P. 1
Tugas Penelitian Pabrik Pada Jurusan Teknik Industri_Rudini Mulya

Tugas Penelitian Pabrik Pada Jurusan Teknik Industri_Rudini Mulya

|Views: 13|Likes:
Dipublikasikan oleh Rudini Mulya
Contoh hasil penelitian pada Analisa Kelayakan Pabrik
Contoh hasil penelitian pada Analisa Kelayakan Pabrik

More info:

Published by: Rudini Mulya on Sep 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2014

pdf

text

original

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Kelompok 4
Rudini Mulya Iyus Yuswandi Ismail Fardiansyah Tempat Penelitian Objek Latar Belakang ( 41610010035 ) ( 41610010007 ) ( 41610010010 ) : Pabrik Roti : Kualitas Produk / Barang Reject

Bulan
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

Produksi
141900 124300 143000 154000 126500 128700 148500 107800 104500 126500 137500 143000

Jumlah 140883 123169 141830 152740 125465 127647 147285 106918 103645 125465 136375 141830

Identifikasi Masalah

: mempengaruhi

Banyaknya barang cacat pada suatu perusahaan sangat produktivitas perusahaan.

\

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|1

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Data tahun 2008 Produk Roti :
Bulan
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

Produksi
141900 124300 143000 154000 126500 128700 148500 107800 104500 126500 137500 143000

Cacat AB
98 105 86 114 96 101 124 75 98 114 128 101

CAI
124 146 119 107 104 118 123 94 86 129 142 117

AIP
264 297 321 315 356 324 336 245 267 297 274 285

GE
159 197 187 201 164 187 209 269 187 128 141 157

BC
178 237 275 311 179 174 249 102 114 247 261 314

AC
194 149 182 212 136 149 171 97 103 120 189 196

Jumlah
1017 1131 1170 1260 1035 1053 1215 882 855 1035 1125 1170

Σ

1586200

1240

1409

3581

2186

2641

1898

12948

Ket : AB CAI AIP GE BC AC Metode Penelitian : Rata-rata sample (tidak seragam)
n ni k

: Terlalu Kecil : Terlalu Besar : Gosong : Kurang Matang : Tidak Mengembang : Isi Roti Meleleh

Dimana: k = ukuran sampel ni = Jumlah cacat pada sample ke-i n = Ukuran rata-rata sample

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|2

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Rata-rata proporsi cacat
p xi ni

Dimana, p = proporsi cacat rata-rata xi = Jumlah cacat pada sample ke-i Simpangan Baku

p 

p(1  p) n
Batas control untuk c ( 3sigma)

UCL  p  3p LCL  p  3p

Analisa Peermasalahan : Dalam menganalisa permasalahan ini kami akan menggunakan Fishbone diagram

Manusia

Mesin

Produk cacat

Material Pengolahan Data

Metode Kerja

Lingkungan

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|3

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Data Line Drop (Cacat) Bulan Produksi Jumlah CLp UCL p LCL

Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

141900 124300 143000 154000 126500 128700 148500 107800 104500 126500 137500 143000

1017 1131 1170 1260 1035 1053 1215 882 855 1035 1125 1170

0.0082 0.0166 0.0072 0.0082 0.0162 0.0091 0.0082 0.0161 0.0082 0.0082 0.0158 0.0082 0.0082 0.0166 0.0082 0.0082 0.0165 0.0082 0.0082 0.0159 0.0082 0.0082 0.0173 0.0082 0.0082 0.0174 0.0082 0.0082 0.0166 0.0082 0.0082 0.0162 0.0082 0.0082 0.0161 0.0082

0.0002 0.0002 0.0003 0.0006 0.0002 0.0001 0.0004 0.0009 0.0001 0.0002 0.0001 0.0003

Diketahui : Jumlah total Produk Cacat Jumlah Total Produksi Center Line (CLp) : 12948 : 1586200 : 12948/1586200 = 0.0082

Perhitungan untuk observasi ke-1 Proporsi Cacat (p) : 1017/141900 = 0.0072

Batas Atas (UCL) Batas Bawah ( LCL)

: 0.0082  3 : 0.0082  3

0.0082 x (1  0.0082  0.0166 1017 0.0082 x (1  0.0082)   0.0002 1017

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|4

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Diagram Peta Kendali p
0.02 0.015 0.01 0.005 0
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember

UCL p LCL

-0.005

Waktu Pengamatan (Bulan)

Penggunaan Diagram Pareto Data klasifikasi kecacatan
No 1 2 3 4 5 6 Klasifikasi AB CAI AIP GE BC AC Cacat 1240 1409 3581 2186 2641 1898 Cacat Komulatif 1240 2649 6230 8416 11057 12955

TINGKAT KECACATAN

15000 10000 5000 0 AB CAI AIP GE BC AC
Data Persentase Kecacatan Klasifikasi

Cacat Komulatif

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|5

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

No 1 2 3 4 5 6

Klasifikasi AB CAI AIP GE BC AC

Persentase (%) 9,57 10,88 27,64 16,87 .20,39 14,65

Komulatif (%) 9,57 20,45 48.09 64.96 85.35 100

Persentase Kecacatan

120 100 80 60 40 20 0 AB CAI AIP GE BC AC
Klasifikasi

Persentase (%) Komulatif

Diagram Pareto berdasarkan persentase kecacatan Dalam usaha menurunkan tingkat produk cacat adalah mengidentifikasi penyebab kecacatan dan memfokuskan perhatian pada penyebab terjadinya pada produk tersebut. Dengan menggunakan Diagram Pareto dapat diketahui kecacatan yang tertinggi berada pada klasifikasi kecacatan secara berurutan. Pada pembuatan roti ini persentase kecacatan terbesar adalah AIP 48.09 % yaitu produk roti banyak yang gosong.

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|6

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Penggunaan Diagram Sebab Akibat ( Fish Bone ) Seperti yang dijelaskan diatas diagram sebab akibat atau fish Bone merupakan salah satu alat yang dapat membantu memecahkan masalah dengan mengidentifikasi klasifikasi atau katgori yang lebih focus dengan sebab-sebab yang mempengaruhi suatu karakteristik kualitas tertentu. Dalam hal ini akan dicari penyebab timbulnya kesalahan yang berakibat produk tersebut mengalamu cacat atau gagal.

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|7

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

|8

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

DIAGRAM FISH BONE

Material

Mesin

Kualitas bahan kurang baik Penggunaan bahan baku Kurang Tepat Terkadang bahan baku Sulit di dapat Etos Kerja rendah

Harga bahan baku turun naik Sulit di cari Bahan baku Alternatif

Mesin sederhana

lebih banyak dilakukan secara manual Produk Cacat Tradisional Otodidak Cash flow terkadang tersendat Kurang cepat tanggap terhadap perkembangan Yang terjadi Method |9

Keterbatasan modal Kurang Kompeten

Kurang Disiplin Kurang Teliti

Manusia

Money

Rudini Mulya_Teknik Industry Universitas Mercu Buana 2011

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->