P. 1
Bamgetol 200 Mg

Bamgetol 200 Mg

|Views: 1,454|Likes:
Dipublikasikan oleh Still Phy

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Still Phy on Sep 06, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

BAMGETOL 200 Mg

CODE: X2 Harga Per Satuan Terkecil : Rp2,200.00 BELI Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

BAMGETOL 200 Mg GENERIK Karbamazepin.

INDIKASI Epilepsi, epilepsi generalisata primer atau bentuk kejang epilepsi generalisata sekunder yang disertai dengan komponen tonik-klonik, neuralgia trigeminal, neuralgia glosofaringeal. KONTRA INDIKASI # # # Hipersensitif terhadap Karbamazepin, blok atrio-ventrikular. Riwayat depresi sumsum tulang. Penggunaan bersama dengan obat-obat penghambat mono amin oksidase.

PERHATIAN Penyakit kardiovaskuler berat, kelainan hati atau ginjal, pasien yang telah berusia lanjut, blok atrio-ventrikular, kelainan darah dan depresi sumsum tulang, riwayat efek samping terhadap darah, kehamilan, menyusui, dapat mempengaruhi kemampuan mengendarai kendaraan atau mengoperasikan mesin.

Interaksi obat : konsentrasi plasma ditingkatkan oleh Eritromisin, Isoniazid, Verapamil, Diltiazem, Dekstropropoksifen, Viloksazin. manifestasi neurotoksis yang bersifat reversibel dapat terjadi jika dikombinasikan dengan Lithium (jarang).

EFEK SAMPING Kehilangan nafsu makan, mulut kering, mual, diare atau susah buang air besar, sakit kepala, pusing, somnolen (ketagihan tidur/mengantuk terus), ataksia (gangguan koordinasi gerakan), reaksi alergi pada kulit, gangguan akomodasi penglihatan, demam. Dermatitis eksfoliatif, sindroma Steven Johnson, nekrolisis epidermal toksis, rambut rontok, leukopenia, trombositopenia, agranulositosis, hepatitis, proteinuria, dan pembengkakan kelenjar getah bening pernah dilaporkan. KEMASAN Kaplet salut film 200 mg x 100 biji. DOSIS # # Neuralgia trigeminal : dosis awal 2 kali sehari 100 mg, ditingkatkan menjadi 2 kali sehari 200 mg sampai nyeri hilang. Maksimal : 120 mg/hari.Pemeliharaan : 400-800 mg/hari. Epilepsi pada orang dewasa dan anak berusia lebih dari 12 tahun : diawali dengan 200 mg 2 kali sehari, dapat ditingkatkan dalam jangka waktu 1 minggu sampai 200 mg 3-4 kali sehari.

BARZEPIN 300Mg Harga Per Satuan Terkecil : Rp7,900.00 BELI

Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu.

BARZEPIN 300 MG

komposisi Oxcarbazepin 300 mg.

INDIKASI Pengobatan serangan tonik-klonik (epilepsi) tergeneralisir primer dan serangan parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder.

KONTRA INDIKASI Hipersensitif terhadap oxcarbazepin. Blok atrioventrikular. Riwayatdepresi sumsum tulang sebelumnya atau porfiria intermiten akut. Gangguan fungsi ginjal.

PERHATIAN Wanita hamil dengan epilepsi sebaiknya diobati dengan perhatian khusus. Barzepin dapat melewati sawar plasenta.

EFEK SAMPING Letih, pusing/vertigo, mengantuk, sakit kepala, ataksia, tremor, gangguan memori/konsentrasi, gangguan tidur, gangguan penglihatan, parestesia.

KEMASAN 3 Strip x 10 tablet.

DOSIS Dosis awal 300 mg/hari. Efek terapeutik yang baik terlihat pada 600-1200 mg/hari.

PABRIK Novell Pharmaceutical Laboratories

CALMLET 0,25 MG Harga Per Satuan Terkecil : Rp1,100.00 BELI Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu.

CALMLET 0,25 MG

GOLONGAN : K

KOMPOSISI : Tiap tablet salut mengandung Alprazolam 0,5mg

DOSIS : * Dewasa : - Gelisah - Pasien lemah - Kepanikan : awal 0,25 - 0,5 mg, a-3 kali sehari : mulanya 0,25 mg, 2-3 kali sehari dalam dosis terbagi dan ditingkatkan secara bertahapjika diperlukan. : mulanya 0,5-1 mg diberikan sebelum tidur, dan 0,5 mg 3 kali sehari.

* Anak-anak : tidak disarankan mengkonsumsi.

KEMASAN & NO REG. : Box 10 strips @ 10 tablet, DPL 9931806610B1

PABRIK : PT SUNTHI SEPURI

CALMLET 0,5 MG Harga Per Satuan Terkecil : Rp1,700.00 BELI

Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

CALMLET TABLET 0,5 MG

GOLONGAN : K

KOMPOSISI : Tiap tablet salut mengandung Alprazolam 0,5mg

DOSIS : * Dewasa : - Gelisah - Pasien lemah - Kepanikan : awal 0,25 - 0,5 mg, a-3 kali sehari : mulanya 0,25 mg, 2-3 kali sehari dalam dosis terbagi dan ditingkatkan secara bertahapjika diperlukan. : mulanya 0,5-1 mg diberikan sebelum tidur, dan 0,5 mg 3 kali sehari.

* Anak-anak : tidak disarankan mengkonsumsi.

KEMASAN & NO REG. : Box 10 strips @ 10 tablet, DPL 9931806610B1

PABRIK : PT SUNTHI SEPURI

DITALIN

CODE: X1 Harga Per Satuan Terkecil : Rp1,900.00

BELI arga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu

DITALIN

KOMPOSISI : Tap tablet mengandung : Phenobarbitone Sodium Diphenylhydantoin 50 mg 100 mg

TINJAUAN UMUM : - Diphenylhydantoin adalah anti-konvulsan dengan efek hipnotik yang sangat kecil (hampir tidak ada). Efek sampingnya minimal, obat ini merupakan obat pilihan utama untuk hampir semua bentuk bangkitan (epilepsi). - Kombinasi dengan Phenobarbitone sering menimbulkan hasil yang lebih baik dari pada terapi tunggal Diphenylhydantoin. - Pengaruh Diphenylhydantoin & Phenobarbitone pada eksitabilitas refleks tulang belakang menunjukkan aksi kerja interneuronal dari kedua zat aktif ini. - Diphenylhyaantoin bekerja pada korteks serebri untuk mengendalikan bangkitan dan memperbaiki kondisi umum. status emosi, dll.

INDIKASI : Bangkitan/epilepsi umum (grand-mal, bangkitan lena).

-

Bangkitan/epilepsi parsial (bangkitan psikomotor). Epilepsi karena tumor, kejang pascabedah. Pencegahan epilepsi posttrauma kapitis (akibat kecelakaan lalu lintas). Sindrom ekstrapiramidal (parkinsonism). Neuralgia trigeminal. Aritmia kordis rekuren (yang disebabkan overdosis digitalis).

KONTRA INDIKASI : Infeksi kronis dengan leukopenia. Gangguan hematopoiesis kronis Penyakit hati dan limpa.

DOSIS : 1 tablet 1-3 kali pemberian sehari, kemudian dosis disesuaikan untuk memperoleh respon pengobatan yang optimal. Pada epilepsi dosis awal dimulai dengan dosis rendah yang kemudian ditingkatkan secara bertahap.

PERINGATAN DAN PERHATIAN : - Dapat terjadi diskrasia darah. Dapat menimbulkan habituasi terhadap Barbiturat.

- Penggunaan pada ibu hamil harus memperhatikan keuntungan dan kerugian dari terapi yang dilakukan.

PENYIMPANAN :

Simpan di tempat sejuk dan kering. terlindung dari cahaya.

KEMASAN & NO. REGISTRASI : DITALIN® tablet : Box isi 4 blister @ 15 tablet/PD.2016405

HARUS DENGAN RESEP DOKTER PT Otto Pharmaceutical Industries BANDUNG - INDONESIA

ganin 300mg Harga Per Satuan Terkecil : Rp8,700.00 BELI Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu GANIN Kapsul

Komposisil : Tlap kapsul mengandung: Gabapentin 300 mg

Farmakologi:

Semua aksi farmakologi setelah penggunaan gabapentin tergantung pada oktivitas komponen induk,gabapentin tidak secara betmakna dimetabolisme oleh tubuh manusia,tidak terikat pada protein plasma,tidak meninduksi oktivitas enzim hepatik,dan tidak mengubah farmakokinetik dari obat-obat antikonvulsan yang biasa digunakan (misalnya: karbamazepin,fenitoin,valproat,fenobarbital,diazepam) atau kontrasepsi oral.Sebagai tambahan,farmakokinetik gabapentin pada dasarnya tidak berubah blia digunakan bersamaan dengan obat-obat antikonvulsan lain.

Farmakodinamik:

Gabapentin.secara struktural berhubungan dengan neurotransmitter y-aminobutyrlc acid [GABA),tetapi mekgnisme kerjanya berbeda dengan beberapa obat yang berinteraksi dengan sinaps GABA.Identifikasi dan fungsi dari binding site gabapentin masih harus diuraikan dan relevansi berbagai aksinya terhadap efek antikonvulsan yang dihasilkan masih memertukan pembuktian.

Farmakokinetik:

Absorpsi Rata-rata konsentrasl plasma gabapentin tercapai kira-kira 3 jam (Tj setelah pemberian dosis oral tunggal tanpa memperhatikan formulasl ukuran dosis,setelah pemberian dosis berulang kiro-ktra 1 jam oleh pendek dlbanding nilai" pada pemberian dosis tunggal.Hubungan antara dosis dengan bioavaflabitas gabapentin tidak berbanding lurus: contohnya: bila dosis dinaikkan,bioavailabilltas menurun.Walau demikian,perbedaan biovailabilitasnya tidak besar. Bioavailabilitas gabapentin adalah sekltar 60%. Makanan hanya berefek sedikit pada kecepatan dan tingkat aPsorpsi gabapentin meningkat 14% pada AUC dan CJ. Pistrlbusi Gabapentin sebagian besar tidak terikat protein plasma (<3%).Volume distnbusi gabapentin setelah pemberlan 150 mg IV adalah 58+6 I (meon+SD).Pada penderita epliepsi,konsentrasi awal gabapentin untuk mencapai kondisi tunak (CJ pada cairan serebrospinal berkisar 20% dari konsentrasi plasma.Setelah pemberian berulang gabapentin,kondisi tunak tercapai dalam 1 hingga 2 hori seteiah memulal pemberlan dosis berulang

dan dipertahankan sepanjang pemPerian regimen dosis. Metabolisme Gabapentin tidak dimetabolisme oleh tubuh manusia dan tidak menginduksi sistem oksldasienzfm hepatik. Eliminasi Gabapentin dieliminasi dari sirkulasi sistemik melalui ekskresi ginjal datam bentuk yang tidak berubah. Waktu paruh eliminasi dari gabapentin adalah 5 sampai 7 jam dan tidak berubah setelah pemberlan dosis atau dosis berulang. Kecepatan eliminasi Bersihan ginjal adalah satu-satunya jalan eliminasi gabapentin.

Populasi khusus:

Gangguan ginjal Pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal,bersihan plasma gabapentin menurun.Diperlukan penyesuaian dosis pada pasien dewasa dengan gangguan ginjal.Belum ada penelftian yang dilakukan pada pasien pedlatrik dengan gangguan gagal ginjal. Hemodlalisis: Gabapentin dapat dibersihkan dari plasma dengan hemodialisis. Pada penelitian menggunakan subyek anurik,waktu paruh eliminasi yang jelas terlihat dari gabapentin pada hari-hari nondialisis sekltar 132 jam; pada diahsis yang dilakukan tiga kaii seminggu (durasl 4 jam) waktu paruh eliminasi gabapentin menurun sekltar 60%, dari 132 jam mental 5jam,Dengan demikian hemodlalisis memilikl efek yang signif ikan terhadap eliminasi gabapentin pada pasien anurik. Gangguan hati Tidak ada penelitianyang dilakukan pada pasien dengan gangguan hati karena gabapentin tidak dimetabolisme. Uslg Pengaruh usia telah diteliti pada pasien usia 20-80 tahun,Bersihan oral gabapentin menurun bersamaan dengan bertambannya usia,dari sekltar 225 ml/menit untuk mereka dengan usta <30 tahun sampai sekltar 125 ml/memt untuk mereka dengan usia > 70 tahun. Bersihan ginjal berdasarkan luas permukaan tubuh juga turun sehubungan dengan usia; walau demikian, penurunan bersihan ginjal dari gabapentin sehubungan dengan usia dapat dikaitkan dengan penurunan dan fungsi ginjal. Pengurangan dosis gabapentin diperlukan untuk pasien yang fungsi ginjalnya menurun akibat pertambahan usia.Anak-anak Pada umumnya,pasien anak-anak berusla antara 1 bulan dan kurang dari 5 tahun menerima sekitar 30% pemaparan lebih. rendah dibandingkan pasien usia >5 tahun,Maka bersihan ordi yang normal

per berat badan lebih tinggl pada anak-anak yang leblh kecil.Bersihan oral dari gabapentin secara langsung sebanding dengan bersihan kreatinin. Rata-rata waktu paruh eliminasi gabapentin adalah 4,7 jam serupa dengan penelitian antar kelompok umur. Bersihan normal yang diamatl pada pasien anak-anak usia >5 tahun nilainya konsisten dengan yang diamati pada orang dewasa setelah pemberian dosis tunggal.Volume distribusl oral normal per berat badan tidak berubah antor kelompok umur. Jenls kelamin: Parameter farmakokinetik antara pria dan wanita tidak berbeda secara bermakna.Etnis Belum pernah dilakukan penelitian mengenal perbedaan farmakokinetik berkaitan dengan perbedaan etnis. Indikasi: Sebagai terapi tambahan terhadap obat antiepilepsi standar pada penderita yang tidak dapat dikendalikan serangannya dengan obat ontiepilepsi baik secara tunggal maupun kombinasi,atau pada penderita yang tidak toleron terhadap dosis obat-obat tersebut.Gabapentin yang ditambahkan pada terapi ontiepilepsi yang sekarang digunakan, diindikasikan untuk serangan parsial kompleks (simple and complex partial seizures) dan serangan umum tonlk klonik sekunder (secondary generalized Ionic cionic seizures). Koniraindikasl: Hlpersensltif terhadap komponen obat. Dosis dan cara pemberian: Umum •Cara pemberian: Gabapentin diberikan secara oral tanpa memperhatikan anjuran makan. •Dosis: Pada pasien dewasa ddn anak-anak>12 tahun,dosis efektif dari gabapentin adalah 900-1.800 mg per hari dalam tiga dosis terbogi. Titrdsi untuk mencepdi dosis efektif dapat ditingkatkan dengan cepat dan dapat tercapai dalam beberapa hari dengan pemberian 300 mg sekali sehari pada hari pertama,300 mg dua kali sehari pada hari kedua.dan 300 mg tiga kali sehari pada hariketiga. Selanjutnya dosis dapat diberikan 1.200 mg perhori dibagi dalam 3 dosis dan jika diperlukan dosis dapat ditingkatkan dengan penambahan sebanyak 300 mg perhari dibagi dalam 3 dosis sampai maksimum 2.400 mg perhari interval pemberian dosis 3 kali sehari tidak boleh melebihi 12 jam. Efek samping : • Sistem saraf; mengantuk,pusing atau ataksia,fatigue,nistagmus,tremor,gugup,disartria,amnesia,depresi,twitching. gangguan

• • • • • • •

koordinasi,sedikit kepala,keiang,bingung,insomnia,abnormal thinking dan gangguan emosional. Gastrointestinal: dispepsla,mulut dan tenggorokan terasa kering,konstipasi,kelainan pada gigi,peningkdtan nafsu makan,rnual,muntah, nyeri abdominal,diare dan anoreksia. Kardiovaskuiar: edema periferal,vasodilatasi,hipertensi,hipotensi,angina pektoris,gangguan vaskular perifer palpitasi takikardi heartmur-mur dan edema umum. Saluron nafas: rinitis,fdringftis,batuk,pneumonia,epistaksis dan dispnea. Jaringan otot: mralgia artralgla, nyeri punggung dan fraktur. Kulrtdanreaksi sensrtlf: pruritus atau abrasi, ruam atau jerawat. Hematologl: leukopenla, purpura, anemia dan trombositopenla. Mata dan telinga: diplopia dan amblyopia

Peringatan dan perhatian: • • • • • • •

Pasien harus dipermgatkan untuk menggunakan gabapentin hanya seperti yang diresepkan. Penghentian penggunaan gabapentin dalam terapi harus dilakukan secara bertahap selama minimum 1 minggu karena adanya kemungkinan peningkatan frekuensi keldng. Pasien dianjurkan untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor ataupun mengoperasikan mesin karena gabapentin dapat menyebabkan kantuk,dan simptom lain,dan tanda-tanda penekanan sistem saraf pusat. Efek gabapentin dalam Insiden munculnya tumor baru pada manusia atau perburukan atau kekambuhan tumor pada arognosjs tumor sebelumnya terjadi diketahui. Keamanan dan keefektifan gabapentin pada pasien lanjut usia belum dievaluasi secara sistematlk,dan ujl klinik tidak menyertakan cukup pasien usia lebih aan 65 tahun untuk menentukan apakah responnya berbeda dengan pasien yang lebih Gabapentin dapat aiberikan selama kehamilan hanya bila potensl manfaat melebihi potensi rlsiko terhadap lanin, karena belum cukupteraapatstudi-studi terkontrol pada wanita hamil. Belum diketahui apakah gabapentin alekskiesikan kedalam ASI.Karena adanya potensi terloai reaksi yBng tidak mendapat harus diambil apakah pemberian ASI dihentikan dengan mempertimbangkan pentingnya

Interaksi obat : • • • • • Gabapentin tiaak aimetabollsme dan tidak mempengaruhi metabolisme obat antiepilepsi yang diberikan bersamaan. Aluminium dan magnesium yang terdapat dalam ontasia dapat menurunkan bioavailabllitas gabapentin hinaaa 24% Oleh karena Itu gabapentin dianjurkan untuk dlgunakan setidaknya 2 |am setelah pemberian antasid Makanan tidak mempengaruhi farmakokinetik gabapentin. Pemberian bersama kontrasepsi oral termasuk norethisterone dan etinil estradiol tidak mempengaiuhi profil farmakokinetik diri Eksktesi renal tkJakdlpengdruhi dengan adanya probenisld.

dihentikankonvulsan lain,maka ada prosedur prepdrasi osam sulfasalisilat lebih langsung hanya mendapat Protein urin.Hal ini diperlukan karena pernah dllaporkon adanya pembacaan positif yang salah dengan AmexN-multi sttxGrtpsftctfesJ.

Over dosis:

Senda fUl pad2 pemberiannya leblh arom.Pada kasus Ini,pasien mengalami penglihatan ganda. s/urredspeech.ceciw/ness./ethargi/danaiare.Semua pas sendi sembuhkan dengan terapi suportif ya'naaiaoo.hemodialisis belum dilakukdn pada beberapa kasus overdosis yang dilaporkon,hal ini ddapat dilndikasikan sesuai kondisi klinik pasien atau paaa pasien dengan gangguan ginial yang signifikan. Kemasan dan nomor registrasi: Kotak,3 blister @ 10 kapsul, DKL0534602801 Al HARUS DENGAN RESEPDOKTER. SIMPAN PADA SUHU Dl BAWAH 30-C, TERLINDUNG DARI CAHAYA. Diproduksi oleh PT.DEXAMEDICA Palembang-lndonesia Untuk PT.FERRON PAR PHARMACEUTICALS ferron Cikarang-lndonesia

ikaphen tab Harga Per Satuan Terkecil : Rp1,500.00 BELI

IKAPHEN FENITOIN NATRIUM KAPSUL

Komposisi: Tiap kapsul mengandung: Fenitoin Natrium 100 mg.

Farmakologi: Felitoin adalah obat,antii konfulsan yang dapat digunakan untuk pengobatan epilepsi. Kerja utama dari fenitoin adalah pada cortex motorik dimana penyebaran dari akivitas serangan dihambat.Mungkin dengan meningkatkan aliran natrium keluardari saraf,fenitoin cenderung untuk menstabilkan ambang terhadap hipereksitabilitas yang disebabkan oleh rangsang yangberlebihan atau perubahan lingkungan yang dapat mengurangi gradien natrium membran.

Indikasi: Pengobatan grand mal dan psychomotor seizure.

Kontraindikasi : Individu yang hipersensitif terhadap Fenitoin dan derivatnya

Aturan pakai : Unttuk memberikan efek pengobatan yang maksimum maka dosis perlu disesuaikan pada masing-masing individu. Dosis permulaan untuk dewasa adalah 3x sehari 1 kapsul (l00 mg Fenitoin). Dosis ini kemudian diatur menurut respons teraoeutik. Biasanya dosis pemeliharaan yang memuaskan adalah 3-4 kapsul sehari. Dosis permulaan,5 mg/kg bobot badan per hari,dalam dosis terbagi 2-3 kali,

Dewasa

:

Anak-anak :

dengan dosis maksimum 300 mg/hari. Dosis pemeliharaan yang dianjurkan adalah antara 4-8 mg/kg bobot badan per hari.

Kemasan : Botol berisi 100 kapsul. No.Reg.:DKL9509310901B1.

Simpan di tempat sejuk (15-25'C) dan kering.

Harus dengan resep dokter.

Diproduksi oleh P.T IKAPHARMINDO PUTRAMAS PHARMACEUTICAL LABORATORIES JAKARTA-INDoNESIA

Kutoin 100mg Harga Per Satuan Terkecil : Rp1,400.00 BELI
Harga tersebut tidak mengikat, sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

KUTOIN 100

KOMPOSISI: Tiap kapsul KUTOIN 100 mengandung: Phenytoin sodium setara dengan Phenytoin

CARA KERJA: Phenytoin adalah suatu preparat anti epilepsi yang berguna untuk pengobatan epilepsi.Bekerjanya terutama pada korteks motoris dimana aktivitas bangkitan dihambat penyebarannya;kemungkinan dengan mempercepat pengeluaran Natrium dari neuronneuron.Phenytoin cenderung menstabilkan ambang kejang terhadap kepekaan yang berlebihan yang disebabkan oleh rangsangan beriebihan atau perubahan-perubahan iingkungan yang dapat mengurangi derajat membran terhadap Natrium termasuk pengurangan potensiasi pasca tetanik pada sinap.Pengurangan potensiasi pasca tetanik mencegah fokus bangkitan pada korteks untuk menjalar ke daerah korteks disekitarnya.Phenytoin mengurangi aktivitas maksimum dari pusat batang otak yang menyebabkan fase tonik dari bangkitan grand mal.

INDIKASI: Untuk mengontrol bangkitan grand mal dan bangkitan psikomotor(epilepsy lobus temporalis).

POSOLOGI/ DOSIS:

Penderita yang belum pernah mendapat pengobatan dapat dimulai dengan Phenytoin 100 mg3 kali sehari dan dosis disesuaikan menurut respon terapeutik.Untuk kebanyakan orang dewasa,dosis pemeliharaan yang memuaskan 300-400 mg per hari.Peningkatan dosis sampai 600 mg dapatdilakukan jika diperlukan. Anak-anak:Biasanya 5 mg / kg BB / hari dalam dosis terbagi 2 atau 3 maksimum 300 mg / hari.Dosis pemeliharaan sehari yang dianjurkan biasanya 4 - 8 mg / kg BB.Anak-anak diatas 6 tahun membutuhkan dosis minimum dewasa (300 mg / hari). Untuk mencegah iritasi lambung karena alkalinitasnya,Phenytoin harus diminum sedikitnya dengan 4 gelasair.

KONTRA INDIKASI: Penderita yang hipersensitif terhadap Phenytoin.

EFEK SAMPING:

Manifestasi yang paling umum yang menyertai terapi dengan Phenytoin sangat berhubungan dengan sistem saraf pusat.Hal ini termasuk nistagmus,ataksia,bicara tidak jelas dan konfusi mental.Juga telah diamati adanya pusing,tidak dapat tidurdansakit kepala.Efek samping lain yang ditemukan pada terapi jangka panjang: - Sistem pencemaan: - Sistem integumentari: - Sistem hematopoietik : Lain-lain : mual,muntah,konstipasi,keracunan,hepatitis,dan kerusakan hati. bintik merah seperti campak,dermatitis,lupus eritematosus,sindroma Steven Johnson. thrombositopenia,leukopenia,granulositopenia,agranulositosis,pansitopenia dengan atau tanpa supresi sumsum tulang. Gingival hiperplasia,penyakit Hodgkins,periartritis nodusa,sindroma hipersensitivitas.

PERINGATAN DAN PERHATIAN: Penghentian pengobatan Phenytoin secara tiba-tiba pada penderita epilepsi dapat mengakibatkan status epileptikus. Pengurangan atau penghentian dosis atau penggantian dengan obat anti kejang lainnya harus dilakukan secara bertahap. Hati-hati pada penderita dengan gangguan fungsi hati. Selama pemakaian obat ini dilarang mengemudikan kendaraan bermotor atau menjalankan mesin. Jangan digunakan pada wanita hami! trimester pertama dan sedang menyusui. Hentikan pengobatan jika terjadi kulit gatal/kemerahan/radang. phenytoin tidak efektif untuk serangan petit mal. Bila terjadi serangan petit mal dan grand mal secara bersamaan diperlukan terapi kombinasi. Hati-hati pemakaian bersamaan dengan obat-obat lain atau Alcohol. Kadar Phenytoin dalam plasma harus selalu diperiksa untuk menentukan dosis optimal.

INTERAKSI OBAT:

Konsentrasi plasma ditingkatkan oleh beberapa antibiotika,obat antikonvulsi lain,Cimetidine,antikoagulan Coumarin, Disulfiram,Isoniazid,beberapa Phenothiazines,Phenylbutazone,Sulvinphyrazone dll.tetapi diturunkan oleh Carbamazepine.

CARA PENYIMPANAN: Simpan di tempat sejuk (15-25°C) dan kering,terlindung dari cahaya matahari.

Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak. PENGEMASAN DAN NOMOR REGISTRASI Box,botol @ 100 kapsul KUTOIN 100,No.Reg.DKL0033302301A1 HARUS DENGAN RESEP DOKTER Diproduksioleh: ©mersi PT. MERSIFARMATM Sukabumi - Indonesia Rev-16/01/09.100 mg

Nepatic Tablet Harga Per Satuan Terkecil : Rp9,350.00 BELI
Harga Tersebut diatas Tidak Mengikat, Sewaktu-Waktu Dapat Berubah Tanpa Pemberitahuan Terlebih Dahulu NEPATIC

KANDUNGAN Gabapentin. INDIKASI

• • •

Terapi tambahan untuk pasien yang tidak dapat dikendalikan dengan obat antiepilepsi standar secara tunggal atau kombinasi. Pasien yang intoleransi terhadap dosis terapeutik antiepilepsi. Serangan parsial sederhana dan kompleks dengan atau tanpa serangan umum tonikklonik sekunder.

KONTRA INDIKASI

Hipersensitif terhadap komponen obat.

EFEK SAMPING

Somnelan, pusing, ataksia, lelah, nistagmus, sakit kepala, tremor, diplopia, ambliopia, rinitis, mual dan muntah, peningkatan berat badan,peningkatan nafsu makan, demam, faringitis, mulut atau tenggorokan kering, disartia, dispepsia, diare, konstipasi, nyeri perut, nyeri punggung, depresi, edema perifer,batuk, gelisah, emosi labil, ruam kulit, gatal, jerawat, fraktur, leukopenia.

INDEKS KEAMANAN PADA WANITA HAMIL

Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia. Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin.

KEMASAN

Kapsul 300 mg x 5 x 10 biji.

DOSIS Dewasa • • • • Hari ke-1: Hari ke-2: Hari ke-3: Kisaran dosis umum 1 kapsul sekali sehari. 1 kapsul sehari 2 kali. 1 kapsul sehari 3 kali. 0.9-1.8 gram per hari.

Maksimum 2.4 gram dalam dosis terbagi.

Interval pemberian dosis tidak boleh lebih dari 12 jam. Pasien gagal ginjal dengan klirens kreatinin: • • • • 60-90 mL/menit 400 mg sehari 3 kali. 30-60 mL/menit 300 mg sehari 2 kali. 15-30 mL/menit 300 mg sehari sekali. kurang dari 15 mL/menit 300 mg tiap hari ke-2.

Hemodialisis Awal 300-400 mg/hari. Pemeliharaan: 200-300 mg sesudah 4 jam hemodialisis. PABRIK Kalbe Farma

Tegretol 100 tab [Hubungi Kami Untuk Harga di 03517813966 ]

TEGRETOL

komposisi Karbamazepin.

INDIKASI Epilepsi, mania (gangguan jiwa, ditandai dengan kegiatan psikomotorik yang meningkat, bergerak dan berbicara tanpa henti, disertai dengan jalan pikiran yang tak teratur dan perhatian labil), mencegah penyakit depresif manik, neuralgia (nyeri saraf) trigeminal, neuropati diabetik yang terasa nyeri.

KONTRA INDIKASI

• • •

Blok atrio-ventrikular. Riwayat depresi sumsum tulang atau porfiria intermiten akut. Penggunaan bersamaan dengan obat-obat penghambat mono amin oksidase (MAOI).

PERHATIAN • • • • • • Hamil, menyusui. Hitung darah menyeluruh, pemeriksaan fungsi hati dan urinalisis pada awal pengobatan dan secara berkala. Pantau kadar plasma. Riwayat kerusakan jantung, hati, atau ginjal dan reaksi darah yang merugikan. Pengemudi kendaraan atau operator mesin. Tekanan dalam mata, psikosis (penyakit jiwa atas dasar kelainan organik atau gangguan emosi yang ditandai dengan kehancuran kepribadian dan kehilangan kontak dengan kenyataan, seringkali dengan delusi, halusinasi, atau ilusi) tersembunyi, kekacauan/kebingungan, agitasi/kegelisahan. Gangguan kejang campuran. Pasien yang telah berusia lanjut. Penghentian pengobatan secara tiba-tiba.

• • •

Interaksi obat Karbamazepin merupakan penginduksi enzim yang sangat kuat. Interaksi penting secara klinis dengan obat-obat/zat-zat (termasuk obat-obat kontrasepsi oral, alkohol) biasa terjadi.

EFEK SAMPING Sering Kadangkadang Jarang : : : pusing, ataksia (gangguan koordinasi gerakan), reaksi kulit alergi ringan, lekopenia ringan. diplopia (penglihatan kembar), peningkatan enzim hati, muntah, trombositopenia, hiponatremia, kelainan akomodasi. dermatitis eksfoliatif, sindroma Stevens-Johnson, sakit kuning, hepatitis, hipersensitifitas multi-organ diperlambat, sindroma menyerupai lupus eritematosus sistemik. radang saraf, halusinasi, agitasi/kegelisahan, depresi, sindroma Lyell, diskrasia darah, reaksi anafilaktik, blok atrio-ventrikular, gagal jantung kongestif, tromboembolisme, osteomalasia (keadaan yang ditandai dengan melunaknya tulang-tulang arena gangguan kalsifikasi sebagai akibat kekurangan Vitamin D dan Kalsium), disfungsi ginjal, nefritis interstisial, gangguan seks.

Kasus-kasus tertentu

:

KEMASAN Tablet kunyah 100 mg x 50 biji.

DOSIS • Epilepsi - dewasa - anak-anak Mania dan mencegah penyakit depresif manik Neuralgia trigeminal Neuropati diabetik yang terasa nyeri : : : :

• • •

diawali dengan 100-200 mg sekali atau 2 kali sehari, ditingkatkan secara perlahan sampai 400 mg 2-3 kali sehari.Pada beberapa pasien : 1600-2000 mg sehari mungkin tepat. 10-20 mg/kg berat badan/hari. 400-1600 mg sehari, lazimnya 400-600 mg sehari dalam 2-3 dosis terbagi. naikkan dosis secara perlahan sebesar 200-400 mg sehari. 2-4 kali sehari 200 mg.

: :

ATROPIN 0,25 Mg/ML Injeksi Rp1,350.00

Keampuhan obat ini terletak pada adanya assosiasi dari dua ekspectoransia dan antihistamin yang dapat bekerja secara synergis. Jadi syrup ini mempunyai daya kerja ganda baik profilaksi maupun penyembuhan/therapy. -Berkat promethazine HC1, terhindarlah hypersekresi dan hyperreaktivitas pada jaringan-

jaringan dari saluran pernafasan sehingga rangsangan-rangsangan batuk ditiadakan. -Dengan Glyceryl Guaiacolate berkuranglah viskositas dari sputum/sekresi yang kental / liat, sehingga memudahkan pasien untuk mengeluarkannya -Dengan adanya Ipecac sebagai ekspectoran maka sputum yang liat dapat dikeluarkan dengan mudah, terutama pada akut bronchitis: Juga Ipecac mempunyai effek. yang menguntungkan pada batuk kering yang disebabkan oleh laryngitis dan tracheitis. KOMPOSISI : Tiap 5 ml berisi : Promethazine HCl Ipecac. Tinct. / Ipecac. Extr Glyceryl Guaiacolate Const & Corr. ad INDIKASI : Batuk yang disertai reaksi allergi 5 mg 3 mg 45 mg 5 ml

ALPRAZOLAN 0,25 MG

KOMPOSISI: ALPRAZOLAM 0,25 Tiap tablet mengandung: Alprazolam ALPRAZOLAM 0,5 Tiap tablet mengandung: Alprazolam ALPRAZOLAM 1 Tiap tablet mengandung: Alprazolam

0,25 mg 0,5 mg 1 mg

FARMAKOLOGI: Antiansietas. Pengobatan jangka pendek, ansietas sedang atau berat dan ansietas yang berhubungan dengan depresi. KONTRAINDIKASI: - Pasien yang hipersensitif terhadap golongan benzodiazepm. - Glaukoma sudut sempit akut. - Miastenia gravis, insufisiensi pulmonar akut, kondisi fobia dan obsesi psikosis kronik, anak dan bayi prematur.

DOSIS:

0,25-0,5 mg, 3 kali sehari. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3-4 hari hingga' maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi. Untuk pasien lanjut usia, debil (lemah) dan gangguan fungsi hati berat: 0,25 mg, 2-3 kali sehari, ditingkatkan bertahap jika perlu. OVERDOSIS: - Penderita dirangsang untuk muntah dan pengosongan lambung. - Penderita dirawat intensif dengan terapi simtomatis dan suportif pemeliharaan fungsi kardiovaskular, pernafasan dan keseimbangan elektrolit. PERINGATAN DAN PERHATIAN: - Dapat terjadi ketergantungan. - Jangan digunakan sebagai pengobatan tunggal pada pasien depresi atau kecemasan dengan depresi. - Selama menggunakan obat ini dilarang mengendarai atau mengoperasikan mesin. - Hati-hati bila diberikan pada wanita hamil dan menyusui, penderita penyakit hati dan ginjal kronik, penyakit respirasi, kelemahan otot dan riwayat penyalahgunaan obat atau alkohol, penderita kelainan kepribadian yang nyata. - Pemakaian pada anak di bawah usia 10 tahun tidak diketahui keamanannya dengan pasti. - Kurangi dosis pada lanjut usia dan debil (lemah). - Hindari pemakaian jangka panjang. - Hati-hati pemakaian pada penderita insufisiensi pulmonar kronik. EFEK SAMPING: - Mengantuk, kelemahan otot, ataksia, amnesia, depresi, light-headedness, bingung, halusinasi, pandangan kabur. - Jarang terjadi: nyeri kepala, insomnia, reaksi paradoksikal, tremor, hipotensi, gangguan gastrointestinal, rash, perubahan libido, menstruasi tidak teratur, retensi urin, diskrasia darah dan ikterus. INTERAKSI OBAT: - Efek ditingkatkan oleh depresan saraf pusat, alkohol, barbiturat. - Ekskresi dihambat oleh simetidin. KEMASAN DAN NOMOR REGISTRASI: ALPRAZOLAM 0,25 mg, Kotak, 10 strip @ 10 tablet ALPRAZOLAM 0,5 mg, Kotak, 10 strip® 10 tablet

No. Reg.: GPL0405036610A1 No. Reg.: GPL0405036610B1

ALPRAZOLAM 1mg, Kotak, 10 strip No. Reg.: GPL0405036610C1 @ 10 tablet HARUS DENGAN RESEP DOKTER

SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25-30°C), TERLINDUNG DARI CAHAYA. Dibuat oleh: DonjiitH JL. BAMBANG UTOYO 138 PALEMBANG-INDONESIA

ALPRAZOLAN 0,5 MG
KOMPOSISI: ALPRAZOLAM 0,25 Tiap tablet mengandung: Alprazolam 0,25 mg ALPRAZOLAM 0,5 Tiap tablet mengandung: Alprazolam 0,5 mg ALPRAZOLAM 1 Tiap tablet mengandung: Alprazolam 1 mg FARMAKOLOGI: Antiansietas. Pengobatan jangka pendek, ansietas sedang atau berat dan ansietas yang berhubungan dengan depresi. KONTRAINDIKASI: - Pasien yang hipersensitif terhadap golongan benzodiazepm. - Glaukoma sudut sempit akut. . - Miastenia gravis, insufisiensi pulmonar akut, kondisi fobia dan obsesi psikosis kronik, anak dan bayi prematur. DOSIS: 0,25-0,5 mg, 3 kali sehari. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3-4 hari hingga' maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi. Untuk pasien lanjut usia, debil (lemah) dan gangguan fungsi hati berat: 0,25 mg, 2-3 kali sehari, ditingkatkan bertahap jika perlu. OVERDOSIS: Penderita dirangsang untuk muntah dan pengosongan lambung. - Penderita dirawat intensif dengan terapi simtomatis dan suportif pemeliharaan fungsi kardiovaskular, pernafasan dan keseimbangan elektrolit. PERINGATAN DAN PERHATIAN: - Dapat terjadi ketergantungan.

- Jangan digunakan sebagai pengobatan tunggal pada pasien depresi atau kecemasan dengan depresi. - Selama menggunakan obat ini dilarang mengendarai atau mengoperasikan mesin. - Hati-hati bila diberikan pada wanita hamil dan menyusui, penderita penyakit hati dan ginjal kronik, penyakit respirasi, kelemahan otot dan riwayat penyalahgunaan obat atau alkohol, penderita kelainan kepribadian yang nyata. - Pemakaian pada anak di bawah usia 10 tahun tidak diketahui keamanannya dengan pasti. - Kurangi dosis pada lanjut usia dan debil (lemah). - Hindari pemakaian jangka panjang. - Hati-hati pemakaian pada penderita insufisiensi pulmonar kronik. EFEK SAMPING: - Mengantuk, kelemahan otot, ataksia, amnesia, depresi, light-headedness, bingung, halusinasi, pandangan kabur. - Jarang terjadi: nyeri kepala, insomnia, reaksi paradoksikal, tremor, hipotensi, gangguan gastrointestinal, rash, perubahan libido, menstruasi tidak teratur, retensi urin, diskrasia darah dan ikterus. INTERAKSI OBAT: - Efek ditingkatkan oleh depresan saraf pusat, alkohol, barbiturat. - Ekskresi dihambat oleh simetidin. KEMASAN DAN NOMOR REGISTRASI: ALPRAZOLAM 0,25 mg, Kotak, 10 strip @ 10 tablet, No. Reg.: GPL0405036610A1 ALPRAZOLAM 0,5 mg, Kotak, 10 strip® 10 tablet, No. Reg.: GPL0405036610B1 ALPRAZOLAM 1 mg, Kotak, 10 strip @ 10 tablet, No. Reg.: GPL0405036610C1 HARUS DENGAN RESEP DOKTER SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25-30°C), TERLINDUNG DARI CAHAYA. Dibuat oleh: DonjiitH JL. BAMBANG UTOYO 138 PALEMBANG-INDONESIA

ALPRAZOLAN 1 MG

KOMPOSISI: ALPRAZOLAM 0,25 Tiap tablet mengandung: Alprazolam ALPRAZOLAM 0,5 Tiap tablet mengandung: Alprazolam ALPRAZOLAM 1 Tiap tablet mengandung: Alprazolam

0,25 mg 0,5 mg 1 mg

FARMAKOLOGI: Antiansietas. Pengobatan jangka pendek, ansietas sedang atau berat dan ansietas yang berhubungan dengan depresi. KONTRAINDIKASI: - Pasien yang hipersensitif terhadap golongan benzodiazepm. - Glaukoma sudut sempit akut. - Miastenia gravis, insufisiensi pulmonar akut, kondisi fobia dan obsesi psikosis kronik, anak dan bayi prematur.

DOSIS: 0,25-0,5 mg, 3 kali sehari. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3-4 hari hingga' maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi. Untuk pasien lanjut usia, debil (lemah) dan gangguan fungsi hati berat: 0,25 mg, 2-3 kali sehari, ditingkatkan bertahap jika perlu. OVERDOSIS: - Penderita dirangsang untuk muntah dan pengosongan lambung. - Penderita dirawat intensif dengan terapi simtomatis dan suportif pemeliharaan fungsi kardiovaskular, pernafasan dan keseimbangan elektrolit. PERINGATAN DAN PERHATIAN: - Dapat terjadi ketergantungan. - Jangan digunakan sebagai pengobatan tunggal pada pasien depresi atau kecemasan dengan depresi. - Selama menggunakan obat ini dilarang mengendarai atau mengoperasikan mesin. - Hati-hati bila diberikan pada wanita hamil dan menyusui, penderita penyakit hati dan ginjal kronik, penyakit respirasi, kelemahan otot dan riwayat penyalahgunaan obat atau alkohol, penderita kelainan kepribadian yang nyata. - Pemakaian pada anak di bawah usia 10 tahun tidak diketahui keamanannya dengan pasti. - Kurangi dosis pada lanjut usia dan debil (lemah). - Hindari pemakaian jangka panjang. - Hati-hati pemakaian pada penderita insufisiensi pulmonar kronik. EFEK SAMPING:

- Mengantuk, kelemahan otot, ataksia, amnesia, depresi, light-headedness, bingung, halusinasi, pandangan kabur. - Jarang terjadi: nyeri kepala, insomnia, reaksi paradoksikal, tremor, hipotensi, gangguan gastrointestinal, rash, perubahan libido, menstruasi tidak teratur, retensi urin, diskrasia darah dan ikterus. INTERAKSI OBAT: - Efek ditingkatkan oleh depresan saraf pusat, alkohol, barbiturat. - Ekskresi dihambat oleh simetidin. KEMASAN DAN NOMOR REGISTRASI: ALPRAZOLAM 0,25 mg, Kotak, 10 strip @ 10 tablet ALPRAZOLAM 0,5 mg, Kotak, 10 strip® 10 tablet

No. Reg.: GPL0405036610A1 No. Reg.: GPL0405036610B1

ALPRAZOLAM 1mg, Kotak, 10 strip No. Reg.: GPL0405036610C1 @ 10 tablet HARUS DENGAN RESEP DOKTER SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25-30°C), TERLINDUNG DARI CAHAYA. Dibuat oleh: DonjiitH JL. BAMBANG UTOYO 138 PALEMBANG-INDONESIA

A L V I S 0.5 mg

KOMPOSISI Tiap tablet mengandung 0,25 mg ; 0,5 mg ; dan 1,0 mg alprazolam. CARA KERJA OBAT Antiansietas

INDIKASI Pengobatan jangka pendek, ansietas sedang atau berat dan ansietas yang berhubungan dengan depresi. KONTRA INDIKASI Pasien yang hipersensitif terhadap golongan benzodiazepin Glaucoma sudut sempit akut Miastenia gravis, insufisiensi pulmonar akut, kondisi fobia dan obsesi psikosis kronik, anak dan bayi prematur

EFEK SAMPING

-

Mengantuk, kelemahan otot ataksia, amnesia, depresi, light-headedness, bingung, halusinasi, "blurred vision" Jarang terjadi: nyeri kepala, insomnia, reaksi paradoksikal, tremor, hipotensi, gangguan gastrointestinal, rash, perubahan libido, menstruasi tidak teratur, retensi urin, "blood dyscrasias" dan "jaundice"

POSOLOGI Dewasa : 0,25 - 0,5 mg 3 kali sehari. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3 - 4 hari hingga maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi Untuk pasien lanjut usia, debil, dan gangguan fungsi hati berat 0,25 mg 2 - 3 kali sehari, ditingkatkan bertahap jika perlu

PERINGATAN DAN PERHATIAN
Dapat terjadi ketergantungan Jangan digunakan sebagai pengobatan tunggal pada pasien depresi atau kecemasan dengan depresi Selama menggunakan obat ini dilarang mengendarai atau mengoperasikan mesin Hati-hati bila diberikan pada wanita hamil dan menyusui, penderita penyakit hati dan ginjal kronis, penyakit respirasi, kelemahan otot dan riwayat penyalahgunaan obat atau alkohol, penderita kelainan kepribadian yang nyata Pemakaian pada anak dibawah usia 10 tahun tidak diketahui keamanannya dengan pasti Kurangi dosis pada ianjut usia dan debil Hindari pemakaian jangka panjang Hati-hati pemakaian pada penderita "pulmonary insufficiency" kronik

INTERAKSI OBAT Efek ditingkatkan oleh depresan susunan syaraf pusat, alkohol, barbiturat Ekskresi dihambat oleh Simetidin OVER DOSIS Penderita dirangsang untuk muntah dan pengosongan lambung Penderita dirawat intensif dengan terapi simptomatis dan suportif pemeliharaan fungsi kardiovaskular, pernafasan dan keseimbangan elektrolit CARA PENYIMPANAN Simpan di ruangan dengan suhu 15 - 30 °C

HARUS DENGAN RESEP DOKTER
KEMASAN ALVIZ *0,25 mg ; Dus, 3 strip @ 10 tablet No. Reg. DPL 0121626410 A1 ALVIZ ® 0,5 mg ; Dus, 3 strip @ 10 tablet No. Reg. DPL 0121626410 B1 ALVIZ ® 1 mg ; Dus, 3 strip @ 10 tablet No. Reg. DPL 0121626410 C1 Diproduksi oleh : PHAROS

A L V I Z 1 mg

KOMPOSISI Tiap tablet mengandung 0,25 mg ; 0,5 mg ; dan 1,0 mg alprazolam. CARA KERJA OBAT Antiansietas INDIKASI Pengobatan jangka pendek, ansietas sedang atau berat dan ansietas yang berhubungan dengan depresi.

KONTRA INDIKASI

- Pasien yang hipersensitif terhadap golongan benzodiazepin. - Glaucoma sudut sempit akut. - Miastenia gravis, insufisiensi pulmonar akut, kondisi fobia dan obsesi psikosis kronik, anak
dan bayi prematur. EFEK SAMPING

- Mengantuk, kelemahan otot ataksia, amnesia, depresi, light-headedness, bingung,
halusinasi, "blurred vision"

- Jarang terjadi: nyeri kepala, insomnia, reaksi paradoksikal, tremor, hipotensi, gangguan
gastrointestinal, rash, perubahan libido, menstruasi tidak teratur, retensi urin, "blood dyscrasias" dan "jaundice"

POSOLOGI Dewasa : 0,25 - 0,5 mg 3 kali sehari. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3 - 4 hari hingga maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi Untuk pasien lanjut usia, debil, dan gangguan fungsi hati berat 0,25 mg 2 - 3 kali sehari, ditingkatkan bertahap jika perlu PERINGATAN DAN PERHATIAN

- Dapat terjadi ketergantungan - Jangan digunakan sebagai pengobatan tunggal pada pasien depresi atau kecemasan
dengan depresi

- Selama menggunakan obat ini dilarang mengendarai atau mengoperasikan mesin - Hati-hati bila diberikan pada wanita hamil dan menyusui, penderita penyakit hati dan -

ginjal kronis, penyakit respirasi, kelemahan otot dan riwayat penyalahgunaan obat atau alkohol, penderita kelainan kepribadian yang nyata Pemakaian pada anak dibawah usia 10 tahun tidak diketahui keamanannya dengan pasti Kurangi dosis pada ianjut usia dan debil Hindari pemakaian jangka panjang Hati-hati pemakaian pada penderita "pulmonary insufficiency" kronik

INTERAKSI OBAT - Efek ditingkatkan oleh depresan susunan syaraf pusat, alkohol, barbiturat - Ekskresi dihambat oleh Simetidin OVER DOSIS

- Penderita dirangsang untuk muntah dan pengosongan lambung - Penderita dirawat intensif dengan terapi simptomatis dan suportif pemeliharaan fungsi
kardiovaskular, pernafasan dan keseimbangan elektrolit CARA PENYIMPANAN Simpan di ruangan dengan suhu 15 - 30 °C

HARUS DENGAN RESEP DOKTER KEMASAN ALVIZ * 0,25 mg ; Dus, 3 strip @ 10 tablet No. Reg. DPL 0121626410 A1 ALVIZ® 0,5 mg ; Dus, 3 strip @ 10 tablet No. Reg. DPL 0121626410 B1 ALVIZ® 1 mg ; Dus, 3 strip @ 10 tablet No. Reg. DPL 0121626410 C1 Diproduksi oleh: PHARO

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->