Anda di halaman 1dari 20

Sintesis protein,Mutasi dan DNA Rekombinan

Sintesis Protein
Ribosom Inisiasi Elongasi Terminasi

Inisiasi
- kodon inisiasi metionin, tRNA polipeptide - sekuense(+) menuntun ribosom untuk bertemu dengan kodon inisiasi , dan ini dilakukan metguanin ( cap/tudung) - Ribosom bersama sama dengan tRNAmet

kodon awal ujung 5 3 ( kodon awal AUG). - eukaryote: faktorr inisiasi translasi elF-1,-2,-3,-4. 5 dan -6.

Faktor inisiasi : elF-5 membantu melekatkan ribosom suunit besar ( 60S) pada kompleks 80S translasi Mrna elF6 faktor anti-asosiasi, untuk mencegah subunit60S berasosiasi dengan subunut 40S,sebelum terbentuk kompleks inisiasi. elF4 tdd:elF-4E,elF-4A,elF-4G elF, suatu faktor yang melekat pada cap( tudung) ujung 5'

Faktor elongasi ( perpanjangan rantai polipeptida) - Mrna, menstimuli faktor inisisasi


- proses ,ada 3 tahap; 1.pengikatan ggs aminoasil tRNA pada sisi A. 2. pemindahan rantai polipeptida yang tumbuh dari tRNA pada sisi P kesisi A dengan membentuk rantai peptida. 3. Translokasi ribosom sepanjang mRNA keposisi kodon selanjutnya yang ada di sisi A. - Kompleks ribosom, molekul fMet-tRNAmet sisi P(peptidil) - Molekul fMet-tRNAmet berikatn dengan kodon AUG /GUG pada mRNA melalui anti kodonnyaAminosil tRNA di sisipkan di sisi A ( proses elongasi) - Faktor penghambat (+) ,cth: Antibiotik ( Furomisin),ok, strukturnya sama dengan aminosil- tRNA.

Stop kodon terbentuk kode genetik Kode Genetik: - sifat non- overlapping - tidak ada gap - tidak ada koma diantara kodon - kodon bersifat degenerate ( aa mempunyai lebih dari saru kodon) - Umum: kodon bersifat universal pada beberapa organel jasad hidup tingkat tinggi.

Hipotesa Wobbe ( Francis Crick) - tRNA yang di perlukan tidak harus sebanyak jumlah kodon yang ada - di dalam sturktur tRNA ada satu basa yang tidak biasa, yaitu inosine (I) yang mirip dengan Guanin(G) - I-C ( pasangan basa Watson Crick) atau I-U ( pasangan Wobbe)

MUTASI

Pengertian Mutasi kesalahan dari sequense asam amino yang di refleksikan dari protein sehingga terjadi gangguan dari fungsi sel

Mutasi perubahan DNA secara umum yang di sebabkan factor eksternal

Mutasi - terjadi perubahan dalam mengkode protein, berkurang dan kehilangan dalam pengkodean dalam mengekspresikan gen. Mutasi dapat menyebabkan kerusakan dari partikel sel/organisme Genotype mutasi 1 gen Phenotype konsekwens dari fungsi ataupun fisik dari genotype

Tipe dari mutasi


Dominant mutasions Mutations Involve large or small DNA alteration ; Recessive mutions - Missense mutation - Nonsense mutasion - Frameshift mutasion Mutations Occure Spontaneously

Terjadinya Mutations yang spontan dapat di induksi oleh: Deaminasi dari cytosin ke uracil di DNA ( double heliks ) Replikasi mutasi dalam sel pada T-A base pair type C-G base pair Mutasi spontan kesalahan pengkopian selama proses replikasi

Point mutation and small delations

Beberapa penyakit pada manusia yang disebabkan mutasi spontan Penyakit Genetik germ sel,cth: sickle cell anemia Somatic cell mutasi dari germ cell,cth: alel Rb ( Retinoblastoma) dan sel somatic yang ke -2 terjadi mutasi dalam alel Rb yang lain, cth: Retinoblastoma

DNA Recombina (Rekayasa Genetik )

Pengertian teknologi DNA rekombinan meliputi isolasi DNA kromosom dan DNA vektor, pemotongan DNA menggunakan enzim restriksi, pembentukan molekul DNA rekombinan, dan transformasi sel inang oleh molekul DNA rekombinan

TUJUAN Teknik untuk mengisolasi DNA Teknik untuk memotong DNA Teknik untuk menggabung atau menyambung DNA Teknik untuk memasukkan DNA ke dalam sel hidup

Manfaat teknologi rekombinan 1.


dengan mengisolasi dan mempelajari masing-masing gen akan diperoleh pengetahuan tentang fungsi dan mekanisme kontrolnya

2, teknologi ini memungkinkan diperolehnya produk gen tertentu

dalam waktu lebih cepat dan jumlah lebih besar daripada produksi secara konvensional.

PERANGKAT YANG DI GUNAKAN Enzim Retriksi tipe I, tipe II Enzim DNA Ligase Plasmid Transposon Pustaka genom Enzim transkripsi balik Pelacak DNA

Terima kasih