Perawat Indonesia

Sarana Diskusi Perawat Indonesia, ASKEP, Asuhan Keperawatan di Seluruh Dunia
   

Contact Askep Asuhan Keperawatan About Us Term of Use

<p>Your browser does not support iframes.</p> 7May

Askep Diabetes Melitus
Posted by admin | Category: Askep, Asuhan Keperawatan | No Comments <p>Your browser does not support iframes.</p> Kriteria Diagnosis DM dan gangguan Toleransi Glukosa menurut Surabaya 1987 (Modifikasi Kriteria Diagnosis DM WHO 1985), darah kapiler, metode enzymatik, beban glukosa 75 gram, puasa 10-16 jam :

I. Diagnosis DM apabila : a. Terdapat gejala-gejala Diabetes Melitus (polifagi, polidipsi, poliuri, BB turun) ditambah dengan : b. Salah satu dari : GDP >= 120 mg/dl, 2jpp >= 200mg/dl, atau Glukosa darah Random (Acak) >= 200 mg/dl

Askep Diabetes Melitus
II. Diagnosis DM apabila :

a. Tidak terdapat gejala-gejala DM, tetapi : b. Terdapat dua hasil dari : GDP >= 120 mg/dl, 2jpp >= 200mg/dl, atau Random >= 200mg/dl

yaitu GDP < 120 mg/dl dan 2jpp > 200mg/dl. Pada DM tipe I kelainan terletak pada sel beta pankreas yang tidak mampu membuat dan mengeluarkan insulin dalam jumlah dan kualitas yang cukup. tetapi terdapat keterlambatan. tante atau tetangga kita bisa jadi penderita DM? Bagaimana proses terjadinya kelainan pada tubuh sehingga tubuh terkena Diabetes? Proses yang abnormal pada tubuh -atau istilah medisnya patofisiologi. Diagnosis Gangguan Toleransi Glukosa (GTG) apabila : IV. kemungkinan hasil adalah : a. bahkan kadang-kadang tidak ada sekresi (produksi) insulin sama sekali.pada Askep Diabetes Melitus adalah berbedabeda tergantung dari tipe DM nya. Pada DM tipe II. . persiapan minimal 3 hari dengan diit karbohidrat lebih dari 150 gram per hari dan kegiatan fisik seperti biasa.III. kelainan terletak di beberapa tempat : Sekresi insulin oleh pankreas mungkin cukup. DM apabila hasilnya sama atau tetap. GTG apabila hasilnya cocok dengan kriteria III Patofisiologi DM Mengapa Paman. atau apabila hasilnya memenuhi kriteria I atau II b. maka ulangi pemeriksaan sekali lagi. Untuk kasus meragukan dengan hasil : GDP > 120 mg/dl dan 2jpp > 200mg/dl. sehingga glukosa sudah diabsorpsi masuk darah tapi insulin belum memadai.

000). pada obesitas bahkan hanya sekitar 20. sehingga insulin tidak efektif. obesitas. Sebab lain yang belum jelas. Umumnya Diabetes diturunkan secara genetic dan baru muncul pada usia di atas 50 tahun. Jumlah reseptor cukup. DM 1.3 dan 4 Pada DM akibat malnutrisi (DM-Malnutrisi atau disingkat DM-M) terjadinya DM-M diduga karena : Kekurangan protein jangka panjang yang bersamaan dengan makanan utama singkong. hal ini kemungkinan karena adanya gangguan fungsi pancreas akibat factor-faktor seperti : radikal bebas yang merusak pancreas. Clnical Classes I.2.Jumlah reseptor di jaringan perifer kurang (antara 20. Klasifikasi DM dan gangguan toleransi glukosa menurut WHO 1985 A. dsb.000 – 30. dan terus dikeluarkan melalui urin (cyanide cassava hypothesis).000. IDDM (DM tipe I) . sehingga proses glikolisis intra seluler terganggu. Kekurangan protein dan kalori jangka panjang (protein deficient hypothesis). Untuk lebih jelasnya bisa membaca patofisiologi DM dan box Klasifikasi DM. Terdapat kelainan di pasca reseptor. gaya hidup (makanan) yang berlebihan. Adanya kelainan campuran di antara no 1. penyakit yang menyerang pancreas (virus/bakteri). tetapi kualitas reseptor jelek. Namun banyak juga yang mengidap Diabetes pada usia muda. sehingga HCN dari singkong merusak sel beta pankrea s yang sebetulnya HCNbisa dinetralkan oleh asam amino dari protein makanan.

Disease of hormonal etiology c. Pancreatic disease b. Abnormal of insulin or its receptor e. Bila meragukan Tipe 1 atau Tipe 2 disebut : Questionable DM 4. Certain genetic syndromes f.2. Drug of chemical induced conditions d. Protein Deficient Pancreatic Diabetes Mellitus (PDPD) 5. Miscellanous . Other Tupes of DM associated with certain conditions and syndromes : a. Fibrocalculous Pancreatic Diabetes Melitus (FCPD) b. NIDDM (DM tipe II) 3. MRDM (Malnutrition Related DM) : a.

mudah pecah dan mudah luka. Jika dibiarkan atau penderita tidak menyadari hal ini dalam waktu yang lama. baal.Pernah menderita GTG kemudian normal lagi . Statistical Risk Classes Yang termasuk ini adalah penderita yang : . akibatnya akan mudah merasa kesemutan. juga penurunan kemampuan kerja. Tingginya kadar gula darah juga akan membuat penderita tetap lapar jadi makan banyak (polifagi).Kedua orang tuanya menderita DM (potential DM) . kesemutan. luka juga menjadi sulit sembuh karena oksigen dan zat-zat penyembuh lainnya sulit sampai pada luka. Penderita akan semakin kurus dalam waktu yang relatif singkat. misalnya : fungsi transportasi nutrisi dan oksigen ke jaringan akan lebih sulit. maka darah menjadi lebih kental dari biasanya. Tanda dan Komplikasi DM Karena kadar gula di dalam darah menjadi tinggi. Impaired Glucose Tolerane (GTG = DM Chemical = DM Latent) III. biasanya pada ginjal.II. kulit menjadi kering.Pernah melahirkan bayi dengan berat lahir lebih dari 4 kg Askep Diabetes Melitus Gejala. Gestational DM (DM hanya pada saat hamil) B. haus terus sehingga banyak minum (polidipsi) dan banyak kencing (poliuri). jantung dan pembuluh darah. terutama ke daerah-daerah yang terdapat pada ujung-ujung pembuluh darah. Fungsi darah menjadi terganggu. . penurunan kemampuan seksual. maka akan terjadi gangguan yang serius. lemah badan. mata kabur yang berubah-ubah.

Banyak buku tentang pengaturan makanan dan gizi untuk Diabetes. tapi sayur apa dulu dan bagaimana pengolahannya ? Berat Badan harus dijaga dalam kondisi yang ideal. Misalnya sayur bisa lebih bebas dimakan.2004). makan(diet) dan olah raga perupakan terapi pokok dalam pengelolaan DM di samping pemberian obat berkhasiat menurunkan glukosa darah (hipoglikemik) (Hendromartono. juga dianjurkan latihan agak berat setiap hari. tubuh akan mengolah makanan dalam proses metabolismenya dan mengambil zat-zat yang akan dipergunakan oleh tubuh. meningkatkan fungsi sel-sel Beta . hanya diminum sekali sehari. Dalam pengelolaan diit penderita DM. Sebaliknya juga jangan terlalu ceroboh dalam hal makanan. Obat-obat Anti Diabetes. disingkat OAD. mengalami perkembangan yang cukup pesat. kalau perlu berulang-ulang sampai paham betul. Saat ini dapat dijumpai OAD yang praktis.Diet pada Diabetes Pada beberapa saat sehabis makan. vitamin dan mineral. dan selain menurunkan kadar gula darah juga menjaga kesehatan sel Beta Pankreas. maka penderita DM akan merasa bahwa ternyata diit DM tersebut tidaklah menyiksa diri. baik berupa tenaga. Pengaturan istirahat. Jika dilaksanakan benar. Untuk penderita DM dengan obesitas. Pengetahuan akan jumlah kalori pada makanan sangat penting walaupun memang rumit pada awalnya. Penderita Diabetes tidak perlu takut makan karena takut gula darahnya tinggi. pagi dan sore (dengan tujuan menurunkan berat badan) Pengobatan DM Regulasi glukosa darah merupakan kunci dalam pencegahan komplikasi dan perkembangan penyakit diabetes. Latihan fisik untuk DM Semua penderita DM dianjurkan latihan ringan teratur setiap hari pada saat satu setengah jam sesudah makan. zat pembangun. yang menjadi fokus perhatian adalah bagaimana supaya kadar gula darah tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu rendah. Namun dengan membiasakan menghitung kalori pada makanan. penderita akan lebih mampu mendisiplinkan diri dan tidak akan terjebak pada konsumsi makanan yang tidak perlu. selain latihan ringan sesudah makan. Sangat penting berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. termasuk penderita yang dirawat di Rumah Sakit (Bed Exercise).

apa pun pengobatan yang ditempuh. baik pengobatan modern maupun pengobatan alternaif yang bermacam ragamnya. growth hormon. jika diperhatikan memang tumbuhan obat tersebut berasa pahit. kortisol. jangan pagi dan sore hari. Karena itu. hindarkan terjadinya NSH (Nocturnal Symptompless Hypoglycemia). misalnya golongan glibenklamid. ini yang penting. Brotowali 4. Buah Mengkudu Untuk buah Pare cara pengolahannya adalah dibuat masakan. NSH ini akan merangsang sekresi katekolamin.Langerhans di Pankreas. Namun OAD yang lama juga masih tetap dipakai karena pertimbangan harga. sebaiknya tidak dihilangkan rasa pahitnya. Terapi Herbal pada DM Banyak tanaman obat untuk menurunkan kadar gula dalam darah. untuk bisa melihat kemajuan pengobatannya. Karena kejenuhan. Saat ini sudah banyak alat pengukur gula darah. biasanya penderita DM suka berganti-ganti metode pengobatan. sudah berpindah lagi. tetap harus rajin mengukur kadar gula darahnya. Teman bilang ini dituruti. dan glukagon yang semuanya mempercepat terjadinya angiopati diabetik. Buah Mengkudu biasa dimakan langsung atau diperas dibuat minuman/juice. Di antaranya : 1. . Biji Mahoni 5. Daun Kumis Kucing 2. pemantauan dan analisa terapi yang dijalani. Namun tetap diperlukan nasehat dari dokter untuk pemilihan. mencegah resistensi. Sebaiknya meskipun pengobatan tradisional ini aman dan katanya tidak ada efek samping. Untuk bahan obat yang lain umumnya masing-masing direbus dengan air kira-kira 3 gelas sampai mendidih dan jumlah air berkurang menjadi 1 gelas. NSH bisa timbul bila OAD golongan tertentu diberikan pada sore atau malam hari. lalu airnya diminum. dicampur dengan madu atau perasa lain untuk menghilangkan baunya yang menusuk.Ini yang harus diperhatikan. jika bisa memliki sendiri juga baik. Minimal sebulan sekali. kadang-kadang satu macam pengobatan belum menampakkan hasilnya. Buah Pare 6. berikanlah pada pagi dan siang hari. Sekali-sekali memeriksakan juga kadar HbA1c. apabila memberikan OAD golongan tertentu. sehingga pada malamnya timbul NSH. saudara bilang ke sana maka dia pun ke sana. Yang harus diketahui: agar angiopati diabetik tidak mudah timbul. Bermacam-macam terapi alternatif ditempuh. tetap disarankan untuk tidak berlebihan dan tidak semua dijalani sekaligus. Daun Tapak Dara 3.

Dalam penelitian tersebut lebih jauh dilaporkan bahwa terapi akupunktur pada pasien diabetes menghasilkan penurunan bermakna secara statistic pada kadar kolesterol darah. Sejumlah pasien tersebut mempunyai criteria yang hamper sama.Terapi Akupunktur pada DM Terapi akupunktur sudah umum dikerjakan di Cina guna mengobati penyakit DM. Hasilnya. . Dia memperoleh hasil terbaik pada pasien dengan usia yang lebih muda dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada pasien yang berusia lebih tua. Chen dkk melakukan penelitian terapi akupunktur terhadap 60 pasien. antara setiap seri terapi. Hou Al melakukan antara 2-3 seri dengan selang waktu 2-3 hari istirahat. berarti mengalami penurunan sampai > 20 %. LU-10. 25 dari 38 pasien yang diterapi dengan akupunktur mempunyai kadar gula darah puasa = 130mg/dl sedangkan kadar gula darah 2 jam sesudah makan <= 150mg/dl. St36. 180 mg/dl. Sedangkan tiga pasien sisanya tidak memberikan respon. Dilakukan penusukan jarum pada titik tersebut di atas. baik dari sisi gejala klinis maupun hasil pemeriksaan lab (hasil tes gula darah dan kencing). dan beta lipoprotein. setelah terasa deqi jarum dibiarkan tinggal selama 30 menit. Criteria yang dipakai adalah penurunan gula darah menjadi normal atau mendekati normal. taixi (KI-3) ditambah shenshu (BL-23) pada 30 sampel pasien diabetes. GDP . Kedua kelompok mendapatkan diet yang sama selama masa percobaan. selama 30 hari bertutut-turut. Kelompok perlakuan diberikan terapi akupunktur pada titik-titik LI-11. Bl-20. Untuk satu seri terapi dilakukannya setiap hari selama 12 hari. Pada 10 pasien terjadi perbaikan gejala klinis. Penurunan yang sangat mencolok didapatkan pada kadar trigliserida darah dari 151 sampai mencapai 117. Sp-6. sanjiaoshu (BL-22). masing-masing (38) untuk kelompok perlakuan dan sisanya (22) adalah kelompok control.150mg/dl dan GD2JPP . kadar trigliserida. GV-20. Hou Al (1993) dalam penelitian menggunakan titik Sp-6 sebagai titik utama ditambah titiktitik feishu (BL-13). Pada tahun 1994.CV-4. zuzsanli (ST-36). 60pasien tersebut dibagi dlm dua kelompok secara acak. Untuk memperoleh hasil optimal.

Demikian juga hasil terapi akan lebih baik pada kasus diabetes ringan daripada yang lebih berat.</p> No Comments. Titik-titik akupunktur tersebut telah digunakan baik di Amerika maupun di Negara-negara lain di dunia. merangkum beberapa titik yang sering digunakan adalah : feishu (BL-13). zhongwan (CV-12). Related Posts via Categories           Askep Tumor Otak Askep Stroke Hemoragik Askep Diare Anak Askep Urethritis Askep Meningitis Hemophillus Influenza Type B Askep Kebutuhan Oksigenasi Askep Nyeri dan penjelasannya Askep Kanker Pada Lansia Askep Anak Marasmus Proses Keperawatan <p>Your browser does not support iframes. Titik-titik yang digunakan Dari penelaahan yang mendalam melalui beberapa sumber artikel Hu Hui (1995). zusaanli (St-36).Pada percobaan yang dilakukan oleh Liu Zhicheng dan Sun Fengmin dari salah satu perguruan tinggi Traditional Chinese Medicine Nanjing (1994) menyampaikannya pada kesimpulan bahwa : terapi akupunktur pada pasien usia muda lebih baik hasilnya jika dibandingkan dengan kasus diabetes pada penderita usia tua. hegu (LI-4). guanyuan (CV-4). pishu (BL-20). fuliu (KI-7). taixi (KI-3). geshu (BL-17). shenshu (BL23). peneliti dari RS Universitas Traditional Chinese Medicine Dongzhimen di Beijing. neiguan (PC-6). shenmen (HT-7). sanyinjiao (Sp-6). Leave a Reply Name (required) E-mail (required) Website . quchi (LI-11).

</p>  Askep Terbaru           Askep Tumor Otak Askep Fraktur Askep Stroke Hemoragik Askep Diabetes Melitus Askep Diare Anak Askep Urethritis Sistem Pencernaan Transfusi Darah – Terapi Darah Dan Komponen Darah Radioterapi Karsinoma ASKEP Hemopoisis  Askep Komentar      syafaat on Askep Tumor Otak asuhan keperawatan NANDA on Askep Diare Anak asuhan keperawatan NANDA on Askep Fraktur Asuhan Keperawatan Pada Pasien dengan Urethritis « Henri Setiawan Blog's on Askep Urethritis Informasi Tentang Diare | Perawat Indonesia on ASKEP Diare  Askep Arsip  Askep Kategori .submit 518 0 « Askep Diare Anak Askep Stroke Hemoragik »  Mesin Pencari Askep Type and wait for search  <p>Your browser does not support iframes.

         Askep Asuhan Keperawatan Garis Besar Askep Kebidanan Makalah Penelitian Pengetahuan Keperawatan Psikologi Uncategorized  Perawat Indonesia Powered by WordPress and Belle Design and Code by pixelStudio .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful