Anda di halaman 1dari 15

Pentingnya K3 di Laboraturium dan Bengkel

Dalam melakukan kegiatan didalam laboratorium dan bengkel, kita harus menyadari bahwa kecelakaan kerja dapat datang kapan saja, untuk itu penting sekali aspek keselamatan dan kesehatan kerja disini.

Merupakan kebijakan manajemen untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada laboratorium, melindungi alat - alat milik kampus dari kerusakan dan memberikan keamanan kepada para mahasiswa sehubungan dengan pengoperasian dan penggunaan fasilitas laboratorium dan bengkel.

Tahap awal yang harus dilakukan sebelum praktek


Pada tahap awal kita harus mengetahui : 1. Kegiatan yang akan dilakukan. 2. Bahan-bahan yang tersedia. 3. Fasilitas peralatan yang tersedia. 4. Peralatan K3 yang tersedia. Pelaksanaan manajemen dikelompokkan menjadi : Perencanaan (Planning ) Organisasi ( Organizing ) Pelaksaan ( Actuating ) Pengawasan ( Controlling )

Tujuan yang ingin dicapai dalam keamanan laboraturium atau bengkel adalah:
1). Mencegah kehilangan dan penyalah gunaan 2). Mengurangi biaya operasional 3). Meningkatkan proses pekerjaan dan hasilnya 4). Meningkatkan kualitas kerja 5). Mengurangi resiko kehilangan 6). Mencegah pemakaian yang berlebih 7). Meningkatkan kerja sama 6). Pengamanan Laboratorium

Infrastruktur laboraturium dan Bengkel


a. Laboratory and workshop assessment Hal ini mencakup tentang lokasi, konstruksi laboratorium dan fasilitas lain termasuk pintu utama, pintu darurat, jenis meja, jenis atap, jenis dinding, jenis lantai, jenis pintu, jenis lampu yang dipakai, jenis ventilasi, jenis AC, jenis tempat penyimpanan, jenis lemari bahan kimia, optic, timbangan, instrument lain, kondisi laboratorium, pembuangan limbah dan sebagainya

b. Fasilitas Umum Fasilitas ini mencakup bahasan tentang kebutuhan listrik, sumber listrik, stabilitas tegangan, distribusi arus, jenis panel listrik, jenis soket, sumber air, jenis keran yang dipakai, jenis pembuangan air, instalasi air, instalasi listrik, keadaan toilet, jenis rung persiapan, ruang perbaikan/workshop, penyediaan teknisi, penyediaan dana dan sebagainya.

Hal yang harus diperhatikan pada saat di laboraturium maupun bengkel : Kurangi bercanda pada saat praktek. Perhatikan rambu rambu di daerah sekitar praktek. Jangan bermain main dengan alat yang kita tidak ketahui fungsinya. Selalu menjaga kebersihan.

Pengamanan di dalam bengkel dan laboratorium meliputi:

Tanggung Jawab. Kerapihan. Pertolongan Pertama. Pakaian (Wear pack) Pintu darurat Alat - alat bengkel dan laboratorium Pemadam kebakaran (Fire Extinguiser )

Sifat bahaya di lingkungan kerja :


Ada 4 sifat bahaya di sekitar lingkungan kerja yaitu; Bahaya yang bersifat fisik Bahaya yang bersifat kimia Bahaya yang bersifat Biologik

Sumber-Sumber Bahaya di Tempat Kerja:


Bahaya yang berasal dari bangunan, peralatan dan

instalasi Bahaya yang berasal dari bahan Bahaya yang berasal dari proses Bahaya dari cara kerja Bahaya yang berasal dari lingkungan kerja yang kurang memadai

Peralatan Keselamatan Individu

Pelindung Kaki (Safety shoes) Pelindung Kepala Sarung tangan Kacamata Masker Pelindung seluruh badan (Wear pack)

Tanggung Jawab Keselamatan & Kesehatan Kerja


1. Bagi Mahasiswa 2. Bagi Instruktur/Pembimbing

Tanggung jawab Keselamatan & Kesehatan Kerja untuk mahasiswa yaitu:


Mengerti dan mengikut program keselamatan dan

prosedur kerja yang sudah di sediakan. Memakai peralatan keselamatan individu Tidak bercanda pada saat bekerja Dilarang masuk ke lokasi kerja jika masih berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol. Tetap menjaga kondisi kebersihan dengan baik setelah praktik

Tanggung Jawab Keselamatan & Kesehatan Kerja Instruktur/Pembimbing


Melakukan pelatihan tentang program sistem

informasi material berbahaya di lingkungan kerja Membuat prosedur kerja aman yang khusus untuk menghindari resiko cidera bagi mahasiswa Menyediakan dan menggunakan perkakas, peralatan dan material yang layak guna dan aman Membuat dan mensosialisasikan prosedur tanggap darurat kepada semua mahasiswa

Kesimpulan

K3 sangat berkaitan erat dengan fasilitas di dalam bengkel Keselamatan berharga mahal dan jika terjadi kecelakaan, kerugian yang ditanggung akan berharga sangat mahal pula Jika kita menerapkan sifat safety, meskipun sedikit mengeluarkan biaya, akan tetapi keuntungan yang didapat akan sangat besar Manfaat K3 salah satunya menekan faktor penyebab utama kecelakaan secara signifikan Tidak terjadi kecelakaan = Safety berjalan baik = Safe Condition = Mahasiswa, pembimbing, dan peralatan berjalan sempurna Terjadi kecelakaan ringan/berat = Safety berjalan buruk = Unsafe condition = Salah siapa? Menyadari akan pentingnya unsur-unsur safety, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan

4 Orang penanya
SILAHKAN ANGKAT TANGAN!!!!!

Anda mungkin juga menyukai