Anda di halaman 1dari 5

Hutan musim tropis

Hutan tropis adalah hutan alam yang terletak di antara garis 2327" Lintang Utara dan 2327" Lintang Selatan, berada pada daerah iklim tropis. Hutan Tropis terdapat di wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, Australia bagian Utara, sebagian besar wilayah Afrika, Kepulauan Pasifik, Amerika Tengah dan sebagian besar wilayah Amerika Selatan. Luas dari daerah tropis mencakup 30 persen dari keseluruhan wilayah di permukaan bumi. Di daerah hutan tropis hanya terdapat dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau, dengan curah hujan yang tinggi. Berbeda dengan daerah sub tropis atau temperate yang mempunyai empat musim yaitu musim panas (summer), musim gugur (autum), musim dingin (winter) dan musim semi (spring).

Hutan musim tropis

Hutan musim tropis terdiri atas pepohonan yang menggugurkan daunnya pada musim kemarau. Hutan musim tropis banyak terdapat di Indonesia, Thailand, India, Kamboja, Laos, Vietnam, Australia sebelah utara dan Afrika tengah. Karakteristik hutan musim tropis : 1. Tumbuhan membentuk formasi musiman. 2. Tumbuhan umumnya tahan dari kekeringan dan termasuk tumbuhan tropofit (mampu beradaptasi dangan musim kemarau dan musim hujan). 3. Pada musim kemarau daunnya merandas (rontok) sebaliknya pada musim penghujan daunnya lebat. 4. Hutan musim biasa diberi nana sesuai dengan spesies tumbuhan yang dominan. Contoh : hutan jati, hutan pinus, hutan angsana

Hutan musim tropis

Kondisi habitat pada daerah hutan tropis sangat heterogen, menyebabkan muculnya keanekaragaman jenis yang tinggi. Perkiraan jumlah spesies pohon di hutan tropis Asia Tenggara sebanyak 12.000 - 15.000 spesies, untuk hutan tropis Amazon Amerika Latin sebesar 5000 - 7000 spesies, sedang pada hutan tropis Afrika sebesar 2000 - 5000 spesies. Struktur hutan tropis secara vertikal terdapat beberapa stratifikasi. Struktur vertikal hutan tropis berlapis-lapis disebut stratum yang terdiri dari :

Stratum bawah Stratum tengah Stratum atas Pohon tertinggi

Gurun

Gurun merupakan wilayah yang menerima jumlah curah hujan sangat rendah, kurang dari cukup untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Kebanyakan gurun memiliki curah hujan tahunan rata-rata kurang dari 400 milimeter (16 in) . Sebuah definisi umum membedakan antara gurun yang sebenarnya adalah gurun yang menerima kurang dari 250 milimeter (10 in) curah hujan tahunan rata-rata, dan stepa, adalah gurun yang menerima antara 250 milimeter (10 in) dan 400 sampai 500 milimeter. .

Gurun juga dapat digambarkan sebagai daerah di mana air lebih banyak hilang oleh evapotranspirasi sebagai presipitasi . Dalam sistem klasifikasi iklim Kppen, gurun digolongkan sebagai BWH (gurun yang panas) atau BWK (gurun subtropis). Dalam sistem klasifikasi iklim Thornthwaite, padang pasir akan diklasifikasikan sebagai megathermal iklim kering.

Hutan Bakau

Bakau adalah nama sekelompok tumbuhan dari marga Rhizophora, suku Rhizophoraceae. Tumbuhan ini memiliki ciri-ciri yang menyolok berupa akar tunjang yang besar dan berkayu, pucuk yang tertutup daun penumpu yang meruncing, serta buah yang berkecambah serta berakar ketika masih di pohon (vivipar). Pohon bakau juga memiliki banyak nama lain seperti tancang, tanjang (Jw.); tinjang (Md.); bangko (Bugis); kawoka (Timor), wako, jangkar dan lain-lain.

fungsi dan Manfaat Hutan Mangrove (Hutan Bakau). Hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting bagi ekosistem hutan, air dan alam sekitarnya. Fungsi atau manfaat hutan bakau dapat ditinjau dari sisi fisik, biologi, maupun ekonomi.