Anda di halaman 1dari 3

ANALISA DATA no 1 Data DO : TD : 165/110 Edema ekstremitas bawah Nadi 115x/menit DS : Pasien mengeluh pusing Etiologi Tekanan darah

arah meningkat Resistensi pembuluh darah Nyeri akut Vasokontriksi pembuluh darah Aliran darah ke orak menurun pusing Tekanan darah meningkat Vasokontriksi pembuluh darah Transpor oksigen ke janin terganggu Protein keluar melalui urin Protein dalam tubuh menurun Kelebihan volume cairan DS : Ibu mengatakan malas beraktivitas 4 DO : Kontraksi uterus Terlihat lemah TD 165/110 DS : Klien menyatakan sedang merasa cemas Klien menyatakan perutnya kenceng-kenceng DO : Tidak ada kartu kontrol kehamilan dari klien DS : Ibu merasa kehamilannya tidak mengalami masalah Ibu tidak pernah memeriksakan kehamilannya Ibu belum mempersiapkan persalinan Tekanan osmotik menurun Cairan keluar ke intersisiel edema Kehamilan usia 37 minggu Perubahan fisiologis kala I Kontraksi uterus Ansietas Cemas ansietas Pernah melahirkan Merasa kehamilan baik2 saja Tidak pernah kontrol Tidak mengetahui persiapan persalinan Kurang informasi Defisit pengetahuan Resiko gangguan hubungan ibu atau janin Masalah Keperawatan

DO : TD 165/110

DO : Edema akstremitas bawah Proteinuria 3+ TD : 165/110

DIAGNOSA KEPERAWATAN Diagnosa keperawatan I : Nyeri akut berhubungan dengan kontraksi uterus dan pembukaan jalan lahir Tujuan : Setelah dilakukan tindakan perawatan ibu mengerti penyebab nyeri dan dapat mengantisipasi rasa nyerinya Kriteria Hasil : Intervensi : 1. Kaji tingkat intensitas nyeri pasien R/. Ambang nyeri setiap orang berbeda ,dengan demikian akan dapat menentukan tindakan perawatan yang sesuai dengan respon pasien terhadap nyerinya 2. Jelaskan penyebab nyerinya R/. Ibu dapat memahami penyebab nyerinya sehingga bisa kooperatif 3. Ajarkan ibu mengantisipasi nyeri dengan nafas dalam bila HIS timbul R/. Dengan nafas dalam otot-otot dapat berelaksasi , terjadi vasodilatasi pembuluh darah, expansi paru optimal sehingga kebutuhan 02 pada jaringan terpenuhi 4. Bantu ibu dengan mengusap/massage pada bagian yang nyeri R/. untuk mengalihkan perhatian pasien Ibu mengerti penyebab nyerinya Ibu mampu beradaptasi terhadap nyerinya

Diagnosa keperawatan II : Ansietas berhubungan dengan koping yang tidak efektif terhadap proses persalinan Tujuan : Setelah dilakukan tindakan perawatan kecemasan ibu berkurang atau hilang Kriteria Hasil : Intervensi : 1. Kaji tingkat kecemasan ibu R/. Tingkat kecemasan ringan dan sedang bisa ditoleransi dengan pemberian pengertian sedangkan yang berat diperlukan tindakan medikamentosa 2. Jelaskan mekanisme proses persalinan R/. Pengetahuan terhadap proses persalinan diharapkan dapat mengurangi emosional ibu yang maladaptive Ibu tampak tenang Ibu kooperatif terhadap tindakan perawatan Ibu dapat menerima kondisi yang dialami sekarang

3. gali dan tingkatkan mekanisme koping ibu yang efektif R/. Kecemasan akan dapat teratasi jika mekanisme koping yang dimiliki ibu efektif 4. Beri support system pada ibu R/. ibu dapat mempunyai motivasi untuk menghadapi keadaan yang sekarang secara lapang dada asehingga dapat membawa ketenangan hati Diagnosa keperawatan III Kelebihan volume cairan b.d peningkatan reabsorpsi Na Tujuan : Setelah di lakukan tindakan keperawatan selama 3x 24 jam BB stabil Kriteria hasil : - Tidak ada destensi vena perifer dan edema - BB stabil Intervensi : a. Obervasi input dan output Rasional : Mengetahui pengeluaran dan pemasukan cairan b. Jelaskan tujuan pembatasan cairan / Na pada pasien Rasional : Na dapat mengikat air sehingga meningkatkan volume cairan bertambah c. Kolaborasi pemberian deuretik , contoh : furosemid (lazix),asam etakrinik (edecrin) sesuai dengan indikasi. Rasional : Menghambat reabsorpsi natrium dan menurunkan kelebihan cairan d. Kolaborasi dengan ahli gizi Rasional : diet pembatasan Na sesuai indikasi