Anda di halaman 1dari 5

Jurnal Praktikum Teknologi Bahan Alam

Gol Y, Kelompok 8 : 1. Miya Aprilia 2. Rey Kardiono 1. 2. (2443010065) (2443010091)

Judul : Pembuatan Sediaan Sirup dengan bahan Aktif Temulawak Tujuan: Merancang formulasi dan membuat sediaan sirup dengan bahan aktif Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) yang dapat berkhasiat sebagai penambah nafsu makan dan stimulant 3. Matriks Bahan a. Bahan Aktif Bentuk Nama Kandungan Sediaan No Bahan Taksonomi Khasiat Kimia Paten di Aktif Pasaran 1 Simplisia Divisio : Spermatophyta - Minyak - fungistatik pada - Sirup kering Sub Divisio : Atsiri yang berbagai jenis Temulawa temulawak Angiospermae terdiri dari jamur dan k Bregas (Curcuma Classis : beberapa bakteriostatik (http://www xanthorriza Monocotyledonae komponen pada mikroba .bregasnatur Roxb) Ordo : Zingiberales seperti : Staphyllococcus al.com/) Famili : Zingiberaceae Kamfer, sp. dan Genus : Curcuma sikloisopre Salmonella sp. Species : Curcuma n, mirsen, (http://temulawa xanthorriza Roxb pk.org/sifat-danNama Daerah : tolilmetilka kandunganTemulawak (Van Steenis, r-binol kimia1947) (Depkes RI, temulawak/) 1989, Pemanfaatan - Curcuma Tanaman Plus Obat, hal Emulsion 98) - Kurkumino id (Liang OB dkk, 1985) - Antiradang, dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, pewarna makanan, (Liang OB dkk, 1985)

Dosis Di minum setiap hari 1 gelas 1 gelas = 40 ml ad 200 ml air (http:// www.b regasna tural.co m/) 1 sendok makan 3x sehari

- Ekstrak 1-2 Temulawa kapsul, k 3x sehari - Sari Di Temulawa minum k instan

- Fraksi Pati

- Pati rimpang temulawak dapat dikembangkan sebagai sumber karbohidrat, yang digunakan untuk bahan makanan. (Sidik, 1985)

No 1

b. Bahan Tambahan Sifat Nama Bahan Tambahan Fisika Kimia Sukrosa Densitas Titik Leleh (true) 1.6 160 1868oC g/cm3 pKa=12.62 (HPE 6th ed. (HPE 6th ed. Page 704) Page 704)

Fungsi Pemanis

Konsentrasi Lazim 64 66,9 % (IMO, Moh Anief, Page 174) 5067% w/w (HPE 6th ed. Page 703)

Keterangan Konsentrasi terpilih 65 %

Na Benzoat

Berupa butiran putih/ kristal sedikit higroskopis, memiliki rasa manis dan asin optimal sebagai antimikroba ( FI III p.395)

Larut dalam Pengawet 0,02 0,5 % 2 bagian air (HPE 5th dan dalam 90 p.662) bagian etanol (95%) p. ( FI III p.395)

Konsentrasi terpilih 0,1%

4.

Formulasi a. Formula Serbuk simplisia temulawak 3,75 g Sukrosa 90 g Na Benzoat 0,3 g Aquadest ad 200 ml ( Herbal Drug and Phytopharmaceuticals, p.172) b. Rancangan Evaluasi Sediaan 1. Organoleptis 1. Bentuk 2. Warna 3. Bau 4. Rasa

2. Uji pH Alat : pH meter Cara Kerja : 1. Cuci elektrtode dengan air, keringkan 2. Kalibrasi elektrode dengan larutan dapar 3. Angkat elektrode cuci dengan air, keringkan 4. Celupkan elektrode ke dalam larutan sampel 5. Catat pH yang di tunjuk

3. Densitas Alat : Piknometer Cara kerja : 1. Setarakan suhu piknometer sesuai dengan suhu yang tertera pada alat dengan cara di celupkan dalam air es 2. Timbang piknometer kosong pada suhu T0C 3. Isi piknometer dengan larutan sampel dan setarakn dengan suhu seperti cara di atas

4. Timbang piknometer tambah sampel pada suhu tertentu

( ( )

4. Uji KLT Alat : plat KLT, pipa kapiler Cara kerja : 1. Buat fase gerak di dalam chamber ad jenuh 2. Ambil sedikit sediaan, lartutkan dalam methanol 3. Siapkan plat KLT 4. Totolkan sampel dan pelarut dengan pipa kapiler 5. Masukkan plat ke dalam chamber (eluasi) 6. Tunggu hingga fase gerak naik sampai batas atas 7. Ambil plat dalam chamber dan keringkan 8. Hitung harga Rf secara visual (catat) 9. Amati dengan lampu UV 254 dan 366

c. Rancangan Kemasan (terlampir)

5. -

Cara Pembuatan Timbang ekstrak kering temulawak sebanyak 3,75 g di timbangan Timbang sukrosa sebanyak 90 g di timbangan Timbang Na Benzoat sebanyak 0,3 g di timbangan Ekstak kering temulawak ditambah air sebanyak 300 ml, kemudian di infus selama 30 menit. Lalu saring kemudian tambahkan sukrosa dan Na Benzoat di aduk ad larut. Dinginkan, dan masukkan dalam kemasan.