P. 1
13. Master Plan Pembangunan Ketenagalistrikan 2010 s.d. 2014

13. Master Plan Pembangunan Ketenagalistrikan 2010 s.d. 2014

|Views: 659|Likes:
Dipublikasikan oleh Ayah Arik

More info:

Published by: Ayah Arik on Sep 03, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/22/2013

pdf

text

original

4.18.1 Kondisi Sistem

Kebutuhan tenaga listrik di Provinsi Kalimantan Barat dipasok oleh satu
sistem interkoneksi melalui jaringan transmisi 150 kV yaitu Sistem
Khatulistiwa (Sistem Pontianak-Singkawang) dan beberapa sistem terisolasi,
yaitu Sistem Sanggau, Putussibau, Sintang, Nangah Pinoh, Sekadau, dan
Ketapang.

Dari 8 sistem yang memasok tenaga listrik di Provinsi Kalimantan Barat, 6
sistem (Sistem Sanggau, Putussibau, Sintang, Nangah Pinoh, Sekadau, dan

Ketapang) berada dalam kondisi “Surplus”, dan 2 sistem lainnya (Sistem
Pontianak dan Singkawang) berada pada kondisi “Defisit”.

Saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Kalimantan Barat baru mencapai 45,83%
dan rasio desa berlistrik sebesar 96,60%. Adapun daftar tunggu PLN telah
mencapai 52.711 permintaan atau sebesar 66 MVA.

Gambar 4.18
Kondisi Kelistrikan Provinsi Kalimantan Barat

SISTEM PONTIANAK

SISTEM PONTIANAK

Kapasitasterpasang:175,80 MW
Dayamampu

:123,10 MW

Bebanpuncak

:130,00 MW

Defisit

:

-6,90 MW

SISTEM SINGKAWANG

SISTEM SINGKAWANG

Kapasitasterpasang:47,13 MW
Dayamampu

:42,84 MW

Bebanpuncak

:43,00 MW

Defisit

:-1,60MW

SISTEM PUTUSSIBAU

SISTEM PUTUSSIBAU

Kapasitasterpasang:8,71 MW
Dayamampu

:4,37 MW

Bebanpuncak

:4,25 MW

Surplus

:0,12 MW

SISTEM KETAPANG

SISTEM KETAPANG

Kapasitasterpasang:21,07 MW
Dayamampu

:17,80 MW

Bebanpuncak

:16,92 MW

Surplus

:0,88 MW

SISTEM NANGAH PINOH

SISTEM NANGAH PINOH

Kapasitasterpasang:6,79 MW
Dayamampu

:5,30 MW

Bebanpuncak

:3,93 MW

Surplus

:1,37 MW

SISTEM SANGGAU

SISTEM SANGGAU

Kapasitasterpasang:14,10 MW
Dayamampu

:10,90 MW

Bebanpuncak

:10,58 MW

Surplus

:0,32 MW

SISTEM SEKADAU

SISTEM SEKADAU

Kapasitasterpasang:2,10 MW
Dayamampu

:1,20 MW

Bebanpuncak

:1,10 MW

Surplus

:0,10 MW

SISTEM SINTANG

SISTEM SINTANG

Kapasitasterpasang:15,59 MW
Dayamampu

:13,30 MW

Bebanpuncak

:11,83 MW

Surplus

:1,47 MW

4.18.2 Neraca Daya

Neraca daya Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2010 s.d. 2012
mengalami kondisi yang kurang baik (defisit), dan berangsur-angsur
membaik di tahun 2013 dan 2014.

95

Tabel 4.95
Neraca Daya Provinsi Kalimantan Barat

Uraian

2010

2011

2012

2013

2014

Kebutuhan
Rumah Tangga

GWH

808

874

943

1.017

1.094

Komersial

GWH

249

270

293

317

342

Publik

GWH

137

151

166

183

201

Industri

GWH

112

118

125

131

137

Total Kebutuhan

GWH

1.306

1.414

1.527

1.648

1.775

Pertumbuhan

%

8,2

8,2

8,0

7,9

7,7

Susut & Losses (T&D)

%

12,8

12,7

12,6

12,5

12,4

Susut Pemakaian Sendiri

%

4,5

4,5

4,5

4,5

4,5

Total Susut & Losses

%

17,3

17,2

17,1

17,0

16,9

Beban Puncak

MW

291

315

340

367

395

Daya Terpasang

MW

106

160

155

251

502

Daya Tambahan

MW

57

0

100

259

208

Cadangan Daya

MW

-128

-155

-85

143

315

4.18.3 Rencana Tambahan Infrastruktur Ketenagalistrikan

Dengan asumsi proyeksi pertumbuhan penduduk di Provinsi Kalimantan
Barat sebesar 1,3% pertahun dan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2%,
maka pertumbuhan permintaan tenaga listrik diperkirakan akan tumbuh rata-
rata sebesar 7,6% pertahun.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga listrik di Provinsi Kalimantan
Barat, telah direncanakan tambahan infrastruktur ketenagalistrikan dari tahun
2010-2014 sebagai berikut:
Pembangkit tenaga listrik sebesar 624 MW (sekitar 56,5 MW diharapkan
dapat beroperasi pada tahun 2010)
Transmisi tenaga listrik 1.661 kms
Gardu induk 490 MVA
Program energi baru terbarukan (EBT) dan jaringan:
o PLTS 50 WP tersebar sebanyak 61.100 unit
o PLTS terpusat 15 kW 9 unit
o PLTMH 1.550 kW
o Gardu distribusi 2.230 unit (105.250 kVA)
o Jaringan Tegangan Menengah 5.250 kms
o Jaringan Tegangan Rendah 5.750 kms
o PLTD 7 unit (1.750 kW).

96

Tabel 4.96
Rencana Penambahan Kapasitas Pembangkit Tenaga Listrik
Provinsi Kalimantan Barat

PLTD

MFO Pontianak 1 (sewa)

30MW

3,00%

2010

PLN

PLTD

MFO Pontianak 2 (sewa)

20MW

3,00%

2010

PLN

PLTD

MFO Ketapang (sewa)

5

MW

3,00%

2010

PLN

PLTM

Merasap

1,5MW

2010

PLN

ImportTenaga Listrik dari SESCO (275 kV)

100MW

2012

IPP

PLTD

MFO Sekadau

4x7,5MW

2013

PLN

PLTD

Putussibau

4

MW

2013

PLN

PLTU

2 Kalbar (Pantai Kura-Kura)

2x27,5MW

1%

2013

Perpres 71

PLTU

1 Kalbar (Parit Baru)

2x

50MW

0%

2013

Perpres 71

PLTU

Ketapang

2x

10MW

2%

2013

IPP

PLTU

Pontianak - 2

2x

25MW

2%

2013

IPP

PLTU

Parit Baru

2x

50MW

2014

PLN

ImportTenaga Listrik dari SESCO (275 kV)

100MW

2014

IPP

PLTU

Putussibau

2x

4

MW

2014

IPP

MW

MW

MW

Rencana

JUMLAH

Total

56,5

567

Jangka

Progress

COD

Pendek

Menengah/Panjang

624

Keterangan

Tabel 4.97
Rencana Pengembangan Jaringan Transmisi Tenaga Listrik
Provinsi Kalimantan Barat

1

Singkawang

Mambong

275

396

2014

JUMLAH 275 kV

396

2

Singkawang

Sambas

150

126

5

2009

3

Sei Raya

Kota Baru,

150

32

2,5

2009

4

PLTU Singkawang (Perpres)/Kura2

Incomer 2 phi

150

40

5

2010

5

Siantan

Tayan

150

184

5

2010

6

PLTU Gambut Pontianak (IPP)

Mempawah

150

7

2011

7

Tayan

Sanggau

150

180

2,5

2011

8

PLTU Parit Baru (IPP)

Parit Baru

150

6

2011

9

Singkawang

Bengkayang

150

120

2,5

2012

10

Bengkayang

Ngabang

150

180

2013

11

Sanggau

Sekadau

150

100

2013

12

Ngabang

Tayan

150

110

2013

13

Sintang

Sekadau

150

180

2014

JUMLAH 150 kV

1.265

NO.

PROGRESS
(%)

COD

DARI

KE

TEGANGAN
(kV)

PANJANG
(kms)

Tabel 4.98
Rencana Pengembangan Gardu Induk Provinsi Kalimantan Barat

NO.

LOKASI

RASIO TRAFO
(kV)

NEW/EXTENSION

KAPASITAS
(MVA)

PROGRESS
(%)

COD

1

Singkawang

275/150

New

100

2014

Jumlah 275/150 kV

100

2

Kota Baru (GI Baru)

150/20

New

30

2009

3

Parit Baru Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2009

4

Sambas (GI Baru)

150/20

New

30

2009

5

Singkawang Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2009

6

Sei Raya Ext LB

150/20

Extension

2 LB

100

2009

7

Kota Baru Ext LB

150/20

Extension

2 LB

65

2009

8

Singkawang

150/20

Extension

30

2009

9

Parit Baru

150/20

Extension

30

2009

10

PLTU Singkawang (Perpres)/Kura2

150/20

Extension

30

2010

97

NO.

LOKASI

RASIO TRAFO
(kV)

NEW/EXTENSION

KAPASITAS
(MVA)

PROGRESS
(%)

COD

11

Tayan (GI Baru)

150/20

New

30

2010

12

Siantan Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2010

13

Sanggau (GI Baru)

150/20

New

30

2011

14

Tayan Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2011

15

Singkawang

150/20

Extension

30

2012

16

Bengkayang (GI Baru)

150/20

New

30

2012

17

Singkawang Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2012

18

Sekadau (GI Baru)

150/20

New

30

2013

19

Sanggau Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2013

20

Ngabang (GI Baru)

150/20

New

30

2013

21

Tayan Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2013

22

Sintang (GI Baru)

150/20

New

60

2014

23

Sanggau Ext LB

150/20

Extension

2 LB

2014

Jumlah 150/20 kV

390

Tabel 4.99
Program Listrik Perdesaan Provinsi Kalimantan Barat

KEGIATAN

KEGIATAN

2010

2010

2011

2011

2012

2012

2013

2013

2014

2014

PLTS 50 WpTersebar

2.950

14.500

14.525

14.575

14.550

PLTS Terpusat15 kW

1

2

2

2

2

PLTMH (kW)

100

350

350

350

400

Pem. GarduDistribusi(Unit/kVA)

420/19.750

400/18.750

450/21.250

470/22.250

490/23.250

PembangunanJTM (KMS)

1.000

950

1.000

1.100

1.200

PembangunanJTR (KMS)

1.000

1.100

1.150

1.230

1.270

PLTD (Unit/kW)

1/ 250

3/750

2/500

1/250

-

KEGIATAN

KEGIATAN

2010

2010

2011

2011

2012

2012

2013

2013

2014

2014

PLTS 50 WpTersebar

2.950

14.500

14.525

14.575

14.550

PLTS Terpusat15 kW

1

2

2

2

2

PLTMH (kW)

100

350

350

350

400

Pem. GarduDistribusi(Unit/kVA)

420/19.750

400/18.750

450/21.250

470/22.250

490/23.250

PembangunanJTM (KMS)

1.000

950

1.000

1.100

1.200

PembangunanJTR (KMS)

1.000

1.100

1.150

1.230

1.270

PLTD (Unit/kW)

1/ 250

3/750

2/500

1/250

-

4.18.4 Perkiraan Kebutuhan Investasi

Untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 5 tahun
kedepan tersebut, dibutuhkan investasi sekitar USD 1.440,5 juta, dengan
rinciannya adalah pembangkitan USD 805,1 juta, transmisi USD 265,1 juta,
gardu induk USD 90,5 juta dan program EBT USD 279,7 juta.

Tabel 4.100
Rekapitulasi Infrastruktur dan Kebutuhan Investasi
Provinsi Kalimantan Barat

Investasi (juta USD)

1Pembangkit Tenaga Listrik (MW)

805,1

2Transmisi Tenaga Listrik (kms)

265,1

3Gardu Induk (MVA)

90,5

4Program EBT dan Jaringan
- PLTS 50 Wp Tersebar

42,8

- PLTS Terpusat 15 kW

3,4

- PLTMH (kW)

8,0

- PLT Angin (kW)

-

- Gardu Distribusi (Unit/kVA)

2.230

105.250

21,6

- JTM (kms)

134,3

- JTR (kms)

68,6

- PLTD (Unit/kW)

7

1.750

1,0

1.440,5

5.250
5.750

490

61.100
9
1.550
0

Volume

624
1.661

No

Uraian

2010 s.d 2014

98

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->