Anda di halaman 1dari 2

Peternakan Sapi Lembah Kamuning

A. LATAR BELAKANG & SEJARAH BERDIRINYA LK Peternakan berdiri sejak tahun 2007 dengan nama awal LJK( Lembah Jaya Kamuning) awalnya didirikan karena kedua pemiliknya, yaitu Dani dan Dian melihat fakta di lapangan bahwa kebutuhan susu di Indonesia itu sangatlah tinggi. Tapi ironisnya baru 40% dari jumlah kebutuhan susu nasional yang bisa dipenuhi oleh pasar lokal, selebihnya Indonesia masih mengimpor susu dari Belanda, New Zealand, dan Australia. Dimulai dengan modal awal Rp 900.000.000,- sang pemilik membeli sebongkah tanah kosong seluas setengah hektar( 5000 m2) dan 40 ekor sapi ras Frisian Holstain(FH) dari kota Boyolali. Pada tahun-tahun awal, LK hanya menjual susu saja. Baru sejak tahun 2010, LK mulai menjual pupuk kompos hasil olahan peternakan mereka. Sekitar tahun 2008, nama peternakan ini yang awalnya adalah LJK berganti nama menjadi LK. Hal ini dikarenakan ada pergantian manajemen internal peternakan dan mereka juga berharap dengan adanya momentum perubahan nama ini, peternakan sapi mereka bisa lebih maju lagi kedepannya. B. PROGRAM BERJALAN DAN TARGET LK Program berjalan : Instalasi biogas Instalasi pupuk cair Pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk Gudang pakan Gudang pembuatan pakan hijauan Pengolahan kompos Pengolahan susu sapi sesuai SNI (Standard Nasional Indonesia) Target : Januari 2011 membuka farmer training center. 28 Oktober 2011 pengetesan susu LK oleh BPOM( Badan Pengawas Obat dan Makanan) Desember 2011 launching susu MOOMILK ke pasaran dan mengukuhkan diri menjadi dairy company. Juli 2012 membuka system AgroEduEcoTourism. Agro dalam dunia agrobisnis. Edu memberikan pelatihan/penyuluhan bagi

masyarakat luas. Eco meningkatkan usaha penjualan kompos, pupuk cair, biogas. Tourism membuka dan mengembangkan LK serta kawasan sekitarnya menjadi objek wisata bagi wisatawan local maupun asing. STRATEGI LK KEDEPANNYA Seperti yang sudah dijelaskan diatas, LK mengetes dan sudah mendaftarkan hak paten ke BPPOM pada tanggal 28 Oktober 2011. Pada bulan Desember, mereka akan mulai memasarkan produk susu mereka ke pasaran. Karena produk susu mereka tidak diberi pengawet seperti susu-susu merk lainnya. Mereka mengadaptasi cara kerja CIMORY dalam hal pemasaran produk. Bila CIMORY memasukkan produk-produk susu mereka ke supermarket, LK akan mendistribusikan MOOMILK mereka ke kantin sekolah-sekolah dan supermarket. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian apabila susu mereka tidak habis dalam jangka waktu beberapa hari. Untuk rencana bisnis kedepannya, mereka sudah melakukan kerjasama dagang dengan Restoran Saung Stroberi di daerah Palutungan, mereka nantinya akan mendistribusikan produk-produk susu mereka ke restoran tersebut. Restoran ini hampir bangkrut dan mereka akan bekerja sama untuk membangun kembali restoran itu. PAKAN SAPI Untuk bahan baku pakan sapi, LK menggunakan bahan-bahan limbah dari rakyat atau limbah pabrik. Berikut ini adalah komposisi pakan sapi di LK : Bekatul(dedek) 40% Polar(limbah terigu) 18% Bungkil kacang tanah yang sudah dipress 17% Bungkil kedelai 6% Bungkil kelapa 12% DDGS(jagung fermentasi) 5% Setiap harinya, sapi-sapi diberi makan sebanyak 3 kali. Untuk snacknya, sapi diberi makan jerami fermentasi.