P. 1
Modul 1 - Konsep Dasar Statistika

Modul 1 - Konsep Dasar Statistika

|Views: 676|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Harist Murdani

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Muhammad Harist Murdani on Sep 08, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2014

pdf

text

original

Pengantar Statistik Sosial

(Komunikasi - ISIP42153)
Pertemuan 1: Minggu, 9 September 2012 UT Korea Wilayah II

Tutor: M. Harist Murdani

Tinjauan Mata Kuliah
• Tujuan Umum
– diharapkan mampu menerapkan statistika deskriptif dan inferensia

2

Tinjauan Mata Kuliah
• Tujuan Khusus
1. Mampu menerapkan konsep-konsep dasar statistika 2. Mampu menerapkan penyajian data 3. Mampu menghitung ukuran pemusatan dan ukuran penyebaran 4. Mampu menghitung probabilita 5. Mampu menerapkan metode penarikan sampel 6. Mampu melakukan estimasi dan uji hipotesis 7. Mampu melakukan pengujian hipotesis satu sampel 8. Mampu melakukan pengujian hipotesis dua sampel 9. Mampu melakukan pengujian hipotesis lebih dari dua sampel 10. Mampu melakukan pengujian hipotesis dua rata-rata populasi

3

Tinjauan Mata Kuliah
• Modul Pengantar Statistik Sosial (3 sks):
         Modul 1: Konsep-konsep Dasar Statistika Modul 2: Penyajian Data Modul 3: Ukuran Pemusatan dan Ukuran Penyebaran Modul 4: Probabilita Modul 5: Metode Penarikan Sampel Modul 6: Estimasi dan Uji Hipotesis Modul 7: Pengujian Hipotesis Satu Sampel Modul 8: Pengujian Hipotesis Dua Sampel Modul 9: Pengujian Hipotesis Lebih dari Dua Sampel & Dua Rata-rata Populasi

4

Tinjauan Mata Kuliah
 Buku Pegangan
 Pengantar Statistika Sosial, Bambang Prasetyo dkk, Universitas Terbuka 2011

 Penilaian
 Partisipasi (kehadiran dan keaktifan): 30%  Tugas (Tugas 1, 2, dan 3): 70%

 Metode Pembelajaran
 Tatap Muka (8x pertemuan)

 Tutor
 Nama: Muhammad Harist Murdani,  Status: Graduate Student of Computer Engineering dari Pusan National University  Email/Phone: hariste@gmail.com / 010-5811-4472
5

KONSEP DASAR STATISTIKA
(Komunikasi - ISIP42153 - Modul 1)

6

Pokok Bahasan

1 2
3 4

Pendahuluan Pengertian & Pemanfaatan Statistika

Jenis Statistika
Pengukuran, Perbandingan Data, Validitas dan Reliabilitas

7

Pendahuluan
• Kompetensi Umum:
– dapat menjelaskan konsep dasar statistika

8

Pendahuluan
• Kompetensi Khusus:
1. Definisi Statistika 2. Pemanfaatan Statistika 3. Pengertian Statistika Deskriptif 4. Pengertian Statistika Inferensia 5. Pengertian Statistika Parametrik 6. Pengertian Statistika NonParametrik

7.
8. 9.

Pengertian Pengukuran
Konsep Dasar dalam Proses Pengukuran Skala Pengukuran

10. Perbandingan Data
11. Tingkat Ketelitian 12. Validitas dan Reliabilitas

9

KONSEP DASAR STATISTIKA
(Komunikasi - ISIP42153 - Modul 1) Kegiatan Belajar 1 Pengertian dan Pemanfaatan Statistika

10

Sejarah Statistika

Saat Ini Abad Pertengahan
Statistika telah memasuki ranah pengambilan keputusan melalui proses generalisasi dan peramalan.

Sebelum Masehi

Lembaga gereja menggunakan statistik untuk: Bangsa-bangsa di mencatat jumlah Mesopotamia, kelahiran, Mesir dan Cina kematian dan telah perkawinan. mengumpulkan data statistik. (Ex. pajak, hasil pertanian, dll)

11

Statistik & Statistika
• Statistik:
– suatu kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka

• Statistika:
– Ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasikan data menjadi informasi. – Dapat pula diartikan sebagai metode untuk mengumpulkan, mengolah, menyajikan, menganalisis, dan menginterpretasikan data dalam bentuk angka.

12

Kegunaan Statistika
• Penelitian Sosial:
– – – – Menyusun, meringkas, dan menyederhanakan data. Merencanakan kegiatan survei atau eksperimen Menetapkan metode terbaik dalam penarikan kesimpulan (inferensi) Melakukan evaluasi terhadap kualitas suatu inferensi

13

KONSEP DASAR STATISTIKA
(Komunikasi - ISIP42153 - Modul 1) Kegiatan Belajar 2 Jenis Statistika

14

Jenis Statistika
• Berdasarkan aktivitas: – Statistika Deskriptif,
• Cara pengumpulan data, penyederhanaan angka, dan pengukuran pemusatan demi informasi yang lebih mudah dipahami.

– Statistika Inferensia,
• Cara menganalisis data serta mengambil kesimpulan. • 4 Karakteristik: pengamatan secara acak (random observation), teknik penarikan sampel (sampling method), data dalam bentuk angka (numerical data), dan tujuan umum inferensia (common inferential objective).

15

Jenis Statistika
• Berdasarkan metode: – Statistika Parametrik
• Bagian dari statistika inferensia yang mempertimbangkan parameter populasi • Membutuhkan data yang berskala pengukuran minimal interval

– Statistika NonParametrik
• Bagian dari statistika inferensia yang tidak memperhatikan parameter populasi • Validitas tidak tergantung pada model peluang • Data yang dibutuhkan berskala ukur nominal atau ordinal

16

KONSEP DASAR STATISTIKA
(Komunikasi - ISIP42153 - Modul 1) Kegiatan Belajar 3 Pengukuran, Perbandingan Data, Validitas dan Reliabilitas

17

Pengukuran
• Definisi:
– Suatu proses deduktif yang berangkat dari suatu ide.

• Tahapan:
– Konseptualisasi, proses pemilihan konsep dan pemberian batasan secara teoretis. – Operasionalisasi, proses penyusunan definisi operasional dari konsep.

18

Pengukuran
• Prinsip Pengukuran: – Prinsip Eksklusif (mutually exclusive)
• Suatu kasus (case) tidak dapat memiliki nilai kategori lebih dari satu untuk variabel yang sama. • Contoh: Jenis Kelamin

– Prinsip Ekshaustif (exhaustive)
• Bahwa nilai kategori yang tersedia untuk suatu variabel harus dapat mencakup nilai dari semua jenis kasus (case). • Contoh: Variabel media transportasi

19

Konsep Dasar Pengukuran
• Konstanta dan Variabel:
– Konstanta, konsep yang mewakili gejala yang tidak bervariasi (tetap). • Contoh: tipe keluarga ideal, tipe birokrasi ideal, dll. – Variabel, konsep yang memiliki serangkaian nilai, ukuran, atau jumlah. • Contoh: kepadatan penduduk, status gizi, dll.

20

Konsep Dasar Pengukuran
• Variabel Kuantitatif & Kualitatif:
– V. Kuantitatif, variabel yang hasil pengamatannya bervariasi dalam hal jumlah pada setiap penelitian yang dilakukan. • Contoh: umur, tinggi, berat badan, kepadatan penduduk, angka kematian bayi, dll. – V. Kualitatif, variabel yang hasil pengamatannya bervariasi dalam jenis bukan dalam tingkatan. • Contoh: metode kontrasepsi, jenis kelamin, status perkawinan, dll.

21

Konsep Dasar Pengukuran
• Variabel Diskrit & Kontinu (Kuantitatif): – Variabel Diskrit (discrete variable)
• Variabel kuantitatif dengan jumlah nilai (kategori) yang dapat dihitung (bilangan bulat). • Contoh: jumlah anak dalam sebuah keluarga, jumlah mahasiswa UT, dll.

– Variabel Kontinu (continuous variable)
• Variabel kuantitatif di mana hasil pengamatannya merupakan salah satu dari sejumlah (yang tidak terhingga) dari suatu garis interval (bilangan pecah/bulat). • Contoh: umur

22

Skala Pengukuran
• Kuantifikasi:
– Kuantifikasi melalui kategori, untuk data nominal. – Kuantifikasi melalui pengukuran, untuk data ordinal, interval, dan rasio.

• Skala Pengukuran:
– – – – Skala Nominal Skala Ordinal Skala Interval Skala Rasio

23

Skala Pengukuran
• Skala Nominal:
– Setiap kategori diberikan identifikasi berupa simbol (angka atau huruf) yang tidak memiliki makna dan besaran tertentu – Contoh: Status Pernikahan = 1. Sudah Menikah, 2. Belum Menikah, 3. Tidak Menikah

• Skala Ordinal:
– Memiliki sifat yang sama dengan skala nominal, namun ada tambahan informasi sehingga identifikasi yang diberikan bisa disusun berdasarkan peringkat. – Contoh: Jenjang Pendidikan = SD -> SMP -> SMA -> PT

24

Skala Pengukuran
• Skala Interval:
– Memiliki keseluruhan sifat dari skala nominal dan ordinal, dengan sifat tambahan. Dapat menentukan jarak dan perbandingan antarkategori yang tersedia. – Contoh: Variabel Suhu Udara = suhu hari ini 32°C, sedangkan kemarin 29°C.

• Skala Rasio:
– Memiliki seluruh sifat ketiga skala sebelumnya dan kemampuan untuk membandingkan skala pengukuran yang disusun. Ada angka 0. – Contoh: Perbandingan Berat Badan 1:2 = 45:30.

25

Perbandingan Data
• Rasio:
– Digunakan dalam perbandingan antara dua kelompok data. – Contoh: tahun 2006 SD di Kab. Sambas memiliki 71.595 murid dan 4.215 guru (rasio murid dan guru adl. 16.99, 1 guru untuk 17 murid).

• Proporsi:
– Bentuk khusus dari rasio, pembagi dalam perhitungan adalah jumlah elemen kedua data. – Contoh: proporsi pekerja anak perempuan (usia 10-14 thn) di perkotaan adalah 0.53 (diperoleh dengan membagi jml pekerja anak perempuan dengan seluruh pekerja usia 10-14 tahun).

26

Perbandingan Data
• Persentase:
– Memiliki rentang antara 0-100. Perhitungan sama dengan proporsi, namun hasilnya harus dikalikan 100. – Contoh: persentase pekerja anak perempuan (usia 10-14 tahun) di perkotaan pada tahun 2007 sebanyak 39,41%.

• Rates (tingkat/angka):
– Perhitungan dilakukan dengan membagi jumlah munculnya kejadian dengan jumlah keseluruhan. – Contoh: angka kelahiran menurut umur (age specific fertility rate) menunjukkan banyaknya kelahiran per 1000 wanita dari golongan umur tertentu.

27

Tingkat Ketelitian
• Terdapat perbedaan antara data dari variabel yang diukur dengan data hasil pengukuran instrumen, dikarenakan:
– Keterbatasan instrumen pengukuran – Instrumen kurang akurat

• Perbedaan ini disebut sebagai kesalahan akibat pembulatan (rounded error)
– Contoh: hasil pengukuran jarak dalam km antar 2 tempat atau berat badan seseorang dalam satuan kg.

28

Tingkat Ketelitian
• Prinsip pembulatan:
– Jika angka terkiri kurang dari 5 maka angka terkanan yang mendahuluinya tetap. Contoh: 70,15  70; 40,45  40; – Jika angka terkiri lebih dari atau sama dengan 5 dan diikuti angka selain 0 maka angka terkanan yang mendahuluinya ditambah 1. Contoh: 40,2501  40,3 – Jika angka terkiri sama dengan 5 dan diikuti oleh angka 0, maka angka terkanan tetap jika genap dan ditambah 1 jika ganjil. Contoh: 34,5000  34; 33,5000  33;

29

Validitas & Reliabilitas
• Validitas suatu pengukuran menjawab:
– “Apakah variabel yang diteliti benar-benar mengukur (mewakili) variabel yang akan diukur?”

• Reliabilitas suatu pengukuran menjawab:
– “Apakah (hasil) pengukuran dari variabel (indikator) yang diteliti konsisten atau dapat diandalkan?”

30

UT Korea - Berkarya dan Berpendidikan

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->