Anda di halaman 1dari 13

Aktivasi Otak Tengah untuk Meningkatkan Daya Kreativitas

Disusun oleh: Novi Febriliyani Sarwendah Widya L. Alifa Mifty Fala Anggraeni Puspitasari (XI IPA1/17) (XI IPA 1/19) (XI IPA 1/23) (XI IPA 1/24)

SMA NEGERI 7 YOGYAKARTA Jl. MT. Haryono no 47 Yogyakarta 2012

BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang Perubahan zaman yang terjadi dai tahun ke tahun , baik itu peubahan yang menuju ke arah ppositif maupun perubahan yang menuju kearah negatif. Perubahan ini berkembang bersamaan dengan pengaruh globalisasi dan teknolohi. Hampir sebagian besar tenologi telah mengajak kita menuju arah yang lebih maju. Saat ini, orang tua pada khususnya mengharuskan buah hati mereka untuk menjadi seseorang yang terdepan di sekolah maupun lingkungannya. Baerbagai cara dilakukan untuk mendongkrak dan menggembangkan potensi anak. Memang masing-masing anak sudah mempunyai daya kreativitas ,namun ternyata masih banyak anak-anak yang belum menunjukkan adanya daa kreativitas itu. Oleh karena itu, ada salah satu metode yang dikenal banyak orang untuk meningkatkan kecerdasan anak , bahkan dapat menjadikannya semakin jenius. Metode ini adalah Aktivasi otak tengah. Maraknya aktivasi otak tengah ini sudah membuat orangtua merelakan banyak biaya untuk buah hatinya. Aktivasi otak tengah menjadi suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan di negara-negara di Asia terutama di Jepang. Negara Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah ini pada anak-anak. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya akan memiliki kemampuan lebih dibanding dengan anak yang tidak diaktivasi otak tengahnya. Jadi aktivasi otak tengah ini sangat baik untuk anak-anak, apalagi dilakukan untuk anak balita. Rumusan Masalah Apakah aktivasi otak tengah dapat meningkatkan daya kretaivitas anak? Tujuan Penelitian Penelitian ini memunyai tujuan sebagai berikut:

Meneliti aktivasi otak tengah dalam perkembangan daya kreativitas anak usia 915 thn.

Manfaat Penelitian Penelitian ini mempunyai manfaat sebagai berikut: Mengetahui cara pengaktifan otak tengah. Mengetahui penaruh dari aktivasi otak tengah.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Pustaka 1. Otak Otak adalah bagian dari tubuh. Jika kita berpikir untuk menyehatkan badan, sedikit sekali kita berpikir untuk menyehatkan otak. Otak terbuat banyak sekali dari air dan lemak. Coba deh makan otak. Pasti dokter dan ahli gizi kita akan melihat kita dengan heran. Otak mengandung banyak sekali kholesterol dan lemak. Nah bahan itulah yang membuat otak kita juga.Lemak baik adalah omega 3. Semua orang tahu bahwa sumber Omega 3 yang terbaik adalah dari ikan salmon. Omega 3 yang berkualitas berasal dari ikan salmon yang berkualitas. Sekarang ini telah ditemukan teknologi beternak ikan salmon. Ikan salmon adalah ikan yang mudah sekali berkembang-biak. Tetapi ikan salmon Negri tentu saja berbeda dengan ikan salmon Kampung. Ikan salmon liar mempunyai keaneka ragaman makanan. Terlebih lagi ikan salmon yang berkualitas adalah ikan Salmon yang berasal dari perairan dingin dan dalam. www.otaktengah.com 2. Otak Tengah

Otak tengah (mesencephalon) atau (midbrain) adalah bagian terkecil dari otak yang berfungsi sebagai stasiun relai untuk informasi pendengaran (inferior colliculi) dan penglihatan (superior colliculi).Otak tengah mengontrol berbagai fungsi penting seperti sistem visual dan pendengaran serta gerakan mata. Beberapa bagian dari otak tengah yang disebut nukleus merah (red nucleus) dansubstantia

nigra berfungsi dalam mengontrol gerakan badan. Substantia nigra yang berwarna gelap berisi banyak neuron yang memproduksi dopamine. Pada umumnya, berkurangnya neuron di substantia nigra menyebabkan terjadinya penyakit parkinson. Otak tengah juga adalah bagian awal dari batang otak. Otak tersebut terdiri dari tectum dan tegmentum. Kedua bagian ini juga berfungsi dalam penglihatan, pendengaran, pergerakan mata, dan gerakan tubuh lainnya. http://id.wikipedia.org/wiki/Otak
3. Aktivasi Otak Tengah

Pada umumnya, otak tengah tidak dalam posisi aktif pada orang dewasa. Semakin dewasa seseorang, keaktifan otak tengah akan semakin memudar apabila tidak diasah. Pengaktifan otak tengah berfungsi untuk meningkatkan daya kerja otak agar keseimbangan antara otak kanan dan kiri berfungsi. Hal ini dikarenakan otak tengah merupakan bagian otak yang menghubungkan otak kanan dengan otak kiri. Dengan pengaktifan otak tengah ini, maka komunikasi antara otak kanan dan otak kiri akan optimal sehingga dapat bekerja secara maksimal. Dengan aktifnya otak tengah ini, daya ingat seseorang (terutama pada fotografi) dapat meningkat tajam. Karena otak tengah merupakan pengontrol daya ingat. Selain itu konsentrasi seseorang pun bisa meningkat tajam dengan pengaktifan otak tengah ini. Pada intinya, pengaktifan otak tengah dapat mengembalikan kekuatan otak pada semula. www.otaktengah.com 4. Fungsi Pengaktifan otak tengah a. Menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan b. Meningkatkan konsentrasi & daya ingat c. Mengaktifkan dan mempertajam intuisi. d. Membangun kepercayaan diri e. Meningkatkan kreatifitas f. Membentuk keluhuran budi dan kestabilan emosi.
g. Meningkatkan kecerdasan koginitif & emosional dan spiritual.

http://www.otaktengahindonesia.com/ 5. Tahapan Aktivasi Otak Tengah a. Masa Awal Setelah mengikuti pelajaran selama satu setengah hari, Otak Tengah anak akan teraktivasi. Anak dapat merasa sangat gembira juga sangat menarik. Para orang tua juga dapat merasakan kemampuan anak mereka menjadikan mereka merasa bangga. Sangat bersemangat karena ini merupakan penemuan yang baru. Tetapi, ini hanyalah titik awal. Anak-anak dapat melupakan bagaimana mereka memasuki kondisi jalannya midbrain.Lama-kelamaan, sanggup menjadikan midbrain kembali dalam kondisi tertidur dan "tidak melihat". Jadi, memerlukan latihan setiap hari hingga stabil. Yang dimaksud dengan stabil adalah anak-anak dapat sewaktu-waktu melakukan menutup mata sambil mengenal warna, mengenal huruf, membaca, mengenali benda-benda dan lain sebagainya. Disaat mereka tidak mudah kehilangan kemampuan mereka. Kecuali dalam jangka waktu lama tidak digunakan. b. Masa Pendalaman Banyak orang tua berhenti bila mencapai masa awal. Karena mereka tidak mengetahui bahwa anak masih memiliki potensi yang menunggu untuk dikembangkan. Seorang anak yang benar-benar menggunakan midbrain memiliki karakter yang seimbang, hubungan antar manusia yang baik, suka menolong orang, pandai bergaul, prestasi belajar menonjol dan lain sebagainya. http://www.otaktengahindonesia.com/mengenal-aktivasi-otaktengah.html

BAB III

A. Waktu dan Tempat penelitian Waktu Tempat : 6 Maret 2012 sd. Selesai : SMA N 7 Yogyakarta

B. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari individu yang diamati. Data yang diperoleh berupa narasi, deskripsi, cerita, dokumen, dapat berupa gambar dan foto. Dengan kata lain penelitian kualitatif yang dilakukan, informan sebagai subjek, bukan objek. C. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah :
1.

Metode wawancara / interview

Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan secara bebas dan leluasa, tanpa menyusun pertanyaan terlebih dahulu. Dengan metode penelitian ini diharapkan wawancara berlangsung luwes dan lebih terbuka. Runtutan wawancara selama penelitian dilakukan kepada 2 informan sekaligus. 2. Metode Kepustakaan

BAB IV Hasil dan Pembahasan a. Hasil Aktivasi otak tengah dapat meningkatkan daya kreativitas anak. Kondisi kreatif yang dimaksud adalah kondisi dimana gelombang otak memasuki gelombang alpha-tetha. Ketika itulah, otak akan berperan optimal, sehingga seluruh indera manusia mencapai puncak performansi. Pada kondisi ini anak mampu beraktivitas dengan mata tertutup, bisa berkonsentrasi lebih baik, menghapal lebih cepat, dan lain sebagainya. b. Pembahasan Pelatihan aktivasi otak tengah dapat menyeimbangkan kinerja antara otak kiri dan otak kanan. Otak kiri dapat melakukan fungsi analisa yang berhubungan baik dengan otak kanan yang berfungsi sebagai kecerdasan emosional misalnya dalam perilaku dan kreativitas. Ketika otak distimulasi dengan aneka permainan, brain gym, musik dan lainnya seorang anak akan memiliki akses yang mudah diantara otak kiri maupun otak kanan. Dengan akses mudah ini mereka akan belajar, membaca, dan menghafal benda benda dalam kecepatan yang lebih cepat. Hal itu juga dapat meningkatkan keyakinan, minat dan konsentrasi dalam belajar. Pelatihan aktivasi otak tengah sebenarnya melatih anak agar mampu memasuki kondisi paling kreatif, kondisi kreatif adalah dimana kondisi gelombang otak memasuki kondisi alfa-tetha. Ketika itu, otak akan berperan optimal sehingga seluruh indera manusia mencapai puncak performansi. Pada kondisi inilah seorang anak mampu beraktifitas dalam keadaan mata tertutup, bisa berkonsentrasi lebih baik, menghafal lebih cepat dan lain sebagainya. Macam macam gelonmbang otak kita : a. Gamma (frekuensi 300 100 Hz) Frekuensi ini muncul ketika otak sedang on fire. Biasanya acara motivasi yang dapat membakar semangat b. Beta (frekuensi 12-30 Hz)

Frekuensi ini muncul ketika kita sedang aktif. Orang yang berusia > 15 tahun di dominasi oleh gelombang beta karena berbagai pekerjaan dan masalah hidup yang memerlukan daya pikir yang kuat. c. Alpha (frekuensi 8 12 Hz) Frekuensi ini muncul ketika kita sedang rileks. Frekuensi ini banyak mendominasi anak anak usia di bawah 15 tahun. d. Tetha (frekuensi 4 7 Hz) Frekuensi ini muncul ketika kita sedang mengantuk. Frekuensi ini juga banyak mendominasi anak anak usia di bawah 15 tahun. e. Deltha (frekuensi up to 4 Hz) Frekuensi ini muncul ketika kita seddang tertidur pulas. Aktivasi tidak selalu indentik dengan kemampuan anak beraktivitas dengan mata tertutup. Sekitar 80 % - 90% dapat sukses diaktivasi. Hambatan dalam pengaktifan otak tengah diantaranya berupa tekanan, kurang percaya diri, ketakutan, tidak mau menerima, serta pikiran negatif lainnya. Kadang sering juga trauma anak dapat menjadi kendala tentang ketidakberhasilan aktivasi ini. Otak orang dewasa lebih sulit distimulasi dan sulit untuk rileks karena beban hidup yang dipikirkan lebih banyak.

BAB V Penutup
a. Kesimpulan

Jika seorang anak rajin melatih otak tengahnya, ia akan terbiasa berkonsentrasi dan imajinasinya akan semakin tajam. Pengaruhnya di sekolah dia akan lebih mudah menangkap pelajaran dan ketika ujian bisa lebih tenang mengerjakannya karena intuisiyang aktif menjadikan anak anak mampu memasuki kondisi genius yang berdampak pada peningkatan kemampuan otak dan indera. Begitu juga dalam berperilaku dilingkungan keluarga dan masyarakat akan memberikan efek yang positif karena melatih otak tengah juga memberikan stimulan pada pembentukan kepribadiannya. Biasanya aktivasi otak tengah dilakukan pada anak yang berusia 5 15 tahun karena gelombang otaknya lebih di dominasi oleh gelombang alpha tetha sehingga anak dapat lebih mudah di stimulasi dan lebih mudah untuk rileks. Akan tetapi, sekarang orang dewasapun, dapat juga diaktivasi otak tengahnya, dengan syarat otaknya harus mencapai gelombang alpha tetha. Secara umum, negara negara yang telah melakukan aktivasi otak tengah adalah Jepang, Rusia, Malaysia, Indonesia, Australia, dan lain lain. Diseluruh negara tersebut kemampuan yang akan muncul setelah aktivasi otak tengah adalah kemampuan beraktivitas dengan mata tertutup, menghafal sangat cepat, membaca kilat dengan pemahan tinggi, kemampuan bermusik dengan lebih baik, dan lain sebagainya. Hal ini karena aktivasi otak tengah akan menyeimbangkan dan menstimulasi otak kiri dan kanan sehigga bakat anak akan muncul dan lebih terasah. b. Saran KATA PENGANTAR Aktivasi ini memang baik dilakukan dalam berbagai usia. Tapi alangkah lebih baiknya apabila dilakukan pada anak usia 5 -15 tahun. Aktivasi otak tengah juga dapat dilakukan pada anak yang kurang mental.

Rasa syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena atas izin-Nya, kami dapat menyelesaikan laporan karya tulis ilmiah ini dengan baik. Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk memenuhi salah satu standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia dan menambah wawasan serta pengetahuan. Dalam penulisan laporan ini, kami akan mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah mendukung kegiatan ini, antara lain :

Bu Agriyati selaku guru Bahasa Indonesia, yang telah membimbing kami dalam mengerjakan laporan karya ilmiah ini. Orangtua kami yang telah memberikan dukungan kami dalam melakukan kegiatan ini. Teman-teman yang telah membantu kami dalam berbagai hal. Pihak yang telah mendukung kami baik secara materiall maupun nonmaterial.

Kami memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan karya tulis ilmiah ini. Kritik dan saran akan selalu kami terima demi kebaikan karya ilmiah kami.

Yogyakarta, 21 April 2012

Lembar Pengesahan

Aktivasi Otak Tengah Untuk Menigkatkan Daya Kreativitas Novi Febriliyani /17 Sarwendah widya lestari/ 19 Alifa Mifty Fala / 23 Anggraeni Puspita /24 Telah menyelesaikan laporan penelitian sebagai tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia

Guru Bahasa Indonesia Kelompok

Ketua

Dra. Agriyati

Anggraeni P.