Anda di halaman 1dari 1

UU no.

1 1970, tentang keselamatan kerja

Pasal 28 H

Pencegahan <NAB

Biological Monitoring Pemeriksaan kesehatan berbasis pekerjaan

UU No.23 tahun 1992 ttg kesehatan kerja Permenkes & Kepmenkes SK Dirjen Permenaker Kepmenenakertrans Surat Edaran

UU SKB

UUD 45

Nilai ambang Batas (NAB) <NAB

Pengendalian -cara teknik -cara administrasi -APD

-data perusahaan berkaitan dgn pekerja -peraturan perusahaan terutama K3 -data pengolahan produk perusahaan

-pencatatan semua kebutuhan -pengunaan alat bantu yg tdk mengganggu -kebijakan K3 -sumber Hazard -APD -Fasilitas kesejahteraan -Fasilitas kesehatan -Klarifikasi -penjelasan potensi bahaya -saran -penyelidikan lanjut -Hasil Pengamatan -Evaluasi -Rekomendasi

Pengendalian lingkungan Penilaian lingkungan Pengenalan Lingkungan

Peraturan pemerintah

Pengukuran Pengambilan Sampel Analisa Laboratorium

Pengumpulan Informasi

Kunjungan Lapangan Diskusi penutup Laporan

Mesin, alat, bahan Lingkungan Proses pekerjaan Cara pekerjaan Sifat pekerjaan

Bodily defect Fatigue Sikap yg tdk aman pengetahuan

Mengetahui Faktorfaktor Lingkungan Secara Kualitatif

Unsafe act Peraturan Perundangan tentang keselamatan kerja Kecelakaan Kerja Hygene Indutri

Unsafe condition Management factor

Kesehatan kerja Keselamatan Kerja 1.Dokter


Penyakit Akibat Kerja

Walkthrough Survey

-Mengetahui lingkungan kerja -Terampil secara klinis menditeksi dini penyakit/ PAK -Mengetahui peraturan perundangan yang terkait. -Melakukan pemeriksaan kesehatan pra-penempatan, berkala dan berkala khusus. -Bertanggung jawab terhadap perawat dan petugas P3K. -Pengobatan -Pendidikan dan promosi kesehatan -Rehabitalisasi -Mengajar dan penelitian -Memberi nasihat kepada individu, pimpinan, organisasi kesehatan dan bagian keselamatan kerja. -Memelihara dan memeriksa rekam medis dan catatan lingkungan -Melakukan surveilens terhadap kelompok risiko -Menjadi duta instansi

-supervisi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan penyakit -Penasihat pimpinan & pekerja

2.Perawat 3.Industrial Hygene 4.Hukum 5.Toksikologi 6.Mikrobiologi 7.Epidemiologi 8.Ergonomi 9.Keselamatan Kerja 1.tentukan diagnosis klinis 2.tentukan pajanan 3.Tentukan apakah pajanan tersebut berbahaya 4.tentukan apakah pajanan itu cukup besar untuk mengakibatkan penyakit tersebut 5.tentukan faktor-faktor lain yg mempengaruhi 6.cari adanya kemungkinan lain merupakan penyebab penyakit 7.buat keputusan apakah penyakit tersebut akibat pekerjaan Diagnosis PAK Etiologi/Hazard Fisik Kimia Biologis Fisiologis Psikososi al

-bising -radiasi (panas, dingin) -tekanan -vibrasi -pencahayaan

-modifikasi tempat kerja, cara kerja, dan waktu kerja -pengendalian dan pencegahan Hazard -UU K3 serta pengawasannya -hukum perdata -peraturan Studi Tentang Efek Dari Bahan Kimia Pengendalian agent infeksi di tempat kerja -pendataan pekerja & pensiunan -rekam medik

-debu -gas -larutan -awan, kabut -uap -bakteri -virus -jamur -administrasi -ergonomi

Keselarasan keselamatan kerja dan kesehatan kerja

-lingkungan kerja stres

Menjaga keselarasan -Pekerja -Mesin -lingkungan

Abdul Mubdi Ardiansar AK 110 207 125 FK UMI