Anda di halaman 1dari 1

Nephrotic Syndrome and Diet (bahan dari jurnal yg dikirim rocky, dengan judul yg sama)

Diet pada pasien dengan sindrom nefrotik : Menggantikan protein yang hilang dan memberikan kebutuhan kalori yang diperlukan tubuh. Modifikasi dari diet juga dapat mengontrol hipertensi, edema, peningkatan kolesterol plasma dan memperlambat progresivitas dari penyakit ginjal. Diet tinggi protein tidak direkomendasikan pada pasien dengan sindrom nefrotik karena bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada ginjal. Asupan sodium pada pasien sindrom nefrotik sebaiknya dibatasi untuk mengontrol edema dan tekanan darah yang tinggi. Asupan makanan dengan kadar garam yang tinggi dan penggunaan garam dapur yang berlebihan juga harus dibatasi. Sodium juga dapat membatasi kemampuan ginjal untuk mengeluarkan fosfor dari darah. Level fosfor yang tinggi dapat melemahkan tulang, membuat tulang tersebut lebih mudah rapuh. Asupan fosfor yang berasal dari produk susu dan kacangkacangan harus dibatasi pada pasien sindrom nefrotik. Diet rendah lemak dan kolesterol juga direkomendasikan pada pasien sindrom nefrotik. Diet yang dikombinasikan dengan pengurangan berat badan dapat menurunkan resiko penyakit kardiovaskular.

Kesimpulan : pasien dengan sindrom nefrotik harus mendapatkan asupan kalori secara adekuat untuk menjaga berat badan ideal dan cadangan protein pada tubuh.