Anda di halaman 1dari 2

Nama : Muhammad Hasan Mustofa NPM : 1006660213 Klasifikasi material logam

Metal Alloys

Ferrous Steels

Non-Ferrous

Cast Iron

Low Alloy Low Carbon < 0.2 wt% Plain High strengh, low alloy
bodi mobil, tin plate dan produk kabel

High Alloy High-Carbon > 0.5 wt% Plain Plain Stainless

Medium-Carbon 0.2 - 0.5 wt%

Tool

Heat treatble
shaft, gear, crankshaft dll

Tool
screwdriver, blacksmith hummer, knives

Contoh aplikasi baja paduan SS 304 adalah stainless steel yang paling umum digunakan dalam perindustrian karena memiliki karakteristik austenic dengan daya korosi yang rendah, ketangguhan dan fabrikasi yang tinggi. Paduan ini juga memiliki kadar karbon yang rendah sehingga aman untuk dalam pengemasan makanan (kaleng makanan). Wadah kaleng pada awalnya terbuat dari lembaran dasar baja dilapisi timah putih (Sn) dengan cara pencelupan dalam timah cair panas (hot dipping) atau dengan elektrolisa. Terdapat beberapa jenis kaleng yakni; Kaleng Tipe L = Low Metalloids dengan daya korosof rendah, sehingga dapat digunakan untuk makanan yang berasam tinggi. Kaleng tipe MR (Medium Residual) dan tipe MC (Medium Metalloids Cold Reduces) dalah kaleng yang memiliki daya korosif rendah sehingga bisa digunakan untuk makanan berasam rendah.

Tabel Komposisi kimia (kisaran dan persentase max). Pemilihan tipe kaleng untuk pengemasan makanan dan minuman

Tabel Pemilihan Jenis Kaleng

Sumber: Material Science and Engineering an Introduction http://sbecpl.com/products/stainless-steel/ss-304-304l/ http://ocw.usu.ac.id/course/download/3130000081-teknologi pengemasan/thp_407_handout_kemasan_logam.pdf http://repository.upi.edu/operator/upload/s_fis_0608682_chapter2.pdf http://www.tecni-cable.co.uk/s.nl/ctype.KB/it.I/id.136/KB.36576/.f