Anda di halaman 1dari 11

Farmakologi vasokonstriktor

Macam-macam vasokonstriktor
Catecholamin Epinefrin Norepinefrin Levonordefrin Isoproterenol Dopamin Noncatecholamin Amphetamin Metamphetamin Ephedrin Mephentermin Hydroxyamphetamin Metaraminol Methoxamin

Prinsip kerja vasokonstriktor


Direct-acting drugs : aksi langsung terhadap reseptor adenergik Indirect-acting drugs : aksi dengan menghasilkan norepinephrin dari terminal saraf adenergik Mixed-acting drugs : gabungan antara direct dan indirect
Direct Epinefrin Norepinefrin Levonordefrin Isoproterenol Dopamin Methoxamin phenylephrine Indirect Tyamine Amphetamine methamphetamine Hydroxyamphetamine Mixed Metaraminol Ephedrine

EPINEFRIN

Nama lain Adrenalin

Efek samping dan overdosis


rasa takut dan cemas, tegang, gelisah, sakit kepala berdenyut, tremor, lemas, pusing, pucat, susah bernafas dan berdebar-debar cardiac disrytmia ( terutama ventrikular ) menjadi lebih sering terjadi fibrilasi ventrikular jarang ditemukan tetapi dapat terjadi Perdarahan serebral Fase perangsang reaksi overdosis ( toksik ) biasanya singkat

NOREPINEFIN

Nama lain Levophed, Noradrenalin, levarterenol

Efek samping dan Overdosis


Injeksi ekstravaskular norepinefrin kedalam jaringan dapat mengakibatkan nekrosis dan sloughing (peluruhan) Normalnya melibatkan stimulasi SSP Dapat mengakibatkan tekanan sistol dan diastol tinggi dengan meningkatnya resiko hemorrhagic stroke, sakit kepala, anginal, dan disritmia jantung

Pada kavitas oral daerah yang paling sering terkena gejala ini adalah palatum keras Norepinefrin harus dihindari untuk tujuan vasokontriksi (contoh: hemostasis), khususnya pada palatum

Beberapa penelitian mengatakan bahwa norepinefrin tidak dapat digunakan bersamaan dengan anestesi lokal

Dosis maksimum
Penggunaan norepinefrin hanya untuk mengontrol rasa sakit, tidak ada pembuktian bahwa penggunaannya dalam menghasilkan hemostasis. Diperkirakan 25% sebagai vasopressor kuat seperti epinefrin dan oleh karena itu digunakan pada dilusi 1:30,000.

Baru-baru ini IFDAS menyarankan norepinefrin dieliminasi sebagai vasokonstriktor pada anestesi lokal di kedokteran gigi.

Indikasi vasokonstriksi secara umum


Penanganan reaksi alergi akut Penanganan bronkospasm Penanganan henti jantung Sebagai vasokonstriktor, untuk hemostasis Sebagai vasokonstriktor dalam anestesi lokal, untuk mengurangi absorpsi ke sistem kardiovaskular, meningkatkan kedalaman anesthesi, menambah durasi anestesi Untuk menimbulkan mydriasis

Kontraindikasi vasokonstriksi secara umum


Penyakit kardiovaskular Pasien dengan disfungsi tiroid, diabetes, dan kulit sensitif Pasien mengkonsumsi obat hipertensi Pasien mempunyai fibrilasis ventrikuler