Anda di halaman 1dari 69

Aisha Nurfitriane

Evita Irmayanti

Yudith Kusuma Putri

Riska Amalia Putri Hutami

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2002)


Ferry Efendi, Makhfudli,Ferry EfendiMakhfudli

UU No. 24 Tahun 2007


Robert J. Kodoatie & Roestam Sjarief

BENCANA

WHO 2002

Bakornas PBP

ISDR 2004

Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2002)


Peristiwa atau kejadian pada suatu daerah yang mengakibatkan kerusakan ekologi, kerugian kehidupan manusia, serta memburuknya kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermakna sehingga memerlukan bantuan luar biasa dari pihak luar.
Ferry Efendi, Makhfudli,Ferry Efendi- Makhfudli, Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan.

WHO 2002
Setiap kejadian yang menyebabkan kerusakan, gangguan ekologis, hilangnya nyawa manusia, atau memburuknya derajat kesehatan atau pelayanan kesehatan pada skala tertentu yang memerlukan respons dari luar masyarakat atau wilayah yang terkena.
Ferry Efendi, Makhfudli,Ferry Efendi- Makhfudli, Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan.

ISDR 2004
Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat, sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi, ekonomi atau lingkungan dan yang melampaui kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumberdaya mereka sendiri.

Bakornas PBP
Situasi dan kondisi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat yang dapat mengubah pola kehidupan dari kondisi kehidupan masyarakat yang normal menjadi rusak, menghilangkan harta benda dan jiwa manusia, merusak struktur sosial masyarakat, serta menimbulkan lonjakan kebutuhan dasar.
Ferry Efendi, Makhfudli,Ferry Efendi- Makhfudli, Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan.

UU No. 24 Tahun 2007

Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat yang disebabkan baik oleh faktor alam dan atau non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

Suatu kondisi, secara alamiah maupun karena ulah manusia, yang berpotensi menimbulkan kerusakan atau kerugian dan kehilangan jiwa manusia. Keadaan atau fenomena alam yang dapat berpotensi menyebabkan korban jiwa atau kerusakan benda atau lingkungan.

Suatu bahaya merupakan ancaman atau risiko yang disebabkan oleh manusia maupun alam sehingga mengakibatkan kerusakan.

Suatu bencana merupakan bahaya yang menyebabkan kerugian dan kehancuran besar yang berimbas pada masyarakat yang tidak memiliki kemampuan untuk menghadapinya.

Bahaya berpotensi menimbulkan bencana, tetapi tidak semua bahaya selalu menjadi bencana.

Pemicu

Ancaman Bahaya

RESIKO
BENCANA
BENCANA

Kerentanan

1.Geologi 2.Hidrometeorologi 3.Teknologi 4.Lingkungan 5.Sosial 6.Biologi

Gempa Bumi

Banjir

Banjir Bandang

PETA PERKIRAAN DAERAH RAWAN BANJIR

Kekeringan di Jawa Tahun 2003

Perbaikan Saluran di Cirebon

TOPAN
Warning System

Prakiraan badai

Awan Badai

Tropical Cyclone

Dampak Radiasi Tenaga Nuklir

Semburan Lumpur Lapindo

Kebakaran Hutan

Penggundulan Hutan

Epidemi, Hewan, Tanaman, dan Virus Penyebab Penyakit

Korban Flu Burung dan Kandang Hewan yang Kurang Bersih

Teror Bom

KONFLIK

Konflik Sosial di Pontianak

Alam

Bencana

Non Alam

Sosial

34

Bencana Alam : Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempabumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.

Bencana non-Alam : Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit. Bencana Sosial : Bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok atau antar komunitas masyarakat, dan teror.

Menurut Usep Solehudin Tahun 2005


Ulah Manusia (Manmade disaster)

Jenis Bencana

Alam (Natural Disaster)

NATURAL DISASTER

Natural

ada di atau berasal dari alam, bukan dibuat atau disebabkan oleh manusia kecelakaan mendadak atau bencana alam yang menyebabkan kerusakan besar atau hilangnya nyawa

Disaster

Natural Disaster

setiap peristiwa yang berasal dari kekuatan alam yang memiliki konsekuensi bencana

Cause?

The World is Always Changing

Perubahan besar terjadi pada bagian dalam Bumi terhadap pemukaan Bumi. Perubahan yang terjadi pada bagian permukaan bumi disebabkan perubahan cuaca dan iklim.

Tornado

Badai

Gempa Bumi

Letusan Gunung Berapi

Banjir

Tsunami

Berputar dan berbentuk corong awan dari badai petir kuat Umumnya terjadi di Amerika Serikat

Badai yang paling berbahaya umumnya terjadi di daerah tropis Awan & putaran angin seperti membentuk mata Menghasilkan hujan lebat, angin kencang, dan gelombang besar

Getaran disebabkan oleh gerakan lempeng di kerak bumi Terjadi di sepanjang perbatasan antara dua pelat Paling sering terjadi di sepanjang Ring of Fire

Lebih dari 500 gunung berapi aktif di dunia lebih dari setengah berada di wilayah Ring of Fire Tekanan menimbulkan permukaan bawah bumi untuk menghasilkan letusan lava, batuan, dan gas vulkanik

Hasil dari hujan lebat Mungkin melibatkan sungai meluap, gelombang / laut badai gelombang, bendungan dan tanggul yang tidak sanggup menahan air lagi Cukup umum terjadi Banjir bandang adalah banjir yang terjadi sangat cepat

Bencana yang dapat disebabkan dari gempa bumi, gunung berapi, atau longsor bawah laut Gelombang menjadi lebih tinggi saat mencapai pantai Empat dari lima tsunami terjadi pada daerah Ring of Fire Lebih dari 200.000 orang tewas pada tsunami Samudera Hindia 12/26/04

Korelasi antara populasi manusia dengan jumlah kematian karena bencana alam adalah semakin terkonsentrasinya jumlah populasi, bencana alam menelan lebih banyak korban.

Salah satu efek adalah meningkatnya jumlah kematian karena bunuh diri. Studi mengenai angka bunuh diri terhadap 20 juta orang di 377 kabupaten di U.S yang mengalami bencana alam, menunjukkan 13,8% kenaikan setelah banjir, 31% kenaikan setelah badai, dan 62,9% kenaikan setelah gempa bumi

Sebuah peristiwa bencana yan g disebabkan langsung dan terutama oleh satu atau lebih diidentifikasikan berupa perbuatan manusia yang disengaja atau lalai. Ju ga disebut bencana buatan manusia.

Bencana Buatan dapat dibagi kedalam kategori yang berbeda dan termasuk kedalam bahaya teknologi (kecelakaan industri, kebocoran reaktor nuklir), sosiologi (kerusuhan masal akibat konflik sosial, demo masa yang anarkis), dan transportasi.

Bencana transportasi

Bencana transportasi yang dimaksud dalam hal ini adalah termasuk kecelakaan transportasi darat, laut dan udara. Mabes Polri melalui Korps Lalu Lintas Polri mencatat kasus kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada 1,5 bulan pertama di tahun 2012 sangat tinggi. Berdasarkan data Mabes Polri, kecelakaan lalu lintas yang terjadi di seluruh Indonesia pada 1,5 bulan ini sudah terjadi sebanyak 9.884 kasus.

Berikut ini 10 bencana transportasi terbesar (korban meninggal lebih 100 orang) yakni: 1. Kapal Tamponas 2 : January 1981 - terbakar dan tenggelam di Laut Jawa, 580 orang tewas. 2. Kapal Cahaya Bahari : 29 Juni 2000 - tenggelam di Sulawesi, 550 orang tewas. 3. Kapal MV Senopati Nusantara : 29 Desember 2006 tenggelam dekat Pulau Mandalika, lebih 461 orang tewas. 4. Kapal Bismas Raya 2 : Oktober 1999 - tenggelam di Merauke-Papua, 361 orang tewas. 5. Kapal Gurita : January 1996 - tenggelam di SabangAceh, 338 orang tewas.

6. Pesawat Garuda Indonesia GA-152 : 26 September 1997 - jatuh di Sibolangit-Medan, 222 orang dan 12 awak tewas. (Bencana pesawat terbang terburuk dalam sejarah Indonesia) 7. Kapal KMP Digul : 8 Juli 2005 - tenggelam di Merauke-Papua, 200 orang tewas. 8. Pesawat Adam Air Flight 574 : 1 Januari 2007 - jurusan JakartaManado via Surabaya jatuh di Selat Makassar di kedalaman 2.000 meter, 102 orang dan awak tewas terkubur di dasar laut bersama pesawat. 9. Kereta Api Bintaro Jaya : 31 Oktober 1987 - bertabrakan di Jakarta, 102 orang tewas. 10.Pesawat Mandala Airlines RI-091 Boeing 737-200 : 5 September 2005 - gagal take off dari Bandara Polonia (Medan-Jakarta) dan menabrak perumahan penduduk di Medan, 100 orang dan awak tewas serta 41 penduduk tewas.

Setiap kejadian yang mengganggu sebuah komunitas dimana intervensi diperlukan untuk menjaga keselamatan publik merupakan kerusuhan.Beberapa contoh adalah demonstrasi, kerusuhan, pemogokan, gangguan publik, dan kegiatan kriminal. contoh kegiatan kriminal yang terkait dengan gangguan sipil mungkin termasuk penjarahan, penyerangan, penggunaan narkoba dan vandalisme.

Gangguan Sipil

Kerusuhan Mei 1998


Terjadi pada 13 Mei - 15 Mei 1998, khususnya di ibu kota Jakarta namun juga terjadi di beberapa daerah lain. Kerusuhan ini diawali oleh krisis finansial Asia dan dipicu oleh tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti ditembak dan terbunuh dalam demonstrasi 12 Mei 1998. Pada kerusuhan ini banyak toko-toko dan perusahaan-perusahaan dihancurkan oleh amuk massa terutama milik warga Indonesia keturunan Tionghoa. Terdapat ratusan wanita keturunan Tionghoa yang diperkosa dan mengalami pelecehan seksual dalam kerusuhan tersebut, dianiaya secara sadis, kemudian dibunuh. Ini menjadi suatu indikasi bahwa kasus pemerkosaan dalam kerusuhan ini digerakkan secara sistematis, tak hanya sporadis

Bom Nuklir

Bom Nuklir

Merupakan serangan nuklir selama Perang Dunia II terhadap kekaisaran Jepang oleh Amerika Serikat atas perintah Presiden Amerika Serikat Harry S. Truman. Setelah enam bulan pengeboman 67 kota di Jepang lainnya, senjata nukir dijatuhkan di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945, diikuti dengan pada tanggal 9 Agustus 1945, dijatuhkan bom nuklir di atas Nagasaki. Bom atom ini membunuh sebanyak 140.000 orang di Hiroshima dan 80.000 di Nagasaki pada akhir tahun 1945. Sejak itu, ribuan telah tewas akibat luka atau sakit yang berhubungan dengan radiasi yang dikeluarkan oleh bom.

Tipe lain dari bencana buatan manusia termasuk tumpahan minyak, kebakaran dan terorisme.

Kebakaran

Selama bertahun-tahun, kebakaran telah dikenal sebagai bencana buatan manusia yang membuat bencana. Dari data Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) sampai dengan 2 Oktober 2011 terdapat 736 kasus kebakaran. Sedangkan di Surabaya sampai dengan September 2011 terdapat 93 kasus kebakaran.

Tumpahan Minyak

Tumpahan minyak di lautan ataupun lepas pantai disebabkan oleh kesalahan manusia, tetapi memberikan dampak yang besar terhadap ligkungan dan fasilitas yang terletak disekitar atau dekat dengan area tumpahan minyak. Tumpahan minyak tersebut dapat memberikan dampak yang buruk terhadap pariwisata, penangkapan ikan ataupun sumber air minum.

Tumpahan Minyak
Beberapa kasus yang terjadi adalah sebagai berikut : 1. 25 Januari 1991 - Kuwait Selatan: selama Perang Teluk Persia, Irak sengaja membuang 460 juta galon minyak mentah ke Teluk Persia dari kapal tanker di Minaal-Ahmadi dan Laut Terminal Island 10 mil dari Kuwait. 2. 12 Agustus 1994 - Ursinsk, Rusia: tumpahan minyak besar dari pipa pecah 8 September 1994 - Rusia: sebuah bendungan dibangun untuk membendung tumpahan minyak ke Sungai Kolva, Departemen Energi AS memperkirakan tumpahan minyak sekitar 2 juta barel. 3. 21 Agustus 2009 Laut Timor, Indonesia : Ladang minyak Montara yang meledak mengakibatkan tumpahnya minyak ke lautan. 4. April 2010 Teluk Meksiko: kejadian tumpahan minyak di Gulf of Mexico akibat ledakan di anjungan pengeboran minyak Horizon Deepwater menewaskan 11 pekerja dan membocorkan 5 juta barel minyak ke perairan lepas pantai selatan Amerika Serikat. Ini adalah tumpahan minyak terburuk dalam sejarah AS.

Akibat buruk yang segera terlihat akibat tumpahan minyak tersebut adalah rusaknya estetika pantai akibat penampakan dan bau dari material minyak. Residu yang berwarna gelap yang terdampar di pantai akan menutupi batuan, pasir, tumbuhan dan hewan. Gumpalan tar yang terbentuk dalam proses pelapukan minyak akan hanyut dan terdampar di pantai. Akan sulit menemukan bagian pantai yang tidak terkontaminasi dikarenakan penyebarannya yang cepat.

Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil. Terorisme di dunia bukanlah merupakan hal baru, namun menjadi aktual terutama sejak terjadinya peristiwa World Trade Center (WTC) di New York, Amerika Serikat pada tanggal 11 September 2001, dikenal sebagai September Kelabu, yang memakan 3000 korban..

Jumlah korban tewas akibat bencana buatan manusia juga akan bervariasi dan dalam hal ini, negara-negara miskin yang paling terpukul jika dibandingkan dengan yang lebih kaya. Hal ini disebabkan fakta bahwa negara-negara kaya memiliki apa yang dibutuhkan untuk merespon dengan kecepatan untuk panggilan dari marabahaya, dan dapat menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat yang dibutuhkan untuk menangani hal-hal dengan aman dan cepat.