Anda di halaman 1dari 9

Ujian Mata Kuliah SIM dan Humas Pendidikan 1.

Jelaskan organisasi computer sebagai pendukung SIM mencakup software, hardware, dan barinware, baik untuk computer standalone maupun untuk jaringan computer! 2. Jelaskan tata kerja SIM mencakup mekanisme pengelolaan data/informasi, pilar SIM, dan beberapa pendekatan teknis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas SIM. 3. Jelaskan kenapa SIM dapat sekaligus berperan sebagai media kehumasan 4. Jelaskan layanan apa saja yang ada di internet dan jelaskan pula manfaatnya untuk dunia pendidikan. Bila ada, jelaskan pula kerugiaan yang ditimbulkan internet di dunia pendidikan. 5. Jelaskan pendapat anda tentang e-learning. Apa itu e-learning, apa wujud e-learning, kapan tepat digunakan, apa keuntungan dan kerugiannya, dan apa kendala yang mungkin terjadi dalam pengembangan e-learning. E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum. E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya). Pengertian E-learning Ilmu pendidikan E-learning atau elektornik learning adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan memanfaatkan fungsi internet dalam kegiatan pembelajaran dengan menjadikan fasilitas elektronik sebagai media pembelajaran. Beberapa definisi e-learning dapat dikemukakan di antaranya adalah definisi Jaya Kumar C. Koran (2002) e-learning sebagai pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan. Sementara Dong (dalam Kamarga, 2002)

mendefinisikan e-learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya. Dari definisi ini dapat dipahami bahwa pembelajaran dengan elearning disamping memanfaatkan fasilitas internet, juga menggunakan perangkat keras seperti komputer atau laptop, jaringan Network yang dapat menghubungkan antara siswa dan guru. Hubungan yang terbangun ini adalah hubungan atau interaksi edukatif antara guru dengan siswa. Dari definisi itu pula dapat dipahami makna dari Pembelajaran dengan e-learning pembelajaran tersebut membutuhkan infrastruktur tersendiri yang mendukung terutama adalah koneksi internet. Sehingga e-learning tidak dapat dipisahkan dari penggunaan internet dalam pembelajaran. Romi Satria Wahono mengemukaan bahwa Infrastruktur e-Learning: dapat berupa personal computer (PC), jaringan komputer, internet dan perlengkapan multimedia. Selain fasilitas tersebut di atas juga dibutuhkan peralatan teleconference jika ingin melakukan pembelajaran jarak jauh dengan tatap muka melalui teleconfrence. Pengertian e-learning sebenarnya banyak dirumuskan oleh beberapa pakat IT, akan tetapi secara sederhana dapat dipahami sebagai sebuah model pembelajaran dengan memanfaatkan jasa dan fasilitas internet, sehingga pembelajaran tidak lagi harus ada interaksi langsung antara pengajar dan peserta didik. Dalam beberapa definisi dan pengertian yang dirumuskan juga disebutkan bahwa e-learning merupakan kepanjangan dari E yang berarti elektronik dan learning berarti pembelajaran sehingga dimaknakan sebagai pembelajaran elektronik yaitu sebuah model pembelajaran yang berbasis elektronik. Dengan demikian maka e-learning adalah pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan fasilitas elektronik yang menggunakan alat bantu teknologi komputer, jaringan komputer dan/atau Internet. Dengan menggunakan E-Learning memungkinkan setiap siswa atau pebelajar dapat belajar dengan mengakses internet yang berbasis website. Modelnya juga beragam, bisa secaa on-line dimana siswa dapat memperoleh materi dan sumber belajar dari fasilitas on-line ataupun menggunakan sumber dan media belajar ofline dalam bentuk software yang dapat diinstal di komputer peserta didi masing-masing. Sementara interaksinya mutlak online dengan menggunakan jaringan lokal.

Wujud E-learning Ketika memutuskan untuk menerapkan distance learning yang harus dilakukan

pertama kali adalah memahami model CAL+CAT (computer assisted learning+computer assisted teaching) yang akan diterapkan. Beberapa model CAL+CAT diantaranya: 1. Learning management system (LMS). LMS merupakan kendaraan utama dalam proses pengajaran dan pembelajaran. Karakter utama LMS adalah pengguna yang merupakan pengajar dan peserta didik dan keduanya harus terkoneksi dengan internet untuk menggunaka aplikasi ini. 2. Computer Based Training (CBT)/Cost Authoring Package (CAP) CBT adalah perangkat lunak online untuk proses pembelajaran secara local pada masing-masing computer peserta didik, perangkat lunak ini juga bisa diterapkan secara online. 3. Java Development Tools (JDT) JDT adalah lingkungan di mana peserta didik dapat memperoleh pengalaman praktis dalam menggunakan bahasa pemograman java (hands on experience). JDT umumnya dipasang secara off line pada masing-masing peserta didik.

Gambar tersebut menunjukkan struktur global dari sistem pendukung untuk e-Learning. Pemakai sistem dalam hal ini siswa dan guru dapat mengakses ke sistem dengan menggunakan piranti lunak browser.

Keuntungan pembelajaran dengan e-Learning Ilmu Pendidikan Sebagai bentuk pembelajaran jarak jauh, elearning memiliki beberapa keuntungan yang dapat dirasakan di ataranya adalah: 1. Pebelajar dapat memperoleh bahan belajar atau materi serta soal-soal yang harus diselesaikan 2. Pebelajar dapat mengakses dan mengetahui informasi hasil pekerjaan atau nilai yang diperoleh dari setiap tes yang diselesaikan 3. Pembelajar dapat belajar dari komputer pribadi dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet 4. Pebelajar dapat menggunakan media CD/DVD yang telah disipkan. 5. Pembelajar bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan tempat dari mana ia mengakses pelajaran. 6. Jumlah pembelajar yang bisa ikut berpartisipasi dan berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran tidak terbatas dengan kapasitas kelas. 7. Pebelajar dapat melakukan interaksi secara berkelompok melalui Group yang dapat dibuatsendiri oleh para pebelajar berdasarkan tema atau materi pelajaran. 8. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung pada kondisi dari pengajar. Pemanfaatan e-learnning sudah seharusnya mulai dirintis atau diterapkan mengingat kondisi sekarang, di mana siswa atau mahasiswa sudah dengan mudah mengakses informasi internet. Menjadi tanggung jawab seluruh stake holders pendidikan agar dapat secara bersama-sama mewujudkan model pembelajaran melalui pemanfaatan media pembelajaran elearning untuk mendukung siswa memperoleh sumber dan materi Perlu dipahami bahwa e-learning adalah salah satu bentuk penekatan dan pemanfaatan media pembelajaran yang diharapkan dapat membantu siswa atau belajar untuk melakukan interaksi edukatif secara terus menerus sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan sehingga tujuan pendidikan nasional dapat dicapai.

6. Jelaskan apa yang terjadi kepada anak-anak sekolah dengan adanya SIM pendidikan yang didukung oleh jaringan internet. Cyber atau electronic learning(E-Learning) pada hakekatnya belajar, atau pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi komputer atau internet. Teknologi belajar seperti itu bisa juga disebut sebagai belajar atau pembelajaran berbasis Web(web based instruction).Era globalisasi atau era informasi merupakan suatu keadaan dimana terjadi proses perubahan antar negara, antar bangsa, antar budaya, tanpa mengenal batas dan waktu . Pengaruh era globalisasi ini semakin terasa, teruama dengan semakin banyaknya saluran informasi yang tersedia baik cetak maupun elektronik, serta pesatnya perkembangan dalam bidang teknologi komunikasi dan transportasi, ditunjang pula dengan munculnya system informasi satelit dunia, gaya hidup kosmopolitan, pola konsumsi dan konsumerisme global, event-event olah raga internasional, penyebaran dunia parawisata, menurunnya kedaulatan negara dan bangsa, pengakuan tentang terjadinya krisis lingkungan dunia, berkembangnya masalah-masalah kesehatan berskala dunia, munculnya lembagalembaga politik dunia, munculnya gerakan politik-politik global, perluasan konsep hakhak azasi manusia. Fungsi utama internet adalah media untuk komunikasi dan pertukaran informasi.E-mail memungkinkan kita mengirim surat dan file jenis lain kepada para pengguna internet. Fasilitas internet yang paling terkenal adalah WWW(World Wide Web), adalah bagian internet yang relatif baru, sedangkan fungsi seperti mengirim dan menerima Electronic Mail. Fungsi lain internet diantaranya sebagai berikut: 1. Resource Sharing Fungsi Resource Sharing diartikan bahwa internet dapat berfungsi sebagai tempat berbagi, di mana setiap pengguna internet dapat mencurahkan segala ilmu pengetahuan, dan pendapat pribadinya di server-server internet sehingga pengguna lain dapat membacanya. Selain itu di internet bila kita temukan berbagai sumber pengetahuan, buku-buku gratis, CD gratis, dan bahkan secara saklek dapat disebutkan kita akan mendapatkan segala hal melalui internet ini. 2. Resource Discovery Resource Discovery artinya internet dapat kita gunakan sebagai sumber penelitian, karena sumber daya internet ini menyediakan berbagai white paper, situs-situs ilmu pengetahuan, jurnal-jurnal ilmiah, hasil-hasil penelitian, website universitas di

seluruh dunia, website para profesor, para ahli dan lembaga-lembaga penelitian di seluruh dunia, bahkan skripsi, tesis, disertasi bisa kita dapatkan melalui internet ini. 3. Komunikasi Komunikasi ini diartikan bahwa internet dapat berfungsi sebagai alat komunikasi, baik komunikasi secara statis misalnya website, e-mail, mailinglist (milis) dan lain-lain atau bahkan dapat pula digunakan sebagai alat komunikasi dinamis misalnya: suara, gambar, video. Dengan menggunakan internet ini maka proses komunikasi dapat berjalan dengan baik dan yang terpenting adalah menggunakan biaya yang cukup murah. 4. Komunitas Fungsi komunitas adalah internet yang berfungsi sebagai tempat berkumpul, mencari teman, mencari relasi, melakukan sosialisasi, bertukar fikiran, berdiskusi, atau aktifitas-aktifitas lainnya yang berhubungan dengan komunitas. Contoh yang saat ini sedang trend adalah: Friendster dan bloog. Internet sebagai media pengajaran dengan karakteristik yang khas sebagai berikut: 1. Sebagai media interpersonal dan massa. 2. Bersifat interaktif. 3. Memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron (tunda). Teknologi informasi (TI) menunjang peserta didik yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap bisa menikmati pengajaran. Metode talk and chatt dapat diidentifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailling list, dan chatting.

Aplikasi Internet Untuk Pengajaran Ketika memutuskan untuk menerapkan distance learning yang harus dilakukan pertama kali adalah memahami model CAL+CAT (computer assisted learning+computer assisted teaching) yang akan diterapkan. Beberapa model CAL+CAT diantaranya: 1. Learning management system (LMS). LMS merupakan kendaraan utama dalam proses pengajaran dan pembelajaran. Karakter utama LMS adalah pengguna yang merupakan pengajar dan peserta didik dan keduanya harus terkoneksi dengan internet untuk menggunaka aplikasi ini.

2. Computer Based Training (CBT)/Cost Authoring Package (CAP) CBT adalah perangkat lunak online untuk proses pembelajaran secara local pada masing-masing computer peserta didik, perangkat lunak ini juga bisa diterapkan secara online. 3. Java Development Tools (JDT) JDT adalah lingkungan di mana peserta didik dapat memperoleh pengalaman praktis dalam menggunakan bahasa pemograman java (hands on experience). JDT umumnya dipasang secara off line pada masing-masing peserta didik.

7. Jelaskan apa yang bisa dilakukan guru, siswa, dan orang tua bila pembelajaran dibantu dengan internet. Apa keuntungannya dan kerugiannya (bila ada)

Keuntungan dan Kerugian e-learning Keuntungan : 1. Lewat e-learning guru dan murid bisa berkomunikasi melalui internet tanpa ada ruang dan waktu. 2. E-learning memungkinkan berkembangnya sistem bagi orang-orang yang kurang berunung yang secara normal tidak mendapatkan pendidikan formal. 3. Para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga dapat saling bertukar ide dan informasi atau memperbaiki pelajaran mereka di waktu senggang. Kerugian : 1. Pembelajar yang tidak termotivasi dan perilaku belajar yang buruk akan

terbelakang/tertinggal dalam pembelajaran 2. Pembelajar dapat merasakan terisolasi dan bermasalah dalam interaksi sosial 3. Pengajar tidak mungkin selalu dapat menyediakan waktu pada saat dibutuhkan 4. Koneksi internet yang lambat dan tidak handal dapat menimbulkan rasa frustasi 5. Beberapa subjek/matakuliah bisa saja sulit direalisasikan dalam bentuk eLearning 6. Pembelajar harus menyediakan waktu untuk mempelajari software/aplikasi eLearning sehingga dapat mengganggu beban belajarnya

7. Pembelajar yang tidak familiar dengan struktur dan rutin software akan tertinggal dari temannya sekelas.

8. Sering ada pernyataan yang menyatakan bahwa dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan kita sangat lemah dalam pendataan. Beri argumen apakah pendapat ini benar atau salah. Jelaskan pula apa akibat dari kelemahan data. Selanjutnya, rumuskan langkah apa yang harus diambil untuk mengatasi kelemahan data.

Ujian II Mata Kuliah SIM dan Humas Pendidikan 1. Rencanakan system informasi penerimaan siswa baru secara berjenjang dari SMP, SMA/SMK sampai Perguruan Tinggi secara terpadu memanfaatkan hasil belajar calon pada jenjang pendidikan, peralatan lain yang diperlukan, mekanisme kerja, dan bagian lain dipandang perlu. 2. Rencanakan sistem informasi terpadu antarsekolah di Kabupaten/Kota di Bali dengan satu sentral, kemudian terhubung ke provinsi, dan selanjutnya dari provinsi ke tingkat nasional. Informasi dari tiap-tiap sekolah agar dapat diakses darimana saja, kapan saja, serta dengan beberapa cara. Rancangan memuat model SIM, bagan jaringan, computer yang diperlukan, peralatan lain yang diperlukan, mekanisme kerja, dan bagian lain yang dipandang perlu. 3. Buat desain pengembangan SIM di tempat kerja masing-masing. Pilih unit kerja yang paling dikuasai. Desain memuat model SIM, bagan jaringan, komputer yang, peralatan lain yang diperlukan, mekanisme kerja, dan bagan lain yang dipandang perlu. 4. Sering ada keluhan tentang ketimpangan guru antarsekolah. Sekolah tertentu kelebihan guru Matematika tetapi kekurangan guru Bahasa Inggris. Di sekolah lain kelebihan guru Fisika tetapi kekurangan guru Matematika. Belum ada baris data yang akurat tentang banyak guru. Rancang system informasi pengaturan guru di satu Kabupaten yang bisa menampilkan data guru tiap mata pelajaran di tiap sekolah dan terakhir menampilkan total guru di Kabupaten tersebut terhubung ke provinsi dan pusat di Jakarta. Dengan demikian setiap saat dapat dipantau keadaan guru secara nasional, perprovinsi, dan perkabupaten. Rancangan memuat model SIM, bagan jaringan lain yang dipandang perlu.