Anda di halaman 1dari 30

PENYAKIT PADA ANAK PENYAKIT YANG SERING TERJADI PADA ANAK ANAK

DIANI ARISANDHI,DR

STATISTIK

PENYEBAB UTAMA KEMATIAN BAYI KURANG DARI 1 TAHUN (SUSENAS 2001)

Lima penyebab kematian utama pada bayi baru lahir umur 0-28 hari adalah :
prematuritas disertai berat lahir rendah (29,2 persen), asfiksia lahir (27 persen), tetanus neonatorum (9,5 persen), masalah pemberian makan (9,5 persen), dan kelainan kongenital (7,3 persen).

Penyebab utama kematian balita usia 1-4 tahun adalah :


pneumonia (23 persen), diare (13 persen), penyakit syaraf (12 persen), tifus (11 persen) dan penyakit saluran cerna (6 persen).

KONSEP SEHAT DAN SAKIT

10 PENYAKIT PERTAMA SI BUAH HATI

1. BATUK-PILEK
Etiologi : virus, bakteri Pada bayi dan anak serangannya cenderung lebih berat karena infeksi mencakup daerah sinus paranasal, telinga tengah, dan nasofaring yang disertai dengan demam tinggi. Self limited disease atau akan sembuh sendiri dalam 5-6 hari jika tidak ada invasi kuman lain.

BATUK

DEMAM PILEK

DAHAK KENTAL MAKIN LAMA MAKIN BANYAK

TANPA DEMAM

NAPAS CEPAT

NAPAS TIDAK CEPAT

BRONKITIS

BERDAHAK >3 MGG DAN KERINGAT MALAM

BATUK PANJANG DIAKHIRI BUNYI

SESAK NAPAS

0 BL -<2 BL ATAU CHEST INDRAWING

2 BL - < 5 TH

COMMON COLD

NYERI TELAN

BINTIK MERAH SELURUH

BTA (+)

BATUK REJAN

MENGI DAN RIWAYAT ATOPI PD KELUARGA

PNEUMONIA BERAT

PNEUMONIA

KONTROL, MASIH DEMAM, CURIGA

FARINGITIS

CAMPAK

TBC

ASMA

CHEST INDRAWING

SIANOSIS SENTRAL DAN TIDAK DPT MIINUM

PNEUMONIA BERAT

PNEUMONIA SGT BERAT

2. INFEKSI TELINGA
Gejala :
Demam, rewel, selera makan menurun, susah tidur, cairan bocor dari telinga dan sering menarik-narik atau menggosok telinga. Rasa sakit di telinga dan gangguan pendengaran

Perawatan :
Berikan penurunan panas dan/atau pereda nyeri (ibuprofen atau paracetamol) Antibiotik diberikan bila ada indikasi Kontrol 2 3 hari

KELUHAN PADA TELINGA

RASA PANAS DAN NYERI HEBAT

KELUAR NANAH DARI LIANG

DEMAM, GELISAH, PENDENGARAN KURANG

CAIRAN BAU BUSUK, PENDENGARAN KURANG

OTITIS MEDIA AKUT

OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK

3. DIARE

Apakah diare itu? BAB cair lebih dari 3 kali dalam sehari

PENYEBAB DIARE PADA BAYI DAN BALITA


Makanan kurang bersih (masuknya virus, bakteri/parasit) Alergi susu formula Bayi diberikan makanan tidak sesuai dg umur Keracunan makanan

SUMBER/CARA PENULARAN DIARE


Sumber air yg tercemar atau tidak dimasak sampai mendidih Memasukkan sesuatu yg kotor ke dalam mulut Alat makan dan minum tmsk botol susu yg kurang bersih Tidak membiasakan cuci tangan dg air bersih dan sabun

TANDA-TANDA DEHIDRASI PD BAYI DAN BALITA


Dehidrasi ringan s/d sedang :

Anak rewel atau gelisah Tampak haus, minum dg lahap Mata tampak lebih cekung Tes cubitan di perut kembali lambat (turgor)
Anak tampak lemah/lesu Kesadaran menurun s/d tidak sadar Malas minum atau tidak bisa minum Mata sangat cekung Tugor kembali sangat lambat Pada anak usia <12 bulan UUB cekung

Dehidrasi berat :

JENIS2 DIARE & TANDANYA


Diare cair akut : diare lebih dari 3 kali/hari dan berlangsung < 14 hari Kolera : cairan yg keluar spt cucian air beras, bau dan jumlahnya baanyak, cepat menimbulkan dehidrasi berat Disentri : diare disertai darah dan/atau lendir Diare persisten : diare berlangsung > 14 hari Diare dg gizi buruk Diare terkait antibiotik

BAGAIMANA CARA MENCEGAH DIARE PD BAYI DAN BALITA?


Berikan hanya ASI s/d usia 6 bulan > 6 bulan berikan MP-ASI bertahap Masak air sampai mendidih Biasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir Pastikan peralalatan makan dan minum dicuci bersih BAB di jamban Buang sampah pd tempatnya Gunakan sumber air minum bersih (SAB)

PENANGANAN DIARE PD BAYI & BALITA


Prinsip cegah dehidrasi Berikan ASI lebih sering Makan seperti biasa dan minum lebih sering Berikan oralit tiap kali bayi diare bila tidak ada, berikan air matang, kuah sayur, air tajin atau LGG Bila muntah tunggu 10 menit kmd lanjutkan pemberian cairan sedikit demi sedikit Jangan berikan obat diare. BAHAYA!!!!!!!! ILEUS Bila sakit berlanjut segera bawa ke petugas kesehatan. Berikan tablet zinc (Zn) : < 6 bl tablet, > 6 bl 1 tablet

4. BATUK SESAK NAPAS (CROUP)


Penyebab Batuk Sesak : Virus : parainfluenza virus kadang respiratory syncytial atau berbagai virus pernafasan lainnya.

Gejala Batuk Yang Disebabkan Batuk Sesak : Batuk kering, melingking, biasanya lebih sering pd tengah malam, mirip dengan gonggongan anjing Akibat dari pembengkakan di sekitar pita suara (pangkal tenggorokan) dan batang tenggorokan. Awalnya bisa disertai demam ringan

Cara Mengatasi Batuk Sesak :


Jangan panik dan tenangkan anak, menangis akan membuat anak bertambah sesak Melembabkan udara. Buatlah suasana segar dan sejuk. Pertahankan anak Anda dalam posisi tegak lurus Tawarkan minuman Usahakan anak Anda untuk beristirahat. Tidurlah di dekat anak Anda atau bahkan di kamar yang sama, sehingga Anda dapat mengambil tindakan cepat jika gejala anak Anda menjadi parah.

Anda harus segera mencari bantuan medis jika anak Anda: Bernafas sangat cepat dengan perut yang kembang kempis dan tampak berjuang untuk mendapatkan udara ke paru-parunya. Tampak pucat atau kebiru-biruan pada daerah sekitar mulut, hidung dan kuku. Ini pertanda ia tidak mendapatkan cukup oksigen. Tampaknya sangat gelisah. Demam dengan suhu badan 39,7 derajat C atau lebih tinggi

5. SAKIT TENGGOROKAN

6. SEMBELIT
Gejala : jarang buang air besar, tinja keras, dan sulit dikeluarkan. Kadang tinja disertai dengan darah. Bayi rewel karena merasa tak enak pada perutnya. Perawatan : Lakukan perubahan pola makan. Kurangi konsumsi makanan padat dan perbanyak asupan cairan. Jika usia bayi di atas 6 bulan, mulailah memberikan sayuran. Durasi : 3 hari

7. INFEKSI SALURAN KEMIH


Gejala : Panas tinggi, saat buang air kecil bayi menangis atau mengejan. Jumlah air seni sedikit, tapi pengeluaran sering. Perawatan : Tambahkan volume minum bayi. Jika bayi masih mendapatkan ASI eksklusif, tingkatkan frekuensi menyusu. Durasi : 2 hari.

8. MUNTAH
Gejala : Bayi mengeluarkan kembali susu yang diminumnya. Perawatan : Sendawakan bayi, ubah posisi tidurnya agar perut tidak tertekan. Jika bayi sering muntah atau terlihat membiru, bawa segera ke dokter. Durasi : 1 hari.

9. ALERGI
Gejala : Tergantung bagian tubuh atau sistem tubuh bayi yang meradang karena sensitivitas yang tinggi. Jadi bisa saja berupa bercak kemerahan, bintik-bintik, dan sebagainya. Perawatan : Singkirkan faktor penyebab alergi. Tanyakan pada dokter kemungkinan untuk memanipulasi lingkungan bayi, yaitu menggunakan bahan penyebab alergi pada bayi dan dosisnya diperbesar secara bertahap sehingga bayi tidak sensitif lagi. Durasi : 2-3 hari

10. RUAM POPOK


Gejala : kulit kasar, terdapat lingkaran di sekeliling popok seperti luka kecil. Perawatan : Pastikan kulit bayi selalu dalam keadaan bersih dan kering. Kalau perlu, oleskan salep antijamur. Durasi : 2-3 hari.

WASPADA BILA
1. Demam lebih dari 38,5 derajat Celcius pada bayi di atas usia 2 bulan 2. Demam pada bayi di bawah usia 2 bulan 3. Jumlah atau frekuensi buang air kecil menurun 4. Demam selama 48 jam tanpa gejala lain 5. Menolak makan dan minum 6. Kerewelan yang luar biasa 7. Diare yang disertai darah 8. Muntah terus menerus 9. Susah bernapas 10. Sulit menelan