Anda di halaman 1dari 4

perilaku aliran fuida itu ketika me~umpai halangan.

1 Pipa air, baik yang dialiri air bersih maupun air limbah,

BABI FLUIDA DAN SIFAT-SIFATNYA


1.1 .Definisi Fluida Definisi yang Jebih tepat untuk membedakan zat padat dengan fluida adaJah dari karskteristik deforma.c;ibahan-ballan tersebut. mengaJami Zat snatu padat gaya dianggap geser sebagai bahan yang fluida menutYukk3JIreaksi deformasi yang terbatas ketika menerima atau (shear). Sedangkan ,memperlihatkan penomena sebagai zat yang teros meneros berubah bentuk apabila mengalami tekanan geser; dengan kata lain yang dikategorikan sebagai fluida adaIah suatu zat yang tidak mampu mcnahan tekanan geser tanpa berubah bentuk. 1-2. Plaida dalam kehidapao sehari-hari Setiap hari kita selalu berhobungall del1gan fluida hampir tBnpa sadar. Banyak gejaJa alam yang indah dan menakjubkan, seperti bukit-bukit pasir dan ngarai-ngarai yang dalam, terjadi skibat gaya-gaya yang ditimbulkan oleh aJiran udara atan air serta

sarna sekali bukan barang yang aneh. Boleh jadi kita sadar bahwa pipa air minum, misalnya, harns mempunyai diameter yang lebih besar dari suatu harga minimum agar aJiran air di keran-keran dapat mencukupi kebutuhan. Kita mungkin juga terbiasa dengan benturan antara air dan pipa ketika keran air ditutup secara tibatiba. PUS8f811air yang kita tihat ketika air dalam bak mandi dikeluarkan melalui lobang pembuangannya pOOadasamya 8ama dengan pusaran tornado atau pusaran air di batik jembatan. Radiator air atau uap panas untuk memanaskan rumab de radiator pendingin dalam sebuah Mobil bergantung pada alinm fluida agar dapat memindahkan panas dengan efektiL Hambatan aerodinamik bilamana kita sedang berjalan atau berlcendara menentang angin yang cukup kencang. Kalan kita sedang berlmyuh dengan perahu terasn bahwa kitn harns mengayuh lebih keras agar dapat melaju lebih cepat, bukun hanya untuk mempercepat laju perahu tet~pi juga untuk mempert3hankan kecepatan yang tinggi. Pennukaan lambung kapal dan sayap serta badan pesnwat terbang dibuat rata agar dapat

3. Spesifik gravity (s.g) merupakan perbandin053I1antara 2 density dengan berat spesifik suatu zat terhadap density atau bera~ spesifik suatu standard zat( mengurangi hambatan, bola golf justru diberi pennukann kasar guna me.nguraogi hambatan dalam geraknya. Babkan pakar fisiologi pun berkepentingan dengan konsepkonsep mekallika fluida. Jantung adalah sebuM pompa yang mendorong sebuM fluida (dm-aIl)melalui sebuah sistim pipa (pembuluh-pembuluh darah). Pendek kata kita selalu berurusan dengan fluida baik yang diam maupun yang bergerak. Kemajuan yang dicapai selama abad ini meliputi studi-studi baik secara analitik. numerik (komputer). maupun eksperimen tentang aliran dan pengendalian lapisan batas, smlktur turbulensi, kemantapan aJiran, aliran multifase. pemindahan panas ke dan dari fluida yang mengaIir serta banyak masalah daIam penerapan. 1.2 Beberapa Istilah Dalam Mekanika Fluida umumnya terhadap air). Jadi s.g tidak mempunyai satuan.

. Viskositns.

Viskositas suatu fluida merupakan UkWSllketuh811ansmuu fluida

terhadap deformasi stau perubahan bentuk Dalam sistim SI tegangan ('t)= ~l(duldy), atau dengan kata lain tegangan geser diekspresikan dalam N/m2 (Pa) dan gradien kecepatan (duldy) dalam (mIs)/m, karena itu satuan 31 untuk viskositm;dinamik adalah : N.s/m2 atau kg/m.s. Sedang viskositas kinematik (v) didefernisikan Eebagaiperbandingan viskositas dinamik t~hadap kerapatan (density) v = J.l/p dalam SI viskositas kinematik mempunyai satuan m2ls.

. Kerapatan(dellsity): adalah jum)ah / kwantitas suatu zat pada


1. Mass density (p) satuan dalam SI adalah (kglm\ 2. Berat spesifik (specific weight) (y)

suatu unit volume density dapat dinyatakan dalwn 6ga bentuk :

= p . g satuan dalam 31

= N/m3 dimana g= percepatan gravitasi (~9,81 mls2)

1 Contoh : Suatu fluida dengan viskositas dinamik J.1=0,080 kg/m.s dan kerapatan p =825 kg/m3 mengalir sepanjang sebuah permukaan dengan profil kecepatan yang diberikall melalui persamaan J.l= 50 y - 10 4 Y2 (m/s),dimana y jarak dari pennukaan batas daJam meter. Hitung tegangan geser di permukaan batas itu?
Jawab: Gradien kecepatan pOOay = 0 OOalah(duldy}y:o= 50 (m/s)/m jOOi: (1:)=J.l(duldy) y=o= (0,080)(50) =4 Pa.

3 KOBsepKontiBum Dalam zat yang bersifat bersifat kontinum, p~ titik sebarang

orang dapat mendefinisikan suatu sifat atau suatu besaran. Misalnyn, massa jenis adaJah fungsi dari kedudukanjOOi:
P

= p(x,y,z,t)

Disini kita menjumpai apa yang disebut medan, yaitu suatu besaran yang merupakao fungsi dari kedudukan atau ruang.: Ada tiga macam medan yaitu : 1. Medan skalar, misalnya viskositas massajenis, temperatur,

2. Medan vektor, misalnya kecepatan, percepatan; gaya 3. Medan tensor, misalnya tegangan pada suatu titik.

Dalam menganalisa fluids, sering diperlukan konsep penyederhanaan. Salah satu konsep demikian adalah konsep fluida ideal, yaitu fluida yang tak viskous. Dengau demikian fluida ideal sarna sekali tidak dapat menahan gaya geser. Anggapan bahwa suatu fluida tidak viskous sanga! menyederhanakan analisa, dan dalam banyak hal membantu penyelesaian persoalan-persoalan teknik yang lebih rumit sebagai sebagai pendekatan pertama. Selain itu penyederhanaan demikian masih dapat diterima selama penyederhanaan tersebut memberikan pedoman untuk memperolehjawaban yang masuk akal.