Anda di halaman 1dari 6

Fluida memiliki kemampuan mengalir karena ikatan molekul dalam fluida jauh lebih kecil dari ikatan molekul

dalam zat padat dan tidak mempertahankan bentuk yang tetap. contoh alat yang digunakan salah satunya adalah rotameter

Prinsip alat : Didasarkan pada pelampung (float) yang berfungsi sebagai penghalang aliran, pelampung tersebut akan melayang dalam suatu tabung yang mempunyai luas penampang tidak konstan. Luas penampang tabung berubah tergantung ketinggiannya (semakin tinggi semakin besar). Posisi pelampung akan menyatakan harga aliran fluida yang mengenainya. Pada posisi tersebut pada pelampung akan terjadi keseimbangan gaya, yaitu keseimbangan antara berat pelampung dengan gaya tarik aliran yang mengenainya dan gaya apung pelampung.

Gambar Alat

Rotameter (variable area flowmeter) terdiri dari body (yang mengandung fluida) dan float (yang bergerak bebas, posisinya bergantung pada flowrate). Posisi float ditentukan oleh keseimbangan gaya yang bekerja padanya. Gaya gravitasi menarik float ke bawah. Gaya apung dan kecepatan yang berkaitan dengan gaya dinamika mengangkat fluida ke atas. Pergerakan float ke atas meningkatkan flow area, sampai gaya ke atas sama dengan gaya ke bawah. Perhitungan kapasitas alir dengan prinsip fisika di atas biasanya tidak digunakan (not practical). Katalog dari manufacturer umumnya tidak mencantumkan tube cross section area, volume/berat float, atau pressure drop.

Variable area flowmeter terdiri dari: - float - metering tube - scale - packing and seal - upper body - lower body - process connection - accessories