Anda di halaman 1dari 8

MODUL 01 KONSEP KEPENDUDUKAN DI INDONESIA

2 X 50 Menit

PENGANTAR

ugas seorang Bidan adalah membantu pemerintah Indonesia dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat khususnya dalam memberikan pelayanan keluarga berencana. Modul ini

diperuntukan bagi mahasiswa yang akan mempelajari pelayanan keluarga berencana tentang bagaimana melakukan konseling pada calon akseptor sehingga membantu akseptor dalam memilih dan menentukan metode kontrasepsi apa yang paling tepat.

Modul 01 ini berisi tentang dasar awal kependudukan di Indonesia, sebagai penanaman konsep perlunya dan pentingnya program keluarga berencana.

TUJUAN DAN TARGET


Setelah mempelajari modul Konsep Kependudukan Di Indonesia ini, mahasiswa diharapkan dapat memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. Menjelaskan pengertian penduduk 2. Menjelaskan dinamika kependudukan 3. Menguraikan faktor-faktor demografik yang mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk 4. Menjelaskan transisi demografik 5. Menyebutkan masalah kependudukan di Indonesia

BAHAN BACAAN
A. PENDUDUK

Apakah penduduk itu ???

Unsur pembentuk suatu negara terdiri dari rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat, dan pengakuan dari negara lain. Rakyat termasuk syarat terbentuknya suatu negara yang bersifat konstututif atau mutlak. Rakyat suatu negara meliputi penduduk dan bukan penduduk (orang asing). Penduduk adalah semua orang yang mendiami suatu daerah dalam suatu waktu atau jangka waktu tertentu. Penduduk dipelajari dalam ilmu kependudukan dan demografi. Demografi memfokuskan pada perubahan besar komposisi dan distribusi penduduk, sering pula demografi didefinisikan sebagai suatu studi kuantitatif dari 5 proses demografi, yaitu fertilitas, mortalitas, perkawinan, migrasi dan mobilitas sosial. Kelima proses ini berjalan terus menerus dan menentukan besar, komposisi, dan distribusi penduduk. Perubahan-perubahan kependudukan dan faktor-faktor yang mempengaruhi dipelajari dalam dinamika kependudukan, sedangkan studi kependudukan mempelajari sejarah penduduk teori-tori mengenai penduduk dan kebijaksanaan kependudukan. Bukan penduduk adalah orang yang ada di wilayah suatu negara tetapi tidak bermaksud untuk menetap dan tinggal di negara yang bersangkutan. Sedangkan pengertian penduduk menurut para ahli dijelaskan di bawah ini:

# JONNY PURBA Penduduk adalah orang yang matranya sebagai diri pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat, warga negara, dan himpunan kuantitas yang bertempat tinggal di suatu tempat dalam batas wilayah negara pada waktu tertentu

# AHMAD YANI & MAMAT RAHMAT Penduduk merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu wilayah atau negara

# WALUYO, SUWARDI, AGUNG FERYANTO, TRI HARHANTO Penduduk merupakan potensi, tetapi sekaligus beban bagi suatu daerah.

# TIM MATRIX MEDIA LITERATA Penduduk adalah sekumpulan orang yang hidup dalam suatu wilayah geografis. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Masalah-masalah kependudukan dipelajari dalam ilmu Demografi. Berbagai aspek perilaku manusia dipelajari dalam Sosiologi, Ekonomi dan Geografi. Demografi banyak digunakan dalam pemasaran, yang berhubungan erat dengan unit-unit ekonomi, seperti pengecer hingga pelanggan potensial. .

B. Faktor Faktor Demografik yang Mempengaruhi Laju Pertumbuhan Penduduk (Growth Rate)

Apa growht rate itu ??? apa faktor yang mempengaruhi laju growth rate ???

Laju pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh : 1. Tingkat kelahiran kasar (Crude Birth Rate) 2. Tingkat kematian kasar (Crude Death Rate)

Dari 2 Variabel ini dapat menimbulkan 4 kemungkinan Yaitu : 1. Tingkat kelahiran tinggi dan tingkat kematian tinggi. 2. Tingkat kelahiran tinggi dan tingkat kematian rendah. 3. Tingkat kelahiran rendah dan tingkat kematian rendah. 4. Tingkat kelahiran rendah dan tingkat kematian tinggi. Kemungkinan yang paling berbahaya adalah kombinasi dari no.4

C. Transisi Demografi

Apa yang dimaksud dengan transisi demografi ???

Tiga kemungkinan (no1,2,3) oleh para ahli dijadikan suatu konsep yang disebut sebagai transisi demografi dengan pemahaman sebagai berikut : a). Tingkat kelahiran tinggi dan tingkat kematian tinggi sering terjadi dimasyarakat tradisional. b). Tingkat kelahiran tinggi dan tingkat kematian rendah, dengan adanya perbaikan kesehatan dll, tingkat kematian menjadi turun akibatnya meningkatnya laju pertumbuhan penduduk. Keadan ini sering terjadi pada negara berkembang. c).Tingkat kelahiran rendah dan tingkat kematian rendah,ini sebagai akibat dari migrasi,usia kawin meningkat,pelayanan dan pemakaian kontrasepsi lebih luas,maka laju pertumbuhan penduduk akan turun dengan sendirinya.dan keadaan ini terjadi dinegara yang sudah maju.

Waktu yang diperlukan untuk mencapai tahapan transisi demografi tidak dapat diperkirakan secara pasti,demikian halnya dengan penyebab utama yang dapat menurunkan tingkat fertilitas yang mempunyai efek demografi belum dapat diidentifikasi dengan jelas. Banyak faktor yang berpengaruh antara lain Industrialisasi, Urbanisasi, Peningkatan pendidikan.

Dari ketiga faktor tersebut seberapa besar pengaruhnya tidak dapat dipastikan karena masih ada faktor yang tak terduga diantaranya Adanya perang, Revolusi, Perubahan-perubahan sosial, Baby boom dll,yang seketika dapat merubah profilk demografi suatu negara. D. MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA

Apa sajakah masalah kependudukan di Indonesia ???

1. Jumlah dan Pertumbuhan Penduduk

Jumlah dan pertumbuhan penduduk dapat diartkan sebagai total jiwa yang menghuni suatu tempat yang mengalami perubahan dalam bilangan penduduknya dari masa ke masa. Pertumbuhan penduduk merupakan perubahan populasi sewaktu-waktu dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah pupulasi menggunakan per waktu unit untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tetapi selalu mengarah kepada manusia dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk dan digunakan utntuk merujuk pada pertumbuhan manusia. Indikator tingkat pertumbuhan penduduk sangat berguna untuk memprediksi jumlah penduduk suatu wilayah atau negara dimasa yang akan datang.

Di dunia Indonesia merupakan negara ke-4 setelah Cina, India, dan Amerika berdasarkan jumlah penduduknya. Menurut hasil sensus penduduk tahun 2010 oleh Badan Pusat Statistik didapati jumlah penduduk Indonesia sejumlah 237.556.363 jiwa dengan jumlah laki-laki 119.507.580 jiwa dan jumlah perempuan 118.048.783 jiwa. Laju pertumbuhan penduduk lebih tinggi di negara berkembang dibanding dengan negara maju. Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal. Profinsi dengan jumlah penduduk tertinggi di Indonesia adalah Jawa Barat diikuti Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan seterusnya.

2. Persebaran dan Kepadatan Penduduk

Apakah kepadatan penduduk itu ??? Bagaimanakah persebaran penduduk di Indonesia ???

Persebaran atau distribusi penduduk adalah suatu bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara, apakah penduduk tersebut tersebar merapa atau tidak. Kepadatan penduduk adalah angka yang menunjukan jumlah rata-rata penduduk pada setiap Km2 pada suatu wilayah negara. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran dan kepadatan penduduk ialah Faktor Fisiologis, Faktor Biologis dan Faktor Kebudayaan dan Teknologi.

Piramida Penduduk

Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan suatu piramida penduduk. Grafik ini berbentuk segitiga, dimana jumlah penduduk laki-laki ditunjukkan pada bagian kiri sumbu vertikal, sedang penduduk perempuan dibagian kanan. Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah memiliki usia harapan hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hidup hingga usia tua. Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah) yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya resiko kematian.

Pemerataan persebaran penduduk di Indonesia di lakukan dengan berbagai upaya antara lain Transmigrasi, pembangunan industri wilayah jarang penduduk, pemerataan pembangunan daerah, dan perbaikan sarana dan prasarana, serta pemberdayaan ekonomi penduduk.

3. Pengendalian Penduduk

Pengendalian penduduk adalah kegiatan membatasi pertumbuhan penduduk umumnya dengan mengurangi jumlah kelahiran. Dokumen dari Yunani Kuno telah membuktikan adanya upaya pengendalian jumlah penduduk sejak zaman dahulu kalah. Salah satu contoh pengendalian penduduk dipaksakan terjaid di Republik Rakyat Cina yang terkenal dengan kebijakannya satu anak cukup, kebijakan ini diduga banyak menyebabkan terjadinya aksi pembunuhan bayi, pengguguran kandungan yang dipaksakan, serta sterilisasi wajib. Indonesia juga menerapkan pengendalian penduduk, yang dikenal dengan program Keluarga Berencana (KB), meski program ini cenderung bersifat persuasif ketimbang dipaksakan. Program ini dinilai berhasil menekan tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia.

4. Penurunan Jumlah Penduduk

Berkurangnya jumlah penduduk menyebabkan turunnya sejumlah populasi pada sebuah daerah. Hal ini disebabkan oleh perpindahan daerah kesuburan atau oleh emigrasi besar-besaran. Juga oleh penyakit, kelaparan maupun perang. Namun seringkali oleh gabungan faktor-faktor tersebut. Di masa lampau penurunan jumlah penduduk disebabkan terutama sekali oleh penyakit.

5. Transfer Penduduk

Transfer penduduk adalah istilah untuk kebijakan negara yang mewajibkan perpindahan sekelompok penduduk pindah dari kawasan tertentu, terutama dengan alasan etnisitas atau agama. Kebijakan transmigrasi oleh pemerintah Indonesia selama orde baru bias dikategorikan transfer penduduk. Perpindahan penduduk lainnya dapat pula karena imigrasi.

6. Indikator dan Parameter

Indikator dikatakan baik jika dapat memberikan suatu isyarat atau gejala tentang sesuatu proses yang sedang berlangsung,peristiwa atau keadaan.

Indikator Demografi antara lain : 1. Jumlah penduduk 2. Komposisi penduduk menurut jenis kelamin,umur suku bangsa,pendidikan

,agama,pekerjaan,dll.

3. Proses demografi yang mempengaruhi jumlah dan komposisi penduduk.

Parameter adalah suatu ukuran atau satuan yang memberikan penilaian kuantitatif.ada 2 macam angka pengukuran yaitu : angka absolut dan angka Relatif. Contoh angka absolut : jumlah penduduk berdasarkan hasil pencacahan sensus penduduk 1990 sejumlah 170.321.641 orang. Contoh angka relatif : tingkat kelahiran k`sar 1985 adalah 29,5 per1000. Untuk keperluan perbandingan angka relatif lebih sering digunakan.

7. Peranan Fertilitas pada Laju Pertumbuhan Penduduk

Anggapan bahwa bahwa ledakan penduduk disebabkan karena kenaikan angka kelahiran dibantah oleh pengalaman eropa dan amerika utara sejak akhir abad 19,karena waktu itu mulai terjadi penurunan angka kelahiran akan tetapi penurunan angka kematian terjadi lebih hebat,sehingga laju pertumbuhan penduduk relatif lebih tinggi. Dinegara berkembang angka kelahiran sebenarnya tidak seberapa tinggi meskipun tidak turun secara drastis,sedang angka kematian rendah,jadi penyebab utama laju pertumbuhan penduduk pada tahap 2rendah,jadi penyebab utama laju pertumbuhan penduduk pada tahap 2 berasal dari komponen kematian,tapi pemecahan masalah diusahakan dari komponen kelahiran,yaitu berusaha menurunkan angka kelahiran.

8. Peranan Mortalitas pada Laju Pertumbuhan Penduduk

Kecenderungan menurunnya angka kematian dipengaruhi oleh berbagai hal mulai transportasi yang lebih baik,pengembangan hasil industri dan pertanian,tersedianya sandang pangan yang adekuat (berpengaruh pada peningkatan daya tahan tubuh), ilmu kedokteran pencegahan berkembang sehingga menurunkan kematian karena infeksi,penduduk usia tua bertambah, usia harapan hidup meningkat,tingkat kematian golongan balita sampai 15 th juga turun sangat bermakna.Terbentuknya PBB dengan program-program perbaikan ekonomi dan kesehatan merupakan sebab penurunan angka kematian yang cepat.