Anda di halaman 1dari 4

Soal Bab Dinamika Rotasi 1. Perhatikan 4 persegi panjang pada gambar di bawah ini.

Tentukan torsi dari gaya F, F, F, F, dan F terhadap: (a) Poros melalui O; (b) Poros melalui A.

4. Empat buah partikel, seperti ditunjukkan pada gambar, dihubungkan oleh sebuah batang kaku ringan yang massanya dapat diabaikan. Tentukan momen inersia sistem partikel terhadap poros: (a) Sumbu AA; (b) Sumbu BB.

2. Untuk gaya-gaya yang bekerja pada batang mendatar dengan panjang L = 5,0 m (lihat gambar), tentukan momen resultan terhadap poros melalui A.

5. Jari-jari (ruji) sepanjang 0,5 m, seperti tampak pada gambar, memiliki massa yang dapat diabaikan terhadap delapan partikel bermassa 3,0 kg. Tentukan momen inersia sistem terhadap: (a) Poros melalui pusat jari-jari; (b) Poros AA.

3. Pada sebuah roda dengan jari-jari 40 cm berkerja gaya-gaya, seperti ditunjukkan pada gambar. Tentukan torsi total terhadap posos melalui O.

6. Seutas tali dililitkan mengelilingi sebuah silinder pejal bermassa M dan berjari-jari R, yang bebas berputar mengitari sumbunya. Tali ditarik dengan gaya F. Silinder mula-mula diam pada t = 0. (a) Hitung percepatan sudut dan kecepatan sudut silinder pada saat t (nyatakan jawaban dalam M, R, F, dan t).

(b) Jika M = 6,0 kg, R = 10 cm, dan F = 9,0 N, hitung percepatan sudut dan kecepatan sudut pada saat t = 2,0 s. 7. Pada sebuah roda dengan momen insersia sebesar 6 kg m dikerjakan sebuah torsi konstan 51 m N. (a) Berapa percepatan sudutnya? (b) Berapa lama diperlukan dari keadaan diam sampai roda mencapai kecepatan 88,4 rad/s? (c) Berapa energi kinetic pada kecepatan ini? 8. Dua roket mainan identik, masingmasing massanya 0,25 kg, dipasang pada ujung-ujung sebuah tongkat (L= 1,0 m). tiap roket mengerjakan gaya F tegak lurus pada tongkat dalam bidang gerak tongkat, seperti ditunjukkan pada gambar. Tongkat meter yang massanya 0,10 kg dipasang pada suatu bola gotri (bearing) tanpa gesekan pada sumbu tegak lurus pada tongkat melalui pusat tongkat. Ketika roket dibakar, kedua roket menyebabkan tongkat mulai bergerak dari keadaan diam dan memberikan kelajuan sudut 60 rad/s dalam waktu 6,0 s. Anggap massa roket tidak berubah selama waktu 6,0 s. Berapakah daya dorong (dianggap tetap) dari setiap roket?

14 1,67 10 kg, yang dipisahkan oleh jarak 1,3 10 m. Pada suhu kamar, energy kinetic rata-rata sebuah molekul seperti ini adalah 4 10 J. Tentukan: (a) Momen inersia sebuah molekul nitrogen terhadap poros melalui pusat massanya; (b) Kecepatan sudutnya. 10. Sebuah batang tipis homogen dengan panjang L dengan massa M bebas berputar terhadap suatu poros pada salah satu ujungnya, seprti tampak pada gambar. Batang dibebaskan dari keadaan diam dalam posisi horizontal.

(a) Berapa percepatan sudut awal batang? (b) Berapa percepatan tangensial awal titik pada ujung batang? 11. Sebuah koin dengan massa m dan jarijari R, mula-mula diam lalu menggelinding dengan kecepatan v di atas bidang datar kasar dengan koefisien gesekan . Setelah menempuh jarak mendatar d, koin berhenti. Tunjukkan besar kecepatan koin v = 2 dan kecepatan sudut koin =
22

9. Sebuah molekul nitrogen dapat diperlakukan sebagai dua massa titik dengan massa masing-masing 14 U =

12. Perhatikan gambar berikut. Momen inersia sistem katrol adalah I= 1,90 kg m , sedangkan r = 50 cm dan r = 20 cm. Tentukan: (a) Percepatan sudut system katrol; (b) Tegangan tali T dan T (g = 10 m/s).

R = 2,0 m. Jika anak laki-laki itu melompat ke posisi 1,0 m dari pusat, berapakah kecepatan sudut system anak dan korsel setelah anak mendarat? Berapa besar energy kinetic yang hilang? 16. Roda A pada gambar memiliki massa 2,0 kg dan jari-jari 0,20 m, serta kecepatan sudut awal 50 rad/s (kirakira 500 rpm). Roda A dikopel (satu poros) dengan keeping B yang memiliki massa 4,0 kg, jari-jari 0,10 m, dan kecepatan sudut awal 200 rad/s (gambar atas). Tentukan kecepatan sudut akhir bermassa setelah keduanya didorong sehingga bersentuhan (gambar bawah). Apakah energy kinetic kekal selama proses ini?

13. Gambar dibawah menunjukkan sebuah balok (w = 10 N) bergantung pada seutas tali yang dililitkan mengitari sebuah silinder pejal (w = 40 N, R = 0,20 m). Permukaan mendatar di mana silinder bergerak adalah licin (gesekan diabaikan). Katrol juga dianggap licin. Tentukan percepatan balok dan tegangan dalam tali penghubung (g = 10 m/s).

14. Sebuah silinder dengan massa m dan jari-jari r berada di atas bidang miring. Kemudian silinder menggelinding. Jika momen inersia silinder I = m r, tentukan perbandingan kecepatan saat silinder menggelinding dengan saat silinder tak menggelinding di dasar bidang miring. 15. Seorang anak laki-laki bermassa m = 50 kg berdiri di pusat sebuah mainan korsel yang sedang berputar terhadap suatu poros tanpa gesekan pada kecepeatan 1,0 rad/s. Anggap mainan korsel sebagai sebuah cakram pejal dengan massa M = 100 kg dan jari-jari

17. Bola bowling pada gambar memiliki berat 70 N. Bola itu diam pada dinding yang licin. Jika bola dianggap homogen, tentukan gaya-gaya yang dikerjakan dinding pada bola.

18. Sebuah balok dengan massa M terletak pada dinding tegak kasar (koefisien gesek ) ditanhan oleh gaya

F sehingga membentuk sudut terhadap horizontal (lihat gambar). Tentukan nilai (dalam M, g, m dan ) supaya balok tidak bergerak turun.

20. Pada batang homogen AB seberat 200 N digantungkan beban 450 N (lihat gambar). Tentukan besar gaya yang dilakukan tiap penyangga pada batang.

19. Gambar berikut ini menunjukkan empat buah gaya bekerja sepanjang keliling suatu lembaran logam segi empat yang memiliki ukuran 1,0 m 0,8 m. (a) Buktikan bahwa lembaran berada dalam keadaan seimbang. (b) Jika salah satu gaya 4 N dibalik arahnya, berapa besar resultan torsi pada lembaran logam?