Anda di halaman 1dari 4

JAWABAN SOAL SUMATIF 2 BIOLOGI MOLEKULER 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Reflikasi pd bakteri E.

Coli diawali pd daerah (Oric) Enzim yg berperan memotong primer DNA pada reflikasi DNA e.coli (DNA Polimerase 1) Yang hanya diperlukan padasintesis lagging strand DNA ad/(Fragmen Okazaki) Yang diperlukan u/ reflikasi DNA (DNA polymerase mengkatalis reaksi polymerase 5 menjadi 3 bersifat antiparalel) Enzim yg mengkatalisis fragmen okazaki (DNA Ligase) Enzim yang digunakan untuk sintesis hnRNA pd manusia(RNA Polimerase 2) Proses inisiasi pada transkripsi gen prokariot memerlukan (Faktor Sigma) Kerja Ryfamycin pada metabolisme bakteri (menghambat inisiasi sintesis RNA) Hipotesis wobble menunjukkan adanya pasangan basa kodon-antikodon yg kurang kuat pd (ujung 3 kodon) Degenerasi kode genetik (1 asam amino dapat disandi oleh lebih dari 1 kondon) Pernyataan yang salah untuk proses translasi (aktivasi asam amino dikatalis peptidil transferase) yg benar trdpt d Ribosom, d mulai pd AUG, membutuhkan ATP, disintesis polipeptida dari N terminus ke C terminus. Enzim yg dpt mengubah supercoil DNA ad/ (DNA Girase) RNA polymerase seperti apa yg tdk d miliki DNA polymerase (menginisiasi sintesis polinukleotida) Pernyataan yg benar untuk mRNA prokariotik (tidak mengalami modifikasi paska transkripsi) Komponen pada proses splicing (komponen tRNA) tempatnya pada hnRNA, PreRNA, Primer Transkripsi Pernyataan yang salah pada fase transkripsi eukariot (tidak ada modifikasi fase transkripsi pada eukariot) Komponen pada proses sintesis protein (ssDNA) Kodon stop (UGA) : UGA,UGG,UAG Pembentukan aminoasil-tRNA (enzim aminoasil + tRNA sintetase) ribosom kasar pada RE, protein-protein u/ (ekstrasel) tidak termasuk pada proses modifikasi paska translasi eukariot (splicing mRNA), splicing hanya pada fase transkripsi perubahan seluler karena mutasi shgga mengubah susunan oleh (preorganisasi lokus) pertanyaan yg tdk sesuai dgn rearrangement gen (DNA yg terlibat pada DNA lokus yang sama) 2 gen reseptor cel T berbntk germline (dpt dideteksi pada semua sel pada limposit T yang matur) Rearrangement Gen TCR terjadi d (timus) Domain V immunoglobulin rantai H dikode o/ (rearrangement ekson vh, dh,dan jh) Analisis rearrangement gen untuk immunoglobulin dlam memantau penyakit (leukemia) Basa nitrogen guanin menjadi adenin (transisi mutan) Mutasi pd gen penyandi homogeny hcid acid merupakan kelainan (Alkaptonuria)

12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29.

30. Pd mokrioorganisme mutasi gen pd daerah yg berbeda d genom.y dpt mengembalikan penotif k penotif asalnya (back mutation) 31. Mutagen yg dpt memindahkan gugus alcohol ke molekul basa nitrogen (etiletanasulfanat)+gas mustard 32. Enzim yang mengenali dan memotong DNA yg rusak (enzim DNA glikosilase) 33. Mutan kimia yg dpt menginterkalasi molekul DNA ad/ (hidroksilamin) 34. Tautomerisasi pada basa nitrogen akan atom H pindah dri (posisi 1 ke 6 pada basa purin sehingga guanin menjadi enol 35. Identifikasi polimerfisme genetik tidak digunakan untuk (mencegah penyakit) 36. Metode terbaik gold strand untuk analisis mutasi gen (PCR+DNA Sequencing) 37. Pengulangan 4 nukleotida pada genom manusia (nukleotida polimorpisme single) 38. Metode pemeriksaan tidak digunakan pemeriksaan molecular (serologi) 39. Skrining untuk carier talesemia pada populasi dgn cara (pemeriksaan parameter hematologi u/ memperoleh nilai indeks eritrosit) 40. Sesuai dgn sifat genom motikondria yaitu sirkuler, mutasi lebih cepat dri DNA, d turunkan scra maternal (mutasi somatic berkaitan dgn proses menua) 41. Penyakit akibat mutasi motokondria germinal (LHON)+MELAS 42. Diagnosis pada penilketonuria (tdk dilakukan diagnosis molekuler) 43. Profisme virus pada sel tertentu dipengaruhi o/ (reseptor spesifik) 44. Tujuan aplikasi diagnosis molekuler pada mutasi genetic: mendeteksi carier, diagnosis prenatal dan sintomatis, diferensial kecuali (kecuali follow up penyakit) 45. (Pemberian prevarat sulfat pada G6PD) tdk boleh karena G6PD sgt rentan pd golongan obat sulfat 46. Gen mnca terjadi resistensi (PBP2) 47. Virus oseltamivir (neurominidase virus) 48. Antibiotic gol. Antimetabolik + antianabolik (sepriason) 49. Molekul sasaran dari obat anti jamur ampoterisinB (agrosterol) 50. Resistensi bakteri karena antibiotic merupakan peristiwa (penurunan ekspresi efluks pump) 51. Resistensi virus herpes terhadap aksifolopin terjadi pd (pirimidin kinase) 52. Mekanisme resistensi anti mikroba? Mekanisme resistensi anti mikroba mutasi pd target molekul obat: peran anti mikroba, mekanisme kerja anti jamur flukamazole adlah dgn cara (menghambat ergosterol) 53. Pernyataan salah tentang mekanisme resistensi anti mikroba (paparan antibiotik diberikan terus-menerus) 54. Keadaan suatu squens mtDNA sama pd semua copy did lm 1 sel dsbt sbgai (homoplasmi) 55. Proses obat anti virus? Proses yg tidak digunakan sbg target obat anti virus (sintesis protein) 56. Contoh mekanisme resistensi bakteri yg merupakan resistensi intrinsic (gram (-) resisten pada penicillin) 57. Resistensi thdp anti TBC rimpapisin akibat mutagen yang berperan pada (sintesis RNA) 58. Enzim retription endonuklease (untuk memotong DNA) 59. Enzim ripertranskripsi (menghasilkan DNA dari RNA) 60. Sifat mikroba yang digunakan pada cloning?

61. Metode terbaik yang berhasil d klon (sequencing) 62. Metode hibridisasi mengidentifikasi RNA (Northern blot) 63. Fragmen gen yd dpt berpindah dlm kromosom (Transposom) ; gen yg dapat menyisip atau meloncat 64. Virus kanker servik (HPP16)/human papiloma virus 65. Asam amino & protein disebut amfoter karena punya (rantai samping + & -) 66. Vaksin di produksi dgn teknologi molecular (vaksin sub-unit rekombinan hepatitis B) 67. Pemindahan materi genetic dari bakteri melalui faga d sbut (transduksi) 68. Pada kondisi d bwh ini trankrifsi dgn kecepatan tinggi tejadi pd operon olc (laktosa ada, glikosa & arabinosa tdk ada) 69. Alaktosa menginduksi operon laktosa dgn berikatan pd (operator) 70. Variasi genetic ditemukan pd jalur farmakokinotin (ekresi lewat ginjal) 71. Jumlah urutan kedudukan asam amino untuk berbagai protein ditentukan o/ (gen) 72. Tujuan farmakogenetik (untuk menentukan perbedaan kerja obat pada tiap individu) 73. Ruang lingkup farmakogenetik (apnoe memanjang karena susonilkolin) 74. Obat yg mengalami oseltelasi kecuali (opioid) 75. Slow aseltilator kecuali (Parkinson) 76. Defekenzim CYG 2 C 19 oleh factor genetic mempengaruhi metabolisme obat (Mepenitoin) 77. Obat yg dihindari G6PD (Ampisilin) 78. Variasi genetic metabolism INH berikatan dgn (N-Acetyl Transferase) 79. Enzim polimofrom yg trdpt kromosom? 80. Fungsi asam amino? Membentuk protein, mempunyai cara yg khas pada metabolismenya, dpt digunakan sbg cellular fuel, dan sbg prekusor untuk senyawa biologi penting: kecuali (salah satu penyusun asam nukleat) 81. Fungsi protein? Gerakan, pertahanan, metabolism, dan transportasi: kecuali (penyimpanan informasi-hnya pd DNA) 82. Fungsi protein secara lgsung ditentukan oleh (struktur umum 3D) 83. Apa yg termasuk asam amino esensial, kecuali ; (Prolin) termasuk asam amino non esensial 84. Hal yg dialami oleh suatu protein ketika mengalami denaturasi (perubahan dalam struktur 3D) 85. Enzim yang sangat murni & baru aktif bias disertai koenzim/kofaktor (Apoenzim) ; enzim tnpa kofaktor 86. Kecepatan enzimatik d pengaruhi oleh? Suhu, pH, substrat, dan Enzim 87. Enzim mengkatalis dengan cara (menurunkan energi aktivasi) 88. Enzim fungsional dlm darah (SGOT) 89. Protein dapat mendukung hamper seluruh fungsi kehidupan (karena memiliki struktur asam amino) 90. Saluran cerna infeksi virus (polio) 91. (plasma dr ibu)-kecuali. 92. Nilai biologi protein di tentukan oleh (non-esensial) 93. Turunan sbg koenzim (vit. B) 94. Diagnosis molecular dpt diaplikasikan untuk seteksi kelainan berikut, kecuali (antigen hepatitis B pd kebiruan hati)

95. Diagnosis molekuler untuk mendetekdi mutasi pada PKU dilakukan saat (tidak dilakukan Diagnosis molekuler) 96. Huntingtons disease ad/ suatu adult onset heredetery disease. Pd kasus diagnosis molekuler dilakukan dgn tujuan (diagnosis presimtomatik)

HEDEH -.- SEMANGAT