PANITIA UJI KOMPETENSI

PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONEDIA PROVINSI DKI JAKARTA

KETENTUAN PELAKSANAAN UJI KOMPETENSI 1. PENDAPTARAN A. B. PELAKSANAAN PENDAPTARAN PESERTA UJI KOMPETENSI DILAKUKAN DI MASING MASING INSTITUSI ( RUMAH SAKIT / INSTITUSI PENDIDIKAN ). SETELAH TERKUMPUL DIBUAT REKAP PESERTA DARI MASING MASING INSTITUSI , DENGAN BENTUK SBB : NAMA INSTITUSI :……………………………… ALAMAT INSTITUSI : ……………………………… NO TLP/ FAX : ………………………………..
NAMA TEMPAT/TGL LAHIR PENDIDIKAN PERAWATAN TERAKHIR & TAHUN LULUS LAMA BEKERJA

NO

TTD DIR/KABID KEPERAWATAN C.

DATA PESERTA DI KIRIM KE PANITIA TRANSFER BIAYA UJIAN

DISERTAI DENGAN BUKTI

BANK MANDIRI JKT RSCM NOREK 122 000 415027 5 ATAS NAMA TATI HERAWATI SEBESAR Rp 150.000,-/ ORANG
KE NOMOR REKENING

D. E.

SETELAH BUKTI TARNSFER DAN DAFTAR PESERTA DISERAHKAN KEPADA PANITIA AKAN DIBERI NOMOR UJIAN. PENDAPTARAN SAMPAI DENGAN TANGGAL 19 APRIL 2010. PENGAMBILAN NOMOR UJIAN DAPAT MENGHUBUNGI DIDIN SYAEFUDIN,

F.
2.

(08159466044)

EMAIL ( didinsyaefudin@yahoo.com)

KETENTUAN PELAKSANAAN A. MASUK RUANG UJIAN PUKUL 08.30 WIB DENGAN MEMBAWA KARTU UJIAN DAN ALAT TULIS ( BULPEN, PENSIL 2B, PENGHAPUS, SERUTAN PENSIL) B. PAKAIAN BEBAS SOPAN C. BILA TERLAMBAT DATANG TIDAK ADA PENAMBAHAN WAKTU D. PANITIA HANYA MENYEDIAKAN SNACK E. KETENTUAN LAIN AKAN DIATUR KEMUDIAN. UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT DAPAT MENGHUBUNGI PANITIA
JAKARTA 12 APRIL 2010 Ttd PANITIA

3.

Latihan Soal KNUKP

Hal. 1 dari 6

Jenis fraktur ini adalah a. Obat anti diuretik seperti lasix d. Sakit kepala c. Analisa kelebihan dan kekurangan anda di elemen yang mana. Frktur incomplete d. Soal akan terdiri dari kemampuan pengetahuan komprehensif.S O A L L A T I H A N --------------------------A. Refleks startle d. Bila telah selesai. Refleks tonik pada leher bayi dimanifestasikan dengan a. PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONEDIA PROVINSI DKI JAKARTA ---------------------------. aplikasi dan berpikir kritis serta afektif 3. Efek samping yang lazim terjadi yang perlu diketahui oleh perawat akibat pemberian obat antikolinergic adalah a. manakah yang BUKAN merupakan komponen Apgar Score. Posisi menegang (fencing) b. Hasil photo rontgent menunjukan pada bagian 1/3 distal femur terpecah menjadi beberapa fragmen tulang. Bila ingin rubah. Fraktur komunitif b. Kerjakan semua soal sebaik-baiknya dan sesuai waktu yang diberikan. Penurunan platelet darah 7. Anoreksia dan mual c. Muntah 6. Soal Pengetahuan Komprehensif 1. lebih tinggi dan lebih lebar b. Masalah paling utama akibat pemberian obat anti neoplastik/anti kanker adalah a. Diet rendah garam dan kolesterol c. Mual b. Lebih lebar dan lebih bulat pada daerah inlet d. Berat badan b. Pilihlah satu jawaban dengan memberi tanda silang (x) atau lingkaran pada jawaban yang anda anggap benar dengan pensil 2B atau ball point biru/hitam. lebih lebar dan lebih dalam c. Rambut rontok d. Dibawah ini. 2. hapus atau beri tanda = pada jawaban sebelumnya. Obat anti hipertensi seperti prokainamid b. Lebih berat. 5. Latihan ini bertujuan untuk mengenalkan berbaga tipe soal ujian yang akan diujikan dalam ujian KNUKP. Buat strategi secara individual untuk meningkatkan kemampuan diri. Warna c. Pembatasan cairan per oral 5. Jangan melihat kunci jawaban sebelum anda selesai mengerjakan soal 6. lihatlah kunci jawaban yang tersedia pada lembar terakhir. Kekakuan pada leher ketika di pegang/angkat 3. 4. Lebih kecil pada daerah arkus pubik 4. Usaha bernafas d.PANITIA UJI KOMPETENSI LATIHAN SOAL UJIAN KNUKP PPNI Waktu 50 Menit PETUNJUK 1. 2 dari 6 . Perbedaan pelvis wanita dari pria adalah a. Penurunan sel darah merah b. Fraktur complte c. Penanganan awal klien hypertensi yang benar meliputi: a. Refleks koordinatif menghisap dan menalan c. Mulut dan tenggorokan kering d. Lebih ringan. Tonus otot 2. a. Latihan Soal KNUKP Hal. Fraktur spiral c.

Tn. Membantu merubah posisi. dicatat dan dilaporkan ke dokter karena beresiko perdarahan d. Dari pemeriksanan. Ureum plasma 194 mg/dL c. peminum alkohol 10 tahun yang lalu. Yang harus diketahui oleh perawat. Pencegahan sekunder c. Menjelaskan keadaan luka operasi. Albumin 3. pemberian NaCl 09% d. memijat punggung dan memberikan obat anti nyerinya 13. saya tidak izinkan anda untuk bicara seperti itu” c. tanda vital stabil. Manakah respon terbak yang harus dilakukan perawat? a. A.20 mg/dL b. A menjadi kasar secara verbaldan mulai mengkritik rumah sakit dan staf. Ambulasi 10. penatalaksanaan utama dari kasus pneumothraks dilakukan dengan a. Memberikan minum susu hangat dan makanan ringan untuk merangsang kantuk d. tindakan lain manakah yang harus diberikan pada klien dengan tranfusi Packed Red Cell (PRC) untuk meningkatkan fungsi perfusi sistemik a. memiliki riwayat pemabok. 10 : 1 b. ”Kita memiliki staf yang kompetent dan kita selalu mencoba melayani yang terbaik untuk anda” b. 30 : 2 c. Pencegahan tertier d. A. B tidak mendapatkan obat anti nyeri sejak jam 9 malam. mendiskusikan cara mengurangi nyeri pada jahitan operasi c.PANITIA UJI KOMPETENSI 8.02 mg/dL PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONEDIA PROVINSI DKI JAKARTA Latihan Soal KNUKP Hal. Tn.7 mEq/l d. 15 : 2 d. usia 44 tahun. pemberian Glukosa 5% 15. Saat in klien direncanakan akan operasi apendiks. B. Manakah hal terbaik yang harus dilakukan terkait temuan data tersebut a. Obat d. Hal ini mengindikasikan adanya kalainan fungsi ginjal bila kita menemukan data a. Kreatinin plasma 1. Ny. 3 dari 6 . Memberikan obat anti nyeri agar cepat tidur b. Kombinasi dari ketiga hal diatas 9. 5 : 1 B. tetapi Ny. ”Rumah sakit ini menjijikan tidak ada yang benar sedikitpun”. 1 hari paska operasi histerektomy. Pasien datang dengan keluhan bengkak pada kedua kaki dan sesak. Paska operasi. Klien dengan riwayat Coronay Arterial Deseases (CAD) 6 tahun lalu. Drainase postural c. Soal Aplikasi 11. Apakah anda ingin membicarakanya?” d. A?” 12. Perbandingan kompresi dada dan bantuan nafas pada pasien dewasa berdasarkan panduan terbaru (AHA. 2005) tentang resusitasi jantung paru adalah a. Keberadaan Puskesmas di masyarakat adalah merupakan contoh dari konsep a. dicatat dan dilaporkan ke dokter b. ”Anda terlihat sangat marah tentang sesuatu Tn. B mengeluh tidak bisa tidur. dicatat dan dilaporkan ke dokter karena beresiko alergi zat kontras 14. ”Maaf. Pencegahan primer b. Tn. Ny. dicatat namun tidak perlu dilaporkan ke dokter c. Kalium 2. pemberian oksigen b. Pemasangan WSD b. pemberian bikarbonat c. memakai aspirin secara rutin. Jam 3 pagi ia terbangun dan terlihat kelelahan. Manakah tindakan terbaik perawat yang seharusnya? a. Ketika perawat masuk ke ruang dia. merasak sakit pada bagan jahitan dan takut untuk bergerak miring kiri/kanan. ” Sebenarnya apa yang anda inginkan dari staf kami.

penurunan fungsi hemodinamik dan kelelahan jantung d. G. hipoperfusi jaringan serebral karena penurunan volume vaskuler b. Cara rotasi penyuntikan PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONEDIA PROVINSI DKI JAKARTA 20. Dokter dan perawat sepakat menyembunyikan diagnosa psikiater datang dan memberikan terapi yang tepat. An. R 33 tahun dengan perdarahan dan penurunan volume vaskular direncanakan mendapat terapi poligeline (Haemaccel) 1000ml dalam 8 jam. Ny. Memberikan pengertian perlunya pemeriksaan lebih lanjut c. E3M2V2 d. Z. Manakah hal yang harus pertama kali didiskusikan dengan orang tua klien. Ny. a. Tindakan perawat yang tepat adalah a. RL 23. datang bila pemeriksaan saja b. Relaksasi otot brokhus c. KECUALI a. 30 tetes/menit d. Menghindar dari pasien. perawatan segera paska operasi yang tepat adalah.PANITIA UJI KOMPETENSI 16. Pemeriksaan perdarahan balutan luka dan perineal tiap 15 menit d. Soal Berpikir Kritis dan Efektif 21. melakukan gerak menarik dari sumber rangsang dan suaranya tidak mengandung arti. Mengusap fundus uteri agar tetap nyaman tiap 15 menit 18. Tn. 7 tahun dibawa ke UGD rumah sakit karena mengalami asthma bronchial dengan pernafasan cepat dan terdengar wheezing. 42 tetes/menit c. terlihat edema dan ascites. 50 tetes/menit b. Pencegahan produksi histamin b. Palpasi fundus uteri setiap 15 menit b. Prinsip aseptik dalam penyuntikan c. C. Albumin c. An. penekanan pada pusat vital dan kesadaran di otak c. Perawat akan menjelaskan cara pemberian insulin suntik kepada orang tuan klien. 4 dari 6 . Penurunan kesadaran An. dirawat karena serosis hepatis. 29 tahun memiliki riwayat depresi setahun yang lalu. Dextrose 40% d. Saat dilakukan pemeriksaan pasien terlihat tidur namun membuka mata saat diberi rangsangan dengan suara keras. NaCl 3% b. Tn. paska operasi secsio cesarian yang kedua. haluaran urin menurun. pasien bertanya terus tentang penyakitnya. mengalami diare sejak 2 hari yang lalu. Program pemberian infus yang sebaiknya adalah a. Namur. Cara memegang spuit insulin b. Saat ini didiagnosa menderita kanker payudara. C disebabkan oleh a. Menjelaskan bahwa benjolan payudara tidak berbahaya d. TD 90/60mmHg. F. 45 tetes/menit C. Menghitung dosis yang tepat d. Menjelaskan penyakitnya secara sederhana kepada pasien Latihan Soal KNUKP Hal. V. dibawa ke ruma sakit dalam kondisi dehidrasi dengan penurunan kesadaran. E3M3V3 17. 29 tahun. Menurunkan inflamasi bronchial 19. Berapa tetes infus harus diberikan a. Penulisan GCS yang benar dari data diatas adalah a. adanya mekanisme diuresis pada kerusakan jaringan ginjal 22. Kemudian diprogramkan untuk pemberian epinephrine dengan tujuan a. E2M2V2 c. Pemantaun tanda vital tiap 15 menit c. E3M4V3 b. Mengencerkan sekresi bronkus d.

maka anda tidak perlu khawatir. pucat dan terlihat sesak serta kelelahan. Dia menarik nafas melalui mulut 30.” c.” 29. pCO2 55. Prioritas diagnosa keperawatan yang tepat adalah a. Interprestasi hasil AGD tersebut adalah a. Kemudian datang Tn. Alkalosis metabolic b.” b. Perawat lain membawakan obat yang terlihat sama seperti ini. A: berteriak-teriak. Larutan 25% Dekstrose PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONEDIA PROVINSI DKI JAKARTA Latihan Soal KNUKP Hal. Gangguan pertukara gas berhubungan dengan infeksi bronchial 25. saya telah meminum obat tersebut. dan pO2: 62. C: mengeluh nyeri dada sejak 2 jam yang lalu dan Ny. Namun. ”Saya yakin anda belum mendapatkan obat ini. “Tidak. 55 tahun dirawat dengan bronchitis kronik. Pasien B d. perdarahan dari kepala. Pasien A c. anda belum mendapatkan obat ini. produksi sputum banyak. dirawat dan mendapatkan asupan nutrisi melalui Total Parenteral Nutrition (TPN). 5 dari 6 . jangan khawatir diminum saja. ronchi pada kiri/kanan paru.11. tapi saya akan kembali dan cek untuk kepastianya” d. Klien dengan cedera pada spinal. tidak bisa mengontrol BAK/BAB. Dia mengeluarkan nafas melalui mulut d. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan hipermetabolik d. Bersihan jalan nafas tidak efektif berhubungan akumulasi sekret b. Memasang kateter urine dan memasang diapers 28. Keadaan seperti apakah yang mengindikasikan bahwa Ny. Memasang penghalang tempat tidur dan menempatkan bel dekat pasien b. Perawat telah mengajarkan cara pernafasan dengan pursed-lip breathing. Silahkan. ia melihat dan berkata ”Saya pikir. kesadaran compos mentis. Prioritas pasien manakah yang harus ditolong lebih dahulu. Tn. Ny. cairan infus manakah yang bisa disarankan untuk mengganti nutrisi parenteral sementara a. ”Saya telah mengecek sebelumnya. dua pasien akibat kecelakaan datang secara bersamaan. Menjaga kebersihan tempat tidur dan program miring kanan/kiri c. Intoleransi aktifitas berhubungan dengan kelemahan c. 10% Dekstrose dalam Ringer’s Lactate c. order nutrisi parenteral terlambat. Q masih perlu penjelasan tentang teknik pernafasan tersebut a. Prioritas pencegahan cedera pada klien ini adalah a. D: mengeluh sesak berat dan terlihat gelisah. Memiringkan kiri/kanan dan masase punggung tiap dua jam d. dirawat dengan TB aktif. R. Ketika anda membawa obat ke pasien. Q. a. Di Unit gawat darurat. Ringer’s Lactate b. Hasil pemeriksaan Analisa Gas Darah (AGD) pasien trauma dada dengan WSD terpasang. ”Anda pasti bingung dengan obat kemarin. Dia menggunakan pursed-lip breathing saat naik tangga c. Ny. Pasien D 27. Dia berlatih pernafasan tersebut lebih dari dua kali sehari b.. perdarahan di kaki kananya Tn B: diam. 5% Dekstrose dalam 0.” Respon terbaik untuk meyakinkan pasien dalam situasi tersebut adalah a. Asidosis metabolic 26. Pernafasan 24/menit. Asidosis respiratorik d. HCO3: 21.PANITIA UJI KOMPETENSI 24. Tn M. lumpuh pada kedua kakinya. Indeks masa tubuh 16. Pasien C b.45% NaCl d. Alkalosis repiratorik c. 44 tahun. menunjukan pH: 7.

: 10 x 100% .. berarti anda telah peka dan secara kritis mampu melakukan analisa / evaluasi keadaan pasien berdasarkan ilmu keperawatan. belajar menerapkan teori dalam kasus-kasus pasien seperti di RS. B. belajar teori-teori dasar kembali..... Bila kurang... berarti anda telah secara umum menguasai konsep dan teori keperawatan.. lebih banyak diskusi perkembangan kasus-kasus penyakit.. Komponen ini dalam test yang sebenarnya memiliki jumlah soal paling banyak. =============== belajar dan berdoa = semoga sukses ==================== Latihan Soal KNUKP Hal.... : 10 x 100% .. Bila kurang.. C.PANITIA UJI KOMPETENSI Kunci Jawaban Pengetahuan Komprehensif 1 A 2 A 3 C 4 B 5 B 6 D 7 C 8 D 9 C 10 A Aplikasi 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 C D C A B C A C B A Berpikir kritis / afektif 21 A 22 B 23 B 24 A 25 C 26 B 27 B 28 C 29 D 30 D PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONEDIA PROVINSI DKI JAKARTA Prosentasi Jawab Benar Benar : 10 x 100% Benar : 10 x 100% Benar : 10 x 100% .. berarti anda telah memahami penggunaan teori dalam praktek keperawatan. Bila kurang.... Bila nilai anda tinggi dalam aplikasi... Bila nilai anda tinggi dalam pengetahuan komprehensif... Bila nilai anda tinggi dalam berpikir kritis/afektif. : 10 x 100% = % = % = % Interprestasi: A. 6 dari 6 ...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful