensi ?
e. Sebutkan Prinsip Diet untuk Hipertensi?

f. Sebutkan Pelaksanaan diet hipertensi ? g. penggunaan garam untuk penderita hipertensi (Diet Hipertansi)?

Kunci jawaban :
1. Pengertian hipertensi

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah lebih dari normal dimana tekanan darahnya lebih dari 140/90mmHg. 2. Penyebab Hipertensi a. Usia Tingginya angka kejadian pada usia diatas 55 tahun, hal ini disebabkan pada masa - masa tersebut terdapat degenaratif atau penurunan fungsi organ tubuh termasuk pembuluh darah dan jantung b. Jenis kelamin Angka kejadian hipertensi sering meningkat pada laki - laki daripada wanita c. Riwayat keluarga Hipertensi sering di sebabkan oleh penyakit keturunan d. Obesitas atau kegemukan Kegemukan merupakan suatu masalah keadaan tubuh dimana terdapat cadangan lemak yang berlebih. Merokok, makanan yang tinggi lemak seperti makanan yang mengandung kolestrol. e. Stress emosional, riwayat penyakit jantung 3. Tanda dan Gejala Hipertensi Umumnya gejala yang sering muncul adalah:
a. Pusing-pusing, sakit kepala, sesak dan gelisah

b. Emosi yang meningkat c. Susah tidur d. Penglihatan kabur e. Emosi yang meningkat f. Rasa pegal didaerah bahu, mual, muntah

g. Tekanan darah lebih dari 150/90 mmHg

4. Cara Pencegahan dan Perawatan Penyakit Hipertensi a. Menurunkan berat badan yang gemuk b. Diet rendah garam dan lemak c. Merubah kebiasaan yang tidak sehat, kurangi atau hentikan rokok d. Olahraga yang teratur seperti jalan-jalan, jogging e. Kontrol tekanan darah secara teratur f. Minum obat-obatan anti hipertensi g. Mengurangi hal-hal yang membuat stress emosional h. Untuk usia banyak minum air putih 6-8 gelas / hari 5. Prinsip Diet untuk Hipertensi :
a.

Membatasi konsumsi mineral Natrium (600 - 200 mg/hr)

b. Menghindari konsumsi makanan sumber lemak dan cholesterol c. Konsumsi Kalori sesuai kebutuhan

6. Pelaksanaan diet:
a. Batasi penggunaan garam dapur (NaCl) antara 1/4 sdt garam

hingga tanpa garam sama sekali, tergantung berat/ringannya hipertensi. b. Hindari konsumsi produk laut selain ikan (udang, kerang, cumi, kepiting,dan sejenisnya) karena tinggi Na dan Cholesterol c. Hindari konsumsi protein tinggi lemak/cholesterol (kambing, babi, jeroan, babat, cingur, kuning telur, ayan ras, dan sejenisnya) d. Konsumsi lauk hewani sebaiknya beragam (antara makan pagisiang-malam sebaiknya tidak sama) maks. 50gr satu kali makan atau 1/3 btr telur sekali makan. e. Hindari konsumsi makan/minuman yang menggunakan pengawet (biasanya menggunakan senyawa Na sbg bahan pengawet) f. Hindari konsumsi mie instan (krn mie & bumbunya tinggi Na) g. Konsumsi ikan dalam kondisi segar (bukan ikan asin/ikan pindang) h. Hindari proses pemasakan dengan menggunakan minyak/lemak (digoreng, tumis, oseng-oseng) dan penyedap makanan
i. Hindari buah yang mengandung tinggi lemak/Na (apokat, pisang)

7. Penggunaaan garam pada penderita hipertensi (diet rendah garam) ?


a. Diet rendah garam I : untuk penderita hipertensi berat dianjurkan

untuk tidak menambahkan garam dapur dalam makanan.


b. Diet rendah garam II: ditujukan untuk penderita hipertensi sedang

(100-114 mmhg). Garam dianjurkan sendok teh garam dapur.


c. Diet rendah garam III: ditujukan untuk penderita hipertensi ringan

(diastole kurang dari 100 mmhg), garam dapur dianjurkan sendok teh.

MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah lebih dari normal dimana tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmhg. Kriteria Penyakit Hipertensi : No Kriteria Tekanan Darah (mmHg) Sistolik 1 2 3 Normal Perbatasan (Hight normal) Hipertensi Derajat 1 (ringan) Derajat 2 (sedang) Derajat 3 (berat) Derajat 4 (sangat berat) <130 130-139 140-159 140-149 160-169 180-209 >210 100-109 110-119 >120 Diastolik <85 85-89 90-99

B. Penyebab hipertensi 1. Usia Tingginya angka kejadian pada usia diatas 55 tahun, hal ini disebabkan pada masa - masa tersebut terdapat degenaratif atau penurunan fungsi organ tubuh termasuk pembuluh darah dan jantung 2. Jenis kelamin Angka kejadian hipertensi sering meningkat pada laki - laki daripada wanita 3. Riwayat keluarga Hipertensi sering di sebabkan oleh penyakit keturunan

4. Obesitas atau kegemukan Kegemukan merupakan suatu masalah keadaan tubuh dimana terdapat cadangan lemak yang berlebih. Merokok, makanan yang tinggi lemak seperti makanan yang mengandung kolestrol. 5. Stress emosional, riwayat penyakit jantung

C. Tanda dan gejala hipertensi Umumnya gejala yang sering muncul adalah:
1. Pusing-pusing, sakit kepala, sesak dan gelisah

2. Mudah marah 3. Susah tidur 4. Penglihatan kabur 5. Rasa berat di tengkuk 6. Mudah lelah 7. mual, muntah D. Cara pencegahan dan perawatan penyakit hipertensi 1. Menurunkan berat badan yang gemuk 2. Diet rendah garam dan lemak 3. Merubah kebiasaan yang tidak sehat, kurangi atau hentikan rokok 4. Olahraga yang teratur seperti jalan-jalan, jogging 5. Kontrol tekanan darah secara teratur 6. Minum obat-obatan anti hipertensi 7. Mengurangi hal-hal yang membuat stress emosional
8. Untuk usia lanjut banyak minum air putih 6-8 gelas / hari

E. Prinsip diet untuk hipertensi :

1.

membatasi konsumsi mineral natrium (600 - 200 mg/hr)

2. Menghindari konsumsi makanan sumber lemak dan cholesterol


3. Konsumsi kalori sesuai kebutuhan

10

F. Pelaksanaan diet:
1. Batasi penggunaan garam dapur (nacl) antara 1/4 sdt garam

hingga tanpa garam sama sekali, tergantung berat/ringannya hipertensi.


2. Hindari konsumsi produk laut selain ikan (udang, kerang, cumi,

kepiting,dan sejenisnya) karena tinggi na dan cholesterol


3.

hindari konsumsi protein tinggi lemak/cholesterol (kambing, babi, jeroan, babat, cingur, kuning telur, ayan ras, dan sejenisnya) konsumsi lauk hewani sebaiknya beragam (antara makan pagisiang-malam sebaiknya tidak sama) maks. 50gr satu kali makan atau 1/3 btr telur sekali makan.

4.

5. Hindari konsumsi makan/minuman yang menggunakan pengawet

(biasanya menggunakan senyawa na sbg bahan pengawet)


6. Hindari konsumsi mie instan (karena mie & bumbunya tinggi na)

7. Konsumsi ikan dalam kondisi segar (bukan ikan asin/ikan pindang) 8. Hindari proses pemasakan dengan menggunakan minyak/lemak (digoreng, tumis, oseng-oseng) dan penyedap makanan
9. Hindari buah yang mengandung tinggi lemak/na (apokat, pisang)

G. Petunjuk

penggunaan

garam

untuk

penderita

hipertensi

untuk penderita hipertensi terdapat 3 diet:


1. Diet rendah garam I : untuk penderita hipertensi berat dianjurkan

untuk tidak menambahkan garam dapur dalam makanan.


2. Diet rendah garam II: ditujukan untuk penderita hipertensi sedang

(100-114 mmhg). Garam dianjurkan sendok teh garam dapur/hari.


3. Diet rendah garam III: ditujukan untuk penderita hipertensi ringan

(diastole kurang dari 100 mmhg), garam dapur dianjurkan sendok teh garam dapur/hari.

11

H. Berikut ini adalah daftar bahan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan: Bahan Makanan

Dianjurkan Beras, kentang, singkong,

Tidak Dianjurkan

terigu, tapioka, hunkwe, gula, Sumber karbohidrat makaroni, mi, bihun, roti, Roti, biskuit dan kue-kue yang biskuit, kue kering yang dimasak dengan garam dapur dimasak tanpa garam dapur dan/atau baking powder dan soda. dan/atau baking powder dan soda. Otak, ginjal, lidah, sardin, daging, ikan, susu, dan telur yang diolah Sumber protein hewani Telur maksimal 1 btr/hari, dengan garam dapur seperti: daging daging sapi, ayam dan ikan asap, ham, bacon, dendeng, abon, maksimal 100 gr/hari keju, ikan asin, ikan kaleng, korned, ebi, udang kering, telur asin, telur pindang. Tempe, tahu, kacang tanah, Sumber protein nabati kacang hijau, kacang kedele, Selai kacang, keju kacang tanah dan kacang merah, dan kacang- semua kacangan lain yang dimasak dimasak powder dan soda. Semua sayuran segar dan Sayuran sayuran yang diawet tanpa garam dapur dan natrium benzoat. Sayuran yang dimasak dan diawetkan dengan garam dapur dan ikatan natrium lain seperti: sayur dalam kaleng, sawi asin, asinan dan acar. kacang-kacangan dengan garam yang dapur,

tanpa garam dapur, baking baking powder, dan soda.

12

Buah-buahan yang dimasak dan Buahbuahan Semua buah-buahan segar dan diawetkan dengan garam dapur dan buah yang diawet tanpa garam ikatan natrium lain seperti: buah dapur dan natrium benzoat. Minyak goreng, mentega, dan margarin tanpa garam. Teh, kopi Semua Bumbu bumbu yang tidak dalam kaleng, asinan buah, manisan buah. Lemak Minuman Margarin dan mentega biasa. Minuman kaleng Garam dapur (untuk hipertensi berat), baking powder, soda kue, vetsin, kecap, terasi, maggi, tomato ketchup, petis, dan tauco.

mengandung garam dapur dan ikatan natrium yang lain