P. 1
ANALISA PRODUKTIVITAS _ TEKNIK INDUSTRI " Rudini Mulya "

ANALISA PRODUKTIVITAS _ TEKNIK INDUSTRI " Rudini Mulya "

|Views: 131|Likes:
Dipublikasikan oleh Rudini Mulya
menganalisa produksi perusahaan, analisa management, industri besar, industri kreatif
menganalisa produksi perusahaan, analisa management, industri besar, industri kreatif

More info:

Published by: Rudini Mulya on Sep 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

ANALISA PRODUKTIVITAS

MODUL I PENTINGNYA PRODUKTIVITAS
Oleh : Niken Handayani, ST, MT

Why do We Care About Productivity?
Without productivity improvement, bus esses o ot survive businesses do not su v ve in a global g oba economy. Higher productivity means higher standard of living.

Why is Productivity Important?
Customers don’t care Cost can’t be recovered More with less – economic measure Elimination f Eli i i of waste Quality drives productivity

WASTE

Produktivitas Meningkat seiring Kualitas Meningkat
Rata – rata waktu produksi (jam) /unit mobil J.D. Power IQS Rata-rata Masalah Kualitas mobil di industri mobil

27 26 25 24 23 22

26.42 158

26.43

180 160 25.23

147 133 133 24.06 119 23.42 118 125 22.97 22.42 22 42 125 23

140 120 100 80 60 40

21 20 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007

20 0

GM excludes medium duty. Honda, Nissan and Toyota data includes partial reporting of North American plants.

North American History – Total Waktu Produksi (Jam) per Unit Mobil
40.60 39.95
Percent Change from 2005

37.14 34.54 35.10 32.90 32.36 31.63 31 63 29.97 29.93

1.9% 1 9% 2.4% 2.5% 2.7% (5.3%)* (1.8%)

31.22 29.37

2002

2003

2004

2005

2006

GM excludes Medium Duty. Honda and Toyota data includes partial reporting of North American plants. * Nissan data estimated by Harbour with publicly available data

Tren Yang Sedang Terjadi di Industri Mobil :
Mendorong utilisasi kapasitas Fleksibilitas kebutuhan Standarisasi alat dan peralatan Sumber produk dan komponen ◦ Menghindari kerja keras ◦ Stigma integrasi vertikal ◦ Perjanjian baru tenaga kerja Elimination of waste Quality drives productivity

What is Productivity?
Productivity is a common measure y on how well resources are being used; or is a measure of the effective use of resources Productivity = Outputs Inputs

Pengertian Produktivitas
INPUT Modal (Alat) Tenaga Kerja Material (Bahan Mentah) Energi OUTPUT

P
Output (Nilai Tambah)

Produk Barang/Jasa Penjualan Market Share

Produktivitas :

Input ( Sumber daya yang terpakai)

Pengertian Produktivitas
Organization For European Economic Cooperation (OEEC)1950: Produktivitas adalah ukuran yang diperoleh dari pembagian output oleh salah satu faktor produksi Produktivitas merupakan nisbah atau rasio antara hasil kegiatan (output, keluaran) dan segala pengorbanan (biaya) untuk mewujudkan hasil tersebut (input, masukan) (Kussriyanto, 1984, p.1). Konsep umum produktivitas adalah suatu perbandingan antara keluaran (output) dan masukan (input) persatuan waktu yang menciptakan nilai ekonomis. Input bisa mencakup biaya produksi (production cost) dan biaya peralatan (equipment cost). output bisa terdiri dari penjualan (sales), earnings (pendapatan), market share, dan kerusakan (defects) (Gomes,1995, p.157). (d f ) (G 1995 157)

Contoh 1 Produktivitas Buruh
Perusahaan manufaktur memproduksi 10.000 unit kalkulator dengan memperkerjakan 50 orang selama 25 hari ( 1 hari : 8 jam kerja) Berapa produktivitas kerjanya? Produktivitas tenaga kerja :
Output O
= =

Unit Waktu Tenaga Kerja Output p Jam Kerja Buruh

=

10.000 10 000 unit kalkulator 50 x 8 x 25 orang/jam/hari

= 1 unit kalkulator / orang/ jam/hari

Contoh 2 Produktivitas Buruh
Perusahaan yang sama menaikkan dari produksi 10.000 unit menjadi 12.000 unit kalkulator dengan menambah pekerja 10 orang selama 25 hari ( 1 hari : 8 jam kerja) Apakah produktifitas tenaga kerjanya meningkat ? Produktivitas tenaga kerja :
Output O
= =

Unit Waktu Tenaga Kerja Output p Jam Kerja Buruh

12.000 = 12 000 unit kalkulator (50+10) x 8 x 25 orang/jam/hari
= 1 unit kalkulator / orang/ jam/hari

Contoh 3
KETERANGAN Unit yang dihasilkan Tenaga Kerja (orang/hari) Bahan Mentah (kg) Mesin (Jam) Sewa, dll ($) Data 1979 1250 800 300 750 600 1982 1750 1200 450 1100 900 1,56 4,17 1,67 2,08 1,46 3,89 1,59 1,94 Produktivitas 1979 1982

PRODUKSI

PRODUKTIVITAS

EFISIENSI, EFEKTIVITAS, PRODUKTIVITAS
Efektif: Serangkaian kegiatan yang dilakukan secara tepat dan sebaik sebaikbaiknya,serta memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan. Sejauh mana tujuan tercapai j j p output p Efisien: Tuntutan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya (memaksimalkan output, pendapat atau profit, atau meminimalkan input atau biaya, limbah serta dampak negatif) Sejauh mana sumber daya digunakan untuk mencapai tujuan j y g p j Input. Rasio antara output yang sebenarnya terhadap standar output yang diharapkan

CONTOH
1.

Output operator = 120 unit/jam Output standar = 180 unit/jam Efisiensi operator = 120/180 = 66,67% Efisien tapi tidak f ktif Efi i t i tid k efektif Dokter : “Saya mengoperasi pasien ini dalam waktu setengah dari biasa yang saya perlukan “ Suster : “ Tapi Dokter anda mengamputasi kaki yang salah!”. Dokter, salah! Input waktu Efisiensi Efi i i = 100% Efektivitas = 0

2. 2

Mali (1978):
Indeks Produktivitas :
= = = Output yang dihasilkan Input yang dihabiskan Tujuan yang tercapai Sumber daya yang dikomsumsi Efektivitas Ef k i i Efisiensi EFISENSI PRODUKTIVITAS memerlukan : EFEKTIVITAS & EFISIENSI

≠ EFEKTIVITAS

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS:
Pengukuran produktifitas secara umum dapat dibedakan menjadi :
1. 2. 3. 4. 5.

PRODUKTIVITAS PARSIAL (PARTIAL PRODUCTIVITY) PRODUKTIVITAS TOTAL (TOTAL PRODUCTIVITY) TOTAL FACTOR PRODUCTIVITY MULTIFACTOR PRODUCTIVITY COMPREHENSIVE TOTAL PRODUCTIVITY

1. 1 PARTIAL PRODUCTIVITY
Rasio output terhadap salah satu faktor p p produksi (input) Rasio output terhadap salah satu jenis as o te a ap sa a je s input persatuan waktu Contoh : - Produktivitas upah tenaga kerja - P d kti it modal Produktivitas d l - Produktivitas bahan material

Partial Productivity Measures
Labor L b Productivity Machine Productivity Capital Productivity Energy Productivity
Units of output per labor hour Units of output per shift Value-added per labor hour Units of output per machine hour Units of output per dollar input Dollar value of output per dollar input Units of output per kilowatt-hour Dollar value of output per kilowatt-hour

1. 1 PARTIAL PRODUCTIVITY
+ Mudah dimengerti, data mudah diperoleh, mudah dalam perhitungan , mudah diterima manajemen + Beberapa indikator parsial tersedia untuk berbagai industri + Alat yang baik untuk menunjukkan bidang – bidang untuk p peningkatan produktivitas bila digunakan bersama ukuran g p g produktivitas total - Bila digunakan secara terpisah, dapat menyesatkan dan g p p y menyebabkan kesalahan yang merugikan - Tidak dapat menjelaskan kenaikan biaya secara keseluruhan - Cenderung memindahkan kesalahan pada bidang kontrol g p g manajemen yang salah - Kontrol Laba berdasarkan ukuran produktivitas parsial bisa menjadi pendekatan untung-untungan

2. 2 TOTAL PRODUCTIVITY
Rasio total output terhadap total input p p p persatuan waktu. Dalam perhitungan p produktivitas total, semua faktor input p (tenaga kerja, capital, energi, dsb) terhadap p p g total output harus diperhitungkan. Menggambarkan pengaruh seluruh faktor p produksi terhadap output p p

2. 2 TOTAL PRODUCTIVITY
+ Merupakan gambaran dari keadaan perusahaan yang sebenarnya karena mempertimbangkan semua faktor output/input yang dapat dihitung + Alat yang sangat berguna bagi manajemen untuk mengontrol laba +Bila digunakan bersama partial productivity dapat menunjukkan area yang perlu diperhatikan +Mudah untuk melakukan analisis sensitivitas + Mudah dihubungkan dengan ongkos total -Sulit memperoleh data pada tingkat faktor produk dan p p g p pelanggan - Tidak mempertimbangkan faktor-faktor kualitatif / tak terhitung

3.TOTAL FACTOR PRODUCTIVITY
Rasio net output terhadap faktor produksi tenaga kerja & modal Net output (Nilai tambah) berbanding gross output (bahan setengah jadi/servis yang dibeli; inventori pada awal periode + inventori akhir) +Mudah memperoleh data dari perusahaan +Menarik dari sudut pandang ahli ekonomi - T d k menangkap pengaruh d input material & energi Tidak k h dari l - Pendekatan “ nilai tambah” tidak terlalu tepat untuk perusahaan -Tidak tepat bila ongkos material menjadi bagian yang besar dari ongkos total k l - Hanya input tenaga kerja & modal yang dipertimbangkan -Sulit memperoleh data produktivitas industri/periode tertentu sebagai b h perbandingan. b i bahan b di

4.MULTI FACTOR PRODUCTIVITY
Rasio output terhadap lebih dari satu faktor produksi (input) Rasio output terhadap lebih dari satu jenis input persatuan waktu Contoh : - Produktivitas tenaga kerja dan mesin - Produktivitas tenaga kerja, biaya dan energi + Mudah memperoleh data dari perusahaan +Menarik dari sudut pandang ahli ekonomi + Faktor ditentukan oleh pengguna model + Menjadi alat yang sangat berguna bagi perusahaan bila digunakan j y g g g g p g bersama produktivitas partial dan produktivitas total - Tidak dapat menjelaskan produktivitas perbidang. -Tidak mempertimbangkan faktor-faktor kualitatif / tak terhitung

5.COMPREHENSIVE TOTAL PRODUCTIVITY
Hasil perkalian total productivity dengan indeks faktor intangible Ukuran paling menyeluruh yang mempertimbangkan faktor kualitatif Faktor yang berhubungan dengan :
◦ ◦ ◦ ◦ ◦ Pelanggan : kualitas, realibility, kepercayaan, keterjangkauan harga, gg , y, p y , j g g , Pasar : pangsa pasar, image perusahaan Lingkungan : polusi & kesadaran lingkungan p y p Proses : ketepatan waktu, lamanya proses Karyawan : moral, kepuasan kerja, kesetiaan, turn over, job security ◦ Supplier: ketepatan waktu pengiriman, kualitas, kesetiaan ◦ Pemilik: keuntungan finansial, kesetiaan pemilik saham.

5.COMPREHENSIVE TOTAL PRODUCTIVITY
+ Mempertimbangkan semua faktor output/input tangible/intangible + Faktor intangible ditentukan oleh pengguna model - Tingkat kerumitan lebih tinggi - S bjektif memerl kan kese akatan Subjektif, memerlukan kesepakatan dalam menentukan indeks faktor intangible

Computing Productivity

Partial measures Multifactor measures Total measure

Output Labor

Output Output Machine Capital

Output Energy

OM’ers

Output Labor + Machine

Output Labor + Capital + Energy

Goods or Services Produced All inputs used to produce them ll i d d h

Business, Industry, Country

Productivity Growth
Current Period Productivity – Previous Period Productivity Previous Period Productivity
Previous Productivity = 80 Current Productivity = 84

Growth = 84 – 80 80

× 100 = 5%

HalHal-hal yang harus dipertimbangkan dalam perhitungan :
Kesamaan unit Kenaikan harga karena inflasi dalam pe tu ga perhitungan indeks produktivitas (nilai e s p o u t v tas ( a produktivitas dibandingkan terhadap base p period). )

CONTOH :
Selama satu periode, perusahaan ABC menghasilkan output dengan
mengkomsumsi input sebagai berikut : Output = 1000 Input = ◦ Tenaga kerja = 300 ◦ Material = 200 ◦ M d l = 300 Modal ◦ Energi = 100 ◦ Lain-lain = 50 Bila satuan adalah juta rupiah, dan indeks faktor intangible yang diperoleh dari survei pelanggan = 1.2, hitung produktivitas parsial, total, total faktor, multi faktor dan comprehensive total productivity?

Example 1
10,000 Units Produced Sold for $10/unit 500 labor hours Labor rate: $9/hr Cost of raw material: $5,000 Cost of purchased material: $25,000

What is the labor productivity?

Solutions to Example 1
Output : 10,000 x $10/item = $100,000 Input : 500 hours x $9 /hr = $4500 Labor productivity= 100,000 / 4500 = 22.22 MFP (multi factor productivity) = output / labor + materials 100,000 / {4,500 + 25,000 + 5,000} MFP = 2.90

Contoh Produksi Gerobak Belanja
Peralatan Lama
Kebutuhan tenaga kerja: 5 orang Output: 80 gerobak/jam Tenaga kerja: $10/jam Mesin: $40/jam

Produktivitas Buruh
Before: 80 gerobak/jam 5 orang = 16 gerobak per org per j jam After: 84 gerobak/jam g j 4 orang = 21 gerobak per org per jam

Dengan Peralatan Baru
Kebutuhan tenaga kerja: 4 orang Output: 84 gerobak/jam Tenaga kerja: $10/jam Mesin: $50/jam

Contoh Produksi Gerobak Belanja
Peralatan Lama
Tenaga kerja: 5 orang Output: 80 gerobak/jam Upah Buruh: $10/jam Mesin: $40/jam

Multifactor Productivity
Before: 80 gerobak/jam $10/jam × 5 + $40/jam = 0.89 gerobak/$

Dengan peralatan yang baru
Tenaga kerja: 4 orang Output: 84 gerobak/jam Upah Buruh: $10/jam Mesin: $50/jam

After:

84 gerobak/jam g j $10/jam × 4 + $50/jam = 0 93 gerobak/$ 0.93

Contoh Pengukuran Produktifitas
Anda baru saja mengetahui bahwa karyawan anda telah menggunakan jam kerja sebesar 2400 jam kerja minggu ini untuk memproses 560 form asuransi .Minggu lalu kru yang sama hanya menggunakan 2000 jam kerja untuk memproses 480 form asuransi. Pengukuran produktivitas mana yang sebaiknya digunakan? Jawab: Dapat menggunakan Pengukuran Produktivitas Total atau Produktivitas Parsial. Apakah produktivitas meningkat atau menurun? Jawab: Produktivitas minggu lalu = 480/2000 = 0.24, Produktivitas minggu ini = 560/2400 = 0.23. Jadi, produktivitas menurun secara signifikan signifikan.

PENTINGNYA PRODUKTIVITAS
Pengukuran keadaan sekarang Perbandingan d P b di dengan standar yang ada atau k d d d keadaan yang l lampau Penentuan target masa yad sebagai peningkatan
MEASUREMENT
By product By Customer By Department By plan/Division y p y By film/company

IMPROVEMENT
Technology based Material based Employee based Product based Process based

TOTAL PRODUCTIVITY
TANGIBLE OUTPUT TANGIBLE INPUT

EVALUATION
Within a given period Between Two Periods

PLANNING
Long Term Short Term

SOAL
Perusahaan mainan menjual mainan model Z sebesar 7$/unit , dengan penjualan sebesar 10.000 unit. Penjualan 7$/unit termasuk keuntungan sebesar 2$/unit, setelah biaya yang tercakup didalamnya. Tahun ini, perusahaan berupaya meningkatkan produktifitas total mainan model Z d l i d l Z, dengan mengurangi bi i biaya sebesar 1$ b 1$. Dengan keuntungan yang sama sebesar 2$/unit, terjadi peningkatan penjualan sebesar 2 kali lipat. Berapa besar peningkatan produktifitas total perusahaan? Berapa besar peningkatan keuntungan perusahaan? Jika perusahaan menaikkan penjualan perunit 7$/unit, jumlah penjualan kembali normal seperti tahun sebelumnya sebesar 10.000 unit.Alternatif 10 000 unit Alternatif manakah yang sebaiknya dipilih ?

Jawaban
Penjualan : 7$/unit Laba : 2 $/unit Total cost : 7$-2$ = 5$/unit Total profit : 2$ x 10.000 unit = 20.000$ p $ $ Produktifitas Total = output/input = total penjualan/biaya yg dikeluarkan = (7$ x 10 000)/(5$x10 000)=1 4 10.000)/(5$x10.000)=1,4

Jawaban
Alternatif A Total cost 5$-1$ = 4$ Harga penjualan berubah,laba tetap= 4$ +2$=6$ Produktifitas Total =output/input = (7$x10.000)/(4$ x 10.000) = 1, 75 Produktiftas meningkat sebesar (1,75-1,4)/1,4 =25% (1,75 1,4)/1,4 25% Total penjualan naik 2x lipat = 2 $ x 20.000 unit = 40.000$ Alternatif B Harga k b li normal = 7$, maka penjualan k b li normal, H kembali l 7$ k j l kembali l keuntungan (7$-4$) x 10.000 unit = 30.000 $ Penjelasan : Produktifitas alternatif A&B sama – sama meningkat 25% karena ongkos total turun 1$, Pada Alternatif A harga turun permintaan bertambah Total penjualan bertambah , diharapkan turun,permintaan bertambah, dalam jangka panjang lapangan kerja lebih banyak. Alternatif B harga tetap, laba bertambah, tetapi penjualan tetap. Walaupun deviden/laba perusahaan bertambah tetapi karena penjualan tetap, peluang untuk meningkatkan lapangan kerja & mengembangkan usaha menjadi tetap (kurang memiliki daya saing terhadap kompetitor ) dibanding alternatif A, maka dipilih Alternatif A.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->