Anda di halaman 1dari 17

INDUSTRI LILIN

Kelompok 4: 1. Steffita Rahayuning P. 2. Rizka Surya Permata 3. Ika Rissanti 4. Okky Amelia Pratiwi 5. Dewi Ambarwati 6. Indri Yuliastuti 7. Ulfa Wiwit Ch 8. Amar Hidayat 9. Diah Lasna Sari J2C009004 J2C009011 J2C009024 J2C009036 J2C009050 J2C009061 J2C009071 J2C008005 J2C008015

Latar belakang
Proses pembuatan lilin cukup sederhana, tekniknya dapat dipelajari oleh setiap orang, industri lilin masih berkembang pesat, dengan menyebarnya penerangan listrik, Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa manusia pada suatu peradaban yang membutuhkan potensi intelektual yang berkualitas.

Sejarah lilin
tahun 3000 SM orang mesir sudah menggunakan lilin sebagai penerang Tahun 200 SM orang China membuat lilin dari minyak ikan paus abad ke-1 orang-orang romawi menggunakan lilin sebagai sumber penerangan utama Pada 1830, lilin dibuat dari produk sampingan penyulingan minyak bumi yang disebut parafin abad ke-19, ahli kimi perancis, Michael Eyegene Chevreul, berasil memisahkan asam lemak dari gliseril sehingga menghasilkan asam stearat, bahan penting untuk menghasilkan lilin bermutu baik

penerang

aroma terapi

LILIN

Hiasan

Souvenir

Definisi :
Menurut Luken dan Clement (1987) lilin merupakan campuran dari hidrokarbon parafin dengan 16 atom C, asam lemak jenuh dengan 18 atom C dan asam karboksilat dengan 20-24 atom C yang mempunyai cabang posisi. Lilin merupakan campuran komplek yang apabila dihidrolisis menghasilkan komponen lipid, keton, alkana, alkohol sekunder.

Jenis-jenis lilin
Lilin Lebah/Beeswax Lilin jenis ini dapat ditemukan pada lilin, semir sepatu atau juga dimanfaatkan untuk kertas yang berlilin atau yang memiliki permukaan licin) Lilin Carnauba Dipergunakan untuk pelapis lantai maupun peralatan kayu, dan pelitur Lilin Candalea Terdapat pada tanaman euphorbia, dan dapat dipergunakan sebagai bahan kosmetika dan lilin Lilin Parafin (lilin dengan bahan dasar parafin) Lilin Stearin (lilin dengan bahan dasar stearin)

Bahan Pembuatan Lilin:

Parafin
Parafin merupakan fraksi utama dari minyak mentah yang dihasilkan dari destilasi bertingkat, di mana senyawa yang dihasilkan mempunyai bilangan oktan rendah. Parafin wax adalah zat berwarna berbentuk

kristal dan tidak berbau, dapat berbentuk padat


atau setengah padat.

Proses produksi parafin

Stearin
Stearin merupakan produk turunan dari kelapa sawit. Rafined Bleazed Deoderized Palm Stearin (RBDPS) merupakan hasil fraksinasi kristalisasi dari minyak kelapa sawit (CPO) berbentuk padat, mengandung asam palmitat, stearat dan oleat.
Struktur :

Proses Pembuatan Lilin

Teknik Dasar Pembuatan Lilin

Teknik celup Teknik Cetak Teknik Tuang

Lilin yang pembuatannnya dilakukan dengan cara mencelupkan sumbu ke adonan lilin cair yang telah disiapkan Teknik cetak dibuat dengan cara mencetak

Teknik tuang adalah teknik yang paling mudah sebab bisa dilakukan di wadah apa saja.

Teknik Lanjutan Pembuatan Lilin


Teknik pilin

merupakan modifikasi dari sistem cetak

Teknik gulung

merupaan pengembangan dari teknik celup

Teknik apung

merupakan pengembangan dari teknik tuang


merupakan pengembangan dari teknik cetak dengan cara menambahkan dekoratif pada lilin

Teknik Dekoratif

Cara penyimpanan
Penyimpanan lilin sebaiknya tidak langsung dibawah sinar matahari, karena akan melumerkan lilin, lilin meleleh di suhu sekitar 40C.

Kotak terbuat dari karton sangat baik untuk menyimpan lilin.

Tempatkan lilin dalam bahan mudah pecah , seperti pada gelas, keramik atau gerabah.