Anda di halaman 1dari 8

PASER BERJAYA

PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

I.

PENDAHULUAN
Dengan semakin meningkatnya pendapatan masyarakat mengakibatkan kualitas hidup

masyarakat menjadi semakin baik. Seiring dengan hal tersebut, keinginan dan harapan masyarakat akan pemenuhan kebutuhan hidup yang lebih berkualitas menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar tawar lagi. Salah satu bentuk keinginan masyarakat tersebut adalah adanya pendidikan dengan KUALITAS yang lebih baik dari yang sudah ada selama ini. Masyarakat cenderung mencari PENDIDIKAN ALTERNATIF selain pendidikan reguler seperti sekolah dan lembaga pendidikan formal lainnya untuk dapat lebih meningkatkan PENGETAHUAN dan KEMAMPUAN mereka. Sekolah dan pendidikan formal dianggap tidak cukup memberikan bekal pendidikan bagi masa depan mereka dalam menghadapi TANTANGAN yang lebih berat dalam era globalisasi ini. Kebutuhan TEKNOLOGI INFORMASI telah merambah ke semua aspek pada pemerintahan dan masyarakat pada berbagai lapisan dalam era globalisasi ini. Kebutuhan tersebut tidak hanya sebatas pada kebutuhan akan informasi namun telah meningkat terhadap kebutuhan pada dukungan teknologi informasi untuk pemrosesan dan pengolahan data. Dalam aspek tertentu, teknologi informatika beserta hasilnya dibutuhkan pula dalam tataran pengambilan kebijakan. Secara teoritis teknologi informasi merupakan suatu teknologi untuk dipergunakan dalam pengolahan dan pemrosesan suatu data agar diperoleh sebuah informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu. Hasil dari teknologi informasi ini selanjutnya dipergunakan dalam pendukung kegiatan usaha / bisnis, kegiatan pribadi, dan dalam kegiatan-kegiatan sehari-hari. Untuk dapat mengimbangi kemajuan dunia teknologi serta informasi tersebut maka Sumber Daya Manusia (SDM) yang kita miliki mutlak harus diperkenalkan sedini mungkin dengan dunia teknologi informasi tersebut. Untuk itulah di perlukan makin banyak lembaga pendidikan non formal untuk dapat membantu tujuan yang ditetapkan oleh pemerintah agar sedini mungkin SDM yang dimiliki dapat memiliki kemampuan dan keahlian lebih di bidang teknologi informasi tersebut. Suatu kemajuan besar apabila di suatu daerah yang sedang berkembang semakin banyak memiliki lembaga pendidikan non formal tersebut, khususnya di bidang TEKNOLOGI INFORMASI. Agar dapat mempersiapkan SDM yang telah siap pakai di dunia industri dengan kemampuan dan keahlian lebih yang dimiliki. Peningkatan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sudah merupakan tuntutan

kita bersama baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat. Tuntutan itu berkembang dalam rangka mempersiapkan terwujudnya tatanan masyarakat informasi Indonesia sebagai bagian dari masyarakat informasi dunia. Dalam rangka menyiapkan bangsa Indonesia untuk memasuki tatanan masyarakat informasi dunia, diperlukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang nantinya akan mengembangkan dan mendayagunakan insfratruktur infromasi dan komunikasi tersebut. Nantinya diharapkan SDM yang dihasilkan dapat menjawab tantangan global di masa depan, dan masyarakat informasi Indonesia menjadi terdepan dari masyarakat informasi dunia lainnya. Untuk itu dibutuhkan proses pembelajaran yang berkelanjutan dan tersistematis,

terprogram dan terukur, baik di pendidikan formal maupun dipendidikan non-formal. Sebagaimana

PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER

PASER BERJAYA
PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

telah ketahui bersama bahwa tuntutan dunia industri yang selalu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology-ICT) dengan standar Computer Literate Certification (CLC), sangatlah tinggi baik secara kualitas maupun secara kuantitas. Menuntut pula, lembaga penyelenggara pendidikan non formal di bidang computer dan Departemen Pendidikan Nasional, khususnya Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan beserta Konsorsium Kumputer, untuk membuat dan memiliki standar kurikulum yang mengacu pada kebutuhan dunia usaha. Kemudian diperlukan pula sebuah sertifikasi terhadap pencapaian kurikulum dalam bentuk Uji Kompetensi yang akhirnya menghasilkan sertfikasi Computer Leterate Certification (CLC) yang hanya diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (LSK TIK). Merupakan keharusan SDM dibidang ICT sebagai bentuk pengakuan akan kompetensi yang dimiliki setiap SDM. Sementara itu, dukungan pengetahuan yang diperoleh pada jenjang pendidikan formal belum cukup untuk membentuk kompetensi yang diperlukan oleh dunia industri. Karenanya, diperlukan kursus dibidang ICT yang berstandar CLC yang mengedepankan kompetensi dari setiap SDM dan mengacu pada kebutuhan dunia usaha atau dunia industri. Standar Kompetensi tersebut tercermin dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang selanjutnya diperinci secara detail dalam sebuah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dibidang ICT (Komputer). Format Kurikulum Berbasis Kompetensi mencakupi Unit Kompetensi atas Standar Kompetensi yang membutuhkan Kompetensi Dasar yang diharapkan dalam proses pembelajaran. Untuk itu kompetensi dasar terurai dalam indikator atau kreterian unjuk kerja, hal ini diperlukan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang diharapkan dan rentang waktu pembelajaran yang telah ditetapkan. Maka peran materi pokok pembelajaran sebagai penyeragaman standar penyampaian materi belajar, diharapkan dapat membangun kualitas kompetensi yang sama pada setiap SDM. Untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran setiap peserta didik sebelum mereka kembali kepada masyarakat atau dunia usaha, maka sangat diperlukan uji kompetensi yang pada akhirnya akan mengakui kompetensi setiap SDM dalam bentuk CLC. Dengan demikian kebutuhan Dunia Industri yang menggunakan pemanfaatan ICT tidak mengalami hambatan yang signifikan dalam usaha mencapai target-target usaha. Dengan demikian keberadaan KBK dalam uji kompetensi merupakan sinergiyang kuat dalam membangun masyarakat informasi indonesia yang mumpuni dan mampu bersaing di dunia global. Yang pada akhirnya akan mampu membangun masyarakat ITyang berbudi dan berbudaya tinggi sesuai dengan harkat dan martabat bangsa. Untuk itu, lembaga kursus menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tambahan, baik itu untuk memperkaya yang sudah mereka peroleh atau untuk mendapatkan hal baru yang belum mereka dapatkan sebelumnya. Di sisi lain ada semacam paradoks, lembaga kursus yang ada selama ini dianggap kurang mampu memberikan jawaban terhadap kebutuhan tersebut. Atau dengan kata lain, tidak banyak lembaga kursus yang dapat memenuhi rasa haus masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas.

PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER

PASER BERJAYA
PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

II. LATAR BELAKANG PELATIHAN


Apakah itu mengalokasikan sumber daya untuk sebuah proyek, mendanai prakarsa baru atau membangun rantai pasokan untuk produk atau jasa baru, negosiasi pasti di jantung proses. Tapi sedikit orang yang memahami struktur, teknik dan pendekatan yang tersedia bagi mereka karena mereka berusaha untuk positif mempengaruhi suatu hasil.

Pelatihan ini akan memberi Anda panduan langkah demi langkah untuk negosiasi yang efektif. Anda harus mengidentifikasi masalah, memahaminya dari sudut pandang lain,

menghasilkan solusi alternatif, dan memilih solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. Semua pihak saling membutuhkan untuk mencapai tujuan mereka. Negosiasi berfokus pada pemecahan masalah dan menutup pembicaraan antara apa yang kedua pihak inginkan.

III. TUJUAN
Keinginan serta keikutsertaan untuk menyelenggarakan PELATIHAN ini, memiliki tujuan yang dijadikan dasar dalam pelaksanaannya. Tujuan tersebut adalah : a. b. c. d. e. f. Tahu kapan dan kapan tidak untuk bernegosiasi ; Mengembangkan rencana yang efektif dan strategi untuk negosiasi ; Tahu apa perilaku untuk beradaptasi pada setiap tahap negosiasi ; Sesuaikan gaya komunikasi Anda untuk mencapai hasil yang diinginkan ; Berhasil menerapkan prinsip-prinsip persuasi untuk setiap situasi negosiasi ; Efektif bernegosiasi tatap muka, di telepon atau melalui e-mail dan media lainnya ;

IV. JUDUL PELATIHAN


Judul PELATIHAN yang diselenggarakan adalah MENDAPATKAN KETERAMPILAN, WAWASAN DAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMENANGKAN NEGOSIASI MELALUI WIN-WIN SOLUTION.

V. TARGET PESERTA
Target peserta dari pelatihan MENDAPATKAN KETERAMPILAN, WAWASAN DAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMENANGKAN NEGOSIASI MELALUI WIN-WIN SOLUTION adalah : 1. Kepala SKPD / Sekretaris ; 2. Kepala Bagian Humas / Kepala Seksi / Staff Humas ; 3. Camat / Lurah / Sekretaris ; 4. Staff Marketing / Manager Perusahaan ; 5. Kepala Sekolah / Wakil Kepala Sekolah ;

PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER

PASER BERJAYA
PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

6. Guru / Staf Pengajar / Pendidik / Pemerhati Pendidikan ; 7. Masyarakat Umum ;

VI. WAKTU PELAKSANAAN


Kegiatan Pelatihan MENDAPATKAN KETERAMPILAN, WAWASAN DAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMENANGKAN NEGOSIASI MELALUI WIN-WIN SOLUTION dilaksanakan dari tanggal 3 s/d 4 Oktober 2012.

VII. JADWAL KEGIATAN


NO 1 2 3 4 5 JENIS KEGIATAN PROMOSI KEGIATAN PENDAFTARAN PESERTA VALIDASI PESERTA PELAKSANAAN KEGIATAN EVALUASI KEGIATAN BULAN SEPTEMBER
1 S/D 28 29 30 1

BULAN OKTOBER
2 3 4 5

Keterangan : 1. 2. 3. 4. 5. PROMOSI KEGIATAN : Promosi kegiatan dilakukan dari tanggal 1 September s/d 30 September 2012 Peserta dapat melakukan pendaftaran dari tanggal 1 September s/d 30 September 2012 Validasi peserta dilakukan dari tanggal 30 September s/d 2 Oktober 2012 Pelaksanaan kegiatan selama 2 hari dari tanggal 3 s/d 4 Oktober 2012 Evaluasi kegiatan

PENDAFTARAN PESERTA : VALIDASI PESERTA :

PELAKSANAAN KEGIATAN : EVALUASI KEGIATAN :

VIII. PENDAFTARAN DAN BIAYA PENDAFTARAN


8.1. TEMPAT PENDAFTARAN DAN CONTACT PERSON Pendaftaran dapat dilakukan dari tanggal 1 September 2012 s/d 30 September 2012, bertempat di Jl. Kusuma Bangsa Km.4 No.10 RT.V Tepian Batang (depan kantor Gapensi) Tanah Grogot,

Kabupaten Paser Kalimantan Timur, dengan contact person Bapak Saparuddin.,S.Pd 081347060003

8.2. BIAYA PENDAFTARAN Syarat pendaftaran adalah : Mengisi Formulir Pendaftaran ; Fotocopy KTP / SIM / Passport 1 (satu) lembar ; Pas Photo 3x4 bewarna 2 (dua) lembar ; Khusus Guru dan Siswa SMA/SMK/MA sederajat lampirkan Tanda Pengenal serta Surat Keterangan sebagai Guru ;
PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER

PASER BERJAYA
PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

Biaya Pendaftaran : a. Siswa SMA/SMK/MA sederajat /Mahasiswa b. Guru / Staff Pengajar / PNS c. Umum : Rp. 1.000.000,: Rp. 1.450.000,: Rp. 1.500.000,-

IX.

FASILITAS
Selama Pelatihan berlangsung maka peserta akan mendapatkan fasilitas sebagai berikut :

Buku / Modul dan Materi ; Sertifikat ; Makan Siang 1 (satu) kali ; Coffee Break 1 (satu) kali ; Instruktur Berpengalaman ; Tool Kit / Marketing Kit

X. JADWAL DAN MATERI KEGIATAN


10.1. MATERI KEGIATAN NO 1. MATERI PENGERTIAN NEGOISASI URAIAN Konsep dasar dari negosiasi Apa yang bisa dinegosiasikan dalam situasi bisnis yang khas Mengidentifikasi pendekatan untuk negosiasi Mengidentifikasi enam tahapan negosiasi Gunakan perilaku yang sesuai di setiap tahap Tentukan pengaruh pada proses negosiasi Rencanakan negosiasi Tentukan rentang penyelesaian Terapkan kerangka perencanaan dalam negosiasi praktis 4. PERSUASION Terapkan proses persuasi Gunakan proses frame / reframe untuk memahami pihak lain Periksa pendekatan yang mungkin untuk digunakan ketika ada konfrontasi Gunakan keterampilan mendengarkan dalam proses negosiasi 5. MENYUSUN STRATEGI NEGOISASI Rencanakan strategi untuk menerapkan negosiasi Anda Jelaskan proses identifikasi masalah atau isu untuk negosiasi

2.

TAHAPAN NEGOISASI

3.

PERENCANAAN NEGOISASI

PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER

PASER BERJAYA
PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

Mengidentifikasi langkah-langkah dan teknik untuk memilih metode komunikasi yang tepat Membuat dan menerapkan strategi untuk simulasi negosiasi bisnis

10.2. JADWAL MATERI HARI SESI


I II III

PUKUL
08.00 09.00 09.00 09.30 09.30 12.00

MATERI

OUTLINE

INSTRUKTUR

REGISTRASI & PEMBUKAAN PELATIHAN COFEE BREAK PENGERTIAN NEGOISASI Konsep dasar dari negosiasi, Apa yang bisa dinegosiasikan dalam situasi bisnis yang khas, Mengidentifikasi pendekatan untuk negosiasi ISOMA / SOLISKAN Mengidentifikasi enam tahapan negosiasi, Gunakan perilaku yang sesuai di setiap tahap, Tentukan pengaruh pada proses negosiasi EVALUASI TILC

1.

IV V

12.00 13.00 13.00 15.30

TAHAPAN NEGOISASI

VI

15.30 16.30

HARI

SESI
I

PUKUL
08.30 09.30

MATERI
PERENCANAAN NEGOISASI

OUTLINE
Rencanakan negosiasi, Tentukan rentang penyelesaian, Terapkan kerangka perencanaan dalam negosiasi praktis COFEE BREAK Terapkan proses persuasi, Gunakan proses frame / reframe untuk memahami pihak lain, Periksa pendekatan yang mungkin untuk digunakan ketika ada konfrontasi, Gunakan keterampilan mendengarkan dalam proses negosiasi ISOMA / SOLISKAN Rencanakan strategi untuk menerapkan negosiasi Anda, Jelaskan proses identifikasi masalah atau isu untuk negosiasi, Mengidentifikasi langkah-langkah dan teknik untuk memilih metode komunikasi yang tepat, Membuat dan menerapkan strategi untuk simulasi negosiasi bisnis

INSTRUKTUR

II III

09.30 09.45 09.45 12.00

PERSUASION

2. IV V 12.00 13.00 13.00 15.30

TILC

MENYUSUN STRATEGI NEGOISASI

VI

15.30 17.00

EVALUASI, PENYERAHAN SERTIFIKAT & PENUTUP

PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER

PASER BERJAYA
PELATIHAN MEMENANGKAN NEGOISASI MELALUI WIN - WIN SOLUTION

XI. PENUTUP Demikian Proposal PELATIHAN MENDAPATKAN KETERAMPILAN, WAWASAN DAN KOMPETENSI YANG DIBUTUHKAN DALAM MEMENANGKAN NEGOSIASI MELALUI WIN-WIN SOLUTION dibuat dan diajukan , dengan harapan dapat ikut berperan dalam peningkatan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) PASER sesuai dengan program kerja Pemerintah serta Sumber Daya Manusia (SDM) PASER akan mendapatkan pengakuan kedepannya baik secara kuntitas lebih-lebih secara kualitas. Besar harapan kami Bapak / Ibu / Sdr-i dapat ikut berperan serta dalam program-program kegiatan tersebut, karena kemajuan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) PASER pada khususnya adalah tanggung jawab kita bersama demi tercapainya KEJAYAAN KABUPATEN PASER yang sama-sama kita cintai. Atas perhatian, dukungan serta partisipasi Bapak / Ibu / Sdr-i kami ucapkan terima kasih.

Paser,

Agustus 2012 Hormat kami,

penyusun

PENINGKATAN MUTU SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG MANAJEMEN | PASER KALTIM 2012
TEPIAN INSPIRED LEARNING CENTER