Anda di halaman 1dari 43

1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Perubahan paradigma penyelenggaraan pendidikan dari sentralisasi ke desentralisasi mendorong terjadinya perubahan dan pembaharuan pada beberapa aspek pendidikan, termasuk kurikulum. Dalam kaitan ini, kurikulum sekolah dasar pun menjadi perhatian dan pemikiran-pemikiran baru, sehingga mengalami perubahan-perubahan kebijakan. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendididikan Nasional Pasal 36 Ayat (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Atas dasar pemikiran tersebut maka perlu dikembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasinal yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-maisng satuan pendidikan. Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 bahwa Kurikulum Satuan Pendidikan pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan. Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. KTSP ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. Nilai-nilai yang dimaksud di antaranya: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan lingkungan, serta tanggung jawab. Nilai-nilai melingkupi dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai budaya sekolah. Kurikulum Sekolah Dasar Negeri Tanggeran dikembangkan sebagai perwujudan dari kurikulum pendidikan dasar dan menengah. Kurikulum ini disusun oleh satu tim penyusun yang terdiri dari unsur sekolah dan komite

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, serta dengan bimbingan nara sumber ahli pendidikan dan pembelajaran dari Pengawas TK/SD UPT Pendidikan dan Kebudayaan Paninggaran. Pada akhirnya kurikulum tetap hanya sebuah dokumen, yang akan menjadi kenyataan apabilan dilaksanakan di lapangan dalam proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas, hendaknya berlangsung secara efektif yang mampu membangkitkan aktivitas dan kreativitas anak. Dalam hal ini para pelaksana kurikulum (guru) yang membumikan kurikulum ini dalam proses pembelajaran. Para pendidik juga hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mengasyikan bagi anak, sehingga anak betah di sekolah. Atas dasar kenyataan tersebut, maka pembelajaran di sekolah dasar hendaknya bersifat mendidik, mencerdaskan, membangkitkan aktivitas dan kreativitas anak, efektif, demokratis, menantang, menyenangkan, dan mengasyikan. Dengan spirit seperti itulah kurikulum ini akan menjadi pedoman yang dinamis bagi penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di SD Negeri Tanggeran Kecamatan Paninggaran.

B. Tujuan Pengembangan Kurikulum Tujuan pengembangan kurikulum ini untuk memberikan acuan kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya yang ada di sekolah dalam mengembangkan program-program yang akan dilaksanakan.

C. Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut. 1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

2. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik, kondisi daerah, dan jenjang serta jenis pendidikan, tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi.

3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan, teknologi dan seni berkembang secara dinamis, dan oleh karena itu semangat dan isi kurikulum mendorong peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan secara tepat perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku

kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan, termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan dunia kerja. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi, keterampilan berpikir, keterampilan sosial, keterampilan akademik, dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan.

5. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan.

6. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, nonformal

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

dan informal, dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya.

7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN

A. Tujuan Pendidikan 1. Tujuan Pendidikan Nasional Pendidikan Nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab. 2. Tujuan Pendidikan Dasar Tujuan pendidikan dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. B. Visi Sekolah Membentuk generasi yang cerdas dalam berfikir dan terpuji dalam berperilaku C. Misi Sekolah 1. 2. 3. Mengembangkan kreatifitas siswa Membiasakan siswa berfikir kritis dan cerdas.. Membiasakan siswa untuk belajar dengan giat dan teratur untuk meraih dan meningkatkan prestasi 4. 5. 6. Melatih siswa untuk hidup sehat jasmani dan rohani. Mendorong siswa untuk berperilaku jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Membiasakan siswa untuk berusaha, berdoa, dan beribadah.

D. Tujuan Sekolah Memberikan bekal kemampuan dasar Baca, Tulis, Hitung, pengetahuan dan keterampilan dasar pengetahuan alam dan sosial, kemampuan dasar pengetahuan agama dan pengamalannya sesuai dengan tingkat perkembangannya serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti pendidikan di jenjang selanjutnya.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

Tujuan kelembagaan tersebut mendambakan profil lulusan SD Negeri Tanggeran yang memiliki kompetensi dasar sebagai berikut : 1. 2. 3. Memiliki keterampilan dasar Baca, Tulis, Hitung yang mantap. Memiliki semangat untuk senantiasa maju, berkompetisi, dan berprestasi. Memiliki kemampuan untuk dijadikan sebagai teladan bagi generasi seusianya. 4. Memiliki keluhuran budi pekerti yang senantiasa tercermin dalam pemikiran, ucapan, dan perbuatannya. 5. 6. Memiliki jiwa cinta tanah air. Memiliki jiwa toleransi antarumat beragama dan melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

A. Struktur Kurikulum Struktur dan muatan kurikulum jenjang pendidikan dasar yang tertuang dalam Standar Isi, meliputi lima kelompok mata pelajaran, sebagai berikut: 1. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; 2. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; 3. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; 4. kelompok mata pelajaran estetika; 5. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran disajikan pada Tabel 1. Tabel 1. Cakupan Kelompok Mata Pelajaran No 1. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Akhlak Mulia Cakupan Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. 2. Kewarganegara an dan Kepribadian Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan

kesadaran dan wawasan peserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan

bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

No

Kelompok Mata Pelajaran

Cakupan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap serta perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

3.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk mengenal, menyikapi, dan mengapresiasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menanamkan kebiasaan berpikir dan berperilaku ilmiah yang kritis, kreatif dan mandiri.

4.

Estetika

Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan

mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu

menciptakan kebersamaan yang harmonis. 5. Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan pada SD/MI/SDLB dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap, dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

Struktur kurikulum SD/MI meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama enam tahun mulai Kelas I sampai dengan Kelas VI. Struktur kurikulum SD/MI disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut. 1. Kurikulum SD/MI memuat 8 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera pada Tabel 2. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir peserta didik. 2. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS pada SD/MI merupakan IPA Terpadu dan IPS Terpadu. 3. Pembelajaran pada Kelas I s.d. III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada Kelas IV s.d. VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. 4. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Satuan pendidikan dimungkinkan menambah maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan. 5. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit. 6. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 34-38 minggu.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

10

Struktur kurikulum disajikan pada Tabel 2 Tabel 2. Struktur Kurikulum Kelas dan Alokasi Waktu Komponen I A. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa Indonesia 4. Matematika 5. Ilmu Pengetahuan Alam 6. Ilmu Pengetahuan Sosial 7. Seni Budaya dan Keterampilan 8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan B. Muatan Lokal : 1. Bahasa Jawa 2. Baca Tulis Al Quran 3. Tata Boga C. Pengembangan Diri 1. Bidang Agama Islam 2. Pramuka 3. Olahraga (atletik & permainan) Jumlah *) Ekuivalen 2 jam pembelajaran B. Muatan Kurikulum Muatan kurikulum meliputi 8 mata pelajaran, 3 muatan lokal, dan 3 pengembangan diri yang keluasan dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Di samping itui materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan menegaskan bahwa kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap dan atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar. 30 31 32 36 II III IV,V & VI 3 2 5 5 4 3 4 4

2 2 2 2*)

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

11

1. Mata Pelajaran a. Pendidikan Agama Islam 1) Tujuan Mata Pelajaran Pendidikan Agama SD/MI a) Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT; b) Mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama berakhlak mulia dan

yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin

beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah. 2) Ruang Lingkup Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) Al-Quran dan Hadits

b) Aqidah c) Akhlak

d) Fiqih e) Tarikh dan Kebudayaan Islam Pendidikan Agama Islam menekankan keseimbangan,

keselarasan, dan keserasian antara hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Pendidikan Agama dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

b. Pendidikan Kewarganegaraan 1) Tujuan Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan a) Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan;

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

12

b) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi; c) Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya; d) Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. 2) Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) Persatuan dan Kesatuan bangsa, meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan, Cinta lingkungan, Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, Sumpah Pemuda, Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Partisipasi dalam pembelaan negara, Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,

Keterbukaan dan jaminan keadilan; b) Norma, hukum dan peraturan, meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga, Tata tertib di sekolah, Norma yang berlaku di masyarakat, Peraturan-peraturan daerah, Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Sistim hukum peradilan nasional, Hukum dan peradilan internasional; c) Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak, Hak dan kewajiban anggota masyarakat, Instrumen nasional dan dan

internasional HAM, Pemajuan, penghormatan dan perlindungan HAM; d) Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong, Harga diri sebagai warga masyarakat, Kebebasan berorganisasi, Kemerdekaan mengeluarkan pendapat, Menghargai keputusan bersama, Prestasi diri , Persamaan kedudukan warga negara; e) Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama, digunakan di konstitusi; Konstitusi-konstitusi yang pernah

Indonesia, Hubungan dasar negara dengan

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

13

f)

Kekuasan dan Politik, meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan, Pemerintahan daerah dan otonomi, Pemerintah pusat, Demokrasi dan sistem politik, Budaya politik, Budaya demokrasi menuju masyarakat madani, Sistem pemerintahan, Pers dalam masyarakat demokrasi;

g) Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara, Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara, Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Pancasila sebagai ideologi terbuka; h) Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya, Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi, Dampak globalisasi, Hubungan internasional dan organisasi internasional, mengevaluasi globalisasi. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat dilihat pada lampiran peraturan dan

Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

c.

Bahasa Indonesia 1) Tujuan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis; b) Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara; c) Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan; d) Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan

kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial; e) Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa; f) Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

14

2) Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) Mendengarkan;

b) Berbicara; c) Membaca;

d) Menulis; Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Bahasa Indonbesia dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006

d. Matematika 1) Tujuan Mata Pelajaran Matematika Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan

antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah; b) Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika; c) Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh; d) Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah; e) Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah;

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

15

2) Ruang Lingkup Mata pelajaran Matematika pada satuan pendidikan SD/MI meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) Bilangan;

b) Geometri dan pengukuran; c) Pengolahan data; Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Matematika dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

e.

Ilmu Pengetahuan Alam 1) Tujuan Mata Pelajaran IPA Mata Pelajaran IPA di SD/MI bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaan-Nya; b) Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; c) Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positip dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat; d) Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan; e) Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam

memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam; f) Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan; g) Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

16

2) Ruang Lingkup Ruang Lingkup bahan kajian IPA untuk SD/MI meliputi aspek-aspek berikut. a) Makhluk hidup dan proses kehidupan, yaitu manusia, hewan, tumbuhan dan interaksinya dengan lingkungan, serta kesehatan; b) Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaannya meliputi: cair, padat dan gas; c) Energi dan perubahannya meliputi: gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat sederhana; d) Bumi dan alam semesta meliputi: tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainnya. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran IPA dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

f.

Ilmu Pengetahuan Sosial 1) Tujuan Mata Pelajaran IPS Mata pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan

masyarakat dan lingkungannya; b) Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan

dalam kehidupan sosial; c) Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan; d) Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama dan

berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global. 2) Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) b) c) Manusia, Tempat, dan Lingkungan; Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan; Sistem Sosial dan Budaya;

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

17

d) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran IPS dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

g.

Seni Budaya dan Keterampilan 1) Tujuan Mata Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Memahami keterampilan; b) Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya dan keterampilan; c) Menampilkan kreativitas melalui seni budaya dan keterampilan; konsep dan pentingnya seni budaya dan

d) Menampilkan peran serta dalam seni budaya dan keterampilan dalam tingkat lokal, regional, maupun global. 2) Ruang Lingkup Mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya; b) Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik; c) Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari; d) Seni drama, mencakup keterampilan pementasan dengan memadukan seni musik, seni tari dan peran; Keterampilan, mencakup segala aspek kecakapan hidup ( life skills ) yang meliputi keterampilan personal, keterampilan sosial, keterampilan vokasional dan keterampilan akademik. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

18

h. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 1) Tujuan Mata Pelajaran Penjasorkes. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a) Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih; b) Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik; c) Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar;

d) Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan; e) Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin,

bertanggungjawab, kerjasama, percaya diri dan demokratis; f) Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan; g) Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna, pola hidup sehat dan kebugaran, terampil, serta memiliki sikap yang positif. 2) Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. a) Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional,

permainan. eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor nonlokomotor, dan manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta aktivitas lainnya; b) Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya; c) Aktivitas senam meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

19

aktivitas lainnya; d) Aktivitas ritmik meliputi: gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya; e) Aktivitas air meliputi: permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air, dan renang serta aktivitas lainnya; f) Pendidikan luar kelas, meliputi: piknik/karyawisata, pengenalan lingkungan, berkemah, menjelajah, dan mendaki gunung; g) Kesehatan, meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari- hari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, memilih makanan dan minuman yang sehat, mencegah dan merawat cidera, mengatur waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri, dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek. Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran Penjasorkes dapat dilihat pada lampiran peraturan Menteri Pendidikan Nasioanal Nomor 22 tahun 2006.

2. Muatan Lokal a. Bahasa Jawa 1) Tujuan Mata Pelajaran Bahasa Jawa a) Mengembangkan kemampuan dan keterampilan berkomunikasi peserta didik dengan menggunakan bahasa daerahnya; b) Meningkatkan kepekaan dan pengayatan terhadap karya sastra daerahnya; c) Memupuk tanggung jawab untuk melestarikan hasil kreasi budaya daerah sebagai salah satu unsur kebudayaan nasional; 2) Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Jawa di SD/MI mencakup kemampuan berkomunikasi lisan dan tertulis, yang meliputi aspekaspek sebagai berikut. a) b) c) Mendengarkan; Berbicara; Membaca;

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

20

d)

Menulis.

Keterampilan menulis dan membaca diarahkan untuk menunjang pembelajaran komunikasi lisan.

b. Baca Tulis Al Quran 1) Tujuan Mata Pelajaran Baca Tulis Al Quran Tujuan mata pelajaran Baca Tulis Al Quran (BTQ) adalah agar siswa memiliki keterampilan membaca Al Quran dengan benar, dan memiliki keterampilan menulis sederhana huruf Al Quran. 2) Ruang Lingkup Pembelajaran Baca Tulis Al Quran mencakup hal-hal sebagai berikut: a) Membaca huruf Al Quran;

b) Mengenalkan tanda baca al Quran; c) Mengenalkan menulis, merangkai, dan mengurai huruf Al Quran; d) Mengenalkan tajwid.

c. Tata Boga 1) Tujuan Mata Pelajaran Tata Boga Tujuan mata pelajaran Tata Boga adalah agar siswa memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku untuk berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan Tata Boga sebagai sumber budaya bangsa yang dapat mendukung pembangunan nasional di Kabupaten Pekalongan. Pemberian keterampilan Tata Boga melalui pendidikan dimulai dari pengenalan, pemahaman, penguasaan, penerapan sampai pembentukan etos kerja 2) Ruang Lingkup Pembelajaran Tata Boga mencakup hal-hal sebagai berikut: a) Mengenal berbagai jenis makanan;

b) Tata cara dan etika makan; c) Mengolah dan menyajikan makanan;

d) Melestarikan dan mengembangkan jenis makanan khas.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

21

3.

Pengembangan Diri Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan

mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap peserta didik. a. Jenis Kegiatan Pengembangan diri terdiri atas 2 (dua) bentuk kegiatan, yaitu terprogram dan tidak terprogram. 1) Terprogram Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dilaksanakan dengan perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual, kelompok, dan atau klasikal melalui penyelenggaraan kegiatan sebagai berikut ini. a) Bidang Agama Islam Cakupan Materi Materi pengembangan diri bidang Agama Islam difokuskan pada Penguatan Standar Kompetensi yang telah dirumuskan dalam kurikulum, dengan cakupan materi sebagai berikut: Pengayaan dan penajaman materi yang terdapat pada kurikulum bidang studi Pendidikan Agama Islam (berorientasi kompetensi konseptual / kognitif); Peragaan / Praktik pada Keagamaan kompetensi secara intensif /

(beorientasi psikomotorik);

kinestetik

Pembiasaan nilai-nilai kegamaan yang berorientasi pada performance dan kepribadian siswa, seperti cara berpakaian secara Islami bagi siswa muslim setiap hari (berorientasi pada komptensi sikap / afektif);

Pembiasaan tradisi ritualitas agama di tingkat lokal.

Tujuan Pengembangan Diri Bidang Agama Islam bertujuan untuk: Mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami Agama Islam. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam

pengamalan Agama Islam.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

22

Membiasakan peserta didik untuk bersikap sesuai dengan norma-norma Agama Islam.

Melatih

peserta

didik

untuk

melaksanakan

dan

melestarikan tradisi ritualitas agama di tingkat lokal. Adapun berpedoman pelaksanan Standar dan pengembangan dan materi Standar

pada

Kompetensi

Kompetensi Dasar Pengembangan Diri Bidang Agama Islam (PDBAI) yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan berdasarkan Keputusan Bupati Pekalongan Nomor 423.5/142 Tahun 2006 tentang Materi Pengembangan Diri Bidang Agama Islam pada SD/MI/SDLB, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK di Kabupaten Pekalongan tanggal 25 Agustus 2006

2) Bidang Kepramukaan Tujuan Tujuan pendidikan Kepramukaan di sekolah adalah mendidik dan membina anak-anak dan pemuda Indonesia agar mereka menjadi: Manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang: Kuat mental, tinggi moral, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; Tinggi kecerdasan dan mutu keterampilannya; Kuat dan sehat jasmaninya. Warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan bangsa dan negara. Ruang Lingkup Ruang lingkup materi Pramuka Siaga : SKU, dan SKK; teknik kepramukaan siaga; ketangkasan dan permainan;

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

23

pengetahuan umum; doa-doa harian.

Ruang lingkup materi Pramuka Penggalang : SKU, dan SKK; teknik kepramukaan penggalang; ketangkasan dan permainan; pengetahuan umum; lagu-lagu daerah dan nasional; tata upacara pramuka;

3) Bidang Olahraga Sepak Takraw Bertujuan untuk: Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam cabang olahraga sepak takraw. Meningkatkan prestasi dalam cabang olahraga sepak takraw. Bola Voli Bertujuan untuk: Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam cabang olahraga bola voli. Meningkatkan prestasi dalam cabang olahraga bola voli. Sepak Bola Bertujuan untuk: Mengembangkan bakat dan minat siswa dalam cabang olahraga sepak bola. Meningkatkan prestasi dalam cabang olahraga sepak bola. Mekanisme Pelaksanaan a) Kegiatan pengembangan diri dapat dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler maupun kegiatan ekstrakurikuler, dibina oleh guru-guru yang memiliki kualifikasi berdasarkan Surat

Keputusan Kepala Sekolah.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

24

b) Jadwal Kegiatan, dibuat kemudian sesuai dengan kondisi tenaga pembimbing dan anak. Jadwal Pelaksanaan Pengembangan Diri No Nama Kegiatan Hari Senin Selasa Selasa Rabu Rabu Kamis Waktu 11.50-12.25 10.25-11.00 11.15-11.50 10.25-11.00 11.50-12.25 11.50-12.25 Peserta Kelas VI Kelas I Kelas III Kelas II Kelas V Kelas IV

Bidang Agama Islam

Kepramukaan

Jumat

14.00-16.10

Kelas IIIVI

Olahraga a) Sepak Takraw b) Bola Voli c) Sepak Bola Selasa Rabu Kamis 14.00-16.10 14.00-16.10 14.00-16.10 Kelas IVVI Kelas IVVI Kelas IVVI

Penilaian Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara berkala kepada sekolah dan orang tua dalam bentuk penilaian kualitatif. Kategori A B C D Keterangan Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

25

b) Tidak Terprogram Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut.

Kegiatan Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal

Contoh Piket kelas Ibadah Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran di kelas Bakti sosial Memberi dan menjawab salam Meminta maaf Berterima kasih Mengunjungi orang yang sakit Membuang sampah pada tempatnya Menolong orang yang sedang dalam kesusahan Melerai pertengkaran Performa guru Mengambil sampah yang berserakan Cara berbicara yang sopan Mengucapkan terima kasih Meminta maaf Menghargai pendapat orang lain Memberikan kesempatan terhadap pendapat yang berbeda Mendahulukan kesempatan kepada orang tua Penugasan peserta didik secara bergilir Menaati tata tertib (disiplin, taat waktu, taat pada peraturan) Memberi salam ketika bertemu Berpakaian rapi dan bersih Menepati janji Memberikan penghargaan kepada orang yang berprestasi Berperilaku santun Pengendalian diri yang baik Memuji pada orang yang jujur Mengakui kebenaran orang lain Mengakui kesalahan diri sendiri Berani mengambil keputusan Berani berkata benar Melindungi kaum yang lemah Membantu kaum yang fakir Sabar mendengarkan orang lain Mengunjungi teman yang sakit

Spontan, adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus

Keteladanan, adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

26

Kegiatan

Contoh

b.

Membela kehormatan bangsa Mengembalikan barang yang bukan miliknya Antri Mendamaikan Strategi penanaman nilai-nilai Adapun strategi penanaman nilai-nilai melalui kegiatan pengembangan diri adalah sebagai berikut:
Jenis Pengembangan Diri Nilai-nilai yang ditanamkan Strategi

A. Bidang Agama Islam

Religius Rasa kebangsaan Cinta tanah air

B. Kepramukaan

C. Olahraga

D. Kepemimpinan

Demokratis Disiplin Kerja sama Rasa Kebangsaan Toleransi Peduli sosial dan lingkungan Cinta damai Kerja keras Sportifitas Menghargai prestasi Kerja keras Cinta damai Disiplin Jujur Tanggung jawab Keberanian Tekun Sportivitas Disiplin Mandiri Demokratis Cinta damai Cinta tanah air Peduli lingkungan Peduli sosial Keteladanan Sabar Toleransi Kerja keras Pantang menyerah Kerja sama

Beribadah rutin Peringatan hari besar agama Kegiatan keagamaan Latihan terprogram (kepemimpinan, berorganisasi)

Melalui latihan rutin dan kegiatan tengah semester Perlombaan olah raga Kepramukaan Bidang Agama Islam Upacara Bendera

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

27

Jenis Pengembangan Diri

Nilai-nilai yang ditanamkan

Strategi

E. Festival sekolah

Kreativitas Etos kerja Tanggung jawab kepemimpinan Kerja sama

Pentas seni perpisahan sekolah Karya seni Peringatan harihari besar agama/nasional

4.

Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa a) Fungsi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Fungsi pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1) pengembangan: pengembangan potensi peserta didik untuk menjadi pribadi berperilaku baik; ini bagi peserta didik yang telah memiliki sikap dan perilaku yang mencerminkan budaya dan karakter bangsa; 2) perbaikan: memperkuat kiprah pendidikan nasional untuk

bertanggung jawab dalam pengembangan potensi peserta didik yang lebih bermartabat; dan 3) penyaring: untuk menyaring budaya bangsa sendiri dan budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang bermartabat. b) Tujuan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: 1) mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warganegara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa; 2) mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius; 3) menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa; 4) mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan kebangsaan; dan 5) mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan (dignity).

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

28

c) Nilai-nilai dalam Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa diidentifikasi dari sumber-sumber berikut ini. 1) Agama: masyarakat Indonesia adalah masyarakat beragama. Oleh karena itu, kehidupan individu, masyarakat, dan bangsa selalu didasari pada ajaran agama dan kepercayaannya. Secara politis, kehidupan kenegaraan pun didasari pada nilai-nilai yang berasal dari agama. Atas dasar pertimbangan itu, maka nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa harus didasarkan pada nilai-nilai dan kaidah yang berasal dari agama. 2) Pancasila: negara kesatuan Republik Indonesia ditegakkan atas prinsip-prinsip kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang disebut Pancasila. Pancasila terdapat pada Pembukaan UUD 1945 dan dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal yang terdapat dalam UUD 1945. Artinya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi nilai-nilai yang mengatur kehidupan politik, hukum, ekonomi, kemasyarakatan, budaya, dan seni. Pendidikan budaya dan karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik, yaitu warga negara yang memiliki kemampuan, kemauan, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya sebagai warga negara. 3) Budaya: sebagai suatu kebenaran bahwa tidak ada manusia yang hidup bermasyarakat yang tidak didasari oleh nilai-nilai budaya yang diakui masyarakat itu. Nilai-nilai budaya itu dijadikan dasar dalam pemberian makna terhadap suatu konsep dan arti dalam komunikasi antaranggota masyarakat itu. Posisi budaya yang demikian penting dalam kehidupan masyarakat mengharuskan budaya menjadi sumber nilai dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa. 4) Tujuan Pendidikan Nasional: sebagai rumusan kualitas yang harus dimiliki setiap warga negara Indonesia, dikembangkan oleh berbagai satuan pendidikan di berbagai jenjang dan jalur. Tujuan pendidikan nasional memuat berbagai nilai kemanusiaan yang harus dimiliki warga negara Indonesia. Oleh karena itu, tujuan pendidikan nasional adalah sumber yang paling operasional dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

29

Berdasarkan keempat sumber nilai itu, teridentifikasi sejumlah nilai untuk pendidikan budaya dan karakter bangsa sebagai berikut ini. Tabel Nilai dan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa NILAI
1. Religius

DESKRIPSI
Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaikbaiknya. Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar. Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

2. Jujur

3. Toleransi

4. Disiplin 5. Kerja Keras

6. Kreatif 7. Mandiri 8. Demokratis 9. Rasa Ingin Tahu

10. Semangat Kebangsaan

11. Cinta Tanah Air

12. Menghargai Prestasi

13. Bersahabat/ Komuniktif 14. Cinta Damai

15. Gemar Membaca

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

30

NILAI
16. Peduli Lingkungan

DESKRIPSI
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

17. Peduli Sosial

18. Tanggung-jawab

d) Integrasi Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa ke dalam Mata Pelajaran, Pengembangan Diri dan Budaya Sekolah Pada prinsipnya, pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa tidak dimasukkan sebagai pokok bahasan tetapi terintegrasi ke dalam mata pelajaran, pengembangan diri dan budaya sekolah. Guru dan sekolah perlu mengintegrasikan nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan karakter bangsa ke dalam KTSP, silabus dan RPP yang sudah ada. Indikator nilai-nilai budaya dan karakter bangsa ada dua jenis yaitu (1) indikator sekolah dan kelas, dan (2) indikator untuk mata pelajaran. Indikator sekolah dan kelas adalah penanda yang digunakan oleh kepala sekolah, guru dan personalia sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi sekolah sebagai lembaga pelaksana pendidikan budaya dan karakter bangsa. Indikator ini berkenaan juga dengan kegiatan sekolah yang diprogramkan dan kegiatan sekolah seharihari (rutin). Indikator mata pelajaran menggambarkan perilaku afektif seorang peserta didik berkenaan dengan mata pelajaran tertentu. Perilaku yang dikembangkan dalam indikator pendidikan budaya dan karakter bangsa bersifat progresif, artinya, perilaku tersebut berkembang semakin komplek antara satu jenjang kelas dengan jenjang kelas di atasnya, bahkan dalam jenjang kelas yang sama. Guru memiliki kebebasan dalam menentukan berapa lama suatu perilaku harus dikembangkan sebelum ditingkatkan ke perilaku yang lebih kompleks. Pembelajaran pendidikan budaya dan karakter bangsa

menggunakan pendekatan proses belajar aktif dan berpusat pada anak,

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

31

dilakukan melalui berbagai kegiatan di kelas, sekolah, dan masyarakat. Di kelas dikembangkan melalui kegiatan belajar yang biasa dilakukan guru dengan cara integrasi. Di sekolah dikembangkan dengan upaya pengkondisian atau perencanaan sejak awal tahun pelajaran, dan dimasukkan ke Kalender Akademik dan yang dilakukan sehari-hari sebagai bagian dari budaya sekolah sehingga peserta didik memiliki kesempatan untuk memunculkan perilaku yang menunjukkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Di masyarakat dikembangkan melalui kegiatan ekstra kurikuler dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat yang menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melakukan pengabdian masyarakat untuk menumbuhkan kepedulian dan kesetiakawanan sosial. Adapun penilaian dilakukan secara terus menerus oleh guru dengan mengacu pada indikator pencapaian nilai-nilai budaya dan karakter, melalui pengamatan guru ketika seorang peserta didik melakukan suatu tindakan di sekolah, model anecdotal record (catatan yang dibuat guru ketika melihat adanya perilaku yang berkenaan dengan nilai yang dikembangkan), maupun memberikan tugas yang berisikan suatu persoalan atau kejadian yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai yang dimilikinya. Dari hasil pengamatan, catatan anekdotal, tugas, laporan, dan sebagainya guru dapat memberikan kesimpulannya/pertimbangan yang dinyatakan dalam pernyataan kualitatif sebagai berikut ini. 1) BT : Belum Terlihat (apabila peserta didik belum

memperlihatkan tanda- tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator). 2) MT : Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai

memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten) 3) MB : Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah

memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten) 4) MK : Membudaya (apabila peserta didik terus menerus

memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten)

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

32

e) Buku Pedoman Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa pada

Kurikulum SD Negeri Tanggeran disusun berdasarkan Buku Pedoman Sekolah Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa yang diterbitkan oleh Pusat Pengembangan Kementerian Kurikulum Badan Penelitian dan Pendidikan Nasional Tahun 2010,

sedangkan implementasi pada kegiatan belajar mengajar berpedoman pada Modul Pembinaan Nasionalisme melalui Jalur Pendidikan Sekolah Dasar Kelas 1-6 yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah Tahun 2010

C. Pengaturan Beban Belajar Beban belajar menggunakan sistem paket dengan beban belajar maksimal 37 jam pelajaran per minggu, satu jam pelajaran 35 menit dengan rincian sebagai berikut: Satu Jam Pembelajaran Tatap Muka/Menit 35 35 35 35 35 35 Jumlah Jam Pembelajaran Perminggu 30 31 32 36 36 36 Minggu Efektif Per Tahun Pelajaran 38 38 38 38 38 38 Waktu Pembelajaran/ jam per tahun 1.050 1.178 1.216 1.368 1.368 1.368

Kelas

I II III IV V VI

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

33

D. Ketuntasan Belajar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)


KELAS, SEMESTER, KKM NO A. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. B. 1. 2. 3. C. 1. 2. 3. KOMPONEN I Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya dan Ketrampilan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Muatan Lokal Bahasa Jawa BTQ (Baca Tulis alQuran) Tata Boga Pengembangan Diri Bidang Agama Islam Pramuka Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B B 70 72 70 72 75 72 75 72 75 72 75 72 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 1 72 65 65 65 65 65 70 72 2 72 65 65 65 65 65 70 72 1 75 68 70 68 70 65 70 75 II 2 75 68 70 68 70 65 70 75 1 75 70 70 70 70 65 75 75 III 2 75 70 70 70 70 65 75 75 1 75 70 70 70 70 70 75 75 IV 2 75 70 70 70 70 70 75 75 1 75 75 70 70 75 70 75 75 V 2 75 75 70 70 75 70 75 75 1 75 70 70 70 75 70 75 75 VI 2 75 70 70 70 75 70 75 75

70 70 70 70 70 70 70 70

E. Ketentuan Kenaikan Kelas dan Kelulusan 1. Ketentuan Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan setiap akhir tahun pelajaran, dengan krtieria sebagai berikut: a) Siswa dinyatakan naik kelas, jika telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada 2 (dua) semester di kelas yang diikuti; b) Tidak terdapat nilai di bawah KKM lebih dari 3 mata pelajaran; c) Memiliki nilai rata-rata Baik (B) untuk nilai pengembangan diri;

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

34

2. Kriteria Kelulusan Siswa dinyatakan lulus apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. Telah menyelesaikan seluruh program pembelajaran; b. Tidak terdapat Nilai Ujian Nasional (UN) dan Nilai Ujian Sekolah (US) kurang dari Kriteria Kelulusan yang ditetapkan oleh sekolah pada tahun pelajaran yang bersangkutan; F. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup (life skill) yang dikembangkan untuk anak Sekolah Dasar meliputi : Kecakapan sebagai Makhluk Tuhan Kecakapan Kesadaran Diri Kecakapan sebagai Makhluk Sosial
Kecakapan Hidup Generik

Kecakapan Personal

Kecakapan Menggali Informasi Kecakapan Berpikir Kecakapan Mengolah Informasi Kecakapan Mengambil Keputusan Kecakapan Memecahkan Masalah Kecakapan Mendengarkan Kecakapan Komunikasi Kecakapan Berbicara Kecakapan Membaca Kecakapan Menuliskan Gagasan Kecakapan Kerjasama Kecakapan sebagai Teman Kerja Kecakapan sebagai Pimpinan

Kecakapan Sosial

Program Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Kelas I II Kompetensi Dasar Mensyukuri terhadap nikmat yang telah diberikan dari Tuhan Berkomunikasi secara lisan Bekerjasama dengan teman sejawat Memahami informasi yang diterima secara lisan Mengucapkan syukur terhadap nikmat yang telah diberikan dari Tuhan Berkomunikasi secara lisan Bekerjasama dengan teman sejawat Memahami informasi yang diterima secara lisan

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

35

III V VI

Membiasakan melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yamh Maha Esa Menyampaikan gagasan secara tertulis Bekerjasama dan menghargai teman sejawat Memahami informasi yang diterima secara lisan Membiasakan melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yamh Maha Esa Menyampaikan gagasan secara tertulis Menggali informasi berkaitan dengan peristiwa yang terjadi Dapat memainkan peranan sebagai anggota atau pimpinan dalam organisasi Membiasakan melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yamh Maha Esa Mengolah informasi berkaitan dengan peristiwa yang terjadi untuk mengambil keputusan Mengkomunikasikan isu-isu yang sedang berkembang Dapat memainkan peranan sebagai anggota atau pimpinan dalam organisasi Membiasakan melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa Memecahkan masalah yang terjadi di lingkungan sekolah / keluarga Menyampaikan gagasan secara tertulis Dapat memainkan peranan sebagai anggota atau pimpinan dalam organisasi

IV

G. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal Pendidikan berbasis keunggulan lokal yang dikembangkan adalah membuat aneka kerajinan/anyaman dari bambu.

Program Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal Kelas I II Kompetensi Dasar Membuat konsep sederhana Membuat rancangan karya kerajinan Membuat kerajinan anyaman sederhana Membuat aneka motif kerajinan anyaman

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

36

III

Mengekspresikan diri melalui gambar imajinatif mengenai diri sendiri Mengekspresikan diri melalui gambar dekoratif dari motif hias daerah setempat

IV V

Membuat karya kerajinan berdasarkan rancangan sendiri Merancang pembuatan benda dengan teknik konstruksi Membuat benda dengan teknik konstruksi Berkarya benda kerajinan yang mengandung prinsip komposisi dengan berbagai teknik dalam lingkup wilayah nusantara Merancang karya kerajinan dengan memanfaatkan teknik atau motif hias Nusantara

VI

Membuat kerajinan anyaman Merancang benda pakai dari bahan anyaman Membuat benda pakai dari bahan anyaman

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

37

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. Analisis Hari Belajar Efektif Semester I


JULI 2012 Minggu 1 8 Senin 2 9 Selasa 3 10 Rabu 4 11 Kamis 5 12 Jum'at 6 13 Sabtu 7 14 AGUSTUS 2012 Minggu 5 Senin 6 Selasa 7 Rabu 1 8 Kamis 2 9 Jum'at 3 10 Sabtu 4 11 SEPTEMBER 2012 Minggu 2 Senin 3 Selasa 4 Rabu 5 Kamis 6 Jum'at 7 Sabtu 1 8 OKTOBER 2012 Minggu 7 Senin 1 8 Selasa 2 9 Rabu 3 10 Kamis 4 11 Jumat 5 12 Sabtu 6 13 NOPEMBER 2012 Minggu 4 Senin 5 Selasa 6 Rabu 7 Kamis 1 8 Jum'at 2 9 Sabtu 3 10 DESEMBER 2012 Minggu 2 Senin 3 Selasa 4 Rabu 5 Kamis 6 Jum'at 7 Sabtu 1 8 HBE : 8 15 22 29 16 23 30 17 24 31 18 25 19 26 20 27 21 28 HBE : 15 12 19 26 13 20 27 14 21 28 15 22 29 16 23 30 17 24 31 18 25 HBE : 24 9 16 23/30 10 17 24 11 18 25 12 19 26 13 20 27 14 21 28 15 22 29 HBE : 21 14 21 28 15 22 29 16 23 30 17 24 31 18 25 19 26 20 27 HBE : 24 11 18 25 12 19 26 13 20 27 14 21 28 15 22 29 16 23 30 17 24 30 HBE : 1 9 16 23/30 10 17 24/31 11 18 25 12 19 26 13 20 27 14 21 28 15 22 29 TANGGAL 1-10 16-18 19-21 URAIAN KEGIATAN Libur Tahun Pelajaran 2012/2013 Masa Orientasi Sekolah Libur awal Ramadhan

TANGGAL 13-25 17 25

URAIAN KEGIATAN Libur Ramadhan & Hari Raya HUT Kemerdekaan RI Hari Jadi Kab. Pekalongan

TANGGAL 8

URAIAN KEGIATAN Upacara Hari Aksara

TANGGAL 1 15-18 26 28

URAIAN KEGIATAN Upacara Hari Kesaktian Pancasila Ulangan Tengah Semester Hari Raya Idul Adha Upacara Sumpah Pemuda

TANGGAL 10 15

URAIAN KEGIATAN Upacara Hari Pahlawan Tahun Baru 1434 H

TANGGAL 3-8 10-14 15 16-31 25

URAIAN KEGIATAN Ulangan Akhir Semester Persiapan penyerahan BLHP Penyerahan BLHP Libur Akhir Semester Libur Hari Natal

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

38

Semester II
JANUARI 2013 Minggu Senin Selasa 1 Rabu 2 Kamis 3 Jum'at 4 Sabtu 5 PEBRUARI 2013 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at 1 Sabtu 2 MARET 2013 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at 1 Sabtu 2 APRIL 2013 Minggu Senin 1 Selasa 2 Rabu 3 Kamis 4 Jumat 5 Sabtu 6 MEI 2013 Minggu Senin Selasa Rabu 1 Kamis 2 Jumat 3 Sabtu 4 JUNI 2013 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 6 7 8 9 10 11 12 3 4 5 6 7 8 9 3 4 5 6 7 8 9 7 8 9 10 11 12 13 5 6 7 8 9 10 11 2 3 4 5 6 7 8 HBE : 25 13 20 14 21 15 22 16 23 17 24 18 25 19 26 HBE : 24 10 17 11 18 12 19 13 20 14 21 15 22 16 23 HBE : 20 10 17 11 18 12 19 13 20 14 21 15 22 16 23 HBE : 26 14 21 15 22 16 23 17 24 18 25 19 26 20 27 HBE : 17 12 19 13 20 14 21 15 22 16 23 17 24 18 25 HBE : 3 9 16 10 17 11 18 12 19 13 20 14 21 15 22 27 28 29 30 31 TANGGAL 1 24 URAIAN KEGIATAN Libur Tahun Baru Libur Hari Maulid

24 25 26 27 28

TANGGAL 10

URAIAN KEGIATAN Libur Hari Raya Imlek

24 25 26 27 28 29 30 28 29 30

TANGGAL 12 18-21 29

URAIAN KEGIATAN Libur Hari Raya Nyepi Ulangan Tengah Semester Libur Wafat Isa Almasih

TANGGAL

URAIAN KEGIATAN

26 27 28 29 30 31

TANGGAL 2 6-8 9 13-15 20 25 TANGGAL 3-6 5 10-15 17-21 22 24-31

URAIAN KEGIATAN Upacara Hardiknas. UN Utama Libur Kenaikan Isa Almasih UN Susulan Upacara Harkitnas Libur Hari Raya Waisak URAIAN KEGIATAN Tes Kemampuan Dasar Libur Maulid Nabi Ulangan Kenaikan Kelas Persiapan penyerahan BLHP Penyerahan BLHP Libur Akhir Semester

23/30 24/31 25 26 27 28 29

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

39

B. Perhitungan Hari Belajar Sekolah Efektif PERHITUNGAN HARI EFEKTIF BELAJAR, HARI-HARI PERTAMA MASUK, KEGIATAN TENGAH SEMESTER/TES KEMAMPUAN DASAR/UJIAN NASIONAL/ULANGAN, MENGIKUTI UPACARA, PENYERAHAN BUKU LAPORAN HASIL BELAJAR (BLHB), LIBUR AKHIR SEMESTER, LIBUR UMUM, DAN LIBUR BULAN RAMADHAN/HARI RAYA IDUL FITRI TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Jumlah No Semes- Bulan, Tahun ter Jumlah Hari Libur
Ramadhan/ Hari Raya Minggu Umum

Hari Belajar Efektif Hari-hari Pertama UTS/UAS/ UN Mengikuti Upacara Penyerahan BLHP Akhir Semester

Jml Hari

Gasal

Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah

2012

3 3 0 3

4 11 15 4 5 14 24 39

1 1 2 1 5 2 2 7

1 1 1 1 2

15 15 8 14 22 37

1 3 5 3 4 2 18 4 3 5 4 4 3 23 41

1 1 1 3 2 1 2 2 1 5 8

3 12 16 0 16

15 31 30 31 30 31 169 31 28 31 30 31 30 14 195 364

2012 15 2012 24 2012 21 2012 24 2012 1 94 2013 25 2013 24 2013 20 2013 26 2013 17 2013 2013 3 115 209

Genap

Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Jumlah

Jumlah dalam 1 tahun pelajaran

Paninggaran, Kepala Sekolah

Juli 2012

WIDODO, A.Ma.Pd. NIP 19531104 197512 1 002

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

40

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

41

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

42

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013

43

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Pengembangan Kompetansi Dasar ke dalam Indikator; Program Semester; Silabus; Jaring-jaring Tema; Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP);

Kurikulum SD Negeri Tanggeran Tahun Pelajaran 2012/2013