Anda di halaman 1dari 161

S Y D

Ny. R.A. Soepartien Moestopo Pelindung dan Penyelamat Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo

drg. J.M. Joesoef Moestopo, BSc. (Aim) Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo Periode Kedua (Tahun 1986 2005)

drg. H. Hermanto J.M., SKG, MM Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo Periode Ketiga (Tahun 2005 - sekarang)
iv

KELUARGA PROF. DR MOESTOPO DI JAKARTA


S.T. Rachmat Moestopo (Aim)

EX. Soeseko Moestopo

PENGURUS BAD AN PENYELENGGARA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

KETUA ].M.,

SEKRETAEIS

drg. H. Hermanto J.M., SKG, MM drg. Lukas Kusparmanto

J.M.,

BENDAHAM SKG Johanes Kusdarmanto

SAMBUTAN KETUA BAD AN PENYELENGGARA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO


Dengan mengucapkan Puji dan Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas Rahmat dan Karunia-Nya yang diberikan kepada kita semua, bahwa penyempurnaan buku sejarah Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo oleh Team Revisi buku sejarah Ys.UPDM telah selesai. Dengan terbitnya buku ini diharapkan mahasiswa UPDM(B) dapat tnemperoleh gambaran dan mengetahui lebih jauh dari sudut pandang yang lebih dalam mengenai Yayasan, Rektorat, Koordinatorat Lembaga-lembaga dan bid. Usaha, FakultasFakultas, RSGM dan PBIKG serta Pascasarjana di lingkungan UPDM(B) dan bagaimana perjuangan seorang manusia Indonesia bernama Prof. Dr. Moestopo dalam mengembangkan Ys.UPDM menjadi sesuatu wadah yang berdaya guna untuk perjuangan eksistensi Bangsa dewasa ini. Kedepan tantangan yang akan dihadapi semakin kuat dalam persaingan dengan Perguruan Tinggi dalam Negeri maupun akan masuknya Perguruan Tinggi Luar Negeri, untuk itu mau tidak mau kita harus melakukan perubahan dan Yayasan telah merencanakan perubahan tersebut dengan tetap berpegang pada Filosofi dan Manajemen yang telah digariskan oleh Aim. Prof. Dr. Moestopo. Dalam buku ini disajikan pengalaman - pengalaman aim. Prof. Dr.Moestopo, yang dapat mengilhami generasi muda dan mahasiswa UPDM(B) untuk meneruskan cita-cita dan perjuangan Aim. Prof. Dr. Moestopo. terutama dalgm mengisi kemerdekaan demi tercapainya masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan UUD'45. Kepada semua pihak yang telah membantu sehingga buku ini dapat diselesaikan, kami mengucapkan terima kasih, mudahmudahan Allah SWT memberikan imbalan sesuai dengan amal baktinya dan juga kami menyadari bahwa dalam penulisan buku ini terdapat kekurangan - kekurangan, untuk itu kami akan sangat berterima kasih apabila ada saran-saran perbaikanguna edisi selanjutnya. Harapan kami semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih

Jakarta,

Juli 2008

drg. H. Hermanto f.M, SKG, MM Ketua

v i i

Kata Pengantar Edisi Keempatbelas


Segala puji patut disampaikan kepada Allah Tuhan Yang Maha Pengasih yang telah mengasihi warga Ys. UPDM sehingga buku sejarah ini selalu dapat dilengkapi dengan perkembangan keberhasilan terbaru dari perjalanan pengabdian YS. UPDM kepada tnasyarakat, bangsa dan negara melalui bidang pendidikan tinggi. Keberhasilan kali ini adalah mata rantai perjuangan panjang dari Pak Moestopo sebagai pejuang kemerdekaan dalam membela negara dan sebagai pejuang kemanusiaan dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia melalui jalur pendidikan yang bermuara pada penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional sekaligus penerima Bintang Maha Putra Ad h i P r a da n a k e pa d a a l ma r h u m P r o f . D r . M o e s t o p o . Melalui buku sejarah ini rangkaian perjalanan kiprah perjuangan Moestopo secara estape dapat diikuti dan dicermati secara konsisten dalam mengaktualisasi filosofi perjuangan beliau, terutama bagi warga Ys. UPDM dan segenap civitas academica UPDM(B) yang menjadi tumpuan harapan beliau untuk tumbuh dan berkembang sehingga mempunyai nilai berlandaskan pada wawasan kebangsaan sehingga mempunyai nilai kejuangan yang tinggi untuk memelihara keutuhan NKRI yang kita cintai bersama. Melalui buku kecil ini semoga muncul generasi penerus Moestopo yang mempunyai harapan besar dan cita-cita luhur serta bangga sebagai almamater UPDM(B) yang mewarisi nilai-nilai kepahlawanan di dalam mengaplikasikan keilmuannya kelak. Kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian buku sejarah ini, kami ucapkan terima kasih. Jakarta, Juli2008

Ketua Team,

Ttd.

Drs. H. Hanafi Murtani, MM viii

PENERUS MOESTOPO Pelihara Nuranimu


Hari ini 13 Juni 2006 sesungguhnya ulang tahunku walaupun aku telah tiada Bahkan anakku yang kutitahkan sebagai penerus, juga telah tiada Tetapi Tuhan tetap berkehendak, kini cucuku sebagai penerus Semoga berkah Tuhan dan PetunjukNya tnemelihara nuranimu Coba tengok kiri-kananmu, taman yang kubuat betapa indah Bunga-bunga bangsa mulai merekah menatap langit Sayangkan kalau banyak hama disekelilingnya Tugasmu menjaga bunga dari sengatan hama yang mematikan Coba tengok kebelakangmu, banyak bibit unggul yang menanti belaianmu Rapatkan barisan luruskan niatmu, garap tamanku dengan keluhuran budi Bersatu padulah kamu untuk mengurus bibit unggul itu Agar bunga bangsa mekar silih berganti mengharumi bumi pertiwi Coba pandang kedepanmu, di sana terpampang nuansa cita-citaku Membangun bangsa merdeka yang bebas dari belenggu kebodohan Bangsa yang berani menghadapi tantangan masa depan Jangan kau kotori tamanku dengan perbuatan yang menjijikan Wahai keluarga besar Moestopo, anak cucuku, sahabatku, muridku Ingat selalu pesanku, jujur, adil, patriotic, terbuka dan demokratis Jangan sekali-kali kau ingkari nuranimu pada Moestopo Beragama Takutpada Tuhanmu saatmemimpin,jangan takutmanusia dalam kebenaran Semoga Moestopo tetap Jaya walau aku telah tiada Semoga di alamku aku menikmati pahala kebaikanmu Kamu yang berjuang akan sejahtera, tentram dan bahagia Moestopo Beragama dan Bangsaku Tercinta tetap lestari di Dunia Imajinasi Moestopo diulang tahunnya Jakarta, 13 Juni 2006 Hanafi Murtani Puisi Nurani

i x

DAFTARISI

SAMBUTAN KETUA BADAN PENYELENG GARA YAYASAN UPDM.........................................................vii KATA PENGANTAR EDISIKEEMPAT BELAS........................viii PENERUS MOESTOPO........................................................ix DAFTAR ISI BAB I BAB II : : Pendahuluan.................................................. 1 Riwayat Hidup Prof. Dr. Moestopo................... 4 Riwayat Hidup Ibu RA. Soepartien Moestopo... 22 Riwayat Hidup J.M. Joesoef Moestopo................ 23 Riwayat Hidup Drg. H. Hermanto J.M., SKG...... 27 BAB III : Sejarah Berdirinya Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo.......... 28 Perketnbangan Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo......................................... 41

BAB TV

BAB V

: Badan Penyelenggara Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo........................... 55 : Koordinatorat Eembaga-Lembaga Dan Bidang Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo........... 63

BAB VI Usaha

BAB VII

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)..... 81

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 169

BAB I PENDAHULUAN

erbicara tentang Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo tak akan lengkap tanpa membicarakan figur pendirinya yaitu Prof. Dr. Moestopo. Setiap kali kita membicarakan Ys. UPDM, setiap kali itu pula di benak kita akan terbayang profil tokoh yang menyandang nama besar, bukan hanya karena jasa-jasanya di bidang pendidikan, tetapi juga sekaligus sebagai pimpinan dan pelopor di berbagai bidang yang rasanya terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu. Seperti kata pepatah, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati men-inggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Nama besar Prof. Dr.

M o e s to p o tid a k t c n g g e la m s e k a lip u n b e lia u te la h tia d a . K c u n ik a n p rib a d i


beliau seolah-olah menitis kekhasan pada Yayasan yang ditinggalkannya, yang tidak mungkin ditiru atau digunakan oleh yayasan lain. Motto Prof. Dr. Moestopo, pada masa revolusi fisik "berjuang sampai titik darah penghabisan", dan pada masa damai "bekerja keras sampai titik keringat dan otak terakhir". Hal tersebut diharapkan memotivasi semangat juang para anak didiknya untuk terus bekerja dan berprestasi sesuai dengan profesi masing-masing dalam rangka

mengisi kemerdekaan, lebih-lebih di dalam era pembangunan dewasa ini. Apabila generasi Prof. Dr. Moestopo telah menjawab tantangan zamannya dengan penuh patriotisme dan heroisme yang menyala berkobar di setiap dada, dengan semangat "Merdeka atau Mati". Kita sebagai penerus dari Prof. Dr. Moestopo harus dengan semangat yang sama untuk menjawab tantangan zaman, dalam mengisi kemerdekaan dengan melaksanakan pembangunan di segala bidang. Pada masa kini, bentuk dan wujud patriotisme dan heroisme tentunya berbeda dengan patriotisme serta heroisme ketika Prof. Dr. Moestopo melawan dan mengusir penjajah. Oleh karena itu bila ada pendapat yang menganggap, bahwa patriotisme dan heroisme itu sudah luntur, yaitu dengan adanya penilaian, bahwa generasi muda hidup santai di dalam menghadapi berbagai masalah nasional dan kurang mempersiapkan diri

1 untuk mengisi kemerdekaan, sehingga dikatakan, bahwa kecintaan ter-hadap tanah air telah luntur dan jiwa nasionalisme telah kendur. Hal ini tidak seluruhnya benar, sebab generasi sekarang berbeda dengan generasi '45. Problematika yang dihadapi juga tidak sama, situasi dan kondisinya pun berbeda, maka dengan sendirinya strategi dan taktik yang diterapkan menjadi berbeda pula. Patriotisme generasi '45 ditunjukkan dengan mengangkat senjata melawan penjajah Belanda yang mau kembali ke bumi Indonesia. Wujud kepahla-wanannya adalah berani mati untuk membela kemerdekaan dan tanah air. Pada situasi tahun 1945, semboyan para pahlawan kita waktu itu adalah "Merdeka atau Mati". Perlu disadari benar, bahwa bentuk perjuangan masa silam, masa sekarang, dan masa yang akan datang berbeda. Namun pada hakekatnya tantangan-nya tetap sama, yaitu mengemban amanat penderitaan rakyat. Kalau dulu kita menggunakan senjata bambu runring, maka saat ini kita harus siap bekerja dengan teknologi yang mutakhir, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengisi kemerdekaan melalui pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Berdasarkan pemikiran dan ide dasar tersebut diatas, maka Prof. Dr. Moestopo bersama dengan pejuang lainnya setelah selesai melaksanakan tugas dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan beliau menga-rahkan perjuangannya pada bidang pendidikan. Arah perjuangan tersebut diwujudkan dalam bentuk pengembangan diberbagai Universitas Negeri dan Swasta, diantaranya mendirikan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Perjuangan beliau dalam bidang pendidikan memiliki cita-cita luhur untuk mendidik generasi muda sebagai kader dan penerus cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Berdirinya Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo memang tidak dapat lepas dari semangat pendirinya yang demikian meluap-luap, sehingga rasanya tidak ada wadah yang cukup besar untuk menampung semua ide yang dicetuskannya. Sebagai generasi penerus yang diwarisi cita-cita perjuangan dan pengabdian Prof. Dr. Moestopo, kita harus meneladani semangat beliau yang tak kunjung padam sebagai Pejuang Sarjana dan Sarjana Pejuang. Untuk memberikan gambaran siapa dan bagaimana Prof. Dr. Moestopo itu sebenarnya, serta untuk memahami nilai-nilai perjuangannya agar dapat dijadikan sumber motivasi dan keteladanan bagi generasi penerus, berikut ini disajikan cuplikancuplikan riwayat hidup dan pengabdian Prof. Dr. Moestopo.

BAB II RIWAYAT HIDUP PROF. DR. MOESTOPO

rof. Dr. Moestopo lahir di Ngadiluwih, Kediri pada tanggal 13 Juni 1913. Ayah beliau bernama R. Moentoro Kusumowinoto, seorang pensiunan pembantu Bupati Kediri, sedangkan ibu beliau bernama Ny. Indoen Soekidjah. Kehidupan masa kanak-kanak Moestopo tidaklah se-cerah anak-anak sebayanya betapa tidak, sejak berusia 5 tahun beliau tinggal dirumah pamannya R. Kusumo Adinoto adik dari ayahnya yang menjabat sebagai Bupati Kediri. Moestopo tidak lama tinggal bersama pamannya, setelah masuk di HIS (Holland Indische School) Moestopo kembali berada ditengahtengah kedua orang tuanya. Setelah pensiun sebagai Wedana ayah beliau bekerja sebagai Fiscal Grifier di Kediri. Namun Moestopo tidaklah lama hidup di tengah-tengah kedua orang tuanya, karena ayahanda tercinta meninggal dunia pada saat Moestopo masih duduk di kelas V HIS. Agar Moestopo dapat melanjutkan sekolahnya beliau dititipkan pada kakak Ibunya yang menjabat Wedana di Plemahan Kediri. Selain bersekolah di HIS pada pagi hari, untuk memperoleh bekal spiritual, Moestopo juga bersekolah di madrasah pada sore hari. Selama tinggal bersama pamannya, Moestopo memperoleh ketrampilan menggembalakan kambing dan menanam sayursayuran berupa kubis dan jenis sayur-sayuran lainnya. Bahkan sewaktu duduk di kelas VI dan kelas VII HIS, Moestopo menjadi jongos (pembantu) pada kediaman Kepatihan Kediri mulai pukul 21.00 sampai dengan pukul 23.00. Untuk menambah penghasilannya di samping menjadi jongos di Kepatihan Kediri, maka pada hari Rabu minggu terakhir setiap bulan, Moestopo terpaksa tidak dapat masuk sekolah karena harus bekerja sebagai juru tulis di pasar ternak yang menjual kambing, sapi dan kerbau. Hal ini senantiasa dilakukannya dengan senang hati dan bersungguh-sungguh sesuai dengan keteladanan Thomas A. Edison, penemu listrik yang menjadi idola beliau. Selepas dari HIS, Moestopo meneruskan sekolahnya ke kelas VoorKlas Mulo (Per-siapan Sekolah Lanjutan Pertama) yang dibiayai bersama oleh saudara misannya, kakaknya dan seorang dermawan yang berasal dari Solo yaitu Raden Mas Supardi, serta oleh kakak iparnya Raden Sujadji sampai duduk di kelas II Mulo.

4 Setelah lulus Mulo, Moestopo melanjutkan ke sekolah HIK (Sekolah Guru/ Onderbouw) dan sejak kelas III HIK beliau mengikuti saudara misannya Raden Sutari sampai duduk di kelas II Stovit (Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi), sementara pembiayaannya dibantu oleh kakaknya sendiri Raden Moestajab yang pernah menjabat sebagai Walikota Surabaya. Sejak duduk di kelas III Stovit, Moestopo mulai berdikari. Untuk membiayai pendidikan dan kehidupannya sehari-hari, pada waktu sore hari setelah pulang kuliah, beliau berdagang beras dan barangbarang kelontong kebu-tuhan hidup sehari-hari dengan menggunakan gerobak dorong. Kegiatan yang dilakukan setiap hari mulai pukul 13.00 sampai pukul 16.00 diawali dengan menjual satu kotak sabun. Akhirnya beliau dapat menjadi leveransir kebutuhan rumah tangga Asrama Kristen Surabaya, Asrama Dokter NIAS Surabaya dan keluarga besar di daerah Tambaksari. Kemudian Moestopo tidak hanya menjadi leveransir kebutuhan rumah tangga saja, melainkan juga sebagai Dental Technician Prof. M. Knap, Guru Besar Stovit Surabaya yang berkebangsaan Belanda. Pekerjaan ini dilakukan setiap malam mulai pukul 17.00 sampai pukul 24.00 dan bahkan kadang-kadang baru selesai pada pukul 02.00 dinihari. Dari hasil kerja kerasnya, Moestopo mampu membiayai kuliah dan ke-hidupan sehari-hari, bahkan beliau mampu menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk membeli sebuah rumah sederhana beratap alang-alang yang terletak di pinggir kota Surabaya. Tetapi karena letaknya di pedesaan, tidak jarang bila hujan turun, rumah dan halaman beliau digenangi air. Pada hari Minggu dan hari-hari libur, Moestopo tidak tinggal berpangku tangan saja di rumah, melainkan turut kerjabakti bersama masyarakat di sekitarnya. Kerjabakti ini merupakan salah satu bentuk gotong-royong sebagai ciri khas bangsa Indonesia.

Demikian pula Moestopo sebagai mahasiswa dan generasi muda pada waktu itu berhasil mengajari masyarakat di sekitarnya mengenai sistem keamanan dengan menggunakan tanda atau bunyi kentongan jika ada pencuri masuk ke desa, sehingga pencuri tersebut akan gagal melaksanakan aksi pencuri an.

5 Setiap malam sepulang dari bekerja sebagai Dental Technician, Moestopo yang waktu itu masih duduk di tingkat akhir Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi Stovit, sudah ditunggu oleh masyarakat yang ingin meminta perto-longan pengobatan kepadanya. Dengan kegiatan ini, keuntungan ganda dapat diperoleh Moestopo, karena setiap malam ada saja orang yang telah menyediakan makanan untuknya dan di pihak lain beliau juga berhasil mengamalkan ilmu untuk meringankan beban penderitaan orang lain melalui pengobatan yang diberikannya. Lalu timbul pertanyaan, kapan Moestopo menggunakan waktu untuk belajar? Beliau menggunakan waktu untuk belajar setiap ada kesempatan, dengan membagi waktu seefisien dan seefektif mungkin. Karena terbukti kemudian, Moestopo mampu menyelesaikan pendidikan Kedokteran Gigi dan lulus menjadi dokter gigi tepat dalam waktu lima tahun, yaitu pada tahun 1937. Setelah lulus sebagai dokter gigi pada tahun 1937, dr. Moestopo tetap menjadi leveransir bahan-bahan kebutuhan rumah tangga dan alat-alat Dental Tehnik. Tetapi bila Prof. M. Knap pergi ke luar negeri, maka dr. Moestopo yang menggantikan praktiknya. Pada hari Minggu dan hari-hari libur, dr. Moestopo sebagai seorang dokter gigi tidaklah tinggal berpangku tangan saja. Untuk mengamalkan ilmu bagi bangsanya yang masih hidup menderita di bawah penjajahan Belanda, beliau pergi ke alun-alun Gresik dan membuka praktek cuma-cuma di sana. Hal ini dilakukannya untuk menolong pasien yang tidak mampu, terutama pada hari Minggu pagi, karena memang jarak Surabaya-Gresik tidaklah terlalu jauh, hanya kurang lebih enam belas kilometer. Setelah mampu membeli alat-alat kedokteran gigi model genjotan, dr. Moestopo membuka praktek hingga larut malam di Gresik. Dari berbagai kegiatan di bidang kedokteran gigi, beliau sebagai seorang sarjana dokter gigi telah melaksanakan pola hidup sederhana dan kewajiban sosial terhadap masyarakat di sekitarnya. Dari penghasilan membuka klinik di Gresik dan praktek partikelir di Surabaya, akhirnya dr. Moestopo dapat membeli alat-alat kedokteran gigi yang lebih baik dan membuka praktek di Jalan Princesenlaan Surabaya.

6 Pada waktu Prof. M. Knap ditugaskan melaksanakan wajib milisi untuk memerangi Jepang, dr. Moestopo diangkat sebagai Wakil Direktur Sekolah Kedokteran Gigi (Stovit) Surabaya oleh Prof. Dr. Van Zeben. Beliau selalu menasehati bahwa sebagai seorang pemimpin hendaknya harus selalu waspada dan melakukan introspeksi. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1942 dr. Moestopo diangkat sebagai Wakil Kepala Sekolah Tinggi (Sikka Daigaku) di bawah Direktur Prof. Dr. Sjaaf. Saat itu, dr. Moestopo telah menjadi asisten Prof. Sjaaf bersama-sama dengan asisten-asisten lainnya seperti Prof. Dr. Asil Asikin dan Prof. Dr. In-drojono yang kemudian menjadi ahli biologi di Universitas Gajah Mada. Selama menjabat sebagai Wakil Kepala STOVIT Surabaya dr. Moestopo dianjurkan untuk memasuki pendidikan kemiliteran yang tergabung dalam PETA (Pembela Tanah Air) yang di dirikan untuk membantu pasukan Jepang di Indonesia. Akhirnya dr. Moestopo memasuki pendidikan kemiliteran PETA di Bogor yang borlangsung selama 120 hari. Dengan demikian untuk sementara dr. Moestopo meninggalkan profesinya sebagai dokter gigi dan mulai beralih profesi di bidang kemiliteran. Setelah selesai menjalani pendidikan dasar kemiliteran PETA di Bogor, dr. Moestopo diangkat sebagai Cudanco Cudan Satu, Daidanco Buduran Sidoarjo, melalui pendidikan tiga tahap, yaitu:

1.

Bogio yang berarti pertahanan (Defence) dibuat untuk membuat kubu pertahanan (Zinzi) di kota Porong dalam menghadapi serangan dari Surabaya dan Sidoarjo. Genzizigatzu yaitu memberi pelajaran bercocok tanam, pembuatan jalan dan perkebunan di pegunungan pada daerah perbatasan kota Surabaya-Malang untuk menjaga gerak mundur pasukan, jika ada serangan musuh. Kyuku yang berarti pendidikan, mendidik penterjemah bahasa Jepang ke bahasa Indonesia (Cuyaku).

2.

3.

7 Dalam pendidikan PETA di Bogor, ada enam orang Daidanco bekas Cudanco yang merupakan lulusan-lulusan terbaik, diantaranya Panglima Besar Sudirman, Letjen. Gatot Subroto dan dr. Moestopo. Dalam ujian Daidanco Bogor ini, dr. Moestopo memperoleh predikat lulus dengan cum laude, dengan mempertahankan disertasinya yang berjudul: "Penggunaan Bambu Runcing yang Pucuknya Diberi Kotoran Kuda untuk People Defence-Attack dan Biological Warfare (perang biologis)". Dikemudian hari hasil penemuan dr. Moestopo berupa bambu runcing yang ujungnya dibubuhi kotoran kuda itu sangat ditakuti tentara Belanda dan Jepang. Untuk selanjutnya bambu runcing ini banyak dipakai oleh para pejuang kita dalam melakukan penyerangan mendadak terhadap tentara Belanda dan Jepang. Kemudian dr. Moestopo diberi tugas sebagai Daidanco (perwira setara dengan komandan batalyon) di Gresik, yang berkekuatan 866 orang (kurang lebih satu batalyon) untuk mempertahankan pantai Karesidenan Surabaya. Masa pendudukan Jepang berakhir, ketika kota Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh tentara Amerika pada tahun 1945, dan sejak saat itu Jepang menyerah kepada Sekutu. Bersamaan dengan berakhirnya pendudukan Jepang di Indonesia yang berlangsung selama tiga setengah tahun, Indonesia memproklamasikan dirinya sebagai Negara yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Dengan adanya Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, maka secara de jure dan de facto yang memerintah Indonesia adalah Negara Ke-satuan Republik Indonesia. Tetapi dengan menyerahnya Jepang di tangan Amerika dan sekutu-sekutunya, maka semua persenjataan tentara Jepang harus diserahkan kepada sekutu yang diwakili oleh tentara Inggris. Dengan merdekanya Indonesia sebagai Negara Republik, seharusnya persenjataan tentara pendudukan Jepang di Indonesia diserahkan kepada Indonesia, tetapi pada kenyataannya akan diserahkan kepada tentara Inggris yang pada waktu itu belum ada di Indonesia. Untuk menerima penyerahan senjata Jepang, maka sebagian tentara Inggris yang semula ditempatkan di India akan ditempatkan di Indonesia guna mengurus pemulangan tentara Jepang. Namun kondisi ini tidak mengun-tungkan Indonesia sebagai negara yang baru merdeka. Karena 8 --------------------------------------------------------------------------------------------

tentara kolonial Belanda yang telah terusir oleh Jepang pada tahun 1942 ingin kembali menjajah Indonesia yang telah merdeka dengan membonceng kehadiran tentara Inggris yang mempunyai tugas mengurus pemulangan tentara Jepang dan menerima penyerahan senjata dari Jepang. Pada tanggal 30 September 1945 rombongan Bung Karno yang didalamnya ikut serta Opsir sekutu datang dari Jakarta ke Surabaya dan bertempat di aula Gubernuran Jawa timur. Pada saat itu diantara deretan para pem-impin pemerintah Indonesia yang baru merdeka dan para opsir sekutu, dr. Moestopo berdiri tegak dengan sikap sempurna seorang militer sambil tangan kirinya memegang ujung Bendera Merah Putih, beliau berkata"Bung Tembak saya disini, di depan para opsir bule itu biar mereka menyaksikan dengan puas. Arahkan mulut senapan itu kepada saya dan semburkan pelurunya kala saya selesai memberikan hormat pada Bung". Semua orang terdiam baru kemudian Bung Karno berteriak dengan suara mengledek "Tidak! hanya saya Presiden Republik Indonesia yang bisa membunuh Moestopo", maka keesokan harinya pada tanggal 1 Oktober 1945 keluar surat perintah Presiden Republik Indonesia yang di tulis tangan oleh Bung Karno kepada Jendral dr. Moestopo untuk mengkoor-dinir tenaga perjuangan untuk memperkuat pertahanan dan stabilitas Negara Republik Indonesia. Dr. Moestopo yang telah memi-liki ketrampilan sebagai seorang militer dengan adanya Prokla-masi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 tidak tinggal diam begitu saja. Dengan satu batalyonnya yang ditempatkan di Gresik oleh Jepang, dr. Moestopo membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) Jawa Timur selaku Penanggung Jawab Keamanan Rakyat Jawa Timur. Kemudian dr. Moestopo oleh Pemerintah Pusat yang pada waktu itu berkedudukan di Jakarta diangkat sebagai Penanggung Jawab Revolusi

Sural perintah yang pernah ditulis tangan oleh Presiden RI pertama. untuk Dr. Moestopo. (Rep. BM)

Jawa Timur dan Menteri Pertahanan Ad. Interim. Dengan jabatan tersebut, dr. Moestopo berdiplomasi mendatangi Jenderal Iwabe yang berkedudu-kan sebagai Panglima Angkatan Darat Tobu Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan Jenderal Shibata sebagai Panglima Angkatan Laut Jepang yang ditempatkan di Indonesia Timur untuk mendapatkan semua senjata dan semua peralatan perangnya sebelum diserahkan kepada tentara Sekutu yang diwakili tentara Inggris. Karena posisi tentara Jepang yang diberi tugas oleh Sekutu untuk menjaga keamanan Indonesia sebelum tentara Inggris datang, memaksa Jepang untuk tidak begitu saja menyerahkan semua senjata dan peralatan perangnya kepada Indonesia. Dengan tidak diserahkannya senjata tersebut, memaksa dr. Moestopo dengan pasukan keamanan rakyat dan para pemuda dengan persenjataan seadanya seperti bambu runcing, menyerang markas Ken Pei Tai Jepang di Surabaya. Dengan adanya serangan tersebut, maka seluruh persenjataan dan peralatan perang di Surabaya diserahkan kepada pejuang kita. Dari penyerangan itulah kemudian lahir perkataan bambu runcing mengalahkan senjata modern. Kemudian dengan kereta api dr. Moestopo mengirimkan senjata dan peralatan perang tersebut kepada para pejuang untuk mempersenjatai perjuangan rakyat di Jakarta Raya, Bekasi, Klender, Garut, Cirebon, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan dan daerah lainnya. Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, tentara Inggris di bawah pimpinan Jenderal Mallaby datang ke Indonesia dan hanya dapat melucuti senjata Jepang di Jakarta dan di Bandung. Di Surabaya, Jawa Timur dan Jawa Tengah tentara Inggris tersebut tidak dapat melucuti senjata Jepang, karena semua senjata-senjata itu sudah dibagi-bagikan ke seluruh rakyat pejuang arek-arek

Suroboyo dan telah disebarkan ke seluruh Indonesia, kecuali pulau Sumatra. Dengan tidak berhasilnya melucuti persenjataan tentara Jepang di Surabaya, Jawa Timur dan Jawa Tengah, tentara Inggris kemudian menyerang Surabaya. Serangan itu tidak didiamkan begitu saja oleh Tentara Badan Keamanan Rakyat dan rakyat Surabaya. Tetapi dihadapi dengan serangan balasan yang dipimpin oleh dr. Moestopo selaku Penanggung Jawab Revolusi Jawa Timur. Taktik yang dipergunakan oleh dr. Moestopo adalah taktik Himizhu Zensosen (Perang Rahasia/Gerilya) digabung dengan Perang

1 0 ---------------------------------------------------------------------------Sengaisen (Perang Kota). Akibat serangan balasan tersebut, Jenderal Mal-laby sebagai Komandan Pasukan Inggris yang telah berpengalaman dalam Perang Dunia II terpaksa mengibarkan bendera putih, bahkan dalam suatu peristiwa di dekat Jembatan Merah Surabaya, Jenderal Mallaby tewas oleh peluru Arek-Arek Suroboyo. Tewasnya Jenderal Mallaby di Surabaya, bukanlah tanggung jawab dr. Moestopo, karena perintah perang telah dihentikan oleh Bung Karno dan Bung Hatta yang secara khusus datang ke Surabaya untuk menyelesaikan perang antara Badan Keamanan Rakyat beserta ArekArek Suroboyo mela-wan tentara Inggris. Dalam kesempatan itu, dr. Moestopo yang akhirnya dipensiunkan sebagai Jenderal penuh oleh Bung Karno, berkesempatan menyampaikan sebuah doku-men yang menyatakan, bahwa kedatangan tentara Inggris di Indonesia sebagai tentara Sekutu sebenarnya diboncengi oleh tentara Nica Belanda yang akan kembali menjajah Indonesia yang telah merdeka sejak tanggal 17 Agustus 1945. Dokumen itulah yang melatar-belakangi pertempuran di Surabaya. Karena seluruh bangsa Indonesia tidak ingin dijajah kembali oleh Belanda, dan seluruh rakyat Indonesia bersemPak Moes pada boyan lebih baik mati masa Revolusi daripada dijajah kembali oleh Belanda. Dengan motivasi itulah seluruh rakyat Fisik tercinta. Indonesia baik tua maupun muda, laki-laki atau perempuan, memanggul sen-jata untuk mengusir kembali penjajah Belanda dari tanah air Setelah dipensiunkan sebagai Jenderal penuh, kemudian dr. Moestopo diberi tugas sebagai Penasehat Agung Militer Presiden Republik Indonesia.

11

Selang beberapa waktu -kemudian, dr. Moestopo menerima telegram dari Perdana Menteri Sutan Syahrir agar datang ke Jakarta. Dr. Moestopo dijem-put oleh Letjen. Abdul Karnen naik mobil ke Jakarta dan langsung menuju rumah Walikota Jakarta Bapak Suwiryo. Kemudian dr. Moestopo menghadap Perdana Menteri Sutan Syahrir. Dr. Moestopo diusulkan kepada Presiden Sukarno untuk diangkat sebagai Menteri Pertahanan. Tetapi usul itu ditolak oleh Presiden Sukarno dengan alasan dr. Moestopo saat itu masih menjabat sebagai Penasihat Agung Militer Panglima Perang Tertinggi/Presiden Republik Indonesia Sukarno. Oleh Perdana Menteri Sutan Syahrir, dr. Moestopo bersama dengan Letjen. Soengkono diperbantukan kepada Menteri Pertahanan di bidang PEPOLIT dari wakil-wakil partai dan dr. Moestopo mewakili Angkatan Darat. Dengan hijrahnya Pemerintah Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta, maka seluruh aparat Pemerintah Republik Indonesia turut hijrah pula ke Yogyakarta. Pada pagi hari dr. Moestopo bertugas di Departemen Pertahanan dan bila malam hari beliau melakukan studi reklasering terhadap para pencopet, pelacur dan penjahat untuk direhabilitasi (reklasering). Manfaat dari studi reklasering itu digunakan untuk perjuangan. Para pencopet, pelacur dan penjahat yang telah direhabilitasi itu dibentuk menjadi barisan Terate yang diterjunkan di medan perang di Purwakarta, untuk membantu Divisi Siliwangi, dan di tempat-tempat pertempuran lainnya. Hal tersebut atas permintaan Sri Sultan Hamengku Buwono IX kepada dr. Moestopo agar para pencopet, pelacur, penjahat yang telah direhabilitasi dipindahkan dari kota Yogyakarta. Dr. Moestopo bersama-sama dengan Jenderal Sudirman, Jenderal Urip Sumoharjo, Komodor Suryadarma dan Laksamana Natsir dari Angkatan Laut serta Bung Tomo merupakan perintis organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pada waktu kedudukan Pemerintah Indonesia yang dipertahankan oleh Divisi Siliwangi terdesak oleh serangan tentara Belanda sampai di Purwakarta, dr. Moestopo diperintahkan oleh Bung Karno dan Jenderal Urip Sumoharjo untuk membantu Panglima Divisi Siliwangi Jenderal Nasution untuk merebut daerah Parahyangan yang sudah dikuasai Belanda sampai di Bandung. Kemudian dr. Moestopo ditunjuk sebagai Panglima Divisi Siliwangi Utara yang berkedudukan di Purwakarta. Di sepanjang Gunung Bukit Tunggul,

12 Burangrang dan Tangkuban Perahu sampai pegunungan di dekat Bogor, dr. Moestopo melatih dan membentuk Barisan Terate 0awa Sunda) dan Ajak Merah (Batak) yang dipimpin oleh anak-anak siswa Akademi Militer Yogyakarta, seperti misalnya: Prof. Dr. Subroto (Mantan Menteri Pertamban-gan), Letjen. Sajidiman (Mantan Dubes RI di Jepang), Jenderal Purnawirawan Widodo (Mantan KSAD), Letjen. Himawan Sutanto dan masihbanyak lagi yang sekarang telah menjadi Perwira Tinggi TNI. Banyak anak didik beliau yang telah menduduki pos-pos penting di dalam pemerintahan. Sewaktu menjadi Wakil Panglima Siliwangi, dr. Moestopo mengalami patah tulang akibat pertempuran menghadapi jagoan Belanda Kartalegawa dan pasukannya yang dibantu oleh pasukan Po An Tui (Tentara Cina yang mem-bantu Belanda). Sesudah adanya gencatan senjata, dr. Moestopo dikabarkan telah meninggal dunia. Usaha pencarian yang dilakukan Pemerintah akhirnya menemukan dr. Moestopo sedang dirawat di tengah hutan di daerah Cianjur oleh seorang petani. Kemudian dr. Moestopo dibawa ke Yogyakarta untuk dirawat di rumah sakit Bethesda. Tetapi belum sembuh benar dari sakitnya beliau menerima telegram untuk mengganukan Jenderal Sudirman sebagai Ko-mandan Markas Besar Pertempuran Jawa Timur. Untuk membantu merebut daerah-daerah yang diduduki Belanda, dr. Moestopo membawa satu kompi pasukan Ajak Merah dan bga batalyon Pasukan Terate yang bertindak sebagai inti pasukan penggempur guna membantu penyerangan terhadap kota Surabaya, Malang, Semarang dan daerah Jawa Barat. Disamping itu dr. Moestopo juga merangkap menjadi Panglima Teritorial Komando

Markas Besar Pertempuran Jawa Timur yang sudah memiliki pesawat terbang dan kereta api 'Cap Jago' jurusan Yogya-Malang yang dilengkapi dengan senjata otomatis dan kanon di atas kereta api. Setelah adanya rasionalisasi kepangkatan (Rera), seluruh anggota TNI pangkatnya diturunkan satu tingkat dan empat divisi diciutkan menjadi satu divisi. Brigjend. Dr. Moestopo kemudian diangkat menjadi Inspektur Infantri Markas Besar Komando Jawa, Komando Special Duty dan Pejabat Komandan Kesehatan Markas Besar Komando Jawa dengan pangkat Kolo-nel. Sedangkan Jenderal Soengkono menjadi Panglima Divisi Jawa Timur. Pada waktu Clash II dr. Moestopo bergerilya ke kompleks MerbabuMerapi dengan menerapkan siasat perang gerilya dan perang rahasia (secret war). Pada pagi hari dr. Moestopo melakukan profesinya sebagai

1 3 dokter gigi dengan memanfaatkan ramuan obat-obat tradisional yang telah dipelajarinya dari seorang dokter tua di Solo. Kemudian beliau juga membuat resep-resep obat tersebut untuk dikirimkan ke seluruh daerah pertempuran di Indonesia. Sedangkan pada malam hari beliau memimpin pasukannya untuk menggempur Belanda. Tanggal 27 Desember 1949, Yogyakarta dikembalikan kepada Pemerintah Republik Indonesia dan setelah pengakuan kedaulatan dari Belanda kemudian Republik Indonesia menjadi Republik Indonesia Serikat. Dr. Moestopo sebagai seorang Kolonel Infantri kembali ke profesinya semula sebagai Kepala Bagian Kedokteran Gigi MBAD (Markas Besar Angkatan Darat) dan dibantu Letkol. drg. Ali Dahlan, beliau memanfaatkan peralatan-peralatan medis yang ditinggalkan oleh tentara KNIL Belanda. Kemudian dr. Moestopo menjabat sebagai Kepala Bagian Bedah Rahang Rumah Sakit Angkatan Darat dan merangkap sebagai staf dosen Universitas Indonesia. Pada tahun 1953 beliau ikut mendirikan Rumah Sakit Jakarta. Pada tahun 1961 beliau dianugerahi gelar Profesor dalam bidang Bedah Mulut oleh Universitas Indonesia, serta memperoleh gelar Profesor Pancasila dan Biologi dari Universitas Pajajaran. Demikian pula beliau memperoleh brevet (keahlian) Bedah Rahang dari Prof. Dr. Ouw Eng Liang, brevet Orthodonsia dari Prof. Dr. Schonboum dan brevet Konservasi Gigi dari Prof. Dr. M. Knap. Pada tahun yang sama beliau diangkat sebagai Guru Besar di Universitas Pajajaran oleh Presiden Sukarno, kemudian dikukuhkan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1971 sebagai Guru Besar Bedah Mulut, Konservasi Gigi, Orthodonsia, Biologi serta Pancasila. Pada saat itu pula Prof. Dr. Moestopo bersama-sama dengan Dr. Ibnu Sutowo memperoleh tugas untuk menasional-isasikan perminy akan yang pada waktu itu masih dikuasai oleh Belanda. Dan akhirnya Prof. Dr. Moestopo mendirikan Akademi Minyak di Bandung yang kemudian dipindahkan ke Cepu.

Pak Aloes menjelang Clash II

1 4 ------------------------------------------------------------------------------------

Pada tahun 1962, Prof. Dr. Moestopo juga menjabat sebagai Ketua Tim Konsultasi Penganut Agama-Agama Seluruh Indonesia, sebagai Pendiri dan Pimpinan Pusat Perdamaian Dunia berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pada tahun ini juga beliau mendirikan Oral Surgery of South West Pacific. Pada tahun 1964, Prof. Dr. Moestopo mengadakan perjalanan keliling dunia kecuali ke negaranegara Australia, Afrika- Selatan, Cina, Norwegia dan Swedia. Di samping aktif di bidang kemiliteran, Prof. Dr. Moestopo juga turut ber-partisipasi dalam me-majukan pendidikan tinggi di Indonesia. Di bidang kedokteran gigi, selain beliau merupakan salah satu dokter gigi tertua di Indonesia, juga beliau ikut mendirikan berbagai Fakultas Kedokteran Gigi di Indonesia seperti di Universitas Indonesia, Universitas Pajajaran, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Sumatra Utara, Universitas Trisakti dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), sehingga sudah selayaknyalah bila PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) menganugerahkan gelar Bapak Kedokteran Gigi Indonesia kepada beliau sebagai ungkapan rasa penghargaan dan terima kasih atas sumbangsih Prof. Dr. Moestopo kepada dunia kedokteran gigi di Indonesia. Selain dari itu, Prof. Dr. Moestopo juga merupakan seorang pelopor perkem-bangan Emu Komunikasi (Publisistik) di Indonesia, karena beliau adalah pendiri Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pajajaran di Bandung dan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Jakarta. Bahkan beliau tidak setuju dengan gagasan Menteri P dan K, DR. Daud Yusuf untuk melebur Fakultas Ilmu Komunikasi menjadi salah satu jurusan pada Fakultas Emu-Emu Sosial. Berkat proposal yang disusunnya bersama-sama dengan staf pengajar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pajajaran dan dikirimkan kepada Menteri P dan K pada waktu itu, maka akhirnya Fakultas Ilmu Komunikasi tetap merupakan suatu Fakultas yang berdiri sendiri dan bukan merupakan salah satu jurusan pada Fakultas Emu-Emu Sosial. Prof. Dr. Moestopo memang gigih dalam mempertahankan keberadaan Ilmu Komunikasi (Publisistik) di Indonesia, karena dalam masa gerilya dulu, Prof. Dr. Moestopo sudah menggunakan dan merasakan keampuhan Emu Komunikasi dalam perang rahasia melawan Belanda. Bahkan untuk menandingi War Correspondence School dari Belanda yang bebas masuk Indonesia, dr. Moestopo pada tahun 1947 di Yogyakarta membentuk War Correspondence School yang muridnya antara lain Osa Maliki dan Dr. Umar Kayam. Pada era globalisasi peran komunikasi sangat menonjol, dan oleh karena itu Fakultas Ilmu Komunikasi perlu dikembangkan di seluruh Indonesia. 1 5

DAFTAR RIWAYAT HIDUP PROF. DR. MOESTOPO


Nama Tempat/tanggal lahir Agama Tempat/tanggal wafat Mayjen. TNI (Purn.) Prof. Dr. Moestopo OsOrth-Opdent-Prosth-Pedo/DHE Biol, Pane SPN. Ngadiluwih/Kediri, 13 Juni 1913. Islam. Bandung, 29 September 1986, dimakamkan pada tanggal 30 September 1986 di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung.

Pendidikan
Lulus dari Stovit (School Tot Opleiding Voor Indische Tandarts/Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi) tahun 1937 di Surabaya.

Pekerjaan:
1. 2. Tahun 1937 -1941 Asisten Dosen Ortodonsia dan Konservasi Gigi Stovit Surabaya. Tahun 1941 a. Wakil Dekan Stovit Surabaya. b. Kepala Bagian Klinik Gigi CBZ (Rumah Sakit Umum) Surabaya. Tahun 1942

3.

a.

b.

c.

Wakil Dekan Ika Daigaku Sikabu (Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi Surabaya pada masa penjajahan Jepang). Asisten Dosen Bagian Bedah Mulut Rumah Sakit Tentara Jepang di Surabaya. Mengikuti Latihan Kemiliteran Cudanco di Bogor yang tergabung dalam latihan PETA (Pembela Tanah Air).

4. 5. 6.

Tahun 1943 -1944 Bertugas sebagai Cudanco Buduran Sidoardjo. Tahun 1944 -17 Agustus 1945 Daidanco (Komandan Batalyon) berkedudukan di Gresik. Tanggal 18 Agustus -18 November 1945 Berpangkat Jenderal penuh dengan tugas sebagai berikut: a. Kepala BKR (Badan Keamanan Rakyat) Karesidenan Surabaya. b. Penanggung Jawab Revolusi Jawa Timur dan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Ad Interim Republik Indonesia.

16 7. November 1945-1946 a. Penasehat Agung Militer Presiden Republik Indonesia. b. Penasehat Jenderal Sudirman, Panglima Tinggi Angkatan Darat. c. Berpangkat Jenderal Mayor pada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. d. Menjabat Komandan Resimen Siliwangi Bandung Utara. Tahun 1947 a. Komandan Resimen Kratibo berkedudukan di Subang. b. Wakil Komandan Divisi Siliwangi Utara berkedudukan di Subang dan Bandung Utara. c. Komandan Brigade Jakarta Raya dan Purwakarta. d. Menjabat Panglima Pasukan Penggempur (Stoot Divisi) merangkap Panglima Tentorial Jawa Timur dan Komandan Markas Besar Pertempuran (MBP) Jawa Timur. Tahun 1948 Berpangkat Kolonel (akibat rasionalisasi) Panglima Kesatuan Reserve Umum. dengan jabatan

8.

9.

10. Tahun 1949 a. Inspektur Infantri MBKD (Markas Besar Komando Djawa). b. Kepala Staf Special Duty MBKD di dalam Perang Gerilya clash II. c. Komandan Kesehatan AD/ MBKD. d. Wakil Panglima MBKD. 11. Tahun 1951 Kepala Kesehatan Gigi Angkatan Darat merangkap sebagai Kepala Bagian Bedah Rahang RSPAD Jakarta. 12. Tahun 1957 Berpangkat Brigadir Jenderal/Wakil Ketua Front Pembebasan Irian Barat dan merangkap sebagai Deputy Special Duty (Tugas Khusus) M.B.A.D. (Markas Besar Angkatan Darat). 13. Tahun 1957-1958 Pembantu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 14. Tahun 1961 Berpangkat sebagai Mayor Jenderal dengan jabatan : a. Penasehat Menteri P.T.I.P. b. Pembantu Menteri P.T.I.P. (Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan, sekarang Ditjen Pendidikan Tinggi Depdikbud).

1 7 15. Tahun 1961-1968 Guru Besar Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam - Universitas Pajajaran Bandung. 16. Tahun 1961-1977 Guru Besar di Universitas Pajajaran Bandung, Universitas Indonesia Jakarta, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta, Universitas Pasundan Bandung dan beberapa akademi di Bandung. 17. Lain-Iain a. Pembantu Menteri P&K Letjen. Dr. Sjarief Thayeb. b. Pembantu Khusus Dirjen Pendidikan Tinggi M. Mashuri. S.H. c. Pendiri dan Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo dan Lembaga-Lembaga Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I. di Jakarta. d. Pendiri dan Ketua Yayasan Pendidikan Prof. Dr. Moestopo di Bandung yang mengelola : Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Tehnik Gigi Menengah Atas, Akademi Perawat Gigi, Balai Kesehatan Gigi/Teknik Gigi, Balai UKGS. e. Guru Besar Tamu pada Osaka Dental University Jepang dan anggota kehormatan Japanese Association of Oral Surgery. f. Guru Besar Sejarah Perjuangan Nasional dan Guru Besar Biologi Tepat Guna. g. Research Certificate dari O.T.C.A (Colombo Plan). h. Pendiri Union of Oral Surgery of South West Pacific dengan anggota Australia, Jepang, Vietnam-Selatan, Korea-Selatan dan Indonesia. i. Sebagai Ketua Tim Konsultasi Penganut Agama-Agama Seluruh Indonesia dengan kegiatan utamanya mengadakan misi kunjungan keagamaan ke daerah-daerah dan turut mendirikan pesantren di Jember, Singosari Malang, Kauman Kediri, Yogyakarta, Purwokerto, Garut, Sukabumi dan Klender di Jakarta. j. Pendiri dan Ketua Pusat Perdamaian Dunia yang berlandaskan Ketuhanan yang Maha Esa, yang mempunyai cabang di 29 Negara, meliputi penganut agama Islam, Kristen Katholik dan Protestan, Budha, Hindu, Konfusius, Advent dll. Didirikan pada tahun 1964 dan belakangan anggotanya berkembang menjadi 57 negara. k. Pelindung dan Perintis Korps Wanita Berjuang dari Pejuang Wanita di Jawa Timur dan Jawa Tengah. 1. Bapak Ilmu Komunikasi/Publisistik, Ilmu Kedokteran Gigi Indonesia dan Pemimpin Reklasering.

18

m. Kegiatan lain yang dilakukan oleh beliau ialah memberikan him-bauan kepada negara-negara yang bertikai atau berperang, seperti misalnya: 1) Turut serta menghimbau suksesnya perdamaian Camp David. 2) Turut serta menghimbau suksesnya perjanjian SALT II antara Amerika Serikat dan Rusia. 3) Menghimbau untuk menyatukan negara-negara Islam di Pertemuan Rabat-Maroko yang dipimpin oleh Raja Hassan. 4) Menghimbau kepada Iran dan Irak untuk menghentikan perangnya.

KARIER & KARYA PROF. DR. MOESTOPO


1. Di bidang Pendidikan a. b. Ikut mendirikan "War Correspondence School". Ikut mendirikan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Trisakti, USU, Fakultas Publisistik (kini Fakultas Emu Komunikasi) dan Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pajajaran. Mendirikan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Turut membina Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga yang dulunya Stovit (Sekolah Tinggi Kedokteran Gigi). Pendiri Post Graduate Study Ilmu Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta tahun 1972. Turut mendirikan dan memimpin Pendidikan Lanjutan Oral Surgery Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran. Pendiri dan Pembina Persatuan Dokter Gigi Indonesia. Mendirikan Akademi Perawat Gigi, Akademi Pertanian, Sekolah Tehnik Gigi Menengah, Kursus Chair Side Assistant/Teknik Gigi/ Dental Higienis Ys. UPDM.

c. d.

e.

f. g.

2.

Di bidang Kemiliteran a. b. c. d. e. Cudanco tahun 1942. Daidanco tahun 1942. Turut mendirikan BKR. Penanggungjawab Revolusi Jawa Timur. Pemimpin Besar Revolusi Jawa Timur/Panglima Teritorial Jawa Timur/Menteri Pertahanan Ad-interim. Penasehat Agung Militer Presiden R.I., 30 September 1945. 1 9 g. Penasehat Panglima Besar Jenderal Sudirman. h. Pemimpin Pertempuran Bandung Utara. i. Ahli Perang Gerilya. j. Panglima Divisi Siliwangi. k. Wakil Komandan Divisi Markas Besar Komando Jawa. 1. Staf Special Duty dan Deputi KASAD. m. Wakil Ketua Front Pembebasan Irian Barat. n. Turut menyusun organisasi berdirinya militer modern TNI Angkatan Darat. o. Anggota Badan Pendiri Yayasan Pembela Tanah Air (PETA) 3 April 1982.

f.

3.

Di bidang Pemerintahan a. Menjadi Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS). Ketua DHN Angkatan 45 bidang Pendidikan, Kebudayaan, Agama dan Kesehatan. Pembantu Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan. Turut menyusun Undang-Undang No. 22 Tahun 1962 tentang Pendidikan Tinggi di Indonesia.

b.

c. d.

4.

Di bidang Sosial Reklasering merupakan kegiatan merehabilitasi mental, mendidik, dan memberikan ketrampilan kepada bekas narapidana, copet, pelacur dan penjahat lainnya. Melalui usaha reklasering ini mereka dibina, diarahkan dan diubah mental serta kepribadiannya, sehingga berguna bagi kehidupan dirinya,

keluarga, masyarakat, bahkan bagi negara. Usaha reklasering yang dilakukan oleh Prof. Dr. Moestopo, dimulai pada waktu menegakkan dan mempertahankan kemerdekaan. Copet-copet, penjahat dan pelacur dibebaskan dari rumah tahanan, kemudian dibentuklah pasukan barisan Terate yang diberi tugas untuk menggempur Belanda, baik secara perang terbuka, gerilya maupun mencuri dokumen-dokumen Belanda. Setelah pengakuan kedaulatan untuk tetap membina barisan Terate, Prof. Dr. Moestopo mendirikan Akademi Reklasering di Yogyakarta dan dari 450 copet, telah berhasil menyelesaikan pendidikannya sebanyak 150 orang yang bekerja di Departemen Kehakiman, Departemen Sosial dan banyak yang telah menjadi perwira TNI. Dari pelacur-pelacur yang dibina oleh Prof. Dr. Moestopo akhirnya telah banyak yang sadar dan menunaikan ibadah haji. Setelah proklamasi kemerdekaan Prof. Dr. Moestopo tetap aktif 20------------------------------------------------------------------------------------------------dalam berbagai usaha kesejahteraan sosial terutama dibidang kesehatan. Usaha tersebut antara lain memberikan pelayanan kesehatan gigi bagi anggota dan keluarga pejuang yang dipusatkan di Gedung Juang Angkatan '45, Jl. Menteng Raya Jakarta, serta beliau juga sebagai salah satu pendiri dari Yayasan Rumah Sakit Jakarta pada tahun 1953.

BINTANG-BINTANG TANDA PENGHARGAAN YANG DITERIMA OLEH PROF. DR. MOESTOPO


I. Dari Pemerintah Republik Indonesia. a. Bintang Maha Putra Utama Republik Indonesia. b. Bintang Gerilya. c. Bintang Sewindu Angkatan Perang Republik Indonesia. d. Satya Lencana Kemerdekaan 1945 Republik Indonesia. e. Satya Lencana Prajurit Setia VII. f. Satya Lencana Sapta Marga. g. Satya Lencana Perang Kemerdekaan I. h. Satya Lencana Perang Kemerdekaan II. i. Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) I. j. Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) II. k. Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) III. 1. Satya Lencana Gerakan Operasi Militer (GOM) IV. m. Satya Lencana Dwidja Sistha dari Menhankam RI. n. Satya Lencana Satya dari UNPAD. o. Bintang Karya Bhakti dari UPDM (B). p. Satya Lencana Badan Keamanan Rakyat. q. Tahun 2006 diusulkan menjadi Pahlawan Nasional R.I r. Lencana Perintis Kedokteran Gigi Indonesia oleh PDGI Pusat 1984 s. Bintang Mahaputra Adipradana tahun 2007 t. Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional 2007 Upaya pengusulan Prof. Dr. Moestopo sebagai pahlawan nasional cukup lama dirintis, namun kesempatan untuk merintis dan mengurusnya baru intensip pada awal tahun 2006 dengan menghubungi berbagai instansi dan lembaga terkait akhirnya pengurusan usul pahlawan nasional dapat terwujud melalui Pemda dan DPRD Kabupaten Kediri sebagai pengusul dimana Prof. Dr. Moestopo dilahirkan sebagai putra daerah.

2 1 Proses pengusulan tersebut membuahkan hasil dengan dikeluarkannya SK Presiden RI No. 066/TK/Tahun 2007 tentang Penganugerahan Bintang Maha Putra Adhi Pradana dan Gelar Pahlawan Nasional kepada Almarhum Prof. Dr. Moestopo. Penganugerahan tersebut diberikan bersamaan dengan peringatan hari Pahlawan 10 Novenber 2007. YS UPDM sebagai keluarga besar Prof. Dr. Moestopo penerima anugerah Bintang Mahaputra Adhi Pradana dan Pahlawan Nasional patut bersyukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa yang atas perkenan dan Ridho-Nya serta terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat dan putra daerahnya yaitu Prof. Dr. Moestopo yang kelahiran Ngadiluwih menjadi Pahlawan Nasional, terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah RI yang dengan bangga menganugerahkan sekaligus dua gelar kepada putra terbaik bangsa yang sampai akhir hayatnya digunakan untuk mengabdi kepada Ibu

Pertiwi. Maka wujud dari ungkapan syukur inilah yang men-dorong keluarga besar Ys. UPDM melakukan ziarah tasyakur ke Kediri dan bersama dengan masyarakat, pemerintah daerah serta DPRD Kabupaten Kediri menyelenggarakan Istigozah dan do'a syukur yang bertempat di gedung DPRD Kabupaten Kediri tanggal 29 November 2007. Sebagai penghargaan kepada Bapak Prof Dr Moestopo, Pemerintah Daerah Kota Surabaya mengganti Jalan Darmo dengan nama Jalan Prof Dr Moestopo. Demikian pula di kota Kediri, Jalan Ngadiluwih diganti dengan nama Jalan Prof Dr Mustopo.

22

1/%/ZOO ?,

$tagam Mantra Eetjormatan


iPresiben &epublife 3lnborte ta
mcnganuderabJian

iSintan&iHa&aputcra Sbtprafcana

Kjuai ilcajaii

Und*uj-U(KkQj{ No. 6 Dn. Tahuo 1939 Jo Uuduig-Uodaaj


UCJXI

No. 4 Tahua 1972 aetttgai kcfaonmOm buu uxtudap Nejara dan Bmgsa OfPKESRL No.
IMQMaBft

aai Jan-Jaunya y*ng luar

/TE/TAHUN

2^07"

Jakarta,

JhtSibtn Srpublifc

Inbonrsia Sc. 3t Smsiln

JJambans i?ubl;ojiono

24

Mayor Jenderal TNI (Puni) Prof. Dr. Moestopo (Almarhum)

Penerimaan Piagam Penghargaan Kehonnatan Bintang Mahaputra Adipradaim dan Piagam Gelar Pahlawan Nasional dari Presiden RI, Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono yang diwakili oleh Ketna Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, drg. H. Hennanto JM, S.Kg, MM

25

II. Dari Luar Negeri a. Dari Pemerintah Yugoslavia: Yogoslavenska Narodna Armija (Non Blok). b. Dari Pemerintah Jerman Barat: Um Internationale Fur Verdienste Partnershaft (Liberal). c. Masyarakat Internasional: Lions International (dalam bidang sosial). Setelah Prof. Dr. Moestopo meninggal dunia tanggal 29 September 1986 maka jabatan Ketua Yayasan UPDM ke II dilanjutkan oleh putra sulungnya yaitu drg. J.M. Joesoef Moestopo, BSc. Wasiat Prof. Dr. Moestopo untuk Ys. UPDM/UPDM (B):

1.

Penggunaan lahan keluarga untuk kepentingan Ys. UPDM / UPDM (B) selama saya (Prof. Dr. Moestopo) masih hidup lahan tersebut dipinjam-kan untuk dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan dan pengem-bangan UPDM (B). tetapi apabila saya (Prof. Dr. Moestopo) meninggal maka penggunaan lahan harus diperhitungkan dalam bentuk sewa untuk menunjang kehidupan keluarga dan ahli waris. Dalam pengembangan Ys. UPDM/UPDM (B) Prof. Dr. Moestopo mengandaikan Ys. UPDM/UPDM (B) ini sebagai ladang ilmu, maka ladang ilmu itu harus dipelihara, dirawat diberi pupuk dan hamahama pengganggunya harus dibasmi sehingga ladang ilmu itu menghasil-kan bibit unggul berupa sarjana yang tangguh dan memiliki mental kejuangan yang baik.

2.

RIWAYAT HIDUP R.A. SOEPARTIEN MOESTOPO


Nama Tempat Tgl. Lahir Agama Nama Orang Tua Ay ah PENDIDIKAN: Ibu R.A. Soepartien Moestopo Kertosono, 2 September 1922 Islam Aim. R. Mangunhadiwinoto R.A. Indun Romani Istri Aim. Prof.. Dr. Moestopo

Lulus H.I.S 7 tahun di Kertosono Jawa Timur tahun 1937 Lulus Sekolah Kepandaian Putri R.K, 3 tahun di Kediri Jawa Timur tahun 1940

Lulus Kursus Tata Buku di Jakarta tahun 1952 26 PENGALAMAN:

Sekretaris merangkap Bendahara Ys. UPDM Mengabdi pada PERSIT (Persatuan Istri Tentara), sebagai Bendahara, di Jakarta

PENGABDIAN TERHADAP Ys UPDM :

Pendiri Pelindung PenyelamatYsUPDM

RIWAYAT HIDUP drg. J.M. JOESOEF MOESTOPO, BSc. (aim)


Nama Tempat /Tgl lahir Jenis-Kelamin Agama Kebangsaan Alamat Drg. J.M. Joesoef Moestopo, BSc. (aim) Surabaya, 8 Juni 1941. LakiTaki. Roma Katolik. Indonesia. Pondok Safari Indah Blok D4 Jin. Sedap Malam No.7-8, Jurang Mangu, Tanggerang. Jakarta, 25 November 2005

Tempat / Tgl wafat

27

Pengangkatan J.M. Joesoef Moestopo sebagai Inspektnr Uimun tahun 1972


Pendidikan: 1. Lulus Sekolah Rakyat (SR) tahun 1954 di Bogor. 2. Lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 1957 di Bogor. 3. Lulus Kursus Tukang Gigi Intelek "Dental College Dr. R. Moestopo" tahun 1958 di Jakarta. 4. Collegium Doctum masuk ATG "Dental College Prof. Dr. Moestopo" tahun 1959 di Jakarta. 5. Lulus sekolah Dentis Perguruan Tinggi Swasta "Dental College Prof. Dr. Moestopo" tahun 1960 di Jakarta. 6. Sarjana Kedokteran Gigi (Drg. Lokal) UPDM (B) tahun 1967. Diakui sebagai dokter gigi sesuai dengan status FKG UPDM (B) yang disamakan pada tahun 1974. 7. Lulus dari Sekolah Tinggi Kateketik Karya Wacana jurusan Pastoral tahun 1984. 8. Lulus Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara jurusan Filsafat dan Teologi Katolik tahun 1990. 9. Kursus pendidikan kitab Suci "Santo Paulus" tahun 1993. Pengalaman Pekerjaan:

1.

Pembantu Rektor I (Urusan Pengawasan, Pengabdian kepada Masyarakat, Kemahasiswaan, Agama dan lain-lain) tahun 19611967. 2. Pembantu Utama Ketua Yayasan tahun 1969-1976. 3. Membantu Civic Mission ALRI Lembaga Kesehatan Gigi ALRI Jakarta dan Poliklinik Gigi Rumah Sakit Umum Palang Merah Indonesia Bogor tahun 1964-1971. 4. Wakil Dirpel. LKG UB Ys. UDPM tahun 1968-1972. 5. Pengawas umum UPDM (B) tahun 1969-1972. 6. Inspektur Umum Kantor Inspeksi Perguruan Tinggi dan Lembaga Usaha Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I tahun 19721974 7. Kepala Kantor Inspeksi Perguruan Tinggi dan Lembaga Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I. tahun 1972-1974. 8. Inspektur Jendral / Pengawas Umum Ys. UPDM tahun 1974. 9. Assisten Ahli Madya FKG UPDM (B), bertugas di LKG UB Ys. UPDM / Klinik Gigi bagian Oral Surgery sebagai tenaga part timer tahun 1975. 10. Anggota Tim Kode Erik Kedokteran Gigi Ys. UPDM tahun 1978. 11. Pembantu Utama/Sekretaris Ys. UPDM tahun 1979. 12. Wakil Direktur Pelaksana Lembaga Riset Ys. UPDM tahun 1980.

28

29

13. Wakil Ketua Ys. UPDM tahun 1981. 14. Pejabat Ketua Ys. UPDM tahun 1982. 15. Anggota Staf Legislatif Ys. UPDM sebagai

Wakil Ketua Ys. UPDM/ Sekretaris Ys. UPDM tahun 1983. 16. Koordinator LembagaLembaga/Centre-Centre Usaha Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I. tahun 1983. 17. Wakil Dirpel Lembaga Kerukunan Agama Ys. UPDM dan Dirpel Health Centre Yayasan UPDM tahun 1983. 18. Supervisor Lembaga Kerukunan Agama Ys. UPDM tahun 1986. 19. Konsultan Agama Katolik Lembaga Penyuluhan dan Bimbingan Mental Ys. UPDM tahun 1985. 20. Wakil Dirpel. Lembaga Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM tahun 1984. 21. Asisten Dosen Forensik Odontologi FKG UPDM (B) tahun 1985. 22. Dosen FKG UPDM (B) dengan pangkat Lektor. 23. Ketua Ys. UPDM sesuai dengan Surat Mandat tahun 1986. 24. Ketua merangkap bendahara BKP4 Ys. UPDM tahun 1989. 25. Ketua Badan Penyelenggara Ys. UPDM tahun 2001 sampai 2005. Pesan terakhir almarhum drg. JM Joesoef Moestopo menjelang akhir hayatnya pada hari Jum'at, 25 Nopember 2005

1.

Keluarga almarhum drg. JM Joesoef Moestopo sebagai keluarga besar dan sebagai pengurus Ys. UPDM jangan ribut artinya harus kompak baik dalam masalah keluarga maupun dalam pengurusan Ys. UPDM agar selalu menjunjung tinggi, memelihara dan mengembangkan apa yang telah dirintis Prof. DR. Moestopo dan Ibu RA Soepartin Moestopo bersama bapak drg. JM Joesoef Moestopo. Hutang YS. UPDM pada Bank Yudha Bhakti untuk membangun kampus Bintaro harus dilunasi, jangan sampai tidak terbayar, artinya pengurus Ys. UPDM harus cermat dan teliti dalam pengawasan dan pengendalian keuangan di lingkungan Ys. UPDM/UPDM (B) sehingga dapat menjamin kemajuan dan kesejahteraan seluruh Keuarga besar beserta jajaran Ys. UPDM/UPDM(B) Yayasan jangan ribut dengan Rektor dan Fakultas, artinya terciptanya jalinan hubungan harmonis dalam keorganisasian antara Ys. UPDM dengan UPDM(B) beserta jajarannya dengan landasan saling asah, asih dan asuh.

2.

3.

30

04. Yayasan dan Rektor harus menjaga Ibu RA Soepartin Moestopo dan Soseko Moestopo sebagai adik yang disayanginya, sesuai dengan amanat almarhum Prof. DR. Moestopo yang harus tetap dipegang teguh bahwa keluarga Moestopo tidak terpisahkan dari Ys. UPDM sesuai dengan ketetapan hukum yang mengikat.

Pemegang Amanah, Drg. H. Hermanto Joesoef Moestopo,SKG, MM Anak sulung dan Ketua Ys. UPDM

3 1

RIWAYAT HIDUP drg. R.M.H. HERMANTO J.M., SKG. MM


Nama Tempat/Tanggal lahir Agama Alamat Kantor Alamat Rumah Telepon Kantor Telepon Rumah drg. H. Hermanto J.M., SKG, MM Jakarta, 11 Januari 1972. Islam Jl. Bintaro Permai Raya No. 3 Jakarta Selatan Jl. Villa Nusa Indah 3 Blok KB. 6 No. 4 Bekasi 736 4142 - 736 4119 8242 3258

Pendidikan: 1. Taman Kanak-kanak Tarakanita Barito Jakarta. 2. Sekolah Dasar Katholik Pendowo Magelang. Lulus Tahun 1985 (Berijazah). 3. Sekolah Menengah Pertama Katholik Pendowo Magelang. Lulus Tahun 1988 (Berijazah). 4. Sekolah Menengah Umum Katholik Pendowo Magelang. Lulus Tahun 1991 (Berijazah). 5. Sarjana Dokter Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta. Lulus Tahun 1999 (Berijazah). 6. Magister Manajemen (MM) Program Pascarsarjana Univaersitas Kejuangan 45, Jakarta. Lulus tahun 2007 (Berijazah) Pekerjaan: 1. Tahun 1991, Pengawas Umum di Lingkungan UPDM (B). 2. Tahun 1994, Wakil Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta. 3. Tahun 1995, Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta. 4. Tahun 2001, Ketua II Badan Penyelenggara Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta sampai sekarang. 5. Tahun 2003, sebagai Asisten Dosen Prosthodontia FKG UPDM (B). 6. Tahun 2003, sebagai Kepala Koordinatorat Lembaga-Lembaga dan Bidang Usaha Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Jakarta sampai sekarang.

7.

Tahun 2004, sebagai Dosen Pre Klinik Prosthodontia FKG UPDM (B) sampai sekarang. 8. Tahun 2005, Pengurus Pusat BP-PTSI, sebagai Ketua Departemen Dana dan Usaha Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia. 9. Terhitung mulai tgl. 15 Februari 2006 menjadi Ketua BP Ys. UPDM

32

BAB III SEJARAH BERDIRINYA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

ermula dari Kursus Tukang Gigi yang didirikan pada tahun 1952> Dr. Moestopo telah meletakkan batu pertama dari tonggak pengabdiannya di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Sungguh memukau sebuah perjalanan panjang pengabdian seorang anak manusia di dalam dunia pendidikan, bila kita menoleh ke belakang, dan menyadari, bahwa Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo yang kini mengelola empat Fakultas, Program Pascasarjana dan lima lembaga Pengabdian ini sebenarnya lima puluh tiga tahun yang lalu hanya dirintis dari sebuah kursus tukang gigi. Dr. Moestopo yang kala itu berpangkat kolonel telah memiliki jabatan yang cukup tinggi sebagai Kepala Bagian Bedah Rahang Rumah Sakit Angkatan Darat (kini RSPAD Gatot Soebroto) Jakarta. Seandainya beliau bukan Dr. Moestopo yang kita kenal barangkali karier beliau juga hanya akan bero-rientasi pada profesinya sebagai dokter gigi merangkap seorang perwira TNI saja. Tetapi justru karena Pak Moes (panggilan akrab Dr. Moestopo) yang berjiwa pengabdian kepada dunia pendidikan, demikian menggebugebu dengan ide-ide cemerlang yang lahir dari otaknya seakan-akan tak pernah ada habishabisnya, dise-la-sela kesibukannya Kursus Keseltatau Gigi Dr. berpraktek swasta pada Moestopo di Jalan Mernk 8, sore hari di ja-lan Jakarta (tahun 1952) Menteng Raya 11 Jakarta, beliau masih menyempatkan diri

33 mengelola sebuah kursus tukang gigi yang dinamakan "Kursus Kesehatan Gigi dr. Moestopo" di rumah beliau di jalan Merak 8, Jakarta. Kursus ini berlangsung selama 2 jam, sejak pukul 15.00 sampai pukul 17.00. Tujuan Pak Moes membuka kursus ini adalah untuk meningkatkan ke-mampuan dan ketrampilan tukang-tukang gigi di seluruh Indonesia yang jumlahnya hampir mencapai dua ribu orang, agar dapat memenuhi kriteria minimal Ilmu Kedokteran Gigi dalam hal higiene, gizi dan anatomi seder-hana, sesuai dengan himbauan Menteri Kesehatan dalam kongres PDGIII tahun 1952. Dengan berbekal semangat Sarjana Pejuang dan Pejuang Sarjana, Pak Moes menjawab tantangan Bapak Menteri Kesehatan tersebut dengan kesang-gupan beliau, membuka sebuah kursus tukang gigi dan beliau sendiri sebagai ketua merangkap tenaga pengajar, dibantu oleh beberapa teman sejawat dokter gigi dari RSPAD. Sedangkan urusan administrasi dikelola oleh istri beliau, Ibu R.A. Soepartien Moestopo, sebagai sekretaris merangkap bendahara, dan Bapak Soetardjo selaku staf tata usaha. Peningkatan kemampuan dan ketrampilan dalam usaha merawat, menyem-buhkan dan memperbaiki gigi penderita ini dianggap perlu,

karena pada saat itu tenaga kesehatan gigi masih terhitung langka, sedangkan tenaga-tenaga tukang gigi yang ada masih menangani pasien-pasien mereka dengan cara tradisional yang dianggap sudah tidak sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Selesai mengikuti kursus, mereka dianggap telah mampu melakukan pengobatan sederhana terhadap penderita sakit gigi, merawat abses, mencabut gigi dan membuat gigi tiruan. Dari para peserta hanya ditarik uang kursus ala kadarnya, karena memang tujuan Pak Moes membuka kursus ini bukan untuk tujuan komersial. Usaha untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan tukang gigi ini tidak hanya dilaksanakan di Jakarta saja, tetapi juga di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hal ini dilakukan Pak Moes bila sedang bertugas ke daerah dengan pertimbangan apabila tukang-tukang gigi itu harus datang ke Jakarta, tentu mereka membutuhkan biaya yang besar, sedangkan tidak semua tukang-tukang gigi itu mampu membiayai diri mereka masing-mas-ing. Kursus kilat ini diberikan oleh Pak Moes pada sore hari setelah tugas-tugas resmi selesai dilaksanakan.

34

Cara lain yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan kursus tertulis kepada peserta-peserta di daerah. Mereka dikirimi diktatdiktat kursus yang berisi antara lain cara menjaga kesehatan gigi, memilih makanan yang bergizi, kegunaan dan cara menyikat gigi yang baik dan benar. Apabila kita renungkan, ide dan penyelenggaraan Universitas Terbuka saat ini, sesung-guhnya hal tersebut telah dirintis oleh Pak Moes ketika beliau menyelenggarakan kursus tertulis. Modal pertama Pak Moes mendirikan "Kursus Kesehatan Gigi dr. Moestopo" memang hanyalah berupa kesadaran, kemauan, kesungguhan dan tekad. Beliau menyadari, pada fase awal, yang pertama harus digarap adalah fak-tor manusia itu sendiri. Semangat dan kesadaran inilah yang merupakan faktor penentu utama bagi keberhasilan kursus yang dibina secara bertahap sesuai dengan tingkat kemampuan penyelenggara. Pada fase kedua, fokus utama diletakkan pada peningkatan pelaksanaan di bidang akademik. Pada tahap ini dibutuhkan modal kedua yang tidak kalah pentingnya, yaitu dana yang diperlukan untuk membangun sarana-sarana fisik dan fasilitas pendidikan lainnya. Dengan adanya sarana-sarana fisik dan fasilitas pendidikan yang memadai program-program pendidikan dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi. Sebagai umpan balik, program pendidikan yang lebih baik tentu akan mendapat penghargaan yang lebih tinggi dari masyarakat. Hal ini akan menambah kepercayaan diri penyelenggara, sekaligus memacu minat yang lebih besar lagi dari masyarakat. Respons yang paling dihara-pkan dari mereka adalah semakin meningkatnya jumlah peminat yang menjadi peserta dari program pendidikan ini. Dari hasil jerih payahnya, pada akhirnya Pak Moes berhasil mengumpulkan cukup uang untuk membeli sebidang tanah di ialan Hane Lekir I No 8 Dental
Jakarta > ' (tahun 1958)

College Dr. MoetopodiJl.Heng Lekir I No. 8

35

Jakarta. Di atas tanah itulah kemudian dibangun ruangan-ruangan yang dipergunakan untuk menyelenggarakan Kursus Tukang Gigi yang pada tahun 1954 dipindahkan dari Jalan Merak No. 8. Di tempat yang baru inilah Kursus Tukang Gigi memperoleh nilai tambah bila ditinjau dari segi mutu, peningkatan disiplin peserta dan lamanya pendidikan, karena di sini setiap kursus berlangsung sampai dua bulan dan seluruh peserta diasramakan. Pada tahun 1957, dibuka sebuah kursus lagi yang dinamakan Kursus Tukang Gigi Intelek. Peserta kursus ini harus lulusan SMP dan kursus berlangsung selama satu tahun. Pada tahun sebelumnya, yaitu pada tahun 1956, Pak Moes berkesempatan mengunjungi Amerika Serikat guna mendapatkan masukan yang berharga tentang dunia pendidikan di sana, khususnya di bidang Kedokteran Gigi. Dan pada tahun 1957, sepulangnya dari Amerika Serikat, beliau mempu-nyai gagasan untuk mendirikan Dental College Dr. R. Moestopo yang baru terlaksana pada tahun 1958. Setahun kemudian, Dental College dr. Moestopo yang semula ber-sifat kursus, ditingkat-kan menjadi sekolah. Dental College ini

Para Mahasiswa/i Dental College Dr. Moestopo sekolah Angkatan I


memiliki dua jurusan:

1. Sekolah Teknik Gigi Menengah (STGM). Pesertanya adalah lulusan SMP. Lama pendidikan 6 bulan. Sifatnya adalah pendidikan ketrampilan. Pada tahun 1959 itu juga, sekolah itu diubah namanya menjadi "Sekolah Tukang Gigi Intelek".

36

2.

Sekolah Dentis. Pesertanya lulusan SMA. Lama pendidikan dua tahun. Sifatnya semi akademik.

Dental College Dr. R. Moestopo ini mendapatpengakuan resmi dari Departemen Kesehatan. Bahkan memperoleh penghargaan yang cukup menggembi-rakan, karena Presiden pertama R.I. Ir. Soekarno berkenan meninjau Dental College tersebut. Pada kesempatan peninjauannya ini, Bung Karno memberikan pujian khusus kepada Dr. Moestopo, yang dianggap telah berhasil mendidik dan menelurkan tenaga-tenaga kesehatan gigi yang dapat terjangkau oleh rakyat kecil yang tidak mampu di pelosok tanah-air. Selain pujian dari Bung Karno ini, Pak Moes juga memperoleh penghargaan lain, misalnya dari Federasi Tukang Gigi Sumatera

Utara di Medan, dan Federasi Tukang Gigi Seluruh Indonesia di Jakarta. Melihat hasil-hasil positif yang telah dicapai Pak Moes di bidang pendidikan, dan mengingat telah dimilikinya ruang-ruang kuliah semi Siswa-siswi Dental College Dr. Moestopo berfotobersamaPak permanen di Jl. Hang Lekir ^ * ^ P Gedung Dental College (tahun 1958) I No. 8, maka Pemerintah menganjurkan agar status Dental College ditingkatkan menjadi Akademi Teknik Gigi. Hal ini mengingat Dental College telah menghasilkan Tukang Gigi/Dentist/Ahli Teknik Gigi yang telah banyak membantu pekerjaan Pemerintah dalam bidang kesehatan gigi. Akademi Teknik Gigi ini menam-pung lulusan SMA dengan lama pendidikan tiga tahun.
oes e an

Pada tahun 1960, status akademi ini ditingkatkan lagi menjadi Perguruan Tinggi Swasta Dental College dr. Moestopo, yang sudah bersifat akademik. Pada tahun 1961, Pak Moes memperoleh gelar Guru Besar/Profesor dari Universitas Indonesia. Beliau dilantik oleh Prof. Dr. Ouw Eng Liang. 37

pada tahun 1961. Fakultas inilah yang merupakan embrio Universitas Prof. Dr. Moestopo. Berdasarkan UndangUndang Perguruan Tinggi sebuah fakultas tidak boleh dengan fakultasber-diri sendiri tanpa

kapi Penyemlmn Ijaznli kepada hdusan I Sekolali Dental College Dr. fakultas lain untuk ber-Moestopo tahun 1958.

Siswa-siswi Dental College Dr. Moestopo berfoto bersama Pak Moes di depan Gedung Dental College (tahun 1958)
Sesuai dengan Pola Pendidikan Nasional, maka Perguruan Tinggi Swasta harus meningkatkan mutu, peranan dan tanggung jawabnya dalam menye-lenggarakan pendidikan nasional, tanpa kehilangan ciri-ciri khas Perguruan Tinggi Swasta itu sendiri, maka Perguruan Tinggi Swasta Dental College dr. Moestopo akhirnya ditingkatkan lagi statusnya menjadi Fakultas Kedokteran Gigi Prof. Dr. Moestopo gabung di bawah sebuah universitas, maka pada tanggal 15 Februari 1961, secara resmi didirikanlah Universitas Prof. Dr. Moestopo, yang memiliki lima fakultas antara lain: Fakultas Kedokteran, Fakultas Administrasi Negara dan Tata Niaga, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Gigi dan Fakultas Pertanian.

38 Universitas Prof. Dr. Moestopo dikelola oleh Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo yang didirikan pada tahun 1962 berdasarkan Akte Notaris R. Kadiman No. 62. Untuk mendirikan Yayasan ini, Prof. Dr. Moestopo selaku pendiri dan ketua yayasan yang pertama, menggunakan tanah pribadi dan bangunannya di Jalan Hang Lekir I No. 8 Jakarta dan sebuah mobil Opel Capitan tahun 1962 No. Polisi B 311, sebagai salah satu modal pertama. Dalam perkembangannya kemudian, universitas ini pernah memiliki enam buah fakultas yaitu Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Fakul-tas Sosial Politik jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ekonomi jurusan Ekonomi Perusahaan, Fakultas Pertanian dan Fakultas Publisistik. Fakultas Publisistik tahun 1980 berganti nama menjadi Fakultas Ilmu Komunikasi sesuai dengan P.P. No. 5 tahun 1980. Berhubung tidak adanya peminat, maka Fakultas Pertanian tidak dapat diselenggarakan. Demi-kian pula pada tahun 1971 Fakultas Kedokteran yang karena tidak memiliki Teaching Hospital, terpaksa ditutup. Para Mahasiswanya disalurkan ke Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dan Fakultas Kedokteran swasta lainnya baik di dalam maupun di luar negeri.

Gambar Mobil B311 yang dipakai sebagai salah satu modal pertama untuk mendirikan Ys. UPDM pada tahun 1962

Dewasa ini Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo mengelola empat fakultas, satu Progam Pascasarjana dan lima lembaga dan Bidang Usaha Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo yang merupakan manifestasi ide-ide cemerlang dan pengabdian yang luhur dari seorang putra bangsa, yang sampai akhir hayatnya pun masih tetap konsisten mengabdikan dirinya kepada dunia pendidikan, sebagai Ketua Ys. UPDM, Guru Besar UNPAD dan Dewan Kurator IKIP Bandung serta staf pengajar di beberapa perguruan tinggi di Bandung.

3 9 Keempat fakultas yang dimiliki Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dewasa ini adalah:

1. 2. 3. 4.

Fakultas Fakultas Fakultas Fakultas

Kedokteran Gigi. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ekonomi. Ilmu Komunikasi.

Program Pascasarjana: 1. Program Studi Magister Manajemen (M.M.) 2. Program Studi Magister Ilmu Administrasi (M.Si.) 3. Program Studi Magister Ilmu Komunikasi (M.Si.) Sedangkan lima lembaga yang tergabung dalam Koordinatorat Lembaga-Lembaga dan Bidang Usaha Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo adalah:

1. 2. 3. 4. 5.

Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga

Kesehatan Umum Ys. UPDM. Kesehatan Gigi Ys. UPDM. Kesejahteraan Karyawan Ys. UPDM. Kerukunan Agama Ys. UPDM. Kesenian Ys. UPDM.

VISI DAN MISI YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

VISI
Membantu pemerintah Indonesia dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia.

MISI
Menjaga, Mengembangkan dan Melestarikan Yayasan UPDM dan UPDM (B) dengan menerapkan manajemen modern.

40

MOTTO YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Adil Benar Bersih Tertib Jujur Bijaksana Berwibawa

SEPULUH PEDOMAN KELUARGA BESAR YS. UPDM

1. Membantu Pemerintah Republik Indonesia. 2. Berdikari. 3. Jujur. 4. Bekerjasama. 5. Saling menghargai. 6. Berdisiplin dan bertanggungjawab. 7. Tekun belajar. 8. Giat bekerja. 9. Berjiwa pengabdian. 10. Berjiwa patriot.
DELAPAN PEDOMAN MANAJEMEN YS UPDM (1>:

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Sentralisasi dengan pelimpahan wewenang. Spesialisasi dan profesionalisasi. Motivasi. Koordinasi. Pengawasan yang efektif. Azas keserasian, keselarasan dan keseimbangan. Keuangan melalui Bank Pemerintah. Musyawarah dan mufakat.

MOTTO YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Adil Benar Bersih Tertib Jujur Bijaksana Berwibawa

SEPULUH PEDOMAN KELUARGA BESAR YS. UPDM

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Membantu Pemerintah Republik Indonesia. Berdikari. Jujur. Bekerjasama. Saling menghargai. Berdisiplin dan bertanggungjawab.

7. Tekun belajar. 8. Giat bekerja. 9. Berjiwa pengabdian. 10. Berjiwa patriot.


DELAPAN PEDOMAN MANAJEMEN YS UPDM

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Sentralisasi dengan pelimpahan wewenang. Spesialisasi dan profesionalisasi. Motivasi. Koordinasi. Pengawasan yang efektif. Azas keserasian, keselarasan dan keseimbangan. Keuangan melalui Bank Pemerintah. Musyawarah dan mufakat.

CIRI KHAS YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO


Ciri pertama adalah kata "Beragama" yang tercantum di belakang Universitas Prof. Dr. Moestopo, yang merupakan identitas/ ciri kepribadian pendirinya, yaitu Bapak Prof. Dr. Moestopo dalam usahanya ikut serta men-ciptakan persatuan dan kesatuan bangsa atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa, dengan melaksanakan pola hidup dalam kerukunan umat beragama. Kata "Beragama" yang dicantumkan di belakang Universitas Prof. Dr. Moestopo ini sejak tahun 1966, mempunyai makna sebagai berikut:

1.

Pernyataan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ke-waspadaan bagi setiap warga Ys. UPDM/UPDM (B) terhadap segala kemungkinan yang akan merusak persatuan bangsa. Untuk itu warga Ys. UPDM/UPDM (B) harus sesuai dengan jiwa pendirinya, yaitu berjiwa Merah Putih dan Pancasila. Di samping itu juga menolak pa-ham-paham lain yang bertentangan dengan Pancasila, yaitu liberalisme, otoriterisme, komunisme, terorisme, pemaksaan kehendak hanya untuk satu golongan, dan lain-lain yang merusak sendisendi Demokrasi Pancasila. Sebagai pengejawantahan dari sila pertama Pancasila dan sebagai pedoman bagi setiap warga negara Republik Indonesia untuk hidup rukun dan damai, saling menghormati dan bekerjasama antar umat beragama di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang secara pars prototo dilaksanakan di Ys. UPDM/UPDM (B). Merupakan kaul/cetusan hati nurani dari warga Ys. UPDM/ UPDM (B) untuk menciptakan kerukunan beragama di kampus Ys. UPDM/UPDM (B) yang selanjutnya dipedomani oleh semua warga Ys. UPDM/UPDM (B) untuk hidup rukun dan berdampingan baik antar sesama agama yang berlainan, maupun dapat melaksanakan ibadah berdasarkan agamanya masing- masing. Untuk itu para warga Ys. UPDM / UPDM (B) diberikan kebebasan untuk menunaikan ibadah berdasarkan agamanya masing-masing dan sebagai pelaksanaannya di kampus Ys. UPDM/UPDM (B) terdapat Musholla untuk ibadah agama Islam, Kapel untuk agama- Kristen Protestan dan Kristen Katolik serta Vihara/Pura untuk agama Budha dan Hindu.

2.

3.

42

4.

Pengejawantahan ad. 1, 2 dan 3 tersebut di atas dicerminkan dalam Doktrin Mahasiswa Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Ys. UPDM / UPDM(B) mengabdi dan membantu Pemerintah Indonesia dalam usaha membangun generasi penerus sebagai pewaris bangsa yang patriotik dan berjiwa Pancasila.

5.

Ciri kedua adalah warna merah-putih yang mendominasi Kampus Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sehingga kampus ini dikenal sebagai Kampus Merah Putih. Ciri ketiga adalah lambang Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo yang terdiri dari:

a. b. c. d. e.

Dasar berbentuk segi lima. Batas segi lima dalam. Pohon cemara. Lingkaran warna. Burung hantu.

Arti Simbolik dari lambang tersebut adalah : a. Dasar berbentuk segi lima yang melambangkan Pancasila dan UUD '45 yang merupakan azas dan landasan Universitas. Batas dalam segi lima, melambangkan cita-cita terbentuknya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Pohon cemara yang melambangkan kebudayaan dan pendidikan serta ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Lingkaran berwarna sebanyak 5 buah melambangkan : Merah berarti bertanggungjawab karena benar. Putih berarti suci Hijaxt berarti subur dalam amal pengabdian yang terus menerus. Hitam berarti mendalami ilmu pengetahuan. Kuning berarti luhur dalam cita-cita.

b.

c.

d.

4 3 e. f. Burung Hantu melambangkan pendidikan ilmiah. Penempatan tulisan Universitas dan nama Fakultas di antara tepi luar dan tepi dalam segi lima melambangkan tekad Universitas sebagai pengemban falsafah Pancasila. Warna Dasar "Abu-abu" berarti berpandangan jauh ke depan dengan harapan, berarti cita-cita tinggi, murni serta mulia.

g.

MOTTO UPDM (B)

1. 2. 3.

Iman Ilmu Amal

DOKTRIN MAHASISWA UPDM (B)


Kami mahasiswa Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan bersumpah setia :

1. 2. 3. 4. 5.

Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setia kepada Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia. Setia kepada Sang Merah Putih, bendera negara kesatuan Republik Indonesia. Setia kepada Bhinneka Tunggal Dca, lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepada Undang-undang Dasar 1945, Hukum Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

PRASETYA SARJANA UPDM (B)


Kami Sarjana-Alumni Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama):

1. 2. 3.

Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setia kepada Negara Kesatuan Repulik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Berterima kasih kepada Alma Mater Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

44

4. 5.

Bersatu dengan sarjana seprofesi khususnya dan sarjanasarjana lain pada umumnya. Selalu mengingat akan bimbingan serta pengorbanan orang tua khususnya, dorongan keluarga pada umumnya, sehingga dapat tercapai gelar kesarjanaan ini.

Maka dengan ini kami berikrar untuk mengamalkan segala ilmu pengetahuan yang diperoleh guna membantu Pemerintah Republik Indonesia di dalam melaksanakan pembangunan yang bertujuan men-ingkatkan taraf hidup bangsa Indonesia khususnya, umat manusia pada umumnya.

4 5

BAB IV PERKEMBANGAN YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

*|= ayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo didirikan pada tanggal 1 / l


15 Februari 1962 berdasarkan Akte Notaris R. Kadiman No.62. Akte ini kemudian diperbarui dengan Akte Notaris Lien Tanudirdja S.H. No. 15 tertanggal 22 Maret 1969. Selanjutnya pada tanggal 14 Maret 1988 diperbarui lagi dengan Akte Notaris Winanto. Wiryo Marthani S.H. No. 132. Akhirnya berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0339/U/1994 tertanggal 23 Desember 1994, dibentuk Badan Penyelenggara Yayasan UPDM, yang disahkan dengan Akte Notaris Zainal Arifin S.H. No. 3 KGS/Zainal Arifin S.H. tertanggal 8 April 1996. Sesuai dengan Pasal 1 Ayat 3 SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut di atas, Badan Penyelenggara Yayasan UPDM (BP-Ys. UPDM) membentuk Badan Pelaksana Harian (BPH-Ys. UPDM), untuk pelaksanaan tugas langsung BP Ys. UPDM sehari-hari dalam menyelenggarakan PTS.

Yayasan UPDM sebagai suatu badan sosial, bertujuan melaksanakan kegia-tan pengabdian kepada Pemerintah Republik Indonesia, melalui pendidikan, kesehatan, agama, riset ilmiah, bimbingan dan penyuluhan mental. Dalam kiprahnya ini, Ys. UPDM mengelola Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yangbergerak di bidang pendidikan, dan Koordinatorat Lembaga-Lembaga Pengabdian Ys. UPDM yang membawahi tujuh buah lembaga yang bergerak di bidang non pendidikan. Setelah wafatnya Prof. Dr. Moestopo pada tanggal 29 September 1986, perjuangan Ys. UPDM sebagai wadah pengabdian keluarga Prof. Dr. Moestopo kepada negara dan bangsa harus tetap berlangsung. Untuk itu almarhum Prof. Dr. Moestopo telah mewasiatkan kepada keluarga yang ditinggalkannya dan keluarga besar Ys. UPDM, bahwa yang meng-gantikan beliau sebagai Ketua Yayasan adalah putra sulungnya yaitu drg. J.M. Joesoef Moestopo, BSc yang sebelumnya telah menjabat sebagai Wakil Ketua dan Sekretaris Ys. UPDM. Drg. JM. Joesoef Moestopo BSc meninggal dunia pada tanggal 25 Nopember 2005, dengan demikian masa jabatan dan pengabdian beliau sebagai Ketua Ys. UPDM selesai. Selanjutnya berdasarkan musyawarah Yayasan pada tanggal 5 Desember 2005 yang dipimpin oleh pelindung dan penyelamat Ys. UPDM Ibu

46 R.A. Soepartien Moestopo, dicapai kesepakatan untuk mengangkat drg. H. Hermanto JM, SKG, sebagai Ketua Ys. UPDM sesuai risalah rapat yang disahkan oleh Notaris Enny Haryanti, SH Pada tanggal 12 Januari 2006 / No. 69 Drg. H. Hermanto JM, SKG dikukuhkan sebagai Ketua Ys. UPDM pada tanggal 15 Februari 2006.

ANGGARAN RUMAH TANGGA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO


Yayasan UPDM merupakan Badan Hukum Penyelenggara Perguruan Tinggi, yang dalam pelaksanaannya berpedoman pada Anggaran Dasar dan Ang-garan Rumah Tangga Ys.UPDM, sebagai sumber acuan untuk merencanakan, mengembangkan program dan menyelenggarakan kegiatan. Dalam perkembangannya, ART telah beberapa kali mengalami penyem-purnaan: I. ART yang pertama dibuat pada tahun 1962.

Raker di Jatiluhur, Juli 1993 2. ART Ys. UPDM diperbarui dengan SK Ketua Ys. UPDM No. 117/ 3.
UPDM/1981 tertanggal 10 November 1981. Pada tanggal 13 Juni 1984, ART tersebut di perbarui lagi berdasarkan SK Ketua Ys. UPDM No. 1 / Ys.UPDM / SK /1984.

47

4. 5. 6. 7.

Sebagai Ketua Yayasan UPDM yang baru, Bapak Joesoef Moestopo menerbitkan SK tertanggal 28 Juni 1988 untuk menyempurnakan ART yang lama. Melalui Raker di Ciloto tanggal 13 Mei 1991 dengan SK No. 13/YS. UPDM/SK/V/1991 ART Yayasan UPDM disempurnakan lagi. Raker di Jatiluhur pada bulan Juli 1993 menerbitkan ART Yayasan UPDM yang baru sesuai dengan SK Ketua Yayasan UPDM No. 07/ J/Ys. UPDM/VII/1993 tertanggal 1 Juli 1993. Akhirnya pada tanggal 8 November 1995, ART Yayasan UPDM di perbarui lagi, yang disesuaikan dengan PP. No 30 tanggal 10 Juli dan Keputusan Mendikbud RI. 0339/V/1194 2923 DS 94.

BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA


Maju mundurnya suatu lembaga sangat ditentukan oleh kebijaksanaan pimpinan dalam bidang Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan semangat dan kualitas kerja karyawan-karyawannya. Sejalan dengan asumsi ini, dari tahun ke tahun Ys. UPDM menaruh perhatian khusus terhadap sumber daya manusia yang dimilikinya, tanpa melupakan segi materi yang seimbang dengan berpedoman pada tata tertib dan peraturan kekaryawa-nan Ys. UPDM yang telah disahkan oleh Kanwil Departemen Tenaga Kerja DKI Jakarta. Dalam mewujudkan peraturan tersebut, telah dilakukan peningkatan kes ejahteraan dan pembinaan karyawan dalam bentuk: 1. Memberikan tunjangan kesehatan yang memadai terhadap karyawai melalui Unit Lembaga Kesehatan Umum dan Lembaga Klinik Gigi Ys UPDM.

Peinberinn Bintang Penghargaan kepada karyawan yang berprestasi

48

2.

Pemberian Kesehatan Karyawan

Jaminan Kepada

Memberikan Piagam Penghargaan kepada pimpinan, staf, dan karyawan atas jasa-jasa, prestasi serta pengabdian kepada Ys. UPDM. Setiap tahun Ys. UPDM menyelenggarakan darma wisata bagi seluruh karyawan beserta keluarganya, untuk mengatasi kejenuhan kerja dan mempererat tali kekeluargaan di antara sesama karyawan Ys. UPDM.

3.

4 9

Rekreasi karyawan Ys. UPDM ke Pidan Ayer

4. Dalam rangka meningkatkan kebersamaan, toleransi dan tolong meno-long serta meningkatkan kesejahteraan para karyawan didirikan Ikatan Karyawan (IKA) pada tanggal 15 Februari 1995 dengan kegiatan antara lain: Memberikan bantuan kepada karyawan yang terkena musibah bencana alam (gempa bumi, banjir) Memberikan bantuan kepada karyawan yang menderita sakit (ra-wat inap), melahirkan, meninggal dunia dan khitanan putranya. Memberikan pijaman uang kepada karyawan (simpan pinjam) Memberikan bantuan beras kepada karyawan 1 tahun 1 kali men-jelang hari Raya Idul Fitri.

Memberikan santunan kepada anak yatim piatu

Kursus Perawat untuk meningkatkan kualitas karyawan

5. Memberikan kesempatan kepada karyawan Ys. UPDM yang berprestasi dan berminat untuk meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi dalam rangka peningkatan kualitas karyawan. Seiring dengan pesatnya kemajuan yang telah diraih Ys. UPDM beserta Koordinatorat dan Universitas yang dikelolanya, diangkat tenaga-tenaga baru yang profesional.

Data Karyawan YS. UPDM tahun 2008

Pada permulaan usahanya almarhum Prof. Dr. Moestopo yang memegang jabatan rangkap sebagai ketua sekaligus tenaga pengajar, hanya dibantu

50 oleh istri beliau, ibu R.A. Soepartien yang menjabat sebagai sekretaris seka-ligus bendahara dan Bapak R. Soetardjo sebagai pegawai tata usaha. Kini Ys. UPDM telah memiliki 485 tenaga pengajar dan 256 orang karyawan. Meningkatnya jumlah karyawan dari tahun ke tahun sebagaimana terlihat dari grafik yang tertera di bawah ini, menyiratkan gerak langkah maju yang telah dicapai Ys. UPDM, yang telah ditempuh dengan jalan yang panjang dan berlikuliku. Peningkatan kuantitas tidak memiliki arti yang bermakna, bila tidak disertai peningkatan kualitas. Hal ini disadari benar oleh pimpinan Ys. UPDM oleh karena itu dari tahun ke tahun seleksi penerimaan karyawan baru semakin diperketat. Bukan hanya tingkat pendidikan yang menjadi syarat utama, tetapi sekaligus ambisi untuk maju dan dedikasi yang tinggi kepada Ys. UPDM khususnya dan negara pada umumnya. Karena dengan sumber daya manusia yang baik, masa depan Ys. UPDM semakin berkembang.

BIDANG SARANA DAN PRASARANA


Dengan berpedoman pada Sepuluh Pedoman Ys. UPDM, Yayasan ini telah memiliki sarana berupa 3 buah gedung kampus dan prasarana fisik yang lengkap dan modern, antara lain berupa Dental Unit, Laboratorium, Per-pustakaan, Komputer, Radio dan Fotografi.

5 1 Sedangkan lembaga-lembaga yang terhimpun di bawah Koordinatorat telah memiliki berbagai fasilitas seperti Balai Pengobatan Umum dan Gigi, dan Laboratorium Klinik. Sejak tahun 1976 perkembangan sarana fisik kampus UPDM (B) telah dimulai antara lain:

1.

Tahun 1976 dibangun Gedung Berdikari, yang berukuran 24 X 6 meter, berlantai 3, Jl. Hanglekir 1/8 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. Tahun 1977 menyusul dibangun Gedung Merah Putih yang berukuran 12 X 6 meter, berlantai 3.

2.

Pada tahun 1985 kedua gedung yang berlantai tiga itu direnovasi menjadi gedung berlantai 4. Lantai yang paling atas diper-gunakan untuk ruang rapat dan ruang seminar yang diperlengkapi dengan peralatan audio visual.

Gedung Gotong Royong, gedung Merah Putih dan Gedung Berdikari (tahun 2000)
Gedung Gotong Royong yang berukuran 30 x 8 meter dibangun secara bertahap tahun 1978, Jl. Hanglekir 1/8 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan. Lantai lima yang terbuka dipergu-nakan untuk Taman Merah Putih. Pada Tahun 1995 Taman Merah Putih dibangun menjadi menara komunikasi. Pada tanggal 9 Juli 1998 terjadi musibah kebakaran gedung tersebut. Gedung tersebut direnovasi, bekas menara komunikasi dibangun menjadi Laboratorium FIKOM UPDM (B), antara lain Laboratorium TV, Radio dan Fotografi, yang diresmikan pada tanggal 12 Juni 1999.

52

3-***"

Gediing Harapan dan gedung Perdamaian (tahun 2000)


Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan lab di lantai V

5.

Pada tahun 1980, Jl. Hanglekir 1/8 Kebayoran Baru - Jakarta Selatan, diban-gun gedung Harapan yang berukuran 20 X 10 meter terdiri 5 lantai, lantai paling atas Taman Pancasila. Pada tahun 1983 di Jl. Hanglekir RuangkulMkma(tahunl%2) ' ? Kebayoran Baru Jakarta Selatan diban-gun Gedung Perdamaian yang berukuran 20 X10 meter terdiri 5 lantai, lantai kelimanya disebut Taman Kerukunan Agama. Pada tahun 1995 Taman Pancasila dan Taman
l 8

6.

diperluas untuk keperluan lab komputer.

53

Dengan dibangunnya gedung-gedung baru ini, Ys. UPDM yang pada awal usahanya hanya memiliki 4 ruang kuliah, sebuah ruang laboratorium dan sebuah kantor, kini telah memiliki kampus yang memadai untuk suatu universitas yang tengah berkembang pesat. Ruang
1994)

kuliah

baru

(tahun

Sungguh membanggakan bila kita menoleh ke belakang dan melihat kembali kesederhanaan dan keterbatasan yang dimiliki Yayasan ini pada awal perkembangan. Ruang kuliah yang lama, sempit dan sed-erhana, dental unit FKG UPDM (B) yang pertama, konvensional dan sederhana, amat kontras bila dibandingkan dengan ruang kuliah dan dental unit yang baru. Tetapi segenap sivitas akademika Ys. UPDM menyadari benar, bahwa justru dari kesederhanaan itulah UPDM (B) lahir, tumbuh dan berkembang oleh karena semangat dan cita-cita pendirinya.

Dental unit lama (tahun 1962)

54

Kini tongkat estafet pimpinan Ys. UPDM telah dipindah-tangankan kepada generasi penerus. Sejalan dengan laju pembangunan yang semakin marak, Ys. UPDM pun harus meningkatkan kiprahnya dalam dunia pendidikan maupun nonpendidikan. Fasilitas modern dan peralatan canggih yang dimiliki hendaknya mendorong pimpinan dan ^Pfrpna -n karvawan Ys. UPDM 7. Di samping menambah dan memodernisasi sarana fisik di kampus pertama, untuk memenuhi sarana dan prasarana pendidikan yang semakin menuntut fasilitas lebih, pada tahun 1991 telah dimulai pembangunan kampus II di Bintaro, Jakarta Selatan. Tanah yang tadinya merupakan tempat tinggal Ketua Ys. UPDM, dengan tulus Da ikhlas diserankan oleh Bapak Joesoef Moestopo untuk dibangun kampus baru. Pak Joesoef yang mewarisi jiwa sosial almarhum ayahnya, rela pindah-rumah ke Jurang Mangu, Tangerang. Kampus II Jl. RC. Veteran Bintaro berdasarkan Keputusan Bersama diserahkan kembali penggunaannya ke Keluarga Almarhum Prof. Dr. Moestopo. 8. Pada tahun 1993, telah dibeli sebidang tanah seluas 5800 m2 di Bintaro, dan tahun 1995 Ys. UPDM membeli sebidang tanah seluas 2390

3-***"

m2 letaknya berdampingan sebelumnya.

dengan

tanah

yang

telah

yang dibeli

Diatas tanah tersebut dibangun Kampus III UPDM (B). Peletakan batu pertama dilaksanakan pada tanggal 26 Pebruari 1997. Pada tahun 1998 telah selesai dibangun Lantai I dan pada tahun 1999 telah selesai dibangun lantai II yang digunakan untuk ruang kuliah FKG UPDM (B).

55

Kampus 1 UPDM (B) di Jl. Hang Lekir 1/8 2004.

Gedung Kampus II UPDM(B) Jl. Bintaro Permai No. 3 Diresmikan 13 Juni 2002

NSAN RAMMAT TUHAN VANG MAHA ESA

M It A.S0EPART1EN MOESTOPO"
ffiUNVEKSnAS PROFDRMOESTOPOIBERAGAMAI

Prasasti Peresmian Gedung Kampus II UPDM (B). Ditanda tangani oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. A. Malik Fadjar, MSc.

Serah Terima BANPRES RI

Kendaraan BANPRES RI untuk Klinik Gigi Keliling Pekerja RSGM - FKG UPDM (B)
Pada bulan Nopember 2001 pembangunan dilanjutkan sampai tingkat lima. Tanggal 13 Juni 2002 bertepatan dengan hari ulang tahun almarhum Prof. Dr. Moestopo, gedung tersebut diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional R.I. Bapak Prof. Dr. A. Malik Fadjar MSc. Gedung Kampus III UPDM (B) dinamakan: "Graha R.A. Soepartien Moestopo". Penggunaan gedung Kampus III ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ibu R.A. Soepartien Moestopo.

58

Mus holl a
Sesuai keputusan Direktorat Jenderal Pelayanan MedikDepartemen Kesehatan Republik Indonesia No. HK.00.05.1.4.2924.A. tanggal 27 Juni 2002 Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo diberi kepercayaan menyelenggarakan Rumah Sakit Gigi dan Mulut yang dalam teknis operasionalnya diserahkan kepada FKG UPDM (B).

Dengan demikian Ys. UPDM yang pada awal usahanya hanya memiliki tanah seluas 3300 m2 kini telah memiliki tiga buah Kampus yang berdiri diatas lahan seluas 17.580 mz Pada tanggal 19 Juli 2004 menerima bantuan dari Program BANPRES melalui DEPNAKERTRANS RI, berupa satu unit kendaraan Klinik Gigi Keliling Pekerja Poto baru yang diserahteriKetua II dan makan dari Presiden Yusttf Kalla RI Vou Hj. Megawati Soekarno Putri kepada Ketua II Badan Penyelenggara Ys. UPDM drg. H. Hermanto JM. SKG.

Kampus III UPDM (B),Jl Swadarma Raya Petukangan Utara, lakarta Selatan Tahun 2006

59

9.

Dengan pindahnya FKG ke Kampus III, maka ruangan-ruangan yang ditinggalkan digunakan untuk ruang-ruang perkuliahan dan lab. FIKOM, FISIP, FE dan PPS. tahun 2001 di sebelah barat gedung Perdamaian telah dibangun gedung 5 lantai di peruntukan perkuliahan FISIP, FIKOM dan FE.

10. Pada

Kampus 1 UPDM (B) jl. Hang Lekir 1/8 Jakarta Pusat, tampak dari belakang.

11. Pada

tahun 2005 telah dibangun musholla dan ruang pusat kegiatan mahasiswa dan perparkiran. serta aktif Ketua Badan Penyelenggara Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo dalam Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta

12. Peran

13. Pada tahun 2006 dibeli sebidang tanah seluas 2.420 m2 beserta
ban-gunan gedung seluas 400 m2 yang terletak di Jalan Swadarma Raya No. 54 Ulujami, Jakarta Selatan diperuntukkan untuk pengembangan Kampus UPDM (B) dan Laboratorium TV yaitu Produksi siaran TV dan Produksi Iklan Elektronik, Laboratorium Radio yaitu Produksi siaran Radio dan Produksi Siaran Elektronik, Laboratorium Fotografi Jurnalisuk, Fotografi Periklanan, Fotografi Humas dan Fotografi Iklan Cetak FIKOM UPDM(B).

14. Pada

akhir bulan Agustus 2008 sedang dibangun / direnovasi tampak belakang Kampus I UPDM (B) Jl. Hang Lekir 1/8, Jakarta Pusat

60

57

BAB V BADAN PENYELENGGARA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

engan diberlakukannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0339/V/1994 tentang Ketentuan Pokok Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta, maka Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo sebagai badan yang mendirikan dan menyelenggarakan Universitas Prof. Dr. Moestopo (B) selanjutnya disebut Badan Penyelenggara Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo. Badan Penyelenggara Ys. UPDM sebagai pendiri dan penyelenggara Universitas Prof. Dr. Moestopo (B) berfungsi, membina dan mengembangkan Universitas, serta bertugas menetapkan misi, tujuan, kebijaksanaan dasar (Statuta) dan kebijaksanaan strategis (Rencana Induk Pengembangan) yang bertumpu pada ketentuan yang berlaku dan Anggaran Dasar / Ang-garan Rumah Tangga Badan Penyelenggara Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo. Dengan demikian Badan Penyelenggara Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo dapat meminta pertanggung jawaban Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)dan menyampaikan laporan secara berkala atau apabila diperlukan kepada Menteri. Dalam melaksanakan tugasnya Badan Penyelenggara Ys. UPDM membentuk Badan Pelaksana Harian atau disingkat BPH untuk pelaksanaan langsung tugas Badan Penyelenggara Ys. UPDM seperti dalam menyelenggarakan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Badan Penyelenggara Ys. UPDM, sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0339/V/1994 di atas. Badan Penyelenggara Ys. UPDM mempunyai tugas: a. Menetapkan visi, misi, tujuan kebijaksanaan strategi (RIP) Universitas. b. Menetapkan Statuta Universitas bersama-sama Rektor UPDM (B).

6) c. Membina, mengembangkan memantau dan mengevaluasi pelaksanaan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Menetapkan pendirian/pengembangan dan penutupan program pendidikan atas usul Rektor sesudah mendapat persetujuan Menteri / Dirjen Dikti. Mengangkat dan memberhentikan Rektor setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas. Mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Universitas atas usul Rektor dengan pertimbangan Senat Universitas. Menyediakan sarana prasarana dan dana. Menetapkan Struktur Organisasi Universitas beserta personalia yang disusun BPH atas usul Rektor dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Menetapkan pengangkatan dan pemberhentian Dosen tetap dan tidak tetap, tenaga administrasi tetap, yang diperlukan atas usul Rektor.

d.

e.

f.

g. h.

i.

62

59

STRUKTUR ORGANISASI BADAN PENYELENGGARA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

KEUANGAN DAN INVENTARI S

ADMINISTRASI DAN KEKARYAWANAN 1

BPH-YS .UPDM

1
1

KOORDINATOR LEMBAGA-LEMBAGA BID. USAHA YS. UPDM

UNIVERSITAS

Keterang an Garis Pengendalian Pertanggungjawaban dan

63

SUSUNAN PENGURUS BADAN PENYELENGGARA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO


1. Pendiri, Pelindung dan Penyelamat

Yayasan Univ. Prof. Dr. Moestopo : Raden Ayu Soepartien Moestopo

2.

Ketua BP-Ys.UPDM

: drg. Hyginus Hermanto ]M,

SKG, MM

3. 4.
SKG

Bendahara BP - Ys. UPDM Sekretaris BP - Ys. UPDM

: Yohanes Kusdharmanto JM, SE : drg. Lukas Kusparmanto JM

5.

Anggota

FX. Soseko Moestopo Romualdus Kusumanto JM Maria Margaretha Kusnandari JM, SE - Iqnatianus Kusnanto JM, S.Kom - Adrianus Taroreh S.IP. MSc

64

BADAN PELAKSANA HARIAN YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO


Badan Pelaksana Harian Ys. UPDM dibentuk oleh Badan Penyelenggara Ys. UPDM berdasarkan SK. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0339/U/1994. Pengurus Badan Pelaksana Harian Ys. UPDM dibentuk berdasarkan SK Ketua Ys UPDM No. 30/J/Ys. UPDM/SK/XII/1995 oleh Badan Penyelenggara Ys. UPDM berlandaskan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0339/ V/1994 tentang Ketentuan Pokok Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Swasta. Badan Pelaksana Harian berfungsi dan bertugas sebagai pelaksana sehari-hari fungsi dan tugas Yayasan dalam menyelenggarakan Universitas. Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Menteri Pendidikan Nasional dapat meminta laporan pelaksanaan pendidikan langsung kepada BPH, baik yang menyangkut bidang akademik maupun administrasi keuangan yang merupakan kegiatan penunjangnya.

Dengan demikian Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) wajib memberikan laporan pertanggung jawaban rutinnya kepada BPH secara berkala. Untuk melaksanakan tugasnya, BPH Yayasan menyelenggarakan fungsi: a. Menetapkan kebijaksanaan umum Strategi dan pengembangan Universitas. b. Menerima usul Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (B) yang menyangkut perencanaan tahunan, tenaga kerja dan sarana. c. Menyusun Struktur Organisasi Universitas dan Personalia dengan memperhatikan usul Rektor dan memperhatikan ketentuan perundangundangan. d. Menerima laporan dan pertanggungjawaban Rektor. e. Menerima bantuan pihak luar. f. Menerima usul tenaga Dosen tetap, tenaga administrasi tetap serta tenaga-tenaga lain yang diperlukan atas usul Rektor. g. Menetapkan, melaksanakan, dan mempertanggungjawabkan pengadaan prasarana kampus dengan memperhatikan usul Rektor.

6 5 h. Menetapkan peraturan keuangan, gaji dengan memperhatikan pendapat Rektor dan persetujuan Yayasan. Menyampaikan laporan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat termasuk administrasi keuangan kepada yayasan dan Menteri apabila diperlukan.

i.

66 STRUKTUR ORGANISASI BADAN PELAKSANA HARIAN YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

BP-YS. UPDM

BPH-YS. UPDM

ADM. UMUM

KEKARYAWANAN

LOGISTIK SAR. PRAS.

---------_

URUSAN KAMPUS

UNIVERSITAS
-----.' .:..:------------7---------'

Keterangan:

Garis

Pengendalian

dan

Pertanggungjawaban Garis Koordinasi dan Pembinaan Fungsi

PERSONALIA BADAN PELAKSANA HARIAN YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR MOESTOPO

1. 2. 3. 4.

Ketua Sekretaris Bendahara Kepala Bidang Administrasi

Dr. Parluhutan Tado Sianturi, SE. Drs. H. Hanafi Murtani, MM Drg. JohanesTumilisar Dra. Harti Yuwarti, MSi Drs. Sukimin Cornells Wuisan Oscar Wuisan

Umum

5. 6. 7.

Kepala Bidang Kekaryawanan Kepala Bidang Logistik Kepala Bidang Urusan Kampus

68

BAB VI KOORDINATORAT LEMBAGA-LEMBAGA DAN BIDANG USAHA YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

engabdian Pak Moes kepada Pemerintah Republik Indonesia sudah dirintis sejak tahun 1952 berupa kursus-kursus ketrampilan dan kegiatan-kegiatan di bidang sosial. Dalam perkembangan-nya kemudian tahun 1969 kegiatan-kegiatan ini diorganisasikan dalam 7 Lembaga Usaha Pengabdian Ys. UPDM Kepada Pemerintah R.I. dan 5 Centre Usaha Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I. sesuai dengan SK Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo No. 085/K/SS/UPDM/ 11/1969. Berdasarkan SK tersebut di atas Lembaga-Lembaga Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I. terdiri dari: Usaha

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Lembaga Rumah Sakit Bersalin Berdikari "Prof. Dr. Moestopo" Ys. UPDM. Lembaga Laboratorium Ys. UPDM. Lembaga klinik Gigi Universitair Berdikari Ys. UPDM. Lembaga Kesehatan Gigi Ys. UPDM Pembantu D.K.I. Jaya. Lembaga Research Centre Ys. UPDM. Lembaga Usaha Pengabdian Ys. UPDM Pembantu D.K.I. Jaya. Lembaga Sekolah Kejuruan Ys. UPDM. Centre Usaha Pengabdian Ys. UPDM kepada Pemerintah R.I. terdiri dari: Health Centre Ys. UPDM Pembantu Pemerintah D.K.I. Jaya

1.

2. 3. 4. 5.

Health Centre Berdikari Ys. UPDM. Centre of Public Relation Ys. UPDM. Religion Centre Ys. UPDM. Centre Hubungan Luar Negeri Ys. UPDM.

69 Semua kegiatan ini diasuh dan dibimbing langsung oleh Pak Moes sendiri selaku Ketua Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo. Ketika kegiatan tersebut di atas berkembang dengan pesat maka tahun 1970 Prof. Dr. Moestopo menunjuk putranya Drg. Joesoef Moestopo sebagai Kepala Inspektur Lembaga-Lembaga dan CentreCentre Pengabdian Ys. UPDM. Dalam perkembangan selanjutnya, semua kegiatan lembagalembaga dan centre-centre pengabdian ini dikoordinasikan melalui wadah Koordina-torat Lembaga-Lembaga/Centre-Centre Pengabdian Ys. UPDM. Dengan demikian Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo mengasuh dua usaha besar yaitu:

1. 2.

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang bergerak di bidang pendidikan. Koordinatorat Lembaga-Lembaga/Centre-Centre Pengabdian Ys. UPDM yang bergerak di bidang non-pendidikan.

Kerjasama yang saling menunjang di antara kedua usaha besar Ys. UPDM dapat terwujud berkat Prof. Dr. Moestopo sendiri sebagai Ketua Yayasan terjun secara aktif dalam kegiatan UPDM (B) maupun Koordinatorat Lembaga Centre-Centre Pengabdian Ys. UPDM. Untuk mengantisipasi kebutuhan yang beberapa lembaga baru dibentuk, seperti: timbul di masyarakat,

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga

Kesehatan Umum Ys. UPDM. Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM. Kerukunan Agama Ys. UPDM. Kesenian Bhinneka Tunggal Ika Ys. UPDM. Pembangunan Desa Ys. UPDM. Sosial Ys. UPDM.

Sebuah lembaga memang bukan merupakan lahan bisnis. Tetapi lembaga yang hanya menempatkan diri sebagai institusi sosial semata-mata, apalagi dengan prinsip hidup mandiri, amat sulit untuk mempertahankan diri. Sejak mula pertama, Pak Moes memang sudah mencanangkan, setiap lembaga/ centre yang dibentuk harus mampu menghidupi dirinya sendiri.

70 Seiring dengan perkembangan zaman dan perjalanan waktu, beberapa lembaga/centre yang tidak dapat beradaptasi dan tidak mampu mem-pertahankan keberadaannya, mulai mengurangi aktivitasnya. Beberapa lembaga/centre bahkan sudah menghentikan sama sekali kegiatannya. Tetapi di sisi lain beberapa lembaga justru memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Tanpa meninggalkan prinsip kemandirian dan tidak melupakan jati dirinya sebagai pranata sosial, beberapa lembaga bahkan mampu meraih kemajuan pesat. Lembaga-lembaga yang dapat mempertahankan eksistensinya ini antara lain: LEMBAGA LABORATORIUM Lembaga Laboratorium didirikan untukmempersiapkan sarana penunjang fakultas dalam melaksanakan sebagian cabang ilmu sesuai dengan keperluan bidang studi yang bersangkutan. Sebagai sarana penunjang Fakultas Kedokteran Gigi UPDM (B) dalam penyelenggaraan tugas praktika lapangan sesuai dengan SK

Mendikbud No. 124/V/1979, Lembaga Laboratorium Yayasan UPDM telah banyakberjasa. Bukan hanya sebagai pelengkap sarana pendidikan FKG UPDM (B) sesuai dengan kurikulum yang telah digariskan, tetapi sekaligus sebagai tempat yang dapat memacu minat mahasiswa untuk melakukan penelitian. Secara bertahap, 12 Laboratorium berhasil didirikan dan berkembang dengan pesat. Kedua belas Laboratorium yang bernaung di bawah lembaga Laboratorium Yayasan UPDM adalah:

1. Laboratorium Fisika. 2. Laboratorium Patologi Anatomi. 3. Laboratorium Parasitologi. 4. Laboratorium Kimia. 5. Laboratorium Patologi Klinik. 6. Laboratorium Biologi. 7. Laboratorium Mikrobiologi. 8. Laboratorium Biokimia. 9. Laboratorium Anatomi. 10. Laboratorium Histologi.

7 1

11. 12.

Laboratorium Fisiologi. Laboratorium Farmakologi/Farmasi.

Lembaga Laboratorium menyelenggarakan praktika dan menyediakan sarana laboraturium

Lembaga Laboratorium sebagai sarana mahasiswa melakukan penelitian


Sebagaimana lembaga-lembaga lain, Lembaga Laboratorium Yayasan UPDM dipimpin oleh seorang Direktur Pelaksana, sedangkan masingmasing unit Laboratorium dipimpin oleh seorang Kepala Laboratorium.

72

LEMBAGA KESEHATAN UMUM Lembaga Kesehatan Umum didirikan untuk melayani kesehatan karyawan, mahasiswa dan masyarakat umum di bidang kesehatan umum termasuk Keluarga Berencana. Pada awalnya, lembaga ini memiliki dua buah klinik. Yang pertama khusus melayani mahasiswa, dinamakan Balai Pengobatan Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta se-Jakarta Selatan. Klinik yang kedua disebut Balai Pengobatan Karyawan Yayasan UPDM, bertugas melayani karyawan karyawati di lingkungan Ys. UPDM. Pada tahun 1989, kedua klinik ini disatukan dan mendapat pengesahan/ izin balai pengobatan dari Kakanwil DKI Jaya dengan nama Balai Pengobatan Umum Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo. Beberapa tahun terakhir ini, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan, Lembaga Kesehatan Umum bekerjasama dengan Yayasan UPDM dan UPDM(B) menyelenggarakan Asuransi Kesehatan bagi karyawan. Di dalam kegiatannya, Lembaga Kesehatan Umum sering terlibat dalam berbagai kegiatan Universitas seperti: Penataran P4 Mahasiswa. Bakti Sosial. Donor Darah. Khitanan Masai. Sejak tahun akademik 2001/2002 sampai sekarang melaksanakan tes narkoba bagi mahasiswa baru UPDM (B). Medical Cek Up Pemeriksaan Osteoporosis

Menyelenggarakan pelayanan kesehatan umum merupakan salah satu kegiatan Lembaga Kesehatan Umum

7 3 Dewasa ini lembaga yang mempunyai 4 tenaga dokter dan dua orang tenaga paramedis ini melayani 200-300 orang pasien setiap bulannya.

Khitanan massal yang diselenggarakan oleh dokter-dokter Lembaga Kesehatan Umum Ys. UPDM

Dalam menyelenggarakan kegiatan donor darah, Lembaga Kesehatan Umum bekerja sama dengan PMl Pusat

74 LEMBAGA KLINIK YAYASAN UPDM GIGI UNIVERSITAIR BERDIKARI

Di samping berfungsi untuk melayani kebutuhan masyarakat dalam bidang perawatan serta pengobatan gigi dan mulut, lembaga ini juga mengelola klinik-klinik yang merupakan tempat latihan kerja bagi mahasiswa FKG UPDM (B). Dengan demikian pelayanan kepada penderita dilakukan oleh para mahasiswa dengan bimbingan staf pengajar FKG UPDM (B). Lembaga ini memiliki 8 buah klinik, yang masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Laboratorium (Ka.Lab), yang merupakan tenaga pengajar FKG UPDM (B). Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari Yayasan UPDM melayani perawatan dan pengobatan di bidang : 1. Diagnosa mulut. 2. Pengawetan gigi. 3. Bedah mulut. 4. Radiologi. 5. Pembuatan gigi tiruan. 6. Perawatan gigi anak. 7. Penyakit jaringan penyangga gigi. 8. Meratakan gigi.

lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari (LKGUB) Ys. UPDM 7nengelok 8 (delapan) klinik gigi dalam rangka melaksanakan kepaniteraan klinik bagi mahasiswa/maliasiswi FKG-UPDM(B).

7 5

Salah satu kegiatan Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari berupa praktika pembuatan gigi tiruan
LEMBAGA USAHA PENCEGAHAN PENYAKIT GIGI YS. UPDM Lembaga ini didirikan untuk melaksanakan usaha-usaha pencegahan pen-yakit gigi, berupa penyuluhan kesehatan masyarakat yang disampaikan melalui media Radio Republik Indonesia (RRI) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI). Kerjasama dengan Radio Republik Indonesia menyuguhkan Program Penyuluhan Kesehatan Masyarakat melalui RRI Programa Khusus Ibukota, sekali setiap bulan. Ketika program ini dinilai berhasil, Penyuluhan Kesehatan Gigi melalui TVRI merupakan kegiatan tetap Lembaga Lembaga Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM

76

Penyultihan Kesehatan Gigi melalui TVRI yang ditayangkan oleh Lembaga Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM
Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM diberi kepercayaan untuk meningkatkan jangkauan siaran-nya. Lembaga ini diminta untuk mengisi siaran penyuluhan kesehatan masyarakat RPJ Stasiun Nasional. Ini berarti siaran-siaran yang dibawakan Lembaga Usaha Pencegahan Penyakit Gigi Ys. UPDM dipancarluaskan ke seluruh Indonesia. Selanjutnya, dirintis kerjasama dengan TVRI dan ditayangkan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat melalui Acara Keluarga pada hari Minggu pagi. Pada permulaan kegiatannya lembaga ini hanya memiliki tiga orang tenaga inti yaitu Koordinator siaran, Sekretaris dan Penulis naskah. Kesulitan untuk memperbanyak wawasan penyuluhan sehingga dapat digapai pemirsa/ pendengar yang lebih luas, bukan hanya terbatas pada kasus gigi dan mulut saja, membuat lembaga ini terpaksa dibekukan. Sedang dijajaki kemungkinan untuk melebur lembaga ini ke dalam kegiatan-kegiatan yang sejenis di lingkungan universitas, sehingga dapat dibentuk lembaga yang lebih kompeten di bidangnya. LEMBAGA KERUKUNAN AGAMA Lembaga ini dibentuk sebagai wujud nyata jiwa Pancasilais Pak Moes. Di dalam lingkungan Yayasan UPDM, semua agama diberi kesempatan yang sama untuk berkembang. Seluruh si vitas akademika dan segenap karyawan di jajaran Yayasan UPDM memperoleh peluang yang sama pula untuk menunaikan ibadah menurut kepercayaan masing-masing.

7 7 Melalui lembaga ini Pak Moes telah merealisasikan pengejawantahan sila pertama Pancasila agar setiap insan di lingkungan Yayasan UPDM dapat menjunjung tinggi kerukunan agama.

Pada awalnya, Direktur Pelaksana lembaga ini membawahi empat orang Koordinator, masing-masing untuk agama Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan dan Hindu/Budha. Tetapi dalam perkembangan selanjutnya, jabatan Koordinator diubah menjadi Kepala Urusan Agama. Koordinator Agama Islam: Mengadakan pembinaan pada mahasiswa dan karyawan agar lebih ber-taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan-kegiatannya : Mengelola Musholla. Mengadakan peringatan-peringatan hari besar Islam. Mengadakan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan bulan suci Ramadhan. Menghimpun Zakat Fitrah yang disalurkan pada panti-panti asuhan. Menghimpun dan menyalurkan hewan Qurban. Mengadakan Khitanan masal.

Khitaiian massed dalam rangka memperingati Isra'Mi'raj, merupakan salah satu kegiatan lembaga Kerukunan Agama Koordinatorat Agama Islam

78 Koordinator Agama Kristen Katolik : Mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti: Kegiatan umum:

* * * * * *

Misa Kudus Rekoleksi/Retret. Seminar/Diskusi/Simposium. Ziarah. Doa bersama / Ibadat Sabda/ Doa Rosario. Perayaan Natal dan Paskah Rekreasi bersama.

Retret merupakan salah satu kegiatan Lembaga Kerukunan Koordinatorat Agama Katolik Yayasan UPDM

Bekerjasama dengan Perguruan Tinggi / Yayasan Katolik yang lain untuk mengembangkan nilai-nilai kekatolikan. Bekerjasama dengan Keuskupan Agung Jakarta untuk membangun dan mengembangkan Agama Katolik di Indonesia. Koordinator Agama Kristen Protestan :

Melakukan kegiatan-kegiatan: Pendalaman Alkitab. Pemutaran film-film rohani. Perayaan Natal.

7 9

Retret di Cibodas, September 1991


Persekutuan umat. Membentuk vokal grup Pendekatan kepada mahasiswa Kristen yang tidak aktif/sakit. Doa bersama. Penjualan Buku Renung-an Harian. Koordinator Agama Budha: Melakukan kegiatan-kegiatan antara lain: Kebaktian Bersama. Perayaan Waisak. Dalam bulan Kathina mengirim jubah untuk Bikhu. Pengalihan Laboratorium dan Klinik Gigi di Koordinatorat Lembaga-lembaga Ys-UPDM ke FKG UPDM (B) Dalam rangka melengkapi sarana-sarana yang diperlukan FKG UPDM (B) sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1980, SK Mendikbud. No. 0192/0/1985 danSKDirjenDikti Depdikbud. No. 141/D/Q/1989, UPDM (B) membutuhkan fasilitas laboratotium dan klinik bagi mahasiswa-mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi. Karena itu melalui SK Ketua Yayasan No. 12/J/Ys. UPDM/SK/IV/1989, pengelolaan kedua belas laboratorium di lingkungan Lembaga Laboratorium Yayasan UPDM dialihkan kepada Fakultas Kedokteran Gigi UPDM (B). Demikian juga halnya dengan kedelapan klinik Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari diserahkan pengelolaannya kepada FKG UPDM (B). Peristiwa ini menunjukkan dengan jelas kerjasama yang saling Perayaan Waisak di UPDM (B) merupakan salah menunjang satu kegiatan lembaga Kerukunan Agama di antara kedua usaha besar Yayasan UPDM. Sebaliknya beberapa tenagaKoordinatorat Agama (B) juga secara UPDM dalam pengajar tetap FKG UPDM Budha Ys. aktif membantu kegiatan-kegiatanmeningkatkan kerukunan antar umat rangka Koordinatorat Lembaga-Lembaga/Centre-Centre Pengabdian Ys. UPDM. Kerjasama ini (B) beragama di Kampus UPDM patut dicatat sebagai perwujudan dari cita-cita Pak Moes pada saat mendirikan Yayasan UPDM. Dengan dialihkannya ke- 12 laboratorium yang ada di lingkungan Lembaga Laboratorium Yayasan UPDM dan ke-8 klinik gigi Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari, kedua lembaga ini mulai aktif menggali potensi-potensi lain yang masih belum terjamah.
khmkGigi yang dikeloln Lembaga khmkGigi Universitair
J

'

Lembaga Laboratorium misalnya,kini secara aktif merintis usaha pemben-tukan Laboratorium Klinik. Ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dan karyawan di lingkungan Yayasan UPDM serta masyarakat di sekitar kampus dalam bidang Patologi Klinik.

Sementara itu, Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari sudah mulai merenovasi ruang klinik gigi dan kamar operasinya, agar dapat melayani pasien yang menginginkan perawatan dan pengobatan oleh seorang dokter gigi. Untuk mengelola usaha ini, Lembaga Klinik Gigi Universitair Berdikari memiliki tenaga 4 orang dokter gigi dan seorang tenaga paramedis. Sesuai dengan perkembangan yang ada di dalam masyarakat maupun di dalam tubuh Yayasan UPDM sendiri, lembaga-lembaga yang ada setiap kali dinilai dan ditata kembali baik secara Organisasi maupun fungsinya, agar dapat bergerak dengan lebih efisien dan dinamis dalam melayani masyarakat. Melalui Rapat Kerja Koordinatorat Lembaga-Lembaga Pengabdian Yayasan UPDM pada bulan Juni di Jatiluhur, telah ditetapkan Pedoman R i setelah direnovasi Pelaksanaan Tugas Koordinatorat Lembaga Pengabdian Yayasan UPDM.
mng operas

Pedoman ini bertujuan menata secara rinci tugas dan kewajiban lembaga-lembaga yang ada di lingkungan Koordinatorat. Rapat Kerja ini juga sekaligus menilai lembaga-lembaga yang sudah tidak aktif lagi, baik karena masalah kesulitan dana maupun kekurangan tenaga, untuk ditutup atau dilebur ke dalam lembaga sejenis yang masih berjalan. Dalam Raker ini diputuskan, sejak bulan Juni 1993, Koordinatorat Lembaga-Lembaga Pengabdian Yayasan UPDM hanya mengelola 7 buah lembaga yang masih aktif yaitu :

82

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga

Laboratorium. Klinik Gigi Universitair Berdikari. Kesehatan Umum. Kerukunan Agama. Klinik Gigi Pengabdian YS. UPDM Kesenian. Kesejahteraan Karyawan.

Lembaga yang terakhir merupakan lembaga yang baru dibentuk, merupakan lembaga yang didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan Yayasan UPDM. Usaha-usahanya antara lain mendirikan Koperasi Simpan Pinjam, memberikan bantuan untuk meringankan biaya karyawan yang melahirkan, pembuatan

Aktivitas

sehari-hari

di

kantor

Koordinatorat

Lembaga-lembaga

Pengabdian Yayasan UPDM

kacamata dan sebagainya.

83

Salah satu kegiatan Leinbaga Kesejahteraan Karyawan adalah memberikan dana bantuan kepada karyawan yang meinbutuhkan

Sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan Yayasan UPDM, Koordinatorat Lembaga-Lembaga Pengabdian Yayasan UPDM berubah menjadi : Koordinatorat Lembaga-Lembaga Dan Bidang Usaha Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Penyelenggara Ys. UPDM No. 022/J/BP-Ys. UPDM/V/2000, tanggal 11 Mei 2000 dan lembaga-lembaga yang dikelola adalah:

1. 2. 3. 4. 5.

Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga Lembaga

Kesehatan Umum Kesehatan Gigi Kesejahteraan Karyawan Kerukunan Agama Kesenian

Untuk mengetahui lebih dekat keberadaan Koordinatorat LembagaLembaga dan Bidang Usaha Yayasan UPDM ini, disajikan struktur organisasi dan susunan personalia Koordinatorat beserta lembagalembaga yang bernaung di bawahnya.

STRUKTUR ORGANISASI KOORDINATORAT LEMBAGA-LEMBAGA DAN BIDANG USAHA YAYASAN UPDM

BP-YS.UPDM

PENASEHA T

KOORDINATORAT

STAF SEKRETARIAT

BIDANG SOSIAL

BIDANG USAHA

LEMBAGA KES. UMUM

LEMBAGA KES. GIGI

LEMBAGA KES. KARYAWAN

LEMBAGA KERUK. BERAGAMA

LEMBAGA KESENIAN

85

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATORAT LEMBAGALEMBAGA DAN BIDANG USAHA Ys. UPDM


Kepala Wakil Kepala Sekretaris I Bendahara Kepala Lembaga Kesehatan Umum Kepala Lembaga Kesehatan Gigi dr. A. Inggrijani, MM. Kepala Lembaga Kesejahteraan Karyawan Kepala Lembaga Kerukunan Agama Kepala Lembaga drg. Sofia Katzumi Romualdus Kusumanto JM Kesenian drg. H.

Hermanto JM, SKG, MM Ignatius S.Kom MM Mira Kumala dr. Kusnanto, Winarti Kumala. S., dr. drg.

drg.

Widjaja

86

BAB VII UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)

niversitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), nama yang mulai dibicarakan di dalam dunia pendidikan, tidak dapat lepas dari nama Prof. Dr. Moestopo sebagai pendirinya. Dunia pendidikan telah menjadi saksi keuletan seorang putra bangsa, seorang Moestopo, yang telah mampu meletakkan dasar yang kuat dalam bidang pendidikan. Dengan dijiwai oleh semangat yang menyala-nyala untuk mengisi pemban-gunan dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya, UPDM (B) berdiri di barisan terdepan bersama perguruan-perguruan tinggi lainnya untuk melahirkan sarjanasarjana yang bermutu. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang tumbuh dari idealisme luhur pendirinya menyadari benar, bahwa kehadirannya merupakan pang-gilan tanggungjawab untuk berperan-serta dalam Pembangunan Nasional dalam bidang pendidikan. Hal ini mengingat, bahwa program pembangunan Indonesia pada masa kini dan masa mendatang akan sangat membutuhkan tenaga-tenaga profesional. Meningkatnya laju pembangunan dewasa ini mencetuskan tantangan yang lebih besar lagi bagi UPDM (B) untuk senantiasa mempersiapkan diri dengan rencana kerja yang lebih matang, agar mampu menempatkan diri dalam posisi strategis untuk meraih kemajuan.

Tahap pengembangan UPDM (B) dicapai secara bertahap sesuai dengan dana yang tersedia, berhubung UPDM (B) menganut prinsip kemandirian. Prinsip kemandirian ini penting untuk disadari oleh segenap Sivitas Akademika UPDM (B) sebagai sokongan moral ke arah tercapainya pengembangan diri yang optimal sesuai dengan kemampuan yang ada. Kesadaran ini pun dapat membangkitkan semangat juang untuk menghadapi setiap kendala yang menghalangi gerak langkah maju UPDM (B) dalam usaha mencapai hasil yang sebaik-baiknya.

87 Berdasarkan sistem manajemen yang berpedoman kepada kekuatan sendiri, UPDM (B) harus mampu menerapkan kiat-kiat yang tepat untuk meraih cita-cita. Untuk menyusun program pengembangan selanjutnya perlu dikaji hasil-hasil yang telah dicapai UPDM (B) sampai saat ini.

A.

AKREDITASI STATUS

Berkat usaha keras yang tidak mengenal lelah tanpa melupakan prinsip kemandirian yang telah menjadi salah satu ciri khas UPDM (B), akhirnya angan-angan yang demikian didambakan telah menjelma menjadi kenyat-aan. Kini seluruh fakultas di lingkungan UPDM (B) telah memiliki Status Disamakan dengan universitas negeri. Berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Depar-temen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Fakultas-fakultas di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) semua terakreditasi. 1. FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI: Usaha Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) untuk meningkatkan statusnya dari Status Diakui menjadi Status Disamakan dirintis sejak tahun 1970. Baru pada tahun 1974 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0279/U/1974, tertanggal 17 Desember 1974 statusnya Disamakan untuk tingkat sarjana muda dan sarjana lengkap. Status Disamakan tersebut di atas ditetapkan kembali atau diperpanjang dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.088 / 0 /1981, tertanggal 23 Pebruari 1981 yang kemudian ditetapkan kembali berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 0333/011985, tertanggal 27 Juli 1985. Pada tahun 1998, berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 10403/AKI.l/UPMPP/6 /Vm/1998 FKG UPDM (B) terakreditasi dengan nilai B (Baik).

88

Tahun 2003, berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tmggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 012/BAN-PT/AK-VII/S1/VII/2003 FKG UPDM (B) mempertahankan akreditasinya dengan nilai B (Baik). 2. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK : Jurusan Administrasi Negara, Jurusan Administrasi Niaga dan Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Fakultas ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan akan tenagatenaga yang cakap dan bermutu di bidang administrasi. Fakultas yang mula-mula berdiri dengan nama Fakultas Administrasi Negara ini pengesa-hannya diperolehmelalui SK 23/B/SWT/P/1962 tanggal 15 November 1962 dengan Status Terdaftar. Kemudian dengan perjuangan terus-menerus dan tidak mengenal lelah, maka untuk tingkat sarjana muda statusnya menjadi Diakui ,berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP No.114 tertanggal 29 September 1964 dan dikukuhkan kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 085/0 /1981 tertanggal 12 Februari 1981. Sedangkan untuk tingkat sarjana, statusnya menjadi Status Diakui melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan KebudayaanNo. 085/0/1981 tertanggal 12 Februari 1981. Pada tanggal 16 Desember 1989 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 080/0/1981 statusnya menjadi Disamakan. Pada tanggal 19 Desember 1996 dengan SkDikti P & K RI No. 467/Dikti/ Kep/1996, FISIP UPDM (B) telah membuka jurusan baru yaitu : 1. Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Program Studi Ilmu Hubungan Internasional untuk jenjang pendidikan program SI. Berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 023/BAN-PT/AK-IV/IX/2000 Tanggal 14 September 2000 terakreditasi dengan nilai B (Baik). Tahun 2005, berdasarkan Keputusan Badan Akriditasi Nasional Perguruan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, untuk jenjang pendidikan program SI program study Ilmu Hubungan Internasional,. Akriditasi A. Dengan Sertifikat No. 07838/AK-LX-Sl-021 / UPDMIDI/ XI / 2005 2. Jurusan Ilmu Administrasi Program Studi Administrasi Niaga, untuk jenjang pendidikan program SI. Berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indo

8 9 nesia Nomor : 001/BAN-PT/AK-I/VIII/1998 terakreditasi dengan nilai B (Baik). Tahun 2003, berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tmggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 019/BAN-PT/ AK-VII/SI /VIII/2003 FISIP Admin-istrasi Negara UPDM (B) mempertahankan akreditasinya dengan nilai B (Baik). 3. FAKULTAS EKONOMI: Jurusan Manajemen, Program Studi Manajemen Perusahaan a. Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) didirikan pada bulan Maret 1963 sebagai bagian dari Universtias Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dengan Fakultas yang sudah ada sebelumnya yaitu Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Sosial Politik. Bersamaan dengan Fakultas Ekonomi didirikan Fakultas Umum, baru kemudian menyusul Fakultas Publisistik. 1) Dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Emu Pengetahuan No. 23 tahun 1963, tanggal 20 Maret

b.

c. d.

e.

f.

g.

1963, Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berstatus terdaftar. 2) Dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Emu Pengetahuan No. 23/Akademik tanggal 31 Desember 1964, Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berstatus terdaftar bagi tingkat Sarjana. Dengan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 086/0/1981 tanggal 23 Februari 1981, Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berstatus DIAKUI untuk tingkat sarjana. Dengan SK Kopertis No. 31/DIKTI/Kep/1992 tanggal 9 Maret 1992, status Fakultas Ekonomi UPDM (B) "DISAMAKAN". Dengan SK Dirjen Dikti No. 507/Dikti/Kep/1996 tanggal 23 Oktober 1996 bahwa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen UPDM (B) kembali ditetapkan statusnya "DISAMAKAN". Pada tahun 1996 Fakultas Ekonomi mengajukan permohonan Jurusan Baru yaitu Akuntansi Strata I (S.l). Keputusan Dirjen Dikti No. 486/Dikti/Kep/1996 tanggal 7 Oktober 1996, bahwa Fakultas Ekonomi UPDM (B) Jurusan Akuntansi Strata 1 mendapat status "TERDAFTAR". Keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi Nomor 00404/ AK-I.l/UPMMAN/VIII/1998, tanggal 11 Agustus 1998 Jurusan Manajemen memperoleh status "AKREDITASI" B (Baik).

90 h. Keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi Nomor 021/BAN-PT/AK-IV/UM/2000, tanggal 31 Agustus 2001 Jurusan Akuntansi memperoleh status "AKREDITASI" B (Baik). Keputusan Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi Nomor 06875/AK-VIII-31-045/UPMM/X/2004, tanggal 26 Oktober 2004 Jurusan Manajemen memperoleh status "AKREDITASI" A.

i.

4.

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI: Jurusan Ilmu Hubungan Masyarakat Pembangunan yang digalakkan Pemerintah tidak akan dapat berjalan lancar tanpa partisipasi masyarakat. Untuk itu dibutuhkan tenaga ahli di bidang informasi dan komunikasi yang mampu menciptakan hubungan harmonis antara para insan pembangunan. Bertolak dari asumsi inilah pada tanggal 31 Desember 1964, didirikan Fakultas Publisistik UPDM (B) Jurusan Hubungan Masyarakat. Penge-sahan fakultas ini diperoleh melalui Surat Keterangan Terdaftar No. 23/B/SWTIP/1965. Pada tanggal 3 Agustus 1972, Status Terdaftar untuk tingkat Sarjana Muda Lengkap dan Sarjana Lengkap disempurnakan

Hari Wisiida Sarjana dan Peresmian Pendidikan Puma Sarjana UPDM (B) tahun 1974

kembali melalui Surat Keterangan Terdaftar Direktorat Pendidikan Tinggi No. 37b/ DPT/B/1972 dan 37c/DPT/B/1972.

91

Karena jumlah lulusan jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah mahasiswa, pada tanggal 23 Februari 1981, melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 082/0/ 1981, status Fakultas Publisistik UPDM (B) diturunkan menjadi Terdaftar Percobaan. Namun berkat kerja keras semua pihak yang terlibat, pada tanggal 19 Juni 1984 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 027/0/1984, status Fakultas Publisistik UPDM (B) untuk tingkat Sarjana Muda dan Sarjana Lengkap kembali menjadi Terdaftar. Dengan Surat Keputusan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 0331/0/1985 tertanggal 27 Juli 1985, Fakultas Publisistik diubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Komunikasi Jurusan Hubungan Masyarakat. Akhirnya berkat kerja keras para pimpinan, staf pengajar dan karyawan Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B) statusnya ditingkatkan menjadi Diakui berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0501/0/1988 tertanggal 15 Oktober 1988. Kemudian pada tanggal 21 Januari 1993, melalui Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No.l4/Dikti/Kep/1993, status FIKOM UPDM (B) menjadi Disamakan. Pada tahun 1998, berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 001/BAN-PT/AKI/VIII/1998 FIKOM UPDM (B) terakreditasi dengan nilai B. Tahun 2003, berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 012/BAN-PT/AK-VII/S1/VII/2003 terakreditasi peringkat "A" 5. PENDIDIKAN PURNA / PASCA SARJANA UPDM (B): Gagasan untuk mendirikan Pendidikan Pasca Sarjana ini sudah timbul sejak mahasiswa FKG UPDM (B) angkatan pertama lulus sebagai dokter gigi pada tanggal 31 Maret 1969, namun cita-cita tersebut baru menjelma menjadi kenyataan pada tanggal 9 Mei 1974, yaitu dengan terbitnya

92 Surat Keputusan Bapak Ketua Yayasan UPDM No.77/K/Ys.UPDM/ V/1974 tentang Pendidikan Purna Sarjana (Post Graduate Study) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Pendidikan Purna Sarjana yang dikelola secara berdikari ini pada tahun 1974 direncanakan terdiri dari: 1. Pendidikan Purna Sarjana Ilmu Eksakta/Fakultas Kedokteran Gigi yang terdiri dari 4 Jurusan : a. Jurusan Oral Surgery. b. Jurusan Operative Dentistry. c. Jurusan Orthodontic. d. Jurusan Public Health. Pendidikan Purna Sarjana Ilmu Sosial yang terdiri dari: a. Jurusan Administrasi Negara. b. Jurusan Ekonomi. c. Jurusan Publisistik.

2.

Nama Pendidikan Purna Sarjana UPDM (B) ini pada tanggal 6 Desember 1975, mengingat yang aktif hanya bidang Ilmu Kedokteran Gigi, disempurnakan menjadi Pendidikan Lanjutan Purna Sarjana Fakultas Kedokteran Gigi UPDM(B). Setelah mengalami beberapa kali pergantian nama yaitu Pendidikan Pasca Sarjana, kemudian menjadi Pendidikan Spesialisasi Ilmu Kedokteran Gigi UPDM (B), akhirnya sesuai

dengan petunjuk Direktur Jendral Pembinaan Sarana Akademis Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI diubah lagi menjadi Pendidikan Berkelanjutan UPDM (B), sesuai dengan Surat No. 1214/D2/1987 tertanggal 24 Juni 1987. Pendidikan Berkelanjutan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bertujuan:

1. 2.

Meningkatkan kemampuan berkarya dan pengembangan ilmu peng-etahuan dalam rangka menunjang pembangunan nasional. Mempersiapkan peserta terhadap tanggung jawab yang lebih besar dan memperluas wawasan pemikiran.

93

3.

Sebagai wadah untuk menyampaikan informasi perkembangan ilmu dan teknologi serta perubahan pola kebutuhan pembangunan/ masyra-rakat. Sebagai wadah pertukaran informasi dan pengalaman dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

4.

Akhirnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI No. 30 tahun 1990 yang menempatkan Pendidikan Berkelanjutan di bawah fakultas masing-masing, maka Pendidikan Berkelanjutan di tingkat universitas dihapuskan. Pada tahun 1999 telah dibuka program Pascasarjana Program Studi Magister Management (MM) sesuai SKDirjenDikti No. 398/Dikti/Kep/ 1999 tanggal 6 September 1999, di Kampus I Hang Lekir. Saat ini Program Pascasarjana UPDM (B) telah menambah 2 Program Studi Magister yaitu : Magister Ilmu Administrasi Magister Ilmu Komunikasi. B. STAF PENGAJAR

Dengan mulai ikut sertanya para alumni UPDM (B) yang terjun secara langsung dan aktif dalam pengelolaan pendidikan di alma mater mereka, diharapkan mereka bersama rekan sesama tenaga pengajar alumni universitas lain, memiliki dedikasi tinggi untuk melanjutkan pengembangan UPDM (B) secara berkesinambungan. Dengan semakin meningkatnya jumlah mahasiswa dan semakin canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, bukan hanya peningkatan jumlah tenaga pengajar yang dituntut oleh universitas, tetapi sekaligus meningkatkan mutu dosennya. Untuk meningkatkan mutu tenaga pengajar, ditempuh beberapa cara yang dianggap perlu antara lain : Mengirimkan beberapa tenaga pengajar untuk menempuh pendidikan pada program S2 dan S3. Mengharuskan tenaga pengajar mengikuti Pelatihan Proses Belajar Mengajar yang diselenggarakan secara berkala. Ditinjau dari sudut jumlah tenaga pengajar, pengembangan UPDM (B) sebagai lembaga pendidikan tertinggi yang bonafid jelas terlihat apabila

94 kita ingat universitas yang pada tahun akademis 1961 /1962 hanya memiliki beberapa orang Dosen, pada 2007/2008 telah memiliki tenaga pengajar sebagai berikut: FKG = 137 orang 132 FISIP FE = 1 0 5 orang FIKOM orang 79 orang PPS = 35 orang

Dari 433 orang Dosen UPDM (B), 51 orang merupakan Dosen PNS dari Kopertis Wil. Ill, sedangkan dosen lainnya diangkat melalui SK Ketua Yayasan UPDM. Peningkatan jumlah Tenaga Pengajar UPDM (B) ini disebabkan FISIP, FE dan FIKOM telah mengembangkan diri dengan membuka Kelas Pagi dan Kelas Siang yang semula hanya membuka Kelas Sore saja. Dan telah dibuka pula Program Pasca Sarjana (PPs) yang membutuhkan tenaga pengajar. Demikian pula Fakultas Ekonomi telah mengembangkan diri dengan membuka Kelas Pagi di Kampus II Bintaro.
C. BIDANG AKADEMIS

Dalam bidang akademis, program pengembangan tetap dititikberatkan pada prioritas yang dianggap lebih penting yaitu meningkatkan mutu dan sistem pendidikan. a. Peningkatan mutu pendidikan. Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan, kebijaksanaan yang ditempuh dilakukan melalui pembenahan kurikulum yang mencakup pula usaha penyempurnaan materi pelajaran dan metoda mengajar. Penyusun Satuan Acara Perkuliahan (SAP) misalnya, merupakan salah satu kegiatan yang menunjang kebijaksanaan tersebut di atas. Satuan Acara Perkuliahan merupakan suatu subsistem instruksional yang harus dirancang oleh tenaga pengajar untuk setiap pertemuan yang akan di-adakan bersama mahasiswa-mahasiswanya. Di dalam perencanaan tersebut harus dirancang materi apa saja yang akan diberikan kepada mahasiswa, sekaligus memikirkan cara untuk memperlancar proses belajar mereka.

9 5 Asumsi yang mendasari penyusunan SAP adalah : Pengajaran dirancang untuk membantu seseorang berkembang secara mandiri. Dosen perlu menyusun dua macam perencanaan, yaitu perencanaan jangka panjang dan jangka pendek. Perencanaan jangka panjang men-cakup penyusunan Garis Besar Program Pengajaran untuk mata kuliah yang dibinanya selama satu semester serta SAP untuk setiap pertemuan. Perencanaan jangka pendek adalah persiapan yang dilakukan dosen sebelum memulai pelajaran. Pengajaran yang direncanakan secara sistematis dapat mempengaruhi perkembangan mahasiswa. Perencanaan instruksional harus didasarkan atas pengetahuan bagaim-ana seseorang belajar. Untuk meningkatkan mutu pengajaran maka FIKOM UPDM (B) bekerja sama dengan Universitas Negeri Jakarta mengadakan Pelatihan Applied Aproach (AA) bagi dosen FIKOM yang diadakan pada bulan Januari 2000 angkatan Pertama. Pada bulan Juli 2000 diadakan Pelatihan Applied Aproach (AA) yang kedua yang diikuti oleh dosen-dosen di lingkungan UPDM (B). Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan seperti penyediaan ruang kuliah yang lebih memadai, penyempurnaan peralatan laboratorium yang lebih canggih, dan memperlengkap buku-buku perpustakaan merupakan usaha lain untuk menunjang langkah tersebut di atas. b. Peningkatan Sistem Pendidikan.

Dalam rangka peningkatan sistem pendidikan, kebijaksanaan yang ditem-puh adalah dengan cara mengembangkan sistem pendidikan yang lebih sesuai.

Sejak tahun akademik 1986/1987, UPDM (B) telah menyelenggarakan sistem pendidikan berdasarkan Sistem Kredit Semester (SKS). Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan di mana beban studi mahasiswa, beban tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan pendidikan dinyatakan dalam satuan kredit. Sedangkan semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan. Setiap semester terdiri dari

96 minimal 16 minggu kegiatan kurikuler yaitu kuliah, praktika, kerja klinik atau kerja lapangan, diskusi. karya tulis ilmiah, yang kemudian diikuti oleh evaluasi keberhasilan studi (ujian). Dengan demikian satu semester biasanya terdiri dari 22-24 minggu. Satuan kredit semester (sks) adalah satuan yang digunakan untuk menya-takan besarnya beban studi mahasiswa, besarnya pengakuan keberhasilan usaha mahasiswa, besarnya usaha untuk menyelesaikan suatu program, besarnya usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi tenaga pengajar dan besarnya usaha untuk menyelenggarakan pendidikan bagi suatu lembaga pendidikan. Terhitung mulai tahun ajaran 1989/1990, beban studi di FKG UPDM (B) adalah 169 sks. Tetapi pada bulan Januari 1993, Konsorsium Ilmu Kesehatan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan mencanangkan Kurikulum Nasional Program Pendidikan Dokter Gigi yang mensyaratkan besar beban studi 140 sks, yang merupakan 80% dari.besar beban-studi pada Kurikulum lengkap yaitu 175 sks. Beban studi pada fakultas-fakultas di lingkungan UPDM (B) adalah sebagai berikut:

D.

Fakultas Ilmu Sosial Politik UPDM (B) : 151-152 sks. Fakultas Ekonomi UPDM (B) : 160 sks. Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B) : 160 sks. MAHASISWA DAN WISUDAWAN

Sesuai dengan perkembangan jaman, penilaian masyarakat terhadap perguruan tinggi semakin kritis pula. Dengan demikian kelangsungan hidup sebuah perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi swasta amat dipen-garuhi bukan hanya oleh status perguruan tinggi tersebut, tetapi juga oleh minat calon mahasiswanya. Ditinjau dari sudut ini, meningkatnya jumlah mahasiswa UPDM (B) dari tahun ke tahun merupakan salah satu bukti yang menunjukkan, bahwa UPDM (B) termasuk salah satu perguruan tinggi swasta yang punya nama, tidak kalah dibandingkan dengan perguruan tinggi swasta lainnya.

9 7

Dies Natalis dan Wisuda Sarjana tahun 1969

Dies Natalis XXIII dan Wisuda Sarjana tahun 1994


Sebagai contoh, jumlah mahasiswa FKG UPDM(B) yang pada tahun 1961 hanya berjumlah 15 orang, pada tahun 2007/2008 telah meningkat menjadi 1053 orang. Demikian juga jumlah kelulusan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Jika pada tahun 1967 jumlah : alumni FKG UPDM (B) baru ber-

98

jumlah 8 orang, maka pada tahun 2004 telah diwisuda 2.479 orang sarjana kedokteran gigi. Begitu pula halnya dengan FIKOM UPDM (B) perkemban-gannya cukup pesat terutama dalam hal jumlah mahasiswa tahun 2007/2008 berjumlah 6.389 orang. I
TAHUN 2007/2008

JUMLAH MAHASISWA

500045004000X JUMU 3500-

FE FISIP FKG
f=-------------------"----------------------f

= 1.026 = 758 = 1.053

300025002000 150010005001

* --- '---* e-----------------------------o------------------------

FIKOM = 3.323 PPS = 133

rz.------------Q

--------------0- ------------------------1---------------------1----------------------V T--------------------------------T------------------------f-------------

1996/1997

1998 - -- -FE

1999

2000 FISIP

2001

2002

2002/2003

2003/2004 -PPS

--------------FKG

-------X------FIKOM -------G-

Pada tahun 2007/2008 jumlah mahasiswa UPDM (B) seluruhnya berjumlah 6.389 orang.

JUMLAH SARJANA YANG DIHASILKAN

500

99

1 9 95 / 1 9 96

1 9 96 / 1 9 97

1 99 6

1 9 99

20 0 0 / 2 0 0 1

20 0 1 / 20 0 2

20 0 2/ 20 0 3

20 0 3/ 2 0 0 4

-FE

-----E------FISIP

A--------FKG

-----H------FIKOM

-----K------PPS

E. PENELITIAN Penelitian di lingkungan UPDM(B) dilakukan baik oleh para dosen sebagai peneliti mandiri, oleh Fakultas/Universitas sebagai lembaga, maupun oleh mahasiswa sebagai kegiatan kemahasiswaan. Dalam melaksanakan penelitian, UPDM (B) kadang kala mendapat bantuan dari berbagai pihak antara lain dari LIPI, BPPT, bahkan juga Pemda DKI. Beberapa penelitian yang pernah dilakukan oleh fakultas-fakultas di lingkungan UPDM (B) serta para staf pengajar Lembaga Pendidikan UPDM (B)

1.

Tahun 2005 menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat Terpadu di Kampung Anjer, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Bentuk kegiatan berupa pembinaan remaja, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gigi, penyuluhan komunikasi pedesaan dan pembinaan usaha kecil berupa peternakan lele. Kegiatan tersebut melibatkan 40 dosen dan 20 mahasiswa dari empat fakultas dan Program Pasca Sarjana. Peninjauan terhadap kegiatan Pengabdian Masyarakat Senat Mahasiswa FKG UPDM(B) di Flores yang berlangsung tanggal 25 Agustus s/d 4 September 2005, yang diikuti oleh 52 orang terdiri dari mahasiswa, dosen dan pimpinan fakultas. Bentuk kegiatan meliputi pengobatan umum, pemeriksaan dan pengobatan gigi serta penyuluhan kesehatan gigi kepada para murid Sekolah Dasar. Kegiatan yang dilaksanakan di 8 Kecamatan di wilayah kabupaten Ende dan Kabupaten Ngada tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah setempat serta diminati oleh seluruh masyarakat, karena kesadaran hidup sehat dikalangan masyarakat sudah cukup tinggi, namun kondisi sosial ekonomi masih sangat memprihatinkan. Dalam rangka mengumpulkan data untuk keperluan kerjasama. penelitian antara UPDM(B) dengan Departemen Kelautan dan Perikanan, maka pada ta n; gal 15 Juni 2005 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UPDM (B) melakukan pre survey ke masyarakat Kabupaten Gunung Kidul. Data mengenai geografi, kondisi sosial ekonomi dan peta mata pencarian penduduk tersebut akan digunakan untuk rnenyusun proposal yang berjudul" Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Pesisir Gunung Kidul melalui

2.

3.

100 Diversifikasi Pertanian ", yang akan diajukan ke Departemen Kelautan dan perikanan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunung Kidul.

4.

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mengentask an kemiskinan, maka lembaga Penelitian dan pengabdian Masyarakat UPDM (B) menyusun dan mengajukan Proposal berjudul " Model Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Swadana ". Yang telah diajukan kepada Menteri Sosial RI. Sebagai Pilot Project ditetapkan Desa Hurip Java, dengan besar anggaran yang diajukan Rp.1.885.000.000,- untuk kegiatan pembinaan usaha masyarakat dalam bentuk penggelondongan bandeng dan penggemukan domba. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dibidang perundang-undangan, maka pada tanggal 21 November 2005 lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat UPDM (B) mengikuti seminar tentang Rancangan Undang-Undang Usaha Mikro, usaha kecil dan usaha menengah yang diselenggarakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM, di Hotel Bumikarsa Jakarta. Bulan Desember 2005 Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat bersama Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B) menyusun dan mengajukan proposal kepada Sekjen DPR. RI yang berjudul " Diklat Televisi : Pelaksanaan Produksi Acara dan

5.

6.

Penyelenggaraan Siaran Televisi " Rp.2.500.000,- per jenis pelatjhan /orang.

dengan

anggaran

7.

Dalam rangka pelaksanaan Dies Natalis ke 45 dan Lustrum ke IX UPDM(B), tanggal 5 s/d 6 Pebruari 2006 diselenggarakan Pengabdian Masyarakat Terpadu di Desa Hurip Jaya, Bekasi pengabdian masyarakat melibatkan dosen dan mahasiswa dari 4 fakultas dalam bentuk penghijauan (penanaman pohon bintaro dijalan protokol desa), penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan gigi serta pengobatan umum, penyuluhan sosial dan pembinaan usaha kecil. Total biaya dari Panitja Dies Natalis sebesar Rp.26.250.000,-. Dalam rangka Dies Natalis ke 45 dan Lustrum ke IX UPDM (B) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UPDM(B) pada tanggal 13 Februari 2006 jug a menyelenggarakan seminar hasil-hasil penelitian dari ke empat fakultas di lingkungan UPDM(B). Judul judul penelitian yang diseminarkan adalah : Perbedaan perbandingan jarak Foramen Mental-Ramus Mandibula dengan Foramen Mandibula -Incisura Mandebula pada laki-laki dan perempuan Dewasa'. Pergeseran Karakter Gerakan Terorisme Internasional pada abat ke 21 dan Dampaknya Terhadap Kondisi Keamana Internasional Propil Maret SMU Jakarta Tahun 2004. Dalam Melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi".

8.

Kontruksi Realitas Aliran Ahmadiyah Pada Majalah (slam Sabili". Seminar diikuti 150 Orang yang terdiri dari mahasiswa dan dosen UPDM (B) serta beberapa dosen undangan dari PTS lain di Jakarta.

9.

Tanggal 8 s/d 9 Maret 2006 Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat (B), mengikuti Munas III Konsorsium Lembaga Pengabdian Masyarakat UPDM Perguruan Tinggi Swasta yang bertempat di Kampus Universitas Gunadarama Jl. Margonda Raya Depok. Bulan April 2006 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UPDM (B) menyusun dan mengajukan proposal Permohonan Bantuan Dana Penguatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kepada Dirjen Dikti Depdiknas. Jenis kegiatan yang diusulkan adalah Pembangunan Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, peningkatan kualitas SDM dan penguatan organisasi dengan total biaya Rp.300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) untuk 3 tahun secara patungan (50% Dikti dan 50% UPDM(B)). Tanggal 31 Mei 2006 Lembaga Penelitian UPDM(B) mengikuti simposium yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Atma Jaya Jakarta dengan Topic " Jakarta Infocus 2006". Semiloka Penelitian Dosen Muda tahun 2007 yang diadakan di Kampus UPDM (B). Tahun 2008 diadakan penelitian di daerah Jakarta dengan judul Kontribusi Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Kualitas Hidup (Aplikasi Oral Health Impact Propil 14 pada Masyarakat DKI Jakarta). Pada tahun 2008 diadakan kegiatan dengan tema Stres pada Mahasiswa sebagai penghambat Penyelesaian Persyaratan Klinik di Klinik Gigi Anak.

10.

11. 12. 13.

14. 15.

Semiloka Penelitian Hibah Bersaing diadakan di Kampus UPDM (B) diadakan pada tahun 2008. 1. FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI: Penelitian Bagian 1. Ratih Widyastuti, drg. SpPerio Judul : Uji Klinis Pengunaan Gel Tetrasiklin 0.7 % setelah Stalling & Root Planning Terhadap Pengurangan Kedalaman Poket.

2. Ratih Wiyastuti drg SpPerio. Yulia R drg, Aswita K drg MM, Erianti drg, Soemitro drg. Judul : Pengaruh Obat Kumur Rebusan Daun Sirih Terhadap Plak & Gingivitis 3. Paulus Januar Dr. drg MS, Anastasia S drg Mkcs. Ratih Widyastuti drg MS SpPerio Judul : Efektifitas Penggunaan Sikat Gigi Bulu Delta Bulu Biasa Terhadap Pembersihan Plak Dan Kesehatan Gingiva 4. Andi H Hidayat dr Mbiomed, Diah Indriastuti drg Judul : Perbedaan Perbandingan Jarak Foramen Mentale Ramus Mandibula dengan Foramen Mandibula Incisure Mandibula Pada Laki - laki & Perempuan Dewasa. 5. Anastasia Susetyo, drg Mkes Judul : Kepuasan Pasien Yang Berobat Di RSGM FKG Ul'DM(B) 6. Ratna SD drg SpProst, Andi K drg SpProst, Suryohadiprodjo drg SpProst, Henny K drg SpProst Judul : Comparison of Impression Accuracy in Fixed Restoration Between Matrix Impression System and Syringe Teclinique. 7. Diah Indriastuti, drg SpRad Judul : Kondisi masyarakat Gandaria Utara ditinjau dari Aspek Sosial Ekonomi, Kesehatan dan Komunikasi 8. Diah Indriastuti, drg SpRad dan Andi Hidayat, Dr Judul : Perbandingan Jarak Foramen Mental - Ramus Mandibula dengan Foramen Mandibula - Incisure Mandibula pada laki4aki dan Perempuan Dewasa. 9. Sari Dewiyani, drg. Sp.KGA Judul : Perbedaan hasil pengisian saluran akar antara teknik termofil dan teknik kondensasi Internal gutta perca 10.Magdalena Lesmana, Dr. drg. Sp. Ortho Judul : Efisiensi dan efektifitas alat Tongue Guidance untuk mengoreksi ATTS.

103

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

Andhi Kartini Thambas, drg. Sp. Pros Judul : Evaluasi Penerangan Ruangan dalam penentuan warna gigi Rina Permatasari, drg. Sp. KG Judul : Kualitas Pengisian Tiga macam Guttaperca Non - ISO pada saluran akar yang dipreparasi NiTi Tangan Andhi Kartini Thambas, drg. Sp. Pros Judul : Evaluasi penerangan ruangan dalam penentuan warna gigi Henny Krisnawati, drg. Sp. Pros. MARS Judul : Pengaruh kemiringan bidang aksial pada resistensi kantilever bridge terhadap gaya ungkit Yulisa Rachma Wijayanti, drg. Sp. Perio Judul : Pengaruh Skeling dan Penghalusan Akar Terhadap Kadar Volatile Sulfur Compound Penyebab Halitosis pada penderita Periodontitis Kronis Retno Damayanti, drg. M.Kes Judul : Efek Hyaluronic Add pada proses Penyembuhan Luka Setelah pencabutan gigi Henny Krisnawati, drg. Sp. Pros. MARS Judul : Perbandingan akurasi cetakan gigi tiruan cekat antara metode subgingiva dengan system matriks dan teknik syringe Sari Dewiyani, drg. Sp. KGA Judul : Demineralisasi Email dan Dentin dengan Asan Belimbing Wuluh.

Listerine th 2005:

1. Jessica Hariana dengan pembimbing Byun Sang Yeon, drg


SPKG A Judul : Peranan ibu dalam pencegahan penyakit dan mulut anak.

2. Fall Drikra dengan pembimbing Tjokro I, drg.


Judul : Oral Hygiene Instruction dalam praktik pribadi dokter gigi

3. Citra Akmalia dengan pembimbing Anastasia S, drg. Mkes 4. Lily Wijaya dengan pembimbing Evie Lamtiur P, drg. Sport
Judul : Upaya pencegahan karics gigi molar permanen pada anakanak 5. Elin Hertiana dengan pembimbing Ira Raya Fani, drg. MBiomed Judul : perilaku pemakaian dental floss Pada mahasiswa FKG UPDM(B).

104

f Dentsplay th 2005:

1. Patricia D, Lindawaty Wijaya Dwitya Paramita dengan


pembimbing Pinka T, drg Mbiomed, cirg Mbiomed & Sri Latijah, drg. MM Judul : Efek anti bakteri minyak atsiri pacia cabe jawa

2. Puti Rahmi. Roro Pungki, Samiah Masri dengan pembimbing


Aswita Kumala drg MM Noegrohowati Dr, drg, SpK G MS Judul : Uji in vitro efektifitas ekstrak kunyit terhadap Streptococcus Mutans ATCC1987 sch-gai salah sate penyebab periodontitis 3. Dina Krisnawati Rahmi lndrawati, Listyamti Manggiasih dengan pembimbing Sinta D, drg. Mbiomed & Sari D, drg SpKG Judul : Pengaruh Konsentrasi jus Jeruk terhadap demineralisasi unsur anorganik email gigi APDSA th 2005:

1. Julianti, Merry, Yanti Merry dengan pembimbing Endang Jeniati drg MARS & A. Inggrijani, Jr. Judul : Getah gambir untuk mempercepat proses pembekuan darah 2. Patricia D, Lindawaty Wijaya Dwitya a Paramita dengan pembimbing Pinka T, drg Mbiomed drg Mbiomend & Sri Latijah drg. Judul : Efek anti bakteri minyak atsiri pada cabe jawa 3. Puti Rahmi ROrO Pungki, Samiah Masri dengan pembimbing Aswita Kumala, drg MM & Noegrohowati Dr, drg, SpKG MS Judul : Uji Ln vitro efektifitas ekstrak kunyit terhadap Streptococcus Mutans ATCC 319S7 sebagai salah satu penyebab periodontitis 4. Dina Krisnawati, Rahmi lndrawati, Listyamti Manggiasih dengan pembimbing Sinta D. drg. Mbiomed & Sari D, drg SpKG Judul : Pengaruh Konsentrasi jus Jeruk terhadap demineralisasi unsur anorganik email gigi 5. Henny S. Anna Najibah. Dinne Virtacurrie dengan pembimbing Witriana L, drg SPKGA & Riena Mardiana drg SpKGA Judul : Efek the hijau dan the hitam terhadap diskolorasi gigi

105

6. Nafisah Ibrahim :him. Gita Dhora Sonia W dengan pembimbing Ananta Rurri, drg SpPM & Soemitro S. drg Judul : Konsentrasi optimal dawn sirih dalam menghambat per -tumbuhan kandida albikan 7. Nichio Yosida, Esty P, Hindun S dengan pembimbing Grace Syavira, drg. SpKG Judul : Tambalan sementara alternatif dengan semen putih, minyak kelapa & asam asetat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPDM (B): Penelitian Bagian 1. Drs. I Gede Wisura Judul : Dinamika hubungan Australia dan Timor Leste 2. Drs. Benny Pertiwanggono, MA Judul : Pelaksanaan Hubungan Luar Negeri oleh Dasah dalam rangka Otonomi Daerah 3. Drs. Agus R. Rahman, MM, ME Judul : Privatisasi di Rumania 4. Drs. J Endi Rukmo, MA Judul : Peningkatan Pelayanan Publik melalui perbandingan Peme rintahan di Asia Tenggara 5. Dra. Nurani Chandrawati Judul : - Reformasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa sebuah evaluasi transformasi peran tanpa restrukturisasi keanggotaan. - Perkembangan karakter gerakan Terorisme International dan implikasinya terhadap keamanan Internasional. 6. Dra. Yoyoh Rohaniah Judul : Masalah dan Prospek Hubungan Indonesia dan Israel (Mengkaji sikap dualisme Pemerintahan Indonesia) 7. Novita Rahmawati, S. Sos Judul : Dimensi ekonomi politik hubungan Indonesia Israel. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan luar negeri Indonesia terhadap Israel periode Tahun 19932001. 8. Ir. Hj. Rahmaini Judul : Kajian terhadap ekstradisi antara Indonesia dengan Singapura

106-

9. Broto Ardoyo Judul : Jihad dalam Perspektif Hamas: Mungkinkah Transparansi Hamas terjadi ? 10. Dra. Elis Teti Rusmiati, M. Hms Judul : Intrnasionalisasi Aceh pasca MOU Helsinki 11. Dra. Elsya Lusya, M.Si Judul : Implikasi Pendidikan Pasca Sarjana terhadap Pekerjaan 12. Dr. T. Herry Rahmatsyah, MM, M. Si Judul : - Peran negara-negara berkembang dalam reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa - Perkembangan Bilateral Indonesia-Malaysia Pasca konfrontasi. 13. Drs. Adriansyah, M.Si Judul : Peranan WHO terhadap Implementasi hak perlindungan reproduksi wanita di Indonesia. 14. Drs. Paiman R, MM. M.Si Judul : Upaya Pemerintah Indonesia dalam meletakkan kasus tenaga kerja ilegal di Malaysia. 15. Drs. J. Sutrisno Judul : Efektifitas Program Pemberdayaan Masyarakat (Studi kasus pada Kantor Kelurahan Krendang, Kec. Tambora, Jakarta Barat) 16. Drs. Himsar Silaban, MM Judul : a. Pengaruh reformasi Pelayanan Prima terhadap kepuasan pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Kab. Sidoarjo b. Peta Potensi PNS Pasca Reformasi 17. Drs. Herry Soejitno, M.Si Judul : a. Dokumen Kepegawaian PNS sebagai sumber informasi kepegawaian b. Peta potensi kepegawaian PNS 18. Drs. Kasidiyono, M.Si Judul : Efektivitas Pelayanan Publik Pada SekretariatPropinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta 19. Drs. Gering Supriyadi, MM Judul : Kajian Efektivitas Implementasi Kebijakan Pelayanan Dalam Bidang Investasi 20. Rahmaini Judul : Dampak revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenaga Kerjaan terhadap kesejahteraan pekerja / buruh

107

21. Drs. J. Sutrisno Judul : Efektivitas pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (studi kasus pada kantor secretariat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Departemen Dalam Negeri) 22. Drs. Elis Ten R, M. Hum Judul : Dinamika Politik Lokal Pilkada DKI Jakarta 2007 Kekalahan atau Kemenangan PKS 23. Drs. Gering Supriyadi, MM Judul : Anggaran Berbasis Kinerja (ABK) untuk Instansi Pemerintah 24. Dr. T Herry Rachmatsyah Judul : Peranan program busway dalam mengatasi kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta 25. Drs. Rukiman Judul : Kewajiban melampirkan daftar harta kekayaan wajib pajak pada SPT PPH orang pribadi dalam rangka usaha intensifikasi dalam pemungutan pajak 26. Drs. Gatot H. Djv SE, MM, MSi Judul : Analisis pengaruh pajak (PPH), PPN) dan inflasi terhadap penerimaan pajak pada kantor pelayanan pajak wajib pajak besar Jakarta 27. Drs. Himsar Silaban, MM Judul : Peningkatan Kompetensi Aparatur pada Sekretaris Daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan di bidang kepegawaian dan memantapkan kebersamaan dan otonomi daerah Kabupaten Bantul. 28. Drs. Paiman R., SE, MM., MSi Judul : Pengaruh reformasi birokrasi dalam meningkatkan pelayanan publik pada Sekretaris Daerah Propinsi DKI Jakarta.

3.

Fakultas Ekonomi UPDM (B): Penelitian T.A. 2004/2005 (Penulisan dalam Jurnal) a. Oktober 2004:

1. 2.

"Analisis Pengelolaan APBN Pasca Pemilu 2004" (Noeroso L. Wahyudi, SE., MA) "Pemetaan Kesiapan Masyarakat dalam Pengembangan Ko-moditas Kelapa dan Kakao di Kabupaten Toli-Toli" (D.M. Wirawati Suharno, Puguh Suharso dan Arwanto)

108

3. "Kepuasan Kerja dan Motivasi Berprestasi, Studi Korelasional antara Kepuasan Kerja dan Motivasi Berprestasi pada Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)" (Dr. Sumarhadi, SE., MM.) 4. "Faktor-faktor Dominan dalam Pemilihan Lokasi Industri Modal Asing (PMA) dan Domestik (PMDN)" (Ugay Sugarmansyah) b. Januari 2005 1. "Mengukur Kualitas matakuliah Kewirausahaan" dan Inovasi Mahasiswa dalam

(Basrie Ahmad, SE. MM.) 2. "Pendapatan Petani dalam Peranannya dalam Perekonomian Nasional" (Husni Y. Rosadi) Industri Gula dan

c.

3. "Analisis Kebutuhan Teknologi Pangan di Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat" (Arwanto dan Puguh Suharso) 4. "Gambaran Industri Komponen Otomotif Indonesia dan Kebijakan Pemerintah yang Mempengaruhinya" (Sundari dan Anggara Hayun A.) 5. "Standarisasi Vs. Diferensiasi Produk dalam Strategi Pemasaran Global" (Bambang Prajitno, SE. MM.) April 2005 1. "Invovasi Para Peternak, Khususnya Peternakan Ayam Ras Petelur di Kabupaten Blitar" (M. Ansorudin Sidik) 2. "Prospek Bisnis Sepeda Motor di Indonesia" (Bambang Prajitno, SE. MM.) 3. "Stres Kerja dan Motivasi Berprestasi" (Dr. Sumarhadi, SE. MM.) 4. "Sistem Audit Keuangan Negara Pasca Undang-Undang No. 17 Tahun 2003" (Drs. Iskandar, Akt, MM.) 5. "Model Pengukuran Kualitas Pelayanan Tenant Pada Balai Inkubator Teknologi dengan Menggunakan Metode SERVQUAL"

109

(Sundari & Anggara Hayan A.) Februari 2006 1. "Posisi Persaingan PT ASEI dalam Bisnis Asuransi di Indonesia" (Sri Yahmi Ekowati, SE, MM) 2. "Analisis Sistem Produksi dan Distribusi Untuk Meningkatkan Profitabilitas Pada Salah Satu Perusahaan Manufaktur Spring Bed" (Anggara Hayun dan Sundari) 3. "Profil Minat Siswa SMU Jakarta Tahun 2004 Dalam Melanjutkan Ke Perguruan Tinggi" (Puguh Suharso) 4. "Analisa Sistem Produksi, Minimasi Biaya dan Optimasi Keuntungan Pada Salah Satu Perusahaan Manufaktur Kimia" (Anggara Hayun) 5. "Potensi Pasar Produk Flexi di Indonesia" (Bambang Prayitno) Mei 2006

1. "Analisis Profitabilitas Sebagai Salah Satu Alat Ukur Kinerja Keuangan Peusahaan" (Sri Yahmi Ekowati, SE, MM) 2. "Optimasi Sistem Distribusi Untuk Efisiensi Rantai Pasok dan Peningkatan Keuntungan Pada Perusahaan Air Minum Galon" (Anggara Hayun dan Sundari) 3. "Manfaat Informasi Keuangan Dalam Memprediksi Return Saham" (MR Arrozi Adhikara) 4. "Analisis Perencanaan Produksi Untuk Meningkatkan Keuntungan Pada Industri Kecil Menengah (IKM) Komponen Elektronik" (Anggara Hayun) Agustus 2006 1. "Stres Kerja dan Kepuasan Kerja : Studi Korelasional Antara Stres Kerja dan Kepuasan Kerja Pada Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) (Dr. Sumarhadi) 2. "Analisa Strategi Pemasaran Komoditas Rotan Dalam Rangka Peningkatan Ekspor" (Taslim Lukman) 3. "Potensi Pasar Produk Keramik Saniter di Indonesia" (Sri Yahmi Ekowati, SE, MM) 4. "Strategi Untuk Mendorong Tumbuhnya Inovasi Di Lingkungan Internal Industri Pengolahan Ikan" (Husni Y Rosadi) 5. "Bisnis Ayam Potong Dilihat Dari Ciri Sikap Wirausaha Sukses (Kasus Pasar Tradisional Kota Depok) (Basrie Ahmad, SE, MM) g. November 2006 1. "Analisis Ratio Keuangan dan Ratio Pertumbuhan Guna Mengukur Kinerja Keuangan PT. XYZ (Tbk), Jakarta. (Sri Yahmi Ekowati, SE, MM) 2. "Pengaruh Likuiditas Terhadap Profitabilitas Pada PT Z (Tbk)" (Subedi Basuki, SE, MM) 3. "Kinerja Keuangan PT. Y (Tbk) Ditinjau Dari Rasio Profitabilitas" (Nano Soekarno, SE, MM) 4. "Kinerja Keuangan PT. Granadi (Tbk) Ditinjau Dari Ratio Profitabilitas dan Ratio Pertumbuhannya" (M. August Siahaan, SE, MM) 5. "Ukuran Kinerja Keuangan PT. X (Tbk) Melalui Rasio Profitabilitas" (Subedi Basuki, SE, MM) h. Pebruari 2007 1. "Pengaruh Harga Produk dan Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan" (Bambang Prayitno, SE, MM) 2. "Perspektif Kepemimpinan: Pemimpin Yang Tangguh Menghadapi Abad 21" (Dr. Sumarhadi, SE, MM) 3. "Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan" (Sri Yahmi Ekowati, SE, MM) 4. "Pendekatan Luas Produksi Dengan Metode Simplex, Terhadap Perencenaan Kapasitas Produksi: Studi Kasus Pada PT. X" (Subedi Basuki, SE, MM) 5. "Kekuasaan" (M. August Siahaan, SE, MM)

1 1 1

4.

Fakultas UPDM (B): I.

Ilmu

Komunikasi

Penelitian Individu: Drs. H. Giman SyahudLM.Si Judul : Konstruksi Perempuan Dalam Mon Produk Kecantikan (Studi Serniotika Di Majalah KOSMOPOLITAN) Drs. Herry Hermawan, SS, M.Si Judul : Representasi Sekularisasi Dalam Iklan Komersial (studi terhadap teks Bdan Komersial di Televisi Indonesia) Drs. H. Aliyadi, M.Si Judul : PembingkaianBerita Oleh Harian Kompas Mengenai Rekomendasi Seskab Untuk PT SUN HOO Engineering Drs. Hormat Meliala Judul : Efektjvitas Kegiatan Komunikasi KehumasanDi lingkungan instansi Pemerintahan Tanpa Corporate Public Relations (Studi Kasus DiKantor Pusat Departemen Tenaga ker ja Dan Transmigrasi Jakarta) Drs. Pepep E. Mulyadi, M.Si Judul : Hubungan Berita Pendidikan Surat Kabar Suara Karya dengan Sikap Dosen FlSff Univ. Jayabaya Terhadap Masa Depan Profesinya Drs. Indiwan Seta WW,M.Si Judul : Wacana Nasionalisme Kasus Ambalat Di Media Massa (Sebuah Analisis Wacana) Drs. H. Sunarto, M.Si Judul : Keputusan Pembelian Calon Pembeli Sekolah berjenjang S1 FIKOM Untuk Wilayah Jakarta Timur Drs. Lintang JayaPangaribuan, M.Si Judul : Komodifikasi Gaya Hidup Sehat Dalam Iklan Suplemen Makanan (Analisis Wacana Kritis Pada Iklan Suplemen Makanan di Tabloid Senior Bulan Maret 2006) Dra. SirJ Anggraini S,M.Sc Judul : Komunikasi Dalam Pembelajaran Anak usia Dini

112

Drs. H. Sofyan, M.Si Judul : Pengaruh Berita - Berita Politik Terhadap Sikap Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Atas Kebijakan Politik Pemerintah) Drs. Amin Saragih MS Judul : Penggunaan Media Komunikasi DiKalangan Masyarakat Perumahan Kartika Wanasari Desa Wanasari Kecamatan Qbitung Kab. Bekasi T. Herry Rahmatsyah Dr, M.Si Judul : Pengaruh Budaya Organisasi, Kesempatan Kerja dan Partisipasi Pedagang Kaki Lima Terhadapa Perencanaan dan Implementasi Strategek Pemerintah Propinsi DKI Jakarta mengenai Kebijakan Pembinaan Sektor Informal Pedagang Kaki Lima (Desember 2006). Mediana Handayani, S.Sos, M.Si Judul : Seks Sebagai Komiditi, Studi Analisis Wacana Terhadap Film Sizzling Sex Star Produksi Playboy Enterprises (Desember 2006). Drs. H. Aliyadi, M.Si Judul : Etika Komunikasi Indah Dalam Kenangan Suram Dalam Amalan (Februari 2006). Ade Mulyana dan Yuli Nugraheni Judul : Pertarungan Wacana Dalam Teks Media Massa (Februari 2006). Hendry Prasetyo, S.Sos, M.Si Judul : Bahasa Gambar (Iconography) Bahasa Purba Unuk Komunikasi Masyarakat Modern (Februari 2006). Inriarti Syahrir, S.Sos Judul : Kiat Meningkatkan Efisiensi Melalui Kebahagiaan Bawahan Dalam Bekerja (Februari 2006).

113

Drs. H. Ton Kertopati Judul : Pragmatis dan Moralitas (Februari 2006). Dra. Yuni Retna Dewi, M.Si Judul : Efek Perpindahan Televisi dan Orientasi Fungsional Anak Pada Media (Februari 2006). Nur Kholisoh, Dra, M.Si Judul : Pola-pola Hubungan dan Komunikasi Muslimat NU (April 2006). Amin Saragih, Drs, MS Judul : Penggunaan Media Komunikasi di Kalangan Masyarakat Perumahan Kartika Wanasari Desa Wanasari Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi (21 Juli 2006). Drs. Herry Hermawan SS, M.Si Judul : Terpaan Media dan Persepsi Tokoh Islam Terhadap Amerika Serikat 0uni 2006). Drs. Herry Hermawan SS, M.Si Judul : Putri Tujuh Cemperenik, Studi Kritis Folklor Lutung Kesarung dalam Cerita Pantun dan Film Televisi (Juni 2006). Nur Kholisoh, S.Sos, M.Si Judul : Perspektif Disiplin Ilmu Terhadap Komunikasi (Juli 2006). Wiryanto

Judul : Erotika dan Pornografi di Media (Juli 2006). Ton Kertopati, Drs. Judul : Masih Relevankah Sistem Nasional Indonesia Pada Era Pasca Reformasi Dewasa Ini Quli 2006). Endang Suradi, Drs, MM Judul : Komunikasi Antar Pribadi : Berfungsi Hubungan Timbal Balik Yang Menguntungkan (Juli 2006) Kustiatno, SE, M.Si Judul : Analisis Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Hasil Penjualan Pada Perusahaan Penerbangan PT. Lion Air (Juli 2006). DR. Rudi Harjanto Judul : Periklanan: Menuju Pengertian Baru (Juli 2006) Natalia Nilamsari, S.Sos, M.Si Judul : Entitas Bisnis Berbasis Teknologi Informasi: Analisis Terhadap Bisnis Detik.Com (Juli 2006). Rudy Harjanto, Drs, MM Judul : Periklanan dan Penjualan (Maret 2007, wacana) YS. Gunadi, Drs, MM Judul : We Do About Public (Maret 2007, wacana) Muhtadin, Drs, MA Judul : Komunikasi Islam Pentingnya Agama Dalam Kehidupan Manusia (Maret 2007, wacana) H. Ton Kertopati, Drs Judul : Some Suggestion On The Folk Traditional Media The Indonesia Experience (Maret 2007, wacana) Yunita Sari, S.Sos, M.Si Judul : Studi Kualitatif Penerapan Kebijakan Jalur Tamat Belajar Non Skripsi (Maret 2007, wacana) Abdullah, Dr, SE, MM Judul : Teori Pemakaian dan Kepuasan (Maret 2007, wacana) Siti Anggraini, Dra, M.Sc Judul : Komunikasi dan Kecerdasan Anak (Maret 2007, wacana)

115

Dwi Ajeng Widarini, S.Sos Judul : Wajah Indonesia Dalam 2 Tahun Pemerintahan SBY - JK (Analis Wacana Kritis Berita Perdagangan Perempuan di SKH Media Indonesia dan SKH Kompas) (Maret 2007)

Endang Suradi, Dr, MM Judul : Paradigma Narasi (Berfungsi Untuk Mengetahui Prinsip-prinsip Narasi Koherens dan Narasi Kebenaran dalam Human Communications Narations) (Maret 2007, wacana) Panggih Sundoro, Drs, M.Si Judul : Cina dan Keterbukaannya (Maret 2007, wacana) Siswanto, Drs, M.Si Judul : Pengaruh Pelatihan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Dalam Suatu Perusahaan (Maret 2007, wacana) Dr. Herry Hermawan S.Sos, SS M Si Judul : Laporan penelitian realitas simbolik keislaman dalam film televisi bersimbol keislaman pada stasiun televisi ANTV, IVM, LATTVI, RCTI, SCTV, TPI dan TRANSTV periode Juli - Agustus 2006

Nur Kholisoh Judul : Komunikasi politik Amerika Serikat (Analisis terhadap sistem politik dan komunikasi plitik Amerika Serikat) Drs. Indiwan Seto WW M Si Judul : Laporan penelitian wacana nasionalisme dalam pemberitaan kasus blok Ambalat Penelitian Analisis Wacana.

Penelitian Kelompok Dosen FIKOM UPDM (B) a. Yudi.L.A Salampessy S, M.Si Judul : Persepsi Mahasiswa Tentang Kinerja Dosen (Survey terhadap Penelitian Kelompok Mahasiswa FIKOM UPDM (B)) b. Drs. Kusnul Arifin, M.Si Judul : Analisis Framing Pemberitaan Tentang Makanan dan Minuman Penyebab Kemanan Munirpada Surat Kabar Media Indonesia Harian Rakyat Merdeka dan Majalah Tempo c. Setio Sapto Wibowo, SH, M.Si Judul : Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pelanggaran Etika Iklan Pangan Di Indonesia Drs. H. Sofyan, M.Si Judul : Berita Politik terhadap Mahasiswa FIKOM UPDM (B) Atas Kebijakan Politik Pemerintah Nur Kholish, Drs, M.Si Judul : Pola Hubungan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kefektifan Organisasi Di Perguruan Tinggi (Juni 2006, kelompok) Abdullah, Dr, SE, MM Judul : Studi Hubungan Antara Motivasi Kerja, Kemampuan Kerja, Peluang Kerja, Kinerja dan Kepuasan Kerja (Maret 2007, kelompok) DR. Herry T Rachmatsyah, M.Si Judul : Pengaruh Komunikasi Publik dan Kualitas Pelayanan Terhadap Citra BPN Pada Kantor BPN Jakarta Selatan (Agustus 2006, kelompok). T. Supomo, Drs Judul : Persepsi Mahasiswa Terhadap dosen mengajar di FIKOM UPDM (B) (kelompok). Nur Kholisoh, S. Sos M Si Judul : Efek terpaan tayangan sinetron terhadap sikap dan perilaku remaja (analisis terhadap data survei tayangan sinetron remaja) Dr Abdullah, SE, MM Judul : Sinopsis hasil penelitian studi hubungan antara motivasi kerja, kemampuan kerja, peluang berkinerja, keinerja dan kepuasan kerja.

d.

e.

f.

g.

h.

i.

j.

h. Dr Abdullah, SE, MM Judul : Laporan penelitian tentang studi hubungan antara motivasi kerja, kemampuan kerja, peluang berkinerja, keinerja dan kepuasan kerja.
117 1.

Melintang Jaya P Drs, M Si Judul : Laporan penelitian bagaimana media massa membingkai realitas reformasi TNI studi teks pemberitaan reformasi TNI di surat kabar Kompas.

Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen : a. Analisis antara Arus Kas dan Laba Bersih terhadap Return Saham pada Perusahaan yang Terdaftar di BEJ. Pengaruh Harga Minyak Mentah dan Kebutuhan BBM terhadap Subsidi BBM.

b.

c.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi dalam Pricing Theory di BEJ.

Return

Saham Aplikasi

d.

Analisis antara Tingkat Balas Jasa atas Investasi dan Tingkat Resiko. Pengaruh Promosi dan Saluran Distribusi terhadap Tingkat Volume Penjualan pada PT. Zam-Zam Gemah Ripah di Jakarta. Hubungan antara Penghasilan, Kebiasaan Belanja, Umur dan Alokasi Penghasilan terhadap Kebutuhan Toko Olah Raga Khusus Basket. Pengaruh Promosi dan Harga terhadap Keputusan Membeli Jamu Tradisional. Pengaruh Shooping Orientation, Purchasing Criteria, Self Image dan Consumers Demographics terhadap Brand Loyalty Pakaian Mahasiswi Fakultas Ekonomi UPDM (B). Hubungan antara Periklanan, Promosi Penjualan dan Penjualan Pribadi dengan Volume Penjualan pada PT. Batik Keris Surabaya. Kepuasan Pelanggan Rutin Taksi Pusaka Nuri.

e.

f.

g.

h.

i.

j.

k. Analisis Kelayakan Program Penilaian Kinerja Pegawai.


1.

pengaruh Motivasi dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja pada Perum Peruri. Pengaruh Kualitas Produk dan Harga dengan Pengambilan Keputusan Konsumen dalam Pembelian Kartu Prabayar Simpatj PT. Telkomsel (pada PT. Catur Elang Perkasa).

m.

n. Analisis Kepuasan Pelanggan Apartemen Menteng Prada dilihat dari Faktor Demografis. (Studi Kasus pada Apartemen Menteng Prada). o. Analisa Kepuasan Masyarakat Dalam Program K3 (Kebersihan, Kesehatan, Ketentraman & Ketertiban) di Wilayah Kelurahan Selong.

p. Kebijakan dan Partisipasi Siswa Serta Pengaruhnya Terhadap Kinierja Siswa Dalam Ujian Nasional Studi Kasus Pada SMADwi Saka Jakarta q. Pengaruh Disiplin dan Motivasi Pegawai Terhadap Kesiapan Menerima Perubahan (Studi Kasus terhadap diberiakukannya Kebijakan Pengendalian Merokok di Lingkungan Unit Kerja Wa-likotamadya Jakarta Barat)

r. Pengaruh Lingkungan Kerja, Gaya Kepemimpinan dan Kompen-sasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Hotel Landong Sutres (LSV) Sukabumi Jawa Barat. s. Analisa Laporan Keuangan Dalam Rangka Memprediksi Adanya Kemungkinan Kebangkrutan Pada Industri Makanan dan Minu-man Di Bursa Efek Jakarta. t. Analisa Hubungan Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Klinik Kimia Farma Denpasar.

u. Pengaruh Pelatihan dan Kompensasi Terhadap Kinerja Pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. v. Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pada Karyawan Rumah Sakit Husada Cikampek Karawang. w. Pengaruh Pelatihan dan Kepemimpinan Produktivitas Kerja Karyawan CV RKJ. Terhadap

x. Pengaruh Kemampuan dan Kompensasi Kerja Perawat Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit Produktivitas Kerja Karyawan CV RKJ.

11 9

6. Program Pascasarjana Program Studi Magister Ilmu Administrasi: a. Pengaruh Kepemimpinan dan terhadap tivitas Kerja pada Ditjen Otda. Motivasi Kerja Produk-

b.

Pengaruh Kepemimpinan Lurah dan Motivasi Masyarakat terhadap Keberhasilan Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) di Propinsi DKI Jakarta. Pengaruh Perilaku Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai di Direktorat Tenaga Kependidikan Dasar, Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Kontribusi Diklat dan Motivasi Kompetensi pada Kanwil BPN DKI Jakarta. terhadap Pegawai

c.

d.

e.

Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (PPMK) terhadap Efektivitas Pengelolaan Dana Bergulir di Kelurahan Rawamangun Jakarta Timur. Analisis Kualitas Pelayanan Informasi Dihubungkan dengan Jenis Pendidikan serta Harapan terhadap Pengembangan Karier Pegawai Lembaga Informasi Nasional. Pengaruh Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah dan Komite Sekolah terhadap Peningkatan Kinerja Sekolah. Persepsi Masyarakat terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Pertanahan pada Kantor Pertanahan Jakarta Barat. Pengaruh Pembinaan dan Rehabilitasi Sosial terhadap Efektivitas Penanganan Gelandangan dan Pengemis di Panti Sosial Bina Karya (PSBK) Pangudi Luhur Bekasi. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam Pengentasan Kemiski-nan di Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat. Analisis Motivasi Kerja ditinjau dari Strata Pendidikan, umur Pegawai, Gender, dan Jenis Pekerjaan di Lingkungan Jenderal DEPDIKNAS.

f.

g.

h.

i.

j.

k.

120 7. Program Pascasarjana Program Studi Magister Ilmu Komunikasi: a. Teks Kebangsaan, Kerakyatan, Kepemimpinan Legislatif 2004 dalam Iklan Politik Pemilihan Umum di Televisi. Orientasi Wartawan dan Petugas Humas terhadap Sifat Petugas Humas dalam Pelaksanaan Media Relations

b.

(Survey Wartawan dan Petugas Humas PT. Indosat dan PT. Telkom). c. Agenda Media Surat Kebijaksanaan nan Nasional (Analisis Isi Indonesia Agustus - Oktober 2003). Agenda Media Surat Kebijaksanaan nan Nasional (Analisis Isi Indonesia September - Oktober 2003). Kabar Surat Mengenai PembanguKabar Media Periode Mengenai PembanguKabar Media Periode

d.

Kabar Surat

F.

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT:

Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan UPDM (B) sebagai wujud nyata sikap kepedulian terhadap lingkungan. Karena universitas bukan hanya lembaga Pendidikan Tinggi tempat kaum intelektual menuntut dan mengembangkan ilmu, tetapi sekaligus mengemban fungsi sosial terhadap masyarakat tempatnya berkiprah. Dalam mengembangkan sumber daya manusia melalui kemandirian dan ketahanan keluarga dimana keluarga adalah unit terkecil dari lembaga masyarakat. Maka Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat UPDM (B) telah memberi-kan bimbingan kepada kelompok masyarakat yang mempunyai masalah ekonomi kelompok TAKESRA dan KUKESRA (Tabungan Keluarga Sejahtera dan Kredit Usaha Keluarga Sejahtera), dengan wilayah binaan di Kelurahan Gandaria Utara Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam usaha memberdayakan keluarga Pra Sejahtera / Pengentasan kemiskinan dimaksud telah dilakukan kegiatan :

1.

Inventarisasi data lini lapangan terhadap kebutuhan kelompok TAKESRA dan KUKESRA. 2. Pelatihan Teknis tenaga lini lapangan. 3. Pembinaan teknis administratif dalam bentuk konsultasi bisnis selama 4 bulan. 4. Bazar yang memamerkan dan menjual hasil produksi kelompok.

121

Disamping kegiatan yang dimaksud dilakukan juga kegiatan sebagai berikut: 1. Pemeriksaan dan pengobatan di RT 014 / RW 015 Kelurahan Bintaro Kecamatan Pesanggrahan pada tahun 2007 2. Pengadaan sarana jalan dan jembatan di daerah kumuh di desa Hurip Jaya Kecamatan Bekasi Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada tahun 2007 3. Penyuluhan kesehatan gigi, usaha kecil dan administrasi pedesaan di desa Hurip Jaya Kecamatan Bekasi Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada tahun 2007 4. Pemeriksaan dan pengobatan gigi / umum di desa Hurip Jaya Kecamatan Bekasi Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada tahun 2007 5. Pemeriksaan dan pengobatan gigi / umum di RW 05 Kelurahan Mang-garai, kecamatan Tebet, Jakarta Pusat tahun 2008 6. Penyuluhan Kesehatan gigi anak-anak di RW 05 Kelurahan Manggarai, kecamatan Tebet, Jakarta Pusat tahun 2008 7. Pengadaan sarana air bersih untuk masyarakat kurang mampu di RW 05 Kelurahan Manggarai, kecamatan Tebet, Jakarta Pusat tahun 2008 8. Penghijauan berupa penanaman 1000 pohon Mahoni di Bantaran Sungai Ciliwung Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat tahun 2008 9. Penyuluhan Kewirausahaan Kepada pelaku usaha mikro dan kecil di Pemerintah kota Depok, Jawa Barat pada tahun 2008

Di bawah ini dipaparkan beberapa kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilakukan oleh keempat fakultas di lingkungan UPDM (B). 1. Fakultas Kedokteran Gigi: a. Tanggal 9 Pebruari 2004 Donor darah dosen dan karyawan dan mahasiswa di Kampus I Hang Lekir. Kurang lebih 50 pendonor. b. Tanggal 10 Pebruari 2004 Donor darah dosen dan karyawan dan mahasiswa di Kampus III Bintaro Permai I Jakarta Selatan. Kurang lebih 50 pendonor.

122 c. Tanggal 21 dan 22 Pebruari 2004 Bakti Sosial terpadu di kelurahan Ulujami Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan, dalam rangka Dies Natalies XLIII. Kegiatannya:

1. 2. 3. 4.

Penyuluhan kesehatan umum dan gigi mulut. Penyuluhan kesehatan lingkungan dan ekonomi. Pengobatan kesehatan umum, gigi dan mulut gratis. Pemberian sebagai sumbangan kepada 2 Posyandu berupa : 2 timbangan badan dewasa 2 timbangan badan bayi 2 buah Tensi Meter Pemberian suvenir sikat gigi dan odol.

5.

Sasaran yang dicapai pada tanggal 21 Pebruari 2004 + 180 orang anak dan dewasa, dan pada tanggal 22 Pebruari 2004 + 250 orang. d. Moestopo Peduli Riau 2004, diselenggarakan di Kabupaten Kampar. Menyelenggarakan pengobatan perawatan dan pencabutan gigi cuma-cuma pada masyarakat setempat dengan 60 mahasiswa program profesi dan 11 orang dokter gigi. Persiapan Aksi Peduli Flores 2005, akan diselenggarakan tanggal 21-30 Agustus 2005 di Maumere dan Ende. Posko Peduli Aceh dan Sumatra Utara FKG - UPDM (B), Desember 2004.

e. f.

Sebagai ungkapan rasa solidaritas dan spontanitas membantu berupa bahan makanan, obat-obatan, pakaian layak pakai, peralatan kewanitaan dan lain-lain g. Moestopo Peduli Flores 2005 diselenggarakan di Kabupaten Ende & Kabupaten Ngada Propinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Selasa 21 Agustus - 4 September 2005.

123

FKG-UPDM (B) Mengadakan Bakti Sosial Pengobatan Umum, Gigi dan Mulut secara gratis dalam rangka acara senat mahasiswa FKG-UPDM (B) ke Luar Pulau Jawa. Jenis Kegiatan : 1. Penyuluhan Kesehatan Gigi & Mulut kepada masyarakat dan murid Sekolah Dasar setempat. 2. Pengobatan Kesehatan Umum, Gigi & Mulut (pencabutan dan penambalan gigi). 3. Pemberian sumbangan berupa sikat gigi & pasta gigi. Pada masyarakat dan murid sekolah dasar setempat. 4. Penyuluhan tentang hidup dalam lingkungan yang sehat. Bakti Sosial Pengobatan Umum, Gigi dan Mulut dalam rangka Kelulusan Dokter Gigi Baru Semester Genap tahun 2005 diselenggarakan di SDN 014 dan SDN 016 Kampung Dukuh Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada hari Sabtu, 29 September 2005. Jenis Kegiatan Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut Pengobatan gigi dan mulut gratis, terdiri dari penambalan dan pencabutan gigi. Bakti Sosial Pengobatan Terpadu memperingati Lustrum Ke IX Univ. Prof. DR. Moestopo (Beragama) diselenggarakan di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada hari Minggu, 5 Februari 2006 dan Senin, 6 Februari 2006. Jenis Kegiatan Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dan Kesehatan Umum di SDN 01, 02, 03 Hurip Jaya dan masyarakat setempat dengan judul: 1. Menyikat gigi, 2. Cacingan, 3. Makanan yang baik dan buruk bagi kesehatan gigi. Pengobatan gigi dan mulut gratis, terdiri dari penambalan dan pencabutan gigi. Pembagian sikat gigi + odol dari sponsor. j. Donor darah yang dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Maret 2006 di Kampus I Hang Lekir dengan jumlah pendonor sebanyak 61 orang pendonor. k. Donor darah yang dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Maret 2006 di Kampus III Bintaro dengan jumlah pendonor sebanyak 50 orang pendonor. 1. Bakti Sosial di TK dan Playgroup Wonderland diselenggarakan di TK dan Playgroup Kindergarten Wonderland, Jakarta pada hari Jumat,7April 2006. Jenis Kegiatan 1. Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada siswa TK dan Playgroup Kindergarten Wonderland dengan menggunakan Slide Proyektor. 2. Pemeriksaan gigi dan mulut gratis. 3. Menyikat gigi bersama.

m. Bakti Sosial Pengobatan Gigi dan Mulut kelulusan Dokter Gigi Baru tahun 2006 diselenggarakan pada Sabtu, 6 Mei 2006 bertempat di SDN 014 dan SDN 015 Rempoa Kec. Pesanggrahan Bintaro Rt. 06-07, Rw. 05. Jakarta Selatan. Jenis Kegiatan 1. Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SDN 014 dan SDN 015 Rempoa.

2. 3.

Pengobatan gigi dan mulut gratis bagi siswa SDN dan masyarakat setempat. Menyikat gigi bersama.

n. Pengabdian Kepada Masyarakat dan Bhakti Sosial Moestopo Jelajah Nusantara 2006 di Propinsi Gorontalo Dilaksanakan dari tanggal 28 Agustus 2006 s / d 5 September 2006 Lokasi: Daerah Kabupaten Bone Bolango Taludaa

125

Tumbulilato Bilongala Kabilabonge Daerah Kotamadya Gorontalo Tamalate Pilolodaa Telaga Wongkaditi Peserta terdiri dari: 46 mahasiswa program profesi 25 mahasiswa program akademik 14 dokter gigi 2 dokter umum Pelayanan dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut Pengabdian Kepada Masyarakat Pada tanggal 4 November 2006 para dokter gigi baru lulusan semester ganjil 2005/2006 memberikan penyuluhan dan pengobatan kepada siswa SDN 05 Pagi Bintaro dan staf Pengajar SDN 05 Pagi Bintaro. Berhasil melakukan tindakan 325 orang untuk siswa dan 25 orang untuk staf pengajar. Dokter gigi baru : 60 orang Dosen Pembimbing : 2 orang Pengabdian Kepada Masyarakat Pada tanggal 23 Maret 2007 para dokter gigi baru lulusan semester ganjil periode 1 2006/2007 memberikan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta pengobatan kepada siswa dan staf pengajar Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren. Berhasil melakukan 182 siswa dan 10 orang staf pengajar, yaitu pelayanan kesehatan gigi yang berupa pengobatan, penambalan serta pencabutan gigi. Dokter baru : 13 orang Dosen Pembimbing : 2 orang q. Bakti Sosial Pada tanggal 16 s/d 18 Juni 2006,2 orang mahasiswa FKG UPDM (B) sebagai relawan beserta 10 orang mahasiswa dari Fakultas yang ada di lingkungan UPDM (B) diberangkatkan oleh Rektor UPDM (B) untuk ikut serta berpartisipasi menyalurkan bantuan kepada korban musibah bencana alam di Yogyakarta, Bantul dan sekitarnya. r. Bakti Sosial Moestopo Peduli Banjir 2007 Pada tanggal 5 s/d 9 Pebruari 2007 mahasiswa FKG - UPDM (B) terpanggil untuk memberikan pertolongan korban di wilayah DKI dan sekitarnya. Sehubungan dengan hal tersebut mahasiwa FKG - UPDM (B) membentuk team pelaksana untuk menerima dan menyalurkan bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat yang tertimpa bencana banjir yaitu masyarakat: STP TRISAKTI RT 003 / 08 Kelurahan Pondok Pinang RT 004/08 Kelurahan Pondok Pinang Depsos Kelurahan Pesanggrahan Rawa Asem RT 002/01 dan RT 010/06 Kelurahan Bintaro RW 09 Kelurahan Tajur - Ciledug Poncol Bakti Sosial Pada tanggal 9 April 2007 FKG - UPDM (B) mengadakan Donor Danar di kampus FKG - UPDM (B) Bintaro dengan 69 orang pendonor yang terdiri dari mahasiswa, staf pengajar dan karyawan FKG - UPDM (B).

s.

t. Bhakti Sosial PSMKGI pada tanggal 17 Mei 2007 bertempat SDN Cibodas 1, Lembang, Jawa Barat

u. Pengabdian kepada masyarakat lulusan dokter Gigi baru semester genap 2006/2007 pada tanggal 3 November 2007 bertempat di SDN 11 dan 12 Pagi Kebayoran Lama, Jakarta Selatan v. Moestopo Jelajah Nusantara 2007 bertempat di pulau Bangka propinsi Bangka Belitung pada tanggal 24 Agustus - 6 September 2007
127

w. Pengabdian kepada masyarakat lulusan Dokter Gigi baru semester ganjil 2007/2008 bertempat di SDN 09 Pagi dan 10 petang Kebayoran Lama Jakarta Selatan pada tanggal 3 Mei 2008 x. Moestopo Jelajah Nusantara 2008 di kepulauan Riau akan diadakan pada akhir Agustus 2008 sampai dengan awal September 2008 2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Mengenai Pengabdian kepada melakukan hal-hal sebagai berikut: a. Masyarakat, FISIP telah

Pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan sesuai program kerja oleh 5 (lima) orang Dosen, yaitu : 1. Dr. T. Herry Rachmansyah, MM., MSi. Topik: Pemberdayaan Masyarakat dalam pembangunan melalui perencanaan partisipatif. Tempat: Kelurahan Ulujami 2. Drs. Suparmin Wiyono, MM Topik: Upaya pemberdayaan koperasi dalam menghadapi era pasar bebas. Tempat: Kelurahan Ulujami 3. Drs. Himsar Silaban Topik: Kesehatan Lingkungan Keluarga Tempat: Kelurahan Ulujami 4. Drs. Herry Soejitno, MSi. Topik: Jalan menuju wirausaha sukses Tempat: Kelurahan Ulujami 5. Drs. Kasidiyono Topik: Otonomi Daerah dalam kacamata hukum Indonesia Tempat: Kelurahan Ulujami Pengabdian Masyarakat Desa Tembikrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur pada tahun 2004 oleh Drs Paiman Rahardjo, M.Si mengenai penyuluhan tentang Pemerintahan Desa dan Ketahanan Masyarakat Desa Pengabdian Masyarakat di Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan pada tahun 2005 dengan kegiatan sosialisasi Undang-undang nomor 32 tahun 2004 dan pemberdayaan postisipasi politik masyarakat oleh Drs. Paiman Rahardjo, M.Si

b.

c.

128

d.

Pengabdian Masyarakat di kelurahan Ketabaru, Pasar Kemis Tangerang pada tahun 2005 dengan kegiatan mengajak masyarakat mengerjakan kehidupan demokratis di dalam alam Indonesia. Dilaksanakan secara bersama-sama oleh:

1. 2. 3. 4. 5.
e.

Drs. SS Bhakti Saputra, MM Soeratno, SH, M.Si Drs. Gatot Hery Dj Dra. Yoyoh Rohaniah Drs. Rasharul Sjahruzal, MM

Pengabdian Masyarakat di desa Hurip Jaya Kecamatan Bekasi Selatan pada bulan Februari 2006. Peserta:

Dosen, mahasiswa dan masyarakat kelurahan Kegiatan: Penyuluhan kepada masyarakat Tim: Drs. Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si Drs. Andriansyah, M.Si Drs. Paiman Raharjo, SE, MM, M.Si Drs. Hartono Laras, M.Si Drs. Rakiman f. Pengabdian Masyarakat di Desa Cisaat Sukabumi Bogor Tegal Kecamatan Mampang, Kabupaten Bogor, pelaksanaan tanggal 12 Maret 2005 dengan penyuluh: 1. Drs. Kasidiyono, M.Si Topik: Otonomi Daerah dalam Sudut Pandang Hukum Indonesia 2. Drs. Herry Soejitno, M.Si Topik: Sosiologi Pedesaan 3. Drs. Suparmin Wiyono, MM Topik: Upaya Pemberdayaan Peran Koperasi dalam Menghadapi Era Pasar Bebas.

129

g.

Pengabdiaan Masyarakat di desa Jetis Kabupaten Bantul Provinsi DIY Yogyakarta tanggal 12 -14 Juni 2006 Kegiatan: Penyuluhan Kesehatan dan Kebersihan Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui KUBE Bakti Sosial Pasca Gempa Yogyakarta Tim: Drs. Drs. Drs. Drs. Drs. Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si Andriansyah, M.Si Paiman Raharjo, SE, MM, M.Si Hartono Laras, M.Si Rakiman

h.

Pengabdian Masyarakat di Desa Juwiring Delanggu Klaten Jawa Tengah yang dilaksanakan pada tanggal 16-18 Desember 2006 Kegiatan: Penyuluhan Kesehatan dan Kebersihan Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui KUBE Pelatihan Karang Taruna Tim: Drs. Drs. Drs. Drs. Drs. Drs. Herry Soejitno, M.Si Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si Andriansyah, M.Si Paiman Raharjo, SE, MM, M.Si Hartono Laras, M.Si Rakiman

i.

Pengabdian masyarakat di Desa Gemblengan Kalikotes Klaten Jawa Tengah dilakukan pada tahun 2006 oleh Drs Paiman Raharjo, M.Si dengan penyuluhan tentang Lingkungan Hidup & Kesehatan Masyarakat Desa

j. Pengabdian masyarakat di desa Babelan Bekasi pada tahun 2006 oleh Drs. Kasidiyono, M.Si dengan kegiatan otonomi daerah dalam kacamata hukum Indonesia k. Pengabdian masyarakat di desa Babelan Bekasi pada tahun 2006 oleh Drs. Herry Soejitno, M.Si dengan kegiatan Sosiologi Pedesaan 1. Pengabdian masyarakat di desa Babelan Bekasi pada tahun 2006 oleh Drs. Andriansyah, M.Si dengan kegiatan upaya pemberdayaan peran koperasi dalam menghadapi era pasa bebas m. Pengabdian masyarakat di desa Babelan Bekasi pada tahun 2006 oleh Drs. Himsar Silaban, MM dengan kegiatan urbanisasi dan permasalahannya n. Pengabdian masyarakat di desa Babelan Bekasi pada tahun 2006 oleh Drs. Paiman Raharjo, M.Si dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa

o. Pengabdian Masyarakat di Kampung Alor Jiban Desa Kohot Kabuaten Tangerang pada tanggal 9-10 April 2007 Kegiatan: Penyuluhan Kesehatan dan Kebersihan Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui KUBE Pemanfaatan Lahan Kosong Pelatihan Karang Taruna Bakti Sosial Pembuatan MCK Tim: Drs. Herry Soejitno, M.Si Drs. Gatot Herry Soejitno, SE, MM, M.Si Drs. Andiansyah, M.Si Drs. Gering Supriyadi, MM Drs. Paiman Raharjo, SE, MM, M.Si Drs. Hartono Laras, M.Si Drs. Rasharul S, MM Dra. EEs Tetty Rusmiati, M.Hum Novita Rahmawati, S.Sos p. Pengabdian masyarakat di desa Kohot kecamatan Pakuaji Tangerang pada tahun 2007 oleh Drs Andriansyah, M.Si dengan kegiatan manfaat lingkungan hidup

131

q. Pengabdian masyarakat di desa Kohot kecamatan Pakuaji Tan-gerang oleh Drs. Herry Soejitno, M.Si pada tahun 2007 dengan kegiatan sosiologi pedesaan r. Pengabdian masyarakat di desa Kohot kecamatan Pakuaji Tangerang oleh Drs. Gering Supriyadi, MM pada tahun 2007 dengan kegiatan upaya pemberdayaan peran koperasi di desa s. Pengabdian masyarakat di desa Kohot kecamatan Pakuaji Tangerang oleh Drs. Gatot Herry Dj, SE, MM, M.Si pada tahun 2007 dengan kegiatan kepemimpinan dan sistem gotong rotong t. Pengabdian masyarakat di desa Kohot kecamatan Pakuaji Tangerang oleh Drs Paiman Rahardjo, M.Si pada tahun 2007 dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa u. Pengabdian masyarakat di desa Putut Nutug kecamatan Ciseeng Bogor oleh Drs. Andriansyah, M.Si pada tahun 2008 dengan kegiatan Manfaat Lingkungan Hidup v. Pengabdian masyarakat di desa Putut Nutug kecamatan Ciseeng Bogor oleh Drs. Paiman Raharjo, M.Si pada tahun 2008 dengan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Desa w. Pengabdian masyarakat di desa Putut Nutug Kecamatan Ciseeng Bogor oleh Dra Ellis Tetty, M.Hum pada tahun 2008 dengan kegiatan Sosiologi Pedesaan x. Pengabdian masyarakat di desa Putut Nutug kecamatan Ciseeng Bogor oleh Drs Gering Supriyadi, MM pada tahun 2008 dengan kegiatan Pola Kesehatan Masyarakat y. Pengabdian masyarakat di desa Putut Nutug kecamatan Ciseeng Bogor oleh Drs Gatot Herry Dj pada tahun 2008 dengan kegiatan Kepemimpinan dan sistem gotong royong z. Pengabdian masyarakat di desa Gemblengan kalikotes Klaten Jawa Tengah oleh Drs. Paiman Raharjo, M.Si pada tahun 2008 dengan kegiatan Ketahanan masyarakat desa dan pemberdayaan partisipisi politik masyarakat

Aa. Pengabdian masyarakat di kelurahan Bendungan Hilir kecamatan Tanah Abang Jakarta Pusat oleh Drs Paiman Raharjo, M.Si pada tahun 2008 dengan kegiatan Penyuluhan kesehatan dan pelestarian lingkungan hidup 3. Fakultas Ekonomi: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat: a. Mengadakan ceramah tentang kependudukan di desa Puri kembang, Jakarta Barat dan desa Kamal Muara, Jakarta Barat dan ke desa Kamal Muara, Jakarta Utara. Dilanjutkan dengan bakti

115

sosial. Biaya diperoleh dari bantuan Pemda DKI Jakarta. b. Mengadakan ceramah tentang peran koperasi di desa Parung Kuda, Sukabumi dilanjutkan dengan bakti sosial dengan menyumbang peralatan pendidikan ke beberapa sekolah dasar di desa Parung Kuda. Memberikan pengarahan tentang peran "Pedagang Pengumpul" di desa Cibodas, Jawa Barat dilanjutkan dengan bakti sosial ke sekolah dasar dengan menyumbang peralatan pendidikan di desa tersebut. Pembuatan sumur bersih di Kronjo Tangerang. Pembuatan air bersih di Caringin Sukabumi. Kursus Akuntansi gratis bagi Masyarakat di Bintaro. Mengadakan Pengabdian kepada Masyarakat berupa membuat MCK, memperbaiki Sekolah Dasar, Menara Air, membuat Tempat Ibadah yang dilaksanakan di daerah Leuwiliang. Pembuatan "Air Bersih di Desa Pasir Cikupa Tangerang (1996/1997). Pembuatan "Air Bersih & Perbaikan Sarana Ibadah" di Desa Pasir Muncang Tangerang (1996/1997). Pelatihan Manajemen Koperasi (1996/1997).

c.

d. e. f. g.

h. i.

j.

k. Kursus Akuntansi gratis bagi Masyarakat di Bintaro (1997/1998) 1. Membuat MCK, memperbaiki sekolah dasar, menara air, membuat tempat ibadah yang dilaksanakan di daerah Leuwiliang (1997/1998).

13 3 m. Membuat MCK dan renovasi tempat ibadah di Desa Cipelang, Kabupaten Sukabumi (1998/1999). n. Bantuan alat penerangan/petromak, alat tulis, buku dan tikar untuk ibadah di Rangkas Bitung Lebak (1998/1999).
0.

Budidaya lele di Kampung Anyar, Desa Tegal, Kec. Kemang, Kabupaten Bogor. Tahapl : Tanggal 4 Februari - 30 April 2005 TahapII : Tanggal 6 Mei - 23 juli 2005

Fakultas Ilmu Komunikasi: Pengabdian Kepada Masyarakat: a. Seminar metodologi pengabdian kepada masyarakat 2 Mei 2005. b. Diskusi tentang sumbang saran RUU Guru dan Dosen bersama dosen FIKOM UPDM (B). c. Leadership Management Training, Asiafedop, public service, traders hotel 30 April - 6 Mei 2005 di Manila Philipina. d. Ceramah Komunikasi "Fungsi Komunikasi Terhadap Perilaku dan Kecerdasan Anak", Aula kelurahan Malaka Sari Duren

e.

f.

Sawit, Jakarta Timur, 12 Juni 2007 oleh Dra. Siti Anggraeni, M.Sc Ceramah Komunikasi "Penyuluhan Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak", Kelurahan Malaka Jaya Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur oleh Sutik Haryani, SH, MH. Ceramah Komunikasi "Pembinaan dan Penyuluhan Komunikasi serta Aspeknya", Masjid Al Ittihad Blok A Cinere, Minggu 27 Mei 2007 oleh Dra. Siti Anggraeni, M.Sc

g.

Ceramah Komunikasi "Islam Agama Yang Sempurna", Masjid Jam Al Falah, Jin Nenas III No. 11 Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur oleh Drs. Muhtadien, MA h. Ceramah Komunikasi "Rasulullah SAW sebagai Uswah Hasanah", Masjid Jami Annur Perumahan Jati Mulya Blok I Barat Jl. Mawar Raya oleh Drs. Muhtadien, MA 1. Ceramah Komunikasi "Perbedaan Hibah, Shadaqah dan Hadiah" Masjid Nurul Ihsan Komplek PPLPN - LAN Jl. Administrasi II Pejompongan, Jakarta Pusat oleh Drs. Muhtadien, MA j. Seminar "Membangun Komunikasi Pemasaran Terpadu", PT Intersys Management Jakarta, 20 Mei 2007 Gedung Jakarta Design Centre oleh Drs. ASB Salampessy, MM k. Sarasehan "Membangun Fungsi dan Peran Hubungan Masyarakat di Pemerintahan Kecamatan - Kelurahan", Gedung Pesona Jl. Ciputat Raya, Jakarta Selatan tanggal 29 April 2007 oleh Drs. ASB Salampessy, MM 1. Komunikasi Religi "Keutamaan Shalat - Shalat Sunat", Masjid Nurul Hidayah Jin. Brawijaya XII Kebayoran Baru, Jakarta Selatan oleh Drs. Muhtadien, MA m. Komunikasi Religi "Aliran-aliran Dalam Islam", Masjid Ar Rohmah, Perum Peruri Jl. Tarum Barat, Parung Mulya Teluk Jambe Karawang pada tanggal 8 Juni 2007 oleh Drs. Muhtadien, MA n. Komunikasi Religi "Cara Menghitung Harta Pusaka", Masjid Jamie Al Ikhwan Komplek Peruri, Jin Peruri III Pisangan Ciputat, Tangerang pada tanggal 31 Mei 2007 oleh Drs. Muhtadien, MA o. Komunikasi Religi "Minuman Keras dan Akibatnya", Masjid Al Adil Komplek Kejagung, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada tanggal 23 Mei 2007 oleh Drs. Muhtadien, MA p. Kerjasama dengan Kejagung RI dalam pelatihan penyuluhan dan penerangan di 8 Propinsi : NTB, Kaltim, Kalteng, Kalbar, Kalsel, Bengkulu, Jambi dan Sumsel oleh Tim FIKOM UPDM (B) Pengabdian kepada Masyarakat Untuk melakukan pengkajian komunikasi yang berjudul : "Bentrokan Komunikasi 1. Tradisi dengan Komunikasi Modern bagi Masyarakat Lereng Gunung Berapi dan Keengganan mengungsi"

Pelaksana

: - Drs. YS. Gunadi, MM - Drs. M. Muminto Arief - Wagiyo, S.Pd

Pelaksanaan di : - Penampungan pengungsi Boyolali - Penampungan pengungsi Sleman - Penampungan pengungsi Klaten - Penampungan pengungsi Muntilan

117

2.

Pengabdian kepada Masyarakat dalam rangka Lustrum ke IX UPDM (B) Pelaksana : - Kapuslit FIKOM UPDM (B) - Kapusdianmas FIKOM UPDM (B) Dalam rangka Lustrum IX UPDM (B)

3.

Ceramah komunikasi "Penyuluhan Undang-undang No 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak" oleh Sunk Haryani SH, MH bertempat di Kelurahan Malaka Jaya Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur Pusat pengkajian komunikasi evaluasi partisipasi tokoh masyarakat kampung Anyar terhadap terhadap agen perubahan FIKOM UPDM(B) oleh Drs. YS Gunadi, MM bertempat di desa Tegal kecamatan Kemang kabupaten Bogor, Jawa Barat Ceramah komunikasi "Islam agama yang sempurna" oleh Drs. Muhtadien, MA bertempat di masjid Jami' Al Falah, Jl Nenas II No 11 Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur Evaluasi kualitatif dan kuantitatif berkaitan dengan penyempurnaan sistem dan metode penyuluhan Hukum dilakukan berdasarkan kerjasama antara Fikom UPDM(B) dengan Kejaksaan Agung dan dilaksankan di 8 (delapan) Kejaksaan Tinggi mulai 1 Maret s/d 9 Maret 2009 Sarasehan "Membangun fungsi dan peran hubungan masyarakat di pemerintahan kecamatan kelurahan" oleh Drs ASB Salampessy MM bertempat di Gedung Pesona Jl. Ciputat Raya Jakarta Selatan pada tanggal 29 April 2007 Fungsi komunikasi dan informasi dalam hidup bermasyarakat oleh Dra Siti Angraeni S M.Sc pada tanggal 4 Agustus 2007 bertempat di Pustaka Al-kahfi Komplek Lemigas Meruyung Program Pascasarjana: Pengabdian Kepada Masyarakat: a. Manajemen Fungsi Kontrol di Bidang Perbankan. b. Otonomi Daerah : Beberapa alasan diperlukannya Amandemen UU No. 22/1999. c. Persaingan Media dan Dampaknya pada Isi Media.

4.

5. 6.

7.

8.

5.

118

G. KEMAHASISWAAN Bagi mahasiswa yang berprestasi namun ekonominya lemah UPDM (B) selalu memperhatikan yaitu dengan cara memberikan beasiswa sesuai dengan dana yang tersedia. Di samping itu ada juga beasiswa yang bersumber dari Program Bakat dan Prestasi Kopertis Wilayah III dan beasiswa dari Yayasan Beasiswa Supersemar. Dalam bidang kemahasiswaan selalu ditingkatkan pembinaanpembinaan melalui organisasi / lembaga-lembaga kemahasiswaan. Bentuk peningkatan pembinaan antara lain kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, Penelitian dan Kegiatan Non Kurikuler lain seperti KKN, Olah Raga. Dalam rangka menyalurkan aspirasi mahasiswa, telah banyak dilakukan kegiatan kemahasiswaan baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Pelaksanaan dilakukan oleh Senat Mahasiswa Universitas, Senat Mahasiswa Faku ltas, Resimen Mahasiswa dan UKM-UKM. Kegiatan mahasiswa tersebut antara lain sebagai berikut: a. b. Raker SMPT dan SENMA Fakultas. Melaksanakan diskusi ilmiah Fungsi Manajemen dan Public Relation oleh mahasiswa FIKOM UPDM (B) dalam kunjungannya ke UNPAD Bandung. Peserta Panel Diskusi tentang Pers Kampus di UGM, Universitas Jember, IKIP Jakarta dan Universitas Pancasila. Peserta Seminar Sehari Peningkatan Generasi Muda Melalui IPTEK Menuju Era Kebangkitan Nasional II di Departemen Olah Raga, Jakarta. Mahasiswa FE UPDM (B) telah mengadakan "Gelar Aktivitas Pelajar Jakarta" dengan mengadakan kegiatan-kegiatan seminar dan temu aktivitas remaja pelajar yang diikuti pelajar SLTA se DKI Jakarta. Kegiatan tersebut menampilkan 17 grup musik Rock dengan dibuka langsung oleh Wagub DKI Jakarta. Kegiatan olah raga yang diikuti antara lain :

c.

d.

e.

f.

1. 2. 3. 4. 5.

Lomba sepak bola antar universitas. Lomba bola basket antar universitas. Lomba bola voli antar universitas. Karate dan Taekwondo. Mengikuti kejuaraan renang, tenis, tenis meja, bridge antar Perguruan Tinggi.

13 7 g. SMPT Dalam rangka memasuki era globalisasi dan reformasi maka SMPT UPDM (B) ikut aktif dalam usahanya memberantas kolusi, korupsi dan nepotisme di negara tercinta ini. Antara lain, bersama-sama SMPT Perguruan Tinggi lainnya ke Pimpinan DPR/MPR dan ke Kejaksaan Agung. h. Kegiatan-kegiatan lain: Orientasi Studi Pengenalan Kampus dan Persiapan Penataran P4 Mahasiswa FKG UPDM (B) Bogor, Juli 1993. - Orientasi Studi FISIP UPDM (B) Hotel Wisata Ancol, Oktober 1993. Orientasi Studi Pengenalan Kampus dan Persiapan Penataran P4 Mahasiswa FE UPDM (B), Cibubur Jakarta, Juli 1993. Orientasi Studi Pengenalan Kampus dan Persiapan Penataran P4 Mahasiswa F I K O M UPDM (B), Bogor, Juli 1993. Mengikutsertakan mahasiswa UPDM (B) dalam TARPADNAS PEMU-DA angkatan XE, 17 Januari s/d 5 Februari 1994, Cibubur, Jakarta. Mengikut sertakan mahasiswa UPDM (B) dalam ORPADNAS bagi SENMA PT Gelanggang Remaja Ancol Agustus 1993. Kuliah Umum Mahasiswa oleh Bapak Letjen. TNI (Purn.) Tjokro Pranolo di kampus UPDM (B). Mengikutsertakan mahasiswa UPDM (B) dalam Lomba Seni Suara BSM DKI Jakarta, Agustus 1993.

Mengirim calon peserta Penataran Bursa Tenaga Kerja kantor Depnaker Jakarta, September 1993. Musyawarah mahasiswa UPDM (B) kampus UPDM (B), Oktober 1993. Mengikutsertakan mahasiswa UPDM (B) dalam Temu Ilmiah Nasional Mahasiswa Kampus UGM, Jogjakarta, Desember 1993. Mengikutsertakan mahasiswa UPDM (B) dalam Kejuaraan Nasional Atletik antar mahasiswa, Jakarta, Desember 1993. Undangan mengikuti Rakomas Kepemudaan dan Keolah-ragaan MENPORA RI, Hotel Kartika Candra, Jakarta, Desember 1993. Bakti Sosial dalam rangka Dies Natalis ke XXXIII dan Wisuda Sarjana 1994, Penjaringan, Jakarta Utara, Januari 1994. Latihan rutin Teater FIKOM UPDM (B) setiap hari Kamis jam 14.00 WIB bertempat di kampus UPDM (B). Praktek fotografi TELE FIKOM (rutin setiap bulan). Pengiriman mahasiswa mengikuti Dialog Pemuda, UNIBRAW, Malang, Oktober 1993.

138

Pengiriman mahasiswa mengikuti MUNASIMAISPI, Univ. Jember, Jawa Timur, 21 s/d 27 Desember 1993. Mengikutsertakan mahasiswa FISIP UPDM (B) dalam Festival Band ITB, Bandung, Juli 1993. Latihan rutin fitness mahasiswa FISIP UPDM (B) (setiap hari Minggu sore), Lapangan ABC, Senayan, Jakarta. Latihan rutin mahasiswa FISIP UPDM (B) setiap hari Senin di Studio One Field, Jakarta. Praktek Kerja Mahasiswa FIKOM pada bulan Januari - Juni 1999. Jalan-jalan Pers FIKOM ke Harian SK Kompas, Media SCTV dan Radio Tri Jaya FM. Mahasiswa FIKOM mengadakan Pelatihan Produksi Acara TV, tanggal 28 Juni - 31 Juli 1999. Mahasiswa FIKOM mengadakan Kursus Dasar-Dasar Siaran Radio, tanggal 5 -15 Juli 1999. Dosen FIKOM mengikuti: Internship Ketahanan Nasional yang diselenggarakan oleh Dirjen Dikti Depdikbud dan Program Magister Tannas UGM, tanggal 20 - 29 September 1998. Kursus Metodologi Penelitian yang diselenggarakan oleh Kampus UMJ dan UGM Yogyakarta, selama 5 hari pada bulan Nopember 1998. Pelatihan Dosen Pemantau Pemilu yang diselenggarakan oleh Forum Rektor Indonesia (FRI), tanggal 9 Mei 1999. Pelatihan Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Kopertis Wilayah III, selama 4 hari pada bulan Februari 1999. Seminar Bahasa, Sastra dan Budaya yang diselenggarakan oleh Univ. Gunadarma, pada bulan Juni 1998. Dalam rangka memupuk semangat memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, maka pada bulan April 1990 FISIP UPDM (B) telah mengadakan Lomba Lari 10 K (10 Kilometer). Lari sehat ini diikuti oleh sivitas akademika UPDM (B) serta mahasiswa PTS dilingkungan Kopertis Wil. Ill, para pelajar dan masyarakat sekitar kampus. Dalam rangka Dies Natalies ke-XXXIII dan Wisuda Sarjana tahun 1994 telah diselenggarakan Fun Bike (Bersepeda Santai) Ketua Yayasan UPDM (B): J.M. Joesoef Moestopo dengan didampingi Rektor UPDM (B) : Wibowo SE, M.Phil, dan disaksikan segenap warga UPDM (B) telah memberi tanda start pada peserta Fun Bike tersebut yang berjarak

139

sejauh + 20 Km. Pada kesempatan ini Wali Kota Jakarta Selatan, Drs. Pardjoko berkenan turut membagikan hadiah kepada pemenang. Dalam rangka turut memberi semangat dalam program kepedulian terhadap lingkungan hidup, telah diselenggarakan gerakan penana-man pohon pelindung di wilayah sekitar kampus dengan didahutui penanaman oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Drs. Pardjoko. Dalam rangka memupuk cinta seni dan melestarikan kebudayaan kita dari pengaruh kebudayaan asing, maka Mahasiswa UPDM (B) pada Medio Februari 1994 (sudah menjadi

kebiasaan setelah Upacara Dies-Natalis) menyelenggarakan Pentas Seni. Pentas Seni tersebut merupakan malam gembira bagi Alumni yang baru diwisuda yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, juga keluarga karyawan Yayasan UPDM. Pada setiap hari besar nasional, antara lain: Hari Pendidikan Nasional, Hari Proklamasi Kemerdekaan, Hari Sumpah Pemuda, warga UPDM (B) selalu memperingatinya dengan melakukan upacara bendera yang dilaksanakan di halaman kampus UPDM (B). i. Menwa Yon II UPDM (B) Mengadakan kegiatan pengiriman anggota untuk mengikuti pendidikan Latsarmil dan Pralatsar Menwa di Puslitpur Condet Jakarta Timur dan mengikuti Penataran P4 Pola Pendukung 100 jam di Cibubur. Mengikutsertakan Menwa dalam Lomba Lintas Medan 5 April 1993. Rakor Menwa Yon 11 UPDM (B) di Bogor, Jawa Barat, September 1993. Mengikutsertakan Menwa UPDM (B ) dalam Pendidikan Terjun Payung Dasar bulan Oktober 1993 di Jakarta. Mengadakan Latihan Gabungan yang melibatkan MenwaMenwa dari Sat. UPDM (B), Sat. UI, Sat. UT, dan Sat. AKPAR Usahid dilaksanakan di UI Depok, tahun 1997. Mengikuti Latihan Menembak di PERBAKAD Rindam Jaya. Dalam program memanfaatkan lahan tidur bersama Panglima Daerah Militer Jayakarta melaksanakan penanaman jagung, kedelai di kawasan Bekasi dan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang Kamtibmas bersama ABRI.
140

- Berdasarkan SK Rektor No. 155/SK/R/UPDM/I/2001 tanggal 10 Januari 2001 Menwa dicabut sehingga institusi Menwa tidak ada lagi.

Seminar Pengentasan Kemiskinan dan Kesenjangan Pemerataan Hasil Pembangunan, Jakarta 1993

j.

Agrawitaka

Data Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa Universitas Prof. Dr. Meostopo (Beragama) Tahun Akademik 2003/2004 Tanggal 18 - 20 Oktober 2002 (Hari Jum'at Minggu) Acara : Jambore 2002 Tempat : Pondok Halimun Cipelang Sukabumi Jabar Tanggal 28 April 2004 (Hari Rabu) Acara : Fun Climbing, Pemutaran Film Tempat : Lap. Wall Climbing Tanggal 9-11 Mei 2003 (Hari Jum'at - Minggu) Acara : Masa Bakti Anggota Muda Tempat : Gunung Luhur, Cisarua Bogor Tanggal 2 - 8 Juni 2003 (Hari Senin) Acara : Masa Bakti Anggota Muda Tempat : Gunung Salak II Bogor

141

Tanggal 4 - 5 Juni 2003 Acara : Diskusi Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Tanggal 23 Juni 2003 Acara : Agrawitaka Open House Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Tanggal 9 Juni 2003 (Hari Senin) Acara : Presentasi Kejuaraan Wall Climbing Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Tanggal 28 Juli 2003 (Hari Senin) Acara : Peresmian dinding panjat buatan Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Tanggal 25 - 27 Agustus (Hari Senin - Rabu) Acara : Pradik '03 Tempat : BUPERTA Ragunan Pasar Minggu Tanggal 23 Agustus 2003 (Hari Sabtu) Acara : HUT Agrawitaka Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Tanggal 27 - 28 September 2003 (Hari Senin Rabu) Acara : Fun Rafting 2003 Tempat : Sungai Cisadane Sukabumi Tanggal 13 November 2003 (Hari Kamis) Acara : Ramadhan Sensation ala Agrawitaka Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Tanggal 12 -14 Desember 2003 (Hari Jum'at Minggu) Acara : Mubes Agrawitaka Tempat : Ville 77 E Cisarua Bogor Tanggal 27 - 29 Pebruari 2004 (Hari Jum'at - Sabtu) Acara : LDK Inter Study Tempat : Villa AJ Cisarua Bogor Tanggal 2 - 8 Juni 2003 (Hari Senin) Acara : Kegiatan Masa Bakti Anggota Muda Tempat : Gunung Salak II Bogor

142

Tanggal 9 -11 April 2004 (Hari Jum'at - Sabtu) Acara : Navigasi Darat Tempat : Gn. Kencana dan Gn. kuhur Puncak Tanggal 17 - 21 April 2004 (Hari (Sabtu Rabu) Acara Tempat : Taman Nasional Gn. Gede Pangrango & Hutan Wisata Mandalawangi Tanggal 24 Mei - 31 Agustus 2004 Acara : Diklatsar XII Tempat : Kampus Hang Lekir 1/8 Jakarta Agenda Kegiatan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Tahun Akademik 2005 - 2006: 1. Futsal FIKOM Tournament pada tanggal 4,5, 7 Januari 2006, di GOR Bulungan 2. Diklat Telefikom Fotografi Angkatan XV pada hari Jumat -Minggu, 27 - 29 Januari 2006

3.

Diklat Keorganisasian WKM Kosmik Angkatan VIII, pada hari Jumat - Minggu, 27 - 29 Januari 2006 di Villa Amirah, Cisarua Puncak, Bogor 4. Diklat X Teater FIKOM pada hari Kamis - Sabtu, 2 - 4 Maret 2006 di JL Parung Hi jau 2 / Blok B No. 29, Bogor, Jawa Barat 5. Love Song Parade, tanggal 25 Maret 2006, Jam: 19.00 selesai di Avant arde Autoresto & Lounge 6. Diklat Organisasi Mahasiswa 2006 pada Jum'at -Minggu, 7 - 8 April 2006 7. Pameran "Cahaya Jiwa " dan Seminar" Fotografi Dalam Media Massa "oleh Telefikom, hari Senin - Rabu, 5 - 7 Juni 2006 8. Pementasan Ulang Tahun Teater FIKOM, tanggal 3 Desember 2005 Lt. V Gd. Baru UPDM (B) Pementasan Festival teater Se - Jakarta, tanggal 5 Desember 2006 di Gd. Auditorium Kebun Jahe, Jakarta Pusat 9. Jambore FIKOM UPDM (B), tanggal 16 -18 September 2005 10. Bhakh Sosial FIKOM 2005, tanggal 17 -19 Juni 2006, di Desa Sukaresmi, Cisaat, Sukabumi 11. Pelatihan Periklanan, tanggal 30 September 2005

143

KEGIATAN MAHASISWA 2005 / 2006, FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIV. PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
FKG

Retreat Kelompok kecil 2005, 21 s/ d 22 Juli 2005 di Lembah petualangan Gadog - Ciawi Bogor Ospek Protesamoe 2005 tanggal 15 s/d 18 Agustus 2005 di Kampus FKG Jambore Protesamoe 2005,10 s/d 11 September 2005 di Cibubur Lomba Penelitian APDSA ke 32, 31 Juli s/d 7 Agus<tus 2005 di Kuala Lumpur Baksos "Moestopo Peduli Flores 2005", 21 Agustus s/d 4 September 2005 di Flores Mengikuti "Amub Cup 2005" Tim Volley Ball, 16 September 2005 di Atmajaya Bazar Ramadhan 2005,19 s/ d 21 Oktober 2005, di Kampus FKG Buka Puasa bersama anak yatim, 21 Oktober 2005 di Kampus Gema Ramadhan 2005 Sahur On the Road bersama anak yatim dan kaum dhuafa, 22 Oktober 2005 di Masjid Cut Meutia Menteng

9.

10. PSMKGI 10 s/d 11 Desember, diUnair Surabaya - Workshop - Seminar - Tour 11. PSMKGI 15 s / d 18 Desember 2005, di Jakarta - Malam keakraban - Seminar - Pameran

12. LKMM 7 s / d 9 April 2006, di Puspitek Serpong 13. Festival Paduan Suara "The 1st FE - UI Nation Folklore Festival",
Mei 2006, di UI Depok

14. PSMKGI, 12 s/d 14 Mei 2006, di Surabaya - Seminar - Pramunas

15. Dekan

Cup FKG UPDM (B), 29 Juni s/d 1 Juli 2006, di GOR Pertamina Simprug-Jakarta "Moestopo Jelajah Nusantara 2006", 29 Agustus s/d 3 September 2006, di Gorontalo

16. Baksos

17. Latihan Rutin - Bola Basket - Bola Pasir - Futsal - Paduan suara

Setiap hari Rabu, di BKI Cinere Setiap hari Rabu, di Senayan Setiap hari Senin, di The Balls Setiap hari Rabu, di Kampus FKG 18. Open House & Exhibition dalam rangka PMB FKG, melibatkan mahasiswa program profesi sebanyak 30 (tigapuluh) orang Pada tanggal 13 Januari 2007,10 Maret 2007,19 Mei 2007 Bertempat di Kampus FKG-UPDM(B), Jl. Bintaro Permai No 3 Jakarta Selatan 19. Laporan pertanggung jawaban SM & BPM FKG UPDM(B) dilakukan di pantai Carita Anyer pada tanggal 26-27 Maret 2007 20. Rohis dengan acara Maulid Nabi dilaksanakan pada tanggal 5 April 2007 bertempat di Jakarta Convention Center 21. Kepaniti aan Forum Internasional APDC 2007 pada tanggal 2529 April 2007 bertempat di Jakarta Convention Center 22. Bazzar Solidarity Mahasiswa FKG 2007 dilaksanakan pada tanggal 4-9 Juni 2007 bertempat di kampus FKG UPDM(B) Bintaro 23. Solidarity Team Rstorasi 2007 dilaksanakan pada tanggal 17 -18 -19 Agustus 2007 bertempat di Kopassus Cijantung Jakarta 24. Mengikuti lomba penelitian dengan judul penelitian: "Evaluasi In Vitro terhadap sitotoksisitas Akut dari obat kumur Antiseptik (Zinc Chloride)" pada tanggal 7-12 Agustus 2007 yang disusun oleh Samiyah 2004-11-149, Gabrielly Zwitveysie Allow 2004-11-154, Yoana 2004-11-180 "Evaluasi in vitro sitotoksisitas terhadap obat kumur anti plak (Houride) yang disusun oleh Vera Handayani 2004-11-147, Filosophia Mahdi Tiara 2004-11-175, Fawzan Nur Ramadhan 2004-11-179 25. Mengikuti lomba penelitian dengan judul "Efek minuman the Hijau terhadap perubahan PH Saliva" pada tanggal 13 Agustus 2007 bertempat di UI Depok. Laporannya disusun oleh Sindi Wihesti 2004-11-136, Rahma Tri Adharini 2004-11-137, Rista Eka Aprilianti 2004-11-138 26. Retret Pekabaran Injil pada tanggal 17-19 Oktober 2007 bertempat di Kota Bunga Cibubur.

145

H. SEMINAR / DISKUSI / CERAMAH ILMIAH Peningkatan kemampuan dan pengetahuan dosen serta mahasiswa antara lain ditempuh melalui forum seminar/diskusi/ceramah ilmiah. Kegiatan-kegiatan ini diselenggarakan oleh UPDM(B) sendiri maupun bekerjasama dengan lembaga lain. Seminar/diskusi/ceramah ilmiah yang telah diselenggarakan oleh UPDM (B) antara lain: a. Dalam rangka meningkatkan disiplin lalulintas masyarakat terutama para mahasiswa, dipimpin langsung oleh Kapolda Metro-Jaya telah diselenggarakan "TEMU RAMAH" dengan judul "Disiplin Berlalulintas". Dalam rangka Lustrum ke 6 FIKOM tanggal 4 Mei 1994 telah menyelenggarakan Seminar "Public Relations sebagai Akselerasi Pembangunan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UPDM (B) mengadakan seminar dan lokakarya sehari dengan judul "Peningkatan Mutu Penulisan Skripsi S-l"; Seminar tersebut dilaksanakan pada tanggal 19 September 1992. c. FISIP mengadakan seminar sehari dengan judul Keluarga Sebagai Lembaga Peletak Dasar Peningkatan Kualitas Sumber Daya

b.

Manusia dengan pembicara Prof. Dr. Kasmiran W Sangaji. d. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) mulai tahun 1985 telah mampu menyelenggarakan sendiri Penataran P4 pola 100 jam yang diutamakan bagi mahasiswa baru dan mulai tahun 1992 dirubah menjadi pola 45 jam. Sebagai sarana Pengembangan Ilmiah UPDM (B), pada bulan Desember 1996 telah terbit Nomor. perdana majalah Ilmiah "Jurnal Moestopo" No. ISSN: 082-5226. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) telah menyelenggarakan Seminar dengan judul : "Pengentasan Kemiskinan dan Kesenjangan Pemerataan Hasil Pembangunan". Pelaksanaan seminar tersebut pada tanggal 24 Juli 1993. Menyelenggarakan Diskusi Panel dengan tema "Peranan Organisasi dalam rangka meningkatkan kepemimpinan mahasiswa". Diselenggarakan FISIP.

e.

f.

g.

146

Menyelenggarakan "Bedah Buku" mengkaji isi buku yang dikarang oleh Kim Woo Chung, salah seorang pendiri Dhae Woo. Adapun judul buku "Setiap Jalan Bertabur Emas" dilaksanakan Nopember 1997. Dalam rangka Pelatihan Manajemen Organisasi FE, menyelenggarakan diskusi panel dengan tenia "Mempersiapkan Diri Menjadi Organisasi Masa Depan". Menyelenggarakan studi banding dengan diskusi tentang "Penye-lenggaraan Pendidikan Pertelevisian" ke MMC (Multi Media Training Centre) di Yogyakarta pada akhir tahun 1997. Telah menyelenggarakan diskusi panel dengan tema "Menuju Sistem Pers Nasional yang Bebas dan Merdeka", dilaksanakan Mei 1998. m. Mengikuti aktif diskusi dalam acara tayangan SAKSI di Indosiar dengan tema "Sistem Kebebasan Pers Nasional di Indonesia", Mei 1998 Program Studi Ilmu Administrasi Negara dengan Topik: Pelaksanaan Demokrasi Dalam Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Secara Langsung di Indonesia." Diselenggarakan pada tanggal 9 Maret 2005 bertempat di Caraka Loka Deplu Jakarta. CERAMAH ILMIAH INTERN 2006 Kamis, 16 Februari 2006 10. 30 WIB - selesai R507 1) Rusmawati, drg., SpPM Judul : Oral Lichen Planus : Clinical Presentation and Management 2) Grace Syavira, drg., SpKG Judul : Aplikasi Self - Etched Adhesive (SEA) Untuk Menghindari Terjadinya Gelembung Air Jumlah peserta : 21 orang

Hari / Tanggal Pukul Tempat Penceram

Hari / Tanggal Pukul Tempat Penceramah

: Selasa, 21 Februari 2006 : 10.30 WIB - selesai : R507 : 1) Byun Sang Yeon, drg., SpKGA Judul : Penatalaksanaan Keterlambatan Erup-si Gigi Insisif Pertama Kanan Atas Tetap Pada Anak Usia 9 Tahun

147

3.

Jumlah peserta Hari /Tanggal Pukul Tempat Penceramah

2) Verawati, dr Judul : Syok (Diagnosis Klinis & Terapi) 15 orang Kamis, 23 Februari 2006 10.30 WIB selesai R507 1)Ricky Setiawan, drg., Sp.Pros., MM Judul : Penatalaksanaan Sisa Mahkota Gigi Anterior Atas Pada Kasus Overclosure 2)J. Surjo Hadiprodjo, drg., Sp.Pros., MM Judul : Koreksi Estetis Dengan Gigi Tiruan Tetap Pada Kasus Midline Shifting Dan Multiple Diastema Karena Impaksi Gigi 11 3)Sari Dewiyani, drg., SpKG Judul : Perawatan Saluran Akar Pada Gigi Pas-ka Mumifikasi 13 orang Selasa, 28 Februari 2006 10.30 WIB selesai R507 1)Beya Indriati, drg., Sp.Pros Judul : Gigi Tiruan Lengkap Dengan Telescopic Overdenture Sebagai Alternatif Untuk Perawatan Kehilangan Gigi 2)Andhi K Thambas, drg., Sp.Pros Judul : Penatalaksanaan Gigi Tiruan Lengkap Dengan Perawatan Flabby T issue Secara Non Bedah 9 orang Kamis, 2 Maret 2006 11.00 WIBselesai R507 1) Henny Krishnawati, drg., Sp. Pros., MARS Judul : Single Tooth Mini Implant Sebagai Alternatif Perawatan Kehilangan Gigi 2) Nina Wardani, drg., MS., MARS., SpKG Judul : Pemutihan Kembali Gigi Berubah Warna Secara Intrakoronal 9 orang

Jumlah peserta Hari / Tanggal Pukul Tempat Penceramah

Jumlah peserta 5. Hari / Tanggal Pukul Tempat Penceramah

Jumlah peserta

148-

Hari / Tanggal Pukul Tempat Acara

7.

Jumlah Peserta Hari /Tanggal Pukul Tempat

Rabu, Kamis & Jum'at , 8 - 1 0 Maret 2006 08.00 -17.00 WIB Hotel Ritz Cariton PITEKGI III - Ceramah dengan pembicara dari dalam dan luar negeri - Ceramah poster - Kursus ketrampilan. 800 orang Rabu, 26 April 2006 10. 00 wib - selesai Ruang Kuliah 401 Lt. IV

3.

3.

3.

Penceramah

Malam Syukuran dan Pemberian Bea Siswa kepada Mahasiswa UPDM peraili medali PON XIII
Albert Suryaprawira, drg, MScD Ortho (Cdf), Morth R (Ed) Judul : Orthodontic & Orthognatic Surgery 49 orang Rabu, 17 Mei 2006 10.00 wib - selesai Ruang Kuliah 401 - Lt. TV 1) Yulitri Hapsari, drg, Sp. Perio Judul : Aplikasi Cancellous Bone Matrix pada

Jumlah Peserta Hari / Tanggal Pukul Tempat Penceramah

3.

149

Pengisian tulang alveolar penderita Rapidly Progressive Periodontitis. 2) Henry Fang 1 Global Dent Judul : Pengenalan produk unit gigi (Global dent) Jumlah Peserta : 63 orang 9. Hari / Tanggal 2005 Pukul selesai Tempat Penceramah : Kamis, 7 Juli : 11.00 WIB-

: R507 : Kristanto Sempuno, drg Judul : Cara Penggunaan Absensi Finger Print

3.

Jumlah peserta : 14 orang


IO.

Pmneran Pendidikan Tinggi dan Kepemudaan, 28 Oktober 1992

Hari / Tanggal : Rabu, 10 Agustus 2005 Pukul : 11.00 WIB r selesai Tempat : R507 Penceramah : 1) Devya Linda Sy, drg Judul : Giant Myxofibroma di Rahang Atas yang Terjadi pada Usia Lanjut 2) Alkakom Judul : Pengenalan Metode Baru Pembelajaran Komunikasi Bahasa Inggris Jumlah peserta : 20 orang

150

11. Hari / Tanggal Pukul Tempat Penceramah

15 orang Jumlah peserta 12. Hari / Tanggal Pukul

: Kamis, 25 Agustus 2005 : 11.00 WIB-selesai : R507 : 1) Mima Febriani, drg., M.Kes Judul : Pengaruh Pemakaian Desinfektan terhadap Mikroorganisme pada Bahan Cetak Alginate 2) PT. Glakso Midline Judul : Pengenalan Produk Parodontax dan Polident

Selasa, 20 September 2005 / 11.00 WIBselesai R507 1) Anita Budihardja, drg

Judul :Laporan Hasil Mengikuti Seminar Nanda (Biomechnics in Orthodontics) 2)PT. Super Wahana Tekno Judul : Slimbio Water Ionizer (Air Ion Basa / Heksagonal) 3)Wisuda Purnabakti: Bpk. Drs. M. Sianturi Jumlah peserta : 18 orang

n.

Program Studi Hubungan Internasional dengan Topik " Inplementasi Prinsip-prinsip Dasar Kerjasama ASIA- AFRIKAdi Bidang Politik, Keamanan dan Ekonomi Melalui NAASP ;Tinjauan Terhadap Peluang dan Tantangan ". Diselenggarakan pada tanggal 23 Maret 2005 bertempat di Caraka Loka Deplu Jakarta.

o. FE mengadakan Seminar Akutansi: "Sistem Audit Keuangan Negara Pasca Undang-Undang No. 17 Tahun 2003" Pembicara : Drs. Iskandar, Akt, MM. Tanggal: 1 April 2005 "Pengenalan Internet untuk Proses Belajar Mengajar". Pembicara : Nuroso L. Wahyudi, SE., MA Tanggal: 8 April 2005 "Polemik Apakah Akuntansi Merupakan Suatu Seni atau Ilmu Murni". Pembicara : Drs. Arbain, MM. Tanggal: 16 April 2005

151

"Analisis Rasio Penggunaan dan Keterbatasannya" Pembicara : Misbahul Munir, Akt.. MBA Tanggal: 13 Mei 2005 II. Kegiatan - kegiatan : Agenda Kegiatan Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Tahun Akademik 2005 - 2006 1. Semiloka "RUU Pornografi dan Pornoaksi dalam Perspektif HAM" Dasar : Und. Komisi NasionalHAM Sub Komisi hak Sipil & Politik, Bertugas :Inriati Sahril, S.Sos Senin - Selasa, 27 - 28 Februari 2006, Jam: 09.00 - selesa 2. Diskusi Peliputan Bencana dan Bedah Buku Tsunami Aceh: Komunikasi Di Tengah Bencana Dasar : Und. Prog. SI, Reguler Dep. Komunikasi UI, Bertugas: Radja Erland H, S.Kom Jumat, 10 Maret 2006, Jam : 13.30 selesai AJB Bumiputera, Gedung F, Lt. 2 FISIP UI 3. Kongres Asosiasi Dosen Indonesia II Dasar : Und. No. 154//ADI/KGRS/II/REK/23/04/06 Bertugas : 1. Drs. Yoga Santoso ,MM . 2. Drs. Kusnul Arifin Rabu - Jum at, 19 - 21 April 2006 Gd. Badan Pusat StatisrJk (BPS), JL Dr. Sutomo, Pasar Baru, Jakpus 4. Pembentukan Dewan Perguruan Periklanan Indonesia. Dasar : Und. Dewan Perguruan Periklanan Indonesia Bertugas : 1. Drs. H. Sunarto, M.Si 2. Catur Priyadi, S.Sos Kamis, 20 April 2006, jam : 10.00 - selesai, Business Suite 3 A, Business Center, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan 5. Diskusi "Sosialisasi Kode Erik Jurnalistik (2006 ) , Standar Organisasi Wartawan dan Penguatan Peron Dewan Pers) Dasar : Und. Dewan Pers No. 94/DP/K/P//2006. Bertugas : Drs. Hormat Meliala Kamis, 27 April 2006 Hotel Millenium, Jl. Fahrudin No. 3, kebon Sirih, Jakarta 6 Deklarasi Dewan Perguruan Periklanan Indonesia. Dasar : Und. Dewan Perguruan Periklanan Indonesia Bertugas : 1. Drs. H. Sunarto, M.Si 2. Drs. ASB Salampessy, MM

Slutlat Tarazirih bersamaan Malam Syukurnn lilting Tahun Yayasan UPDAM Februari 1994

Drs. H. Endang Suradi, MM Catur Priyadi, S.Sos Selasa, 30 Mei 2006 Diamond Room Nikko Room JL MH Thamrin No. 59 7. Studi bidang Manajemen Penyiaran don JurnaHstik Penyiaran dan Asistensi dan presentasi dalam mempersiapkan konfernsi dengan stasiun mitra di Indonesia Dasar : Und. Radio Nederland Wereldomroep, tertanggal: 9 Maret 2006 Bertugas : Drs. Sunu Budihordjo 28 April- 5 Mei 2006 8. Seminar Sehari "The Next Big Thing in E - Learning" Dasar : Undangan PT Acer Indonesia beker ja sama dengan Intel Indonesia Corporation, tertanggal 7 April 2006 Bertugas : 1 DR. Wiryanto, MA 2 Radja Erland Hamzah, S.Kom Kamis, 4 Mei 2006 Hotel Shangri-la, Ball Room, Jl. Jend Sudirman Kav. 1 Jakarta 9. Semiloka Kompetensi dan Kurikulum Public Relations Dasar : Und. Perhumas No.: 130 -und / BPP - Perhumas/IV/ 06, tertanggal 17 April 2006. Bertugas : 1. Drs. ASB Salampessy, MM 2. Drs. Bambang Edhar, M.Si

3. 4.

15 3

Selasa, 23 Mei 2006 Hotel Bidakara (Bumi Karsa) Komplek Bidakara, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 71 - 73, Pancoran, Jaksel 10.Diskusi Publik dan Peluncuran Buku "Negara Bukan Pemerintah "Kajian Kritis Atas RUU Administrasi Pemerintahan Dasar : Undangan KomwasPBBNo.044/Eks/KOMWASPBS/ V/06, tertanggal 24 Mei 2006 Bertugas : 1. Drs. Panggih Sundoro, M.Si 2. Drs. Yoga Santoso, MM Kamis., 1 Juni 2006 Jakarta Media Center (Gedung Dewan Pers) Jl. Kebon Sirih No. 32 - 34 Jakarta 11.Konvensi Nasional Hubungan Masyarakat (KNH) Perhumas Dasar : Surat Perhumas No. 266/BPP-KNH/V/2006 Bertugas : 1. Drs.Lintang Jaya Pangaribuan, M.Si 2.Drs. Suripno Gunadi, MM 3. Rs. M. Muminto Arief 27-30Juni2006 Hotel Grand Angkasa, Jl. Sutomo No. 1, Medan, Sumut p. FIKOM mengadakan: Seminar Nasional, "Membangun Reputasi Pemerintahan Era Otonomi Daerah Melalui Aspek Komunikasi Manajemen dan Administrasi, Hotel Santika, Jakarta, 15 Pebruari 2003 Semminar Undang-Undang Penyiaran dan Kebebasan Pers di Indonesia, dilaksanakan oleh FIKOM UPDM (B), 10 mei 2003, Caraka Loka, Pusdiklat Deplu, Jakarta Diskusi Panel " Ancaman Kriminalisasi Karya Jurnalistik", kerjasama FIKOM UPDM (B) dan PWI Pusat di Caraka Loka, Pusdiklat Deplu, 16 Juni 2004. q. Program Pascasarjana mengadakan seminar-seminar : "Percepatan Pemulihan Krisis Moneter Melalui Kerjasama Luar Negeri". Pembicara: Dr. Komara Djaja Bulan: April 2005 "UU Sistem Jaminan Sosial Nasional". Pembicara: Prof. Dr. Hasbullah Tabrani Bulan: April 2005

154

"Peran Masyarakat Dalam Mewujudkan Good Government". Pembicara : Prof. Bintoro Tjokroamidjojo, MA. Bulan: April 2005 "Sistem Pemilihan Langsung Kada Wakada : Keuntungan dan Tantangannya". Pembicara : Dr. Made, MSc. Bulan: April 2005 "Pemasaran Valuta Asing Lokal dan Global". Pembicara : Farial Anwar, SE., MA. Bulan: Mei 2005 "UU No, 32. /2004; Amandemen dan Konsekwensinya bagi Pemerintah Pusat dan Daerah". Pembicara : Dr. Ir. Son Diamar, MSc Bulan: Mei 2005 "Human Capital Development Strategy". Pembicara : Dr. Rozi A. Sabil Bulan: Mei 2005 "Bidang Corporate Public Relations: "Perkembangan dan Dampaknya pada Riset Public Relations" Pembicara : Dr. Elicabeth Gunawan Ananto, MIPRA Bulan: Mei 2005 "Kebijakan Nasional Pengurangan Subsidi BBM 2005: Akuntabili-tas Program Kompensasi bagi GAKIN". Pembicara : Dr. Adang Setiana Bulan: Mei 2005 "Bidang Advertising : "Interactive Advertising-Masalah dan Prospeknya di Indonesia". Pembicara : Drs. Rudi Haryanto, MM Bulan: Mei 2005 "Kemajuan Sumberdaya Manusia di Asia Timur". Pembicara : Bob Widyahartono, MA Bulan: Mei 2005 "Perkembangan Pasar Modal di Indonesia". Pembicara : Dr. Mirza Adityaswara Bulan: Mei 2005 Bidang Jurnalistik : "Kuantitas dan Kualitas Komunikasi Politik antara Lembaga-lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif". Pembicara : Prof. Dr. Harsono Suwardi Bulan: Mei 2005 "Pemasaran Produk Perbankan Syariah".

15 5 "Pengembangan Lembaga PR Negara RI". Pembicara : Arie Mooduto, SE., MM. Bulan: Juni 2005 "Perkembangan dan Prospek Perbankan di Indonesia 2005". Pembicara : Dr. Muliaman D. Hadad Bulan: Juni 2005 Bidang Jurnalistik : "Jurnalistik Sastrawi - Status dan Fungsinya dalam Meningkatkan Kemampuan Fungsi Kontrol Media". Pembicara : Dosen Tamu dari Colorado State Univ. USA Bulan: Juni 2005 Bidang Advertising : "Pertarungan Kepentingan Bisnis dan Ide-alisme dalam Media Penyiaran - Tinjauan terhadap Status dan Fungsi Iklan" Pembicara : Dr. Ishadi, S.K., MSc. Bulan: Juni 2005 PRESTASI Prestasi yang pernah diraih UPDM (B):

1.

2.

Berdasarkan Surat Keputusan Kopertis Wilayah II No. 104 tahun 1978 tanggal 25 Desember 1978. Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dinilai sebagai "Universitas Terbaik I dalam penye-lenggaraan Akademik dan Administrasi dalam tahun akademis 1976/1977 di Kopertis Wilayah II. Berdasarkan Surat Keputusan Kopertis Wialyah II No. 1172/Kop. II/VII/1979 tanggal 11 Juli 1979, seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bernama Reynalda Madjid tingkat V (Sarjana II) terpilih sebagai mahasiswa teladan satu-satunya dari Perguruan Tinggi Swasta Kopertis Wilayah II. Fakultas Kedokteran Gigi UPDM(B) telah mendapatkan prestasi dalam penyelenggaraan Akademik dan

3.

4.

Administrasi pada tahun akademik 1983/1984 dengan hasil penilaian terbaik ke III sesuai SK Kopertis Wilayah II No. 13/N.Bin/V/1984. Untuk pertama kali seorang Sarjana Kedokteran Gigi UPDM (B) memperoleh gelar Doktor (S3), yaitu Dr. Paulus Januar, drg. MS. dengan mempertahankan disertasi di hadapan Senat Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya tanggal 13 Nopember 1997 dengan judul "Pengaruh Ciri Perseorangan Pasien terhadap Interaksi Pasien dengan Tenaga Kesehatan Gigi, Kepuasan dan Ketaatan Berobat pada Perawatan Gigi di Puskesmas. Sebagai promoter, Prof. Sabdoado, dr, MPH. dengan kopromotion Prof. Dr. I Gusti Ngurah Rai, drg. dan Widodo J. Pudjirahardjo, dr, MS, MPH, DrPH.

b. Prestasi yang pernah diraih oleh sivitas akademika UPDM (B): Reynaldo Madjid mahasiswa FE UPDM(B) sebagai mahasiswa Teladan I di lingkungan Kopertis Wilayah III th 1980. Wimpi Frans mahasiswa FKG UPDM (B) sebagai mahasiswa Teladan II di lingkungan Kopertis Wilayah III th 1982. Lisbeth Aswan mahasiswa FKG UPDM(B) sebagai mahasiswa Teladan I di lingkungan Kopertis Wilayah III th 1983. YB Sumardjono mahasiswa FE UPDM (B) sebagai mahasiswa Teladan VIII di lingkungan Kopertis Wilayah III th 1984. Ester Marianty mahasiswa FKG UPDM(B) sebagai mahasiswa Teladan I di lingkungan Kopertis Wilayah III th 1984. Sularto Mahasiswa FISIP UPDM (B) sebagai mahasiswa teladan di lingkungan Kopertis Wilayah III, 1984. Andrew Massey, mahasiswa FKG UPDM (B) sebagai mahasiswa Teladan Harapan di lingkungan Kopertis III, tahun 1984. Ely Wismayanti, mahasiswi FISIP UPDM (B) sebagai mahasiswa terbaik II di lingkungan Kopertis Wilayah III tahun 1989. - Drs. Harun AlRasyid, Alumni FISIP UPDM (B), Gubernur NTB, adalah Sekretaris Dewan Penyantun UPDM (B). Peri ode Let. Jen. TNI Drs. Jeffry Arie Kumaat alumni FISIP UPDM (B) adalah Anggota Dewan Penyantun UPDM (B). Periode Heru Prayogo, mahasiswa FISIP UPDM (B), telah berhasil memec-ahkan rekor Asian Games dalam cabang lari 100 meter. Eduardus Nobunone mahasiswa FISIP UPDM (B), pelari alam yang telah beberapa kali menjuarai lari maraton. Rien Herdiani Alfian adalah mahasiswi FIKOM UPDM (B) semester 8 menjadi anggota MPR termuda (tahun 1993-1997). UPDM (B) telah mengikuti lomba Paduan Suara tingkat Perguruan Tinggi se Jabotabek dengan peserta Paduan Suara Parafitiamora meraih Juara Harapan II tahun 1998. Pemberian Bea Siswa oleh Fakultas Ekonomi kepada para mahasiswa yang berprestasi, yang dinilai dari beberapa kriteria, yang bersangkutan layak diberikan Beasiswa.

157

Nama-nama mahasiswa yang telah mendapatkan Beasiswa Prestasi Akademik dari FE UPDM (B) adalah sebagai berikut: - Sisilia Rahayu NIP: - Henny 954083 Handayani NIP: - Rini Surantini 964633 NIP: 974955 - Muhammad Yunus NIP : 985142 Nama mahasiswa yang telah mendapatkan Beasiswa dari prestasi di bidang Olah Raga : Umar NIP: Syarif. 9810171

J.

KEGIATAN KEAGAMAAN

Kegiatan keagamaan termasuk kegiatan yang mendapat perhatian di lingkungan UPDM (B). Kegiatan tersebut meliputi penyelenggaraan acara-acara memperingati hari besar masing-masing agama antara lain : a. Agama Islam: Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW dengan mengadakan MTQ dan Baca Puisi Islam. Setiap bulan Ramadhan menyelenggarakan Sholat Tarawih Peringatan Nuzulul Qur'an, Pembagian Zakat Fitrah/Zakat Maal. Setiap hari Jumat menyelenggarakan Sholat Jumat. Peringatan Isra Miraj. Rangkaian kegiatan menyongsong Hari Raya Idul Adha. Buka Puasa Bersama di Mushola Kampus UPDM (B) Takbir Akbar dan Sholat Bersama. Pemotongan Hewan Korban. Rangkaian Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Menyelenggarakan Bakti Sosial berupa Pembagian Kebutuhan Bahan Pokok di daerah Tangerang. Wisata Rohani ke Darul Tauhid (Aa Gym) di Bandung 6 - 8 Oktober 2004 Gema Ramadhan 2004, buka puasa bersama anak-anak panti asuhan Bintaro, 5 Nopember 2004 di Kampus III Bintaro. Bazaar Ramadhan 2004, 3-5 Nopember 2004 di Kampus III Bintaro. Memperingati Idul Adha 1425 H, Senat Mahasiswa menyelenggarakan pemotongan hewan qurban yang dibagikan kepada masyarakat sekitar kampus dan karyawan FKG UPDM (B), 21 Januari 2005 di halaman Kampus III Bintaro.

158-

b.

Agama Kristen Protestan dan Kristen Katolik : Persekutuan Doa rutin setiap Jumat pukul 12.00 WIB. Retret/Rekoleksi dan Misa bersama. Perayaan Paskah. Membantu Panti Asuhan / Panti Jompo Penyelenggaraan Misa, hari Jum'at pertama minggu setiap bulan jam 12.00 di Kampus III Bintaro. Ziarah dan Rekoleksi: Nopember 2003 di Sendangsono, Yogyakarta Oktober 2004 di Gua Maria Kerep, Ambarawa Latihan Kepemimpinan Kristiani (LKK), 19-21 Nopember 2004 di Cisarua Bogor Mengadakan Retreat, 15-17 Oktober 2004, di Wisma Tinren, Cipanas Bogor.

c.

Agama Budha: Peringatan Hari Besar Waisak.

K. PAMERAN Untuk memperkenalkan hasil karya sivitas akademika UPDM (B) kepada masyarakat, UPDM (B) mengadakan kegiatan pameran dan mengikuti kegiatan yang diadakan oleh lembaga lain yaitu : 1. Pada seminar PDGI1992 bertempat di UI dipamerkan antara lain : Acrylic Resin Prof. Dr. Moestopo Hasil penelitian karya Prof. Dr. Moestopo di bidang Oral Surgery. Ide Mix Farming, karya Prof. Dr. Moestopo, Pertanian Terpadu, mengingat lahan pertanian yang sudah mulai sempit. Buku-buku karya Prof. Dr. Moestopo dan skripsiskripsi mahasiswa. 2. Dalam rangka Musyawarah Kerja BMPTSI1985 UPDM (B). 3. Pameran Penelitian dan Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Dep-dikbud 1988. 4. Pameran Penelitian dan Karya Ilmiah Khusus tentang Permasalahan yang ada di DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Pemda DKI Jakarta, tahun 1990. Di sini dipamerkan karya ilmiah mahasiswa UPDM (B) yang berkaitan dengan masalah : sampan, disiplin lalu lintas, rumah

5. 6.

7.

susun, program kali bersih Pameran Pendidikan Tinggi dan Kepemudaan yang diselenggarakan di Kantor Menpora dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda 1992. Mahasiswa UPDM (B) yang tergabung dalam kegiatan pencinta alam AGRAWITAKA dan kegiatan senifotografi TELE-FIKOM sejak 1990 hampir tiap 3 bulan sekali menggelar Pameran Fotografi yang merupakan hasil karya seni fotografi tentang kegiatan UPDM (B) baikkurikuler maupun ko-kurikuler. Menyelenggarakan "Gelar Wadah Mahasiswa", merupakan kegiatan mahasiswa FIKOM yang diikuti oleh wadah: Telefikom Seni Fotografi dan Teater FIKOM dengan menggelar musik dan seni budaya oleh Senat Mahasiswa FIKOM UPDM (B).

STRUKTUR ORGANISASI UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)

DEWAN PENYANTUN PUREK1

REKTOR PUREK li PUREK III

I_________________________ SENAT

I
I
KA. BIRO PERENCANAAN & SISTEM INFORMASI KA. BIRO ADM. UMUM

UNIVERSITAS

KA. BIRO ADM. AKADEM1S

KA. BIRO ADMINISTRASI KEUANGAN

KA. BIRO ADMINISTRASI KEMAHASISWAAN

KA.

LEMBAGA

PENELITIAN

DEKAN-DEKAN FAKULTAS PUDEK1 PUDEK II PUDEK III | DIREKTUR PPS

KA. LEMBAGA DIAN. SEKRETARIS DIREKTUR MASYARAKAT

X
KAPUSLIT ILMU KESEHATAN KAPUSLIT ILMU SOSIAL POLITIK KAPUSLIT ILMU EKONOMI KAPUSLIT ILMU KOMUNIKASI KAPUS DIANMAS ILMU KESEHATAN KAPUS DIANMAS ILMU SOSIAL ft POUTIK KAPUS DIANMAS ILMU EKONOMI KAPUS DIANMAS ILMU KOMUNIKASI

SUSUNAN ANGGOTA SENAT UNIVERSITAS DAN GURU BESAR SENAT UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO

1. 2. 3.

Ketua Senat Universitas Sekretaris Anggota

Wakil Guru Besar 5. Wakil Dosen

Drs. H. Sunarto, MSi. Drs. Soenardi Dwidjosusastro, M.Si. Drs. ASB Salampessy, MM. Drs. Herry Soejitno, MSi. Drs. Sofyan, MSi. drg. H. Mohammad Loekman, MM Drs. Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si Satriyo Wibowo, SE., MM Drs. H. Hanafi Murtani, MM Prof. Dr. Abdullah, SE, MM Prof. H. Djoehari, MM Prof. Dr. Buchari Zainun, MPA. Prof. Dr. H. Djaali Prof. Dr. H. Iberamsyah, MS Prof. Dr. H. Taslim Lukman, SE, MM Rusdianto, SE., Ak., MSc. R. Panjaitan, SE., MBA Drs. Melintang Jaya Pangaribuan, M.Si

Guru Besar

1. Prof. Dr. H. Djoehari, MM. 2. Prof. Dr. H. Soebagio Sastrodiningrat, MPA. 3. Prof. Dr. H. Santoso S. Hamidjojo, M.Sc. 4. Prof. H. Bintoro Tjokroamidjojo, MPA. 5. Prof. Dr. Buchari Zainun, MPA. 6. Prof. Dr. H. Djaali 7. Prof. Dr. Wibowo, SE, M.Phil 8. Prof. Dr. drg. Daroewati Mardjono, MSD. 9. Prof. Dr. Hadi Soenartyo, MSc, Sp.Pm. 10. Prof. Dr. R. Margono, Sp.MS 11. Prof. Dr. M. Budiyatna 12. Prof. Dr. Soekartawi 13. Prof. Dr. H.M. Amien Rais, MA 14. Prof. Dr. Abdullah, SE, MM 15. Prof. Dr. H. Taslim Lukman, SE, MM 16. Prof. Dr. H. Iberamjah, MS 17. Prof. Dr. H. M. Saleh Sumirat

162

PERSONALIA UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)


1. Dewan Penyantun
Ketua Wakil Ketua Sekretaris Anggota-anggota Dekan Wakil Dekan Bidang Akademik Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Marsekal TNI (Purn) Dr. Mudjiono Said, MBA, MM. Drs. H. Prajitno SH. Drs. H. Harun Al-Rasyid, M.Si Dr. C. Harinowo Drs. Hasanuddin, SH., MH

2. Rektorium
Rektor Wakil Rektor Bidang Akademis Wakil Rektor Bid. Adm & Keuangan Wakil Rektor Bid. Kemahasiswaan dan Alumni Kepala Biro Adm. Akademi Kepala Biro Adm. Umum & Keuangan Kepala Biro Adm. Kemahasiswaan & Alumni
3.

Lembaga Penelitian
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Ilmu Kedokteran Gigi Kepala Pusat Penelitian Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ilmu Ekonomi Kepala Pusat Penelitian & Pengembangan kepada Masyarakat Ilmu Komunikasi

Drs. H. Sunarto, M.Si Drs. Soenardi Dwidjosusastro, MSi Drs. ASB. Salampessy, MM Drs. Herry Soejitno, M.Si drg. Beya Indrati, Sp. Pros Drs. Budi Harsono, MM Drs. Iwan Huriata

Drs. Sofyan, M.Si drg. Felicia Tjahyadi, MM Drs. Himsar Silaban, MM

4. Fakultas a. Fakultas Kedokteran Gigi

Drs. Hartono Laras, M.Si Basrie Ahmad, SE, MM Drs. H. Giman Syahudy, M.Si

: drg. H. M. Loekman, MM : Ananta Rurri, drg., Sp. Pros : Andi KartiniThambasj drg, Sp. Pros : R. Soebroto Djoko Poernomo, drg, MM

163

b. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dekan Wakil Dekan Bidang Akademik Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni c. Fakultas Ekonomi Dekan Wakil Dekan Bidang Akademik Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni d. Fakultas Ilmu Komunikasi Dekan Wakil Dekan Bidang Akademik Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni 5. Program Pasca Sarjana Direktur Sekretari s Ketua Program Magister Manajemen Ketua Program Magister Ilmu Administrasi Ketua Program Magister Ilmu Komunikasi

Drs. Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si Drs. Himsar Silaban, MM Drs. Andriansyah, M.Si Drs. Gering Supriadi, MM

Satriyo Wibowo, SE, MM Drs. Haryo Widharso, MBA FX. Sugiyanto, SE, MM Agung S e t i y o Hadhi, SE, MM

Drs. Hanafi Murtani, MM Drs. Hormat Meliala, M.Si Drs. Melintang Jaya Pangaribuan, M.Si Drs. Panggih Sundoro, M.Si

Prof. Dr. Abdullah, SE, MM Dr. Sumarhadi, SE, MM Totok Soebiakto, SE, MA, Ph.D Dr. Yasin Siswanto, SH, MPM CAS Dr. Gati Gayatri, MA

164

3.

PIMPINAN & STAF REKTORIUM UPDM (B):

NO.

MASA

REKTOR

PEMBANTU REKTOR

JABATANSEKRETARIAT1.1961 -1962May. Jen. (Purn) Prof. Dr. MoestopoI IIR.A. Soepartin Moestopo JM. Joesoef Moestopo2.1962 -1963May. Jen. (Purn) Prof. Dr. MoestopoI IIR.A. Soepartin Moestopo JM. Joesoef Moestopo3.1964-1967May. Jen. (Purn) Prof. Dr. MoestopoI II IIIDrs. Bas Warsono JM. Joesoef Moestopo Liem Beng Kim4.1968-1970Drs. Prajitno, SHI II IIIDrs. Prajitno, SH Hariri, SH May. Jen. Drs. Soejatmo5.1971 -1976Drs. Prajitno, SHI II IIIDrs. Prajitno, SH Drg. Sundoro Alwi Dr. Soewondo6.1977-1979Drs. Prajitno, SHI IIProf. Dr. Geri Panjaitan Drs. Soeganda MA.7.19801982Drs. Prajitno, SHI II IIIProf. Drg. Geri Panjaitan Drs. S. Sosrohadihandojo Drg. Sri Latiyah M.8.1983-1988Drs. Prajitno, SHI II IIIProf. Drg. Geri Panjaitan Drs. S. Sosrohadihandojo Drg. Sri Latiyah M.9.19891990Drs. Prajitno, SHI II IIIProf. Drg. Geri Panjaitan Drs. S. Sosrohadihandojo Drg. Sri Latiyah M.10.1990 -1995Wibowo, SE.I II IIIDrs. Sukri Miwanto L.M. Nadeak, SE Drg. S.A. Poerwanto11.1995 - 2000Wibowo, SE, M.Phil.I IIdrg. P. A. Soelaeman L.M. Nadeak SE MM. (1995-1997) Abdullah, SE., MM. (19971999) III : Drs. Sukri Miwanto
REKTOR 12. 2004 2000 Drs. Suherman Djaenudin, MM

PEMBANTU REKTOR SEKRETARIAT II III drg. Ny. P.A. Soelaeman Dr. Abdullah, SE., MM. Drs. Sukri Miwanto

13. 2008

2004 -

Drs. Suherman Djaenudin, MM

I : Dr. Abdullah, SE., MM. II : Drs. Sunardi Dwidjosusastro, MSi. III : Dr. J. Basuki, M.Psi (2004 - 2007) IDrs Sunardi Dwidjosusastro, MS ASB. Salampessy, MM Drs. Herry Soeyitno, M.Si

14. 2012

2008 -

Drs. M.Si

H.

Sunarto,

II III

DEKAN SENAT FAKULTASWD 1WD I IIWD III KAB AG TATA USA HA

166-

STRUKTUR ORGANISASI FKG - UPDM (B)


KASUBAX ADM PERLENGKAPAN KASUBAG ADM KEUANGAN KASUBAG ADM KEPEGAWAIAN KASUBAG ADM MAH. ALUM

KEPALA R.S.G.M.P.

KEPALA P.B.I.K.G.

KEPALA INS. PREKLIN

KA. PUS PENELITIAN

KA. PUS DIAN. MAS

KEPALA PERPUS

M M ! DOSEN I I I I 1
LABOR KLIN/ / POLIKLINIK LABOR PREKLIN

PIMPINAN & STAF FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)
NO. MASA JABATAN
1961

DEKAN
Prof. Dr. Moestopo Drg. Endang Witarsa Mayor Drg. Hartadi Drg. Justi Arif II III Drg. Justi Arif II III I I

PEMBANTU DEKAN

1. 2. 3.
5.

-1962 1962

I : Drg. Sie Ing Tiong Drg. Sie Ing Tiong Drg. Liana Halim Drg. Sri Latiyah M. Drg. Sie Ing Tiong Drg. Liana I lalim Drg. Sri Latiyah M. Drg. Irwan Taher Drg. Liana Halim Drg. Justi Arif Drg. Sri Latiyah M Drg. Renawati Adji Drg. Hendro Tjahjono Drg. Nancy Chitrayana Drg. Renawati Adji Drg. Sri Latiyah M. Drg. Drg. Drg. Drg. Drg. Drg. Drg. Drg. Herman Harsono S. A. Poerwanto Retno Anggraeni Renawati Adji Herman Harsono S. A.Poerwanto Retno Anggraeni Renawati Adji

-1963 1964 1969 -1970

6. 1971 -1972 Zulkarnain

Drg. Budi II III Drg. Djajadi

7. 1972 -1974 Wibowo

I II III I II III

8. 1975 -1976 Tjahjono

Drg. Hendro II III IV

9. 1976 -1978 Tjahjono

Drg. Hendro I II III IV

10. 1978- 1980 Tjahjono

Drg.Hendro

I II III IV

11. 1980-1982 Tjahjono

Drg. Hendro

Drg. Julius Tedja Sukman drg. SA Purwanto Drg. Retno Anggraeni Drg. Renawati Adjie

168

NO.

MASA JABATA N

DEKAN
12. -1985 1982 Drg. S. A. Poerwanto

PEMBANTU DEKAN
Wilya E. Drg. Retno Anggraeni Drg. Julius T. Drg. Andi Indra G. Drg. Soemitro Soedjono Drg. Retno Anggraeni Drg. Justi Arif Drg. Herman Harsono Drg. Soemitro Soedjono

13. -1988

1985

Drg. S. A. Poerwanto

I II III

Drg. Pangastuti A.S. 14. 1991 1989Drg. Pangastuti drg. 15. 1995 1991Sri Latiyah S. drg. Sri

II III Drg. Justi Arif Drg. Beya Indriati Drg. Ismaun Notosutardjo drg. Ismaun Notosutardjo drg. Aswita Kumala Drg. Soemitro Soedjono I r drg. Ismaun Notosutardjo, Mkes. : drg. Aswita Kumala, MM. : drg. Soemitro

16. -1998

1995

Latiyah S., MM.

II III
Jeniati,

17. 2000

1998 -

drg. Endang MARS.

I : drg. Mohammad Loekman,

II III
P.,

MM : drg. Ananta Rurri : drg. R. Soebroto Djoko MM

18. 2005

2001 drg. Endang MARS. Jeniati,

I : drg. Mohammad Loekman, MM : drg. Ananta Rurri

II III : drg. R. Soebroto

19. 2007

2005 -

drg. M. Loekman, MM

drg. Ananta Rurri, Sp.PM drg. R. Soebroto Djoko P, MM drg. Ananta Rurri, Sp.PM Kartini Thambas, drg, Sp.Pros RSoehobDjctolterrrriQdigMM

drg. 20. 2009 2007 -

M.

Loekman,

21.

Dekan

I II III MM I V Drg. Julius T. Drg. I II III I V I II III I II III I II


Andi Indra G. Drg.

169

STRUKTUR ORGANISASI FISIP UPDM (B)

DEKAN WADEKI WAOEK n WADEK III MAS.

SENAT FAKULTAS

KA. PROG ANE K.A.DIAN. KAUT nsip

MM STUDI HI

KABAG TATA USAHA

KASUBAG LAB.ADM

KASUBAG PERPUSTAKAAN

KASUBAG LAHTA KASUBAG ADM. AKADEMIK KASUBAG KEPEGAWAI AN KASUBAG ADM.KEU KASUBAG ADM.UMUM KASUBAG ALUMNI/ KMHS

PIMPINAN & STAF FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)
NO.
I. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

MASA JABATAN
1962 1964 1966 1967 1970 1971 1972 1973

DEKAN

PEMBANTU DEKAN

-1963 Prof.Dr. Soebroto -1965 Drs. Syaridindjudin -1967 Drs. Syaridindjudin 1968 Drs. Syaridindjudin -1971 Drs. Soekarno K. -1972 Drs. Soekarno K. -1973 Drs. Soekarno K. -1974 Drs. Soekarno K. I Drs. Hasbullah I Pandumenggala, BA I Dra. Soegijanti K. II Drs. Hasbullah I II Dra. Soegijanti K. Drs. Anung Suwardi I II Dra. Soegijanti K. Drs. Ngadio I II Drs. SA Bermani Drs. III Hasan Basri Drs. R. Pandumenggala I Drs. S.A. Bermani II III Drs. Hasan Basri Drs. R. Pandumenggala I II Drs. S.A. Bermani III Drs. Hasan Basri Drs. R. Pandumenggala I II Drs. S.A. Bermani III Drs. Hasan Basri Drs. R. Pandumenggala I II Drs. R. III Pandumenggala Drs. Madyono Slamet Drs. EX. Maridi I Drs. R. II III Pandumenggala Drs. Madyono Slamet Drs. EX. Maridi I Ds. M Soebagijo, SH

9.

1974

-1975 Drs. Soekarno K.

10. 1975

-1976 Drs. Soekarno K.

11. 1976

-1977 Drs. Soekarno K.

12. 1977

-1978 Drs. Munawardi R.

13. 1978

-1979 Drs. Munawardi R.

14. 1979 -1980 Drs. Endro Sumaryo Drs. FX. Maridi Drs. Herry Soeyitno

171

II III

NO.

MASA JABATAN

DEKAN

PEMBANTU DEKAN

15. 16.

1980- 1982 1982 -1985


Miwanto

Drs. Munawardi R.

Drs.

17.

1985-1988

Drs.

Miwanto

18.

1989 -1991
Karim

Drs.

I II III I Sukri II III I II Sukri III I II III Muchtar I II III

19.

1991 -1994

Karim

20.

1995 -1998

I II III I Drs. Suherman Djaenudin II III


Drs. Muchtar Drs. Suherman Djaenudin, MM. I (Pjs. 2000 2001) II

Drs. Sukri Miwanto Drs. FX Maridi Ds. Herry Soeyitno Drs. Muchtar Karim Drs. F.X. Maridi Drs. Herry Soeyitno Drs. Muchtar Karim Drs. F.X. Maridi Drs. Herry Soeyitno Drs. F.X. Maridi Dra. Suprihati Ning Rahayu Drs. Suparmin Wiyono Drs. Suherman Djaenudin Dra. Suprihati Ning Rahayu Drs. Suparmin Wiyono Drs. Suparmin Wiyono Drs. Bugiman Be. Hk. Drs. Kasidiyono Drs. Suparmin Wiyono, MM. Drs. S.S. Bhakti Saputra, MM. Drs. Gatot Herry Djatmiko, MM. Drs. Rakiman (Pjs. 2000 2001) Drs. S.S. Bhakti Saputra, MM Drs. Gatot Hery Djatmiko, MM Drs. Herry Soejitno Drs. S.S. Bhakti Saputra, MM. Drs. Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si. Drs. Gatot Herry Djatmiko, SE, MM, M.Si. Drs. Hartono Laras, M.Si {200520%) Drs. Adriansyah,

21.

1998 - 2000
Drs. Suparmin Wiyono

22.

1998 - 2001

ni

23.

2001 - 2005
Drs. Suparmin Wiyono, MM I II

24.

2005 - 2008
I

III

Drs. Herry Soejitno, M.Si.

II III

25.

2008- 2011
drgGtaHerryL>tmikcvSE,MM M S I II III

M.Si (PJS) Drs. Gering Supriyadi, MM. Drs. Himsar Silaban, MM Drs. Andriansyah, M.Si Drs. Gering Supriadi, MM

172-

STRUKTUR ORGANISASI FE - UPDM (B)

WADEK1

DEKAN WADEK II

WADEK III
Kaju Manajemen & Akuntansi Kepala Tata Usaha Sekjur Manajemen & Akuntansi

Laboratorium Komputer Kepala Lab.

Bid. Administrasi Akademik (BRA) Kabag Akademik

Bid. Administrasi Keuangan (BAK) Kabag Keuangan Kabag Akuntansi dan Sarana Kabag Umum dan Personalia

Bid. Administrasi Kemahasiswaan (BAKM) Kabag Mahalum

PERPUSTAKAAN Kepala Perpustakaan Kabag Infolahta

Pemimpin Redaksi Koord. Inkubator Program

Urusan

Urusan STAF

Urusan STAF

Urusan STAF

1
STAF

PIMPINAN & STAF FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)
NO.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

MASA JABATAN
1963 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1974

DEKAN
Drs. (DR) Zainul Jasni Drs. (DR) Zainul Jasni

PEMBANTU DEKAN
Eddy M.I. Sutrisno M.I. Sutrisno M.I. Sutrisno Drs. Tua Baringin Gultom Dinar Sitorus I Drs. Erwin Mandailing Nasution II : Drs. Harry K.Em. Harahap I : Drs. Erwin Mandailing Nasution II : Drs. Harry K.Em. Harahap I : Drs. Erwin Mandailing Nasution II : Drs. Harry K.Em. Harahap III : Drs. S. Hutagalung

1969 Drs. Prajitno, SH 1970 1973 1975 Drs. Ir.Cam. Fredico Emanuel Drs. Sahala H. Hutagalung Drs. Sahala H. Hutagalung Drs. Sahala H. Hutagalung

1976 1977

8.

1978 1979 -

Drs. Sahala H. Hutagalung

9.

1980 1981

Drs. Sahala H. Hutagalung

10.

1981 1982

Wibowo, SE

I : L.M . Nadeak, SE II : Drs. Supomo III : Drs. Harry K .Em. Harahap I : L.M. Nadeak, SE II : Drs. Supomo III : Maruly P. Sitorus,SE

11.

1982 -1985

Wibowo, SE

12.

1985 -1988

Wibowo, SE

I : L.M. Nadeak, SE II : Drs. Supomo III : Drs. Hadi Prawoto

13.

1989 -1991

Dr. Harinowo

I : Drs. Bambang Widoyoko II : Drs. Soepomo III : Drs. Hadi Prawoto

14.

1991 -1994

Abdullah, SE

I : Drs. Hadi Prawoto II : Ngadilan, SE III : Krisno Subroto, SE

15.

1995 -1998

Abdullah SE, MM.

II : H. Ngadilan, SE, MM. III : Parluhutan Tado


Sianturi, SE, MM.

I : J.B. Sumardjono, SE, MM.

174

NO.

MASA JABATAN

DEKAN

PEMBANTU DEKAN

16. 2000

1998 -

H. Ngadilan, SE, MM

Noeroso L. Wahyudi, SE. MA Sumarhadi, SE, MM. Satriyo Wibowo, SE.

n m

17. 2005

2001 -

H. Ngadilan, SE, MM

I II III

Dr. Sumarhadi, SE, MM. Noeroso L. Wahyudi, SE. MA Satriyo Wibowo, SE.

18. 2009

2005 -

Satriyo Wibowo, SE., MM

I II

Haryo Widharso, SE. MBA FX. Sugiyanto, SE. MM Agung Seuyo Hadi, SE. MM

175

STRUKTUR ORGANISASI FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)

PUDEK I

DEKAN PUDEK II PUDEK IIl| KAPUSLI T

KAPUSDIANMA S

JURUSAN STUDI

PROGRAM

KABAG T.U.

LABORATORIU M

KELOMPOK DOSEN

KONSENTRAS I

KASUBAG PERPUSTAKAA N

KASUBAG
L

PERLENGKAPA N KASUBAG KEPEGAWAIA N KASUBAG KEUANGA N

KASUBAG AKADEMI S KASUB LAHTA

KASUBAG KEMAHASISWAA N

PIMPINAN & STAF FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)
NO. MASA JABATAN 1. 2. 3. 4. 5. 1964- 1967 1967- 1968 1968- 1969 1969- 1973 1973- 1974 Prof. Dr. Moestopo Drs. Syamsuar Naimat Dr. Murthasiah MPA Drs. Ismet Maradjat Drs. Ismet Maradjat R. Soetomo R. Soetomo R. Soetomo Drs. Munawardi-Wk. Dekan Drs. SumantriSekretaris Drs. A.R. Artojo Aliadi (19741977) Drs.Horrnat Meliala (1977-1979) Drs. Sunarto Dra. Gantiowati Prawiro Sudirdjo (1977-1979) Drs.Horrnat Meliala Drs. Sunarto Drs. Abud Hasan Nurdin Drs.Horrnat Meliala Drs. Sunarto Drs. Abdul Hasan Nurdin Drs.Horrnat Meliala (1981 -1983) : Dra. Gantiowati PS (1981 -1983) : Drs. Suto Pangarso (1981 -1983) : Drs. Anshar Raoef (1981 -1983) DEKAN PEMBANTU DEKAN

6.

1974- 1979

Drs.R.Sudiro Muntahar

II III

7. 1979- 1981
8. 1981- 1982

Drs. Paripurna, SH

II III

Pjs. Drs. Sunarto

II III

9.

1982- 1985

Drs. Sunarto II

III IV

177

NO.

MASA JABATAN

DEKAN

PEMBANTU DEKAN
I

Dra. Gantiowati PS (1983 -1984)

II Drs. Anshar Raoef (1983 -1984) III Drs. Suto Pangarso (1983 -1984) 10. 1985 1988 Drs. Sunarto
I

Drs. Anshar Raoef (1985-1988)

II Dra.Gantiowati PS, MSc. (1985 -1988) HI Drs. Abud Hasan Nurdin (1934 -1985)

rv Drs. Maryono Basuki


(1986 -1988) 11. 1989 1991 Dra. Gantiowati MSc.

i Drs. Sukardi
II

Drs. Sofyan

m Drs. Suripno Gunadi


12. 1991 1994 Dra. Gantiowati MSc.

i Drs. Sugijono n Drs. Sofyan m Drs. H. Hanafi Murtani

13.

1995 1998 -

Drs. Anshar Raoef

i Drs. Suripno Gunadi ii Drs. T. Supomo

ra
14. 1998 2000 Drs. Anshar Raoef

Drs. H. Hanafi Murtani

i Drs. Maryono Basuki MSi


(1998-1999) Drs. H. Aliadi MSI (1999-2001)

ii Drs. Giman Syahudi in Drs. Iswanto Yarman


15. 2001 2005 Drs. H. Sunarto MSi. i Drs. Hormat Meliala ii Drs. Giman Syahudi

m Drs. Iswanto Yarman


16. 2005 2009 Drs. H. Sunarto MSi. i : Drs. Hormat Meliala ii ; Drs. Melintang Jaya Pangaribuan, MSi.

in : Drs. Panggih Sundoro,


MSi 17. 2008- 2012 Drs. H. Hanafi Murtani, MM

i : Drs. Hormat Meliala ii : Drs. Melintang Jaya


Pangaribuan, MSi.

m : Drs. Panggih Sundoro,


MSi

STRUKTUR PASCASARJANA

ORGANISASI UNIVERSITAS

PROGRAM PROF. DR.

MOESTOPO (BERAGAMA)

157

SENAT PS

DIREKT UR

KA.PUSLIT & DIANMAS

SEKRETARIS DIREKTUR

KABAG AKADEMI K

KABAG UMUM

KABAG KEUANG AN

KETUA PROGR AM MIX

KETUA PROGR AM MM

KETUA PROGR AM MIA

KABAG PENDIDIK AN KABAG LIT.BANG

/ DIANMA S

KABAG PENDIDIK AN KABAG LIT.BANG

/ DIANMA S

KABAG PENDIDIK AN

KABAG LIT.BANG / DIANMA S

179

PIMPINAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)

Direktur Sekretaris Ketua Program Magister Manajemen Ketua Magister Administrasi Ketua Magister Komunikasi Program Dmu

Prof Dr. Wibowo, SE. M. Phil. R. Pandjaitan, SE. MBA.

Dr.

Totok

Soebiakto,

SE.

MBA.

Program Ilmu

Dr. Yasin

Siswanto,

MPM,

CAS.

Dr. Gati Gayatri, MA.

PIMPINAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO (BERAGAMA)


Periode 2007 - 2011

Direktur Sekretaris Ka PUSLIT & DIANMAS Ketua Program Magister Manajemen Ketua Magister Administrasi Ketua Magister Komunikasi Program Ilmu

Program Ilmu

Prof Dr. Abdullah, SE. MM Dr. Sumarhadi, SE. MM R. Pandjaitan, SE, MBA

Dr. TotokSoebiakto, SE.

MBA (Aim)

Dr.

Yasin

Siswanto,

MPM, CAS.

Dr. Gati Gayatri, MA

159

DAFTAR PUSTAKA

1.

Moestopo; Buku Kenangan Karya Tulis dan Hasil Pemikiran Prof. Dr. Moestopo, Bandung, 1985. Moestopo; Perjuangan Fisik Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Moestopo dalam Merebut dan Menegakkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandung, 1985. Moestopo; Sejarah Pendidikan Hasil Pengalaman Prof. Dr. Moestopo, Bandung, 1985. Pedoman Empat Fakultas di Lingkungan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Jakarta. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan FKG UPDM (B), Ed. VI, Jakarta, 1990. Rencana Induk Pengembangan Universitas Prof. Dr. Moestopo (B) tahun 1989/1990-1997/1998, Jakarta, 1989.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Soekamto; T, Penyusunan Satuan Acuan Pelajaran, Jakarta,

1992.

8.

Statuta Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) tahun 2001, Jakarta, 2007.

181

TEAM REVISI BUKU SEJARAH YAYASAN UNIVERSITAS PROF. DR. MOESTOPO Pelindung drg. .H. Hermanto J.M., SKG, MM Penasehat Drs. H. Prajitno, SH Ketua Drs. H. Hanafi Murtani, MM Sekretaris Drs. Sukimin Anggota drg. Lukas Kusparmanto J.M., SKG. J. Kusdharmanto J.M. SE. Ignatius Kusnanto, S.Kom MM. Kusnandari, SE drg. Johanes Tumilisar Dra. Harti Yuwarti, MSi Cornelis Wuisan Oscar Wuisan Pembantu Umum Suhardi Danilla Tukarm i Suratn o