Anda di halaman 1dari 8

BIOSFER dan Faktor Faktor Persebaran Flora dan Fauna

Oleh: Novanda Yusufa XI SOS 1 / 26

BIOSFER
Biosfer berasal dari kata bio= hidup dan saphira= tempat/lapisan.

Biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi.

1.

Lingkungan Abiotik Lingkungan abiotik merupakan kondisi fisik yang dimiliki suatu wilayah, antara lain sebagai berikut: A. IKLIM Iklim berpengaruh besar terhadap kehidupan. Unsur unsur yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna antara lain sebagai berikut: Suhu Suhu sangat berpengaruh pada persebaran flora dan fauna karena hewan dan tumbuhan tertentu akan menempati daerah bersuhu yang sesuai dengan karakteristik hewan dan tumbuhan tersebut. Curah Hujan Curah hujan merupakan sumber air bagi tumbuhan dan hewan. Banyak sedikitnya curah hujan akan mempengaruhi variasi formasi formasi khas persebaran makhluk hidup. Kekhasan pada hewan disebabkan jenis tumbuhan yang ada dari curah hujan, karena tumbuhan merupakan produsen dalam rantai makanan. Kelembapan Udara Kelembapan udara sangat berpengaruh pada kehidupan flora. Ada flora yang cocok hidup di daerah kering(xerofit), lembap(mesofit) dan basah(higrofit). Angin Angin berperan dalam proses penyerbukan pada tanaman, sehingga tumbuhan dapat bereproduksi

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna di Permukaan Bumi

B. Tanah Tanah mengandung zat hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk kelangsungan hidupnya. Zat hara yang terkandung dalam tanah berbeda beda berdasarkan jenis tanahnya, sehingga flora yang ada di tempat tersebut juga berbeda pula. C. Ketinggian Permukaan Bumi Semakin tinggi permukaan bumi semakin dingin suhunya, begitu juga sebaliknya. Daerah tropik yang suhunya lembap memiliki tanaman yang lebih subur dan beragam daripada daerah yang suhunya kering dan panas.

2. Lingkungan Biotik Lingkungan biotik mencakup makhluk hidup / organisme, antara lain: Manusia Manusia mampu mengubah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan. Manusia dapat menyebarkan tanaman dari suatu tempat ke tempat lainnya. Manusia juga dapat menyebarkan fauna dengan cara perburuan atau perlindungan binatang. Hewan Hewan juga berperan dalam penyebaran makhluk hidup. Misalnya, serangga yang membantu penyerbukan pada tanaman. Lalu burung yang membantu penyebaran biji tanaman melalui kotoran mereka. Tumbuhan Tumbuhan besar dapat dijadikan pelindung tumbuhan kecil di bawahnya. Selain itu tumbuhan juga menjadi tempat menempel parasit, sehingga persebaran parasit juga dipengaruhi persebaran tanaman yang ditempatinya.

3. Adaptasi Adaptasi merupakan proses penyesuaian diri makhluk hidup dalam suatu lingkungan. Ada bermacam macam adaptasi, yaitu: Adaptasi Morfologi Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh dari makhluk hidup untuk kelangsungan hidupnya. Contohnya burung elang yang memiliki cakar tajam dan kuat yang berfungsi mencengkeram mangsanya. Adaptasi Fisiologi Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi fisiologi tubuh makhluk hidup untuk mempertahankan hidupnya. Contohnya gurita yang menyemprotkan tinta saat merasa terancam oleh pemangsanya. Adaptasi Tingkah Laku Adaptasi ini didasarkan pada tingkah laku makhluk hidup. Contohnya Tupai Virginia yang pura pura mati saat di dekati anjing.

4. Seleksi Alam Seleksi alam merupakan adaptasi makhluk hidup pada lingkungan yang berubah. Jadi, makhluk hidup yang tidak dapat beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut akan berkurang bahkan punah dengan sendirinya. Contohnya, dulu terdapat Jerapah berleher tinggi dan berleher rendah. Karena dahan pohon tinggi tinggi maka Jerapah berleher pendek tidak mendapat makanan, lama kelamaan merekapun punah. 5. Makanan Beberapa jenis hewan hanya hidup di daerah tertentu karena hanya di daerah itulah terdapat makanannya. Contohnya Koala yang hanya terdapat di Australia karena ekaliptus tertentu saja yang dimakannya hanya tumbuh di benua tersebut. 6. Persekutuan Hidup Beberapa jenis binatang dan tumbuhan membentuk sebuah persekutuan yang tidak dapat dipisahkan. Hampir semua pepohonan di hutan berpasangan dengan cendawan tanah tertentu. Cendawan ini akan membantu penyerapan unsur hara pada tanaman. Jika pohon tersebut dipindah ke tempat lain yang tidak terdapat cendawan tersebut, maka pohon tersebut tidak dapat tumbuh dengan baik.

SEKIAN dan TERIMAKASIH